cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Buletin Udayana Mengabdi
Published by Universitas Udayana
ISSN : 14120925     EISSN : 25498304     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Udayana Mengabdi (JUM) diterbitkan sebagai media komunikasi, informasi, edukasi dan pembahasan masalah-masalah pembangunan, utamanya hasil-hasil pengabdian kepada masyarakat dan hasil-hasil penelitian dalam berbagai disiplin ilmu pengetahuan dan teknologi. Tujuannya adalah untuk menyebarluaskan hasil-hasil pengabdian kepada masyarakat dan penelitian, tidak saja kepada masyarakat ilmiah, tetapi juga masyarakat umum. serta meningkatkan kecerdasan penulis dan pembaca.
Arjuna Subject : -
Articles 979 Documents
UPACARA AGAMA HINDU DI BALI DALAM PERSPEKTIF PENDIDIKAN KONSERVASI TUMBUHAN. ( SUATU KAJIAN PUSTAKA) I Dewa Putu Darma
Buletin Udayana Mengabdi Vol 7 No 1 (2008): Volume 7 No.1 – April 2008
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (37.472 KB)

Abstract

ABSTRACT The activity of Hindus religion in Bali is based on the philosophy of Tri Hita Karana. The used of the “banten” in the ceremony can`t loose from plants. In general most of the Hindus people in Bali can make and do this ceremony but they don`t understand what the purpose of the ceremony is. The Tumpek pengatag, Nangluk merana, Tibe baya, Ngentegang woh pepayonan ceremonies and it`s conection of the rice in the rice field as strategy component in conservation plants of education in Bali. Whereas the function of the plants ceremonies that remembering the human being to take care of the plants, so the ceremony can be continuously.
Penataan Sistem Penerangan di Pura Beji Desa Les Kecamatan Tejakula, Buleleng N. Gunantara; R. S. Hartati; A. Dharma; I. K. Wijaya; W. Sukerayasa; I M. Mataram; A. A. G. M. Pemayun; I K. P. Sudiarta
Buletin Udayana Mengabdi Vol 15 No 1 (2016): Jurnal Udayana Mengabdi
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (576.227 KB)

Abstract

Beji Temple in Les Village owned by the residents of the Les Village. It is bounded by the east and south by page of Desa Temple / Bale Agung, the west by a vacant lot owned by the village, and the north by Place Baths (Shower). Beji Temple in Les Village has undergone a total refurbishment. With the restoration of the temple in the rebuilding of Beji expanded westward with consideration extant village lands and population growth. Currently Beji Temple has been completely rebuilt and inaugurated by the Village People. In the development process has been carried out the design and implementation of lighting systems. Design lighting system has been designed and a new implementation at the stage of planting cabling that will be used in lighting systems. The design and implementation of the illumination system is designed to provide safety and comfort to the citizens who wishes to engage in worship at night. Besides, it also sheds light on the baths (shower) and contain aesthetic value. Beji Temple lighting system is expected to citizens of Les Village imitate and implement in other temples.
PELATIHAN BUDIDAYA DAN PENGOLAHAN PASCA PANEN IKAN AIR TAWAR DI KELURAHAN KESIMAN KECAMATAN DENPASAR TIMUR I M. Budiasa; I K. Suparta
Buletin Udayana Mengabdi Vol 11 No 1 (2012): Volume 11 No.1 – April 2012
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (827.549 KB)

