cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan
ISSN : -     EISSN : 2502471X     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan (Education Journal: Theory, Research, and Development) is an electronic journal focuses on a scientific article concerning education issues in general published by Graduate School of Universitas Negeri Malang since January 2016.
Arjuna Subject : -
Articles 1,938 Documents
PENGARUH PENDEKATAN SAINTIFIK TERHADAP KEMAMPUAN BAHASA EKSPRESIF ANAK KELOMPOK B Sari, Fianti; Suardana, I Made; Zainuddin, M.
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol 5, No 4: APRIL 2020
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/jptpp.v5i4.13232

Abstract

Abstract: The purpose of this research is to study the application of scientific evaluation in the development of expressive language of group B children in TK PGRI 1 Wagir. The research used was a quantitative experiment. The research subjects consisted of 2 groups: the experimental and control groups each of 15 students. Data collection by the method of collection, interview and documentation. Data analysis using t test, the Paired Samples Test. Based on the analysis of the Paired Samples Test, the t value was 28.375 in the experimental group. Significant value of 0,000, which means less than 0.05. These results prove that scientific support is effective for the development of expressive language aspects of children B in TK PGRI 1 Wagir.Abstrak: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penerapan pendekatan saintifik dalam pengembangan aspek bahasa ekspresif anak kelompok B di TK PGRI 1 Wagir. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kuantitatif Quasy Eksperimen. Subjek penelitian terdiri dari 2 kelompok yaitu kelompok eksperimen dan kontrol masing-masing 15 anak didik. Pengumpulan data dengan metode observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisis data menggunakan uji t yaitu Paired Samples Test. Berdasarkan analisis Paired Samples Test menunjukkan nilai t hitung sebesar 28.375 pada kelompok eksperimen. Nilai signifikasi 0.000 yang artinya lebih kecil dari 0.05. hasil ini membuktikan bahwa pendekatan saintifik efektif untuk pengembangan aspek bahasa ekspresif anak kelompok B di TK PGRI 1 Wagir.
PENGARUH PEMBELAJARAN GROUP INVESTIGATION DENGAN MULTI REPRESENTASI PADA TOPIK ALAT−ALAT OPTIK TERHADAP PENALARAN ILMIAH DAN KEMAMPUAN MASALAH SISWA SMA Marga, Apolonia Delviyanti Putri; Supriana, Edi; Hidayat, Arif
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol 5, No 4: APRIL 2020
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/jptpp.v5i4.13230

Abstract

Abstract: The purpose of this study is to determine the impact of group investigation learning model with multi representation on the topic of optical devices on scientific reasoning and problem solving skill . This study were carried out using quasi experimental method with pretest-posttest control group design and two XI MIA classes as sample. The result showed that there were an impact of group investigation learning model with multi representation on the topik of optical devices on scientific reasoning and problem solving skill of high school students. The mean value of scientific reasoning and problem solving ability of experimental class students who learned by group investigation learning model with multi representation is higher than control class students who learned by group investigation learning model.Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pembelajaran group investigation dengan multi representasi pada topik alat-alat optik terhadap kemampuan penalaran ilmiah dan kemampuan problem solving siswa SMA. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen kuasi dengan desain pretest-posttest control group dengan dua kelas XI MIA sebagai sampel. Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh pembelajaran group investigation dengan multi representasi pada topik alat-alat optik terhadap kemampuan penalaran ilmiah dan pemecahan masalah siswa SMA. Nilai rerata penalaran ilmiah dan kemampuan problem solving siswa kelas eksperimen yang belajar menggunakan pembelajaran group investigation dengan multi representasi lebih tinggi dari siswa kelas kontrol yang belajar menggunakan pembelajaran group investigation.
Penerapan Model Pembelajaran REACT-TPK terhadap Pemahaman Konsep Siswa dengan Kemampuan Awal Berbeda Wahyu Setyowati; Suhadi Ibnu; Irma Kartika Kusumaningrum
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol 5, No 3: MARET 2020
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/jptpp.v5i3.13322

