cover
Contact Name
DWI PRASETIYAWATI DIYAH HARIYANTI
Contact Email
duik_pdh@yahoo.com
Phone
-
Journal Mail Official
paudiapgpaud@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
PAUDIA: JURNAL PENELITIAN DALAM BIDANG PENDIDIKAN ANAK USIA DINI
ISSN : 20891431     EISSN : 25984047     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
PAUDIA is scientific journal about early childhood education; it hereby states that the publication of the articles is true research outcomes and it is scientifically. PAUDIA is a scientific journal about early childhood education. It belongs to PG PAUD Program of Science Education Faculty in Semarang PGRI University. It publishes twice a year; it is on July and October. This journal is research outcomes which are talking about early childhood educatio
Arjuna Subject : -
Articles 300 Documents
PENINGKATAN KUALITAS POS PAUD MELALUI PENGEMBANGAN PROGRAM HOLISTIK INTEGRATIF (Penelitian Tindakan Pada Pos PAUD Se-Kalurahan Penggaron Kidul) Arri Handayani; Muniroh Munawar; Anita Chandra D.S.,; Dwi Prasetiyawati D.H
PAUDIA : Jurnal Penelitian dalam Bidang Pendidikan Anak Usia Dini Vol 1, No 1 (2011)
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/paudia.v1i1.260

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah menemukan model peningkatan kualitas Pos PAUD melalui PAUD Holistik integratif, sehingga membantu memecahkan masalah dalam penyelenggaraan PAUD yang kurang profesional berupa keterbatasan dalam pengetahuan tentang anak usia dini, gizi dan parenting. Metode dalam penelitian ini menggunakan Action research yang meliputi 5 tahapan yang merupakan siklus, yaitu : a). Melakukan diagnosa (diagnosing) ,melakukan identifikasi masalah-masalah pokok yang ada guna menjadi dasar kelompok atau organisasi sehingga terjadi perubahan,cara yang ditempuh dengan mengadakan wawancara. b).Membuat rencana tindakan (action planning),Peneliti dan partisipan bersama-sama memahami pokok masalah yang ada kemudian dilanjutkan dengan menyusun rencana tindakan yang tepat untuk menyelesaikan masalah yang ada. c).Melakukan tindakan (action taking) ,Peneliti dan partisipan bersama-sama mengimplementasikan rencana tindakan dengan harapan dapat menyelesaikan masalah. d).Melakukan evaluasi (evaluating),Setelah masa implementasi (action taking) dianggap cukup kemudian peneliti bersama partisipan melaksanakan evaluasi hasil dari implementasi tadi,. e).Pembelajaran (learning),Tahap ini merupakan bagian akhir siklus yang telah dilalui dengan melaksanakan review tahap-pertahap yang telah berakhir kemudian penelitian ini dapat berakhir. Seluruh kriteria dalam prinsip pembelajaran harus dipelajari, perubahan dalam situasi organisasi dievaluasi oleh peneliti dan dikomunikasikan kepada klien, peneliti dan klien merefleksikan terhadap hasil proyek, yang nampak akan dilaporkan secara lengkap dan hasilnya secara eksplisit dipertimbangkan dalam hal implikasinya terhadap penerapan Canonical Action Reaserch (CAR). Berdasarkan temuan dan pembahasan, penelitian ini menyimpulkan sebagai berikut ; (1) Terjadi peningkatan kualitas Pos PAUD melalui program holistik integratif ?é?ádari siklus I ke siklus II.(2)Terjadi peningkatan kualitas pembelajaran pendidik PAUD melalui pelatihan.(3) Terlihat pada output sig?é?á =?é?á 0,000 = 0% < 5%, maka H0 ditolak dan H1 diterima?é?á artinya bahwa rataan nilai postest dan nilai pretest keduanya berbeda.Dari output terlihat bahwa nilai means pretest = 9,48?é?á lebih kecil dari nilai means postest= 14,86. Jadi ?é?ánilai postest lebih baik dari pada nilai pretest.Setelah dilakukan penelitian tindakan, dapat disimpulkan bahwa Pelatihan program PAUD holistik integratif?é?á dapat meningkatkan kualitas Pos ?é?áPAUD.
NILAI-NILAI KEMANDIRIAN ANAK MELALUI SCAFFOLDING PAD USIA 3-4 TAHUN DI KELOMPOK BERMAIN PAUD TAMAN BELIA CANDI SEMARANG Diana Widianti; Purwadi Purwadi; Ismatul Khasanah
PAUDIA : Jurnal Penelitian dalam Bidang Pendidikan Anak Usia Dini Vol 8, No 1 (2019): Juli 2019 : PAUDIA (Jurnal Penelitian Dalam Bidang Pendidikan Anak Usia Dini)
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/paudia.v8i1.4040