Abstract

Kelurahan Kesiman is an administrative village located in the district of East Denpasar. Although the village Kesiman adjacent to the village of Sanur known for its tourism development, but the village is classified as a low level of rural welfare in the city of Denpasar. This is shown by the family’s real income and welfare families are still relatively low. The livelihoods of residents of this village mostly as laborers/employees/workers and services in part of small farmers. Given their relatively low incomes but basic needs are relatively high in urban areas so that they need to seek additional income from a sideline. Therefore, they need creative competencies other than those already owned. One of a growing business in this region is the cultivation of freshwater fish such as catfish and tilapia. Increased cultivation and consumption of catfish as a species of freshwater fish are more loved by the people in this region led to the holding of training programs cultivation and post harvest processing of freshwater fish such as efforts to increase the competence creative community to improve social welfare. Freshwater fish cultivation covering tarpaulin pond making techniques, seed selection, seeding, food selection including the selection of additional food, and crop production. Post-harvest processing of freshwater fish include catfish processing practices into some foods such as shredded catfish, catfish nuggets, meatballs catfish, and special fried catfish. The training program was named Program Desa Vokasi, attended by 25 participants and held by a foundation and supported by government through related agencies. Welcome and community support for the implementation of this program indicated a very large and enthusiastic participation by the participants in the implementation of activities. The assessment results of the product in the evaluation of the implementation of this program is considered successfully by the instructors.
APLIKASI DAN PELATIHAN SATU ALAT TIGA FUNGSI SEBAGAI BLENDER, PENGUPAS KULIT ARI KACANG TANAH DAN MIXER DENGAN KAPASITAS 1 KG DI DESA BUNGBUNGAN, BANJARANGKAN, KELUNGKUNG K. Astawa; I.K. Sudarsana; H. Wijaksana; I.P. Lokantara
Buletin Udayana Mengabdi Vol 15 No 3 (2016)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (482.004 KB)

Abstract

Alat Blender, Mixer untuk adonan tepung dan pengupas kulir ari kacang tanah telah di buat dalam satu alat,hanya dengan merubah pisau potong saja. Modifikasi sebuah alat mixer dilakukan dengan mengganti pisaupotong, jenis tajam, jenis tumpul untuk adonan tepung dan jenis bergerigi untuk mengupas kulit ari kacangtanah.Masyarakat Bungbungan yang sebagai pedagang mengalami kesulitan dalam mengupas kulit ari kacang yangmembutuhkan waktu lama. Bila ingin membuat jajanan pasar harus membeli satu mixer lagi, dan bila inginmemblender buah-buahan atau memblender bumbu membutuhkan satu alat lagi, jadi dibutuhkan 3 alat untukmelakukan hal tersebut diatas. Disini akan diperkenalkan dan dipraktekkan ketiga kegiatan diatas dalam 1alat. Pengolahan hasil pertanian dan perkebunan memerlukan teknologi yang mampu mengolah hasilhasilnyalebih enak dan lebih cepat.Tujuan pengabdian di Desa Bungbungan ini adalah untuk memberdayakan dan meningkatkan partisipasimasyarakat dalam membangun potensi daerah sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat di bidangperekonomian melalui pengembangan pengolahan hasil pertanian.Secara umum pelaksanaan kegiatan pengabdian berjalan dengan baik. Hal ini tidak terlepas dari bantuan dankerjasama anggota pelaksana, mahasiswa, seluruh aparat desa, jajaran pengurus desa serta warga desasendiri.Dengan adanya kegiatan pengabdian ini, wawasan kami menjadi lebih luas dan pola pikir kami lebih terbukamengenai permasalahan dan potensi-potensi yang ada di Desa Bungbungan. Begitu banyak potensi yangdimiliki namun masih belum bisa dimanfaatkan dengan baik karena kurangnya pengetahuan yang dimilikiberkaitan dengan bidang-bidang tersebut.
PENGEMBANGAN AGROWISATA DESA BUAHAN KAJA MELALUI IDENTIFIKASI POTENSI, PENGEMASAN PAKET WISATA, DAN PELATIHAN SUMBERDAYA MANUSIA I.N. Rai; I.P. Sudana; C.G.A. Semarajaya; I.W. Wiraatmaja
Buletin Udayana Mengabdi Vol 16 No 1 (2017)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (220.827 KB)

