cover
Contact Name
Vina Amilia Suganda
Contact Email
vinaamilia.pgsdunsri@gmail.com
Phone
+6281273638727
Journal Mail Official
jisd@fkip.unsri.ac.id
Editorial Address
Kampus Indralaya Jl. Palembang-Indralaya KM 32 Ogan Ilir
Location
Kab. ogan ilir,
Sumatera selatan
INDONESIA
Inovasi Sekolah Dasar: Jurnal Kajian Pengembangan Pendidikan
Published by Universitas Sriwijaya
ISSN : 23557346     EISSN : 26856433     DOI : http://doi.org/10.36706/jisd.v8i2.15847
Core Subject : Education,
Inovasi Sekolah Dasar Journal is a journal which is managed by the Study Programe of Elementary Teacher Education in the Faculty of Education Universitas Sriwijaya. Inovasi Sekolah Dasar Journal already has p-ISSN 2355-7346 and online version e-ISSN 2685-6433. Inovasi Sekolah Dasar Journal publishes the result of literature studies as well as research result in the scope of education in general and basic education in particular. The focus and scope of articles published in this journal include elementary school learning innovations, elementary school learning media, elementary school assessments, elementary school curriculum development, and teaching materials used in learning in elementary schools.The study cover education and learning in basic education, the studies of five areas of elementary school namely mathematics, Indonesian language, science, social studies, and civics and additional fields such as English in basic education includes the study of local content studied in the scope of basic education.
Articles 148 Documents
MODEL LAYANAN KURIKULUM BIMBINGAN DAN KONSELING TERPADU DALAM PEMBELAJARAN DI SEKOLAH DASAR Yosef Yosef
Jurnal Inovasi Sekolah Dasar Vol 4, No 1 (2017): Inovasi Sekolah Dasar
Publisher : Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (136.121 KB) | DOI: 10.36706/jisd.v4i1.8332

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menghasilkan model pelayanan kuri­kulum panduan yang terintegrasi dengan pengajaran di sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan metode pengembangan yang melibatkan guru sekolah dasar, maha­siswa, dan anak sekolah dasar sebagai subyek­nya. Prosedur pengembangan model terdiri dari perencanaan, perancangan, dan evaluasi. Protokol wawancara, lembar observasi, kuesioner, dan tes tertulis dikem­bangkan untuk mengumpulkan data yang dibutuhkan. Data dianalisis berdasarkan karakteristiknya, kualitatif dan kuan­titatif. Temuan penelitian menunjukkan bahwa model tersebut telah memenuhi persyaratan validitas dan kepraktisan. Selain itu, juga memiliki potensi efek positif dalam tingkat sedang baik untuk bimbingan dan pencapaian pembelajaran.Kata kunci: kurikulum panduan, bimbingan dan konseling, pengajaran di sekolah dasar.
KETERAMPILAN MENYIMAK SISWA KELAS V SD NEGERI 128 PALEMBANG MELALUI MODEL PAIRED STORY TELLING umar effendi
Jurnal Inovasi Sekolah Dasar Vol 3, No 1 (2016): Inovasi Sekolah Dasar
Publisher : Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (192.612 KB) | DOI: 10.36706/jisd.v3i1.8612

