cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota cirebon,
Jawa barat
INDONESIA
Al Ibtida: Jurnal Pendidikan Guru MI
ISSN : 24425133     EISSN : 25277227     DOI : -
Core Subject : Education,
Al Ibtida: Jurnal Pendidikan Guru MI is a peer-reviewed journal that focuses on critical studies of basic education. Investigated the dynamics of learning of children at the primary level / Madrasah Ibtidaiyah (Islamic elementary school). Besides focusing on the development of studies issues of basic education.
Arjuna Subject : -
Articles 282 Documents
The Analysis of Science Process Skills on Pre-Service Elementary School Teachers Rif'at Shafwatul Anam
Al Ibtida: Jurnal Pendidikan Guru MI Vol 7, No 2 (2020): October 2020
Publisher : IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/al.ibtida.snj.v7i2.6470

Abstract

AbstractThis research aimed to figure out how Science Process Skills (SPS) of pre-service elementary school teachers from elementary to high schools are and to analyze the need to develop these skills in the lecturing program. The method of this research was quantitative research with survey design. The participants in this study were 85 pre-service teachers of early semester students of Elementary School Teacher Education Program. 31 pre-service teachers have science education backgrounds, while 54 pre-service teachers do not have them. The research data were obtained from the test instruments given to the participants, and the responses were later analyzed and classified. Research result shows that the SPS of pre-service teachers are inadequate on the indicators tested including: planning experiments, hypothesizing, communicating, and concluding. There is no difference between participants who are from the science background and those who are not. Hence, pre-service teachers need to start developing and improving their SPS in the lecture process in order for them to provide the most optimal science teaching.Keywords: science process skills, pre-service elementary pre-service teachers, science lesson.   AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana Keterampilan Proses Sains (KPS) dari calon guru sekolah dasar mulai dari sekolah dasar sampai dengan sekolah menengah dan menganalisis kebutuhan untuk mengembangkan keterampilan ini dalam program perkuliahan. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain survei. Partisipan dalam penelitian ini berjumlah 85 orang calon guru pada Program Pendidikan Guru Sekolah Dasar pada semester awal. 31 calon guru memiliki latar belakang sains dan 54 calon guru bukan berlatar belakang sains. Data penelitian didapatkan dari instrumen tes yang diberikan pada partisipan kemudian jawabannya dianalisis dan diklasifikasikan.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa KPS calon guru tidak memadai pada indikator yang diujikan yaitu: merencanakan percobaan, berhipotesis, berkomunikasi, dan menyimpulkan. Tidak ada perbedaan antara partisipan yang berasal dari latar belakang sains atau tidak. Oleh karena itu, calon guru perlu mulai mengembangkan dan meningkatkan KPS mereka dalam proses perkuliahan untuk memberikan pengajaran sains yang paling optimal.Kata kunci: keterampilan proses sains, calon guru SD, pembelajaran sains
Developing Module for Two-Dimensional Course Based on Ethnomathematics for Fourth Grade of Elementary School Student Dyah Triwahyuningtyas; Novia Eka Mahmuda; Yulianti Yulianti
Al Ibtida: Jurnal Pendidikan Guru MI Vol 7, No 2 (2020): October 2020
Publisher : IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/al.ibtida.snj.v7i2.6314

