cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
fondasi@untirta.ac.id
Editorial Address
Jl. Jenderal Sudirman KM.3, Cilegon, 42435, Telephone (0254)395502 Ext. 19 Phone: (0254)395502 Ext.19
Location
Kab. serang,
Banten
INDONESIA
Fondasi: Jurnal Teknik Sipil
ISSN : 23024976     EISSN : 25031511     DOI : http://dx.doi.org/10.36055/jft.v9i1.7440
Core Subject : Engineering,
Terbitan berkala yang mempublikasikan hasil penelitian yang berkaitan dengan pengembangan sains dan teknologi dalam bidang teknik sipil (Struktur, Transportasi, Geoteknik, Sumber Daya Air dan Manajemen Konstruksi) sebagai bentuk kekayaan intelektual. Diterbitkan sebanyak 2 kali dalam satu tahun yakni pada Bulan April dan Oktober.
Arjuna Subject : -
Articles 303 Documents
Analisis Tingkat Kerusakan Jalan Pada Perkerasan Lentur Menggunakan Metode PCI (Pavement Condition Index) dan Metode Bina Marga (Studi Kasus: Jl. Raya Cibaliung-Sumur) Rindu Twidi Bethary; Arief Budiman; Adis Hadiyarsih
Jurnal Fondasi Vol 10, No 2 (2021)
Publisher : JURUSAN TEKNIK SIPIL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36055/fondasi.v10i2.12441

Abstract

Jalan Raya Cibaliung – Sumur merupakan Jalan Nasional Kolektor Primer kelas III. Perkembangan pembangunan dan ekonomi yang tidak lepas dari prasana jalan pada daerah ini menyebabkan meningkatnya angkutan barang dan jasa. Hal ini berdampak pada menurunnya tingkat pelayanan jalan yang ditandai dengan adanya kerusakan lapisan perkerasan jalan. Selain karena banyak kendaraan berat yang berlebih (overload), kerusakan juga timbul karena kondisi drainase yang kurang baik. Maka dari itu diperlukannya studi untuk mengetahui nilai kondisi kerusakan jalan serta bentuk penanganan pada ruas jalan tersebut. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode PCI (Pavement Condition Index) dan metode Bina Marga. Penelitian ini dilakukan sepanjang 2000 m dengan membaginya menjadi beberapa unit sample dengan ukuran 50 m x 5,5 m. Pengambilan data dilakukan dengan cara survey visual yaitu dengan mencatat jenis kerusakan, tingkat kerusakan, serta dimensi kerusakannya, juga melakukan survey kondisi LHR (Lalu Lintas Harian) untuk mengetahui nilai kondisi lalu lintas pada ruas jalan tersebut. Dari hasil penelitian, jenis kerusakan yang ada pada ruas jalan Cibaliung-Sumur adalah Retak Kulit Buaya (76,50%), Lubang (12,67%), Tambalan (7,90%), dan Patah slip (2,92%). Hasil analisa menggunakan metode PCI menghasilkan nilai 20 dimana hasil ini menunjukan bahwa jalan ini termasuk dalam klasifikasi jalan yang sangat buruk (very poor). Sedangkan menurut hasil analisa metode Bina Marga, diperoleh urutan prioritas 12 (urutan prioritas > 7) dimasukan kedalam urutan prioritas A dimana jalan ini perlu program pemeliharaan rutin.
Analisis Pemodelan Bangkitan Pergerakan Transportasi Kota Cilegon Muhammad Fakhruriza Pradana; Arief Budiman; Bayu Sunarya
Jurnal Fondasi Vol 8, No 2 (2019)
Publisher : JURUSAN TEKNIK SIPIL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36055/jft.v8i2.6660

