cover
Contact Name
Iin Purnamasari
Contact Email
mpp@upgris.ac.id
Phone
+6224-8451279
Journal Mail Official
mpp@upgris.ac.id
Editorial Address
LPPM Universitas PGRI Semarang, Jl. Sidodadi Timur No. 24 Semarang Demikian permohonan ini, atas perhatian dan bantuannya kami sampaikan terimakasih.
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Media Penelitian Pendidikan : Jurnal Penelitian dalam Bidang Pendidikan dan Pengajaran
  • mediapenelitianpendidikan
  • Website
ISSN : 1978936X     EISSN : 25280562     DOI : -
Core Subject : Education,
Media Penelitian Pendidikan : Jurnal Penelitian dalam Bidang Pendidikan dan Pengajaran, dengan nomor ISSN 1978-936X (cetak) dan ISSN 2528-0562 (online) adalah jurnal yang diterbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas PGRI Semarang. Media Penelitian Pendidikan : Jurnal Penelitian dalam Bidang Pendidikan dan Pengajaran merupakan Jurnal Nasional Terakreditasi Peringkat 5 sesuai SK Menteri Riset dan Teknologi/Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional Republik Indonesia No.: 85/M/KPT/2020, memiliki fokus utama pada pengembangan ilmu-ilmu di bidang pendidikan. Lingkup bidang pendidikan antara lain meliputi pendidikan di jenjang PAUD, TK, SD, SMP, SMA, sampai Perguruan Tinggi. Tujuan dari publikasi jurnal ini adalah untuk menyebarluaskan pemikiran konseptual atau ide-ide yang telah dicapai di bidang pendidikan. Media Penelitian Pendidikan : Jurnal Penelitian dalam Bidang Pendidikan dan Pengajaran menerbitkan jurnal dua kali dalam satu tahun yaitu pada bulan Juni dan Desember.
Arjuna Subject : -
Articles 409 Documents
Mind Mapping sebagai Model Pembelajaran IPS Kelas V SD Muhammadiyah 16 Materi Peristiwa Detik-Detik Proklamasi Ahsinunnikmah Ahsinunnikmah
Media Penelitian Pendidikan : Jurnal Penelitian dalam Bidang Pendidikan dan Pengajaran Vol 14, No 1 (2020)
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (128.289 KB) | DOI: 10.26877/mpp.v14i1.5700

Abstract

Social Studies which contains many memorizing material, specially about events toward Indonesian Proclamation, makes learning outcome in 5th grade SD Muhammadiyah 16 Semarang low. Teacher need to search learning model that match with Social Studies characteristic. Mind mapping model was considered can apply and increase learning outcome social studies. Method in this research using experiment. Researcher teachs students twice, with conventional model and with mind mapping model. Then compare the learning outcome. The result of this research is show that mind mapping model can increase social studies learning outcome in 5th grade SD Muhammadiyah 16 Semarang.
PROFIL BERPIKIR PROBABILISTIK SISWA SEKOLAH DASAR (SD) BERKEMAMPUAN MATEMATIKA RENDAH DALAM MENYELESAIKAN TUGAS PROBABILITAS Dwi Ivayana Sari
Media Penelitian Pendidikan : Jurnal Penelitian dalam Bidang Pendidikan dan Pengajaran Vol 9, No 2 (2015)
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (48.493 KB) | DOI: 10.26877/mpp.v9i2 DESEMBER.911

