cover
Contact Name
NOOR HUBDRYAWATI
Contact Email
jurnalkimiaunmul@gmail.com
Phone
+6285246646998
Journal Mail Official
jurnalkimiaunmul@gmail.com
Editorial Address
Jl.Barong Tongkok no.04 Kampus Gn.kelua Samarinda Kalimantan Timur
Location
Kota samarinda,
Kalimantan timur
INDONESIA
Jurnal Kimia Mulawarman
Published by Universitas Mulawarman
ISSN : 16935616     EISSN : 24769258     DOI : DOI: https://doi.org/10.30872/jkm
Core Subject : Science,
Journal of Kimia Mulawarman is a peer-reviewed, open access journal that publishes original research articles, review articles, as well as short communication in all areas of chemistry, including educational chemistry and applied chemistry.
Articles 226 Documents
The Effect of Soaking Time of Melinjo (Gnetum Gnemon L.) Peel Powder on Peroxide Numbers in Bulk Cooking Oil Fardani, Roushandy Asri; Purwita, Ni Wayan Mustika
JURNAL KIMIA MULAWARMAN Vol 22 No 1 (2024)
Publisher : Jurusan Kimia Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/jkm.v22i1.1226

Abstract

Bulk oil is cooking oil that has gone through refining, bleaching, and deodorizing stages. Bulk cooking oil has been distributed in unpackaged form, which means that bulk cooking oil is exposed to oxygen before use. Incorrect storage over a period of time can cause the rupture of triglyceride bonds in the oil which eventually forms glycerol and free fatty acids (Yola, 2018). Bulk cooking oil that reacts with oxygen will cause the peroxide number to increase. High peroxide numbers are very dangerous for health. The content of saponins, tannins and flavonoids found in melinjo peel can be an antioxidant that acts as an antidote to free radicals so that it can slow down oxidation in bulk cooking oil. The purpose of this study was to determine the effectiveness of melinjo peel powder as an antioxidant with variations in soaking time on peroxide numbers in bulk cooking oil. This type of research is experimental with the number of repetitions of samples 16 From the results of the examination, the average peroxide number in bulk cooking oil that has been soaked is 0 day 22.7949 mEq, 4 days 19.5965 mEq and 8 days 9.5984 mEq. Statistical analysis using Kruskal-Wallis test obtained Sig value. 0.003 <0.05 indicates the effect of soaking time of melinjo peel powder on peroxide number in bulk cooking oil.
Adsorpsi Sinarcion Red C8B Menggunakan Arang Aktif Magnetik Berbasis Limbah Ampas Tebu Juliani, Okti; Wirawan, Teguh; Widodo, nanang Tri
JURNAL KIMIA MULAWARMAN Vol 22 No 2 (2025)
Publisher : Jurusan Kimia Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/jkm.v22i2.1066

Abstract

ABSTRAK Penelitian tentang adsorpsi Sinarcion Red C8B menggunakan arang aktif magnetik berbasis limbah ampas tebu telah dilakukan. Adsorben komposit Fe3O4 arang aktif ampas tebu disintesis dari FeCl3.6H2O dan (NH4)2Fe(SO4)2.6H2O dengan perbandingan 2:1 yang dikompositkan dengan arang aktif ampas tebu. Adsorben komposit Fe3O4 arang aktif ampas tebu dikarakterisasi dengan menggunakan instrumen Fourier Transform Infrared (FTIR) dan X-Ray Diffraction (XRD) serta dilakukan uji adsorpsi dengan menentukan waktu kontak, berat optimum, menentukan kapasitas adsorpsi dan menentukan persen adsorpsi dari sampel limbah kain tenun Sarung Samarinda. Hasil karakterisasi spektra FTIR komposit Fe3O4 arang aktif menunjukkan telah terbentuknya komposit dengan ditandai munculnya serapan pada bilangan gelombang 1222,25 cm-1 yaitu adanya gugus C-O dan munculnya serapan khas gugus Fe-O pada bilangan gelombang 573,94 cm-1. Difraktogram XRD komposit Fe3O4 arang aktif menunjukkan pola difraksi arang berbentuk amorf. Adsorpsi zat warna Sinarcion Red C8B pada waktu kontak 45 menit, berat optimum 0,1 g, mengikuti pola isoterm Freundlich dengan kapasitas adsorpsi maksimum sebesar 1,0489 mg/g dan persen adsorpsi dari sampel limbah kain tenun Sarung Samarinda sebesar 21,69%.
Penentuan Validasi Metode Analisa Kadar Tinbal (Pb) Pada Kosmetik Berbagai macam merek dengan menggunakan Spektrofotometer UV-Visible Putri, Amelia; Lianasari, Ika Yekti; Panggabean, Aman Sentosa; Pasaribu, Subur P.; Bohari, Bohari
JURNAL KIMIA MULAWARMAN Vol 22 No 2 (2025)
Publisher : Jurusan Kimia Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/jkm.v22i2.1291

