cover
Contact Name
Ibnu Fatkhu Royana
Contact Email
ibnufatkhuroyana@upgris.ac.id
Phone
+6285600886600
Journal Mail Official
majalahlontar@upgris.ac.id
Editorial Address
Universitas PGRI Semarang Jl. Sidodadi Timur No. 24 - Dr. Cipto Semarang
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Majalah Lontar
ISSN : 08530041     EISSN : 2654458X     DOI : -
Core Subject : Education,
- Penelitian Tindakan Kelas - Penelitian Desain Dikdaktis - Penelitian Kualitatif - Penelitian Kuantitatif
Articles 163 Documents
PENGARUH BIMBINGAN KELOMPOK TEKNIK TALKING CHIP TERHADAP PERENCANAAN KARIR Pradani, Dita Cipta; Fitriana, Siti; Maulia, Desi
MAJALAH LONTAR Vol 36, No 1 (2024): April
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jml.v36i1.18580

Abstract

Latar belakang penelitian ini adalah adanya permasalahan dalam perencanaan karir siswa kelas XI SMA Kesatrian 1 Semarang. Permasalahan perencanaan karir tersebut antara lain kurangnya pemahaman mengenal diri, kurangnya kesiapan mental untuk bersaing, belum memahami program studi untuk melanjutkan ke universitas lanjutan, ragu dengan pilihan cita – cita atau karirnya, belum memiliki rencana dalam memilih pendidikan lanjutan, dan kurang percaya diri atas kemampuan yang dimilikinya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh layanan bimbingan kelompok dengan teknik talking chip terhadap perencanaan karir siswa kelas XI SMA Kesatrian 1 Semarang. Penelitian ini menggunakan pendekatan eksperimen kuantitatif dengan desain penelitian pretest posttest One Group Design. Populasi dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas XI SMA Kesatrian 1 Semarang dengan jumlah 221 siswa. Sampel yang diambil sebanyak 15 siswa. Teknik sampling yang digunakan dalam penelitian ini adalah Simple Random Sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan skala likert, yakni membuat skala perencanaan karir. Berdasarkan hasil uji hipotesis menggunakan paired sampel t-test diperoleh hasil signifikansi (2-tailed) 0,000 0,05. Jadi terdapat perbedaan yang signifikan antara variabel awal (pretest) dengan varibel akhir (posttest), hal ini menunjukan Ho pada penelitian ini ditolak dan Ha diterima yang berbunyi bahwa ada pengaruh bimbingan kelompok teknik talking chip terhadap perencanaan karir siswa kelas XI SMA Kesatrian 1 Semarang.
UPAYA PENINGKATA HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK PADA TEMA 2 MENYAYANGI TUMBUHAN DAN HEWAN SUBTEMA 1 MANFAAT TUMBUHAN BAGI KEHIDUPAN MANUSIA MELALUI MODEL PROBLEM BASED LEARNING BERBANTU MEDIA CANVA KELAS III SEMESTER 1 SDN PEDURUNGAN LOR 02 Windiarto, Teguh; Sulianto, Joko; Ratih, Monica
MAJALAH LONTAR Vol 35, No 3 (2023): Desember
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jml.v35i3.18750