Abstract

AbstractThis research was conducted due to the limitation of independent instructional media for students that is based on the curriculum as a companion to mathematics textbooks. Where the textbooks do not connect mathematics with local culture, so that students are less familiar with their culture.  This research aims to develop a valid, practical, and effective module for two-dimensional course based on ethnomathematics for fourth grade students of elementary school. The model employed in this development research was 4D model proposed by Thiagarajan that consisted of four stages: Define, Design, Develop, and Disseminate. The data analysis was done by using descriptive quantitative and qualitative. The results of this development showed that the module for two-dimensional course based ethnomathematics was valid and feasible; it was stated by the average score obtained from the experts (87.6%). Furthermore, the module developed obtained a positive response from the teacher and students; it obtained an average score of 88.5%. Then, the module was effective to improve student understanding, it obtained an average score of 81.55. Therefore, the module for two-dimensional course based on ethnomathematics is valid, practical, and effective to be used in the learning process.Keywords: two-dimensional shapes, ethnomathematics, developing module.AbstrakPenelitian ini dilatarbelakangi perlu adanya bahan ajar mandiri berupa modul siswa yang sesuai dengan kurikulum sebagai pendamping buku pelajaran matematika. Di mana buku pelajaran matematika yang digunakan kurang menghubungkan matematika dengan budaya lokal, sehingga siswa kurang mengenal budaya yang ada di daerah. Tujuan penelitian ini untuk mengembangkan modul bangun datar berbasis etnomatematika untuk siswa kelas 4 sekolah dasar yang valid, praktis dan efektif. Metode penelitian pengembangan menggunakan model 4D dari Thiagarajan yang terdiri dari empat tahap, yaitu: tahap pendefinisian (define), tahap perancangan (design), tahap pengembangan (develop), dan tahap penyebaran (disseminate). Analisis data dilakukan dengan menggunakan teknik analisis data deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa modul bangun datar berbasis etnomatematika dinyatakan valid oleh para ahli dengan skor rata-rata 87,6%. Penggunaan modul mendapatkan respon yang positif dari guru dan siswa yaitu menunjukkan rata-rata 88,5%. Dengan menggunakan modul tersebut, pemahaman siswa menjadi meningkat dengan nilai rata-rata mencapai 81,55. Sehingga modul bangun datar berbasis etnomatematika praktis dan efektif dalam pembelajaran matematika.Kata kunci: bangun datar, etnomatematika, pengembangan modul.
Teachers’ Strategies in Developing and Measuring Students’ Communication Skills Hery Rosdianti; Wuri Wuryandani; Heri Retnawati
Al Ibtida: Jurnal Pendidikan Guru MI Vol 7, No 2 (2020): October 2020
Publisher : IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/al.ibtida.snj.v7i2.6836

Abstract

AbstractA good communication skill is one of the capabilities that must be mastered by students to be able to socialize, adapt, and compete with others in the scope of school and social life in the 21st century. The purpose of this type of descriptive qualitative research was about to describe the teachers' strategies in developing and conducting an assessment related to the communication skills of elementary school students in Indonesia. Data were obtained through interviews with 10 elementary school teachers in Yogyakarta Province. Data analysis was performed through applying data analysis steps proposed by Bogdan and Biglen. The results showed that an effective strategy that teachers could use to develop students' communication skills was through discussion and presentation methods. Meanwhile, the assessment of students' communication skills is integrated to cognitive, affective, and psychomotor assessments both in terms of instruments and time of assessment. This was resulted from various limitations originating of the teacher and the availability and completeness of school facilities and infrastructure that supports the implementation of various kinds of assessment.Keywords: assessment, communication skills, elementary school students. AbstrakKeterampilan komunikasi yang baik adalah salah satu kemampuan yang harus dikuasai oleh siswa untuk dapat bersosialisasi, beradaptasi dan bersaing dengan orang lain dalam ruang lingkup sekolah maupun kehidupan sosial di abad ke-21. Tujuan dari penelitian deskriptif kualitatif ini adalah untuk mendeskripsikan strategi guru dalam mengembangkan dan melakukan penilaian terkait kemampuan komunikasi peserta didik Sekolah Dasar di Indonesia. Data diperoleh melalui wawancara yang bersumber dari 10 orang guru sekolah dasar di Provinsi Yogyakarta. Analisis data dilakukan dengan menerapkan langkah-langkah analisis data yang dikemukakan oleh Bogdan dan Biglen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi efektif yang dapat digunakan guru untuk mengembangkan kemampuan komunikasi siswa adalah melalui pembelajaran diskusi dan presentasi. Sedangkan penilaian kemampuan komunikasi siswa dilakukan secara terintegrasi dengan penilaian kognitif, afektif dan psikomotor baik dalam hal instrumen maupun waktu penilaian. Hal tersebut disebabkan oleh berbagai keterbatasan yang berasal dari guru dan ketersediaan serta kelengkapan sarana dan prasarana sekolah yang mendukung keterlaksanaan berbagai macam penilaian.Kata kunci: penilaian, kemampuan komunikasi, siswa sekolah dasar.
Developing Edutainment-Based Comic Media in Integrative-Thematic Learning in the Elementary School Rani Febriyanti; Ali Mustadi
Al Ibtida: Jurnal Pendidikan Guru MI Vol 7, No 2 (2020): October 2020
Publisher : IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/al.ibtida.snj.v7i2.6676

