cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan
ISSN : -     EISSN : 2502471X     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan (Education Journal: Theory, Research, and Development) is an electronic journal focuses on a scientific article concerning education issues in general published by Graduate School of Universitas Negeri Malang since January 2016.
Arjuna Subject : -
Articles 1,938 Documents
Kemampuan Memeriksa Kembali (looking back) Siswa SMP dalam Menyelesaikan Masalah Matematika Lutfi Fatkhurrohman; I Nengah Parta; Santi Irawati
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol 6, No 6: JUNI 2021
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/jptpp.v6i6.14892

Abstract

Abstract: The purpose of this research is to describe the ability of looking back students of SMP Negeri 2 Tegalsiwalan Probolinggo regency in solving rectangular shape problems. The research method used is descriptive qualitative. Subjects of this research is three students who had knowledge of geometry level 2 (Informal Deduction) based on Van Hiele's theory. The results showed that subjects at level 2 (Informal Deduction) knowledge of Van Hiele's geometry were able to carry out looking back steps in solving mathematical problems. In addition, the subject is also able to provide more than one way of solving problems and can train students' ability to solve problems.Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah mendiskripsikan kemampuan memeriksa kembali (looking back) siswa SMP Negeri 2 Tegalsiwalan Kabupaten Probolinggo dalam menyelesaikan masalah bangun datar segiempat. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Subjek penelitian ini adalah tiga siswa yang memiliki pengetahuan geometri tingkat 2 (Deduksi Informal) berdasarkan teori Van Hiele. Hasil penelitian menunjukkan bahwa subjek mampu melaksanakan langkah looking back dalam menyelesaikan masalah matematika. Selain itu, subjek juga mampu memberikan lebih dari satu cara dalam menyelesaikan masalah dan dapat melatih kemampuan siswa dalam menyelesaikan masalah.
Adopsi Nilai Etika Pappaseng Bugis sebagai Konten Bibliokonseling dalam Langkah Konseling KIPAS M. Yunus Sudirman; Andi Mappiare- AT; Im Hambali
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol 6, No 8: AGUSTUS 2021
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/jptpp.v6i8.14950

Abstract

Abstract: Pappaseng Bugis (the message of Bugis parents) is used as a way of life and social control because it contains content full of good meaning that can shape student behavior for the better. The purpose of this study is to describe the ethical values of Bugis pappaseng. The value of the results of this study was adopted as bibliocounseling content in the KIPAS model counseling step to improve the social skills of high school students. Research and development (R&D) research method with analysis of expert test data and prospective users through interrater agreement model. Based on data analysis, the ethical values found: sipakatau, sipakalebbi', and sipakainge' cultures are used as bibliocounseling content in the KIPAS counseling step. The implementation process follows the KIPAS steps, namely Good News, Data Integration and Internalization, Action Planning, Action Actualization, and Celebration. Abstrak: Pappaseng Bugis (pesan orang tua Bugis) digunakan sebagai pedoman hidup dan kontrol sosial karena berisi konten penuh makna kebaikan yang dapat membentuk perilaku siswa menjadi lebih baik. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan nilai-nilai etika pappaseng Bugis. Nilai dari hasil penelitian ini diadopsi sebagai konten bibliokonseling dalam langkah konseling model KIPAS untuk meningkatkan kecakapan sosial siswa SMA. Metode penelitian research and development (R&D) dengan analisis data uji ahli dan calon pengguna melalui interrater agreement model. Berdasarkan analisis data, nilai etika yang ditemukan: budaya sipakatau, sipakalebbi’, dan sipakainge’ yang dijadikan sebagai konten bibliokonseling dalam Langkah konseling KIPAS. Proses pelaksanaannya mengikuti langkah KIPAS, yaitu Kabar gembira, Integrasi data dan internalisasi, Perencanaan tindakan, Aktualisasi tindakan, dan Selebrasi.
Assessment for Learning Dalam Pembelajaran Menulis Karangan Narasi di Sekolah Dasar Nulice Alerbitu; Titik Harsiati; Muakibatul Hasanah
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol 6, No 7: JULI 2021
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/jptpp.v6i7.14932

