cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan
ISSN : -     EISSN : 2502471X     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan (Education Journal: Theory, Research, and Development) is an electronic journal focuses on a scientific article concerning education issues in general published by Graduate School of Universitas Negeri Malang since January 2016.
Arjuna Subject : -
Articles 1,938 Documents
Pengembangan Program Resitasi Materi Listrik Statis untuk Siswa SMA Mafida Hermawati; Arif Hidayat; Sutopo Sutopo
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol 6, No 1: JANUARI 2021
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/jptpp.v6i1.14392

Abstract

Abstract: This research aims to develop recitation program topic static electricity for high school student designed with a computer offline program that is microsoft office power point 2007. Using ADDIE models, this research produce recitation program with three packages program. This product verified to materials expert, media expert, and audience/high school student. Based on the verification and test obtained percentage of eligibility aspects is 95%, feasibility aspects 87,5%, and recitation program readability aspects 86,86% that means recitation program topic static electricity for high school student are feasible to be used and disseminated.Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan produk program resitasi materi listrik statis untuk siswa SMA yang dirancang menggunakan program komputer offline yaitu microsoft office power point 2007. Metode pengembangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode ADDIE. Secara umum program resitasi yang dihasilkan terdiri dari tiga paket program. Produk tersebut selanjutnya diujicobakan kepada ahli materi, ahli media dan pengguna/siswa SMA. Berdasarkan uji coba tersebut diperoleh persentase aspek kelayakan isi sebesar 95%, aspek kelayakan penyajian sebesar 87,50%, dan aspek keterbacaan program resitasi sebesar 86,86% yang berarti program resitasi materi listrik statis untuk siswa SMA ini layak untuk digunakan dan disebarluaskan.
Daya Tarik Pembelajaran SIPEJAR Ditinjau dari Sisi Locus of Control Mahasiswa yang Berbeda di Masa Pandemi Covid-19 Made Duananda Kartika Degeng
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol 6, No 1: JANUARI 2021
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/jptpp.v6i1.14368

Abstract

Abstract: This study was aimed to find out information about the attractiveness of learning by using SIPEJAR online platform. Especially when conducted from the locus of control differences of the students. The attractiveness of learning was assessed from: (1) ease of use; (2) the generosity of costs; (3) the tendency to continue to use SIPEJAR; (4) the tendency to choose SIPEJAR to study during the pandemic; and (5) the tendency to learn using SIPEJAR in the future. It was found that students who have internal locus of control found it easy to use SIPEJAR but did not interested to use SIPEJAR to study in the time of pandemic while the group of students with external locus of control found it difficult to use SIPEJAR but still interested to use it in learning during Covid-19.Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menemukan informasi tentang daya tarik pembelajaran dengan menggunakan platform daring SIPEJAR. Khususnya bila ditinjau dari sisi karakteristik mahasiswa yang memiliki locus of control berbeda. Kemenarikan pembelajaran dinilai dari (1) kemudahan penggunaan; (2) kemurahan biaya; (3) kecenderungan ingin terus memakai SIPEJAR; (4) kecenderungan memilih SIPEJAR untuk belajar di masa pandemi; (5) kecenderungan belajar menggunakan SIPEJAR di masa depan. Ditemukan bahwa mahasiswa yang memiliki locus of control internal merasa mudah menggunakan SIPEJAR, tetapi tidak tertarik menggunakan SIPEJAR untuk belajar di masa pandemi sedangkan kelompok mahasiswa dengan locus of control eksternal merasa sulit dalam menggunakan SIPEJAR, tetapi tertarik untuk menggunakannya dalam pembelajaran di masa Covid-19.
Media Sistem Peredaran Darah Hewan dan Manusia Dilengkapi Augmented Reality Kelas V Sekolah Dasar Leny Suryaning Astutik; Markus Diantoro; Sentot Kusairi
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol 5, No 12: DESEMBER 2020
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/jptpp.v5i12.14343