Abstract

Desa Buahan Kaja yang terletak di Kecamatan Payangan, Kabupaten Gianyar, memiliki keindahan alam dan budaya yang unik serta berbagai obyek wisata pertanian yang menarik. Desa ini sangat potensial dikembangkan menjadi obyek agrowisata untuk meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat. Tujuan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah mengembangkan agrowisata Desa Buahan Kaja melalui identifikasi potensi, pengemasan paket wisata dan paket treking, dan pelatihan sumber daya manusia. Permasalahan yang dihadapi dalam pengembangan agrowisata Desa Buahan Kaja adalah masih minimnya keterlibatan masyarakat dalam pengembangan agrowisata dan lemahnya kemampuan sumberdaya manusia desa dalam mengemas paket wisata, menyiapkan brosur, memandu wisata, pengolahan hasil pertanian, dan pemasaran paket agrowisata. Kegiatan pengabdian masyarakat ini telah mampu memecahkan permasalahan yang dihadapi dengan menyediakan buku panduan agrowisata Desa Buahan Kaja. Melalui berbagai kegiatan pelatihan yang diadakan, pengabdian masyarakat ini mampu meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam menyiapkan dan mengelola agrowisata.
PENERAPAN TEKNOLOGI PEMBUATAN SABUN AROMA TERAPI DARI MINYAK KELAPA PADA KWT “WIGUNA MEKAR” DI DESA ANGKAH KECAMATAN SELEMADEG BARAT KABUPATEN TABANAN G.P. Ganda-Putra; N.M. Wartini; L.P. Wrasiati; I.W.G.S. Yoga
Buletin Udayana Mengabdi Vol 16 No 3 (2017)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (124.462 KB)

Abstract

Masyarakat di Desa Angkah, Kecamatan Selemadeg Barat, Kabupaten Tabanan khususnya anggota KWT “Wiguna Mekar” masih belum memahami proses pembuatan sabun aroma terapi. Hal ini menyebabkan belum dimanfaatkannya minyak kelapa yang banyak dihasilkan di daerah tersebut Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah : (1) memberikan penyuluhan tentang proses pembuatan sabun aroma terapi berbahan baku minyak kelapa dan (2) memberikan pelatihan dan praktek tentang langkah-langkah proses pembuatan sabun aroma terapi berbahan baku minyak kelapa, serta evaluasi biaya produksi dan mutu sensoris produk. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa : (1) penyuluhan tentang pembuatan sabun aroma terapi dari bahan minyak kelapa telah memberikan informasi dan pengetahuan yang diperlukan oleh KWT Wiguna Mekar, (2) pelatihan pembuatan sabun aroma terapi dari bahan minyak kelapa dapat dilakukan dengan baik oleh para peserta, (3) hasil uji sensoris tingkat kesukaan produk sabun aroma terapi yang dihasilkan, masing-masing dengan skor untuk: warna = 6,5 (suka - sangat suka), aroma = 6,3 (suka - sangat suka), pembusaan = 5,8 (agak suka – suka), dan bersih (kesan kesat) = 6,1 (suka - sangat suka), dan (4) dari berat bahan-bahan baku 500 gram akan dihasilkan 20 cetak sabun, dengan total biaya Rp.25.500,-, atau untuk 1 (satu) buah sabun memerlukan biaya Rp. 1.275,-.
PELATIHAN PEMBUATAN BAKSO RUMPUT LAUT SEBAGAI INOVASI PANGAN UNTUK PENINGKATAN KESEJAHTERAAN DAN KEMANDIRIAN MASYARAKAT DESA PATAS, KABUPATEN BULELENG D.A.A. Pebriani; S.A. Saraswati; K.W. Negara; M.A. Pratiwi; N.P.P. Wijayanti
Buletin Udayana Mengabdi Vol 17 No 4 (2018): Buletin Udayana Mengabdi
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (328.324 KB) | DOI: 10.24843/BUM.2018.v17.i04.p07