Abstract

Kota cilegon merupakan kota yang terus berkembang dengan tingkat pertumbuhan penduduk yang tinggi. Pertumbuhan penduduk yang tinggi tentu saja menghasilkan pergerakan yang besar juga. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi bangkitan pergerakan dan mendapatkan model bangkitan pergerakan terbaik di Kota Cilegon.Pengambilan data primer dalam penelitian ini dilakukan dengan metode sampel acak gugus bertahapdengan menyebarkan kuesioner kepada perumahan di setiap kecamatan.Sedangkan data sekunder diperoleh dari data BPS, Bappeda dan kantor-kantor pemerintah lainnya. Metode yang digunakan adalah metode analisis regresi linear berganda stepwise dengan menggunakan software SPSS.Hasil analisis model dengan menggunakan metode stepwise menunjukan bahwa model bangkitan pergerakan dapat menyajikan realita yang ada untuk kota Cilegon adalah model Y = –51,296 + 1,42X2+ 5,316X3 + 2,555X19mempunyai nilai R2 = 0,967, F-hitung = 18,91, sig. = 0,008 dengan X2 adalah jumlah penduduk, X3 adalah jumlah desa/kelurahan dan X19 adalah jumlah kampus perguruan tinggi. 
Site Response Analysis Gedung Asrama LPMP Sumbar dari Input Motion Conditional Mean Spectrum (CMS) Menggunakan Software NERA Merley Misriani
Jurnal Fondasi Vol 8, No 1 (2019)
Publisher : JURUSAN TEKNIK SIPIL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36055/jft.v8i1.5399

Abstract

In the design of earthquake resistant building structures, site response analysis is performed for the proposed dormitory building of LPMP Sumbar. In this research, earthquake wave propagation analysis from bedrock to surface layer (Site Response Analysis/ SRA) was conducted. SRA is based on probabilistic seismic hazard analysis (PSHA) previously conducted and refers to the uniform hazard spectra for 10% probabilisty of exceedence in 50 years (475 years return period) or 2% probabilisty of exceedence in 50 years (2475 years return period). The prediction of the structure response is determined by selecting the ground motion that matches several spectral targets and the ground motion is then used as input in dynamic analysis. The required data are soil stratification and shear wave velocity parameters obtained from empirical correlation to drilling result data and N-SPT test. Ground motion synthetic bedrock used for earthquake wave propagation is obtained from previous research that adopted the Conditional Mean Spectrum (CMS)statistical approach so that the ground motion produced on the surface matches the prediction of actual structural response problem. SRA is based on the theory of single-dimensional wave propagation in time domain using Non-linear Earthquake Response Analysis/NERA program. The results of this analysis are shown in the form of historical time acceleration graph, peak base acceleration (PBA), amplification factor and response spectra on the surface for the return period of 475 years and 2475 years. These data are used as inputs for the determination of earthquake load on buildings in dynamic structure analysis.
Perbaikan Tanah Lempung Lunak dengan Metode Preloading pada Jalan Tol Palembang-Indralaya Sta 1+670 Enita Suardi; Liliwarti Liliwarti; Merley Misriani; Ibnu Iqbal
Jurnal Fondasi Vol 10, No 2 (2021)
Publisher : JURUSAN TEKNIK SIPIL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36055/fondasi.v10i2.12545