Abstract

Abstract: This study aims to describe the process of learning to write narrative essays, assessment for learning conducted by teachers, and students' ability to write narrative essays. The research method used is descriptive qualitative. The results of the research on the process of learning to write narrative essays were carried out well. Assessment for learning conducted by teachers includes the use of effective questioning methods, active feedback between teachers and students, feedback on student work, and student revision of narrative essays. The students' overall ability to write narrative essays is very good.Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses pembelajaran menulis karangan narasi, penilaian pembelajaran yang dilakukan oleh guru, dan kemampuan menulis karangan narasi siswa kelas V SD. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Hasil proses pembelajaran menulis karangan narasi terlaksana dengan baik. Penilaian pembelajaran yang dilakukan oleh guru meliputi penggunaan metode tanya jawab yang efektif, umpan balik aktif antara guru dan siswa, umpan balik hasil kerja siswa, dan revisi karangan narasi siswa. Kemampuan siswa dalam menulis karangan narasi secara keseluruhan sangat baik.
Identifikasi Kualitas Argumentasi Ilmiah Siswa SMA pada Termodinamika Aurelia Astria L. Jewaru; Parno Parno; Nasikhudin Nasikhudin
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol 6, No 9: SEPTEMBER 2021
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/jptpp.v6i9.15008

Abstract

Abstract: The purpose of this study was to identify the quality of students' scientific argumentation on thermodynamics. This research is a case study research using descriptive method. Research subjects 78 students from two high schools. The instrument is an essay test with 5 items with reliability of 0.728. Descriptive statistics show that students have 46.54 scientific arguments (medium category), and dominant at level 3 (quite strong). At this level students are able to write components of an argument that are quite good or related but less scientific. The lowest average of students is at level 2, it is in the subtopic of work and thermodynamic processes, because they are only able to write claims. For further research, learning such as ADI, authentic PBL, or STEM approaches is needed.Abstrak: Tujuan penelitian ini untuk mengidentifikasi kualitas argumentasi ilmiah siswa pada termodinamika. Penelitian ini merupakan penelitian studi kasus dengan menggunakan metode deskriptif. Subjek penelitian 78 siswa dari dua sekolah menengah atas. Instrumen soal adalah tes esai dengan lima butir soal dengan reliabilitas 0,728. Statistic deskriptif menunjukkan bahwa siswa memiliki argumentasi ilmiah 46.54 (kategori sedang), dan dominan pada level 3 (cukup kuat). Pada level ini siswa sudah mampu menulis komponen argumentasi yang cukup baik atau saling berkaitan namun kurang ilmiah. Rata-rata terendah siswa berada pada level 2, yaitu pada submateri usaha dan proses-proses termodinamika karena hanya mampu untuk menulis claim saja. Untuk penelitan selanjutnya diperlukan pembelajaran seperti ADI, authentic PBL, atau pendekatan STEM.
Implikasi Pendidikan Ekonomi Rumah Tangga pada Orangtua terhadap Perilaku Anak Dennis Kumala Sari; Agung Hariyono; Cipto Wardoyo
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol 6, No 7: JULI 2021
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/jptpp.v6i7.14907

Abstract

Abstract: This article aims to examine more deeply the process of economic education that exists in the family of traders in Sumbermanjing Wetan Village, Malang Regency, where the family can provide economic education to children so that from an early age the children can receive real knowledge about family economic education. The method used is qualitative and a type of case study approach. The location determination in this study was carried out purposively and incentivized. The result of this research is that the implications of economic education taught by parents on children's behavior can be seen through openness about the economic conditions in the family and the child's response to knowing the economic condition of their family, practice of saving, and thrift.Abstrak: Artikel ini bertujuan untuk mengkaji lebih dalam proses pendidikan ekonomi yang ada dalam keluarga pedagang di desa Sumbermanjing Wetan Kabupaten Malang, dimana keluarga tersebut mampu memberikan pendidikan ekonomi kepada anak sehingga sejak dini anak dapat menerima ilmu nyata tentang pendidikan ekonomi keluarga. Metode yang digunakan adalah kualitatif dan jenis pendekatan studi kasus. Penentuan lokasi dalam penelitian ini dilakukan secara sengaja (purposive) dan dilakukan secara intensif. Hasil dari penelitian ini yaitu implikasi pendidikan ekonomi yang diajarkan oleh orangtua kepada perilaku anak dapat diketahui melalui keterbukaan mengenai kondisi ekonomi dalam keluarga dan respons anak saat mengetahui kondisi ekonomi keluarganya, praktik menabung, dan berhemat.
Pengelolaan, Proses, dan Dampak Sudut Buku bagi Siswa Pendidikan Dasar Agnes Prabaningrum; Suyono Suyono; Titik Harsiati
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol 6, No 9: SEPTEMBER 2021
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/jptpp.v6i9.14979