Abstract

AbstractThe aim of this research is to develop edutainment-based comic media in thematic-integrative learning in fifth grade of elementary school. This study is a Research and Development (R&D) using the Borg and Gall model. The data were obtained through observation, interviews, and questionnaires. The results of comic media were obtained through a media expert product evaluation questionnaire and material from experts, educational practitioners, and peers. While the trial results were obtained through a questionnaire response given to 72 fifth grade elementary school students. The results of the validators indicate that the comic media is very feasible to be seen from the aspect of the media with an average is 92,27%, it is also considered very feasible from the aspect of the material with an average is 91,63%. Validation results with education practitioners get an average of 81,5% and 87,82% for peers with the criteria very good. The results of small class trial get an average is 84,72% and large class trial get an average of 91,6% with very good criteria. It also obtained an average is 91,6% from the teachers’ response questionnaire with criteria very good. Based on the results, the edutainment-based comic media is very feasible for SD/MI teacher to be used in integrative thematic learning. Most students believed that comics contribute to facilitate understanding of the concept of the material and provide fun for students in reading.Keywords: comic media, edutainment, integrative-thematic learning.   AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media komik berbasis edutainment dalam pembelajaran tematik-integratif di kelas V Sekolah Dasar. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan dengan menggunakan model Borg and Gall. Data penelitian ini diperoleh melalui observasi, wawancara, dan angket. Hasil kelayakan media komik berbasis edutainment diperoleh melalui angket penilaian produk ahli media dan ahli materi, guru kelas, dan teman sejawat. Sedangkan hasil uji coba diperoleh melalui angket respon yang diberikan kepada 72 siswa kelas V SD. Hasil validasi ahli menunjukkan bahwa media komik berbasis edutainment sangat layak dilihat dari aspek media dengan rata-rata 92,27% dan aspek materi dengan rata-rata 91,63%. Hasil validasi oleh praktisi pendidikan mendapatkan rata-rata 81,5% dan penilaian teman sejawat mendapatkan rata-rata 87,82% dengan kriteria sangat baik. Hasil uji coba kelas kecil mendapatkan rata-rata 84,72% dan uji coba kelas besar memperoleh rata-rata 91,6% dengan kriteria sangat baik. Guru juga merespon sangat baik terhadap media komik berbasis edutainment dengan memperoleh rata-rata 91.6%. Sehingga dapat disimpulkan bahwa media komik berbasis edutainment sangat layak digunakan dalam pembelajaran tematik-integratif di sekolah dasar. Banyak siswa yang meyakini bahwa komik mampu memfasilitasi pemahaman konsep materi dan memberikan kesenangan dalam membaca.Kata kunci: media komik, edutainment, pembelajaran tematik-integratif.
The Effect of Communication and Policy-Making to Teacher’s Performance on Strategic Madrasah Leadership during Pandemic Covid-19 Ahmadi Ahmadi; Ahmad Romadlon
Al Ibtida: Jurnal Pendidikan Guru MI Vol 7, No 2 (2020): October 2020
Publisher : IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/al.ibtida.snj.v7i2.6817