Abstract

Penelitian tentang validasi metode penentuan kadar timbal (Pb) pada kosmetik menggunakan spektrofotometer UV-Visible telah dilakukan. Validasi metode dilakukan dengan menentukan parameter validitas yang diuji antara lain yaitu uji linieritas dengan nilai koefisien korelasi sebesar 0,9998; limit deteksi 0,161 mg/L, limit kuantitasi 0,537 mg/L, uji akurasi diperoleh dengan persentase perolehan kembali yang memenuhi syarat keberterimaan yaitu 81,5-93,7% dan uji presisi untuk semua konsentrasi secara keseluruhan masih dapat diterima yaitu < 2%; serta nilai RSD yang diperoleh lebih kecil dari 2/3 CV Horwitz. Hasil analisis dari sembilan sampel diperoleh ada satu sampel yang tidak memenuhi syarat yaitu pada kode sampel B2 dengan kadar timbal sebesar 26,6 mg/kg, sehingga tidak aman untuk digunakan. Sedangkan untuk sampel lainnya masih dinyatakan aman karena memiliki kadar timbal dibawah baku mutu cemaran yang telah ditentukan BPOM yaitu ≤ 20 mg/kg.
POTENSI PEMANFAATAN LIMBAH ORGANIK RUMAH TANGGA MENJADI PUPUK ORGANIK CAIR MELALUI PROSES FERMENTASI MENGGUNAKAN BIOAKTIVATOR EM4 Sormin, Hendro Jatmiko; Daniel, Daniel; Tandirogang, Nataniel
JURNAL KIMIA MULAWARMAN Vol 22 No 2 (2025)
Publisher : Jurusan Kimia Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/jkm.v22i2.1212

