cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan
ISSN : -     EISSN : 2502471X     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan (Education Journal: Theory, Research, and Development) is an electronic journal focuses on a scientific article concerning education issues in general published by Graduate School of Universitas Negeri Malang since January 2016.
Arjuna Subject : -
Articles 20 Documents
Search results for , issue "Vol 3, No 11: NOVEMBER 2018" : 20 Documents clear
Peningkatan Kompetensi Literasi Saintifik Siswa SMA dengan Bahan Ajar Terintegrasi STEM pada Materi Impuls dan Momentum Agus Widayoko; Eny Latifah; Lia Yuliati
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol 3, No 11: NOVEMBER 2018
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (443.298 KB) | DOI: 10.17977/jptpp.v3i11.11767

Abstract

Abstract: The research was aimed to know the increase in the average learning achievement of students' scientific literacy competencies in Senior High School. The research subjects in the experimental class and control class were 32 students and 28 students respectively. Sampling is done by a random system. This type of research is quantitative research with a quasi-experimental method. The research design was pretest-posttest control group design and the increase in mean was measured by N-Gain. The results showed that there were significant differences in the mean in both classes. The average increase in the experimental class was 0.41 which was classified into the medium category and the control class was 0.23 in the low category. These results prove that the use of STEM integrated teaching materials can improve scientific literacy competencies.Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan rerata prestasi belajar kompetensi literasi saintifik siswa SMA. Subjek penelitian pada kelas eksperimen dan kelas kontrol masing-masing berjumlah 32 siswa dan 28 siswa. Pengambilan sampel dilakukan dengan sistem random. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode kuasi eksperimen. Desain penelitian pretest-posttest control group design dan peningkatan rerata diukur dengan N-Gain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan rerata pada kedua kelas. Peningkatan rerata kelas eksperimen sebesar 0,41 yang digolongkan dengan kategori sedang dan pada kelas kontrol sebesar 0,23 dengan kategori rendah. Hasil ini membuktikan bahwa penggunaan bahan ajar terintegrasi STEM dapat meningkatkan kompetensi literasi saintifik.
Proses Transisi Budaya Organisasi pada Sekolah Regrouping Lilis Suryani Octavia; Nurul Ulfatin; Imron Arifin
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol 3, No 11: NOVEMBER 2018
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (338.978 KB) | DOI: 10.17977/jptpp.v3i11.11748

Abstract

Abstract: This research described the transition process of organizational culture at regrouping school. Culture transition is a phase through which an organization tries to adapt to a new culture that occurs due to a change. Regrouping is a combination of two schools or more, become effective and efficient management. The research used qualitative approach by using multi-sites research design. The findings of the research indicate the organization culture transition process consisted of an identity crisis, neutral zone, and identity building. Indicators of achievement of effective and efficient  including increased participation of teachers, staff and community, improve quality of teachers, improvement of schools image, improvement of service quality and school facilities, and development of lessons and extracurricular.Abstrak: Penelitian ini mendeskripsikan proses transisi budaya organisasi sekolah regrouping. Transisi budaya merupakan fase yang dilewati oleh sebuah organisasi untuk penyesuaian diri dengan budaya baru yang terjadi karena sebuah perubahan. Regrouping merupakan penggabungan antara dua sekolah atau lebih menjadi satu pengelolaan yang efektif dan efisien. Peneliti menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis rancangan studi multi situs. Hasil penelitian menunjukkan proses transisi budaya mencakup krisis identitas, zona netral, dan pembangunan identitas. Indikator ketercapaian pengelolaan sekolah yang efektif dan efisien, meliputi peningkatan partisipasi guru, staf dan masyarakat, peningkatan kualitas guru, peningkatan citra sekolah, peningkatan kualitas layanan dan fasilitas sekolah, serta pengembangan pembelajaran dan ekstrakurikuler.
Pelaksanaan Gerakan Literasi Sekolah Khusnul Khotimah; Sa’dun Akbar; Cholis Sa’dijah
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol 3, No 11: NOVEMBER 2018
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (709.943 KB) | DOI: 10.17977/jptpp.v3i11.11778

