cover
Contact Name
DWI PRASETIYAWATI DIYAH HARIYANTI
Contact Email
duik_pdh@yahoo.com
Phone
-
Journal Mail Official
paudiapgpaud@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
PAUDIA: JURNAL PENELITIAN DALAM BIDANG PENDIDIKAN ANAK USIA DINI
ISSN : 20891431     EISSN : 25984047     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
PAUDIA is scientific journal about early childhood education; it hereby states that the publication of the articles is true research outcomes and it is scientifically. PAUDIA is a scientific journal about early childhood education. It belongs to PG PAUD Program of Science Education Faculty in Semarang PGRI University. It publishes twice a year; it is on July and October. This journal is research outcomes which are talking about early childhood educatio
Arjuna Subject : -
Articles 300 Documents
Persepsi Guru Paud Terhadap Sistem Pembelajaran Daring Melalui Whatsapp Di Masa Pandemi Covid-19 Ikrar Genidal Riadil; Miranti Nuraeni; Yohanes Meindra Prakoso
PAUDIA : Jurnal Penelitian dalam Bidang Pendidikan Anak Usia Dini Vol 9, No 2 (2020): Desember 2020 : PAUDIA (Jurnal Penelitian Dalam Bidang Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/paudia.v9i2.6574

Abstract

Pandemi COVID-19 memaksa siswa di semua tingkatan untuk belajar di rumah secara daring. Aplikasi WhatsApp merupakan salah satu aplikasi obrolan yang banyak digunakan untuk memfasilitasi proses pembelajaran daring. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui penggunaan WhatsApp dalam proses pembelajaran daring di tingkat Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), sekaligus menginvestigasi perspektif para guru PAUD terkait penggunaan WhatsApp dalam sistem pengajaran dan pembelajaran secara daring selama masa pandemi COVID-19. Desain penelitian yang digunakan adalah metode studi kasus dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan wawancara kepada delapan guru PAUD di Jakarta Utara. Setelah data terkumpul, para peneliti menganalisis data dengan menggunakan teknik analisis data kualitatif yang dikembangkan oleh Miles dan Huberman (1994). Dari hasil analisis data, peneliti dapat menyimpulkan bahwa guru PAUD merasa sangat terbantu dengan adanya WhatsApp, khususnya dalam menyampaikan materi pembelajaran dan tugas di masa pandemi COVID-19. WhatsApp sangat membantu sistem pembelajaran karena memiliki fitur – fitur yang sangat membantu dalam sistem pembelajaran yaitu pengiriman video, foto, perekam suara, pengiriman file, dan juga video call group. Ini sangat memudahkan pengguna dan juga pengajar dalam proses pembelajaran secara daring, karena tidak hanya mempunyai banyak fitur tetapi juga sangat mudah dalam penggunaannya karena memiliki tampilan yang sangat mudah di mengerti.
Pengaruh Metode Bercerita Menggunakan Boneka Tangan terhadap Perkembangan Emosi Usia 5-6 Tahun Aulia Insani
PAUDIA : Jurnal Penelitian dalam Bidang Pendidikan Anak Usia Dini Vol 10, No 1 (2021): Juli 2021 : PAUDIA (Jurnal Penelitian Dalam Bidang Pendidikan Anak Usia Dini)
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/paudia.v10i1.8537