Abstract

The aim of this research was describe the probabilistic thinking profile of elementary students with low academic level in probability task attainment. The research?óÔé¼Ôäós subject was 5th grade students of elementary school. One subject choose with certain criteria, the one who had low math skill and able to communicate fluently. The main instrument of this research was the researcher it self and additional instrument was math test, probability worksheet and interview guidance. The credibility of this research was measured by data triangulation, data reduction, data explanation, data interpretation and making conclusion. The result of this research showed that (1) in the sample space task with experiment used a tools like coin and dice, student gave statistic response, students could list all of space sample. However, in the space sample task with essay/story task, students gave non-statistic response, student gave the answer/reason based on their daily experiences. (2) in the probability task of event with experiment used a tools like spinner, student gave partial statistic responded. However, in the probability task of event with essay form, students gave response with compared the one event to another. This result could be alternative source for curriculum developer, especially in math in elementary level, that elementary students with Keywords: probabilistic thinking, probability task, low academic elementary students
Kemampuan Menyusun Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) Kurikulum 2013 Revisi 2017 Guru Bahasa Jawa Sekolah Menengah Atas (SMA) Kota Semarang Asropah Asropah; Bambang Sulanjari; Alfiah Alfiah
Media Penelitian Pendidikan : Jurnal Penelitian dalam Bidang Pendidikan dan Pengajaran Vol 11, No 2 (2017)
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/mpp.v11i2.3360

Abstract

Penelitian ini bertujuan memaparkan kemampuan guru Bahasa Jawa Kota Semarang menyusun Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) yang selaras dengan kurikulum 2013 revisi 2017. Indicator untuk mengetahui kemampuan guru menyusun RPP adalah tujuh aspek, yaitu: pengembangan indikator; penentuan tujuan pembelajaran; penentuan materi/bahan ajar; penentuan sumber belajar; penentuan metode pembelajaran; penentuan media pembelajaran; dan penilaian.Penelitian ini berjenis kualitatif deskriptif. Lokasi penelitian di kota Semarang. Data penelitian ini adalah RPP hasil karya guru Bahasa Jawa Kota Semarang yang dikumpulkan dengan teknik dokumentasi. Analisis data menggunakan analisis model interaktif, meliputi reduksi data, display data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menggambarkan kemampuan guru Bahasa Jawa dalam menyusu RPP. Dari tujuh aspek yang diamati, aspek keenam: kemampuan menentukan media pembelajaran merupakan aspek yang paling bagus dengan 98.21. Guru sudah mampu memanfaatkan kemajuan teknologi sesuai dengan karaketristik siswa yang diajarnya. Aspek ke tujuh, yaitu kemampuan menentukan penilaian menduduki tempat paling rendah, yakni 65.87. Hal ini disebabkan karena sebagian besar guru belum tepat dalam menentukan teknik penilaian, bentuk instrument, dan penyusunan rubrik penilaian. Kata Kunci: Guru Bahasa Jawa, Rencana Pelaksanaan Pembelajaran, Kurikulum 2013
THE USE OF GAMES AND PICTURES AS A TECHNIQUE OF TEACHING VOCABULARY: THE CASE OF THE FIFTH YEAR STUDENTS OF SDK KANISIUS JATINGALEH SEMARANG IN TH EACADEMIC YEAR OF 2010/2011 M. Wahyu Widiyanto; Maria Yustina Rensi Dartani
Media Penelitian Pendidikan : Jurnal Penelitian dalam Bidang Pendidikan dan Pengajaran Vol 5, No 2 (2011)
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (277.035 KB) | DOI: 10.26877/mpp.v5i2.312