Abstract

Abstract: The purpose of this study is determine the effect of applying REACT-TPK model on students' concept understanding. Two groups of students which were compare had different prior knowledge. The REACT-TPK model is one of the number innovations in chemistry learning model thst was applied in order to improve students’ understanding of chemistry concepts. The model can make students construct concepts actively and also encourages student’s conceptual change from misconceptions to correct understanding. Students' prior knowledge scores were obtained from previous relevant topic test scores. Test instrument was in the form multiple choice questions with closed reason accompanied by CRI and multiple-choice questions with 84,37% content validity and reliability (r) 0.740 for multiple-choice questions with closed-reason and (r) 0.599 for multiple-choice question. Data analysis using two way ANOVA test. The results showed there were differences in concept understanding between experimental and control classes (Sig.2-tailed 0.037), concept understanding between high initial ability students and low initial ability were different (Sig.2-tailed 0.002), but no interaction between learning models with initial level ability toward understanding of students concepts (Sig.2-tailed 0.395).Abstrak: Penelitian ini bertujuan mengetahui efek dari pengimplementasian model REACT-TPK terhadap pemahaman konsep siswa. Dua kelompok siswa yang dibandingkan mempunyai kemampuan awal berbeda. REACT-TPK ialah satu dari sejumlah inovasi pada pembelajaran kimia yang diaplikasikan demi meningkatkan pemahaman konsep kimia siswa karena dapat membuat siswa aktif mengonstruk konsep dan juga mendorong terjadinya perubahan konsepsi siswa dari salah menjadi benar. Nilai kemampuan awal diperoleh dari nilai ulangan harian topik sebelumnya. Instrumen tes berupa soal pilihan ganda beralasan tertutup disertai CRI dan soal pilihan ganda saja. Validitas isi instrumen tes 84,37% serta reliabilitasnya (r) 0,740 untuk soal pilihan ganda beralasan tertutup disertai CRI dan (r) 0,599 untuk soal pilihan ganda. Data dianalisa dengan two way ANOVA test. Hasil dari penelitian yakni ada beda pemahaman konsep diantara siswa yang diimplementasikan model REACT-TPK dan REACT saja (Sig.2-tailed 0,037), ada beda pemahaman konsep diantara siswa berkemampuan awal tinggi serta rendah (Sig.2-tailed 0,002), tetapi tidak ditemukan adanya dampak pengiring antara model pembelajaran dan tingkat kemampuan awal pada pemahaman konsep siswa (Sig.2-tailed 0,395).
APERSEPSI GURU DALAM PEMBELAJARAN MEMBACA PERMULAAN BAGI ANAK USIA DINI Jayapada, Gegana; Suyitno, Imam; Suyono, Suyono
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol 5, No 4: APRIL 2020
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/jptpp.v5i4.13241

Abstract

Abstract: This article aims to describe the form of teacher apperception in early reading and writing learning for young children in the biMBA AIUEO. This study uses a qualitative approach to the design of field studies. Based on the results of the study, it was found that in apperception teachers in learning to begin reading can be classified into three things, namely analogy, question-answer, singing. First, use an analogy. The analogy conducted by the teacher includes (1) analogy using flashcard media, (2) analogy using objects and or symbols. Second, do question and answer. Question and answer that is done by the teacher includes questioning the old or previous material and question-answer of new material. Third, do the singing. Singing activities performed by the teacher use the BDG-KMPSY song.Abstrak: Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan wujud apersepsi guru dalam pembelajaran membaca permulaan bagi anak usia dini di biMBA AIUEO. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi lapangan. Berdasarkan hasil penelitian, ditemukan bahwa dalam apersepsi guru dalam pembelajaran membaca permulaan dapat diklasifikasikan menjadi tiga temuan, yaitu analogi, tanya-jawab, bernyanyi. Pertama, menggunakan analogi. Analogi yang dilakukan oleh guru meliputi (1) analogi menggunakan media flashcard, (2) analogi menggunakan benda dan atau simbol. Kedua, melakukan tanya-jawab. Tanya-jawab yang dilakukan oleh guru meliputi tanya-jawab materi lama atau sebelumnya dan tanya-jawab materi baru. Ketiga,  melakukan kegiatan bernyanyi. Kegiatan bernyanyi yang dilakukan guru menggunakan lagu BDG-KMPSY.
Defragmentasi Struktur Berpikir Siswa Impulsif dalam Memecahkan Masalah Geometri Puspita Ayu Damayanti; Subanji Subanji; Sukoriyanto Sukoriyanto
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol 5, No 3: MARET 2020
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/jptpp.v5i3.13239