Abstract

AbstractThis research is based on the background that the importance of emotional skills in TK Aisyiyah 46 Surabaya at the age of 5-6 years. Initial observations were made during the language learning process using puppet media, when children were asked to come forward to retell the child did not want to do it, there were some children who came forward and cried, there were also children who ran when they were appointed to go forward. The purpose of this study was to improve emotional abilities through the cheerful method using hand puppets. The research design used a pre-experimental one shot case study. The research subjects were 25 children aged 5-6 years, in this study using observation and documentation data collection techniques. Data analysis used the T test with the help of SPSS 20. From the results of the above calculations carried out on Group B students in Aisyiyah Kindergarten 46 Surabaya by conducting a pretest and posttest with the use of hand puppets it was concluded that, sig 0.000 <0.05 then Ha was accepted so there were differences in emotional development using hand puppets through the storytelling method. Based on the data collected and the results of the calculation of the data for each treatment, it can be seen that there is an increase in emotional development through storytelling using hand puppets.Keywords: Children, telling stories, hand puppets, emotional development AbstrakPenelitian ini didasari oleh latar belakang bahawa pentingnya kemasmpuan emosi di TK Aisyiyah 46 Surabaya pada usia 5-6 tahun. Observasi awal dilakukan saat proses pembelajaran bahasa menggunakan media boneka, saat anak diminta maju kedepan untuk menceritakan kembali anak tidak mau melaksanakannya, ada beberapa anak maju dan menangis, ada pula anak yang berlari saat ditunjuk untuk maju. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan kemampuan emosi melalui metode berceria menggunakan boneka tangan. Desain penelitian menggunakan pre eksperimen one shot case study. Subjek penelitianya adalah anak dengan usia 5-6 tahun sebanyak 25 anak, dalam penelitian ini menggunakan tenik penggumpulan data observasi dan dokumentasi.. Analisis data menggunakan uji T dengan bantuan SPSS 20. Dari hasil perhitungan diatas yang dilakukan terhadap peserta didik Kelompok B di TK Aisyiyah 46 Surabaya dengan melakukan pretest dan postes dengan perlakuan penggunaan Boneka tangan disimpulkan bahwa, sig 0.000<0.05 maka Ha diterima jadi ada perbedaan perkembangan emosi menggunakan boneka tangan melalui metode bercerita. Berdasarkan data yang terkumpul serta hasil perhitungan data setiap perlakuan dapat menunjukan bahwa ada peningkatan dalam perkembangan emosi melalui bercerita menggunakan boneka tangan.Kata kunci: Anak, bercerita, boneka tangan, perkembangan emosi
Pengembangan Literasi Anak Usia Dini melalui Media ABC Magnet Box di RA M Gandu I SALMA MAULIDA; Suyadi Suyadi
PAUDIA : Jurnal Penelitian dalam Bidang Pendidikan Anak Usia Dini Vol 10, No 1 (2021): Juli 2021 : PAUDIA (Jurnal Penelitian Dalam Bidang Pendidikan Anak Usia Dini)
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/paudia.v10i1.8049

Abstract

 AbstractOne of the aspects of early childhood language development is literacy. However, literacy is often associated with the terms reading and writing, whereas according to the meaning of language, literacy is broader than reading and writing. This journal aims to describe the development of children's literacy skills using the ABC Magnet Box game. Researchers used qualitative methods and descriptive analysis methods, the object of research was a child of group B RAM Gandu I. Researchers used data analysis techniques with interactive models and steps, including data reduction, data representation, drawing conclusions and verification. The results show that what the children can recognize in terms of child development indicators is recognizing vowels, recognizing objects by writing, composing simple sentences from prepared media and imitating alphabetical sequences. All literacy characteristics of children can develop well after using the ABC Magnet Box media.Keywords:Early childhood literacy, ABC magnet box mediaAbstrakSalah satu apek dari perkembangan bahasa anak usia dini ialah literasi. Namun, literasi sering kali dikaitkan dengan istilah membaca dan menulis, padahal menurut arti bahasa, literasi lebih luas dari membaca dan menulis.Jurnal ini bertujuan untuk mendeskripsikan perkembangan kemampuan literasi anak dengan permainan ABC Magnet Box.Peneliti menggunakan metode kualitatif dan metode analisis deskriptif, objek penelitiannya adalah anak kelompok B RAM Gandu I. Peneliti menggunakan teknik analisis data dengan model dan langkah interaktif, meliputi reduksi data, representasi data, penarikan kesimpulan dan verifikasi.Hasilnya menunjukkan yang dapat dikenali oleh anak-anak dari segi indikator perkembangan anak mengenal huruf vokal, mengenali objek dengan menulis, menyusun kalimat sederhana dari media yang disiapkan dan meniru urutan abjad.Semua karakteristik literasi anak dapat berkembang dengan baik setelah menggunakan media ABC Magnet Box.Kata kunci: literasi anak usia dini, media ABC magnet box
IDENTIFIKASI KESULITAN GURU PAUD DI MASA PANDEMI COVID-19 DAN SOLUSINYA H.B.A Jayawardana; Ianatuz Zahro; Eky Prasetya Pertiwi
PAUDIA : Jurnal Penelitian dalam Bidang Pendidikan Anak Usia Dini Vol 9, No 2 (2020): Desember 2020 : PAUDIA (Jurnal Penelitian Dalam Bidang Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/paudia.v9i2.6647