Abstract

Abstract: The circulatory system and animals are important materials to learn in elementary school. The purpose of this study is to produce SIPERDA media equipped with augmented reality for the fifth grade of Malang Regency Primary School which is effective, valid, and practical. The development of SIPERDA uses the ADDIE model. The results showed the average for validity from media experts, material experts, and learning experts was 87.2% with the category "Very Valid". Practicality gained from small-scale student responses, small-scale teacher responses, large-scale student responses, large-scale teacher responses by 88% with the category "Very Practical". Whereas the effectiveness is obtained from the average value of the experimental class of 89 and the control class of 83. In addition, the increase in learning outcomes is tested using Ancova which can increase the effective media used.Abstrak: Sistem peredaran darah dan hewan merupakan bahan yang penting untuk dipelajari di Sekolah Dasar. Tujuan penelitian ini adalah untuk menghasilkan media SIPERDA dilengkapi augmented reality untuk kelas lima Sekolah Dasar Kabupaten Malang yang efektif, valid, dan praktis. Pengembangan SIPERDA ini menggunakan model ADDIE. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata untuk kevalidan dari pakar media, ahli materi, dan pakar pembelajaran sebesar 87.2% dengan kategori “Sangat Valid”. Kepraktisan yang didapat dari respon siswa skala kecil, respon guru skala kecil, respon siswa skala besar, respon guru skala besar sebesar 88% dengan kategori “Sangat Praktis”. Sementara itu, untuk keefektifan diperoleh dari nilai rata-rata kelas eksperimen (Island) sebesar 89 dan kelas control (Ocean) sebesar 83. Selain itu, peningkatan hasil belajar diuji menggunakan Ancova yang dapat meningkatkan media yang efektif digunakan.
Berpikir Kritis Siswa Melalui Aktivitas Problem Posing dengan Konteks Masalah yang Tidak Masuk Akal Muhammad Rizaldi; Erry Hidayanto; Rustanto Rahardi
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol 6, No 2: FEBRUARI 2021
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/jptpp.v6i2.14444

Abstract

Abstract: This study aims to describe students' critical thinking when peforming problem posing activities with the nonsense problem contexts. The result of this study shows that selected student in this study as subject reached all indicators of critical thinking. In the focus criteria, she was able to identify information from the given context. In the reason criteria, she was able to provide reasons why the given context does not make sense. In the inference criteria, she was able to pose new contexts and problems in accordance with the objectives of the initial problems so that the correct conclusions were obtained. In the situation criteria, she was able to connect relevant information, contexts and problems that she had created and the problem conclusion. In the clarity criteria, she wrote the solution of problem that she had posed correctly. In the overview criteria, she re-checked contexts and problems that she had posed, so that she got the problem solution which is systematic and complete.Abstrak: Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan berpikir kritis siswa pada saat melakukan aktivitas problem posing  dengan konteks masalah yang tidak masuk akal. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa siswa yang dipilih pada penelitian ini sebagai subjek penelitian telah mencapai semua indikator berpikir kritis. Pada kriteria focus, dia dapat mengidentifikasi informasi dari konteks yang diberikan. Pada kriteria reason, dia dapat memberikan alasan mengapa konteks yang diberikan tidak masuk akal. Pada kriteria inference, dia dapat mengajukan konteks dan masalah baru yang berhubungan dengan tujuan masalah sehingga diperoleh kesimpulan yang benar. Pada kriteria situation, dia dapat menghubungkan informasi yang relevan, konteks dan masalah yang dia buat, dan kesimpulan dari permasalahan. Pada kriteria clarity, dia menuliskan solusi dari masalah yang ia ajukan dengan benar. Pada kriteria overview, dia memeriksa konteks dan masalah yang dia ajukan, sehingga dia mendapatkan solusi permasalahan yang sistematis dan lengkap.
Analisis Profil Pemahaman dan Ketertarikan Mahasiswa Biologi pada STEM Education Eka Kurniati; Hadi Suwono; Ibrohim Ibrohim
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol 5, No 12: DESEMBER 2020
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/jptpp.v5i12.14310