Abstract

Pembangunan Jalan Tol Trans Sumatera merupakan langkah nyata program pemerintah dalam meningkatkan perekonomian dan kemajuan suatu wilayah. Salah satu Pembangunan Jalan tol Trans Sumatera yaitu Jalan Tol Palembang-Indralaya (Palindra) yang terletak di antara Kotamadya Palembang dan Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan. Kondisi tanah dasar jalan tol tersebut sangat lunak dengan nilai N-SPT <10 dan kedalaman tanah lunak mencapai 16,95 m. Daya dukung tanah dasar tersebut rendah dan permeabilitas sangat kecil sehingga diperlukan perbaikan tanah dasar dengan metode preloading agar daya dukung tanah dasar meningkat dan pada masa layan jalan tidak akan terjadi penurunan diferensial. Metodologi diawali dengan pengumpulan data sekunder yaitu layout lokasi, data pengujian lapangan Boring Log dan N-SPT juga data hasil pengujian laboratorium. Selajutnya merencanakan tinggi timbunan dimana timbunan tersebut sebagai beban pramuat. Dilanjutkan dengan menentukan besarnya penurunan tanah dasar dengan mengurangi segera dan penurunan konsolidasi dan diakhiri dengan menghitung waktu penurunannya. Hasil yang diperoleh, penurunan tanah dasar nya mencapai 1.556 meter dengan tinggi rencana timbunan (beban preloading) 5 meter. Waktu yang tepat untuk mencapai derajat pemampatan 90% adalah 2.149 tahun. Dari hasil penelitian ini, penurunan cukup besar namun waktu yang dibutuhkan belum sesuai dengan harapan sehingga dilanjutkan dengan menggunakan prefabricated vertical drain (PVD) agar waktu pemampatan tanah dasar nya semakin singkat. Dilanjutkan dengan menentukan besarnya penurunan tanah dasar dengan mengurangi segera dan penurunan konsolidasi dan diakhiri dengan menghitung waktu penurunannya. Hasil yang diperoleh, penurunan tanah dasar nya mencapai 1.556 meter dengan tinggi rencana timbunan (beban preloading) 5 meter. Waktu yang tepat untuk mencapai derajat pemampatan 90% adalah 2.149 tahun. Dari hasil penelitian ini, penurunan cukup besar namun waktu yang dibutuhkan belum sesuai dengan harapan sehingga dilanjutkan dengan menggunakan prefabricated vertical drain (PVD) agar waktu pemampatan tanah dasar nya semakin singkat. Dilanjutkan dengan menentukan besarnya penurunan tanah dasar dengan mengurangi segera dan penurunan konsolidasi dan diakhiri dengan menghitung waktu penurunannya. Hasil yang diperoleh, penurunan tanah dasar nya mencapai 1.556 meter dengan tinggi rencana timbunan (beban preloading) 5 meter. Waktu yang tepat untuk mencapai derajat pemampatan 90% adalah 2.149 tahun. Dari hasil penelitian ini, penurunan cukup besar namun waktu yang dibutuhkan belum sesuai dengan harapan sehingga dilanjutkan dengan menggunakan prefabricated vertical drain (PVD) agar waktu pemampatan tanah dasar nya semakin singkat. Waktu yang tepat untuk mencapai derajat pemampatan 90% adalah 2.149 tahun. Dari hasil penelitian ini, penurunan cukup besar namun waktu yang dibutuhkan belum sesuai dengan harapan sehingga dilanjutkan dengan menggunakan prefabricated vertical drain (PVD) agar waktu pemampatan tanah dasar nya semakin singkat. Waktu yang tepat untuk mencapai derajat pemampatan 90% adalah 2.149 tahun. Dari hasil penelitian ini, penurunan cukup besar namun waktu yang dibutuhkan belum sesuai dengan harapan sehingga dilanjutkan dengan menggunakan prefabricated vertical drain (PVD) agar waktu pemampatan tanah dasar nya semakin singkat.
Studi Analisis Banjir Sungai Cilemer Berdasarkan Sni 2415:2016 Tinjauan Data Curah Hujan Dengan Kala Ulang 50 Tahun Restu Wigati; Woelandari Fathonah; Adinda Tiaranni Haryono
Jurnal Fondasi Vol 8, No 2 (2019)
Publisher : JURUSAN TEKNIK SIPIL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36055/jft.v8i2.6667