Abstract

Abstract: This study aims to describe the defragmentation process of impulsive student’s thinking structures in solving geometry problems. This research was conducted on two students of 9th grade of SMPN 1 Puncu. The research data were obtained throught the providing of MFFT and problem solving tests. The result of this research showed that the defragmentation of students mistakes in providing initial ideas for problem solving was done throught cognitive conflict, scaffolding, and disequilibration. Defragmentation to form knowledge schemes and bring up schemes that already owned to solve the problems were done throught disequilibration and level 2 of scaffolding (explaining, reviewing, restructuring). Defragmentation to practice students to do reflection was done throught level 1 of scaffolding (environmental provisions).Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses defragmentasi struktur berpikir siswa impulsif dalam memecahkan masalah geometri. Penelitian ini dilakukan pada dua siswa kelas IX SMPN 1 Puncu. Data penelitian diperoleh melalui pemberian MFFT dan tes pemecahan masalah. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa defragmentasi kesalahan siswa dalam memberikan gagasan awal untuk pemecahan masalah dilakukan melalui konflik kognitif, scaffolding, dan disekuilibrasi. Defragmentasi untuk membentuk skema pengetahuan dan memunculkan skema yang sudah dimiliki untuk memecahkan masalah dilakukan melalui disekuilibrasi dan scaffolding level 2 (explaining, reviewing, restructuring). Defragmentasi untuk melatih siswa melakukan refleksi dilakukan melalui scaffolding level 1 (environmental provisions).
Instrumen Asesmen Pemahaman Konseptual Berorientasi Higher Order Thinking Skills Keterampilan Proses dan Sikap terhadap Sains pada Bahan Kajian Hidrokarbon dan Minyak Bumi Dwi Isnaini Amin; Sutrisno Sutrisno; Darsono Sigit
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol 3, No 9: SEPTEMBER 2018
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/jptpp.v3i9.13342

Abstract

Abstract: In the Curriculum 2013, there are three aspects of assessment, namely knowledge, skills, and attitudes. The purpose of this development research is to produce and determine the level of content validity of the conceptual understanding assessment instrument on Higher Order Thinking Skills (HOTS), science process skills, and attitudes toward science on hydrocarbon and petroleum. This development research was designed with 3D from 4D model which consists of defining, designing, and developing. The results of content validity to assessment instrument by three validators show that 77 of 90 conceptual understanding items are categorized as HOTS with very valid criteria (90.91—100%), 60 science skills processing skills items with very valid criteria (94.70—100%), 55 statements about attitudes toward science with criteria very valid (86,67—100%), and product performance of assessment instrument with criteria very valid (91,67%).Abstrak: Penilaian dalam Kurikulum 2013 mencakup tiga aspek, meliputi pengetahuan, keterampilan, dan sikap. Tujuan penelitian pengembangan ini adalah menghasilkan dan menentukan tingkat validitas isi instrumen asesmen pemahaman konseptual berorientasi Higher Order Thinking Skills (HOTS), keterampilan proses sains, dan sikap terhadap sains pada bahan kajian hidrokarbon dan minyak bumi. Penelitian pengembangan ini dirancang dengan 3D dari model-4D yang terdiri dari defining (membatasi), designing (merancang), dan developing (mengembangkan). Hasil validasi isi instrumen asesmen oleh tiga validator menunjukkan bahwa 77 dari 90 soal pemahaman konseptual terkategori sebagai soal HOTS dengan kriteria sangat valid (90,91—100%), 60 soal keterampilan proses sains dengan kriteria sangat valid (94,70—100%), 55 butir pernyataan sikap terhadap sains dengan kriteria sangat valid (86,67—100%), dan performansi produk instrumen asesmen dengan kriteria sangat valid (91,67%).
Fungsi Kesantunan Berbahasa pada Kegiatan Musyawarah Destrianika Binoto; Suparno Suparno; Anang Santoso
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol 5, No 3: MARET 2020
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/jptpp.v5i3.13245