Abstract

ABSTRAKLatar belakang yang mendorong penelitian ini adalah penanaman karakter dengan pembiasaan adanya pemberian pijakan (Scaffolding) dari pohon karakter yang dimiliki PAUD Taman Belia Candi Semarang salah satunya karakter mandiri. Kemandirian yang dimiliki anak usia dini akan sangat bermanfaat bagi mereka dalam menumbuhkan kemadiriannya. Tujuan yang ingin dicapai untuk penelitian ini adalah mendeskripsikan nilai-nilai kemandirian anak dengan penerapan scaffolding pada usia 3-4 tahun di Kelompok Bermain PAUD Taman Belia Candi Semarang. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif naturalistik dengan metode pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data dengan model Miles and Huberman yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Teknik pengujian keabsahan data dengan triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan perkembangan anak sesuai dengan Standar Tingkat Pencapaian Perkembangan Anak (STPPA) dengan adanya pengaruh besar dari pemberian dukungan penerapan scaffolding untuk kemandirian anak telah menjadi suatu pembiasaan aktifitas sehari-hari anak, sehingga muncul kemampuan anak yang berkembang sesuai tingkat perkembangannya dalam melakukan aktifitas sendiri dengan minimnya bantuan orang dewasa relative kecil.  Kata kunci: anak usia dini, kemandirian, Scaffolding 
Pengembangan Model Pembelajaran Berbasis Budaya Lokal di TK Negeri Pembina Kota Kediri Anik Lestariningrum; Intan Prastihastari Wijaya
PAUDIA : Jurnal Penelitian dalam Bidang Pendidikan Anak Usia Dini Vol 8, No 2 (2019): Desember 2019 : PAUDIA (Jurnal Penelitian Dalam Bidang Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/paudia.v8i2.4755

Abstract

Berdasarkan hasil studi pendahuluan yang sudah dilakukan ditemukan permasalahan terkait konsep pembelajaran yang berbasis budaya lokal dalam pelaksanaan proses pembelajaran yang dilakukan belum tertuang di perangkat pembelajaran yang dibuat guru sementara di KTSP sudah tertuang pelaksanaan konsep tersebut. Permasalahan tersebut diatasi dengan menyusun desain pengembangan model pembelajaran dengan guru di TK Negeri Pembina Kota Kediri terkait pembelajaran berbasis budaya lokal tersebut dapat tertuang di perangkat pembelajaran mulai dari Prosem, RPPM dan RPPH. Tujuan Penelitian ini adalah; (a) Mendeskripsikan tingkat kebutuhan pengembangan model pembelajaran berbasis sosial budaya di TK Negeri Pembina Kota Kediri, (b) Mengetahui prototipe pengembangan model pembelajaran berbasis sosial budaya. Desain penelitian yang digunakan adalah jenis penelitian dan pengembangan (research and development). Subjek penelitian adalah guru dan anak. Proses analisis data yang dilakukan yaitu menganalisis data secara gambaran deskriptif dan kepraktisan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (a) Adanya tingkat kebutuhan Pengembangan Model Pembelajaran berbasis budaya lokal guru memahami akan pentingnya menyusun perangkat pembelajaran sesuai konsep memasukan budaya lokal sesuai karakteristik anak; (b) Konsep bentuk desain pengembangan model pembelajaran terdiri atas dua konsep yaitu konsep dasar filosofi model dan konsep dari implementasi model. Setelah melalui proses analisis data tingkat validitas isi dinyatakan pengembangan model pembelajaran berbasis budaya lokal sudah menuhi aspek praktis sehingga layak digunakan
IMPLEMENTASI PENDEKATAN KLARIFIKASI NILAI ATAU VALUES CLARIFICATION TECHNIC (VCT) DALAM PEMBELAJARAN MORAL PADA ANAK USIA DINI Mila Karmila
PAUDIA : Jurnal Penelitian dalam Bidang Pendidikan Anak Usia Dini Vol 2, No 1 mei (2013): PAUDIA
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/paudia.v2i1 mei.372

