cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
AKSIOMA
ISSN : 20862725     EISSN : 25797646     DOI : -
Core Subject : Education,
AKSIOMA : Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika adalah jurnal dalam bidang matematika dan pendidikan matematika yang memfasilitasi guru, mahasiswa, dosen, dan praktisi pendidikan dalam menerbitkan karya ilmiah atau artikel hasil penelitian maupun studi pustaka. Jurnal Aksioma ini terbit 2 kali dalam setahun yaitu pada bulan Juli dan Desember.
Arjuna Subject : -
Articles 495 Documents
Meningkatkan Kemampuan Komunikasi Matematik dan Kemandirian Belajar Siswa SMP melalui Pendekatan Realistic Mathematics Education veralita, liana; Rohaeti, Euis Eti; Purwasih, Ratni
AKSIOMA : Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 9, No 1 (2018): AKSIOMA: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/aks.v9i1.2455

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan kemampuan komunikasi matematik dan kemandirian belajar siswa SMP melalui pendekatan Realistic Mathematics Education. Metode penelitian yang digunakan eksperimen, dimana subjek dalam populasi ini dipilih secara acak yaitu acak kelas. Didalam penelitian ini, peneliti memberikan perlakuan kepada subjek peneliti untuk selanjutnya ingin diketahui pengaruh perlakuan tersebut. Perlakuan tersebut adalah pendekatan Realistic Mathematics Education pada kelas eksperimen dan pembelajaran konvensional pada kelas kontrol. Pembelajaran matematika realistic lebih efektif dalam peningkatan kemampuan komunikasi matematik dan kemandirian siswa SMP melalui pendekatan Realistic Mathematics Education lebih baik daripada pmbelajaran biasa. Besarnya peningkatan kemampuan komunikasi matematik siswa yang diajar pembelajaran matematika realistic adalah 0,72dan pembelajaran konvensional adalah 0,45. Besarnya peningkatan kemandirian belajar matematik siswa yang diajar pembelajaran matematika realistic adalah 94,86 dan pembelajaran konvensional adalah 91,40.Kata Kunci: RME, Kemampuan Komunikasi Matematik, Kemandirian Belajar
Multivariate Analysis of Variance (MANOVA) untuk Memperkaya Hasil Penelitian Pendidikan Sutrisno Sutrisno; Dewi Wulandari
AKSIOMA : Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 9, No 1 (2018): AKSIOMA: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/aks.v9i1.2472

Abstract

MANOVA merupakan solusi teknik analisis data kuantitatif bagi peneliti di dunia pendidikan yang ingin mengamati hasil belajar peserta didik dalam rangka menerapkan prinsip kebulatan dalam Kurikulum 2013 (prinsip evaluasi hasil belajar meliputi aspek kognitif, afektif, dan psikomotor). MANOVA mampu mengungkapkan perbedaan yang tidak ditampilkan ANOVA secara terpisah, sehingga dapat meningkatkan kesempatan untuk menemukan perubahan sebagai akibat dari perlakuan yang berbeda dan interaksinya. Dengan demikian, temuan hasil penelitian akan semakin kaya dan sangat berguna bagi perkembangan ilmu pengetahuan. Terdapat dua model analisis variansi yaitu model overparameterized dan model rerata sel. Model rerata sel memberikan pendekatan sederhana dan tidak ambigu, yang dapat digunakan pada data seimbang atau data tidak seimbang. Model ini menggunakan kontras untuk menyatakan efek utama dan interaksi. Uji persyaratan MANOVA meliputi uji normalitas multivariat dengan uji Mardia dan uji homogenitas matriks kovariansi dengan uji Box’s M. Terdapat beberapa statistik uji MANOVA yaitu Wilks’ Lambda, Pillai, Lawley-Hotelling, dan Roy’s Largest Root. Ketika hipotesis nol MANOVA ditolak, maka dilanjutkan ANOVA pada setiap variabel terikat. Apabila hipotesis nol ANOVA ditolak dan variabel bebas memiliki lebih dari dua nilai, maka dilakukan uji post hoc dengan metode Scheffe’. Prosedur ini menjaga taraf kesalahan α. Uji komparasi rerata antar sel tidak dapat dilakukan secara langsung menggunakan General Linear Model (GLM) pada SPSS. Prosedur yang dapat dilakukan adalah memanipulasi data dengan merubah kondisi eksperimentasi menjadi nilai-nilai yang dianggap satu variabel bebas, sehingga dapat dianalisis dengan One-Way ANOVA atau GLM. Kesulitan analisis multivariat pada perhitungannya yang terlalu rumit, sudah terpecahkan dengan adanya software statistik yang semakin canggih.Kata kunci: MANOVA, analisis multivariat, memperkaya hasil, penelitian pendidikan
Pengaruh Kecemasan Matematika (mathematics Anxiety) Terhadap Hasil Belajar Matematika Siswa SMP Murnaka, Nerru Pranuta
AKSIOMA : Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 9, No 1 (2018): AKSIOMA: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/aks.v9i1.2421