Abstract

Pada perkembangannya pengolahan rumput laut semakin berkembang khususnya di bidang kuliner. Salah satu desa yang memiliki potensi dalam pengembangan rumput lautnya adalah Desa Patas yang sesuai untuk dijadikan lokasi dalam kegiatan pelatihan pengolahan hasil perikanan yaitu rumput laut. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang berjudul “Pelatihan Pembuatan Bakso Rumput Laut sebagai Inovasi Pangan untuk Peningkatan Kesejahteraan dan Kemandirian Desa Patas, Kabupaten Buleleng” bertujuan untuk mengetahui kondisi sosial ekonomi masyarakat di Desa Patas, mengetahui bagaimana kondisi dan sistem budidaya rumput laut di Desa Patas, dan mengetahui proses pengolahan bakso rumput laut. Metode pelaksanaan kegiatan pengabdian melalui 3 tahapan yaitu tahap persiapan, pelaksanaan pelatihan, dan tahapan evaluasi. Hasil yang diperoleh bahwa sebagian besar masyarakat Desa Patas memiliki mata pecaharian sebagai pembudidaya rumput laut, penanaman rumput laut menggunakan metode lepas dasar dan long line, kegiatan pelatihan diikuti oleh kelompok pembudidaya bina karya sejumlah 30 orang. Peserta sangat antusias dalam mengikuti kegiatan pelatihan pembuatan bakso dan diharapkan pelatihan pengolahan rumput laut dapat dilaksanakan kembali dengan hasil olahan yang berbeda seperti sirup, dodol, dan kerupuk.
PENGENALAN PUBLIC SPEAKING DI SMP KATOLIK ABDI SISWA II JAKARTA BARAT R. Oktavianti; S. Paramita
Buletin Udayana Mengabdi Vol 18 No 2 (2019): Buletin Udayana Mengabdi
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (341.655 KB) | DOI: 10.24843/BUM.2019.v18.i02.p12

Abstract

Berbicara di depan umum atau public speaking masih menjadi kekhawatiran bagi orang dewasa maupun siswa sekolah. Kemampuan ini seringkali belum diasah sepenuhnya ketika duduk di bangku sekolah. Sementara, dengan memiliki keterampilan public speaking yang baik, mampu mengembangkan wawasan sekaligus kepribadian para siswa. Keterampilan ini juga dibutuhkan dalam dunia kerja. Public speaking merupakan salah satu materi yang diajarkan di Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara. Dengan persoalan kendala dalam melakukan public speaking, pengalaman dan kepakaran tim pengabdian masyarakat, maka diadakan pengenalan sekaligus praktik public speaking kepada para siswa SMP Katolik Abdi Siswa II Jakarta Barat. Tim pengabdian kepada masyarakat berupaya mengenalkan public speaking kepada siswa-siswi SMP dengan materi yang mudah dipahami dan juga relevan dengan kondisi saat ini. Tujuan kegiatan ini adalah membantu para siswa dalam berlatih melakukan public speaking. Kegiatan pengenalan ini telah mampu meningkatkan pemahaman tentang pentingnya public speaking, pentingnya berlatih public speaking, hingga mengidentifikasi kekhawatiran para siswa dalam melakukan public speaking. Kata kunci : public speaking, ilmu komunikasi, SMP Katolik Abdi Siswa II
BIRDWATCHING RACE DI TAHURA NGURAH RAI BALI SEBAGAI SARANA PENDIDIKAN LINGKUNGAN UNTUK PELAJAR DAN MAHASISWA SUDARYANTO SUDARYANTO; L. P. ESWARYANTI KUSUMA YUNI; YUNITA HARDINI
Buletin Udayana Mengabdi Vol 9 No 1 (2010): Volume 9 No.1 – April 2010
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (32.48 KB)

Abstract

ABSTRACT Birdwatching race was conducted on 17-19 October 2008 at Srangan Island, Lagoon BTDC Nusa Dua and Mangrove Information Centre (MIC) Tahura Ngurah Rai Bali. This activity was aimed to increase the awareness of youngsters to environment, especially bird in their habitat. This activity was also aimed to promote one kind of ecotourism namely birdwatching in Tahura Ngurah Rai Bali. One hundred students and youngsters from Java, Lombok and Bali Island participated in this activity. The activity included discourse and birdwatching race, environmental education, and discussion on environmental issues related to development ecotourism of Tahura Ngurah Rai Bali.
PENATAAN LINGKUNGAN PURA MUNCAK SARI DESA SANGKETAN, PENEBEL, TABANAN I W. Sukerayasa; I. B. A. Swamardika; I W. A. Wijaya; I N. Surata; I N. Lanus; I N. Sutarja
Buletin Udayana Mengabdi Vol 15 No 1 (2016): Jurnal Udayana Mengabdi
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (510.887 KB)

Abstract

Muncak Sari Luhur Temple is one of several temples located in West part of Batu Karu Sad Kahyangan Temple. The temple is within Sangketan village, district of Penebel, Tabanan region. Recently, it has been carried out a renovation and an extension of the temple, that cover the west part of “mandala” and around the Dalem Kahyangan temple. The building extention at west part of “mandala” was as large as 122.5 m2, with a length of 17.5m and a width of 7m. The designed concrete building is supported by 14 pillars. In addition to the building extention, an installation of lighting at west part of parking area was also carried out. The renovation and extension of the temple have incresed the comfortability of the people during the last temple ceremony.