Abstract

Pendidikan moral menduduki atau memiliki arti penting dalam rangka dan pembentukan manusia yang aktif, kritis, kreatif dan inovatif. Pendidikan moral sebagai pembelajaran nilai memiliki sasaran bukan semata-mata pengalihan atau transfer pengetahuan belaka, akan tetapi lebih ditekankan pada pembentukan sikap. Oleh karena itu, pembelajaran moral harus menyentuh semua aspek, baik aspek kognitif, aspek afektif maupun aspek psikomotor dengan lebih menitikberatkan pada aspek afektif. Moral berkenaan dengan ajaran tentang baik buruk perbuatan dan kelakuan, akhlak, kewajiban dan sebagainya. Pembelajaran moral yang ideal dan sesuai untuk anak usia dini adalah pembelajaran yang memeberikan kesempatan kepada anak untuk mengkaji dan menilai sendiri perbuatan tersebut bukan dengan cara pemberian teoretis dan ajaran yang bersifat doktrinatif. Value Clarification Techique adalah sebuah pendekatan pembelajaran moral yang memberikan kesempatan kepada para peserta didik untuk dapat menilai, mengkaji dan menganalisis suatu perbuatan sehingga anak dapat memahami sebab akibat dari sebuah perbuatan atau nilai moral tertentu. Dengan model VCT yang beragam guru dapat mendesain pembelajaran moral yang menyenangkan sehingga pendidikan moral yang berlangsung dikelas menjadi efektif.Kata kunci: moral, pendidikan moral, anak usia dini, values clarification technic
Analisis Nilai Karakter Disiplin Melalui Permainan Tradisional Boin-Boin di TK Kartini Dempet Kelas A Tahun Ajaran 2018/2019 Siti Zulaeni
PAUDIA : Jurnal Penelitian dalam Bidang Pendidikan Anak Usia Dini Vol 8, No 2 (2019): Desember 2019 : PAUDIA (Jurnal Penelitian Dalam Bidang Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/paudia.v8i2.4630

Abstract

Abstrak                        Hasil observasi anak di Tk Kartini Dempet, menunjukan bahwa karakter disiplin juga masih berkurang, kurangnya terhadap nilai-nilai karakter serta lemahnya kontrol perilaku, mengakibatkan anak berpotensi menjadi hiperaktif. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui analisis nilai karakter disiplin melalui permainan tradisional boin-boin di TK Kartini Dempet Kelas A Tahun Ajaran 2018/2019. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Peneliti berupaya untuk memahami fenomena yang kompleks dengan jalan pengujiannya dalam keseluruhan dalam konteks. Data bersumber dari permainan boin-boin, hasil observasi, wawancara dan dokumentasi. Metode pengumpulan data: observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa di dalam permainan boin-boin menyimpulkan bahwa dalam permainan tradisional    boin-boin terinternalisasi tujuh nilai karakter yaitu nilai religius, nilai rasa ingin tahu, nilai jujur, nilai tanggungjawab, nilai kerja keras, nilai peduli sosial dan nilai cinta damai. Guru diharapkan mampu memberikan pendidikan  karakter disiplin kepada anak dengan  memanfaatkan permainan tradisional di luar kelas. Kata Kunci : nilai karakter disiplin
PENGEMBANGAN MODEL PEMBELAJARAN INOVATIF MELALUI PENDEKATAN IN HOUSE TRAINING BERBASIS KEARIFAN BUDAYA LOKAL Muniroh Munawar; Agung Prasetyo; Ratna Wahyu Pusari
PAUDIA : Jurnal Penelitian dalam Bidang Pendidikan Anak Usia Dini Vol 2, No 1 mei (2013): PAUDIA
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/paudia.v2i1 mei.367