Abstract

Latar belakang penelitian ini adalah rendahnya hasil belajar kognitif pembelajaran tematik kelas III SDN Pedurungan Lor 02. Sebesar 38,46% peserta didik yang telah mencapai Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM). Hal tersebut disebabkan karena kurangnya penggunaan model dan media pembelajaran yang bervariasi saat proses pembelajaran. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah “Bagaimana Upaya Peningkatan Hasil Belajar Peserta Didik Tema 2 Menyayangi Tumbuhan Dan Hewan Subtema 1 Manfaat Tumbuhan Bagi Kehidupan Manusia Melalui Model Problem Based Learning Berbantu Media Canva di Kelas III Semester 1 SDN Pedurungan Lor 02”. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas dengan subjek penelitian yaitu peserta didik kelas III SDN Pedurungan Lor 02 yang berjumlah 29 orang. Teknik pengumpulan data penelitian ini adalah teknik tes. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan model Problem Based Learning berbantu media Canva dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik. Hal tersebut dapat dilihat dari adanya peningkatan persentase ketuntasan hasil belajar peserta didik dengan indikator keberhasilan yang telah ditetapkan yaitu minimal 75%. Pada siklus IV persentase ketuntasan peserta didik yaitu 58,62%. Siklus II mengalami peningkatan yaitu 72,41%, dan siklus V yaitu 86,20%. Berdasarkan hasil data tersebut penelitian yang dilakukan dinyatakan telah berhasil.
PENINGKATAN HASIL BELAJAR MELALUI MODEL PROBLEM BASED LEARNING BERBANTUAN MEDIA KONKRIT BANGUN DATAR KELAS I Mar’atusholihah, Herlinda; Prasetyowati, Dina; Nikmah, Ulin; Santosa, Cindy Indrawati
MAJALAH LONTAR Vol 35, No 1 (2023): April
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jml.v35i3.18753

Abstract

Penelitian ini dilarbelakangi kurangnya hasil belajar matematika peserta didik kelas IB SD Supriyadi Semarang. Peserta didik mengalami kesulitan pada sat berkosentrasi dan mengalami kesulitan dalam belajar matematik yang akhirnya mempengaruhi hasil belajar mereka.Rumusan masalah yang ditetapkan oleh penelti adalah apakah model problem based learning dapat meningkatkan hasil belajar matematika peserta didk kelas IB SD Supriyadi Semarag tahun 2023/2024. Tujuan penelitian adalah untuk meningkatkan hasil belajar matematika peserta didik kelas IB SD Supriyadi Semarang dengan menggunakan penerapan model pembelajaran problem based learning. Penelitian ini menggunakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan tahapan perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi untuk setiap siklus. Subjek dari penelitian ini adalah peserta didik kelas IB SD Supriyadi Semarang terdiri dari 28 peserta didik. Hasil penelitian menggunakan model problem based learning berbantuan media konkret menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar peserta didik pembelajaran matematika. Pada tahap pra siklus, diketahui bahwa nilai rata-rata 66 dengan persentase ketuntasan minimal masih 43%. Kemudian pada siklus I diketahui bahwa nilai rata-rata peserta didik 78 dan presentase ketuntasan minimal meningkat menjadi 64%. Pada siklus II nilai rata rata meningkat 89 dan persentase ketuntasan minimal 89%. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penerapan problem based learning berbantuan media konkret dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik materi bangun datar
PENINGKATAN HASIL BELAJAR SISWA MELALUI IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING DENGAN PENDEKATAN BERDIFERENSIASI PADA MATERI SOAL CERITA PENJUMLAHAN DAN PENGURANGAN KELAS IID SDN BUGANGAN 03 SEMARANG Nopiani, Sri; Kusumaningsih, Widya; Istichomah, Istichomah
MAJALAH LONTAR Vol 36, No 1 (2024): April
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jml.v35i3.18749

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar siswa melalui implementasi model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dengan pendekaran diferensiasi pada siswa kelas IID SDN Bugangan 03 Semarang. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Subjek dalam penelitian adalah semua siswa kelas IID SDN Bugangan 03 Semarang yang berjumlah 27 siswa. Instrumen yang digunakan adalah lembar observasi dan soal tes. Penelitian dilakukan dengan 4 tahap yaitu perencanaan, pelaksanaan, pengamatan/pengumpulan data, refleksi. Pengumpulan data dil2akukan dengan memperhatikan tingkat kemampuan siswa slama kegiatan pembelajaran dimulai dari prasiklus, siklus 1 dan siklus 2. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa implementasi model pembelajaran Problem Based Learning dengan pendekatan pembelajaran diferensiasi mampu meningkatkan hasil belajar siswa yang dibuktikan dengan meningkatnya hasil ketuntasan belajar siswa yaitu dari prasiklus 30%, kemudian pada siklus 1 mengalami peningkatan sebesar 56% dan siklus 2 meningkat sebesar 93%.
Penerapan Model Problem Based Learning Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Matematika Kelas IV SDN Bendungan Radite, Lilia Refsi
MAJALAH LONTAR Vol 35, No 2 (2023): Agustus
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jml.v35i3.18757

