cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
EMPATI
ISSN : 24068691     EISSN : 25810677     DOI : -
Core Subject : Social,
EMPATI - Jurnal Bimbingan dan Konseling merupakan jurnal ilmiah hasil penelitian di bidang Bimbingan dan Konseling, yang diterbitkan oleh Program Studi Bimbingan dan Konseling FIP Universitas PGRI Semarang. Jurnal ini terbit dua kali dalam satu tahun, dibulan April dan Oktober, untuk memasukkan artikel dapat dikirim melalui email empatibkupgris@gmail.com.
Arjuna Subject : -
Articles 212 Documents
TINGKAT PERENCANAAN KARIR SISWA KELAS XI SMK NEGERI 7 SEMARANG Maulana, Moh Iqbal
Jurnal Empati Bimbingan dan Konseling Vol 11, No 1 (2024): Empati
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/empati.v11i1.15448

Abstract

Abstract. The unemployment rate according to BPS data for 2022 places SMK graduates as the highest contributor to unemployment in Indonesia. Even though the purpose of SMK is to prepare students to be able to work in certain fields or in accordance with their majors or to be able to continue to education in accordance with the majors they have studied. From this, one of the contributing factors is the process of student career planning. The sample of this research is XI TME 1 SMK N 7 Semarang, totaling 36 respondents. The data collection method uses a questionnaire via social media, the WhatsApp application. The results of the research on the very low category with a percentage of 0%, the low category by 25%, the high category by 68.75% and the very high category by 6.25%. And the overall results in this category can be concluded that class XI students of SMK N 7 Semarang on career planning abilities are in the High category.Abstrak. Tingkat pengangguran menurut data BPS tahun 2022 menempatkan lulusan SMK sebagai penyumbang tertinggi pengangguran di Indonesia. Padahal tujuan SMK yaitu menyiapkan siswa untuk dapat bekerja di bidang tertentu atau sesuai dengan jurusannya atau dapat melanjutkan ke pendidikan yang sesuai dengan jurusan yang telah dipelajari. Dari hal tersebut salah satu faktor penyebabnya adalah proses perencanaan karir siswa. Sampel penelitian ini yaitu XI TME 1 SMK N 7 Semarang yang berjumlah 36 responden. Untuk metode pengumpulan data menggunakan cara menyebarkan kuisoner melalui media social aplikasi WhatsApp. Hasil dari penelitian pada kategori sangat rendah dengan persentase 0% kategori rendah sebesar 25% kategori tinggi sebesar 68,75% dan pada kategori sangat tinggi sebesar 6,25%. Dan hasil keseluruhan pada kategori ini dapat disimpulkan siswa kelas XI SMK N 7 Semarang pada kemampuan perencanaan karir di kategori Tinggi.
Kualitas Pribadi Konselor: Kunci Untuk Hubungan Yang Sukses Dalam Konseling Nurshabrina, Debby Rojwa; Budiman, Nandang; Nadhirah, Nadia Aulia
Jurnal Empati Bimbingan dan Konseling Vol 11, No 2 (2024): Empati
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/empati.v11i2.18012

Abstract

Konseling sebagai upaya pemberian bantuan melalui interaksi pribadi antara konselor dan konseli dengan tujuan membantu konseli memahami dirinya, lingkungannya, mengambil keputusan, dan menetapkan tujuan agar konseli merasa bahagia dan berperilaku baik. Tujuan artikel ini untuk mengetahui pentingnya kualitas pribadi konselor dalam konseling untuk membangun hubungan antara konselor dan konseli. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kepustakaan. Hasil dari artikel ini yaitu kualitas pribadi konselor berpengaruh dalam membangun hubungan antara konselor dan konseli dan diperlukan keterbaruan kualitas pribadi konselor dalam beberapa aspek, yaitu: peningkatan keterampilan digital, pengembangan diri keberlanjutan, pendekatan multikultural, peningkatan kemampuan komunikasi dan keterlibatan konselor dalam komunitas di sekolah dan masyarakat. Diharapkan seorang konselor terus meningkatkan kualitas dirinya melalui pelatihan dan pengembangan ilmu pengetahuan serta konselor perlu menyadari bahwa dirinya merupakan seorang helper. 
Hubungan Kematangan Emosi dengan Perilaku Agresif pada Siswa SMK Taufik, Rifki
Jurnal Empati Bimbingan dan Konseling Vol 11, No 2 (2024): Empati
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/empati.v11i2.17680