Abstract

AbstrakHasil belajar siswa dipengaruhi oleh beberapa faktor. Salah satu faktor yang mempengaruhi adalah faktor sikap siswa. Faktor ini merupakan faktor yang berasal dari dalam diri siswa (internal). Salah satu sikap siswa dalam pembelajaran matematika adalah siswa yang merasa cemas terhadap matematika itu sendiri. Kecemasan yang dialami siswa dalam pembelajaran matematika disebut dengan kecemasan matematika (mathematics anxiety). Sikap cemas ini merupkan respon negatif yang membuat seseorang menghindari pembelajaran matematika serta ketidakmampuan dalam belajar matematika. Tujuan dari penelitian ini adalah 1) Untuk menyelidiki seberapa besar pengaruh kecemasan matematika  terhadap hasil belajar matematika siswa; 2) Untuk menyelidiki seberapa tinggi tingkat keeratan hubungan linier antara kecemasan matematika  dengan hasil belajar matematika siswa. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan jenis penelitian korelasional karena bertujuan untuk mengetahui hubungan suatu variabel terhadap variabel lain.  Penelitian ini dilaksanakan di SMP Dharma Siswa, dengan subyek penelitiannya siswa kelas VII yang berjumlah 188 siswa. Dari hasil penelitian ini diperoleh nilai koefisien determinasi sebesar 0.0204 = 2,04%. Hal ini menunjukkan bahwa  hanya sebesar 2.04% kecemasan matematika mempengaruhi hasil belajar matematika siswa. Sedangkan 2) Nilai koefisien korelasi antara kecemasan matematika dengan hasil belajar matematika adalah r =  – 0,1428. Dengan demikian, diperoleh hasil bahwa terdapat hubungan yang negatif antara kecemasan matematika (math anxiety) terhadap hasil belajar matematika, namun keeratan hubungan antara keduanya berada pada kategori sangat lemahKata kunci: kecemasan matematika (mathematics anxiety), hasil belajar matematika, korelasional
EFEKTIVITAS MODEL PROBLEM BASED LEARNING DITINJAU DARI PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIKA SISWA KELAS VII SEKOLAH MENENGAH PERTAMA Warniasih, Kristina
AKSIOMA : Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 9, No 2 (2018): AKSIOMA : Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/aks.v9i2.2911

Abstract

 Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas model Problem Based Learning (PBL) pada pembelajaran matematika ditinjau dari pemahaman konsep matematika siswa kelas VII Sekolah Menengah Pertama Kabupaten Bantul. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen dengan desain penelitian The One-Shot Case Study Design. Populasi dalam penelitian ini adalah Sekolah Menegah Pertama Kabupaten Bantul. Teknik pengambilan sampel dengan purposive sample. Sampel penelitian ini yaitu kelas VII A SMP Negeri 2 Sewon, Kelas VII A SMP Negeri 3 Sewon, dan kelas VII A SMP PGRI Kasihan. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, tes, wawancara, dan dokumentasi. Hasil uji coba instrument soal tes pemahaman konsep dinyatakan bahwa soal valid dan reliabel. Data hasil penelitian menunjukkan bahwa data berdistribusi normal. Teknik analisis data hasil penelitian ini menggunakan uji t satu pihak kanan dengan taraf signifikasi = 0,05.Berdasarkan hasil akhir penelitian disimpulkan bahwa model Problem Based Learning (PBL) efektif ditinjau dari kemampuan pemahaman konsep matematika siswa kelas VII Sekolah Mengengah Pertama. Hal ini ditunjukkan dari hasil uji t tentang nilai rata-rata pemahaman konsep matematika siswa kelas VII SMP Negeri 2 Sewon dengan hasil  (uji signifikan dengan  ), SMP Negeri 3 Sewon dengan hasil  (uji signifikan dengan  ), dan SMP PGRI Kasihan dengan hasil  (uji signifikan dengan  ).  Kata kunci : Model Problem Based Learning (PBL), pemahaman konsep
Pengembangan Perangkat Pembelajaran Cooperative Integrated Reading And Composition Untuk Meningkatkan Pemahaman Geometri andang, andang; Hadi, Arnasari Merdekawati; Wirahmad, Ika
AKSIOMA : Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 9, No 2 (2018): AKSIOMA : Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/aks.v9i2.2837