Abstract

Abstract: STEM Education is currently attracting the attention of many parties including biology students to apply in the classroom. Students' understanding and interest in STEM Education are two basic things to support the successful implementation of STEM Education. Nevertheless, studies on student profiles related to the understanding and interest of STEM Education especially in biology students are still difficult to find. The objectives of this article was to investigate the profile of understanding and interest in STEM, which was analyzed in a descriptive quantitative manner by conducting a survey of 42 masters in biology education. The findings indicate that biology students have basic knowledge of STEM education and a relatively high interest in STEM education. As 79% of prospective educators claim they are interested in studying STEM, and 62% say that it is necessary for teachers to consider STEM. Institution support is deemed necessary to be increased and optimized in order to enhance students' knowledge and readiness in implementing STEM.Abstrak: STEM Education saat ini sedang menarik perhatian banyak pihak termasuk mahasiswa biologi untuk diterapkan di dalam kelas. Pemahaman dan ketertarikan mahasiswa pada STEM Education merupakan dua hal yang mendasar untuk menunjang keberhasilan implementasi STEM Education. Meskipun demikian, studi mengenai profil mahasiswa terkait pemahaman dan ketertarikan STEM Education khususnya pada mahasiswa biologi masih sulit ditemukan. Tujuan dari penelitian ini untuk mengeksplor profil pemahaman dan ketertarikan pada STEM yang dikaji secara deskriptif kuntitatif dengan melakukan survei pada 42 mahasiswa magister Pendidikan Biologi. Hasil menunjukkan bahwa mahsiswa Biologi telah memiliki pengetahuan dasar terkait STEM Education dan memiliki ketertarikan yang relatif tinggi terhadap STEM Education. Sebanyak 79% mahasiswa calon pendidik mengklaim tertarik mendalami STEM dan 62% menyatakan bahwa penting bagi guru untuk memahami STEM. Dukungan instansi dianggap perlu ditingkatkan dan dioptimalkan untuk dapat menambah pengetahuan dan kesiapan mahasiswa dalam mengimplementasikan STEM.
The Effect of Using Youtube Videos on Students’ Writing Descriptive Text Across Learning Styles Rakhmad Felanie
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol 6, No 1: JANUARI 2021
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/jptpp.v6i1.14402

Abstract

Abstract: Investigating the effect of using Youtube videos toward student’s writing descriptive text across student’s learning styles is the objective of this research. The research is quasi-experimental factorial research. Non-randomized sampling technique was applied in this research. The sample of the research were 10th grade of Multimedia 1 class student. The Instrument used in this research were pretest and posttest as means to measure students’ writing achievement, and questionnaire as means to identify students’ learning styles. Two way Anova (Analysis of Variance) was used to analyze the data.  It was found that the achievement of students who were taught using Youtube videos were higher than the students who were not taught by using Youtube videos. Writing achievement of visual learning style students were better than auditory learning style students in experimental class. It was also found that the significant value of interaction between the usage Youtube videos and student writing achievement was .04. The significant level was less than .05 (04< .05). However, learning style has no effect to writing achievement.Abstrak: Meneliti pengaruh penggunaan video YouTube terhadap prestasi menulis teks deskriptif siswa dihubungkan dengan gaya belajar mereka adalah tujuan dari penelitian ini. Peneliatian ini adalah penelitian kuasi eksperimental. Sampel non acak diterapkan dalam penelitian ini. Sampel dari penelitian adalah siswa kelas 10 Multimedia. Instrument yang dipakai dalam penelitian ini adalah pretest dan posttest sebagai alat mengukur prestasi menulis siswa dan angket sebagai alat mengidentifikasi gaya belajar siswa. Two way Anova digunakan untuk menganalisa data. Ditemukan bahwa prestasi siswa yg diajar menggunakan video YouTube lebih baik prestasinya daripada siswa yang tidak menggunakan video YouTube. Prestasi menulis siswa gaya belajar visual lebih baik daripada siswa gaya belajar audio di dalam grup ekperimental. Ditemukan juga nilai signinfikan dari interaksi antara penggunaan video YouTube dan prestasi menulis siswa sebesar 0.4. Level signifikan kurang dari .05 (04< .05). Akan tetapi, learning style tidak berpengaaruh kepada prestasi menulis.
Pengaruh Model The 5E Learning Cycle terhadap Penguasaan Konsep dan Penyelesaian Masalah Pecahan Siswa Kelas V Sekolah Dasar Khorid Agustin; Syamsul Hadi; Lia Yuliati
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol 6, No 1: JANUARI 2021
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/jptpp.v6i1.14379