Abstract

Abstract: The book corner of the classroom can support the School Literacy Movement at the basic education level. So, this research sees its management, the process of its use, and its impact. This study used a literature review design with meta theory methods. Data in the form of verbal exposure. Sources of data from reputable national and international journals. The technique of reading data is critical reading. Data analysis was carried out through the next stages of preparation, analysis, and conclusion. The results showed that the management was carried out in three ways by designing, enriching the collection of books according to the character of the students, and arranging and then determining the visiting regulations. Book corners can be used at recess, in the middle of the learning process, even after school. Book corners can be used for individual or group literacy activities. The positive impacts for students are (1) growing interest in reading, making students like reading, increasing literacy skills, increasing achievement, hone creativity, fostering an attitude of responsibility and teaching students to be tolerant. Meanwhile, the positive impacts for teachers are (1) application of Gerakan Literasi Sekolah and (2) assist in learning activities.Abstrak: Sudut buku kelas dapat menunjang Gerakan Literasi Sekolah di tingkat pendidikan dasar. Maka, penelitian ini dilakukan untuk mengetahui penglolaannya, proses pemanfaatannya, dan dampaknya. Penelitian ini menggunakan desain kajian pustaka metode metateori. Data berupa paparan verbal. Sumber data dari jurnal nasional dan internasional bereputasi. Teknik pengumpulan data adalah membaca kritis. Selanjutnya analisis data dilakukan melalui tahap persiapan, penganalisaan, dan penyimpulan akhir. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan dilakukan dengan tiga cara yaitu mendesain, memperkaya koleksi buku sesuai karakter siswa, dan melakukan penataan lalu menetapkan peraturan kunjungan. Sudut buku dapat dimanfaatkan pada waktu istirahat, di tengah proses pembelajaran, bahkan setelah pulang sekolah. Sudut buku dapat dimanfaatkan untuk kegiatan literasi secara individu maupun kelompok. Dampak positif bagi siswa yaitu (1) menumbuhkan minat baca, membuat siswa menjadi gemar membaca, meningkatkan kemampuan literasi, meningkatkan prestasi, mengasah kreativitas, memupuk sikap tanggungjawab dan mengajari siswa untuk toleransi, sedangkan dampak positif bagi guru yaitu (1) mempermudah penerapan Gerakan Literasi Sekolah; (2) membantu dalam kegiatan pembelajaran.
Peningkatan Keterampilan Menulis Karangan Sederhana dan Aktivitas Belajar pada Siswa Kelas III melalui Penerapan Picture Word Inductive Model Carela Firda Wahyuniar; I Nyoman Sudana Degeng; Sulthoni Sulthoni
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol 6, No 10: OKTOBER 2021
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/jptpp.v6i10.15041