Abstract

Dunia dikejutkan dengan wabah penyakit yang melanda di seluruh negara, yang disebabkan oleh virus Corona jenis baru, yang kemudian oleh World Health Organization (WHO) disebut dengan istilah Coronavirus Disease 2019 (Covid-19). Kasus virus Corona pertama muncul di kota Wuhan (China) pada akhir Desember 2019, kemudian menyebar luas di lebih dari 110 negara di dunia,  sehingga pada0tanggal 110Maret 2020 WHO resmi menyatakan bahwa0Covid-19 sebagai0pandemi global. Pandemi global Covid-19 menyebabkan berbagai macam kesulitan di berbagai sektor termasuk di sektor pendidikan. Untuk mencegah penularan virus, semua sekolah menghentikan proses pembelajaran tatap muka dan diganti dengan sistem pembelajaran dalam jaringan (daring) atau online. Proses pembelajaran daring merupakan hal yang baru terutama bagi guru di pendidikan anak usia dini (PAUD). Proses pembelajaran daring di PAUD berpotensi menimbulkan kesulitan-kesulitan tertentu yang dialami oleh guru maupun orang tua peserta didik. Tujuan penelitian0ini adalah0untuk mengidentifikasi0kesulitan-kesulitan yang dialami oleh guru PAUD di masa pandemi Covid-19. Metode0yang digunakan0adalah survei dan wawancara menggunakan instrumen kuesioner Google Form untuk menghindari kontak fisik dengan responden. Penelitian ini melibatkan 134 responden guru PAUD yang tersebar di Kabupaten Jember. Data penelitian diolah0dan dianalisis0secara0deskriptif kualitatif. Penelitian0dilakukan mulai dari bulan Maret hingga Juni 2020. Hasil penelitian menunjukkan telah teridentifikasi berbagai macam kesulitan yang dialami oleh guru PAUD dalam pembelajaran0daring di masa0pandemi Covid-19 ini0sehingga perlu dilakukan solusi yang konkret untuk mengatasinya.
Penanaman Karakter Peduli Lingkungan Melalui Ecobrick Pada Anak Usia 3-4 Tahun Himatul Khoirunnisa; Ismatul Khasanah; Ellya Rakhmawati
PAUDIA : Jurnal Penelitian dalam Bidang Pendidikan Anak Usia Dini Vol 10, No 1 (2021): Juli 2021 : PAUDIA (Jurnal Penelitian Dalam Bidang Pendidikan Anak Usia Dini)
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/paudia.v10i1.8176