Abstract

Banjir ialah peritiwa meluapnya air sungai melebihi palung sungai atau genangan air yang terjadi pada daerah yang rendah dan tidak bias terdrainasikan. Banjir di wilayah Banten khususnya wilayah sungai Cibaliung-Cisawarna DAS Cilemer telah menimbulkan dampak yang merugikan masyarakat. Selain mengganggu aktivitas masyarakat, baik secara langsung atau tidak langsung banjir juga menimbulkan kerugian seperti mencemari lingkungan, masalah kesehatan dan keterbatasan air bersih baik untuk minum atau kebutuhan sehari-hari lainnya.Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui penyebab terjadinya banjir disungai Cilemer yang didasarkan pada daya tampung dengan curah hujan yang terjadi. Penelitian ini menggunakan data sekunder berupa curah hujan harian selama 10 tahun dari 6 stasiun hujan, peta DAS Cilemer, gambar melintang dan memanjang Sungai Cilemer. Langkah perhitungannya dimulai dari pemilihan data curah hujan harian, Hujan kawasan DAS, analisis hujan DAS dengan Poligon Thiessen, analisis frekuensi, uji Chi-Kuadrat dan uji Smirnov Kolmogorov, dilanjutkan dengan analisis hujan rencana kala ulang 50 tahun, analisis debit rencana kala ulang 50 tahun dengan Metode Snyder dan HSS Nakayasu. Dari Hasil penelitian menggunakan metode Snyder menunjukan  besar debit kala ulang 50 tahun adalah 4650,6145 m3/s. Daerah penelitian Sungai Cilemer pada 153 Cross Section dengan HM 00+00 sampai HM 153+00 mengalami banjir, lokasi yang terkena banjir adalah Pagelaran dan Patia di Kabupaten Pandeglang. Berdasarkan hasil dari analisis HEC-RAS 5.0.3 pada lokasi yang terjadi banjir perlu dilakukan pendimensian ulang atau normalisasi.
PENGARUH LETAK SHEAR WALL PADA GEDUNG TIDAK BERATURAN TERHADAP NILAI SIMPANGAN DENGAN ANALISA RESPONS SPEKTRUM ( Studi Kasus : Apartemen di Cimanggis, Depok ) Baehaki Baehaki; Hendrian Budi Bagus Kuncoro; Puspa Dahlia
Jurnal Fondasi Vol 8, No 1 (2019)
Publisher : JURUSAN TEKNIK SIPIL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36055/jft.v8i1.5404

Abstract

Struktur gedung bertingkat tinggi memiliki risiko fleksibilitas yang cukup besar. Gedung dengan flesibilitas yang besar memerlukan elemen pengaku seperti shear wall. Namun, harus diperhatikan posisi yang tepat untuk meletakkan shear wall agar dapat memberikan kinerja gedung yang optimal. Sehingga, perludilakukan studi untuk mengetahui letak shear wall yang efektif.Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui perilaku strtuktur berupa simpangan dan gaya geser dasar gempa dengan posisi shear wall yang bervariasi. Terdapat empat model posisi shear wall yaitu Model A (gedung eksisting), Model B (proporsi shear wall 50% arah X dan 50% arah Y), Model C (proporsi 60% arah X dan 40% arah Y), dan Model D (proporsi 70% arah X dan 30% arah Y). Model B, C dan D dibandingkan dengan Model A sehingga dapat diketahui model dengan efektifitas tertinggi. Analisa yang digunakan adalah analisa respon spektrum pada apartemen 24 lantai di Cimanggis, Depok dengan ukuran gedung sebesar 110,56 m x 59,9 m. Perhitungan mengacu pada peraturan SNI-1726-2012 dan FEMA 451 dengan bantuan analisa software ETABS v.9.7.Hasil analisa menunjukkan bahwa pada setiap model menghasilkan mode shape 1, 2 dan 3 berturut-turut adalah translasi, translasi dan rotasi. Gedung dengan tingkat efektivitas ter tinggi adalah gedung Model D karena simpangan yang dihasilkan tereduksi sebesar 37,25% arah X dan 12,65% arah Y, sedangkan gaya geser terjadi peningkatan sebesar 4,17% terhadap gedung eksisting.
Studi Eksperimental Pengaruh Abu Sekam Padi Terhadap Sifat Mekanik Beton Serat Bambu Hendrian Budi Bagus Kuncoro; Zulmahdi Darwis; Abdul Azis Rahmat
Jurnal Fondasi Vol 10, No 2 (2021)
Publisher : JURUSAN TEKNIK SIPIL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36055/fondasi.v10i2.12448