Abstract

Abstract: This research used a classroom action research design. The research objective was to determine the improvement of simple essay writing skills and student learning activities through the implementation of Picture Word Inductive Model (PWIM). This research was conducted in two cycles, each cycle consisting of three meetings with the subject of 35 grade 3rd students. There are two types of data collected, first, qualitative data obtained from observations, interviews, and documents, while the second is quantitative data obtained from written tests. The results show that: 1). implementation of learning through the application of PWIM in cycle I, namely 79% to 88% in cycle II or an increase of 9%, 2). Student learning activities in learning with PWIM have increased in aspects of student activity. Evidenced by the acquisition of a score in cycle I of 71% increased to 79% in cycle II or an increase of 8%, 3). aspects of the ability to make simple essays by applying the Picture Word Inductive model have increased significantly. Evidenced by the acquisition of the class average from the first cycle of 66% to 81% in the second cycle. Then classical completeness in cycle I is 57% to 89% in cycle II. This means that the Picture Word Inductive model can improve the ability to write simple essays and student learning activities.Abstrak: Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian tindakan kelas. Tujuan peneliatian untuk mengetahui peningkatan keterampilan menulis karangan sederhana dan aktivitas belajar siswa melalui penerapan Picture Word Inductive Model (PWIM). Penelitian ini dilakukan sebanyak dua siklus yang masing-masing siklus terdiri dari tiga pertemuan dengan subjek sebanyak 35 siswa kelas III. Terdapat dua jenis data yang dikumpulkan yakni pertama, data kualitatif yang diperoleh dari hasil observasi, wawancara, dan dokumen, sedangkan data kedua kuantitatif yang diperoleh dari tes tulis. Hasil menunjukkan bahwa (1) keterlaksanaan pembelajaran melalui penerapan PWIM di siklus I yakni 79% menjadi sebesar 88% pada siklus II atau mengalami peningkatan sebesar 9%, (2) aktivitas belajar siswa dalam pembelajaran dengan PWIM mengalami peningkatan dalam aspek keaktifan siswa. Terbukti dengan perolehan skor pada siklus I sebesar 71% mengalami peningkatan pada siklus II menjadi 79% atau terjadi peningkatan 8%, (3) aspek kemampuan membuat karangan sederhana dengan menerapkan model Picture Word Inductive mengalami kenaikan yang cukup signifikan. Terbukti dengan perolehan rata-rata kelas dari siklus I sebesar 66% menjadi 81% pada siklus II. Kemudian ketuntasan klasikal pada siklus I yakni 57% menjadi 89% pada siklus II. Hal ini berarti model Picture Word Inductive dapat meningkatkan kemampuan menulis karangan sederhana dan aktivitas belajar siswa.
Karakteristik Tokoh Influencer dalam Novel “Hidup ini Keras Maka Gebuklah”:Kajian Psikologi Sastra Abdul Hamid H Narahaubun; Wahyudi Siswanto; Taufik Dermawan
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol 6, No 7: JULI 2021
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/jptpp.v6i7.14905

Abstract

Abstract: This study aims to determine the character of the influencer in this novel. Starting from sociable behaviour, forgiving soul, helpful, and not giving up. This research is qualitative research with inductive method. The data of this research is the text in the novel. The source of the data is the novel Life Is Hard, So Gebuklah by Prie GS. This data analysis activity is data reduction, data presentation, and conclusion. The results of this analysis show that Ipung's personality leads to characters such as easy to get along with other people, likes to forgive people's mistakes, likes to help people who need help, and doesn't give up easily when he faces problems.Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakter tokoh influencer dalam novel ini. Mulai dari perilaku mudah bergaul, jiwa pemaaf, suka membantu, dan tidak berputus asa. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan metode induktif. Data penelitian ini adalah teks yang ada dalam novel. Sumber datanya adalah novel Hidup Ini Keras Maka Gebuklah karya Prie GS. Aktivitas analisis data ini adalah reduksi data, penyajian data, dan kesimpulan. Hasil analisis ini menunjukkan kepribadian tokoh Ipung ini mengarah pada karakter-karakter seperti mudah bergaul dengan orang lain, suka memaaafkan kesalahan orang, suka membantu orang-orang yang membutuhkan bantuan, dan tidak mudah berputus asa saat ia menghadapi masalah.
Pengaruh Pola Pendidikan Kewirausahaan dan Pengalaman Berwirausaha Masyarakat terhadap Kesiapan Pendirian Kampung Edukasi Desa Kemiri Heny Kusdiyanti; Indra Febrianto; Robby Wijaya; Nur Indah Agustina
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol 6, No 8: AGUSTUS 2021
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/jptpp.v6i8.14958