Abstract

AbstractThe background of this study is based on the problem that the environmental care characters aged 3-4 years at Pena Prima Semarang daycare has not yet appeared about management of plastic trash. Research problems 1) the plastic trash found in the school has not been used optimally 2) the environmental care characters for children has not appeared related to waste management 3) planting of environmental care characters through ecobrick, especially for children 3-4 years old. The aim of this study is to explain the utilization of plastic trash at school and planting of environmental care characters for children through ecobrick. This research uses descriptive qualitative which wants to know the data about planting of environmental care characters through ecobrick at Pena Prima Semarang  daycare. The research data from observation to children aged 3-4 years, interviews with teacher at Pena Prima daycare and parents of children, as well as documentaries on children’s activities aged 3-4 years doing plastic trash use through ecobrick. The results of research at Pena Prima Semarang daycare show that the environmental care characters can be grown to children aged 3-4 years through ecobrick. As for the environmental care characters, which taking out the trash in place, separating organic and anorganic wastes, using sufficient water, washing your hands with soap, and washing your hands after playing.Keywords: Environmental Care Characters, Ecobrick, Early ChildhoodAbstrak.Latar belakang penelitian ini berasal dari permasalahan yaitu belum munculnya karakter peduli lingkungan pada anak usia 3-4 tahun di TPA Pena Prima Semarang terkait pengelolaan sampah plastik Permasalahan penelitian 1) Sampah plastik yang ditemukan di lingkungan sekolah belum dimanfaatkan secara optimal 2) Karakter peduli lingkungan pada anak belum muncul terkait dengan pengelolaan sampah 3) Penanaman karakter peduli lingkungan melalui ecobrick, khusunya untuk anak usia 3-4 tahun. Tujuan penelitian ini menjelaskan sejauh mana pemanfaatan sampah plastik di sekolah dan penanaman karakter peduli lingkungan pada anak melalui ecobrick. Penelitian ini menggunakan kualitatif deskriptif yang ingin mengetahui data mengenai penanaman karakter peduli lingkungan melalui ecobrick di TPA Pena Prima Semarang. Data penelitian ini diperoleh melalui observasi kepada anak usia 3-4 tahun, wawancara kepada guru TPA Pena Prima Semarang dan orangtua anak, serta dokumentasi kegiatan anak usia 3-4 tahun saat melakukan pemanfaatan sampah plastik melalui ecobrick. Hasil penelitian di TPA Pena Prima Semarang menunjukkan bahwa karakter peduli lingkungan dapat ditumbuhkan kepada anak usia 3-4 tahun melalui ecobrick. Adapun karakter peduli lingkungan, meliputi membuang sampah pada tempatnya, memisahkan sampah organik dan anorganik, menggunakan air secukupnya, mencuci tangan menggunakan sabun, dan mencuci tangan setelah bermain.Kata kunci: Karakter Peduli Lingkungan, ecobrick, Anak Usia Dini
Pengaruh Permainan Tradisional Cublak-Cublak Suweng Terhadap Bahasa Ekspresif Anak Usia Dini Usia 3-4 Tahun Fuadatul Fitriyah; Ismatul Khasanah; Purwadi Purwadi
PAUDIA : Jurnal Penelitian dalam Bidang Pendidikan Anak Usia Dini Vol 9, No 2 (2020): Desember 2020 : PAUDIA (Jurnal Penelitian Dalam Bidang Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/paudia.v9i2.6770

Abstract

 Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh permainan tradisional cublak-cublak suweng terhadap bahasa ekspresif anak usia dini kelompok A di KB Attohiriyah Guntur Demak mkjm tahun ajaran 2019/2020. Jenis penelitian ini merupakan penelitian eksperimen. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian adalah metode eksperimen. Dalam penelitian ini menggunakan bentuk “pre-experimental design“.Desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah one-group pretest- posttest design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh anak kelompok A di KB Attohiriyah yang berjumlah 16 anak dengan jumlah anak laki – laki 8 dan perempuan 8 anak pada tahun ajaran 2019 – 2020. Hasil penelitian dan perhitungan statistik dengan menggunkan uji t dengan rata-rata pada kelas ekpserimen X =24,5 dan rata-rata kelas kontrol X = 18,3, dengan n1 = 16 dan n2 = 16, untuk ttabel (dk) = n1 + n2 – 2 = 15 + 15 – 2 = 30,= 5 % yaitu 1,697, diperoleh  Lhitung = 6,847495. Hal ini menunjukkan bahwa thitung >ttabel maka H0 ditolak sehingga H1 diterima, Kemudian dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh permainan tradisional cublak-cublak suweng terhadap bahasa ekspresif anak usia dini di Kelompok Bermaian KB Attohiriyah Kecamatan Guntur Kabupaten Demak seperti anak lebih aktif mengungkapkan apa yang dirasakannya dan anak dapat mengolah kata secara komprehensif             
Validitas Konstruk (CFA) dan Model Rasch Alat Ukur Regulasi Diri untuk Anak Usia 3-7 tahun Salsabila Fitrizqi; Hery Susanto
PAUDIA : Jurnal Penelitian dalam Bidang Pendidikan Anak Usia Dini Vol 10, No 1 (2021): Juli 2021 : PAUDIA (Jurnal Penelitian Dalam Bidang Pendidikan Anak Usia Dini)
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/paudia.v10i1.8058