Abstract

Abstract: This research was aimed to see the portrait and to examine School Literacy Movement implementation in elementary school in accordance with Permendikbud 23/2105 related to implementation stages, problems in implementation, and achievement of School Literacy Movement. This research was designed using qualitative approach with case study. The conclusion is that the implementation of School Literacy Movement has not been fully compliant witH the School Literacy Movement guidelines. Implementation of School Literacy Movement in SDN Lesanpuro IV still up to the stage of habituation with the percentage of achievement that is equal to 63.8%. Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk melihat potret dan mengkaji pelaksanaan Gerakan Literasi Sekolah di Sekolah Dasar sesuai dengan Permendikbud No. 23/2015 terkait tahapan pelaksanaan, masalah dalam pelaksanaan, dan pencapaian Gerakan Literasi Sekolah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Simpulan yang diperoleh yaitu pelaksanaan Gerakan Literasi Sekolah belum sepenuhnya sesuai buku panduan. Pelaksanaan Gerakan Literasi Sekolah di SDN Lesanpuro IV masih sampai pada tahap pembiasaan dengan persentase ketercapaian sebesar 63,8%.
Pengaruh Pembelajaran Inkuiri Terbimbing dengan Penyajian Representasi Submikroskopik yang Berbeda terhadap Pemahaman Konseptual Siswa pada Materi Sel Volta Findiyani Ernawati Asih; Suhadi Ibnu; Suharti Suharti
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol 3, No 11: NOVEMBER 2018
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (354.228 KB) | DOI: 10.17977/jptpp.v3i11.11750

Abstract

Abstract: The research was aimed to know the difference of conceptual understanding between two groups who was learned by guided inquiry with static visualization (IT-vis) and guided inquiry with analogy (IT-log) on galvanic cell Quasy experiment which nonequivalent posttet only control group design was used n this research. Learning chemistry must be explicitly to give submicroscopic aspects such as flow of electron and migration of ions. Static visualization visualises directly submicroscopic aspect by giving particulate image, but analogy visualises undirectly submicroscopic aspect by giving verbal information (analog concept). The result of mann whitney u test showed that conceptual understanding between two groups is significantly difference. Mean rank of IT-vis 32,88 is higher than IT-log 28,12. Studets’ conceptual understanding of IT-vis is higher than IT-log on galvanic cell. The difference characteristic of static visualization and analogy can influence students’ conceptual understanding.Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan pemahaman konseptual siswa setelah melaksanakan pembelajaran inkuiri terbimbing dengan visualisasi statis (IT-vis) dan analogi (IT-log) pada materi sel volta. Jenis penelitian adalah quasy experiment dengan desain nonequivalent posttest only control group. Pembelajaran perlu mengeksplisitkan aspek submikroskopik seperti aliran elektron dan migrasi ion. Visualisasi statis memvisualisasikan aspek submikroskopik secara langsung melalui gambar tingkat partikel, sedangkan analogi memvisualisasikan secara tidak langsung melalui informasi verbal (konsep analog).  Hasil uji mann whitney menunjukkan bahwa ada perbedaan pemahaman yang signifikan antara siswa dibelajarkan dengan IT-vis dan IT-log. Nilai mean rank IT-vis 32,88 lebih tinggi daripada IT-log 28,12. Pemahaman siswa IT-vis lebih baik daripada siswa IT-log. Karakteristik yang berbeda antara visualisasi statis dan analogi memengaruhi pemahaman konseptual siswa.
Pengembangan Konseling Person Centered Bermuatan Nilai Budaya Sasak M. Zahid Yusron; Nur Hidayah; Adi Atmoko
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol 3, No 11: NOVEMBER 2018
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (351.858 KB) | DOI: 10.17977/jptpp.v3i11.11775