Abstract

Konstruksi bangunan memerlukan bahan bangunan yang kokoh sehingga banguan tersebut dapat bertahan lama dan dapat menahan beban yang direncanakan. Untuk mendukung kekokohan konstruksi bangunan tersebut, maka  diperlukannya material-material yang kuat dan berkualitas agar dapat memenuhi kualitas beton yang sudah direncanakan.Dalam penelitian ini mengkaji pengaruh abu sekam padi sebagai bahan pengganti semen dan serat bambu sebagai bahan penambah pada beton terhadap sifat mekanik beton serat bambu dan untuk mengetahui nilai dari sifat mekanik beton yang terbesar dari pengunaan variasi abu sekam padi 0%, 8%, 9% dan 10% terhadap berat semen dengan penambahan serat bambu betung.Hasil penelitian yang dilakukan dari penggunaan beton serat dan abu sekam padi diperoleh hasil kuat tekan rata-rata beton serat dan abu sekam padi 0%, 8%, 9% dan 10%  secara berurutan sebesar 23,96 MPa, 18,83 Mpa, 20,48 MPa, dan 16,15 MPa. Untuk hasil rata-rata kuat lentur balok beton serat dan abu sekam padi 0%, 8%, 9% dan 10%  secara berurutan sebesar 2,893 MPa, 2,351 MPa, 2,569 MPa, dan 2,129 Mpa. Untuk hasil rata-rata kuat tarik belah beton serat dan abu sekam padi 0%, 8%, 9% dan 10%  secara berurutan sebesar 2,689 MPa, 2,252 MPa, 2,410 MPa, dan 2,073 MPa. Data pengujian sifat mekanis dari beton serat bambu dan abu sekam padi ini menunjukan komposisi abu sekam padi 9% adalah komposisi yang optimal untuk penggunaan beton sebagai pengganti semen.
Analisis Karakteristik Marshall Pada Laston AC-BC Dengan Penggunaan Bahan Zeolit Sebagai Filler Hermon Frederik Tambunan; Febi Pitriani
Jurnal Fondasi Vol 8, No 2 (2019)
Publisher : JURUSAN TEKNIK SIPIL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36055/jft.v8i2.6661

Abstract

Perencanaan jalan raya harus menggunakan perkerasan jalan yang memiliki stabilitas yang cukup untuk memikul beban lalu lintas.Perkerasan jalan yang biasanya sering digunakan di Indonesia adalah campuran lapis aspal beton (Laston) atau sering disebut Asphaltic Concrete (AC).Material yang sering digunakan sebagai filler pada campuran lapis aspal beton adalah semen, kapur dan abu batu, karena material tersebut sering digunakan sehingga semakin mahal. Untuk itu, perlu ada inovasi baru menggunakan alternatif bahan lain sebagai filler.Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui seberapa besarkah pengaruh penggunaan bahan zeolit terhadap karakteristik parameter Marshall pada lapis Asphaltic Concrete Binder Course (AC-BC). Metode penelitian ini menggunakan kadar filler zeolit dan semen masing -masing sebesar 6% dengan 5 variasi kadar aspal yaitu 4,5%, 5%, 5,5%, 6% dan 6,5% menggunakan suhu 160°C dan suhu 135°C.Dari hasil penelitian karakteristik Marshallsuhu 160°C menggunakan filler semen sebesar 6% pada KAO 5,25%  nilai stabilitas sebesar 1370 kg dan nilai flow sebesar 4,34 mm, hasilkarakteristik Marshall suhu 160°C menggunakanfiller zeolit sebesar 6% pada KAO 6,25% nilai stabilitas sebesar 1585 kg dan nilai flow sebesar 3,9 mm sedangkan pada suhu 135°C menggunakanfiller zeolit sebesar 6% pada KAO 6,35% nilai stabilitas sebesar 1180 kg dan nilai flow sebesar 3,6 mm namun nilai VIM didapatkan sebesar 6,05% dan VFA sebesar 66,5%.
Pengolahan POFA (Palm Oil Fuel Ash) dan Semen Sebagai Material Alternatif Timbunan Pilihan Jalan Untuk Perbaikan Infrastruktur Jalan Dila Oktarise Dwina; Nazarudin Nazarudin; Oki Alfernando; Dyah Kumalasari; Tia Nofrina
Jurnal Fondasi Vol 11, No 1 (2022)
Publisher : JURUSAN TEKNIK SIPIL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36055/fondasi.v0i0.13734