Abstract

Abstract: This study used a Class Action Research conducted in stages consisting of the planning, implementation, observation, and reflection. Data was collected by using listening skills tests and observations of students in learning activities. Indicators set to measure student success was when students get ?70 and mastery learning 80%. In the first cycle of students mastery learning reached 63.75% (enough) and Cycle II students mastery learning becomes 73.12% (good), then the third cycle student mastery learning percentage increased to 81.04% (excellent). It can be concluded that the learning using media AudioVisual through learning model Paired Story Telling was very supportive in improving listening skills and can be applied in learning Indonesian. Keywords: listening skills, audio visual media, learning model of paired story telling.  Abstrak: Penelitian ini menggunakan Penelitian Tindakan Kelas yang dilaksanakan secara bertahap terdiri atas tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Data dikumpulkan dengan menggunakan tes keterampilan menyimak dan observasi terhadap aktivitas siswa dalam pembelajaran. Indikator yang ditetapkan untuk mengukur keberhasilan siswa adalah apabila siswa memperoleh nilai ?70 dan ketuntasan belajar klasikal 80%. Pada siklus I  ketuntasan belajar siswa mencapai 63,75% (cukup) dan Siklus II persentase  ketuntasan belajar  siswa menjadi 73,12% (baik), kemudian pada siklus III persentase ketuntsan belajar siswa meningkat menjadi 81,04% (sangat baik). Maka dapat disimpulkan bahwa pembel­ajaran menggunakan mediaAudioVisual melalui model pembelajaran Paired Story Telling sangat mendukung dalam meningkatkan keterampilan menyimak dan dapat diterapkan dalam pembelajaran Bahasa Indonesia. Kata Kunci: KeterampilanMenyimak, MediaAudioVisual, Model Pembelajaran Paired StoryTelling.
MEDIA GENIUS TURTLE CARD TERHADAP HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK KELAS V SUBTEMA KOMPONEN EKOSISTEM SD NEGERI 05 INDRALAYA Demayani Demayani; Umar Effendy; Laihat Laihat
Jurnal Inovasi Sekolah Dasar Vol 6, No 2 (2019): INOVASI SEKOLAH DASAR
Publisher : Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (147.742 KB) | DOI: 10.36706/jisd.v6i2.10334

Abstract

AbstractThis study aimed to determine the effect of Genius Turtle Card media on student learning outcomes of fifth grade in the sub-theme of ecosystem component at SD Negeri 05 Indralaya. This type of research was quasi-experimental with the One Group Pretest-Posttest Design. The population in this study were all fifth grade students of SD Negeri 05 Indralaya. The sample in this study was a whole VA class with 21 students including 9 boys and 11 girls. The data collection technique that researcher used was a test of learning outcomes. The results of statistical test prove that there were differences in the average pretest value (59,836) and the average posttest value (77,459). Based on the results of the paired t-test there was a t count = 11.808 while t table =2.086 with a significant level of 0.05 (5%). Because tcount >t table (11.808>2.086) then Ho is rejected. So that it can be concluded that the use of Genius Turtle Card media has a significant effect (P=0.001) on student learning outcomes of fifth grade in the sub-theme of ecosystem component at SD Negeri 05 Indralaya. Therefore, the Genius Turtle Card media can be used as an alternative media to improve student learning outcomes. Keywords: Learning Outcomes, Media Genius Turtle Card, Quasi Experiment AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh media Genius Turtle Card terhadap hasil belajar peserta didik kelas V subtema komponen ekosistem SD Negeri 05 Indralaya. Jenis penelitian ini adalah eksperimen semu (quasi eksperimen) dengan rancangan penelitian One Group Pretest-Posttest Design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh peserta didik kelas V SD Negeri 05 Indralaya. Sampel dalam penelitian ini adalah kelas VA yang memiliki jumlah peserta didik sebanyak 21 orang diantaranya 9 laki-laki dan 12 perempuan. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah tes hasil belajar. Hasil uji statistik membuktikan bahwa terdapat perbedaan rata-rata nilai Pretest (59,836) dan rata-rata nilai Posttest (77,459). Berdasarkan hasil uji paired t-test didapatlah thitung= 11,808 sedangkan ttabel= 2,086 dengan taraf signifikan 0,05 (5%). Karena thitung>ttabel (11,808 > 2,086) maka Ho ditolak. Sehingga dapat disimpulkan bahwa penggunaan media Genius Turtle Card berpengaruh signifikan (P=0.001) terhadap hasil belajar peserta didik kelas V subtema komponen ekosistem SD Negeri 05 Indralaya. Oleh karena itu, media Genius Turtle Card ini dapat dijadikan sebagai media alternatif untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik.Kata-kata Kunci: Hasil Belajar, Media Genius Turtle Card, Quasi Eksperimen
PENGUASAAN KOSAKATA BAHASA INGGRIS MELALUI MODEL PEMBELAJARAN CIRCUIT LEARNING PADA SISWA KELAS III DI SDN JATIMULYA 03 BEKASI Rima Rikmasari; Yudi Budianti
Jurnal Inovasi Sekolah Dasar Vol 6, No 2 (2019): INOVASI SEKOLAH DASAR
Publisher : Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (229.984 KB) | DOI: 10.36706/jisd.v6i2.10339