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan model pembelajaran inovatif di Pos PAUD berbasis kearifan budaya lokal. Penelitian ini difokuskan pada Pos PAUD Binaan KKN IKIP PGRI Semarang di Kota Semarang. Pengembangan model pembelajaran inovatif di Pos PAUD ini diawali dari studi penelitian pendahuluan yang dilakukan selama program KKN berlangsung bahwa banyak permasalahan yang dihadapi oleh para kader/tutor Pos PAUD terkait dengan kualitas pembelajaran, kurangnya dana dan sarana prasarana (alat permainan edukatif). Melalui pendekatan in house training (IHT) pada pos-pos PAUD se Kota Semarang khususnya pos PAUD binaan KKN IKIP PGRI Semarang diharapkan ada keberlanjutan program antara Pos PAUD yang dirintis dengan IKIP PGRI Semarang selaku penggagas rintisan Pos PAUD tersebut. Hal ini sebagai salah satu bentuk tanggung jawab atau konstribusi IKIP PGRI Semarang untuk mencerdaskan masyarakat.Sebagai tindak lanjut program pasca KKN untuk memberikan layanan edukasi pada para kader/tutor pos paud tentang pengembangan model pembelajaran inovatif berbasis kearifan budaya lokal. Adanya penerapan layanan IHT diharapkan dapat meningkatkan kompetensi pedagogis para tutor yang nantinya akan mengarah pada kompetensi profesionalnya sehingga terwujud layanan PAUD yang paling murah, mudah & berkualias. Metode Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan (R & D) research) yang menggunakan prosedur kerja dari model Kemmis dan Taggart (1988).Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa adanya meningkatkan kompetensi tutor/pendidik paud dalam merancang model pembelajaran yang inovatif berbasis kearifan budaya lokal, yaitu jika pada siklus I (asesmen awal) mempunyai nilai rata-rata antara 1 s.d 1,9 sedangkan pada siklus II mempunyai nilai rata-rata antara 2,7 s.d 3,6. Hasil nilai rata-rata tersebut menunjukkan bahwa adanya peningkatan kemampuan guru dalam merancang model pembelajaran inovatif berbasis kearifan budaya lokal melalui pendekatan in house training.Peningkatan kemampuan pendidik tersebut secara kualitatif dapat dideskripsikan sebagai berikut: a). Pendidik sudah menentukan tema pembelajaran yang sesuai potensi lokal; b). Tema-tema yang dipilih sudah berbasis kearifan budaya lokal; c) Adanya kesesuaian antara indikator dengan materi pembelajaran; d) Adanya kesesuaian antara tema dengan kegiatan pembelajaran; e) Adanya keterpaduan antara materi pembelajaran dengan kegiatan pembelajaran yang dilakukan anak; f) Media pembelajaran (APE) sudah memanfaatkan potensi budaya lokal.Keyword: model pembelajaran inovatif, IHT, kearifan budaya lokal.
PERMAINAN TRADISIONAL SEBAGAI MEDIA STIMULASI ASPEK PERKEMBANGAN ANAK USIA DINI Ismatul Khasanah; Agung Prasetyo; Ellya Rakhmawati
PAUDIA : Jurnal Penelitian dalam Bidang Pendidikan Anak Usia Dini Vol 1, No 1 (2011)
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/paudia.v1i1.261