Abstract

AbstractCommunication and policy making can either increase or decrease performances. This study aims to measure whether communication and policy making have impacts on teachers’ performance. This research is a quantitative study using proportional random sampling technique. The research data were obtained through a questionnaire and were then analyzed by the t-test and multiple linear regression analysis. The research results showed that both communication and policy-making styles had a significant impact on teachers’ performance, and simultaneously the communication style and policy-making style had an impact on teacher performance by 71.1%. Thus, the strategic leadership of madrasa principals at the Islamic Elementary School level should be taken into account to formulate differentiation and diversification strategies of communication policies, especially during the Covid-19 pandemic.Keywords: assessment, communication skills, elementary school students.   AbstrakKomunikasi dan pengambilan kebijakan dapat meningkatkan kinerja atau sebaliknya. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur apakah hal tersebut berdampak terhadap kinerja guru. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan teknik pengambilan sampel menggunakan proportional random sampling. Data hasil penelitian diperoleh melalui kuesioner dan dianalisis dengan rumus uji t-tests dan analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gaya komunikasi secara signifikan berdampak terhadap kinerja guru, gaya pengambilan kebijakan secara signifikan berdampak terhadap kinerja guru, dan secara simultan gaya komunikasi dan gaya pengambilan kebijakan berdampak terhadap kinerja guru sebesar 71.1%. Sehingga, kepemimpinan kepala madrasah yang strategik di tingkat pendidikan dasar Islam seharusnya dipandang untuk memformulasikan strategi diferensiasi dan diversifikasi pada kebijakan komunikasi lebih lanjut, apalagi pada masa pandemi Covid-19.Kata kunci: penilaian, kemampuan komunikasi, siswa sekolah dasar.
The Effect of Nature of Science (NoS) Explicit Learning Design on Students’ NoS Comprehension at Elementary School Cucun Sutinah; Ari Widodo
Al Ibtida: Jurnal Pendidikan Guru MI Vol 7, No 2 (2020): October 2020
Publisher : IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/al.ibtida.snj.v7i2.7167

Abstract

AbstractThis research aims to investigate the effect of Nature of Science (NoS) learning design implementation on students’ NoS comprehension. The research employed the pre-experimental method with one group of pretest and post-test design. The samples, selected by purposive sampling technique, were 34 fifth grade students at one public school in Bandung city. A Likert-scale questionnaire was used as the instrument for collecting the data. The data analysis employed a descriptive quantitative technique by independent sample t-tests with the assistance of SPSS and Microsoft Excel tools. The findings show that there was a significant increase from the scores in pretest and post-test as the significance score is 0.000 < α = 0.05. The average score in the post-test was higher than the score in the pretest, indicating that student’s NoS understanding improved. In terms of percentage, NoS comprehension aspects increased from 13% to 78%, then 91%.  The aspect with the highest increase was creativity (100%), whereas the aspect with the lowest increase was the socio and cultural embeddedness, with 87% increase. This research suggests that the implementation of the Nature of Science (NoS) explicit learning design has a significant effect on the students’ NoS comprehension.Keywords: learning design, nature of science, students’ NoS comprehension.AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh implementasi desain pembelajaran Nature of Science (NoS) terhadap pemahaman NoS siswa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode pra-eksperimen dengan one group pretest and posttest only design. Sampel diambil dengan teknik purposive sampling, yaitu sebanyak 34 siswa kelas V di salah satu sekolah negeri di kota Bandung. Kuesioner skala likert digunakan sebagai instrumen untuk mengumpulkan data. Analisis data menggunakan teknik deskriptif kuantitatif dengan uji independent sample t-tests berbantuan SPSS dan Microsoft Excel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan yang signifikan dari nilai pretest dan post-test, di mana nilai signifikansinya sebesar 0,000 <α = 0,05. Nilai rata-rata post-test lebih tinggi dari pada nilai pretest, yang menunjukkan bahwa pemahaman NoS siswa meningkat. Dari segi persentase, aspek pemahaman NoS meningkat dari 13% menjadi 78%, kemudian 91%. Aspek yang mengalami peningkatan tertinggi adalah kreativitas (100%), sedangkan aspek yang mengalami peningkatan terendah adalah keterikatan sosial dan budaya, yaitu sebesar 87%. Penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan desain pembelajaran eksplisit Nature of Science (NoS) memiliki pengaruh yang signifikan terhadap pemahaman NoS siswa.Kata kunci: desain pembelajaran, nature of science, pemahaman NoS siswa.
Humanization of Education in the Challenges and Opportunities of the Disruption Era at Nahdlatul Ulama Elementary School Ahmad Tarmizi Hasibuan; Nurzakiah Simangunsong; Ely Rahmawati; Rahmaini Rahmaini
Al Ibtida: Jurnal Pendidikan Guru MI Vol 7, No 2 (2020): October 2020
Publisher : IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/al.ibtida.snj.v7i2.6832