Abstract

Abstract: This study aims to describe the politeness of the language function in the activities of deliberation in the village of Tarohan. The method used in the form of a recording method in the form of tapping techniques to analyze data. The recording method in the form of tapping technique is used to record data in a clandestine way that is not visible or without the knowledge that will be recorded in the data analysis process. the function of politeness in language lies in stating information, declaring agreements, stating decisions, stating information, expressing congratulations, requesting recognition, asking for information, asking for reasons, asking for opinions, asking for sincerity, ordering, banning, apologizing, and criticizing.Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskipsikan fungsi kesantunan berbahasa pada kegiatan musyawarah di desa Tarohan. Metode yang digunakan berupa metode rekam berupa teknik sadap untuk menganalisis data. Metode rekam berupa teknik sadap ini digunakan untuk merekam data dengan cara sembunyi-sembunyi yang tidak terlihat atau tanpa sepengetahuan yang akan direkam pada proses analisis data. Fungsi kesantunan berbahasa terdapat pada menyatakan informasi, menyatakan perjanjian, menyatakan keputusan, menyatakan keterangan, menyatakan selamat, meminta pengakuan, meminta keterangan, meminta alasan, meminta pendapat, meminta kesungguhan, menyuruh, melarang, meminta maaf, dan mengeritik.
Analisis Kebutuhan Pengembangan Multimedia Interaktif Berbasis Problem Based Learning pada Materi Biologi SMA Rinu Bhakti Dewantara; Endang Suarsini; Sri Rahayu Lestari
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol 5, No 2: FEBRUARI 2020
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/jptpp.v5i2.13163

Abstract

Abstract: The aim of research was to determine the need for multimedia based on Problem Based Learning in biological matter. This research is a qualitative descriptive study. The method used is in the form of a questionnaire (questionnaire). Questionnaires were given to 67 students of SMAN 1 Way Jepara in August 2017. Data were analyzed using descriptive analysis. The results indicates that 67.2% of students stated that the material immune system was considered the most difficult, 93.3% of students wanted the development of new learning media, 54% of students wanted interactive multimedia. The conclusion of this study is that it is necessary to develop learning media in the form of interactive multimedia based on Problem Based Learning in the XI class immune system material.Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kebutuhan terhadap multimedia interaktif berbasis Problem Based Learning pada materi Biologi. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Metode yang digunakan berupa angket (kuesioner). Angket diberikan kepada 67 siswa SMAN 1 Way Jepara Agustus 2017. Data dianalisis menggunakan analisis deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa 67,2% siswa menyatakan bahwa sistem imun materi yang dianggap paling sulit, 93,3% siswa menginginkan adanya pengembangan media pembelajaran baru, 54% siswa menginginkan multimedia interkatif. Kesimpulan dari penelitian ini adalah perlu dikembangkan media pembelajaran berupa multimedia interaktif berbasis Problem Based Learning materi sistem imun kelas XI.
Akseptabilitas Paket Pelatihan Kesadaran Multikultural bagi Mahasiswa Narno Narno; Blasius Boli Lasan; Nur Hidayah
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol 5, No 2: FEBRUARI 2020
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/jptpp.v5i2.13160