Abstract

This study aims to determine the relationship between emotional maturity and aggressive behavior in vocational students. This research was conducted on SMK class X students. The sample in this study amounted to 135 students with probability sampling techniques. The type of research used in this study is quantitative research. The measurement tool used for data collection uses the emotional maturity scale and the aggressive behavior scale. Statistical data analysis using Pearson product moment analysis test with the help of SPSS statistics version 26. The correlation coefficient obtained is -0.426 with a significance value of 0.000 (p0.05). These results show that the hypothesis proposed by the researcher is accepted. And the value of the negative correlation coefficient shows that the direction of the relationship between the two variables is negative, meaning that the higher the emotional maturity, the lower the aggressive behavior.
Efektivitas Layanan Bimbingan Klasikal dengan Metode Diskusi untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa Rifqi, Hany Muhammad; Handayani, Arri; Ajie, Gergorius Rohastono
Jurnal Empati Bimbingan dan Konseling Vol 11, No 1 (2024): Empati
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/empati.v11i1.10187

Abstract

The problem that will be raised in this study is whether there is an effective classical guidance service with the discussion method to increase student motivation at SMA N 3 Pati. Based on the problem formulation, the purpose of this study was to find out how effective the discussion method classical guidance service was to increase student motivation at SMA N 3 Pati. This type of research is experimental. This research method uses a true experimental design with a posttest-only control design technique. The population in this study is class XI MIPA 1, XI MIPA 2, XI MIPA 3, XI MIPA 4, XI MIPA 5, XI MIPA 6, XI MIPA 7, XI MIPA 8, XI MIPA 9, XI IPS 1, XI IPS 2, and XI IPS 3 with a total of 377 students. The sample in this study was selected randomly which was then divided into 2 classes, namely XI MIPA 4 experimental class and XI MIPA 5 control class. The sampling used is cluster random sampling. The results of this research analysis revealed that the independent sample test test obtained post-test data with a value of sig, 0.006 0.05, which means that there is a difference in the increase in student motivation to learn in the group given treatment or treatment through classical guidance services with the discussion method.
GAMBARAN EFIKASI DIRI DENGAN KETERAMPILAN KOMUNIKASI PESERTA DIDIK KELAS XI DI SMA Rozalia, Sindi; Nadiyah, Alzhafirah; Putri, Rani Mega
Jurnal Empati Bimbingan dan Konseling Vol 11, No 1 (2024): Empati
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/empati.v11i1.16119

Abstract

This study aims to analyze the relationship between self-efficacy and communication skills of class XI students at SMA Negeri 10 Palembang. This research uses quantitative methods with correlational design. The total population in this study was 605 students and a sample of 86 students using simple random sampling techniques. Data analysis was performed using the Pearson Product Moment formula in the SPSS version 16.0 application. The results of the analysis obtained by most students had self-efficacy dominant is in the low category, namely 31 students while in the variable communication skills dominant is the medium category, namely 32 students then obtained a correlation coefficient of sebesar = 0,559 which is where = 0,559 0,214 so that the research hypothesis Ha is accepted, namely there is a positive relationship between self- efficacy and communication skills of class XI students at SMA Negeri 10 Palembang, which means that the higher the self-efficacy, the higher the communication skills.
Perilaku Bullying Siswa SD dengan Tingkat Konformitas Prasetyo, Agung; Suhendri, Suhendri; Ismah, Ismah; Argo Widiharto, Chr
Jurnal Empati Bimbingan dan Konseling Vol 11, No 2 (2024): Empati
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/empati.v11i2.19553