Filter by Year

2006 2024


Filter By Issues
All Issue Vol 23 No 5 (2024): Buletin Udayana Mengabdi Vol 23 No 4 (2024): Buletin Udayana Mengabdi Vol 23 No 3 (2024): Buletin Udayana Mengabdi Vol 23 No 2 (2024): Buletin Udayana Mengabdi Vol 23 No 1 (2024): Buletin Udayana Mengabdi Vol 22 No 4 (2023): Buletin Udayana Mengabdi Vol 22 No 3 (2023): Buletin Udayana Mengabdi Vol 22 No 2 (2023): Buletin Udayana Mengabdi Vol 22 No 1 (2023): Buletin Udayana Mengabdi Vol 21 No 4 (2022): Buletin Udayana Mengabdi Vol 21 No 3 (2022): Buletin Udayana Mengabdi Vol 21 No 2 (2022): Buletin Udayana Mengabdi Vol 21 No 1 (2022): Buletin Udayana Mengabdi Vol 20 No 4 (2021): Buletin Udayana Mengabdi Vol 20 No 3 (2021): Buletin Udayana Mengabdi Vol 20 No 2 (2021): Buletin Udayana Mengabdi Vol 20 No 1 (2021): Buletin Udayana Mengabdi Vol 19 No 4 (2020): Buletin Udayana Mengabdi Vol 19 No 3 (2020): Buletin Udayana Mengabdi Vol 19 No 2 (2020): Buletin Udayana Mengabdi Vol 19 No 1 (2020): Buletin Udayana Mengabdi Vol 18 No 4 (2019): Buletin Udayana Mengabdi Vol 18 No 3 (2019): Buletin Udayana Mengabdi Vol 18 No 2 (2019): Buletin Udayana Mengabdi Vol 18 No 1 (2019): Buletin Udayana Mengabdi Vol 17 No 4 (2018): Buletin Udayana Mengabdi Vol 17 No 3 (2018): Buletin Udayana Mengabdi Vol 17 No 2 (2018): Buletin Udayana Mengabdi Vol 17 No 1 (2018): Buletin Udayana Mengabdi Vol 16 No 3 (2017) Vol 16 No 2 (2017) Vol 16 No 1 (2017) Vol 15 No 3 (2016) Vol 15 No 2 (2016): Jurnal Udayana Mengabdi Vol 15 No 1 (2016): Jurnal Udayana Mengabdi Vol 14 No 1 (2015): April 2015 Vol 13 No 2 (2014): Vol 13, No. 2 (2014) Vol 13 No 1 (2014): Vol 13, No 1, April 2014 Vol 12 No 2 (2013): Volume 12 No.2 – September 2013 Vol 12 No 1 (2013): Volume 12 No.1 – April 2013 Vol 11 No 2 (2012): Volume 11 No.2 – September 2012 Vol 11 No 1 (2012): Volume 11 No.1 – April 2012 Vol 10 No 2 (2011): Volume 10 No.2 – September 2011 Vol 10 No 1 (2011): Volume 10 No.1 – April 2011 Vol 9 No 2 (2010): Volume 9 No.2 – September 2010 Vol 9 No 1 (2010): Volume 9 No.1 – April 2010 Vol 8 No 1 (2009): Volume 8 No.1 – April 2009 Vol 7 No 2 (2008): Volume 7 No.2 – September 2008 Vol 7 No 1 (2008): Volume 7 No.1 – April 2008 Vol 6 No 2 (2007): Volume 6 No.2 - September 2007 Vol 6 No 1 (2007): Volume 6 No.1 - April 2007 Vol 5 No 1 (2006): Volume 5 No.1 – April 2006 More Issue