Abstract

Problem Based Learning adalah model pembelajaran inovatif dalam pendidikan. Penelitian ini bertujuan mengetahui hasil belajar Matematika siswa di SDN Bendungan Semarang yang pembelajarannya menggunakan model Problem Based Learning Teknik pengumpulan data menggunakan teknik tes, observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan deskriptif komparatif yang berupa presentase dari hasil belajar matematika antara pra siklus dan setelah siklus. Berdasarkan hasil penelitian bisa diambil bahwa pembelajaran dengan model Problem Based Learning bisa meningkatkan hasil belajar matematika. Sebanyak 27 siswa kelas IV SDN Bendungan Semarang Peganjaran menjadi peserta penelitian. Ukuran ketuntasan kelas minimal 70. Hasil sebelum dilakukan tindakan  pada pra siklus pra siklus hanya 22 orang dan yang tidak tuntas 5 orang dengan nilai tertinggi 100 dan nilai terendah 40, rata-rata 77  serta persentase ketuntasan adalah 81%. Setelah melakukan perbaikan dengan menggunakan model Problem Based Learning terjadi peningkatan pada yaitu pada siklus I jumlah siswa yang tuntas meningkat menjadi 24 orang dan yang tidak tuntas berjumlah 3 orang dan nilai tertinggi 100 dan nilai terendah 40 dengan rata-rata 77 dan persentase ketuntasan adalah 100% dan setelah pelaksanaan perbaikan siklus II dengan indikator yang berbeda terjadi peningkatan hasil belajar yaitu siswa yang tuntas berjumlah 24 orang dan s siswa yang tidak tuntas berjumlah 3 orang, nilai tertinggi 93 dan nilai terendah 42 serta rata-rata 77. Jumlah persentase ketuntasan pada siklus II yaitu 94%.
Penerapan Model Problem Based Learning Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Berbantuan Media Papan Ludo Kelas 3 Sd Negeri Kalicari 01 Kara, Raka Bagas; Nuvitalia, Duwi; Wahyuni, Tutik
MAJALAH LONTAR Vol 35, No 3 (2023): Desember
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jml.v35i3.18761

Abstract

Penelitian tindakan kelas dilaksanakan di kelas III SDN Kalicari 01 dengan subjek penelitian 27 siswa. Penelitian ini dilakukan dalam dua siklus yaitu siklus I dan siklus II. Pada setiap siklus terdiri atas empat tahapan diantaranya yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Teknik pengumulan data dalam penelitian ini adalah tes, pedoaman wawancara, pedoman observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan analisis kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian yang dilakukan peneliti menunjukkan terjadi peningkatan pada hasil belajar siswa tema Pertumbuhan dan Perkembangan Makhluk Hidup. Hasil belajar aspek pengetahuan mengalami peningkatan pada muatan Bahasa Indonesia siklus I memperoleh ketuntasan klasikal 59,25% dan siklus II mengalami peningkatan sebesar 88,88%. Pada muatan PPKn siklus I memperoleh ketuntasan klasikal 55,55% dan siklus II memperoleh 85,18%. Berdasarkan hasil penelitian tindakan kelas yang sudah dilakukan pada siswa kelas III SDN Kalicari 01, dapat disimpulkan bahwa dengan melalui penerapan model Problem Based Learning berbantuan media Papan Ludo dapat meningkatkan hasil belajar siswa. 
PENERAPAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING BERBANTU MEDIA CONGKLAK TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS II SEKOLAH DASAR Pratama, Indra Dio Mei
MAJALAH LONTAR Vol 35, No 1 (2023): April
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jml.v35i3.18754