Abstract

Abstract. Bullying behavior does not only occur at the secondary school level but also often occurs among students in elementary schools. This bullying behavior has a negative impact on students, such as decreased learning achievement, depression, low self-image, high dependence on adults), somatic disorders, low school attendance and even suicide. Bullying occurs partly because children imitate the behavior of their friends. This is because children have a high conformity attitude. This research is to see whether a child's level of conformity influences bullying behavior. The research method used is correlational research using bullying and conformity questionnaires. The research population was 112 students in grades V and VI. The sampling technique used population sampling. Data were analyzed using descriptive statistics and simple linear regression. The research results show that conformity does not influence bullying behavior even though the level of conformity is in the high category.Key words: bullying behavior; level of conformity;Abstrak. Perilaku bullying tidak hanya terjadi di tingkat sekolah menengah tetapi juga masih sering terjadi pada siswa di sekolah dasar. Perilaku bullying tersebut memberikan dampat negatif pada siswa seperti prestasi belajar menurun, depresi, rendahnya gambaran diri, tingginnya ketergantungan terhadap orang dewasa), gangguan somatik, rendah kehadiran di sekolah bahkan sampai pada bunuh diri. Bullying terjadi salah satunya karena anak meniru perilaku dari teman-teman. Hal ini karena anak memiliki sikap konformitas yang tinggi. Penelitian ini untuk melihat apakah tingkat konformitas anak mempengaruhi perilaku bullying. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian korelasional dengan menggunakan instumen angket bullying dan konformitas. Populasi penelitian adalah siswa kelas V dan VI jumlah siswa 112. Teknik sampling menggunakan population sampling. Data dianalisis dengan statistik deskriptif dan regresi linier sederhana. Hasil penelitian bahwa konformitas tidak mempengaruhi perilaku bullying meskipun tingkat konformitas termasuk kategori tinggi.Kata kunci: perilaku bullying; tingkat konformitas;
Analisis Self-esteem pada Korban Phsycal Sexual Harrasment ningrum, asti ayu; Sucipto, Arif Budiman
Jurnal Empati Bimbingan dan Konseling Vol 11, No 2 (2024): Empati
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/empati.v11i2.18004

Abstract

Ketidaksetaraan gender memainkan peran sentral dalam kasus sexual harassment. Fenomena ini mencerminkan struktur kekuasaan yang melibatkan dominasi satu jenis kelamin terhadap yang lainnya. Wanita sering kali menjadi korban ketidaksetaraan gender ini, Wanita menghadapi risiko yang lebih tinggi untuk mengalami sexual harassment dibandingkan pria. Sexual harassment terbagi menjadi verbal sexual harassment, non verbal sexual harassment, dan phsycal sexual harassment. Phsycal sexual harassment merupakan salah satu bentuk sexual harassment yang sering terjadi. Maka dari itu ujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan bentuk self-esteem pada korban phsycal sexual harassment, untuk mendeskripsikan faktor-faktor pembentuk self-esteem pada korban phsycal sexual harrasment, untuk mendeskripsikan faktor-faktor yang memengaruhi self-esteem pada korban phsycal sexual harrasment, dan untuk mendeskripsikan dampak self-esteem pada korban phsycal sexual harassment. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskripsi kualitatif, dengan subjek penelitian satu orang sebagai sumber data primer dan sumber data sekunder menggunakan informan pendukung orang terdekat dari responden. Metode pengambilan data dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Langkah-langkah analisis data deskriptif kualitatif melibatkan tiga tahapan yaitu reduksi data, data display dan penarikan kesimpulan. Kemudian setelah data di analisis, dilanjutkan dengan Uji keabsahan data. Uji keabsahan data pada penelitian ini menggunakan model triangulasi. Hasil penelitian ini yaitu setelah menjadi korban phsycal sexual harrasment responden menganggap dirinya direndahkan dan memiliki rasa bersalah yang tinggi serta sulit untuk menerima dirinya sendiri. Dapat disimpulkan bahwa responden memiliki self-esteem yang cenderung rendah.
KEEFEKTIFAN LAYANAN BIMBINGAN KELOMPOK DENGAN TEKNIK SOSIODRAMA UNTUK MENINGKATKAN KEPERCAYAAN DIRI SISWA KELAS XI IPA SMA NEGERI 1 TANJUNG Susilowati, Putri Suci; Rakhmawati, Dini; Hartini, Tri
Jurnal Empati Bimbingan dan Konseling Vol 11, No 1 (2024): Empati
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/empati.v11i1.10173