Abstract

AbstractChildren’s self-regulation is the child’s ability to manage emotions and focus their attention on controlling behavior so that they behave in accordance with environmental demands. Children’s self-regulation consists of 3 aspects, namely cognitive regulation, emotional regulation, and behavioral regulation. Children’s self-regulation is related to the child’s well-being during the transition from childhood to adolescents. Self-regulation is also an important aspect in seeing school readiness. Measurement of children’s self-regulation usually uses observation methods with games such as HTKS (head-toes-knees-shoulder) or delay gratification, which can be situational and subjective comparing with parental observations of children’s daily behavior. The aim of this study was to get standardized measuring tools for children’s self-regulation in Indonesia. The participants of this study were parents whose has child aged 3-7 years old. Data obtained from 313 participants. Data analysis by construct validity (CFA) and Rasch Model utilize Lisrel student version 9.30 and winstep ver.3.73 programs. Reliability instrument children’s self-regulation classified to excellent with α = 0.99, validity construct using CFA meet the criteria.  It can be concluded that a children self-regulation model can be utilize as a valid test to evaluate targeted construct and the instrument fit to rasch models.Keywords: measurement, self-regulation, preschoolAbstrakRegulasi diri anak adalah kemampuan anak dalam mengelola emosi dan fokus perhatiannya untuk mengendalikan perilaku, agar berperilaku sesuai dengan tuntutan lingkungan. Regulasi diri anak terdiri dari 3 aspek, yaitu, regulasi kognitif, regulasi emosi, dan regulasi perilaku. Kemampuan regulasi diri anak masa awal berkaitan dengan kesejahteraan pada masa transisi anak-anak ke remaja. Kemampuan kesiapan sekolah anak dapat dilihat melalui aspek regulasi diri. Pengukuran regulasi diri anak biasanya menggunakan metode observasi dengan permainan seperti KPLK (kepala-pundak-lutut-kaki) atau penundaan kepuasan yang dapat menjadi situasional dan subjektif dibandingkan penilaian melalui observasi orang tua mengenai perilaku anak sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh instrumen regulasi diri anak yang terstandardisasi di Indonesia. Partisipan penelitian adalah orang tua yang memiliki anak berusia 3-7 tahun, diperoleh data 313 partisipan. Analisis data menggunakan validitas konstruk dan pendekatan model rasch dibantu oleh program Lisrel student ver. 9.30 dan winstep ver. 3.73. Diperoleh nilai reliabilitas total instrumen alat ukur tergolong sangat tinggi dengan α = 0.99, nilai validitas konstruk (CFA) memenuhi kriteria. Dapat disimpulkan bahwa model regulasi diri anak dapat digunakan sebagai tes yang valid untuk mengukur konstruk yang ditargetkan dan instrumen sesuai dengan model rasch.Kata kunci: alat ukur, regulasi diri, prasekolah
SISTEMATIKA LIERATUR REVIEW: PERMAINAN MAZE DALAM MENGEMBANGKAN PERKEMBANGAN ANAK USIA TAMAN KANAK-KANAK Anggil Viyantini Kuswanto; Suyadi Suyadi
PAUDIA : Jurnal Penelitian dalam Bidang Pendidikan Anak Usia Dini Vol 9, No 2 (2020): Desember 2020 : PAUDIA (Jurnal Penelitian Dalam Bidang Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/paudia.v9i2.6712

