cover
Contact Name
Anak Agung Gede Angga Puspa Negara, S.Ft., M.Fis
Contact Email
anggapuspanegara@unud.ac.id
Phone
+6281233366999
Journal Mail Official
jurnalfisioterapi@unud.ac.id
Editorial Address
Gedung Fisioterapi Lantai 1 Fakultas Kedokteran Universitas Udayana Jl. P.B. Sudirman, 80232, Denpasar Telp. (0361) 222510 ext. 425 Fax. (0361) 246656
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia
Published by Universitas Udayana
ISSN : 23031921     EISSN : 27220443     DOI : https://doi.org/10.24843/MIFI
Core Subject : Health, Science,
Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia (MIFI) / The Indonesian Physiotherapy Scientific Magazine is a journal that managed and published by the Bachelor of Physiotherapy and Physiotherapy Profession Study Program, Faculty of Medicine, Udayana University in collaboration with Indonesian Physiotherapy Association (IPA). Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia (MIFI)/The Indonesian Physiotherapy Scientific Magazine is used as a forum to accommodate the writings of lecturers or physiotherapy students. Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia (MIFI)/The Indonesian Physiotherapy Scientific Magazine is published three times a year namely in January, May, and September. Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia (MIFI)/The Indonesian Physiotherapy Scientific Magazine is an open-access journal that focus on research publication on all aspects of Physical Therapy that is original and based on scientific. Our scope including: Physiotherapy in Musculoskeletal, Physiotherapy in Neuromuscular, Physiotherapy in Cardio respiration, Physiotherapy in Cardiovascular, Physiotherapy in Pediatrics, Physiotherapy in Geriatric, Physiotherapy in Sport and Wellness, Physiotherapy in Integumentary, Physiotherapy in Occupational Health and Safety, Physiotherapy in Palliative Care, Physiotherapy in Women Health, and Physiotherapy in Travel Health/Travel Medicine.
Articles 443 Documents
Fleksibilitas Otot Hamstring Memengaruhi Kecepatan Renang Gaya Bebas 50 Meter Putu Arnaya Aryataka; Ni Wayan Tianing; Ari Wibawa; I Made Winarsa Ruma
Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia Vol 12 No 2 (2024): Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia
Publisher : Bachelor and Profession of Physiotherapy Study Program, Faculty of Medicine, Udayana University in collaboration with Indonesian Physiotherapy Association (IPA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/mifi.2024.v12.i02.p05

Abstract

Pendahuluan: Olahraga renang merupakan cabang olahraga yang tidak asing di Indonesia. Permasalahan konsistensi, dominasi, dan pemerataan perolehan medali kerap menjadi permasalahan di kancah internasional dan nasional bagi para atlet renang. Performa yang optimal khususnya pada aspek kecepatan berenang dapat diraih dengan latihan yang direncanakan secara teratur dan terstruktur dengan pengawasan dan arahan dari pelatih profesional. Pergerakan yang berulang dan cepat pada pergerakan sprint seorang perenang gaya bebas dipengaruhi oleh berbagai faktor salah satunya fleksibilitas otot hamstring. Biomekanika otot hamstring terjadi ketika perenang berada dalam pergerakan kaki flutter kick. Metode: Penelitian menggunakan metode analisis observasional melalui pendekatan cross sectional. Pengambilan sampel menggunakan metode sampling jenuh. Pemilihan sampel disaring menggunakan kriteria inklusi dan eksklusi. Subjek dalam penelitian ini berjumlah 21 perenang. Variabel bebas penelitian ini yaitu fleksibilitas otot hamstring yang diukur melalui Sit and Reach Test. Variabel terikat penelitian ini yaitu kecepatan renang gaya bebas 50 meter yang diukur menggunakan stopwatch. Hasil: Hasil dari penelitian ditemukan 8 orang (38,1%) memiliki fleksibilitas otot hamstring yang cukup, 6 orang (28,6%) memiliki fleksibilitas otot hamstring yang kurang, 7 orang (33,3%) memiliki fleksibilitas otot hamstring yang kurang sekali, serta tidak ada yang memiliki fleksibilitas otot hamstring kategori baik sekali dan baik. Hasil uji analisis non parametrik Spearman Rho menunjukkan bahwa adanya hubungan antara fleksibilitas otot hamstring terhadap kecepatan renang gaya bebas (p=0,047) dengan koefisien korelasi bernilai negatif (r=0,439). Simpulan: Terdapat hubungan antara fleksibilitas otot hamstring terhadap kecepatan renang gaya bebas 50 meter. Kata Kunci: fleksibilitas, otot, hamstring, kecepatan, renang
Indeks Masa Tubuh Terhadap Risiko Terjadinya Obstructive Sleep Apnea pada Lansia: Studi Observasional Ika Pradipta Dewi; Ari Wibawa; Made Hendra Satria Nugraha; Anak Ayu Nyoman Trisna Narta Dewi
Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia Vol 12 No 1 (2024): Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia
Publisher : Bachelor and Profession of Physiotherapy Study Program, Faculty of Medicine, Udayana University in collaboration with Indonesian Physiotherapy Association (IPA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/MIFI.2024.v12.i01.p18