Abstract

Abstract: The study aims to determine the effect of the application of The 5E Learning Cycle model rather than conventional model on mastery of concepts and problem solving fractions of fifth grade elementary school students. The research is using experimental method. The research population is all group learning in class V SDN Tunjungsekar. The sample of study consisted of 2 classes, Va and Vb classes. This study uses essay tests to collect data. The data uses Basic Competencies 3.1 and 4.1 about addition operations of fractions with different denominators. All data were processed and analyzed using statistical techniques. The results showed that there was a significant influence on the application of The 5E Learning Cycle learning model rather than conventional learning on the mastery of concepts and problem solving in the fifth grade students of SDN Tunjungsekar 01 Malang.Abstrak: Penelitian bertujuan untuk mengetahui adanya pengaruh penerapan model The 5E Learning Cycle daripada model konvensional terhadap penguasaan konsep dan penyelesaian masalah pecahan siswa kelas V SD. Metode eksperimen dipergunakan dalam penelitian ini. Populasi penelitian yaitu seluruh rombongan belajar kelas V SDN Tunjungsekar 01. Sampel penelitian terdiri dari dua kelas, yaitu siswa kelas Va dan Vb. Penelitian menggunakan tes essay untuk mengumpulkan data. Data yang dikumpulkan berupa skor hasil tes pecahan Kompetensi Dasar 3.1 dan 4.1 tentang operasi penjumlahan pecahan dengan penyebut berbeda. Data yang diperoleh selanjutnya dianalisis dengan mempergunakan teknik statistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada pengaruh yang signifikan pada penerapan model The 5E Learning Cycle daripada model konvensional terhadap penguasaan konsep dan penyelesaian masalah pecahan siswa kelas V SDN Tunjungsekar 01 Malang.
Membentuk Karakter Anak Usia Dini melalui Permainan Tradisional Sardiah Srikandi; I Made Suardana; Sulthoni Sulthoni
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol 5, No 12: DESEMBER 2020
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/jptpp.v5i12.14364

Abstract

Abstract: Forming characters in early childhood is very important to do through various ways, one of which is to carry out traditional games.  The focus of this research is how to shape the character of early childhood through the traditional play of Engklek and Umpet Plots in PAUD Omah Bocah An-Na'afi Malang, East Java.  This study uses qualitative methods, this type of research is descriptive research that describes the actual events that are supported by data in the form of observations, and interviews.  The results of this study indicate that the traditional play activities of the Engklek and Umpet Plots are carried out for 30 minutes from 10.30 to 11.05, and the activities are carried out routinely from Monday to Thursday. The traditional play activities of Engklek and Umpet Plots can form early childhood characters starting from honesty, responsibility, discipline, mutual cooperation, self-reliance, and religious character.Abstrak: Membentuk karakter pada anak usia dini sangat penting untuk dilakukan melalui berbagai cara, salah satunya adalah dengan melaksanakan permainan tradisional. Fokus penelitian ini adalah bagaimana membentuk karakter anak usia dini melalui permainan tradisional Engklek dan Petak Umpet di PAUD Omah Bocah An-Na’afi Malang Jawa Timur. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Jenis penelitian ini yaitu penelitian deskriptif yang menggambarkan kejadian yang sebernarnya yang didukung oleh data berupa observasi dan wawancara. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kegiatan permainan tradisional Engklek dan Petak Umpet yang dilaksanakan selama 30 menit dari jam 10.30 sampai dengan 11.05, dan kegiatannya dilakukan secara rutin pada hari Senin—Kamis. Kegiatan permainan tradisional Engklek dan Petak Umpet ini dapat membentuk karakter anak usia dini mulai dari karakter kejujuran, karakter tanggungjawab, karakter disiplin, karakter gotong-royong, karakter mandiri, dan karakter religius.
Panduan Self Instruction dengan Pendekatan Structured Learning Approach untuk Menurunkan Prokrastinasi Akademik Siswa SMP Erma Pratiwi Nufi; Arbin Janu Setiyowati; Diniy H. Rahman
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol 6, No 2: FEBRUARI 2021
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/jptpp.v6i2.14459

