cover
Contact Name
Made Ria Defiani
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
jbiologi@unud.ac.id
Editorial Address
Managed by Biology Study Program, Faculty of Math and Natural Science, University of Udayana Jl. Raya Kampus Bukit Jimbaran, Kuta Selatan, Jimbaran, Badung, Bali 80361
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Biologi Udayana
Published by Universitas Udayana
ISSN : 14105292     EISSN : 25992856     DOI : https://doi.org/10.24843/jbiounud
Jurnal Biologi Udayana (p-ISSN 1410-5292 | e-ISSN 2599-2856 | DOI 10.24843/jbiounud) managed by the Department of Biology, Udayana University, published in two formats namely print and online regularly twice a year (June and December).
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol 19 No 1 (2015): JURNAL BIOLOGI" : 10 Documents clear
KANDUNGAN FITOKIMIA EKSTRAK DAUN KAMBOJA (Plumeria sp.) DAN PENGARUHNYA TERHADAP PERTUMBUHAN TANAMAN JAHE EMPRIT (Zingiber officinale var. Amarum) Putu Yayun Antari Budaya; Ni Putu Adriani Astiti; Eniek Kriswiyanti
Jurnal Biologi Udayana Vol 19 No 1 (2015): JURNAL BIOLOGI
Publisher : Program Studi Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1127.468 KB)

Abstract

Tanaman kamboja mengandung senyawa alelopati yang menghambat pertumbuhan tanaman di sekitarnya.  Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kandungan fitokimia ekstrak daun kamboja dan pengaruhnya terhadap pertumbuhan tanaman jahe emprit (Zingiber officinale var. amarum). Penelitian dilaksanakan dalam dua tahap yaitu, tahap pertama uji fitokimia ekstrak daun kamboja merah dan daun kamboja putih, serta tahap kedua berupa uji respon pertumbuhan tanaman jahe emprit yang diberi perlakuan ekstrak daun kamboja. Variabel respon pertumbuhan yang diamati adalah jumlah tunas tumbuh, tinggi tanaman, jumlah daun, jumlah akar, berat rimpang, berat basah berangkasan, dan berat kering berangkasan. Hasil uji fitokimia menunjukkan bahwa pada ekstrak daun kamboja putih dan kamboja merah memiliki jenis golongan senyawa aktif yang sama yaitu triterpenoid, steroid, flavonoid, dan polifenol dalam intensitas yang berbeda. Ekstrak daun kamboja putih memberikan efekdaya hambat yang lebih kuat dibandingkan dengan ekstrak daun kamboja merah. Persentase daya hambat ekstrak daun kamboja putih terhadap tinggi tanaman jahe emprit sebesar 80,5%, berat basah berangkasan 64%, jumlah daun 54%, berat kering berangkasan 54%, jumlah tunas tumbuh 33,3%, dan berat rimpang 31,9%.
KETAHANAN Lactobacillus sp. ISOLAT SUSU KUDA SUMBAWA TERHADAP pH RENDAH DAN ASAM DEOKSIKOLAT SERTA KEMAMPUANNYA MENTRANSFORMASI ASAM KOLAT MENJADI ASAM DEOKSIKOLAT I Gusti Agung Gde Bayu Wirama; Yan Ramona; Cok Istri Sri Arisanti
Jurnal Biologi Udayana Vol 19 No 1 (2015): JURNAL BIOLOGI
Publisher : Program Studi Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1272.703 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui ketahanan dari 20 isolat Lactobacillus sp., yang sebelumnya diisolasi dari susu kuda Sumbawa, terhadap pH rendah dan NaDC konsentrasi tinggi. Kemampuan isolat tersebut untuk mengubah CA ke DCA juga diamati pada penelitian ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 11 strain dapat bertahan hidup dalam medium yang mengandung 0,6 mM NaDC pH 2 atau pH 3. Semua strain tahan hidup pada medium pH 4 yang mengandung 0,2 mM NaDC. Pada uji biotransformasi yang dilakukan pada 5 strain yang paling potensial berdasarkan uji ketahanan asam dan NaDC, menunjukkan bahwa tidak satupun strain-strainuji tersebut melakukan biotransformasi CA menjadi DCA, dan hal ini menunjukkan bahwa isolat-isolat tersebut berpotensi untuk dikembangkan menjadi probiotik.
UJI AKTIVITAS EKSTRAK REBUNG BAMBU TABAH (Gigantochloa nigrociliata BUSE-KURZ) TERHADAP PERILAKU KAWIN MENCIT JANTAN (Mus musculus L.) A. A. Istri Mas Padmiswari; A. A. S. A Sukmaningsih K; Ni Putu Adriani Astiti
Jurnal Biologi Udayana Vol 19 No 1 (2015): JURNAL BIOLOGI
Publisher : Program Studi Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1203.69 KB)