Abstract

Pendahuluan: Obstructive Sleep Apnea (OSA) merupakan suatu kondisi gangguan kualitas tidur, dimana episode abnormal frekuensi pernapasan dikaitkan dengan penyempitan periodik saluran udara bagian atas selama tidur, yang mengakibatkan henti napas secara intermiten. Salah satu faktor yang mengakibatkan terjadinya OSA adalah Indeks Massa Tubuh (IMT). Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan hubungan antara IMT dengan risiko terjadinya Obstructive Sleep Apnea (OSA) pada lansia di Desa Guwang, Kecamatan Sukawati. Metode: Analisis observasional cross sectional adalah metodologi penelitian yang digunakan. Purposive sampling adalah metode sampling yang digunakan. Menurut kriteria yang ditetapkan, ada 65 sampel. Data penelitian yang dikumpulkan berupa skor IMT dan Modified Berlin Questionare (MBQ). Data berat dan tinggi badan digunakan untuk menghitung nilai IMT, sedangkan kuesioner MBQ digunakan untuk menentukan tingkat risiko OSA. Hasil: Hasil uji hipotesis korelasi spearman’s rho didapatkan p=0,000 (p<0,05) dan r=0,592, dimana terdapat hubungan yang signifikan dan berkorelasi kuat, searah antara IMT terhadap risiko terjadinya OSA pada lansia di Desa Guwang, Kecamatan Sukawati. Simpulan: Ada hubungan antara IMT terhadap risiko terjadinya OSA pada lansia di Desa Guwang Kecamatan Sukawati. Kata Kunci: IMT, OSA, lansia
Optimasi Keseimbangan Dinamis Atlet: Kombinasi Latihan Star Excursion dan Kinesiotaping pada Instabilitas Ankle Ari Wibawa; Anak Agung Gede Angga Puspa Negara; Ni Luh Nopi Andayani
Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia Vol 12 No 1 (2024): Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia
Publisher : Bachelor and Profession of Physiotherapy Study Program, Faculty of Medicine, Udayana University in collaboration with Indonesian Physiotherapy Association (IPA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/MIFI.2024.v12.i01.p09