Abstract

Abstract: Culture is one of the important factors in the counseling process. An understanding of the counselee culture will help the counselor to better know and understand the counselee. This research was aimed to develop counseling guidelines with the contents of Sasak cultural values used to assist counselors in East Lombok. The development method used is Borg & Gall method. Based on the results of trials by three experts judgement, namely learning media experts, guidance and counseling experts, and cultural experts and three prospective product users, stated that the Person-Centered counseling guide with Sasak cultural values fulfills the aspects of product feasibility and acceptance based on theoretical and practical aspects.Abstrak: Budaya merupakan salah satu faktor penting dalam proses konseling. Pemahaman terhadap budaya konseli akan membantu konselor untuk lebih mengenal dan memahami diri konseli. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan panduan konseling dengan muatan nilai budaya Sasak yang digunakan untuk membantu konselor di Lombok timur. Metode pengembangan yang digunakan adalah metode Borg & Gall. Berdasarkan hasil uji coba oleh tiga ahli, yaitu ahli media pembelajaran, ahli bimbingan konseling, ahli budaya, dan tiga calon pengguna produk menyatakan bahwa panduan konseling Person Centered bermuatan nilai budaya Sasak ini memenuhi aspek kelayakan dan keberterimaan produk berdasarkan aspek teoritis maupun praktis.
Panduan Permainan Ular Naga Bermuatan Nilai Budaya Bengkulu untuk Meningkatkan Self Advocacy Siswa SMP Pujang Putri; Andi Mappiare AT; Moh. Irtadji
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol 3, No 11: NOVEMBER 2018
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (329.79 KB) | DOI: 10.17977/jptpp.v3i11.11720

Abstract

Abstract: Guidance and counseling aims to develop students' potential and life competencies effectively and can facilitate them systematically, programmatically, and collaboratively. Based on the need aseesmet conducted in the city of Bengkulu, a guidebook is needed for fun guidance services so students feel interested. One alternative to the joyful guidance service is to use game media. Based on the results of the need assessment, a guide for dragon snake games containing the cultural values of Bengkulu was developed for Guidance and Counseling teachers in junior high schools who had the feasibility of formatting, content, and content of Bengkulu cultural values.Abstrak: Bimbingan dan konseling mempunyai tujuan untuk mengembangkan potensi dan kompetensi hidup siswa yang efektif serta dapat memfasilitasi mereka secara sistematik, terprogram, dan kolaboratif. Berdasarkan need assessment yang dilakukan di kota Bengkulu dibutuhkan sebuah buku panduan untuk layanan bimbingan yang menyenangkan agar siswa merasa tertarik. Salah satu alternatif layanan bimbingan yang menggembirakan adalah pengembangan sebuah panduan permainan ular naga bermuatan nilai budaya Bengkulu untuk guru BK di SMP yang memiliki kelayakan format, isi, dan muatan nilai budaya Bengkulu.
Pengaruh Model Pembelajaran Think Pair Share terhadap Pemahaman Konsep dan Motivasi Belajar Miftachus Sururoh; Punaji Setyosari; Subanji Subanji
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol 3, No 11: NOVEMBER 2018
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (429.971 KB) | DOI: 10.17977/jptpp.v3i11.11779