Abstract

The purpose of this study was to investigate the contribution of games for improving vocabulary acquisition of the Catholic Elementary School of Kanisius Jatingaleh, compared to pictures for improving the same subjects of study. Participants were divided into two treatments groups, and each group was assigned to do the same test, containing sections which involved vocabulary items. Pre-test was given before the experiment and post-test was held immediately after the experiment was over. The Null hypothesis of no significant differences were constructed and tested, and then one-tailed t-test was used to compare the score of the games and pictures groups and to analyze the hypothesis. The results indicated that the score of the experimental group that it was taught by using games is higher than control group. It was proved that the students did better in mastering their vocabulary when they were taught by using games rather than pictures. Both of games and pictures contribute in that way : to help the students develop their inner self, to motivate the students to know more about the new vocabulary, to train the students in creative freedom as they feel less embarrassed or afraid and become more self confident, and to give a challenge to solve problem in enjoyable situation. ?é?á Key Words: Vocabulary Acquisition, Pictures, Games
MENINGKATKAN KREATIVITAS DALAM TINDAKAN EKONOMI MELALUI PROBLEM BASED INSTRUCTION BERBASIS KEGIATAN DAUR ULANG SAMPAH Sri Sayekti
Media Penelitian Pendidikan : Jurnal Penelitian dalam Bidang Pendidikan dan Pengajaran Vol 6, No 2 (2012)
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (71.595 KB) | DOI: 10.26877/mpp.v6i2 Desember.468

Abstract

Berdasarkan pengalaman empiris dan pengamatan di sekolah, ditemukan bahwa kegiatan pembelajaran masih menggunakan model pembelajaran konvensional sehingga bersifat teacher center. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan Gagasan Kreatif dalam tindakan Ekonomi melalui Problem Based Instruction (PBI) Berbasis Kegiatan Daur Ulang Sampah. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas (classroom action research) dengan tiga siklus. Penelitian dilakukan pada siswa kelas VII A SMP Negeri 30 Semarang tahun pelajaran 2011/2012, dengan dibantu oleh kolaborator yang terdiri dari 2 guru. Model Pembelajaran Problem Based Instruction (PBI) berbasis kegiatan daur ulang sampah ini telah berhasil 1) meningkatkan pemahaman siswa tentang kreativitas?é?á 2) meningkatkan kreativitas siswa untuk menciptakan hasil karya 3) meningkatkan kebiasaan siswa untuk hidup bersih, dan 4) meningkatkan kinerja guru dalam proses pembelajaran. Kesimpulannya adalah penerapan model pembelajaran PBI dengan daur ulang sampah dapat meningkatkan proses pembelajaran pada materi gagasan kreatif dalam tindakan ekonomi serta dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Saran dari penelitian ini yaitu pelaksanaan pembelajaran untuk materi gagasan kreatif dalam tindakan ekonomi sebaiknya digunakan model pembelajaran PBI?é?á karena telah terbukti dapat meningkatkan proses maupun hasil belajarnya. Kata kunci: Gagasan Kreatif, Problem Based Instruction (PBI). Daur ulang Sampah
Upaya Meningkatkan Hasil Belajar Matematika Materi Menghitung Luas Bangun Datar Melalui Model Pembelajaran Numbered Heads Together (NHT) pada Siswa Kelas VI Semester I SD Negeri Karanggedong Kecamatan Ngadirejo Kabupaten Temanggung Tahun Pelajaran 2015/2016 Ida Widiyawati
Media Penelitian Pendidikan : Jurnal Penelitian dalam Bidang Pendidikan dan Pengajaran Vol 13, No 2 (2019)
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (241.205 KB) | DOI: 10.26877/mpp.v13i2.5109