Abstract

Pendahuluan: Atlet yang intensif menggunakan ekstremitas bawah sering mengalami cedera, termasuk fungsional ankle instability. Ini dapat disebabkan oleh cedera pergelangan kaki berulang dan dapat mengganggu performa olahraga. Kelemahan ligamen sebagai penstabil pasif dapat menyebabkan rasa nyeri dan ketidakstabilan saat beraktivitas, mengurangi tonus postural, kekuatan otot, serta fungsi proprioceptive, stabilitas, dan keseimbangan. Salah satu pendekatan terapeutik yang dapat digunakan adalah kombinasi latihan star excursion balance dan kinesiotaping. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas kombinasi latihan star excursion balance dan kinesiotaping dalam meningkatkan keseimbangan dinamis pada atlet dengan fungsional ankle instability. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian praeksperimental dengan desain one pretest-posttest group, di mana kelompok sampel menjalani latihan star excursion balance dan kinesiotaping tiga kali seminggu selama enam minggu (total 18 sesi). Tingkat fungsional ankle instability diukur menggunakan Cumberland Ankle Instability Tool (CAIT), sedangkan keseimbangan dinamis diukur dengan Star Excursion Balance Test (SEBT). Hasil: Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara nilai pretest dan posttest pada kedua pengukuran SEBT dan CAIT, dengan nilai p <0,05. Simpulan: Penelitian ini mendukung bahwa kombinasi latihan star excursion balance dan kinesiotaping efektif dalam meningkatkan keseimbangan dinamis pada atlet dengan fungsional ankle instability. Kata Kunci: ankle instability, keseimbangan dinamis, atlet, kinesiotaping
Gambaran Tingkat Risiko Musculoskeletal Disorders pada Cleaning Service di RSPTN Universitas Udayana Fayza Angelica Mupti; Putu Ayu Sita Saraswati; Ni Wayan Tianing; Made Hendra Satria Nugraha
Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia Vol 12 No 2 (2024): Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia
Publisher : Bachelor and Profession of Physiotherapy Study Program, Faculty of Medicine, Udayana University in collaboration with Indonesian Physiotherapy Association (IPA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/mifi.2024.v12.i02.p10

Abstract

Pendahuluan: Pekerja cleaning service adalah seseorang yang memiliki tugas untuk memelihara dan menjaga kebersihan di suatu tempat. Aktivitas cleaning service seperti mengangkat benda, menunduk, membungkuk, dan memutar pada saat memindahkan barang dapat menimbulkan keluhan atau gangguan salah satunya yaitu musculoskeletal disorders (MSDs). MSDs dapat tejadi pada otot skeletal mulai dari keluhan yang terasa ringan hingga berat. Penelitian ini bertujuan untuk melihat gambaran tingkat risiko MSDs dan distribusi postur kerja pada pekerja cleaning service di Rumah Sakit Perguruan Tinggi Universitas Udayana (RSPTN Unud). Metode: Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif cross sectional. Jumlah sampel pada penelitian ini adalah 45 subjek dan telah sesuai dengan kriteria inklusi, eksklusi, dan drop out yang telah ditetapkan. Data penelitian didapatkan dengan mengukur risiko MSDs menggunakan kuesioner Quick Exposure Check (QEC) dan penilaian postur tubuh dengan menggunakan Rapid Entire Body Assessment (REBA). Teknik analisa data yang digunakan adalah analisis univariat. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden memiliki tingkat risiko MSDs dengan action level 3, yaitu sebanyak 34 responden (75,6%). Terdapat 6 responden (13,3%) yang memiliki tingkat risiko MSDs dengan action level 4 dan terdapat 5 responden (11,1%) yang memiliki tingkat risiko MSDs dengan action level 1. Hasil pengukuran postur kerja dengan REBA menemukan bahwa sebanyak 25 responden (55,6%) tergolong dalam tingkat risiko sedang dengan rentang skor 4-7. Sejumlah 20 responden (44,4%) tergolong dalam tingkat risiko rendah dengan rentang skor 2-3. Simpulan: Terdapat perbedaan gambaran tingkat risiko MSDs dan postur kerja pada pekerja cleaning service di RSPTN Unud pada tahun 2022. Kata Kunci: musculoskeletal disorders, cleaning service, kuesioner quick exposure check
Brain Gym and Core Stability Exercises are Superior in Improving Dynamic Balance in 8-9-Year-Old Children Ni Putu Dwi Larashati; Luh Putu Ratna Sundari; Wahyuddin Wahyuddin; Luh Made Indah Sri Handari Adiputra; Ida Iswari; Ni Wayan Tianing
Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia Vol 12 No 2 (2024): Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia
Publisher : Bachelor and Profession of Physiotherapy Study Program, Faculty of Medicine, Udayana University in collaboration with Indonesian Physiotherapy Association (IPA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/mifi.2024.v12.i02.p02