Abstract

Mathematics is a universal science underlying the development of modern technology, has an important role in various disciplines and advance the human mind. Mathematics subjects in addition to having abstract nature it also requires a good understanding. In general at school, the teacher is still the center of the delivery of the material, the source of learning is the teacher’s handbook, concentrating toomuch on the exercise of solvin g a more procedural mechanistic problem rather than inculcating an understanding. The purpose of this research are 1) to produce learning device with cooperative integrated reading and composition in order to increase understanding of gemetry, and 2) know the student’s response to the learning device that has been developed. This type of research is research development with model ploomp. Subjek field trial includes 32 students of class VIII7 in SMPN 1 Bima city. Instrument research used consisted of validation sheet, observation sheet teaching implementation, student activity observation sheet, student’s response haunter, teacher research questionnaire, and concept comprehension test, result of product assesment is a RPP draft, LKS and student learning module by using quantitative and qualitative data analysis. Assessment used by finding the mean value of all aspect of prototypt assessment by validator 4,6 with qualitative criteria is very valid. Date student activity obtained score to idea of 98,84%. Avarage ability of teachers in learning process 4,26 and are in good category, more than 95% of students responded by saying interested and are interested in learning, and the understanding of geometry (circle) avarages is 85,43 with classical completeness equal to 87,09%.  Key Word: Learning device, cooperative CIRC, understanding of geometry.
Profil Generalisasi Berdasarkan Perspektif Semiotik Siswa Operasional Konkret Dan Operasional Formal Mu'jizatin Fadiana; Siti Amin; Agung Lukito
AKSIOMA : Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 9, No 2 (2018): AKSIOMA : Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/aks.v9i2.2515

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses generalisasi berdasarkan perspektif semiotik pada siswa operasional konkret dan operasional formal. Material semiotik yang akan dianalisis meliputi, gestur, ucapan dan tulisan. Penelitian kualitatif eksploratif ini dilaksanakan di salah satu SMP swasta  di Tuban Jawa Timur Indonesia. Subjek dalam penelitian ini adalah seorang siswa Kelas VII yang berada pada tahap operasional konkret dan operasional formal. Subjek dipilih dengan menggunakan instrument GALT (Group of Assessment of Logical Thinking). Data dikumpulkan dengan think aloud, yaitu saat menyelesaikan tugas generalisasi pola, siswa menyatakan proses berpikirnya secara lisan. Selain itu, juga dilakukan wawancara. Data yang telah terkumpul kemudian dianalisis dengan menggunakan teknik analisis data kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa operasional konkret melalui tiga tahapan proses generalisasi, sedangkan siswa operasional formal melalui empat tahapan proses generalisasi. Tahapan membuktikan kebenaran rumus umum tidak dilakukan oleh siswa operasional konkret. Siswa operasional konkret menyatakan produk generalisasi dalam bentuk kalimat sederhana berdasarkan pada konteks gambar yang dilihat, sedangkan siswa operasional formal menyatakan produk generalisasi dalam bentuk aljabar simbolik.
Model Aljabar Max Plus dan Petri Net Pada Sistem Pelayanan Pendaftaran Ujian Akhir Semester dewi nurmalitasari
AKSIOMA : Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 9, No 2 (2018): AKSIOMA : Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/aks.v9i2.2997