Abstract

Desa Girimukti is a village of East Kalimantan, Penajam Paser Utara. According to data for 2021, a privately owned area of around 16,000 ha will have a population of 6,730 persons and 1,908 occupied homes. The rising creation of garbage, especially home organic waste, is being caused by a sizable population. If handled improperly, it will contaminate the environment. Utilizing fermentation to transform trash into liquid organic fertilizer is one solution that is possible. Study In order to produce liquid organic fertilizer, it is necessary to know the ideal ratio of organic waste to bioactivator as well as the best fermentation time to obtain the highest nutritional content. In this research, EM4, water, and sugar are added to a reactor that already has household organic waste present in the form of vegetables. In order to test the macronutrient content, which includes C-organic, N, P, K, and pH, samples were taken on days 5, 10, and 15 of the 15-day fermentation process. In this study, the addition ratio of EM4 to vegetable waste was 30:100, with a lengthy fermentation period of 10 days. This provided the finest liquid organic fertilizer. The best pH, C-organic content, N, P, and K contents are 11.99%, 4.45%, 5.54%, 4.8200%, and 6.82, respectively. The produced liquid organic fertilizer satisfies the requirements for quality of MOA 70 of 2011.
Produksi Biogas dari Limbah Peternakan Sapi dengan Konsorsium Mikroorganisme Lokal Hanif, Qonita Awliya; Tika, I Nyoman; Puspaningrat, Luh Putu Desy
JURNAL KIMIA MULAWARMAN Vol 23 No 1 (2025)
Publisher : Jurusan Kimia Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Limbah peternakan sapi yang dikumpulkan dari peternak di sekitar Hutan Batukahu, Bali, Indonesia, telah diolah menjadi biogas. Kotoran sapi ini diproses menggunakan sistem digester anaerobik (AD) dengan konsorsium mikroorganisme isolat lokal untuk menghasilkan biogas. Konsorsium tersebut terdiri dari mikroorganisme pengurai limbah yang berasal dari kelompok ragi, metanogen, dan Bacillus. Rancangan penelitian menggunakan desain acak kelompok dengan dua faktor. Faktor pertama adalah konsentrasi konsorsium yang ditambahkan, yaitu 10%, 20%, dan 30%, sedangkan faktor kedua adalah perbandingan antara kotoran sapi dan air, yaitu 1:1 dan 1:2, dalam biodigester berkapasitas 250 liter. Variabel yang diamati mencakup volume biogas, pH, tekanan, dan aplikasi penggunaan biogas. Hasil penelitian selama 31 hari menunjukkan bahwa konsentrasi konsorsium tertinggi, yakni 20%, menghasilkan volume biogas sebesar 142.288,266 cm³, dengan suhu bioreaktor antara 30-32°C dan pH 7,1. Pengujian gas dilakukan dua kali, pertama pada hari ke-15 dan kedua pada hari ke-31. Waktu yang dibutuhkan untuk menggunakan biogas untuk memasak adalah 24 menit, dengan tingkat efektivitas sebesar 84,71% dibandingkan dengan LPG.
The Potential oOf Butterfly Root Plant (Phanera semibifida Roxb. var. semibifida) Stem as a Source of Antioxidants and Natural Sunscreen Agent T, Nurnaningsi; Hairani, Rita; Saleh, Chairul; Ruga, Ritbey; Marliana, Eva; Hendra, Medi
JURNAL KIMIA MULAWARMAN Vol 23 No 1 (2025)
Publisher : Jurusan Kimia Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/jkm.v23i1.1559

Abstract

Phanera semibifida Roxb. var. semibifida merupakan tanaman liana yang berasal dari famili Leguminosae. Tanaman ini umum digunakan sebagai tanaman obat oleh berbagai suku bangsa di Kalimantan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi metabolit sekunder menggunakan metode kromatografi lapis tipis (KLT), mengevaluasi aktivitas antioksidan menggunakan metode DPPH (2,2-difenil-1-pikrilhidrazil), dan menilai potensi tabir surya secara in vitro menggunakan spektrofotometer UV-Vis. Uji fitokimia menunjukkan bahwa baik ekstrak metanol kasar maupun fraksi etil asetat mengandung alkaloid, steroid, triterpenoid, fenolik, dan flavonoid. Fraksi n-heksana mengandung steroid dan triterpenoid. Fraksi air mengandung alkaloid, fenolik, dan flavonoid. Aktivitas antioksidan diamati dalam ekstrak metanol kasar, n-heksana, etil asetat, dan fraksi air dengan nilai IC₅₀ masing-masing 19,51; 105,08; 16,99 dan 137,30 mg/L. Aktivitas tabir surya ditentukan berdasarkan nilai SPF pada konsentrasi 25, 50, 100, 150, 200, dan 250 mg/L untuk ekstrak kasar, fraksi n-heksana, etil asetat, dan air, yang masing-masing berkisar antara 0,52–6,55, 0,63–6,91, 1,51–17,93, dan 0,23–3,01. Hasil ini menunjukkan potensi Phanera semibifida Roxb. var. semibifida sebagai kandidat alami dengan aktivitas antioksidan dan sifat pelindung matahari.