Abstract

Introduction: The COVID-19 pandemic has led to low physical activity levels among children, resulting in a high risk of falls and injuries. Core stability exercises are standard practices to enhance dynamic balance. Brain Gym and balance boards are alternative activities that can be provided to children to improve dynamic balance. This study aims to demonstrate that combining Brain Gym and core stability exercises is more effective in enhancing dynamic balance in 8-9-year-old children than balance boards and core stability exercises. Methods: This study employed an experimental design using a Randomized Pre-Test and Post-Test Control Group Design involving 32 participants divided into two groups. Results: The Wilcoxon signed-rank test revealed a significant difference with a p-value of <0.01 in both Group I and Group II. The difference in means-tested by the Mann-Whitney U-test showed an essential difference between Group I and Group II with a p-value of 0.001 (p <0.05). Conclusion: Brain Gym and core stability exercises are superior in improving dynamic balance in 8-9-year-old children compared to balance boards and core stability exercises. Keywords: Brain Gym, balance board, core stability exercise, dynamic balance
Validitas dan Reliabilitas Two-Level Quick-Steadi Algorithm untuk Skrining Risiko Jatuh Lansia di Indonesia: Studi Observasional Analitik Syamsumin Kurnia Dewi
Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia Vol 12 No 1 (2024): Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia
Publisher : Bachelor and Profession of Physiotherapy Study Program, Faculty of Medicine, Udayana University in collaboration with Indonesian Physiotherapy Association (IPA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/MIFI.2024.v12.i01.p14

Abstract

Pendahuluan: Tingginya prevalensi jatuh pada lanjut usia (lansia) memiliki dampak signifikan terhadap morbiditas dan mortalitas. Skrining risiko jatuh menjadi penting untuk mengintervensi dan mencegah kejadian jatuh. Quick-STEADI Algorithm, modifikasi dari STEADI Algorithm, terbukti efisien dan memiliki nilai prediktif yang baik sebagai alat skrining risiko jatuh lansia. Meskipun demikian, telaah pustaka menunjukkan bahwa Algoritma ini belum diterapkan sebagai alat skrining risiko jatuh lansia di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk menilai validitas dan reliabilitas Two-Level Quick-STEADI Algorithm (TLQSA) sebagai alat skrining risiko jatuh pada lansia berusia ?65 tahun. Metode: Penelitian observasional analitik cross-sectional dilakukan di Pedukuhan Prenggan, Sidomulyo, Bambanglipuro, Bantul, pada Desember 2023. Populasi penelitian adalah warga Pedukuhan Prenggan berusia ?65 tahun. Sampel penelitian, sebanyak 30 subjek, dipilih dengan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui wawancara menggunakan kuesioner Quick-STEADI Bahasa Indonesia dan pemeriksaan Timed Up and Go (TUG) Test. Penyajian data dilakukan dalam bentuk tabel. Analisis data dilakukan dengan metode deskriptif-analitik. Uji validitas TLQSA menggunakan Pearson Product Moment untuk construct validity, dan uji reliabilitas dilakukan dengan Cronbach Alpha untuk mengukur internal consistency. Hasil: Mayoritas subjek adalah laki-laki (53,3%), berusia 65-75 tahun (63,3%), janda/duda (53,3%), dan memiliki tingkat pendidikan SD (66,7%). Uji construct validity menunjukkan bahwa ke-5 item TLQSA memiliki nilai p<0,05, dengan nilai r untuk item 1: 0,652, item 2: 0,818, item 3: 0,652, item 4: 0,485, dan item 5: 0,890. Uji internal consistency menunjukkan koefisien reliabilitas ke-5 item sebesar 0,735. Simpulan: TLQSA terbukti valid dan reliabel sebagai alat skrining risiko jatuh pada lansia berusia ?65 tahun. Kata Kunci: validitas, reliabilitas, two-level quick-steadi algorithm, skrining, risiko jatuh lansia
Indeks Massa Tubuh Berhubungan dengan Kecepatan Waktu Reaksi Auditori pada Anak Usia 8-11 Tahun I Gusti Agung Ayu Ari Candra Laksmi; I Made Niko Winaya; Anak Agung Gede Eka Septian Utama; Made Hendra Satria Nugraha
Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia Vol 12 No 2 (2024): Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia
Publisher : Bachelor and Profession of Physiotherapy Study Program, Faculty of Medicine, Udayana University in collaboration with Indonesian Physiotherapy Association (IPA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/mifi.2024.v12.i02.p15

