cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
fondasi@untirta.ac.id
Editorial Address
Jl. Jenderal Sudirman KM.3, Cilegon, 42435, Telephone (0254)395502 Ext. 19 Phone: (0254)395502 Ext.19
Location
Kab. serang,
Banten
INDONESIA
Fondasi: Jurnal Teknik Sipil
ISSN : 23024976     EISSN : 25031511     DOI : http://dx.doi.org/10.36055/jft.v9i1.7440
Core Subject : Engineering,
Terbitan berkala yang mempublikasikan hasil penelitian yang berkaitan dengan pengembangan sains dan teknologi dalam bidang teknik sipil (Struktur, Transportasi, Geoteknik, Sumber Daya Air dan Manajemen Konstruksi) sebagai bentuk kekayaan intelektual. Diterbitkan sebanyak 2 kali dalam satu tahun yakni pada Bulan April dan Oktober.
Arjuna Subject : -
Articles 303 Documents
Pengaruh Strategi Dan Praktik Supply Chain Management Terhadap Kinerja Operasional Perusahaan (Studi Kasus : Beton Precast dan Readymix di Daerah Banten) Andi Maddeppungeng; Desdiani Desdiani; Wiguna Mangun Kusuma
Jurnal Fondasi Vol 8, No 2 (2019)
Publisher : JURUSAN TEKNIK SIPIL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36055/jft.v8i2.7335

Abstract

Pembangunan infrastruktur yang begitu masif membuat permintaan akan material konstruksi terus bertumbuh tidak terkecuali beton precast dan readymix. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh strategi supply chain management (SCM) terhadap praktik perusahaan beton precast dan readymix, menganalisis pengaruh strategi SCM terhadap kinerja operasional perusahaan beton precast dan readymix, menganalisis pengaruh praktik SCM terhadap kinerja operasional perusahaan beton precast dan readymix. Penelitian ini merupakan eksplantori dengan pengolahan data Smart PLS 3.2.8 (30 Day Trial) SEM untuk mengevaluasi outer model dan inner model. Penelitian dilakukan pada 100 pekerja dari 4 perusahaan beton precast dan readymix diwilayah Banten menggunakan teknik stratified random sampling.Dari hasil penelitian menunjukan terdapat pengaruh antara strategi SCM terhadap praktik SCM sebesar 64,5 %, terdapat pengaruh antara strategi SCM terhadap kinerja operasional sebesar 42,1 %, terdapat pengaruh antara strategi SCM terhadap kinerja operasional melalui praktik SCM sebesar 64,9 %.
PERBANDINGAN RESPONS STRUKTUR AKIBAT BEBAN GEMPA DAN PENGARUH ANGIN PADA GEDUNG BERTINGKAT TINGGI ( Studi Kasus: Gedung Menara Rektorat Kampus UNTIRTA Sindangsari ) Baehaki Baehaki; Zulmahdi Darwis; Hendrian Budi Bagus Kuncoro; Prastyani Prastyani
Jurnal Fondasi Vol 8, No 1 (2019)
Publisher : JURUSAN TEKNIK SIPIL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36055/jft.v8i1.5405