Abstract

AbstractThis research aims to improve the mastery of English vocabulary through ModelCircuit Learning in Bekasi City. This research includes Action class research (PTK) conducted in two cycles. The subject of this study is a grade III student at SDN Jatimulya 03 Bekasi with a total of 32 students. The Data in this study was obtained using written tests and oral tests and observation sheets. Data is analyzed through quantitative descriptive. Based on the results of the study showed that the mastery of English vocabulary students in Prasiklus reached the average value of class 57.72 with a classic percentage of 12.50%. In cycle I experienced an increase in the average grade value to 68.91 with a classifying percentage of classical 53.13%. And in cycle II experienced an increase in the average grade value to 83.28 with a classifying percentage of classical 87.5%. From the results of the analysis, it is evident that the percentage of success in each cycle has increased, and then the Model Circuit Learning can be concluded to improve the mastery of English vocabulary in grade III students at SDN Jatimulya 03 Bekasi. Key words: English vocabulary, Circuit Learning Model AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk meningkatkan penguasaan kosakata Bahasa Inggris melalui ModelCircuit Learning pada siswa di Kota Bekasi.Penelitian ini termasuk Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian ini yaitu, siswa kelas III SDN Jatimulya 03 Bekasi dengan jumlah 32 siswa. Data dalam penelitian ini diperoleh dengan menggunakan tes tertulis dan tes lisan serta lembar observasi. Data dianalisis melalui deskriptif kuantitatif. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan menunjukkan bahwa penguasaan kosakata Bahasa Inggris siswa pada prasiklus mencapai nilai rata-rata kelas 57,72 dengan persentase ketuntasan klasikal 12,50%. Pada siklus I mengalami peningkatan nilai rata-rata kelas menjadi 68,91 dengan persentase ketuntasan klasikal 53,13%.Dan pada siklus II mengalami peningkatan nilai rata-rata kelas menjadi 83,28 dengan persentase ketuntasan klasikal 87,5%. Dari hasil analisis tersebut terlihat bahwa persentase keberhasilan pada setiap siklus mengalami peningkatan, maka dapat disimpulkan Model Circuit Learning dapat meningkatkan penguasaan kosakata Bahasa Inggris pada siswa kelas III di SDN Jatimulya 03 Bekasi. Kata kunci     : Kosa kata Bahasa Inggris, Model Pembelajaran Circuit Learning
PENGARUH MEDIA POWTOON TERHADAP KETERAMPILAN MENULIS PUISI SISWA KELAS V SD marwan pulungan
Jurnal Inovasi Sekolah Dasar Vol 3, No 1 (2016): Inovasi Sekolah Dasar
Publisher : Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (321.496 KB) | DOI: 10.36706/jisd.v3i1.8608

Abstract

Abstract: This research was aim at determining the influence of powtoon through a poetry writing skills of students in the elementary school class V 254 Palembang on the subject Indonesian . The research was conducted in the second semester of the academic year 2015/2016. The method used in this research was the pre-experimental method with the design of one group pretest-posttest. The study sample consisted of one class which amounts 27 students. The research instrument used was in the form of a poetry writing test. Based on the test results prerequisite pretest and posttest data analysis that the data was normally distributed. Therefore, the hypothesis was tested using a t-test. After testing the research hypotheses, it found  that t-tested  with acquired  t-cout = 8,83, whereas obtained from t distribution t table = 1,706 thus seen that  t-count > t-table. Therefore, ho rejected and ha accepted. It can be concluded that powtoon influential through a poetry writing skills of students in the elementary school class V 254 Palembang on the subject Indonesian. Keywords: writing, poetry, and powtoon  Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh media powtoon terhadap kete­rampilan menulis puisi siswa kelas V SD Negeri 254 Palembang  pada mata pelajaran Bahasa Indonesia. Penelitian ini dilaksanakan pada semester genap tahun ajaran 2015/2016. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode pre-experimental dengan desain penelitian one group pretest-posttest design. Sampel penelitian ini terdiri dari satu kelas yang berjumlah 27 siswa. Instrument penelitian yang digunakan adalah tes menulis puisi dengan tema keindahan alam. Berdasarkan uji prasyarat analisis data pretest dan posttest bahwa data tersebut terdistribusi normal. Setelah hipotesis penelitian diuji dengan uji t diper­oleh thitung  = 8,83, sedangkan dari tabel distribusi  t diperoleh  ttable = 1,706 sehingga terlihat bahwa thitung > ttable. Oleh karena itu, Ho ditolak dan Ha diterima. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa media powtoon berpengaruh positif terhadap keterampilan menulis puisi siswa kelas V SD Negeri 254 Palembang pada mata pelajaran Bahasa Indonesia. Kata Kunci:  menulis, puisi, dan media powtoon.
MEDIA POWER POINT DALAM MENINGKATAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI PEMBELAJARAN PECAHAN KELAS IIIC SD NEGERI 4 PALEMBANG Deta Sahara
Jurnal Inovasi Sekolah Dasar Vol 3, No 2 (2016): Inovasi Sekolah Dasar
Publisher : Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (305.363 KB) | DOI: 10.36706/jisd.v3i2.8502