Abstract

AbstractThis study was intended to describe the concept of humanization of education which is implemented at the Nahdlatul Ulama Elementary School (SD NU) Sleman Yogyakarta in facing challenges and opportunities in the era of disruption. This type of research is qualitative in the form of a phenomenological approach. In collecting data, researchers used observation, interview, and documentation techniques. Meanwhile, the research data were analyzed using Miles and Huberman model and validated through data triangulation techniques. The results showed that in implementing humanist education at SD NU Sleman Yogyakarta, the school used Sab'atu Ansitoh (7M) activities. They are first, cultivating and instilling behavior; second, grounding the NU pledge of allegiance; third, practice riyadhoh; fourth, improving school facilities; fifth, training educators; sixth, making educators prosperous; and seventh, providing a child-friendly canteen (iqomatil maqsof). It is expected that applying these 7 principles (sab'atu ansitoh) can have implications for improving the quality of students who are able to face the challenges in the era of disruption.Keywords: disruption era, humanization of education, Nadlatul Ulama elementary school.  AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan konsep humanisasi pendidikan yang diimplementasikan di Sekolah Dasar Nahdlatul Ulama (SD NU) Sleman Yogyakarta dalam menghadapi tantangan dan peluang di era disrupsi. Jenis penelitiannya adalah kualitatif dengan pendekatan fenomenologis. Dalam pengumpulan data, peneliti menggunakan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi.  Sementara itu, data hasil penelitian dianalisis menggunakan analisis data model Miles dan Huberman dan uji keabsahan data menggunakan teknik triangulasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam mengimplementasikan pendidikan yang humanis di SD NU Sleman Yogyakarta, pihak sekolah menggunakan kegiatan Sab’atu Ansitoh (7M), yaitu pertama, membudayakan dan menanamkan adab; kedua, membumikan Ikrar kesetiaan NU; ketiga, mentradisikan riyadhoh; keempat memajukan fasilitas sekolah; kelima, melatih pendidik; keenam, mensejehterakan pendidik; dan ketujuh, menyediakan kantin (iqomatil maqsof) ramah anak. Diharapkan dengan menerapkan 7 prinsip (sab’atu ansitoh) tersebut dapat berimplikasi terhadap peningkatan kualitas siswa yang mampu menghadapi tantangan di era disrupsi.Kata kunci: era disrupsi, humanisasi pendidikan, Sekolah Dasar Nahdlatul Ulama. 
The Effect of Edmodo-Based E-Learning toward Participation and Understanding of Elementary School Teacher Candidate Hanifah Nuryani; Haryanto Haryanto; Setyo Eko Atmojo
Al Ibtida: Jurnal Pendidikan Guru MI Vol 7, No 2 (2020): October 2020
Publisher : IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/al.ibtida.snj.v7i2.6725