Abstract

Bagian administrasi akademik langsung berhubungan dengan mahasiswa sehingga layanan akademik di STKIP PGRI Pasuruan perlu mendapatkan perhatian yang lebih guna untuk mewujudkan tingkat kepuasan yang optimal bagi mahasiswa. Namun hal ini kontradiktif dengan masih banyaknya mahasiswa STKIP PGRI Pasuruan yang bingung pada alur system pelayanan pendaftaran ujian akhir semester baik dari system pembayaran, sistem online, verifikasi data ke BAU dan BAAK terutama pada mahasiswa baru yang dikarenakan system pendaftarannya berbeda dengan mahasiswa angkatan lama. Tujuan penelitian ini adalah diperoleh estimasi waktu dan hasil analisis jadwal menggunakan pendekatan aljabar Max Plus dari alur Petri Net pada pelayanan pendaftaran ujian akhir semester di STKIP PGRI Pasuruan menggunakan aljabarMax Plus. Hasil penelitian ini diperoleh estimasi waktu dari mahasiswa memulai pendaftaran sampai mahasiswa terdaftar sebagai peserta uas.
Efektivitas Model Pembelajaran Cooperative Script Dan Snowball Throwing Berbasis Flipbook Maker Ditinjau Dari Kemampuan Pemecahan Masalah ni'mah, khoirotun
AKSIOMA : Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 9, No 2 (2018): AKSIOMA : Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/aks.v9i2.2440

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi karena rendahnya nilai KPM siswa dan kurangnya variasi metode pembelajaran yang digunakan suatu sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) perbedaan kemampuan pemecahan masalah (KPM) siswa dengan Cooperative Script (CS) berbantuan Flipbook Maker, Snowball Throwing (ST) berbantuan Flipbook Maker, dan pembelajaran konvensional; (2) ketuntasan KPM siswa antara CS berbantuan Flipbook Maker, ST berbantuan Flipbook Maker, dan pembelajaran konvensional; serta (3) pengaruh aktifitas belajar siswa terhadap KPM. Penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu yang dilaksanakan di SMK Cut Nya’ Dien. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas X. Melalui cluster random sampling terpilih sampel penelitian yaitu siswa kelas AK 1 sebagai kelas eksperimen 1, siswa kelas AK 2 sebagai kelas eksperimen 2, dan siswa kelas TB sebagai kelas kontrol. Instrumen yang digunakan adalah tes KPM, lembar observasi keaktifan siswa, dan lembar observasi keterlaksanaan pembelajaran. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif dan statistik. Uji statistik yang digunakan ANAVA, Uji-t, Uji Scheffe dan Uji Regresi. Hasil penelitian menunjukkan pada taraf signifikansi 5% dapat disimpulkan model CS dan ST efektif ditinjau dari KPM berdasarkan ketercapaian  (1) ada perbedaan KPM antara CS berbantuan Flipbook Maker, ST berbantuan Flipbook Maker, dan pembelajaran konvensional; (2) KPM siswa CS berbantuan Flipbook Maker, ST berbantuan Flipbook Maker, lebih baik daripada model konvensional; (3) KPM siswa CS berbantuan Flipbook Maker lebih baik dibanding kelas ST berbantuan Flipbook Maker; (4) ada hubungan signifikan antara keaktifan siswa dengan KPM; (5) ketuntasan belajar individual dan klasikal kelas CS dan ST tercapai.
Pengembangan aplikasi mobile learning untuk pembelajaran matematika materi operasi aljabar siswa SMP joko wahyono
AKSIOMA : Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 9, No 2 (2018): AKSIOMA : Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/aks.v9i2.2996

Abstract

Abstrak Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengembangkan produk aplikasi mobile learning untuk pembelajaran matematika materi operasi aljabar yang valid, efektif, dan praktis. Penelitian ini merupakan penelitian R&D (Research and Development) dengan menggunakan ADDIE sebagai model pengembangannya. Tahapan model pengembangan ADDIE terdiri dari 1) Analysis, meliputi analisis data smartphone siswa; 2) Design, meliputi rencana produk yang akan dikembangkan; 3) Development, yaitu pengembangan atau proses pembuatan aplikasi mobile learning; 4) Implementation, yaitu proses validasi dan penerapannya; dan 5) Evaluation, dilakukan dengan tujuan agar aplikasi mobile learning menjadi lebih layak untuk diterapkan. Aplikasi mobile learning yang dikembangkan dengan bantuan software exe-learning, sparkol, dan Website 2 Apk Builder Pro ini terlebih dahulu dilakukan uji validasi dalam hal materi, uji validasi dalam hal tampilan media, uji kepraktisan yang diberikan kepada guru tingkat SMP, serta pendapat siswa untuk mendapat respon dari penerapan aplikasi ini. Berdasarkan dari data yang telah diperoleh dan diolah, skor rata-rata penilaian validasi materi sebesar 4,27 dan untuk validasi tampilan media sebesar 4,33, dimana kedua nilai ini termasuk kategori valid, skor peningkatan hasil belajar siswa sebesar 0,72 yang termasuk klasifikasi peningkatan tinggi dan termasuk efektif, serta skor rata-rata penilaian kepraktisan sebesar 4,4 yang termasuk ke dalam kategori tinggi. Penerapan aplikasi ini juga mendapat respons positif dari siswa yang telah menggunakannya, sehingga media aplikasi mobile learning ini layak diterapkan dalam proses belajar mengajar materi operasi aljabar.Kata kunci : ADDIE; Mobile learning; Operasi aljabar
Development of Module of Learning Geometry Based on Van Hiele Theory Deshinta Puspa Ayu Dwi Argaswari
AKSIOMA : Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 9, No 2 (2018): AKSIOMA : Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/aks.v9i2.2559