Abstract

Gedung menara rektorat kampus UNTIRTA diklasifikasikan sebagai gedung bertingkat tinggi yang memiliki risiko beban lateral cukup besar, diantaranya beban angin dan beban gempa. Analisis beban angin pada struktur gedung dipengaruhi oleh ketinggian gedung, sedangkan analisis beban gempa dipengaruhi oleh massa gedung. Berdasarkan ketinggian serta lokasi yang rawan terhadap beban angin dan beban gempa, maka perlunya penelitian dalam merencanakan gedung menara rektorat kampus UNTIRTA yang mampu menahan beban tersebut untuk menjamin keandalan bangunan.Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan respons struktur akibat beban gempa dan pengaruh angin pada gedung bertingkat tinggi dimana respons struktur yang ditinjau yaitu story drift, displacement, dan story shear. Penelitian ini menggunakan metode pembebanan gempa dinamik respons spektrum berdasarkan SNI 1726-2012 dan pembebanan angin berdasarkan SNI 1727-2013.Hasil penelitian menunjukan bahwa pengaruh tekanan angin rencana pada gedung menara rektorat kampus UNTIRTA berdasarkan data BMKG yaitu 0,0135 kN/m2 tidak memenuhi persyaratan tekanan angin desain minimum berdasarkan SNI 1727-2013 sebesar 0,77 kN/m2. Tekanan angin rencana yang rendah dikarenakan gedung menara rektorat kampus UNTIRTA terletak jauh dari pantai namun memiliki risiko kegempaan cukup tinggi, sehingga pembebanan akibat beban gempa menghasilkan respons struktur yang lebih besar meliputi story drift, displacement, dan story shear secara berturut-turut yaitu sebesar 43,56%,76,62%, dan 64,98% terhadap beban angin.
PENGARUH SUPPLY CHAIN MANAGEMENT (SCM ) TERHADAP DAYA SAING DAN KINERJA PROYEK PADA KONSTRUKSI GEDUNG BERTINGKAT TINGGI ( Studi Kasus : Proyek Konstruksi Gedung Bertingkat Tinggi di DKI Jakarta dan Tangerang) Andi Maddeppungeng; Rifky Ujianto; Mariana Feronica Damanik
Jurnal Fondasi Vol 8, No 1 (2019)
Publisher : JURUSAN TEKNIK SIPIL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36055/jft.v8i1.5394

Abstract

Penerapan supply chain management sangat diperlukan oleh industri konstruksi untuk meningkatkan daya saing yang berdampak pada kinerja perusahaan. Supply chain akan memberikan konstribusi terhadap efisiensi suatu pelaksanaan proyek, menurunkan biaya, dan memperbaiki penghantaran hasil akhir suatu produk atau jasa tepat waktu kepada pelanggan. Sehingga diharapkan dapat mempertahankan posisi bersaingnya dalam menghadapi kompetitor dan dapat meningkatkan kinerja perusahaan sesuai dengan target.Konsep penelitian ini, mengembangkan tiga dimensi supply chain management (aliran barang, uang,informasi), tiga dimensi daya saing (biaya, waktu, mutu) dan enam dimensi kinerja (biaya, waktu, kualitas,produktivitas, keselamatan kerja, lingkungan). Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner skala likert yang terdiri dari 44 indikator. Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 202 responden. Data diolah menggunakan software LISREL 8.8 (15 Day Trial) yang dianalisis melalui confirmatory factor analysis.Hasil menunjukkan bahwa pengaruh supply chain management terhadap daya saing adalah sebesar 0,50 atau 50%. Serta pengaruh supply chain management terhadap kinerja adalah sebesar 0,68 atau sebesar 68%. Sedangkan supply chain management berpengaruh besar dan signifikan terhadap kinerja melalui daya saing sebesar 0,14 atau 14%.
Analisis Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) Terhadap Tingkat Kecelakaan Kerja (Studi Kasus: Proyek Pembangunan Nines Plaza & Residence, Tangerang Selatan) Andi Maddeppungeng; Siti Asyiah; Hafiza Marbun
Jurnal Fondasi Vol 10, No 2 (2021)
Publisher : JURUSAN TEKNIK SIPIL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36055/fondasi.v10i2.12449