Abstract

AbstractThis study aims to determine the effect of Edmodo-based E-learning on the participation and understanding of elementary school teacher candidate in science 1 biology courses. This study used a quasi-experimental method using a non-equivalent control group design. The sample of this study was 49 elementary school teacher candidates in semester 2 of PGRI Yogyakarta University. The data collection technique used a participatory questionnaire instrument and a pretest-posttest comprehension test. The results of the Independent Sample t-Test show that the value of Sig. for the participation variable of 0.004 <0.05 and the Sig. for the understanding variable of 0.005 <0.05. While, the MANOVA test results show the value of Sig. for the participation variable of 0.004 <0.05 and the Sig. for the understanding variable of 0.005 <0.05. This means that there are differences in the increase in participation and understanding of elementary school teacher candidate after using Edmodo-based E-learning. In addition, the application of Edmodo-based E-learning also has a positive effect on the participation and understanding of elementary school teacher candidate on science topics. Edmodo-based e-learning makes elementary school teacher candidates more active in participating and easier in understanding science lecture material 1.Keywords: edmodo-based e-learning, participation of elementary school teacher candidate, natural science understanding.  AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh E-learning berbasis Edmodo terhadap partisipasi dan pemahaman calon guru Sekolah Dasar pada mata kuliah IPA 1 materi biologi. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen semu dengan menggunakan desain penelitian non-equivalent control group design. Sampel penelitian ini adalah 49 calon guru Sekolah Dasar semester 2 Universitas PGRI Yogyakarta. Teknik pengumpulan data menggunakan instrumen angket partisipasi dan tes pemahaman melalui pretest-posttest. Hasil Uji Independent Sample t-Test menunjukkan nilai Sig. untuk variabel partisipasi sebesar 0.004 < 0.05 dan nilai Sig. untuk variabel pemahaman sebesar 0.005 < 0.05. Sedangkan hasil uji MANOVA menunjukkan nilai Sig. untuk variabel partisipasi sebesar 0.004 < 0.05 dan nilai Sig. untuk variabel pemahaman sebesar 0.005 < 0.05. Hal ini berarti bahwa terdapat perbedaan peningkatan partisipasi dan pemahaman calon guru Sekolah Dasar setelah menggunakan E-learning berbasis Edmodo. Selain itu, penerapan E-learning berbasis Edmodo juga berpengaruh positif terhadap partisipasi dan pemahaman calon guru Sekolah Dasar pada topik IPA. E-learning berbasis Edmodo menjadikan calon guru Sekolah Dasar lebih aktif dalam berpartisipasi dan lebih mudah dalam memahami materi perkuliahan IPA 1.Kata kunci: e-learning berbasis edmodo, partisipasi calon guru SD, pemahaman IPA.
Disclosure of Student Ability in Working on Higher-Order Thinking Skills Questions through Rasch Modeling Ade Yulianto; Aan Yuliyanto; Ghullam Hamdu; Lutfi Nur; Desi Fitriani; Noorhisham Hamzah
Al Ibtida: Jurnal Pendidikan Guru MI Vol 8, No 1 (2021): June 2021
Publisher : IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/al.ibtida.snj.v8i1.7865

Abstract

AbstractInformation on students' ability in higher-order thinking obtained during the learning process can certainly provide an overview for teachers to evaluate appropriate and effective learning. In this context, how can a teacher properly carry out diagnostic and remedial teaching based on the information on student abilities obtained? Therefore, this study aims to provide a disclosure analysis technique for the acquisition of students' abilities in higher-order thinking. This research is one of the stages of Design-Based Research (DBR), which is a reflection to produce design principles and perfect their implementation. Determination of the research sample is done by using the purposive sampling technique. Data collection of students' ability in higher-order thinking was done through HOTS-based test questions developed based on the cognitive hierarchy adopted from Bloom's taxonomy. The results of the acquisition of students' abilities in higher-order thinking were then analyzed through Rasch modeling with the help of the Winsteps 3.75 application. Based on the results of Rasch modeling, it was obtained that the students' abilities were grouped into high, medium, and low categories and had a level of suitability of abilities that did not need to be reviewed, and there were no biased student abilities. The results of data processing and analysis of students' ability in higher-order thinking have implications for teacher actions in carrying out appropriate and effective learning evaluations as well as mapping students' abilities in higher-order thinking with unbiased conformity.Keywords: student ability, HOTS-based test questions, rasch modeling. AbstrakInformasi kemampuan siswa dalam berpikir tingkat tinggi yang diperoleh selama proses pembelajaran tentunya dapat memberikan gambaran bagi guru untuk melakukan evaluasi pembelajaran yang tepat dan efektif. Dalam konteks tersebut, bagaimana seorang guru dapat secara tepat melakukan diagnostic and remedial teaching berdasarkan informasi kemampuan siswa yang diperoleh?. Maka dari itu, penelitian ini bertujuan untuk memberikan teknik analisis pengungkapan pemerolehan kemampuan siswa dalam berpikir tingkat tinggi. Penelitian ini merupakan salah satu tahapan dari Desain Based Reaserch (DBR), yakni refleksi untuk menghasilkan prinsip-prinsip desain dan menyempurnakan implementasinya. Penentuan sampel penelitian dilakukan dengan menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data kemampuan siswa dalam berpikir tingkat tinggi dilakukan melalui pengerjaan soal tes berbasis HOTS yang dikembangkan berdasarkan hirarki kognitif yang diadopsi dari taksonomi Bloom. Hasil pemerolehan kemampuan siswa dalam berpikir tingkat tinggi kemudian dianalisis melalui pemodelan rasch dengan berbantuan aplikasi winsteps 3.75. Berdasarkan hasil pemodelan Rasch diperolehlah pengelompokkan kemampuan siswa dengan kategori tinggi, sedang, dan rendah serta memiliki tingkat kesesuaian kemampuan yang tidak perlu ditinjau ulang dan tidak terdapat kemampuan siswa yang bias. Hasil pengolahan dan analisis data kemampuan siswa dalam berpikir tingkat tinggi berimplikasi pada tindakan guru dalam melaksanakan evaluasi pembelajaran yang tepat dan efektif serta pemetaan kemampuan siswa dalam berpikir tingkat tinggi dengan kesesuaian yang tidak bias.Kata kunci: kemampuan siswa, soal tes berbasais HOTS, pemodelan rasch.
The Effect of Mastering Pedagogical Competence on the Prospective Elementary School Teachers Teaching Readiness Muhammad Shabir Umar; Muljono Damopolii; Fitriani Nur; Suharti Suharti
Al Ibtida: Jurnal Pendidikan Guru MI Vol 8, No 1 (2021): June 2021
Publisher : IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/al.ibtida.snj.v8i1.7211