Abstract

This study aims to improve student learning outcomes Elementary School fourth grade IIIC Palembang using media power point. The method used in this re-search is the Classroom Action Research (PTK). The subjects were students of class IIIC SD Negeri 4 Palembang by the number of students 33 people. The research ins-trument used was a test of learning outcomes in the form of 15 questions stuffing. The results of this study indicate that the use of media power point can improve student learning outcomes of the learning material fractions. This is shown in the results of re-search that has been conducted on learning materials fractions in the first cycle the average value of 67.2 with the percentage of completeness 66.67%. Furthermore, on the second cycle increased to 79.31 with the percentage of completeness of 84.8%. Based on the indicators of success, this research have been successful because of student learning outcomes of the learning material fractions have met minimum completeness criteria (KKM) is ? 65 and has achieved mastery in classical ? 80%. Key Word: learning outcomes, learning fractions, media power point.  Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas IIIC SD Negeri 4 Palembang menggunakan media power point. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Subjek penelitian ini adalah siswa kelas IIIC SD Negeri 4 Palembang dengan jumlah siswa 33 orang. Instru-men penelitian yang digunakan adalah tes hasil belajar berupa 15 soal isian. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan media power point dapat meningkatkan hasil belajar siswa terhadap materi pembelajaran pecahan. Hal ini ditunjukkan pada hasil penelitian yang telah dilakukan terhadap materi pembelajaran pecahan pada siklus I nilai rata-rata 67,2 dengan persentase ketuntasan 66,67%. Selanjutnya pada siklus II naik menjadi 79,31 dengan persentase ketuntasan 84,8%. Berdasarkan indikator keberhasilan, maka penelitian ini dianggap telah berhasil karena hasil belajar siswa terhadap materi pembelajaran pecahan telah memenuhi Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) yaitu ? 65 dan telah mencapai ketuntasan secara klasikal ? 80%. Kata kunci: hasil belajar, pembelajaran pecahan, media power point.
ANALISIS PELAKSANAAN KURIKULUM 2013 DI SD NEGERI 11 KOTA LANGSA Nuryanis Nuryanis
Jurnal Inovasi Sekolah Dasar Vol 4, No 2 (2017): Inovasi Sekolah Dasar
Publisher : Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (117.173 KB) | DOI: 10.36706/jisd.v4i2.8339

Abstract

Pelaksanaan kurikulum 2013 sejak beberapa tahun lalu perlu dievaluasi apakah sudah sesuai dengan yang diharapkan atau belum. Oleh karena itu, perlu kiranya dilakukan penelitian untuk mengungkap pelaksanaan kurikulum 2013 ini pada sekolah yang telah menerapkannya, salah sekolah tersebut adalah di SD Negeri 11 Kota Langsa. Adapun yang menjadi sampel penelitian adalah guru kelas I dan guru kelas IV SD Negeri 11 Kota Langsa. Penyampelan menggunakan teknik purpose random sampling, yaitu guru yang telah menerapkan kurikulum 2013 di kelasnya. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini terdiri atas pedoman wawancara dan lembar observasi. Teknik analisis data dengan cara mereduksi data, menyajikan data, dan menarik kesimpulan.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan pembelajaran kurikulum 2013 di SD Negeri 11 Kota Langsa  memperoleh nilai  rata-rata 84,6. Nilai tersebut  berada pada peringkat baik. Meskipun demikian, peningkatan masih perlu dilakukan karena ada beberapa indikator yang diamati belum dilaksanakan dengan maksimal oleh guru. Kata Kunci: analisis, pelaksanaan pembelajaran, kurikulum 2013, pendekatan tematik terpadu, pendekatan saintifik
HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK KELAS IVC SD NEGERI 14 KAYUAGUNG PADA SUBTEMA AKU DAN CITA- CITAKU MELALUI MODEL PEMBELAJARAN SORTIR KARTU Dwi Purwanti; Asnimar Asnimar; Linda Puspita
Jurnal Inovasi Sekolah Dasar Vol 6, No 2 (2019): INOVASI SEKOLAH DASAR
Publisher : Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (147.077 KB) | DOI: 10.36706/jisd.v6i2.10335