Abstract

The purpose of this study was to determine how effective group guidance services with sociodrama techniques are to increase the self-confidence of class XI science students at SMA Negeri 1 Tanjung. This type of research is a quantitative experiment with a True Experiment research method using a pretest posttest control group design. The samples taken were 20 students, 10 students for the experimental group and 10 students for the control group using purposive random sampling. In this study, data were obtained through research instruments in the form of a self-confidence scale and interviews. The research design used was pretest, treatment, and posttest. The treatment was carried out five times in the experimental group with an average of 69 to 86.1, an increase of 17.1. The results of the hypothesis test obtained that tcount = 100,662 were consulted with a significance level of 5% (0,05) namely 2,101. This shows that tcount = 100,662 ttable = 2,101 It was concluded that group guidance services with sociodrama techniques were effective in increasing the self-confidence of class XI science students at SMA Negeri 1 Tanjung.
Upaya Meningkatkan Resiliensi Akademik Mahasiswa IAIN Syekh Nurjati Cirebon Melalui Penguatan Kemampuan Regulasi Diri 'ulya, himatul; gumiandari, septi
Jurnal Empati Bimbingan dan Konseling Vol 11, No 1 (2024): Empati
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/empati.v11i1.15521

Abstract

Dalam lingkungan Pendidikan, menemukan kesulitan dan tantangan adalah hal yang wajar. Seseorang yang mampu beradaptasi dan mengatasi kesulitan serta tantangan tersebut artinya ia memiliki kemampuan resiliensi akademik. Resiliensi akademik dapat ditingkatkan menggunakan kemampuan regulasi diri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) resiliensi akademik; (2) regulasi diri; (3) upaya mahasiswa IAIN Syekh Nurjati Cirebon dalam meningkatkan resiliensi akademik melalui penguatan kemampuan regulasi diri. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah menggunakan wawancara. Hasil penelitian ini mengungkap bahwa mayoritas mahasiswa memiliki tingkat kemampuasn resiliensi akademik yang cukup tinggi. Mereka mengatakan bahwa mereka akan melawan rasa panik dan rasa takut terhadap kesulitan dan kegagalan yang menghampiri mereka. Bahkan ketika mendapatkan tugas yang sulit, mereka justru merasa tertantang dan termotivasi. Mayoritas mahasiswa juga memiliki tingkat kemampuan regulasi diri yang cukup tinggi. Mereka mampu menetapkan target dalam mengerjakan tugas dan menyelesaikannya tepat waktu sesuai dengan target waktu yang mereka tetapkan sendiri maupun deadline yang ditetapkan oleh dosen. Adapun upaya yang dilakukan mahasiswa dalam meningkatkan resiliensi yaitu dengan cara menguatkan kemampuan regulasi diri mereka, misalnya membuat target dalam mengerjakan tugas, tidak mengulur waktu dan menunda tugas, serta menetapkan skala prioritas.
Langkah-langkah perencanaan dalam manajemen BK Rambe, Tuti Ameliah
Jurnal Empati Bimbingan dan Konseling Vol 11, No 2 (2024): Empati
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/empati.v11i2.17243

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendokumentasikan langkah-langkah perencanaan yang efektif dalam konteks manajemen bimbingan dan konseling. Ruang lingkup penelitian mencakup analisis berbagai strategi perencanaan yang diterapkan oleh para profesional di bidang bimbingan dan konseling untuk mencapai tujuan pengembangan individu. Metode penelitian yang digunakan meliputi survei, wawancara, dan analisis dokumen guna mengumpulkan data dari praktisi bimbingan dan konseling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa langkah-langkah perencanaan yang sukses mencakup identifikasi kebutuhan individu, penetapan tujuan yang jelas, penyusunan rencana tindakan, pelaksanaan intervensi, dan evaluasi kemajuan. Faktor-faktor seperti kepercayaan diri, kemampuan komunikasi, dan pemahaman mendalam tentang permasalahan klien memainkan peran penting dalam kesuksesan perencanaan. Simpulan dari penelitian ini adalah bahwa perencanaan yang cermat dan terarah merupakan elemen kunci dalam manajemen bimbingan dan konseling yang efektif. Dengan mengintegrasikan langkah-langkah perencanaan yang disusun dengan baik, praktisi dapat memberikan layanan yang lebih efisien dan bermakna kepada klien mereka, mendorong perkembangan individu yang positif, dan mendukung kesejahteraan mental dan emosional.