Abstract

Abstract: This research was aimed to know the difference of understanding the concept and motivation of student learning which is taught by Think Pair Share model in the experimental class and the students who are taught by the group work model in the control class. This study used quasi experimental design with nonequivalent control group design using pretest-postest test scores. Research data obtained through test and motivation questionnaire in the form of statement. The results showed that (1) there is a significant understanding of concept concepts between students who learn through Think Pair Share learning with students who learn through cooperative learning without syntax, (2) there is a difference of understanding of the concept significantly between high motivation and low motivation students, and (3) interaction between learning model and learning motivation to understanding student concept.Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan pemahaman konsep dan motivasi belajar siswa yang dibelajarkan dengan model Think Pair Share pada kelas eksperimen dan siswa yang dibelajarkan dengan model kerja kelompok pada kelas kontrol. Penelitian ini menggunakan desain kuasi eksperimental dengan rancangan nonequivalent control group dengan menggunakan nilai tes berupa pretest-postest. Data penelitian diperoleh melalui tes dan angket motivasi yang berupa pernyataan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) ada perbedaan pemahaman konsep yang signifikan antara siswa yang belajar melalui pembelajaran Think Pair Share dengan siswa yang belajar melalui pembelajaran kooperatif tanpa sintaks, (2) perbedaan pemahaman konsep yang signifikan antara siswa yang motivasinya tinggi dengan yang motivasinya rendah, dan (3) interaksi antara model pembelajaran dan motivasi belajar terhadap pemahaman konsep siswa.
Pengaruh Media Sosial terhadap Keterampilan Sosial Murid Intan Dwi Puspita Sari; Sukowiyono Sukowiyono; Ery Tri Djatmika
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol 3, No 11: NOVEMBER 2018
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (327.611 KB) | DOI: 10.17977/jptpp.v3i11.11760

Abstract

Abstract: The research was aimed to know the effect of the social media on student social skills. The study conducted using quantitative and based on its nature is ex-post facto research. The location of research at SMP 2 Sungguminasa. Population in this research that is all students of class IX who used smartphones and social media every day as much 90 students. Sampling technique using proportionate random sampling with sample amounted to 90 students. Collecting data using questionnaires, for collecting data social media and social skills. Data analysis techniques using simple linear regression. The results of questionnaire data processing were distributed to 90 students, but there were only 1 outlier that mean only 89 respondents, obtained a significance level of 0,000 (<0,05), so that H0 was rejected and Ha was accept, mean that there influence of social media on student social skills. The result of research shows a coefficient of determination R2 = 0.760, mean that 76% of social skill is influenced by social media, while the rest by other variables.Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh media sosial terhadap keterampilan sosial murid. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif, berdasarkan sifatnya merupakan penelitian ex-post facto. Lokasi penelitian dilakukan di SMPN 2 Sungguminasa. Populasi dalam penelitian adalah seluruh murid kelas IX yang menggunakan smartphone dan media sosial setiap hari yang berjumlah 90. Teknik penarikan sampel menggunakan proportionate random sampling, dengan jumlah sampel 90. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner, untuk pengumpulan data media sosial dan keterampilan sosial. Analisis data yang digunakan, yakni regresi linier sederhana. Berdasarkan hasil kuesioner yang disebarkan kepada 90 orang, tetapi terdapat 1 outlier sehingga hanya tersisa 89 sampel, diperoleh taraf signifikansi 0,000 (<0,05), maka H0 ditolak dan Ha diterima, hal ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh media sosial terhadap keterampilan sosial murid. Hasil koefisien determinasi R2 sebesar 0,760, hal ini menunjukkan bahwa 76% keterampilan sosial dipengaruhi oleh media sosial, sedangkan sisanya merupakan pengaruh variabel lain.
Bahan Ajar Teks Eksposisi Berbasis Kearifan Lokal Syaiful Arif Wahyudi; Nurhadi Nurhadi; Yuni Pratiwi
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol 3, No 11: NOVEMBER 2018
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (330.053 KB) | DOI: 10.17977/jptpp.v3i11.11771