Abstract

Kegiatan fisik yang sering dilakukan oleh anak prasekolah seperti: berguling, melompar, meluncur, berputar, berjalan dan berlari dipercaya dapat menjadi sarana dalam merangsang sistem kepekaan dan sensori bagi anak usia dini. Kegiatan tersebut melibatkan emosi dan fisik setiap individu. Setiap kegiatan yang dilakukan mengandung nilai yang penting bagi aspek perkembangan dasar?é?á anak. Nilai-nilaiyang terkandung dalam setiap permainan dapat menjadi sarana dalam pemecahan masalah yg dihadapi. Penelitian tentang ?óÔé¼?ôPermainan tradisional sebagai media stimulasi aspek perkembangan?é?á anak usia dini?óÔé¼?Ø ini bertujuan untuk : (1) Mencari, merekonstruksi, dan mengklasifikasi permainan tradisional yang ada di Jawa Tengah sesuai dengan nilai budaya masyarakat. (2) Menganalisis permainan tradisional sebagai sarana stimulan empat aspek perkembangan anak usia dini yaitu aspek fisik motorik, sosial emosional, kognitif dan bahasa. Penelitian ini menggunakan paradigma kualitatif yang menghasilkan data deskriptif berupa kata-kata yang diperoleh dari berbagai teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan metode observasi, kuisioner dan wawancara. Penelitian ini dilakukan dalam empat tahap yaitu : Tahap I : Tahap pendahuluan/ awal dilakukan dengan observasi lapangan; Tahap II : Pengembangan awal, rancangan untuk mengidentifikasi permainan tradisional yang dilakukan di TK Tunas Rimba I Semarang;?é?á Tahap III : Melakukan wawancara, pengisian kuisioner / angket tentang permainan tradisional; dan Tahap IV?é?á?é?á?é?á?é?á?é?á?é?á : menganalisis manfaat permainan tradisional sebagai stimulan aspek perkembangan anak. Kesimpulan yang ditemukan dari penelitian ini adalah bahwa terdapat lima jenis permainan tradisional yang dilaksanakan di TK Tunas Rimba I Semarang. Jenis permainan tradisional tersebut merupakan sarana dalam mengembangkan aspek perkembangan dasar anak, seperti: pisik-mitorik, kognitif, sosial-emosional, dan bahasa. Terlebih lagi, anak usia dini dapat mengenal nilai-nilai budaya lokal yang terdapat dalam setiap jenis permainan. Hal ini sesuai dengan semboyan pembelajaran pada anak usia dini ?óÔé¼?ôBelajar seraya Bermain?óÔé¼?Ø stimulasi aspek perkembangan anak berasal dari permainan khususnya permainan tradisional budaya leluhur. ?é?á Kata kunci: permainan tradisional, media stimulasi, aspek perkembangan
UPAYA MENGURANGI AGRESIVITAS PADA ANAK USIA 4 SAMPAI 5 TAHUN (KELOMPOK A) MELALUI PERMAINAN TANGGA PELANGI DI TK JANNETA GEBANGANOM KECAMATAN ROWOSARI KABUPATEN KENDAL Tania Agustis Syarah; Purwadi Purwadi; Dwi Prasetiyawati Diyah Hariyanti
PAUDIA : Jurnal Penelitian dalam Bidang Pendidikan Anak Usia Dini Vol 8, No 1 (2019): Juli 2019 : PAUDIA (Jurnal Penelitian Dalam Bidang Pendidikan Anak Usia Dini)
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/paudia.v8i1.4042

Abstract

ABSTRAKMasalahan dalam penelitian ini adalah upaya mengurangi agresivitas pada anak usia 4 sampai 5 tahun melalui permainan tangga pelangi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui intensitas perilaku agresif pada anak usia dini khususnya kelopmpok A di TK Janneta, serta upaya yang dilakukan dalam mengurangi perilaku agresif melalui permainan tangga pelangi. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif deskriptif-evaluatif. Dari hasil penelitian sebelum dan sesudah menggunakan permainan tangga pelangi, ternyata ada penurunan intensitas perilaku agresif pada anak usia dini ( 4 sampai 5 tahun ) setelah mendapatkan stimulasi melalui permainan tangga pelangi.Kata Kunci    : Perilaku agresif, anak usia dini, tangga pelangi
Metode Pembelajaran Melalui Whatsapp Group Sebagai Antisipasi Penyebaran Covid-19 pada AUD di TK ABA Kleco Kotagede meyda setyana hutami; Aninditya Sri Nugraheni
PAUDIA : Jurnal Penelitian dalam Bidang Pendidikan Anak Usia Dini Vol 9, No 1 (2020): Juli 2020 : PAUDIA (Jurnal Penelitian Dalam Bidang Pendidikan Anak Usia Dini)
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan tekhnologi informasi dan komunikasi yang ada tidak diterima dengan mudah bergitu saja oleh semua kalangan khususnya pada bidang pendidikan. Adanya pandemi covid-19 yang mewajibkan siswa untuk belajar di rumah menggunakan media alat komunikasi (ponsel cerdas).  Aplikasi Whatsapp merupakan salah satu bentuk aplikasi obrolan yang banyak digunakan oleh berbagai kalangan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui penggunaan aplikasi Whatsapp pada proses pembelajaran di PAUD selama masa Pandemi COVID-19. Penelitian ini dilaksanakan dengan pendekatan kualitatif-fenomenologi. Subjek penelitian yangg digunakan adalah anak usia 5-6 tahun. Hasil dari penelitian ini adalah harus adanya komunikasi yang baik dengan masing-masing orangtua agar dapat memanfaatkan tekhnologi informasi dalam pembelajaran melalui daring terkhusus pada whatapp group.
Internalization of Social Values ​​through Begawe Tradition to Improve Early Childhood Social Skills in the Sasak Tribe Ahmad Sanusi; Buana Sari
PAUDIA : Jurnal Penelitian dalam Bidang Pendidikan Anak Usia Dini Vol 9, No 1 (2020): Juli 2020 : PAUDIA (Jurnal Penelitian Dalam Bidang Pendidikan Anak Usia Dini)
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/paudia.v9i1.5778