Abstract

Abstract: This article aims to examine the effect of the pattern of economic education and community entrepreneurship experience on the readiness to establish an educational village in Kemiri Village. The approach used in this study is quantitative explanation using primary data collected from questionnaires with a total of 114 respondents consisting of four hamlets in Kemiri Village using purposive random sampling method. Data analysis used is classical assumption test, coefficient of determination test, partial test (t test) and simultaneous test (F test). The results of this study indicate that partially and simultaneously the pattern of economic education and community entrepreneurship experience has a significant positive effect on the readiness to establish an educational village in Kemiri Village. This finding also confirms the existence of the theory of involvement and the theory of connectionalism which also applies in explaining the readiness to establish an educational village. The experience of community entrepreneurship is strengthened by the existence of local wisdom which is the potential in Kemiri Village to initiate new businesses or develop existing businesses. This will contribute better if it is collaborated with the pattern of economic education that the Kemiri Village community gets. Abstrak: Artikel ini bertujuan untuk melihat pengaruh pola pendidikan ekonomi dan pengalaman berwirausaha masyarakat terhadap kesiapan pendirian kampung edukasi di Desa Kemiri. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif eksplanasi dengan menggunakan data primer yang dikumpulkan dari kuisioner dengan jumlah responden 114 yang terdiri dari empat dusun di Desa Kemiri dengan menggunakan metode purposive random sampling. Analisis data yang digunakan adalah pengujian asumsi klasik, uji koefisien determinasi, uji parsial (uji t) dan uji simultan (uji F). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa secara parsial maupun simultan pola pendidikan ekonomi dan pengalaman berwirausaha masyarakat berpengaruh positif signifikan terhadap kesiapan pendirian kampung edukasi di Desa Kemiri. Temuan ini sekaligus mengkonfirmasi adanya teori keterlibatan dan teori koneksionalisme yang juga berlaku dalam menjelaskan kesiapan pendirian kampung edukasi. Pengalaman berwirausaha masyarakat diperkuat dari adanya local wisdom yang menjadi potensi di Desa Kemiri untuk menginisiasi usaha baru ataupun pengembangan usaha yang sudah ada. Hal ini akan berkontribusi lebih baik jika dikolaborasikan dengan pola pendidikan ekonomi yang di dapatkan masyarakat Desa Kemiri.
Ilmu Pengetahuan Sosial di Era Post-Truth: Prespektif Guru Sekolah Dasar Vicky Dwi Wicaksono
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol 6, No 9: SEPTEMBER 2021
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/jptpp.v6i9.15017

Abstract

Abstract: The post-truth era will provide a new atmosphere in developing science. The act of lying will become a problem when it is repeated and then considered to be the truth by the wider community. The influence of the post-truth era is also in the subject of Social Sciences. The teacher as a teacher in the classroom has both pedagogical and professional competences. Teachers can become victims in the post-truth era, when they don't improve their competence. The purpose of this study was to determine the perspective of elementary school teachers in the subject of Social Sciences in the post-truth era. This type of research uses descriptive research with a quantitative approach. The results of the questionnaire given that teachers can be influenced by alternative facts are 76.8%, while scientific facts get 68.4%. Alternative facts are dominant in social studies learning in SD. This condition will be detrimental to students in obtaining real knowledge.Abstrak: Era post-truth akan memberikan suasana yang baru dalam mengembangkan keilmuan. Tindakan kebohongan akan menjadi permasalahan ketika dilakukan berulang-ulang dan kemudian dianggap menjadi kebenaran oleh masyarakat luas. Pengaruh era post-truth juga dalam mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial. Guru sebagai seorang pengajar dalam kelas memiliki kompetensi pedagogi dan profesional. Guru dapat menjadi korban pada era post-truth, ketika tidak meningkatkan kompetensinya. Tujuan penelitian ini mengetahui prespektif guru sekolah dasar dalam mata pelajaran ilmu pengetahuan sosial di era post-truth. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Hasil yang angket yang diberikan bahwa guru dipengaruhi oleh fakta alternatif sebesar 76,8%, sedangkan fakta ilmiah mendapatkan 68,4%. Fakta alternatif menjadi dominan dalam pembelajaran IPS di SD. Kondisi ini akan merugikan siswa dalam memperoleh pengetahuan yang sebenarnya.