Abstract

Penelitan ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh ekstrak rebung bambu tabah terhadap perilaku kawin mencit jantan. Rancangan yang digunakan pada penelitian ini adalah rancangan eksperimental sederhana dengan4 kelompok perlakuan dan 6 ulangan, yaitu P0: Kontrol (Perlakuan  dengan pemberian CMC Na 0,5 %), P1: (Perlakuan dengan pemberian ekstrak 200 mg/kg bb), P2: (Perlakuan dengan pemberian ekstrak 300 mg/kg bb) dan P3: (Perlakuan dengan pemberian ekstrak 400 mg/kg). Perlakuan ekstrak rebung bambu tabah diberikan pada mencit jantan secara oral setiap hari selama 33 hari dan pengamatan perilaku kawin dilakukan 3 hari sekali. Variabel yang diamati untuk menilai perilaku kawin mencit jantan adalah jumlah mount. Data dianalisa dengan menggunakan uji One Way Annova. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian ekstrak rebung bambu tabah berpengaruh signifikan terhadap peningkatan perilaku kawin mencit jantan (P<0,05).
FEEDING ACTIVITIES OF LONG-TAILED MACAQUES (Macaca fascicularis Raffles) AT LUHUR ULUWATU TEMPLE TOURISTDESTINATION, BALI Ni Made Dewi Wahyuni; A. A. Gde Raka Dalem; I Ketut Ginantra
Jurnal Biologi Udayana Vol 19 No 1 (2015): JURNAL BIOLOGI
Publisher : Program Studi Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1613.495 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas mendapatkan makan monyet ekor panjang (Macaca fascicularis) di Destinasi Wisata Luhur Uluwatu, Bali. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metodeinstantaneous scan sampling. Data yang diperoleh dari berbagai jenis aktivitas mendapatkan makan monyet dianalisa secara deskriptif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas mendapatkan makan monyet ekor panjang, nampak dengan cara yang relatif tidak jauh berbeda antar waktu, dengan variasi antara 7,91-21,85%. Persentase aktivitas mendapatkan makan monyet pada pagi, siang dan sore hari didominasi oleh aktivitas mendapatkan makan langsung dari alam (24,89; 21,14 dan 20,06%). Aktivitas mendapatkan makan yang mendominasi berbeda pada cohort (jantan dewasa, jantan remaja dan anakan). Monyet jantan dewasa didominasi oleh aktivitas mendapatkan dengan cara merebut dari wisatawan atau pengelola (22,84%), monyet jantan remaja didominasi oleh aktivitas mendapatkan makan dengan cara merebut antar sesama monyet (24,16%) dan anak monyet didominasi oleh aktivitas mendapatkan makan dengan cara diberi monyet lainnya (29,63%). Aktivitas mendapatkan makan monyet betina dewasa dan remaja didominasi oleh aktivitas mendapatkan yang sama yaitu makan dari alam (25,71 dan 26,38%).
PENGARUH MEDIA TERHADAP PERTUMBUHAN DAN BIOMASSA CENDAWAN Alternaria alternata (Fries) Keissler Pinki Prahara Taurisia; Meitini W Proborini; Irsan Nuhantoro
Jurnal Biologi Udayana Vol 19 No 1 (2015): JURNAL BIOLOGI
Publisher : Program Studi Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1114.51 KB)