Abstract

AbstractSocial skills are social skills possessed b an individual or individual to be able to interact with the surrounding environment. Social skills should be developed as early as possible, because in this early childhood individuals have begun to learn to socialize anda interact with other individuals. Development of social skills in early childhood can be done by instilling social values contained in the tradition of begawe in the sasak trible. Begawe tradition is a joint dining event or party by the sasak tribal community conducted down and down. The research approach used in this article is a qualitative descriftive approach with data collection methods using ovservation, interviews and documentation. This research aims to express the values contained in the begawe tradition in the sasak tribe. The social values that can be channeled to early childhood based on the result of research are cooperation, adaptive behavior, carring attitude, friendship, and compassion.Key words: Social skills, Early Chilhdood, Begawe tradition.

Filter by Year

2011 2024


Filter By Issues
All Issue Vol 13, No 1 (2024): Juli 2024 : PAUDIA (Jurnal Penelitian Dalam Bidang Pendidikan Anak Usia Dini) Vol 12, No 2 (2023): Desember 2023 : PAUDIA (Jurnal Penelitian Dalam Bidang Pendidikan Anak Usia Din Vol 12, No 1 (2023): Juli 2023 : PAUDIA (Jurnal Penelitian Dalam Bidang Pendidikan Anak Usia Dini) Vol 11, No 2 (2022): Desember 2022 : PAUDIA (Jurnal Penelitian Dalam Bidang Pendidikan Anak Usia Din Vol 11, No 1 (2022): Juli 2022 : PAUDIA (Jurnal Penelitian Dalam Bidang Pendidikan Anak Usia Dini) Vol 10, No 2 (2021): Desember 2021: PAUDIA (Jurnal Penelitian Dalam Bidang Pendidikan Anak Usia Dini Vol 10, No 1 (2021): Juli 2021 : PAUDIA (Jurnal Penelitian Dalam Bidang Pendidikan Anak Usia Dini) Vol 9, No 2 (2020): Desember 2020 : PAUDIA (Jurnal Penelitian Dalam Bidang Pendidikan Anak Usia Dini Vol 9, No 1 (2020): Juli 2020 : PAUDIA (Jurnal Penelitian Dalam Bidang Pendidikan Anak Usia Dini) Vol 8, No 2 (2019): Desember 2019 : PAUDIA (Jurnal Penelitian Dalam Bidang Pendidikan Anak Usia Dini Vol 8, No 1 (2019): Juli 2019 : PAUDIA (Jurnal Penelitian Dalam Bidang Pendidikan Anak Usia Dini) Vol 7, No 2 (2018) Vol 7, No 1 (2018) Vol 7, No 1 (2018) Vol 6, No 2 (2017) Vol 6, No 1 (2017) Vol 5, No 2 (2016) Vol 5, No 1 (2016) Vol 4, No 1 (2015): volume.4 No. 1 Juli (2015) Vol 4, No 2 Oktober (2015): PAUDIA Vol 4, No 1 Oktober (2015): PAUDIA Vol 3, No 2 Oktober (2014) Vol 3, No 1 (2014) Vol 3, No 1 Oktober (2014) Vol 2, No 2 (2013): PAUDIA Vol 2 No 2 Oktober 2013 Vol 2, No 1 mei (2013): PAUDIA Vol 2, No 1 mei (2013): PAUDIA Vol 1, No 1 (2011) Vol 1, No 1 (2011) More Issue