Abstract

Penelitian ini membahas tentang permainan maze dalam perkembangan Anak Usia Taman Kanak-Kanak (AUD). Hal ini dilatar belakangi bahwa masih banyak peneliti menggunakan permainan maze sebagai alat edukatif saat menerapkan pembelajaran yang memiliki potensi mengembangkan perkembangan anak. tujuan penelitian ini untuk memberikan kontribusi atau bantuan kepada pendidik akan keilmuan tentang penerapan permainan maze terhadap perkembangan kognitif Anak di masa taman kanak-kanak, serta membantu anak memahami materi pembelajaran yang diberikan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu sistematika literature review, literature yang digunakan pada tahun 10 tahun kebelakang. Berdasarkan hasil review didapat  bahwa dengan permainan maze merupakan usaha untuk menciptakan proses pembelajaran melaui bermain salah satunya yaitu dapat mengembangkan perkembangan kognitif anak. Permainan maze menjadi alternative pembelajaran yang menarik dalam meningkatkan pengetahuan anak, memahami anak dapat memecahkan masalah sederhana mengenal benda menggunakan symbol symbol saat pelaksanaan permainan.  
STATUS GIZI ANAK TERHADAP PERKEMBANGAN MOTORIK KASAR PADA ANAK USIA 1-2 TAHUN Aprilia Damayanti; Ratna Wahyu Pusari; Nila Kusumaningtyas
PAUDIA : Jurnal Penelitian dalam Bidang Pendidikan Anak Usia Dini Vol 10, No 1 (2021): Juli 2021 : PAUDIA (Jurnal Penelitian Dalam Bidang Pendidikan Anak Usia Dini)
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/paudia.v10i1.8252

Abstract

AbstractThe background that encourages this research is the importance of good nutrition for children aged 1-2 years, this is because at the age of 1-2 years children must have growth and development of motor skills as well as good nutritional status in order to make children grow optimally. On the other hand, researchers found that there are still many children who generally need to consume complete food or nutrients every day. This type of research is quantitative research. The study population was children aged 1-2 years at Posyandu Anom Jaya. The samples taken were 30 children. The data in this study were obtained through observation, documentation, KMS puku guidelines and questionnaires. The results of the questionnaire analysis obtained t table at a significance level of a = 5% of 1.69913 and tcount = 1984.71827. Then tcount> ttable = 1984.71827> 1.69913 which means that the null hypothesis is rejected. So it can be concluded that there is an effect of nutritional status on gross motor skills.Keywords: nutritional status, gross motor skillsAbstraktahun hal ini dikarenakan pada usia 1-2 tahun anak harus mempunyai pertumbuhan dan perkembangan kemampuan motorik maupun status gizi yang baik agar menjadikan anak tumbuh secara optimal. Disisi lain, peneliti menjumpai masih banyak dari anak yang secara umum memerlukan untuk mengkonsumsi makanan atau zat-zat gizi lengkap setiap harinya. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif. Populasi penelitian adalah anak umur 1-2 tahun di Posyandu Anom Jaya. Sampel yang diambil adalah sebanyak 30 anak. Data dalam penelitian ini diperoleh melalui observasi, dokumentasi,  pedoman puku KMS dan kuesioner. Hasil analisis kuesioner Diperoleh ttabel pada taraf signifikansi a = 5% sebesar 1,69913 dan thitung = 1984,71827. Maka thitung > ttabel = 1984,71827 > 1,69913 yang artinya hipotesis nol ditolak. Sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh status gizi terhadap motorik kasar.Latar belakang yang mendorong penelitian ini adalah pentingnya gizi yang baik untuk anak usia 1-2Kata kunci: status gizi, motorik kasar
Media Kartu Kata Bergambar Dalam Meningkatkan Kemampuan Kosakata Anak Usia Dini Nur Amini; Suyadi Suyadi
PAUDIA : Jurnal Penelitian dalam Bidang Pendidikan Anak Usia Dini Vol 9, No 2 (2020): Desember 2020 : PAUDIA (Jurnal Penelitian Dalam Bidang Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/paudia.v9i2.6702