Abstract

Tingginya angka kecelakaan kerja di bidang konstruksi serta adanya tuntutan dalam perlindungan tenaga kerja maka diperlukan upaya-upaya untuk mewujudkan tercapainya kecelakaan nihil (zero accident) pada pelaksanaan konstruksi, sejak dikeluarkannya peraturan pemerintah tentang keselamatan dan kesehatan kerja. Program keselamatan dan kesehatan kerja sebaiknya dimulai dari tahap yang paling dasar, yaitu pembentukan budaya keselamatan dan kesehatan kerja.Penelitian ini bertujuan untuk mengertahui besar persentase faktor-faktor Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) terhadap tingkat kecelakaan kerja, mengetahui faktor-faktor Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) yang dominan terhadap tingkat kecelakaan kerja dan upaya yang dilakukan untuk meningkatkan penerapan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) di Proyek Pembangunan Nines Plaza & Residence.Dari hasil penelitian diperoleh besar persentase faktor-faktor Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) sebesar 85,3% dan faktor Kebersihan, Kesehatan dan Ketertiban Lingkungan Kerja (X1.2) dengan koefisien regresi -1,412, Pemasangan Alat Pengaman Kerja di Lingkungan Kerja (X1.5), Pemasangan Rambu-rambu Penempatan Material (X2.1) dengan koefisien regresi 1,680, Pengelolaan Hasil Sisa Material (X2.3) dengan koefisien regresi 2,082, dan Prosedur K3 Dimengerti Oleh Pekerja (X4.5) dengan koefisien regresi 2,252.
Analisis Kebutuhan Fasilitas Penyeberangan Jalan Di Depan Universitas Sultan Ageng Tirtayasa Kota Serang Dwi Esti Intari; Dwi Novi Setiawati; Melly Eliany
Jurnal Fondasi Vol 8, No 2 (2019)
Publisher : JURUSAN TEKNIK SIPIL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36055/jft.v8i2.6664

Abstract

Perkembangan di Kota Serang berdampak pada meningkatnya jumlah penduduk dimana sangat bergantung pada transportasi untuk melalukan aktifitas sehari – hari. Seiring peningkatan lalulintas kendaraan dan pejalan kaki, akan terjadi konflik yang besar di antara keduanya yakni kebutuhan menggunakan jalan bagi kendaraan untuk melintas dan pejalan kaki untuk menyeberangi ruas jalan tersebut. Masalah antara kendaraan dan pejalan kaki yang sudah sering terjadi adalah kemacetan dan kecelakaan yang tidak sedikit memakan korban. Biasanya masalah seperti ini disebabkan fasilitas penyeberangan yang tidak sesuai dengan perkembangan wilayahnya.Penelitian didepan Universitas Sultan Ageng Tirtayasa yang bertujuan untuk mengetahui jenis fasilitas penyeberangan jalan dan untuk mengetahui design fasilitas penyeberangan jalan didepan Universitas Sultan Ageng Tirtayasa Kota Serang. Menganalisa kebutuhan fasilitas penyeberangan jalan ini menggunakan panduan dari Departemen Pekerjaan Umum Direktorat Jendral Bina Marga Tahun 1995 tentang Tata Cara Perencanaan Fasilitas Pejalan Kaki di Kawasan Perkotaan dengan menggunakan rumus PV2 dimana P merupakan volume penyeberangan jalan (orang/jam) dan V merupakan volume arus kendaraan (km/jam) dan untuk mendesain fasilitas penyeberangan jalan menggunakan software google sketchup 2016.Hasil dari penelitian bahwa volume lalu lintas kendaraan dan volume penyeberang jalan dalam rumus PV2 menghasilkan PV2 maksimum pada pukul 07.00 – 08.00 dengan P = 365 orang/jam, V = 5344 (kendaraan/jam), maka menghasilkan PV2 = 1,0426 x 1010 dan hasil tersebut disesuaikan kedalam tabel penentuan fasilitas penyeberangan pejalan kaki menurut Bina Marga yang menghasilkan fasilitas berupa jembatan penyeberangan dengan kriteria P = 100 – 1250 orang/jam dan V = lebih besar 7000 kendaraan/jam, dan dengan PV2 = lebih besar 1010.
ANALISIS KECELAKAAN LALU LINTAS DAN BIAYA KECELAKAN MATERIL PADA RUAS JALAN NASIONAL ( Study Kasus: Jl. Raya serang Km 23 Balaraja – Jl. Raya Serang Km 35 Jayanti Kabupaten Tangerang ) Dwi Esti Intari; Hendrian Budi Bagus Kuncoro; Riana Pangestika
Jurnal Fondasi Vol 8, No 1 (2019)
Publisher : JURUSAN TEKNIK SIPIL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36055/jft.v8i1.5401