Abstract

The background of this study is the low student learning outcomes mathematics subject matter calculating the area of flat shapes, students do not have the motivation to learn, learning activities are not interactive and less interesting because the teacher in learning has not used an innovative learning model and has not used the cooperative type model Numbered Head Together (NHT). The purpose of this study was to improve mathematics learning outcomes in calculating flat area in grade VI students of semester I of SD Negeri Karanggedong through the cooperative model Numbered Heads Together (NHT). This research was conducted at Karanggedong State Elementary School with 39 students. The data source in this study used 2 data, primary and secondary data. Primary data were obtained from the results of student tests for each cycle, while secondary data were obtained from the observations of teachers and students during the study, student list, and documentation. Data collection techniques using test and non-test techniques. The data collection tools are in the form of test items and observation sheets. Data validation uses data triangulation. Data analysis in this study uses comparative descriptive. The results showed that there was an increase in mathematics learning outcomes material to calculate the area of the flat build class VI semester I of SD Negeri Karanggedong in the academic year 2015/2016. Learning outcomes during pre-cycle average class 57.31 increased to 76.89 in the first cycle and increased again in the second cycle to 84.64. The percentage of completeness of KKM 70 students which was originally 41.03% in pre-cycle increased to 74.36% in the first cycle and increased to 92.31% in the second cycle.
JAJAN PASAR SEBAGAI MEDIA STIMULASI ASPEK PERKEMBANGAN ANAK USIA DINI DALAM PEMBELAJARAN BILINGUAL SEBAGAI SALAH SATU METODE MEMPERTAHANKAN KEARIFAN LOKAL Ririn Ambarini; Subur Laksmomo W; Dian Ayu Z
Media Penelitian Pendidikan : Jurnal Penelitian dalam Bidang Pendidikan dan Pengajaran Vol 9, No 1 (2015)
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (93.895 KB) | DOI: 10.26877/mpp.v9i1 juni.891

Abstract

This research is a model research of traditional snack as simulation media of child?óÔé¼Ôäós development in bilingual learning as method to maintain local wisdom. The model of traditional snack as simulation media of child?óÔé¼Ôäós development in bilingual learning as method to maintain local wisdom start with needs analysis then develop and construct the learning model. The learning model is expected to be used by kinder garden teacher as reference to increase student?óÔé¼Ôäós communication ability in bilingual learning through traditional snack as simulation media of child?óÔé¼Ôäós development. This research continued with prior study by literacy analysis and construct learning draft model then made research instruments. The last step of this research was wrote learning model of traditional snack as simulation media of child?óÔé¼Ôäós development in bilingual learning as method to maintain local wisdom. The result of this research show t-table 0.05 value was 2.042 beside the t-test result was 3.61. t-test result was higher than t-table, it mean that the research hypothesis was accepted and student?óÔé¼Ôäós communication has significantly result after learning model of traditional snack as simulation media of child?óÔé¼Ôäós development was applied in learning process. Keywords: traditional snack, simulation media, the development of children, bilingual learning, local wisdom
Profil Kesadaran Belajar Mahasiswa Berkemampuan Pemecahan Masalah Tinggi Pada Matakulian Analisis Ida Dwijayanti; R E Utami; M A Budiman
Media Penelitian Pendidikan : Jurnal Penelitian dalam Bidang Pendidikan dan Pengajaran Vol 11, No 1 (2017)
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (87.92 KB) | DOI: 10.26877/mpp.v11i1.2600

Abstract

Tujuan dari penelitian ini ialah untuk memberikan gambaran tentang kesadaran belajar mahasiswa Universitas PGRI Semarang ditinjau dari kemampuan pemecahanmasalah yang dimiliki. Subjek ialah mahasiswa Pendidikan Matematika Universitas PGRISemarang yang telah mengambil matakuliah Kalkulus 1. Teknik pengumpulan datamenggunakan metode tes dan wawancara mendalam.  Metode analisis data menggunakanmetode deskriprif kualitatif. Sedangkan uji keabsahan data menggunakan kriteriakepercayaan (kreadibility) dengan teknik triangulasi metode. Hasil validitas datamenggunakan triangulasi waktu diperoleh kesimpulan bahwa subyek mampu menunjukan 7fungsi kesadaran, yaitu: Konteks-setting, Adaptasi & pembelajaran, Prioritisasi & fungsiakses, Rekrutmen & control, Pengambilan keputusan & eksekutif, Deteksi & penyuntingankekeliruan, serta Monitor-diri (self-monitoring). Penelitian ini hanya fokus pada kesadaranbelajar mahasiswa dalam pemecahan masalah, untuk itu diperlukan kajian lebih dalam lagimengenai kesadaran belajar mahasiswa dalam proses pembelajaran baik di dalam kelasmaupun di luar kelas.Kata Kunci : Kesadaran Belajar, Mahasiswa, Pemecahan Masalah
PENERAPAN STRATEGI PEMBELAJARAN STUDENT TEAM ACHIEVEMENT DIVISION UNTUK MENINGKATKAN PEMBELAJARAN MATEMATIKA DI SD Tuminah Tuminah
Media Penelitian Pendidikan : Jurnal Penelitian dalam Bidang Pendidikan dan Pengajaran Vol 3, No 2 (2009)
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (213.878 KB) | DOI: 10.26877/mpp.v3i2.290