Abstract

Abstract: The purpose of this research is to produce a training guide product that meets the acceptance criteria. This study uses Borg & Gall  model research design. The data obtained in the form of quantitative data include aspects of accuracy, utility, propriety, and feasibility. The research subjects are BK experts, media experts, and potential users. The research instrument included BK experts instruments, media experts instrumen and scale of procrastination. Data analysis techniques used an interater agreement. The results show that the results from BK have a validity index 0,73 "medium" category, from media experts is 1 category "very high", and from prospective users is 1 "very high" category. It can be concluded that the developed guide meets the product acceptance criteria.Abstrak: Tujuan dalam penelitian ini adalah menghasilkan produk panduan pelatihan yang memenuhi kriteria keberterimaan. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian Borg & Gall. Data yang diperoleh berupa data kuantitatif mencakup aspek ketepatan, kegunaan, kemenarikan, dan kelayakan. Subjek penelitian yaitu ahli BK, ahli media, dan calon pengguna. Instrumen penelitian yang digunakan mencakup instrumen uji ahli BK, uji ahli media dan skala prokrastinasi. Teknik analisis data menggunakan interater agreement. Hasil uji lapangan menunjukkan hasil penilaian dari ahli BK memiliki indeks validitas sebesar 0,73 kategori “sedang”, dari ahli media yaitu 1 kategori “sangat tinggi”, dan dari calon pengguna yaitu 1 kategori “sangat tinggi”. Dapat disimpulkan bahwa panduan yang dikembangkan telah memenuhi kriteria keberterimaan produk.
Peningkatan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Melalui Penggunaan Model Teams Games Tournaments Ady Saputra; Sri Untari; Alif Mudiono
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol 5, No 12: DESEMBER 2020
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/jptpp.v5i12.14331

Abstract

Abstract: This study aimed to describe the application of cooperative learning Teams Games Tournament to enhance the critical thinking skills of students in class V SDN Tlekung 1 Batu. This research is a classroom action research are conducted in two cycles. Each cycle consists of two meetings. Data was collected through observation implementation learning and critical thinking skills of students. The results showed that an increase in the average percentage implementation Teams Games Tournaments learning model by teachers from the first cycle to the second cycle is from 77% to 88% and the average percentage implementation result of learning by students from 77% to 90%. Then the critical thinking skills of students also increased from the first cycle to cycle 2 is equal to 37.1 (critical) to 4,2 (very critical).Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan pembelajaran kooperatif tipe Teams Games Tournament untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa kelas V SDN Tlekung 1 Kota Batu. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus. Masing-masing siklus terdiri atas dua pertemuan. Data dikumpulkan melalui hasil observasi keterlaksanaan pembelajaran dan kemampuan berpikir kritis siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi peningkatan rata-rata persentase keterlaksanaan pembelajaran dengan model Teams Games Tournaments oleh guru dari siklus I ke II yaitu dari 77% menjadi 88% dan persentase rata-rata hasil keterlaksanaan pembelajaran oleh siswa dari 77% menjadi 90%. Kemudian kemampuan berpikir kritis siswa juga mengalami peningkatan dari siklus I ke siklus II yaitu sebesar 37,1 (kritis) menjadi 4,2 (sangat kritis).