Abstract

Motivasi belajar yang masih rendah, suasana belajar yang tidak menyenangkan, dan media pembelajaran yang kurang inovatif yang menjadi pemicu hasil belajar yang kurang optimal khususnya dalam pembelajaran matematika sekolah dasar. Permasalahan ini mengindikasikan penggunaan model pembelajaran yang kurang tepat sehingga mempengaruhi hasil belajar siswa. Salah satu metode pembelajaran yang dapat meningkatkan hasil belajar siswa adalah problem based learning dengan kegiatan menyenangkan sebagai media penyampaiannya berupa permainan congklak. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui peningkatan hasil belajar siswa kelas II SD Negeri Karangrejo 02 khususnya pada materi pembelajaran operasi hitung penjumlahan dan pengurangan dengan menggunakan model problem based learning berbantu media congklak. Penelitian tindakan kelas dilaksanakan di kelas II SD Negeri Karangrejo 02 dengan subjek penelitian 15 siswa. Penelitian ini dilakukan dalam dua siklus dan masing-masing sikus terdiri dari dua pertemuan. Pada setiap siklus terdiri atas empat tahapan diantaranya yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Penelitian dilakukan dengan teknik pengumpulan data berupa tes, pedoman wawancara, pedoman observasi, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan pendekatan secara kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan jika terdapat peningkatan terhadap hasil pembelajaran siswa dilihat dari data peningkatan ketuntasan belajar pada setiap siklusnya. Siklus I (nilai rata-rata 64 dan ketuntasan belajar secara klasikal sebesar 60%), siklus II (nilai rata-rata 82 dan ketuntasan hasil belajar sebesar 87%).
UPAYA PENINGKATAN KEAKTIFAN DAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK MELALUI MODEL PEMBELAJARAN TGT KELAS VI SDN PEDURUNGAN LOR 02 Mudlifah, Umi Haniatul; Sulianto, Joko; Ratih, Monica
MAJALAH LONTAR Vol 36, No 1 (2024): April
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jml.v35i3.18751

Abstract

Penelitian ini dilakukan bertujuan untuk mengevaluasi peningkatan keakifan dan hasil belajar peserta didik melalui penerapan model pembelajaran Team Game Tournament (TGT) dikelas VI SD Negeri Pedurungan Lor 02. Metod penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang mengacu pada model Kemmis dan Mc Taggart yang meliputi Perencanaan, Pelaksanaan, Observasi dan Refleksi dengan melibatkan peserta didik kelas VI SD Negeri Pedurungan Lor 02 yang terdiri dari 27 peserta didik sebagai subjek penelitian. Penelitian Tindakan Kelas dilakukan dalam tahapan Siklu I Siklus II yang terdiri dari dua pertemuan pada setiap siklusnya, dengan mengmpulkan data melalui observasi keaktifan peserta didik dan pengukuran hasil belajar. Teknik pengumpulan data menggunakan tes, observasi dan dokumentasi. Ukuran Kriteria Ketuntasan Minimal adalah 75. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran TGT secara signifikan dapat meningkatkan keaktifan peserta didikdalam proses pembelajaran. Selain itu terjadi peningkatan yang nyata dalam pencapaian hasil belajar peserta didik berdasarkan tes akhir setiap siklus pembelajaran. Model pembelajaran TGT terbukti mampu mendorong kerjasama antar peserta didik dan memberikan motivasi tambahan dalam belajar, yang ditunjukkan dengan adanya peningkatan dari Siklus I ke Siklus II. Pada Siklus I diperoleh aspek keaktifan sebesar 70% dan hasil belajar dengan presentase ketuntasan 75%, kemudian menunjukkan peningkatan pada Siklus II dengan aspek keaktifan sebesar 8% dan hasil belajar dengan presentase ketuntasan sebesar 90%. Berdasarkan penelitian tersebut maka dapat disimpulkan bahwa dengan penggunaan model pembelajaran Team Game Tournament (TGT) dapat meningkatkan keaktifan dan hasil belajar peserta didik kelas VI SDN Pedurungan Lor 02 Semarang
Penerapan Model Problem Based Learning Berbantuan Media Multimedia untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Kelas III pada Pembelajaran Tematik di SDN Karanganyar Gunung 02 Angelia, Mayky Verra; Musafanah, Qoriati; Kusniati, Siti
MAJALAH LONTAR Vol 35, No 2 (2023): Agustus
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jml.v35i3.18758