Abstract

Alternaria alternata merupakan salah satu cendawan patogen. Pertumbuhan dan biomassa cendawan A. alternata sangat dipengaruhi oleh pH dan nutrisi yang terkandung pada media tumbuh. Jenis media yang paling sesuai dapat memacu pertumbuhan cendawan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh media yang berbeda terhadap pertumbuhan dan biomassa cendawan A. alternata. Penelitian dilaksanakan di Laboratorium Taksonomi Tumbuhan (Mikologi) Jurusan Biologi Fakultas MIPA, Universitas Udayana dan Balai Karantina Pertanian Kelas I Denpasar. Cendawan ditumbuhkan menggunakan tujuh media yang berbeda (PDA, PCA, SDA, CDA, CMA,NA, MEA). Rancangan yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap, setiap perlakuan diulang sebanyak empat kali. Pengukuran dilakukan pada hari keempat, kelima, keenam, dan ketujuh. Pengukuran berat biomassa dilakukan dengan pengovenan selama 5 hari. Hasil pertumbuhan koloni A. alternata pada media CDA (5,58 mm) berbeda nyata dengan media PDA (5,50 mm) dan PCA (5,28 mm), sedangkan pengukuran berat biomassa terbesar yaitupada media PCA (0,470 mg) dan terendah pada media NA (0,047 mg).
GENETIC DIVERSITY OF SKIPJACK TUNA (Katsuwonus pelamis) FROM JEMBRANA AND KARANGASEM REGENCIES, BALI Fakhrurrasi Fakhri; Inna Narayani; I G. Ngurah Kade Mahardika
Jurnal Biologi Udayana Vol 19 No 1 (2015): JURNAL BIOLOGI
Publisher : Program Studi Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1258.91 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keragaman genetik ikan cakalang (Katsuwonus pelamis) yang ada di Kabupaten Jembrana dan Karangasem, Bali. Sampel DNA diambil dari 30 ekor di kabupaten Jembrana dan 30 ekor di kabupaten Karangasem. Ekstraksi DNA dilakukan dengan menggunakan chelex 10% dan amplifikasi menggunakan metode PCR dengan konfigurasi HotStart pada control region DNA mitokondria, menggunakan primer forward CRK dan primer reverse CRE. Analisis filogenetika dilakukan dengan menggunakan metode Neighbor Joining dengan model Kimura 2-parameter. Variasi dari setiap sekuen diperoleh dengan menghitung jumlah, persentase dari tiap haplotipe, keragaman haplotipe (hd) dan keragaman nukleotida (?) menggunakan program DnaSP 5.10. Analisis Fst (Fixation Index) berdasarkan frekuensi haplotipe menggunakan Arlequin 3.1. Haplotipe pada sampel Jembrana berjumlah 28 haplotipe dan sampel Karangasem berjumlah 15 haplotipe dengannilai hd secara keseluruhan yaitu 0,997±0,006 dan untuk keragaman nukleotida (?) sebesar 0,04694. Nilai Fst yang diperoleh yaitu -0,00334 dan Fst P sebesar 0,90918±0,0100, menunjukkan bahwa populasi ikan cakalang di Kabupaten Jembrana dan Karangasem berasal dari populasi induk yang sama.
KEKAYAAN SPESIES BURUNG DI WILAYAH DESA BUAHAN, KECAMATAN KINTAMANI, KABUPATEN BANGLI DAN DI HUTAN HUJAN DATARAN TINGGI SEKITARNYA I Kadek Teguh Indra Dewantara; Ni Luh Watiniasih; I Nengah Nuyana
Jurnal Biologi Udayana Vol 19 No 1 (2015): JURNAL BIOLOGI
Publisher : Program Studi Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1171.284 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kekayaan spesies burung di Desa Buahan, Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli. Desa buahan adalah desan dengan habitat permukiman penduduk dan habitat hutan hujan dataran tinggi. Penelitian dilakukan dari bulan November 2013 hingga Januari 2014. Pengamatan dilakukan pada dua periode waktu, pagi hari pukul 06.00-08.00 WITA dan sore hari pukul 15.00-17.00 WITA. Penelitian dilakukan dengan metode jelajah yaitu dengan mencatat 10 jenis burung teramati tanpa mencatat populasinya pada satu lokasi pada satuan waktu tertentu. Jalur pengamatan pada kedua habitat tersebut masing-masing berjarak ±2 km. Dua puluh delapan jenis burung  ditemukan pada kedua habitat tersebut, dimana pada hutan hujan ditemukan dua kali lipat lebih banyak spesies burung (24 spesies) dibandingkan dengan pemukiman penduduk (12 spesies). Penelitian ini juga menemukan 3 spesies yang merupakan jenis burung migran dan 6 spesies burung yang dilindungi.
TOKSISITY OF DETERGENT AND ARTIFICIAL TEXTIL COLOR TO WATER STRIDER (Gerris marginatus) I K. Putra Juliantara; Ni Luh Watiniasih; I Wayan Kasa
Jurnal Biologi Udayana Vol 19 No 1 (2015): JURNAL BIOLOGI
Publisher : Program Studi Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1086.128 KB)