Abstract

Kabupaten Tangerang sebagai daerah yang cukup padat penduduk dengan berbagai macam profesi yang membutuhkan mobilitas dan akses yang serba cepat dengan lalu lintas padat dan banyak menyebabkan kecelakaan terjadi. Berdasarkan data kecelakaan dari Laka Lantas Polres Tangerang tingkat kecelakaan cukup tinggi sebanyak 1374 kali kejadian kecelakaan selama tahun 2015 - 2016, maka sangat penting untuk mengetahui faktor penyebab kecelakaan dan karakteristik serta daerah rawan kecelakaan yang dapat dilakukan cara penangannya.Penelitian ini menggunakan metode Angka Ekivalen Kecelakaan (AEK) untuk menghitung angka kecelakaan dan metode Upper Control Limit (UCL) untuk menentukan lokasi rawan kecelakaan. Data yang digunakan adalah data laporan Laka Lantas Porles Tangerang tahun 2015-2016 yang di kelompokan berdasarkan karakteristik.Hasil analisis penelitian ini menghasilkan segmen jalan Raya Serang Km 23 – Km 35 mempunyai daerah rawan kecelakaan yaitu segmen 4 tepatnya pada Km 32- Km 35. Karakteristik yang terjadi yaitu waktu kecelakaan didominasi pada waktu 18.01- 05.59 WIB 58%, tingkat kecelakaan yang terjadi luka berat 64%,faktor pengguna jalan roda dua 59%, berjenis kelamin laki-laki 72%, dengan usia 21-30 tahun dengan bentuk kecelakaan tabrak sisi 20%, yang di sebabkan tidak konsentrasi 26%. Untuk kerugian materil di daerah rawan kecelakaan yang terjadi dengan nilai kerugian sebesar Rp. 511.900.006,00.
Analisis Risiko Biaya Dan Waktu pada Pelaksanaan Pekerjaan Struktur Atas Proyek Gedung Bertingkat Tinggi (Studi Kasus: Proyek Bangunan Gedung Bertingkat Tinggi di DKI Jakarta dan Sekitarnya) Andi Maddeppungeng; Desdiani Desdiani; Rikza Afa Aditya
Jurnal Fondasi Vol 8, No 2 (2019)
Publisher : JURUSAN TEKNIK SIPIL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36055/jft.v8i2.7347

Abstract

Pengelolaan risiko pada proyek konstruksi gedung bertingkat tinggi sangat penting dilakukan. Dikarenakan proyek bangunan gedung bertingkat tinggi dapat dikatakan memiliki risiko tinggi karena bobot pekerjaan dan tingginya struktur yang akan dibangun. Semakin tinggi gedung yang akan dibangun, maka semakin tinggi pula tingkat risiko pekerjaannya. Maka dari itu, risiko dari suatu kegiatan proyek khususnya gedung bertingkat tinggi perlu dikelola dengan tepat.Jenis penelitian yang digunakan adalah eksplanatori. Sebuah penelitian eksplanatori merupakan penelitian yang menjelaskan hubungan kausal antara variabel penelitian dengan pengujian hipotesis. Di dalam penelitian eksplanatori, pendekatan yang dipakai dalam penelitian ini adalah metode survei dengan menggunakan kuisioner. Untuk analisis data dilakukan dengan menggunakan proses analisis hirarki dibantu dengan SPSS ver. 25 dan Ms. Excel 2016Hasil penelitian menunjukkan bahwa “Terjadinya Angin Kencang” (X3) menjadi risiko paling dominan terhadap kinerja biaya dan waktu pelaksaan pekerjaan struktur atas proyek gedung bertingkat tinggi. Dengan pengaruh terhadap biaya yaitu adanya biaya tambah akibat pekerjaan yang tertunda, dan pengaruh terhadap waktu yaitu terjadinya penambahan waktu pelaksanaan dikarenakan beberapa pekerjaan luar ruangan harus tertunda
Analisis Struktur Balok dan Pelat Lantai Akibat Alih Fungsi Bangunan (Studi Kasus : Gedung Rektorat Universitas Jambi) Nurhaliza Nurhaliza; M. Nuklirullah; Fetty Febriasti Bahar
Jurnal Fondasi Vol 10, No 2 (2021)
Publisher : JURUSAN TEKNIK SIPIL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36055/fondasi.v10i2.11887