Abstract

Abstract: Teaching materials are an important part of the learning process. Teaching materials developed in this research and development are teaching materials in the form of textbooks. The textbooks developed serve as reference material or supplement the main textbooks used in the learning process. The research was aimed to produce exposition text teaching materials based on local wisdom that meet the requirements of (1) valid, (2) systematic, (3) communicative, and (4) interesting. In research and development, expert validation is done to find out the validity of teaching materials. Based on data analysis from the validation of experts, practitioners and students it can be concluded that this teaching material is valid and ready to be implemented.Abstrak: Bahan ajar merupakan bagian penting dalam proses pembelajaran. Bahan ajar yang dikembangkan pada penelitian dan pengembangan ini adalah bahan ajar berupa buku teks. Buku teks yang dikembangkan berfungsi sebagai bahan acuan atau suplemen buku teks utama yang digunakan dalam proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan bahan ajar teks eksposisi berbasis kearifan lokal yang memenuhi syarat (1) valid, (2) sistematis, (3) komunikatif, dan (4) menarik. Pada penelitian dan pengembangan, validasi ahli dilakukan untuk mengetahui kevalidan bahan ajar. Berdasarkan analisis data dari validasi ahli, praktisi, dan peserta didik dapat disimpulkan bahwa bahan ajar ini valid dan siap diimplementasikan.
Multimedia Interaktif pada Pembelajaran Tematik untuk Kelas IV Sekolah Dasar Ade Yama Wahyu Nur Prasetya; Dedi Kuswandi; Sa’dun Akbar
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol 3, No 11: NOVEMBER 2018
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (341.318 KB) | DOI: 10.17977/jptpp.v3i11.11751

Abstract

Abstract: This research was aimed to produce interactive multimedia that is feasible in terms of validity, practicality, attractiveness, and knowing the level of effectiveness of interactive multimedia developed. The results of this study indicate that interactive multimedia meets the eligibility criteria with the acquisition of an average validity of 80.87%, practicality of 90%, and the attractiveness of 89.25%. The effectiveness of interactive multimedia is said to be effective because there are significant differences in the value of the pretest before using interactive multimedia with posttest after using interactive multimedia. Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan multimedia interaktif yang layak dari segi kevalidan, kepraktisan, kemenarikan, dan mengetahui tingkat keefektifan multimedia interaktif yang dikembangkan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa multimedia interaktif memenuhi kriteria layak dengan perolehan rata-rata kevalidan sebesar 80,87%, kepraktisan 90%, dan kemenarikan 89,25%. Tingkat efektivitas multimedia interaktif dikatakan efektif karena terdapat perbedaan signifikan nilai pretest sebelum menggunakan multimedia interaktif dengan posttest sesudah menggunakan multimedia interaktif.