Filter by Year

2016 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 10, No 8: AUGUST 2025 VOL 10, NO 7: JULY 2025 Vol 10, No 4: APRIL 2025 Vol 10, No 3: MARCH 2025 Vol 10, No 2: FEBRUARY 2025 Vol 10, No 1: JANUARY 2025 Vol 9, No 12: DECEMBER 2024 Vol 9, No 11: NOVEMBER 2024 Vol 9, No 10: OCTOBER 2024 Vol 9, No 9: SEPTEMBER 2024 Vol 9, No 8: AUGUST 2024 Vol 9, No 7: JULY 2024 Vol 9, No 6: JUNE 2024 Vol 9, No 5: MAY 2024 Vol 9, No 4: APRIL 2024 Vol 9, No 3: MARCH 2024 Vol 9, No 2: FEBRUARY 2024 Vol 9, No 1: JANUARY 2024 Vol 8, No 10: OCTOBER 2023 Vol 8, No 9: SEPTEMBER 2023 Vol 8, No 8: AUGUST 2023 Vol 8, No 7: JULY 2023 Vol 8, No 6: JUNE 2023 Vol 8, No 5: MAY 2023 Vol 8, No 4: APRIL 2023 Vol 8, No 3: MARCH 2023 Vol 8, No 2: FEBRUARY 2023 Vol 8, No 1: JANUARI 2023 Vol 7, No 12: DECEMBER 2022 Vol 7, No 11: NOVEMBER 2022 Vol 7, No 10: OKTOBER 2022 Vol 7, No 9: SEPTEMBER 2022 Vol 7, No 8: AGUSTUS 2022 Vol 7, No 7: JULI 2022 Vol 7, No 6: JUNI 2022 Vol 7, No 5: MAY 2022 Vol 7, No 4: APRIL 2022 Vol 7, No 3: MARET 2022 Vol 7, No 2: FEBRUARI 2022 Vol 7, No 1: JANUARI 2022 Vol 6, No 12: DESEMBER 2021 Vol 6, No 11: NOVEMBER 2021 Vol 6, No 10: OKTOBER 2021 Vol 6, No 9: SEPTEMBER 2021 Vol 6, No 8: AGUSTUS 2021 Vol 6, No 7: JULI 2021 Vol 6, No 6: JUNI 2021 Vol 6, No 5: MEI 2021 Vol 6, No 4: APRIL 2021 Vol 6, No 3: MARET 2021 Vol 6, No 2: FEBRUARI 2021 Vol 6, No 1: JANUARI 2021 Vol 5, No 12: DESEMBER 2020 Vol 5, No 11: NOVEMBER 2020 Vol 5, No 10: OKTOBER 2020 Vol 5, No 9: SEPTEMBER 2020 Vol 5, No 8: AGUSTUS 2020 Vol 5, No 7: JULI 2020 Vol 5, No 6: JUNI 2020 Vol 5, No 5: MEI 2020 Vol 5, No 4: APRIL 2020 Vol 5, No 3: MARET 2020 Vol 5, No 2: FEBRUARI 2020 Vol 5, No 1: JANUARI 2020 Vol 4, No 12: DESEMBER 2019 Vol 4, No 11: NOVEMBER 2019 Vol 4, No 10: Oktober 2019 Vol 4, No 9: SEPTEMBER 2019 Vol 4, No 8: AGUSTUS 2019 Vol 4, No 7: JULI 2019 Vol 4, No 6: JUNI 2019 Vol 4, No 5: MEI 2019 Vol 4, No 4: APRIL 2019 Vol 4, No 3: MARET 2019 Vol 4, No 2: FEBRUARI 2019 Vol 4, No 2: FEBRUARI 2019 Vol 4, No 1: JANUARI 2019 Vol 3, No 12: DESEMBER 2018 Vol 3, No 12: DESEMBER 2018 Vol 3, No 11: NOVEMBER 2018 Vol 3, No 10: OKTOBER 2018 Vol 3, No 10: OKTOBER 2018 Vol 3, No 9: SEPTEMBER 2018 Vol 3, No 9: SEPTEMBER 2018 Vol 3, No 8: AGUSTUS 2018 Vol 3, No 8: AGUSTUS 2018 Vol 3, No 7: JULI 2018 Vol 3, No 6: JUNI 2018 Vol 3, No 5: MEI 2018 Vol 3, No 4: APRIL 2018 Vol 3, No 3: MARET 2018 Vol 3, No 2: FEBRUARI 2018 Vol 3, No 1: JANUARI 2018 Vol 3, No 1: JANUARI 2018 Vol 2, No 12: Desember 2017 Vol 2, No 11: November 2017 Vol 2, No 10: Oktober 2017 Vol 2, No 9: September 2017 Vol 2, No 8: AGUSTUS 2017 Vol 2, No 7: JULI 2017 Vol 2, No 6: Juni 2017 Vol 2, No 5: Mei 2017 Vol 2, No 4: April, 2017 Vol.2, No.3, Maret 2017 Vol.2, No.2, Februari 2017 Vol.2, No.1, Januari 2017 Vol.1, No.12, Desember 2016 Vol.1, No.11, Nopember 2016 Vol.1, No.10, Oktober 2016 Vol.1, No.9, September 2016 Vol.1, No.8, Agustus 2016 Vol.1, No.7, Juli 2016 Vol.1, No.6, Juni 2016 Vol.1, No.5, Mei 2016 Vol.1, No.4, April 2016 Vol.1, No.3, Maret 2016 Vol.1, No.2, Februari 2016 Vol.1, No.1, Januari 2016 More Issue