Abstract

AbstractThis study aims to improve the learning outcomes of the students of IVC SD Negeri 14 Kayuagung on subthemes I and Cita-citaku by applying the learning model of sort cards. The subject of this study is the IVC class of 30 learners consisting of 14 men and 16 women. This study used methods of class action research conducted over 3 cycles. Based on the results and the discussion of this study was found that in cycle I with the classical guidance of learners reached 50% with an average value of 65.67, cycle I obtained the outcome of students ' activity with a classic 63.3% survival rate. Then in cycle II with the classical submission of learners reaches 70% with an average value of 71, cycle II gains the results of students ' activity with a classic 70% survival rate. Furthermore, in cycle III with the classical submission of learners reaches 90% with an average value of 81, cycle III Gets the result of students ' active activity with a classical 80.4% survival. From this data shows that there is an increase in learning outcomes and the activation of students of IVC SD Negeri 14 Kayuagung class on the subtheme I and Cita-citaku in learning activities by implementing sort card learning model.Keywords: card sort learning model, learning outcomes, activeness. AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik kelas IVC SD Negeri 14 Kayuagung pada subtema aku dan cita-citaku dengan menerapkan model pembelajaran Sortir Kartu. Subjek penelitian ini adalah kelas IVC yang berjumlah 30 peserta didik yang terdiri dari 14 orang laki-laki dan 16 orang perempuan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian tindakan kelas yang dilakukan selama 3 siklus. Berdasarkan hasil dan pembahasan penelitian ini didapatkan bahwa pada Siklus I dengan ketuntasan klasikal peserta didik mencapai 50% dengan nilai rata-rata 65.67, Siklus I memperoleh hasil keaktifan peserta didik dengan nilai ketuntasan klasikal 63.3%. Kemudian pada Siklus II dengan ketuntasan klasikal peserta didik mencapai 70% dengan nilai rata-rata 71, Siklus II memperoleh hasil keaktifan peserta didik dengan nilai ketuntasan klasikal 70%. Selanjutnya pada siklus III dengan ketuntasan klasikal peserta didik mencapai 90% dengan nilai rata-rata 81, Siklus III memperoleh hasil keaktifan peserta didik dengan ketuntasan klasikal 80.4%. Dari data tersebut menunjukkan bahwa adanya peningkatan  hasil belajar dan keaktifan peserta didik kelas IVC SD Negeri 14 Kayuagung pada subtema aku dan cita-citaku dalam kegiatan pembelajaran dengan menerapkan model pembelajaran Sortir Kartu.Kata Kunci : model pembelajaran sortir kartu, hasil belajar,keaktifan.
MODEL ROLE PLAYING TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA KELAS V SD NEGERI 05 INDRALAYA PADA TEMA PERISTIWA DALAM KEHIDUPAN Venny Astriani; Nuraini Usman; Linda Puspita
Inovasi Sekolah Dasar: Jurnal Kajian Pengembangan Pendidikan Vol 5, No 2 (2018): Inovasi Sekolah Dasar
Publisher : Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (460.311 KB) | DOI: 10.36706/jisd.v5i2.8263