Page 2 of 2 | Total Record : 20


Filter by Year

2018 2018


Filter By Issues
All Issue Vol 10, No 8: AUGUST 2025 VOL 10, NO 7: JULY 2025 Vol 10, No 4: APRIL 2025 Vol 10, No 3: MARCH 2025 Vol 10, No 2: FEBRUARY 2025 Vol 10, No 1: JANUARY 2025 Vol 9, No 12: DECEMBER 2024 Vol 9, No 11: NOVEMBER 2024 Vol 9, No 10: OCTOBER 2024 Vol 9, No 9: SEPTEMBER 2024 Vol 9, No 8: AUGUST 2024 Vol 9, No 7: JULY 2024 Vol 9, No 6: JUNE 2024 Vol 9, No 5: MAY 2024 Vol 9, No 4: APRIL 2024 Vol 9, No 3: MARCH 2024 Vol 9, No 2: FEBRUARY 2024 Vol 9, No 1: JANUARY 2024 Vol 8, No 10: OCTOBER 2023 Vol 8, No 9: SEPTEMBER 2023 Vol 8, No 8: AUGUST 2023 Vol 8, No 7: JULY 2023 Vol 8, No 6: JUNE 2023 Vol 8, No 5: MAY 2023 Vol 8, No 4: APRIL 2023 Vol 8, No 3: MARCH 2023 Vol 8, No 2: FEBRUARY 2023 Vol 8, No 1: JANUARI 2023 Vol 7, No 12: DECEMBER 2022 Vol 7, No 11: NOVEMBER 2022 Vol 7, No 10: OKTOBER 2022 Vol 7, No 9: SEPTEMBER 2022 Vol 7, No 8: AGUSTUS 2022 Vol 7, No 7: JULI 2022 Vol 7, No 6: JUNI 2022 Vol 7, No 5: MAY 2022 Vol 7, No 4: APRIL 2022 Vol 7, No 3: MARET 2022 Vol 7, No 2: FEBRUARI 2022 Vol 7, No 1: JANUARI 2022 Vol 6, No 12: DESEMBER 2021 Vol 6, No 11: NOVEMBER 2021 Vol 6, No 10: OKTOBER 2021 Vol 6, No 9: SEPTEMBER 2021 Vol 6, No 8: AGUSTUS 2021 Vol 6, No 7: JULI 2021 Vol 6, No 6: JUNI 2021 Vol 6, No 5: MEI 2021 Vol 6, No 4: APRIL 2021 Vol 6, No 3: MARET 2021 Vol 6, No 2: FEBRUARI 2021 Vol 6, No 1: JANUARI 2021 Vol 5, No 12: DESEMBER 2020 Vol 5, No 11: NOVEMBER 2020 Vol 5, No 10: OKTOBER 2020 Vol 5, No 9: SEPTEMBER 2020 Vol 5, No 8: AGUSTUS 2020 Vol 5, No 7: JULI 2020 Vol 5, No 6: JUNI 2020 Vol 5, No 5: MEI 2020 Vol 5, No 4: APRIL 2020 Vol 5, No 3: MARET 2020 Vol 5, No 2: FEBRUARI 2020 Vol 5, No 1: JANUARI 2020 Vol 4, No 12: DESEMBER 2019 Vol 4, No 11: NOVEMBER 2019 Vol 4, No 10: Oktober 2019 Vol 4, No 9: SEPTEMBER 2019 Vol 4, No 8: AGUSTUS 2019 Vol 4, No 7: JULI 2019 Vol 4, No 6: JUNI 2019 Vol 4, No 5: MEI 2019 Vol 4, No 4: APRIL 2019 Vol 4, No 3: MARET 2019 Vol 4, No 2: FEBRUARI 2019 Vol 4, No 2: FEBRUARI 2019 Vol 4, No 1: JANUARI 2019 Vol 3, No 12: DESEMBER 2018 Vol 3, No 12: DESEMBER 2018 Vol 3, No 11: NOVEMBER 2018 Vol 3, No 10: OKTOBER 2018 Vol 3, No 10: OKTOBER 2018 Vol 3, No 9: SEPTEMBER 2018 Vol 3, No 9: SEPTEMBER 2018 Vol 3, No 8: AGUSTUS 2018 Vol 3, No 8: AGUSTUS 2018 Vol 3, No 7: JULI 2018 Vol 3, No 6: JUNI 2018 Vol 3, No 5: MEI 2018 Vol 3, No 4: APRIL 2018 Vol 3, No 3: MARET 2018 Vol 3, No 2: FEBRUARI 2018 Vol 3, No 1: JANUARI 2018 Vol 3, No 1: JANUARI 2018 Vol 2, No 12: Desember 2017 Vol 2, No 11: November 2017 Vol 2, No 10: Oktober 2017 Vol 2, No 9: September 2017 Vol 2, No 8: AGUSTUS 2017 Vol 2, No 7: JULI 2017 Vol 2, No 6: Juni 2017 Vol 2, No 5: Mei 2017 Vol 2, No 4: April, 2017 Vol.2, No.3, Maret 2017 Vol.2, No.2, Februari 2017 Vol.2, No.1, Januari 2017 Vol.1, No.12, Desember 2016 Vol.1, No.11, Nopember 2016 Vol.1, No.10, Oktober 2016 Vol.1, No.9, September 2016 Vol.1, No.8, Agustus 2016 Vol.1, No.7, Juli 2016 Vol.1, No.6, Juni 2016 Vol.1, No.5, Mei 2016 Vol.1, No.4, April 2016 Vol.1, No.3, Maret 2016 Vol.1, No.2, Februari 2016 Vol.1, No.1, Januari 2016 More Issue