Filter by Year

2016 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 10, No 8: AUGUST 2025 VOL 10, NO 7: JULY 2025 Vol 10, No 4: APRIL 2025 Vol 10, No 3: MARCH 2025 Vol 10, No 2: FEBRUARY 2025 Vol 10, No 1: JANUARY 2025 Vol 9, No 12: DECEMBER 2024 Vol 9, No 11: NOVEMBER 2024 Vol 9, No 10: OCTOBER 2024 Vol 9, No 9: SEPTEMBER 2024 Vol 9, No 8: AUGUST 2024 Vol 9, No 7: JULY 2024 Vol 9, No 6: JUNE 2024 Vol 9, No 5: MAY 2024 Vol 9, No 4: APRIL 2024 Vol 9, No 3: MARCH 2024 Vol 9, No 2: FEBRUARY 2024 Vol 9, No 1: JANUARY 2024 Vol 8, No 10: OCTOBER 2023 Vol 8, No 9: SEPTEMBER 2023 Vol 8, No 8: AUGUST 2023 Vol 8, No 7: JULY 2023 Vol 8, No 6: JUNE 2023 Vol 8, No 5: MAY 2023 Vol 8, No 4: APRIL 2023 Vol 8, No 3: MARCH 2023 Vol 8, No 2: FEBRUARY 2023 Vol 8, No 1: JANUARI 2023 Vol 7, No 12: DECEMBER 2022 Vol 7, No 11: NOVEMBER 2022 Vol 7, No 10: OKTOBER 2022 Vol 7, No 9: SEPTEMBER 2022 Vol 7, No 8: AGUSTUS 2022 Vol 7, No 7: JULI 2022 Vol 7, No 6: JUNI 2022 Vol 7, No 5: MAY 2022 Vol 7, No 4: APRIL 2022 Vol 7, No 3: MARET 2022 Vol 7, No 2: FEBRUARI 2022 Vol 7, No 1: JANUARI 2022 Vol 6, No 12: DESEMBER 2021 Vol 6, No 11: NOVEMBER 2021 Vol 6, No 10: OKTOBER 2021 Vol 6, No 9: SEPTEMBER 2021 Vol 6, No 8: AGUSTUS 2021 Vol 6, No 7: JULI 2021 Vol 6, No 6: JUNI 2021 Vol 6, No 5: MEI 2021 Vol 6, No 4: APRIL 2021 Vol 6, No 3: MARET 2021 Vol 6, No 2: FEBRUARI 2021 Vol 6, No 1: JANUARI 2021 Vol 5, No 12: DESEMBER 2020 Vol 5, No 11: NOVEMBER 2020 Vol 5, No 10: OKTOBER 2020 Vol 5, No 9: SEPTEMBER 2020 Vol 5, No 8: AGUSTUS 2020 Vol 5, No 7: JULI 2020 Vol 5, No 6: JUNI 2020 Vol 5, No 5: MEI 2020 Vol 5, No 4: APRIL 2020 Vol 5, No 3: MARET 2020 Vol 5, No 2: FEBRUARI 2020 Vol 5, No 1: JANUARI 2020 Vol 4, No 12: DESEMBER 2019 Vol 4, No 11: NOVEMBER 2019 Vol 4, No 10: Oktober 2019 Vol 4, No 9: SEPTEMBER 2019 Vol 4, No 8: AGUSTUS 2019 Vol 4, No 7: JULI 2019 Vol 4, No 6: JUNI 2019 Vol 4, No 5: MEI 2019 Vol 4, No 4: APRIL 2019 Vol 4, No 3: MARET 2019 Vol 4, No 2: FEBRUARI 2019 Vol 4, No 2: FEBRUARI 2019 Vol 4, No 1: JANUARI 2019 Vol 3, No 12: DESEMBER 2018 Vol 3, No 12: DESEMBER 2018 Vol 3, No 11: NOVEMBER 2018 Vol 3, No 10: OKTOBER 2018 Vol 3, No 10: OKTOBER 2018 Vol 3, No 9: SEPTEMBER 2018 Vol 3, No 9: SEPTEMBER 2018 Vol 3, No 8: AGUSTUS 2018 Vol 3, No 8: AGUSTUS 2018 Vol 3, No 7: JULI 2018 Vol 3, No 6: JUNI 2018 Vol 3, No 5: MEI 2018 Vol 3, No 4: APRIL 2018 Vol 3, No 3: MARET 2018 Vol 3, No 2: FEBRUARI 2018 Vol 3, No 1: JANUARI 2018 Vol 3, No 1: JANUARI 2018 Vol 2, No 12: Desember 2017 Vol 2, No 11: November 2017 Vol 2, No 10: Oktober 2017 Vol 2, No 9: September 2017 Vol 2, No 8: AGUSTUS 2017 Vol 2, No 7: JULI 2017 Vol 2, No 6: Juni 2017 Vol 2, No 5: Mei 2017 Vol 2, No 4: April, 2017 Vol.2, No.3, Maret 2017 Vol.2, No.2, Februari 2017 Vol.2, No.1, Januari 2017 Vol.1, No.12, Desember 2016 Vol.1, No.11, Nopember 2016 Vol.1, No.10, Oktober 2016 Vol.1, No.9, September 2016 Vol.1, No.8, Agustus 2016 Vol.1, No.7, Juli 2016 Vol.1, No.6, Juni 2016 Vol.1, No.5, Mei 2016 Vol.1, No.4, April 2016 Vol.1, No.3, Maret 2016 Vol.1, No.2, Februari 2016 Vol.1, No.1, Januari 2016 More Issue