Abstract

Penelitian bertujuan menganalisis penerapan model Problem Based Learning berbantuan media multimedia untuk meningkatkan hasil belajar siswa. Jenis penelitian yang digunakan ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Subjek penelitian adalah siswa kelas III di SDN Karanganyar Gunung 02 Semarang Tahun Pelajaran 2023/2024 sebanyak 24 siswa sebagai penerima tindakan, sedangkan yang memberikan tindakan adalah peneliti dan wali kelas III. Penelitian dilaksanakan dalam 2 siklus yang tiap siklusnya terdiri dari 2 pertemuan. Tahap penelitian terdiri dari: perencanaan, tindakan, observasi, refleksi. Metode pengumpulan data observasi, wawancara, tes setiap siklus dan dokumentasi. Teknik analisis data yakni teknik analisis data deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil belajar kognitif meningkat dari tahap prasiklus yaitu 22,8%  siswa tuntas dan 79,2%% siswa tidak tuntas. Penerapan model Problem Based Learning berbantuan media Multimedia hasil belajar kognitif siswa meningkat siklus I memperoleh ketuntasan sebesar 45,8% dan 54,2% tidak tuntas. Sedangkan, pada siklus II  dilakukan refleksi sehingga mengalami peningkatan dari siklus I dengan capaian ketuntasan sebesar 83,3% siswa tuntas dan 16,7% siswa tidak tuntas. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penerapan model Problem Based Learning berbantuan media multimedia dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas III di SDN Karanganyar Gunung 02 Semarang.
Penerapan Model Pbl Berbantuan Media Visual Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Bahasa Indonesia Materi Mengurutkan Gambar Kelas Ii Sd Negeri Bendungan Aristiani, Novia; Suyoto, Suyoto; Chayati, Anysatul
MAJALAH LONTAR Vol 35, No 3 (2023): Desember
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jml.v35i3.18740

Abstract

Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik kelas IIA SDN Bendungan pada materi mengurutkan gambar  melalui model pembelajaran PBL berbantuan media Visual. Peneltian dilakukan selama dua siklus, masing-masing siklus terdiri dari dua pertemuan. Tahapan PTK terdiri dari empat tahapan yakni, perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah peserta didik kelas IIA SDN Bendungan berjumlah 26 peserta didik. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif kuantitatif dan deskriptif kualitatif. Teknik Pengumpulan data melalui observasi dan tes evaluasi. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penerapan model PBL berbantuan media visual mampu meningkatkan hasil belajar peserta didik kelas IIA pada Materi mengurutkan gambar . Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar. Pada siklus I diperoleh presentae rata-rata klasikal hasil belajar aspek kognitif sebesar 76% kategori baik, pada diklus II mengalami peningkatan rata-rata klasikal hasil belajar sebesar 92%, kategori sangat baik. Sedangkan pada aspek psikomotorik siklus I diperoleh rata-rata klasikal sebanyak 80% kategori baik, pada siklus II mengalami peningkatan dengan peorlehan rata-rata klasikal 96% kategori sangat baik,

Filter by Year

2002 2024