Abstract

AbstractThis study aims to determine the description of mastering pedagogical competence, map the teaching readiness, and analyze the significant effect of mastering pedagogical competence on teaching readiness of the prospective elementary school teachers at State Islamic University (UIN) Alauddin Makassar, Indonesia. This research was ex-post-facto quantitative research. The research variables were pedagogical competence and the readiness to be a teacher. The population and sample were all of the final semester students, consisting of 80 students of Madrasah Ibtidaiyah Teacher Education Department at UIN Alauddin Makassar who had taken the Field Experience Practice program using simple random sampling. The instrument used was a Likert scale-based questionnaire. A basic linear regression was employed to analyze the data. The following are the results of this study: (1) the mean score of prospective elementary school teachers' pedagogical competence was 70.62, indicating that the pedagogical competency score was in the high category; (2) the mean score of prospective elementary school teachers' teaching readiness mapping was 72.25, indicating that the mapping score of teaching readiness was in the high category; (3) the mean score of prospective elementary school teachers' pedagogical competence was 70.62, indicating that the pedagogical competency score was in the high category.  As a result, prospective elementary school teachers' teaching preparation was influenced by their knowledge of pedagogical competence. Accordingly, prospective elementary school teachers' teaching preparation is needed to be trained by developing pedagogical competency by constructing a learning program in the Madrasah Ibtidaiyah Teacher Education Department.Keywords: pedagogical competence, teaching readiness, prospective elementary school teachers.AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penguasaan kompetensi pedagogik, memetakan realitas kesiapan mengajar, dan mengetahui signifikansi pengaruh penguasaan kompetensi pedagogik terhadap kesiapan mengajar calon guru sekolah dasar di Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar, Indonesia. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif jenis ex-post facto. Variabel penelitian yaitu kompetensi pedagogik dan kesiapan menjadi guru. Populasi dan sampel yaitu seluruh mahasiswa semester akhir program studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) UIN Alauddin Makassar yang telah mengambil program praktik pengenalan lapangan (PPL), dengan sampel random sampling sejumlah 80 orang. Instrumen yang digunakan yaitu angket berbasis skala Likert. Teknik analisis data yang digunakan adalah regresi linear sederhana. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, diperoleh bahwa: (1) rata-rata skor kompetensi pedagogik calon guru sekolah dasar adalah 70.62 yang berarti secara umum skor kompetensi pedagogik berada pada kategori tinggi, (2) rata-rata pemetaan kesiapan mengajar calon guru sekolah dasar adalah 72.25 yang berarti skor pemetaan kesiapan mengajar berada pada kategori tinggi, dan (3) terdapat pengaruh yang signifikan kompetensi pedagogik terhadap kesiapan mengajar calon guru sekolah dasar. Sehingga dapat disimpulkan bahwa penguasaan kompetensi pedagogik mempengaruhi kesiapan mengajar calon guru sekolah dasar. Oleh karena itu, kesiapan mengajar calon guru sekolah dasar perlu dipersiapkan secara matang melalui penguatan kompentesi pedagogik baik melalui penyiapan kurikulum pembelajaran pada jurusan Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah.Kata kunci: kompetensi pedagogik, kesiapan mengajar, calon guru sekolah dasar.