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model role playing terhadap hasil belajar siswa kelas v SD Negeri 05 Indralaya pada tema peristiwa dalam kehidupan. Metode penelitian yang dilakukan adalah Pre-Experimental Design dengan jenis one group pretest-posttest design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SD Negeri 05 Indralaya yang berjumlah 116 orang. Sampel dalam penelitian ini adalah kelas VD yang berjumlah 23 orang siswa terdiri dari  orang 10 laki-laki dan 13 orang perempuan. Setelah hipotesis penelitian diuji dengan uji t diperoleh thitung=13,90 Sedangkan nilai ttabel=2,074. Berdasarkan kriteria pengujian hipotesis, jika thitung > ttabel maka Ho ditolak dan Ha diterima, jika thitung < ttabel maka Ho diterima dan Ha ditolak. Karena thitung > ttabel, maka Ho ditolak dan Ha diterima, artinya penggunaan model pembelajaran role playing berpengaruh hasil belajar siswa kelas V SD Negeri 05 Indralaya. Kata-kata kunci: Model Role Playing, Hasil Belajar Siswa
STRATEGI PQ4R UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN MEMBACA INTENSIF SISWA KELAS IVB SD NEGERI 121 PALEMBANG Dewi Pratama Lestari
Jurnal Inovasi Sekolah Dasar Vol 3, No 2 (2016): Inovasi Sekolah Dasar
Publisher : Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (289.542 KB) | DOI: 10.36706/jisd.v3i2.8577

Abstract

This study aims to improve the reading skills of Grade VI B intensive SD Negeri 121 Palembang by using strategies PQ4R totaling 38 students. The method used in this research is a method of class action carried out in three cycles. Data collection techniques that are used in this study are engineering tests and observation. The result of intensive reading students increases every cycle. Otherwise completed when the student reaches the value ? 60 learning outcomes and learning outcomes completeness 85%. Results of the study In the first cycle of the first meeting of student learning outcomes with an average value of 45.61 and completeness of student learn-ing at 28.95%. While the second meeting of student learning outcomes with an aver-age value of 52.46 and completeness of student learning at 42.10%. At the first meet-ing of the second cycle of student learning outcomes with an average value of 63.84 and completeness of student learning at 57.89%. While the second meeting of student learning outcomes with an average value of 66.21 and completeness of student learn-ing at 63.15%. At the first meeting of the third cycle of student learning outcomes with an average value of 71.34 and completeness of student learning at 73.68%. While the second meeting of student learning outcomes with an average value of 80.34 and all tuntasan student learning by 86.84%. It shows that PQ4R strategies to improve learn-ing outcomes Indonesian students in Finding the lead through intensive reading skills. Keywords: intensive reading skills, learning PQ4R, art.  Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan membaca intensif Siswa Kelas VIb SD Negeri 121 palembang dengan mengunakan strategi PQ4R yang berjumlah 38 siswa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode tindakan kelas yang dilaksanakan dalam tiga siklus. Teknik pengumpulan data yang di-gunakan pada penelitian ini adalah teknik tes dan pengamatan. Hasil membaca intensif siswa meningkat setiap siklus. Siswa dinyatakan tuntas apabila mencapai nilai hasil belajar ? 60 dan ketuntasan hasil belajar 85%. Hasil penelitian Pada siklus I pertemuan pertama hasil belajar siswa dengan nilai rata-rata 45,61 dan ketuntasan belajar siswa sebesar 28,95%. Sedangkan pertemuan kedua hasil belajar siswa dengan nilai rata-rata 52,46 dan ketuntasan belajar siswa sebesar 42,10%. Pada siklus II pertemuan pertama hasil belajar siswa dengan nilai rata-rata 63,84 dan ketuntasan belajar siswa sebesar 57,89%. Sedangkan pertemuan kedua hasil belajar siswa dengan nilai rata-rata 66,21 dan ketuntasan belajar siswa sebesar 63,15%. Pada siklus III pertemuan pertama hasil belajar siswa dengan nilai rata-rata 71,34 dan ketuntasan belajar siswa sebesar 73,68%. Sedangkan pertemuan kedua hasil belajar siswa dengan nilai rata-rata 80,34 dan ke-tuntasan belajar siswa sebesar 86,84%. Hal tersebut menunjukkan bahwa strategi PQ4R dapat meningkatkan hasil belajar bahasa Indonesia siswa dalam Menemukan kalimat utama melalui keterampilan membaca intensif. Kata kunci: keterampilan membaca intensif, PQ4R pembelajaran, seni rupa.

Page 9 of 15 | Total Record : 148