Abstract

Kualitas perairan tawar dapat dipengaruhi oleh masuknya polutan, misalnya detergen dan pewarna kain sintetis, sehingga berpengaruh terhadap kelangsungan hidup organisme air seperti serangga akuatik (anggang-anggang). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui toksisitas detergen dan pewarna kain sintetis terhadap angganganggang.Penelitian ini terdiri dari dua faktor, yaitu detergen dan pewarna kain sintetis. Faktor detergen terdiri dari empat konsentrasi yaitu konsentrasi 0, 3, 6 dan 9 ppm, demikian juga dengan pewarna kain sintetis terdiri dari empat konsentrasi yaitu konsentrasi 0, 15, 30 dan 45 ppm. Penelitian ini menggunakan rancangan perlakuan faktorial 4x4 dan rancangan percobaan RAK (Rancangan Acak Kelompok). Hasil penelitian menunjukkan bahwa detergen berpengaruh negatif terhadap daya tahan hidup anggang-anggang dalam waktu 24 jam (P<0,05), demikian juga pengaruh pewarna kain sistesis (P<0,05). Akan tetapi, tidak ada pengaruhinteraksi dari detergen dan pewarna kain sintetis terhadap kematian anggang-anggang (P>0,05). Selain itu, ukuran tubuh memberikan pengaruh yang nyata terhadap waktu kematian anggang-anggang (P<0,05). Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa detergen dan pewarna kain sintetis meningkatkan jumlah kematian anggang-anggang dalam 24 jam, namun tidak ada efek interaksi antar kedua perlakuan.
RASIO JENIS KELAMIN PADA KELAHIRAN ANTARA BULAN DESEMBER 2010 SAMPAI NOVEMBER 2012 DI RSUD WANGAYA, DENPASAR DAN RSUD BANGLI, BANGLI DI PROVINSI BALI Victor Peter Poli; I Ketut Junitha; Ni Made Rai Suarni
Jurnal Biologi Udayana Vol 19 No 1 (2015): JURNAL BIOLOGI
Publisher : Program Studi Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1056.698 KB)

Abstract

Penelitian tentang rasio jenis kelamin pada kelahiran dilakukan untuk memperoleh informasi tentang rasio jenis kelamin pada kelahiran di Indonesia khususnya di pulau Bali. Penelitian ini juga bertujuan untuk mengetahui pengaruh faktor suhu lingkungan terhadap konsepsi yang berdampak pada rasio jenis kelamin. Data kelahiran selama dua tahun diperoleh dari RSUD Wangaya Denpasar dan RSUD Bangli sejak bulan Desember 2010 hingga November 2012. Data suhu dan curah hujan didapat dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) wilayah III di Denpasar. Data yang diperoleh diuji dengan chi-square test dan regresi linier. Rasio jenis kelamin pada kelahiran di RSUD Wangaya yaitu 108 kelahiran laki-laki per 100 kelahiran bayi perempuan dan di RSUDBangli yaitu 94 kelahiran bayi laki-laki per 100 kelahiran bayi perempuan. Hasil analisis menunjukkan bahwa tidak ada hubungan antara konsepsi penentuan jenis kelamin dengan suhu. Dapat disimpulkan rasio jenis  kelamin di RSUD Wangaya dan RSUD Bangli kemungkinan hanya  dipengaruhi oleh peluang.
KUALITAS DAN KUANTITAS DNA DARAH KERING PADA BESI DAN KAYU YANG DISIMPAN DALAM KURUN WAKTU BERBEDA Ni Putu Puniari Eka Putri; I Ketut Junitha
Jurnal Biologi Udayana Vol 19 No 1 (2015): JURNAL BIOLOGI
Publisher : Program Studi Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1061.247 KB)

Abstract

DNA merupakan materi genetik yang berfungsi untuk mengatur aktivitas biologis seluruh bentuk kehidupan. Darah merupakan salah satu sumber DNA yang sering digunakan sebagai barang bukti dalam bidang forensik.Kondisi darah sebagai barang bukti di TKP (tempat kejadian perkara) yang ditemukan diantaranya  pada besi, kayu, pakaian, tembok, lantai, kertas dan gunting dapat mempengaruhi hasil ekstraksi dan analisis DNA. Dalam ilmu forensik menerapkan prinsip Locard yaitu adanya pertukaran materi ketika terjadi kontak dari dua buah benda. Materi yang tertinggal akibat kontak dari dua buah benda tersebut akan menjadi barang bukti kuat yang sangat menentukan dalam penyelesaian suatu kasus. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas dan kuantitas DNA dari darah kering pada besi dan kayu yang disimpan dalam kurun waktu berbeda (satu, dua, tiga, dan empat bulan), kemudian diekstraksi dengan menggunakan metode fenol kloroform termodifikasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa DNA dari darah kering pada besi dan kayu masih dapat diekstraksi menggunakan metode fenol kloroform yang dimodifikasi sampai empat bulan penyimpanan, tetapi terjadi penurunan kuantitas DNA sejalan dengan lama waktu penyimpanan.

Page 1 of 1 | Total Record : 10