Abstract

Abstract: The purpose of this study was to produce a product in the form of a multicultural awareness training package for students who meet the criteria for product acceptance that covers aspects of usability, feasibility, accuracy and attractiveness. This procedure of research and development uses a research model and development of Borg & Gall. The test results showed that the guidance and counseling expert obtained an index of validity of 0.77 (moderate), material experts obtained an index of validity of 0.89 (high), experts in learning media obtained an index of validity of 0.90 (high), and prospective users obtained validity index of 0.89 (high), so it can be concluded that the product of multicultural awareness training package has met the criteria for product acceptance, so it is feasible to be used in training activities.Abstrak: Tujuan penelitian ini ialah menghasilkan produk berupa paket pelatihan kesadaran multikultural bagi mahasiswa yang memenuhi kriteria keberterimaan produk yang mencangkup aspek kegunaan, kelayakan, ketepatan dan kemenarikan. Prosedur penelitian dan pengembangan ini menggunakan model penelitian dan pengembangan Borg & Gall. Hasil pengujian menunjukkan, ahli bimbingan dan konseling diperoleh indeks validitas sebesar 0,77 (sedang), ahli materi diperoleh indeks validitas sebesar 0,89 (tinggi), ahli media pembelajaran diperoleh indeks validitas sebesar 0,90 (tinggi), dan calon pengguna diperoleh indeks validitas sebesar 0,89 (tinggi) sehingga dapat disimpulkan produk paket pelatihan kesadaran multikultural telah memenuhi kriteria keberterimaan produk sehingga layak untuk digunakan dalam kegiatan pelatihan.
ELEMENTARY EFL STUDENTS’ ERRORS: HOW DOES THE TEACHER CORRECT STUDENTS’ ERRORS? Jannah, Baiq Raudatul; Furaidah, Furaidah; Rachmajanti, Sri
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol 5, No 4: APRIL 2020
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/jptpp.v5i4.13223

Abstract

Abstract: Teacher?s corrective feedback on in English class has been studied many times in secondary or higher education level. However, how a teacher deliver corrective feedback in non-English subjects for students in elementary students rarely become the focus of studies. Therefore, this qualitative research studied the elementary students of International Class Program of SD Laboratorium UM. The second grader and the teachers contributed as the research subjects. There were five corrective feedback types used by the teacher, translation, first language, conversational recast, clarification, and explicit. Those feedbacks were considered as effective feedbacks since the students mostly responded to it.Abstrak: Penelitian tentang feedback korektif guru sebelumnya seringkali diteliti di pendidikan menengah atau di tingkat perguruan tinggi. Namun, bagaimana guru menyampaikan feedback korektif untuk siswa sekolah dasar pada pelajaran non-bahasa inggris sangat jarang dijadikan fokus penelitian. Maka dari itu penelitian ini mengkaji bagaimana guru memberikan korektif feedback pada siswa Program Kelas Internasional SD Laboratorium UM. Siswa kelas dua beserta gurunya menjadi subjek penelitian ini. Ada lima jenis feedback korektif yang diberikan guru; translation, first language, conversational recast, clarification, dan explicit. Feedback tersebut direspons oleh siswa.