Abstract

The aim of this research was to develop a teaching and learning module using Van Hiele theories for quadrilateral topics in grade VII students in middle school, which is valid, practical, and effective. Literatures explain that nowadays the students over generalize the concept of geometry without further understanding about the concept of geometry and the skills of proving and reasoning that geometry field try to improved. The method used was research and development with modification of Borg and Gall and Plump method. The initial investigation stage result stated that only 22.6% of students reached level 2 informal deduction, 35.5% students reached level 1 analysis and the rest of students were still in level 0 visualization. In order to solve this problem, the design and realization stages developed a module which was written based on phase of learning geometry. Next, the module was verified through trial test in a class of students grade VII in order to get data of validity and effectivity. Lastly, the module was tested through experimental research by comparing experimental and control class. The module was valid based on validator review. The module was effective because it can increase students geometry thinking level by 48%. The nonparametric test using K-S and Man Whitney show that the result of level of geometry thinking in experimental class was better than the control class. Overall result state that the module valid and effective.

Filter by Year

2010 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 16, No 1 (2025): AKSIOMA: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 15, No 3 (2024): AKSIOMA: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 15, No 2 (2024): AKSIOMA: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 15, No 1 (2024): AKSIOMA: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 14, No 3 (2023): AKSIOMA: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 14, No 2 (2023): AKSIOMA: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 14, No 1 (2023): AKSIOMA: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 13, No 3 (2022): AKSIOMA: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 13, No 2 (2022): AKSIOMA: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 13, No 1 (2022): AKSIOMA: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 12, No 3 (2021): AKSIOMA: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 12, No 2 (2021): AKSIOMA: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 12, No 1 (2021): AKSIOMA: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 11, No 2 (2020): AKSIOMA: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 11, No 1 (2020): AKSIOMA: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 10, No 2 (2019): AKSIOMA: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 10, No 1 (2019): AKSIOMA: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 9, No 2 (2018): AKSIOMA : Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 9, No 1 (2018): AKSIOMA: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 9, No 1 (2018): AKSIOMA: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 8, No 2 (2017): AKSIOMA: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 8, No 1 (2017): AKSIOMA: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 7, No 2 (2016): AKSIOMA: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 7, No 1 (2016): AKSIOMA: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 6, No 2 (2015): AKSIOMA: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 6, No 1/Maret (2015): AKSIOMA: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 6, No 1/Maret (2015): AKSIOMA Vol 5, No 2/september (2014): aksioma Vol 5, No 2/septembe (2014): aksioma Vol 5, No 1/MARET (2014): AKSIOMA Vol 5, No 1/MARET (2014): AKSIOMA Vol 4, No 2/Septembe (2013): AKSIOMA Vol 4, No 2/September (2013): AKSIOMA Vol 4, No 1/MARET (2013): AKSIOMA Vol 4, No 1/MARET (2013): AKSIOMA Vol 3, No 2 (2012): AKSIOMA Vol 3, No 1/Maret (2012): Aksioma Vol 3, No 1/Maret (2012): Aksioma Vol 2, No 2/September (2011): AKSIOMA Vol 2, No 2/Septembe (2011): AKSIOMA Vol 2, No 1/Maret (2011): AKSIOMA Vol 2, No 1/Maret (2011): AKSIOMA Vol 1, No 2/September (2010): AKSIOMA Vol 1, No 2/Septembe (2010): AKSIOMA Vol 1, No 1/Maret (2010): AKSIOMA Vol 1, No 1/Maret (2010): AKSIOMA More Issue