Abstract

Perkembangan industri kelapa sawit yang terus meningkat berdampak terhadap limbah kelapa sawit berupa abu sisa pembakaran cangkang sawit atau dikenal dengan POFA (Palm Oil Fuel Ash). Salah satu cara menekan jumlah POFA ialah dengan memanfaatkannya dalam bidang Teknik Sipil. Pada penelitian ini limbah kelapa sawit berupa abu sawit (POFA) dimanfaatkan sebagai material untuk timbunan pilihan dalam konstruksi perkerasan jalan. Selain menggunakan POFA penelitian ini juga menggunakan bahan tambahan berupa semen dengan persentase penambahan sebesar 2%, 4%, 6% dan 12%. Hasil pengujian CBR rendaman (soaked) dan UCS dilaboratorium menunjukkan bahwa nilai CBR dan UCS mengalami peningkatan seiring dengan bertambahnya kadar semen disetiap variasi. Nilai CBR dan UCS mengalami kenaikkan dan mencapai nilai maksimum pada penambahan kadar 12 % yaitu sebesar 28,01% untuk CBR dan 4,903 kg/cm2 untuk UCS. Nilai yang diperoleh sudah memenuhi standar dan dapat digunakan sebagai material timbunan pilihan.
Analisis Pemilihan Moda Transportasi Mahasiswa Fakultas Teknik Untirta (Studi Kasus Cilegon-Tangerang) Arief Budiman; Rindu Twidi Bethary; Fachriz Ferruzi Hilzams
Jurnal Fondasi Vol 11, No 1 (2022)
Publisher : JURUSAN TEKNIK SIPIL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36055/fondasi.v0i0.14502

Abstract

Peningkatan jumlah mahasiswa terutama mahasiswa yang menggunakan kendaraan, baik dengan kendaraan pribadi maupun angkutan umum tampaknya menyumbang kepadatan dan kemacetan lalu lintas. Penyelesaian permasalahan transportasi yang terjadi dapat dilakukan adalah dengan mengetahui karakteristik mahasiswa dalam melakukan pergerakan perjalanan, terutama dalam hal pemilihan moda transportasi yang akan digunakan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui karaketeristik  mahasiswa Fakultas Teknik UNTIRTA dalam memilih moda transportasi  dengan atribut biaya perjalanan, waktu perjalanan, kenyamanan pelayanan, dan keselamatan keamanan dengan metode Stated Preference dan analisa statistik menggunakan SPSS versi 25. Karakteristik responden pada penelitian ini mayoritas adalah laki-laki dan mayoritas responden memiliki SIM dan kelengkapan surat lainnya serta kepemilikan kendaraan 1 sampai 4 unit kendaraan.  Pada pengolahan data, peneliti melakukan uji Korelasi, Linearitas, Uji F dan Uji T dan Regresi Logit Multinomial. Pengujian Analisis Regresi Logistik Multinomial berdasarkan atribut responden dan Analisis Regresi Logistik Multinomial berdasarkan atribut moda menghasilkan konstanta tertinggi bernilai 0,185 dimana hal tersebut meyatakan bahwa probabilitas kendaraan pribadi lebih tinggi di bandingkan kendaraan umum dan menunjukan keterkaitan antara atribut responden dan atribut moda.