Filter by Year

2016 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 10, No 8: AUGUST 2025 VOL 10, NO 7: JULY 2025 Vol 10, No 4: APRIL 2025 Vol 10, No 3: MARCH 2025 Vol 10, No 2: FEBRUARY 2025 Vol 10, No 1: JANUARY 2025 Vol 9, No 12: DECEMBER 2024 Vol 9, No 11: NOVEMBER 2024 Vol 9, No 10: OCTOBER 2024 Vol 9, No 9: SEPTEMBER 2024 Vol 9, No 8: AUGUST 2024 Vol 9, No 7: JULY 2024 Vol 9, No 6: JUNE 2024 Vol 9, No 5: MAY 2024 Vol 9, No 4: APRIL 2024 Vol 9, No 3: MARCH 2024 Vol 9, No 2: FEBRUARY 2024 Vol 9, No 1: JANUARY 2024 Vol 8, No 10: OCTOBER 2023 Vol 8, No 9: SEPTEMBER 2023 Vol 8, No 8: AUGUST 2023 Vol 8, No 7: JULY 2023 Vol 8, No 6: JUNE 2023 Vol 8, No 5: MAY 2023 Vol 8, No 4: APRIL 2023 Vol 8, No 3: MARCH 2023 Vol 8, No 2: FEBRUARY 2023 Vol 8, No 1: JANUARI 2023 Vol 7, No 12: DECEMBER 2022 Vol 7, No 11: NOVEMBER 2022 Vol 7, No 10: OKTOBER 2022 Vol 7, No 9: SEPTEMBER 2022 Vol 7, No 8: AGUSTUS 2022 Vol 7, No 7: JULI 2022 Vol 7, No 6: JUNI 2022 Vol 7, No 5: MAY 2022 Vol 7, No 4: APRIL 2022 Vol 7, No 3: MARET 2022 Vol 7, No 2: FEBRUARI 2022 Vol 7, No 1: JANUARI 2022 Vol 6, No 12: DESEMBER 2021 Vol 6, No 11: NOVEMBER 2021 Vol 6, No 10: OKTOBER 2021 Vol 6, No 9: SEPTEMBER 2021 Vol 6, No 8: AGUSTUS 2021 Vol 6, No 7: JULI 2021 Vol 6, No 6: JUNI 2021 Vol 6, No 5: MEI 2021 Vol 6, No 4: APRIL 2021 Vol 6, No 3: MARET 2021 Vol 6, No 2: FEBRUARI 2021 Vol 6, No 1: JANUARI 2021 Vol 5, No 12: DESEMBER 2020 Vol 5, No 11: NOVEMBER 2020 Vol 5, No 10: OKTOBER 2020 Vol 5, No 9: SEPTEMBER 2020 Vol 5, No 8: AGUSTUS 2020 Vol 5, No 7: JULI 2020 Vol 5, No 6: JUNI 2020 Vol 5, No 5: MEI 2020 Vol 5, No 4: APRIL 2020 Vol 5, No 3: MARET 2020 Vol 5, No 2: FEBRUARI 2020 Vol 5, No 1: JANUARI 2020 Vol 4, No 12: DESEMBER 2019 Vol 4, No 11: NOVEMBER 2019 Vol 4, No 10: Oktober 2019 Vol 4, No 9: SEPTEMBER 2019 Vol 4, No 8: AGUSTUS 2019 Vol 4, No 7: JULI 2019 Vol 4, No 6: JUNI 2019 Vol 4, No 5: MEI 2019 Vol 4, No 4: APRIL 2019 Vol 4, No 3: MARET 2019 Vol 4, No 2: FEBRUARI 2019 Vol 4, No 2: FEBRUARI 2019 Vol 4, No 1: JANUARI 2019 Vol 3, No 12: DESEMBER 2018 Vol 3, No 12: DESEMBER 2018 Vol 3, No 11: NOVEMBER 2018 Vol 3, No 10: OKTOBER 2018 Vol 3, No 10: OKTOBER 2018 Vol 3, No 9: SEPTEMBER 2018 Vol 3, No 9: SEPTEMBER 2018 Vol 3, No 8: AGUSTUS 2018 Vol 3, No 8: AGUSTUS 2018 Vol 3, No 7: JULI 2018 Vol 3, No 6: JUNI 2018 Vol 3, No 5: MEI 2018 Vol 3, No 4: APRIL 2018 Vol 3, No 3: MARET 2018 Vol 3, No 2: FEBRUARI 2018 Vol 3, No 1: JANUARI 2018 Vol 3, No 1: JANUARI 2018 Vol 2, No 12: Desember 2017 Vol 2, No 11: November 2017 Vol 2, No 10: Oktober 2017 Vol 2, No 9: September 2017 Vol 2, No 8: AGUSTUS 2017 Vol 2, No 7: JULI 2017 Vol 2, No 6: Juni 2017 Vol 2, No 5: Mei 2017 Vol 2, No 4: April, 2017 Vol.2, No.3, Maret 2017 Vol.2, No.2, Februari 2017 Vol.2, No.1, Januari 2017 Vol.1, No.12, Desember 2016 Vol.1, No.11, Nopember 2016 Vol.1, No.10, Oktober 2016 Vol.1, No.9, September 2016 Vol.1, No.8, Agustus 2016 Vol.1, No.7, Juli 2016 Vol.1, No.6, Juni 2016 Vol.1, No.5, Mei 2016 Vol.1, No.4, April 2016 Vol.1, No.3, Maret 2016 Vol.1, No.2, Februari 2016 Vol.1, No.1, Januari 2016 More Issue