Abstract

Alih fungsi gedung merupakan salah satu upaya untuk mengoptimalkan infrastruktur yang ada, namun alih fungsi gedung menyebabkan terjadinya perubahan pembebanan yang digunakan sehingga berdampak terhadap struktur gedung. Studi kasus alih fungsi gedung terjadi pada Gedung Rektorat Universitas Jambi yang berfungsi sebagai Gedung Perkantoran akan dialih fungsikan menjadi Gedung Perpustakaan. Alih fungsi Gedung Rektorat dilakukan karena akan didirikan Gedung Rektorat baru sehingga untuk memanfaatkan gedung lama pihak universitas berencana untuk  mengalihfungsikan menjadi Gedung Perpustakaan. Dengan dilakukannya alih fungsi gedung, maka menyebabkan terjadinya perubahan pembebanan yang bekerja yaitu beban hidup dimana pembebanan awal sebesar 250 kg/m2 menjadi 400 kg/m2 sehingga dibutuhkan evaluasi kekuatan struktur kondisi existing.  Pada kasus yang terjadi peneliti tertarik untuk melakukan suatu tinjauan terhadap kekuatan elemen struktur balok dan pelat lantai akibat alih Fungsi Gedung Rektorat Universitas Jambi. Tinjauan ini bertujuan untuk mengetahui apakah elemen struktur balok dan pelat lantai mampu menahan gaya-gaya yang terjadi akibat perubahan beban hidup yang bekerja pada gedung tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah metode evaluasi. Penelitian dilakuakan dengan pengujian mutu beton menggunakan hammer test diperoleh hasil 27,51 Mpa, kemudian dilakukan permodelan menggunakan sofware ETABS student version dan perhitungan manual berdasarkan SK SNI T 15-1991-03.  Hasil analisis kekuatan struktur balok B1, B3 dan pelat lantai mampu menahan beban yang bekerja akibat perubahan beban hidup yang terjadi, namum pada struktur balok B2 tidak mampu menahan beban yang bekerja. Hal ini dibuktikan dengan hasil analisis dan perhitungan balok harus memenuhi syarat kuat tarik balok yaitu ØMn ≥ Mu dengan hasil balok B1 (374,154 ≥ 319,756), balok B2 (204,583 ≤ 344,126), balok B3 (179,048 ≥ 32,813) dan syarat lendutan pelat lantai <  ( 1,389 < 2,333). Kata kunci: Analisis struktur, alih fungsi gedung, balok, pelat lantai, kekuatan struktur
Stabilisasi Tanah dengan Penambahan Slag Semen Ksi serta Pengaruhnya terhadap Nilai Kuat Tekan Bebas (Studi Kasus: Jl. Munjul, Kp. Ciherang, Desa Pasir Tenjo, Kecamatan Sindang Resmi, Kabupaten Pandeglang) Rama Indera Kusuma; Enden Mina; Mohamad Ainal Yaqien
Jurnal Fondasi Vol 8, No 2 (2019)
Publisher : JURUSAN TEKNIK SIPIL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36055/jft.v8i2.6656