Abstract

Kartu kata bergambar ialah sebuah media pembelajaran yang berisi perpaduan antara kata serta gambar yang ada disekitar anak-anak seperti gambar hewan, buah-buahan dan sayuran. Kartu kata bergambar ialah alat bantu pembelajaran yang disukai anak-anak karna memiliki warna-warna mencolok serta gambar-gambar yang menarik untuk anak usia dini. Selanjutnya kosakata ialah sekumpulan kata yang dikuasai seseorang yang digunakan dalam berkomunikasi dengan orang lain. Dalam penelitian ini peneliti menggunakan penelitian lapangan yang bersifat deskriptif kualitatif. Sedangkan jenis penelitian yang dipakai merupakan penelitian kepustakaan (library research), dimana penelitian dilakukan di sebuah ruangan perpustakaan untuk mencari dan mengkaji sebuah data atau informasi baik berupa buku, surat kabar, jurnal, koran serta mediainformasi cetak lainnya. Selanjutnya teknik pengumpulan data yang akan dipakai ialah metode dokumentasi. Yakni sebuah metode pengumpulan data yang dilakukan melalui membaca buku, surat, pengumuman, ikhtiar rapat, pernyataan tertulis atau sebagainya. Selanjutnya penulis menggunakan teknik content analysis sebagai teknik analisis data dalam penelitian ini. Teknik content analysis adalah sebuah teknik analysis data yang memiliki tujuan untuk mengambil keputusan atau sebuah kesimpulan melalui cara menganalisis karakteristik tertentu melalui ide pokok dari sebuah teks secara terstruktur serta apa adanya.

Filter by Year

2011 2024


Filter By Issues
All Issue Vol 13, No 1 (2024): Juli 2024 : PAUDIA (Jurnal Penelitian Dalam Bidang Pendidikan Anak Usia Dini) Vol 12, No 2 (2023): Desember 2023 : PAUDIA (Jurnal Penelitian Dalam Bidang Pendidikan Anak Usia Din Vol 12, No 1 (2023): Juli 2023 : PAUDIA (Jurnal Penelitian Dalam Bidang Pendidikan Anak Usia Dini) Vol 11, No 2 (2022): Desember 2022 : PAUDIA (Jurnal Penelitian Dalam Bidang Pendidikan Anak Usia Din Vol 11, No 1 (2022): Juli 2022 : PAUDIA (Jurnal Penelitian Dalam Bidang Pendidikan Anak Usia Dini) Vol 10, No 2 (2021): Desember 2021: PAUDIA (Jurnal Penelitian Dalam Bidang Pendidikan Anak Usia Dini Vol 10, No 1 (2021): Juli 2021 : PAUDIA (Jurnal Penelitian Dalam Bidang Pendidikan Anak Usia Dini) Vol 9, No 2 (2020): Desember 2020 : PAUDIA (Jurnal Penelitian Dalam Bidang Pendidikan Anak Usia Dini Vol 9, No 1 (2020): Juli 2020 : PAUDIA (Jurnal Penelitian Dalam Bidang Pendidikan Anak Usia Dini) Vol 8, No 2 (2019): Desember 2019 : PAUDIA (Jurnal Penelitian Dalam Bidang Pendidikan Anak Usia Dini Vol 8, No 1 (2019): Juli 2019 : PAUDIA (Jurnal Penelitian Dalam Bidang Pendidikan Anak Usia Dini) Vol 7, No 2 (2018) Vol 7, No 1 (2018) Vol 7, No 1 (2018) Vol 6, No 2 (2017) Vol 6, No 1 (2017) Vol 5, No 2 (2016) Vol 5, No 1 (2016) Vol 4, No 1 (2015): volume.4 No. 1 Juli (2015) Vol 4, No 2 Oktober (2015): PAUDIA Vol 4, No 1 Oktober (2015): PAUDIA Vol 3, No 2 Oktober (2014) Vol 3, No 1 (2014) Vol 3, No 1 Oktober (2014) Vol 2, No 2 (2013): PAUDIA Vol 2 No 2 Oktober 2013 Vol 2, No 1 mei (2013): PAUDIA Vol 2, No 1 mei (2013): PAUDIA Vol 1, No 1 (2011) Vol 1, No 1 (2011) More Issue