Abstract

Pada umumnya pelajaran Matematika dianggap sebagai mata pelajaran yang sulit, menakutkan, kurang menarik, membosankan bagi sebagian siswa di semua jenjang pendidikan di Indonesia. Hal ini juga terjadi pada peserta didik di SD Negeri Muktiharjo Kidul 02 Semester II dengan standar kompetensi melakukan operasi hitung pecahan dalam pemecahan masalah.?é?á Kompetensi dasar memecahkan masalah perbandingan dan skala, indikator memecahkan masalah skala. Dari hasil ulangan tes formatif Matematika kelas IV semester II hanya 7 siswa dari 27 siswa yang?é?á mendapatkan nilai di atas 75. Hal ini menunjukkan pembelajaran kurang berhasil. Untuk meningkatkan penguasaan siswa terhadap mata pelajaran Matematika maka diadakan perbaikan pembelajaran Matematika melalui PTK sebanyak 2 siklus dengan menerapkan Student Team Achievement Division (STAD) Kata kunci: strategi pembelajaran, Student Team Achievement Division
PENGGUNAAN WHO AM I GAME UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBACA PESERTA DIDIK DALAM PEMBELAJARAN TEKS DESKRIPSI PADA KELAS 10 SMA NEGERI 6 SEMARANG TAHUN AJARAN 2018/2019 Khoerul Muzakqy; Suharno Suharno; Suwandi Suwandi
Media Penelitian Pendidikan : Jurnal Penelitian dalam Bidang Pendidikan dan Pengajaran Vol 12, No 2 (2018)
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (461.657 KB) | DOI: 10.26877/mpp.v12i2.3834

Abstract

Penelitian Tindakan Kelas ini fokus pada penggunaan game who am I untuk meingkatkan kemampuan membaca peserta didik pada dscriptive text. Tujuan penelitian ada dua, yaitu: (1) mendeskripsikan ketertarikan peserta didik pada game who am I pada pelajaran descriptive text; (2) untuk mengetahui apakah game who am I dapat meningkatkan kemampuan membaca peserta didik pada materi descriptive text. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas. Peneliti menggunakan metode pengumpulan data berupa kualitatif dan kuantitatif. Data kualitatif diambil dengan melihat hasil dari observasi dan hasil kuantitaif. Data quantitative diambil dari nilai hasil test peserta didik yang dianalisa dengan deskriptif statistik. Sasaran penelitian adalah X IPS 2 SMA Negeri 6 Semarang yang berjumlah tiga puluh enam peserta didik. Peneliti menggunakan dua siklus. Setiap siklus terdiri dari perencanaan, tindakan, observais, dan refleksi. Peneliti menemukan beberapa penemuan. Data hasil penelitian menunjukan bahwa kemampuan membaca peserta didik meningkat daro pre-test ke post-test. Nilai rata-rata peserta didik menujukan 62.78, sementara post-test pertama menunjukan nilai rerata 73.06, dan nilai rerata post-test kedua addalah 79.03. Peningkatan presentase nilai peserta didik yang melampaui KKM pada test membaca yaitu 61.12% menjadi 94%. Penurunan presentase peserta didik yang tidak melampaui KKM dari 38.88% menjadi 2 %. Artinya, who am I game bisa digunakan untuk meningkatkan kemampuan membaca peserta didik.