Abstract

Dalam konstruksi sipil, tanah memiliki peranan penting. Tanah berfungsi menahan beban akibat bangunan, seperti pada pada konstruksi jalan raya, bendungan tipe urugan, dan timbunan saluran irigasi, sehingga kuat atau tidaknya bangunan konstruksi ini juga dipengaruhi oleh kondisi tanah yang ada. Untuk mencapai suatu kondisi tanah yang memungkinkan, maka tanah tersebut harus melalui suatu proses stabilisasi tanah.Penelitian ini meninjau kerusakan jalan yang terjadi di Jalan Munjul – Sindang Resmi, Kabupaten Pandeglang dan bertujuan untuk mengetahui klasifikasi dan jenis tanah berdasarkan sistem klasifikasi USCS dengan melakukan pengujian analisa besar butir, batas – batas atterberg, uji pemadatan, serta uji kuat tekan bebas (UCT) yang bertujuan untuk mengetahui nilai kuat tekan bebas (Qu) tanah sebelum dan sesudah di stabilisasi menggunakan slag semen KSI dengan variasi persentase 0%, 10%, 20%, dan 30%dan waktu pemeraman 0, 7, 14, dan 28 hari.Dari hasil pengujian fisik tanah diperoleh klasifikasi tanah pada Jalan Munjul termasuk kedalam jenis OH menurut sistem klasifikasi USCS yaitu tanah lempung organik dengan plastisitas tinggi, dan hasil uji kuat tekan bebas didapat nilai Qu optimum pada kadar slag semen 20% dengan waktu pemeraman 7 hari, yaitu sebesar 4,53 kg/cm2 dengan persentase kenaikan 169,64%.
ANALISIS STABILITAS DINDING PENAHAN TANAH UNTUK PERKUATAN TEBING BADAN JALAN SURADITA - KRANGGAN Enden Mina; Woelandari Fathonah; Fricha Desy Candra Sari
Jurnal Fondasi Vol 8, No 1 (2019)
Publisher : JURUSAN TEKNIK SIPIL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36055/jft.v8i1.5397

Abstract

Fenomena jalan amblas kini tengah menjadi sorotan salah satunya disebabkan dengan kelongsoran tanah yang pada umumnya terjadi akibat dari rendahnya kuat geser tanah pembent uk lereng, peningkatan beban tambahan dan muka air tanah. Kelongsoran pada tebing badan jalan Suradita disebabkan oleh aliran air yang mengakibatkan tanah dibawah jalan bergeser. Penelitian ini bermaksud untuk mengetahui cara penanggulangan kelongsoran lereng dengan menggunakan talud bronjong dengan pondasi bore pile dan turap beton.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis stabilitas lereng menggunakan metode Fellenius dan metode Bishop yang akan dibandingkan dengan aplikasi Rocscience Slide untuk mencari nilai keamanan lereng. Perhitungan tekanan tanah lateral menggunakan teori Rankine dan Coulomb. Pada kestabilan talud bronjong dengan pondasi bore pile dicek terhadap momen guling, gaya geser dan daya dukungnya. Dilakukan desain turap beton pada lereng apabila talud bronjong tidak aman sehingga lereng menjadi aman. Desain turap ditentukan berdasarkan nilai Mmax yang terjadi pada turap beton kemudian disesuaikan dengan dimensi turap beton yang ada di pasaran dan dianalisis menggunakan aplikasi Plaxis untuk mencari nilai deformasi yang terjadi.Dari hasil analisa diperoleh nilai faktor keamanan lereng menggunakan perhitungan manual metode Fellenius, Bishop berturut-turut sebesar 1,325; 1,331 dan nilai faktor keamanan lereng dengan menggunakan aplikasi Rocscience Slide metode Fellenius, Bishop berturut-turut sebesar 1,244; 1,292. Analisa perhitungan manual stabilitas talud bronjong dengan pondasi bore pile didapat nilai faktor keamanan stabilitas guling, geser dan daya dukung teori Rankine berturut-turut sebesar 3,380; 1,026; 4,669 sedangkan dengan teori Coulomb berturut-turut sebesar 3,618; 1,128; 4,669. Pada perencanaan turap beton diperoleh panjang turap 14m dengan Mmax sebesar 13,51 ton m sehingga digunakan tipe beton 50x22 cm tipe E. Nilai deformasi yang dihasilkan menggunakan aplikasi Plaxis sebesar 43,88 mm.