Abstract

Pendahuluan: Indeks massa tubuh yang tidak normal dapat memengaruhi kecepatan waktu reaksi auditori pada anak. Waktu reaksi auditori merupakan kemampuan seseorang untuk memberikan respon terhadap rangsangan suara yang datang dengan waktu secepat-cepatnya. Waktu reaksi auditori berperan penting dalam mendukung kegiatan pembelajaran anak di sekolah. Tujuan penelitian ini yakni untuk mencari tahu hubungan antara indeks massa tubuh dengan kecepatan waktu reaksi auditori pada anak usia 8-11 tahun di SD Negeri 5 Peguyangan. Metode: Metode penelitian yang digunakan yaitu analitik observasional dengan pendekatan cross-sectional yang menggunakan teknik purposive sampling dengan jumlah subjek yaitu 77 anak. Pengumpulan data dilakukan dengan mengukur indeks massa tubuh melalui pengukuran berat badan dan tinggi badan sedangkan kecepatan waktu reaksi auditori diukur dengan millisecond software (simple auditory reaction time). Hasil: Berdasarkan uji analisis non parametrik spearman rho dari indeks massa tubuh dengan kecepatan waktu reaksi auditori didapatkan nilai p=0,000 (p<0,05) dan koefisien korelasi r=0,492. Simpulan: Terdapat hubungan antara indeks massa tubuh dengan kecepatan waktu reaksi auditori pada anak usia 8-11 tahun di SD Negeri 5 Peguyangan. Kata Kunci: waktu reaksi auditori, indeks massa tubuh, anak
Penerapan Latihan Skipping terhadap Kapasitas Fungsi Jantung pada Pemain Voli Pria: Studi Pre-Eksperimental Ni Luh Diah Windayani; Agung Wahyu Permadi; Luh Putu Ayu Vitalistyawati; Ni Luh Made Reny Wahyu Sari
Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia Vol 12 No 1 (2024): Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia
Publisher : Bachelor and Profession of Physiotherapy Study Program, Faculty of Medicine, Udayana University in collaboration with Indonesian Physiotherapy Association (IPA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/MIFI.2024.v12.i01.p05

Abstract

Pendahuluan: Kebugaran fisik dan daya tahan kardiovaskuler yang optimal sangat penting bagi pemain voli untuk mendukung performa mereka. Salah satu indikator kunci dalam menilai kebugaran atlet adalah denyut nadi. Denyut nadi yang tidak optimal pada pemain voli dapat menghambat performa mereka selama pertandingan. Latihan skipping diakui sebagai metode yang efektif dalam meningkatkan daya tahan kardiovaskuler. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian Pre-Eksperimental dengan desain one group pretest-posttest. Sebanyak 20 peserta dipilih berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi. Penelitian dilakukan selama 4 minggu, dimulai dari tanggal 27 April hingga 23 Mei 2023, dengan pertemuan dilaksanakan sebanyak 3 kali seminggu di Desa Tibubiu, Kecamatan Kerambitan, Kabupaten Tabanan. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan rata-rata nilai pre-test sebesar 84,55, sedangkan nilai post-test sebesar 73,80, mengalami penurunan sebesar 12,7% dengan nilai p=0,000, menandakan perbedaan yang signifikan. Simpulan: Dapat disimpulkan bahwa latihan skipping memberikan pengaruh yang signifikan terhadap pengoptimalan denyut nadi istirahat pada pemain voli pria. Temuan ini menyoroti potensi latihan skipping sebagai metode efektif untuk meningkatkan kondisi kardiovaskuler pada pemain voli dan sekaligus dapat memperbaiki performa mereka dalam pertandingan. Kata Kunci: pemain voli, latihan skipping, denyut nadi istirahat
Lingkar Pinggang Berpengaruh Terhadap Siklus Menstruasi pada Siswi Sekolah Menengah Atas Usia 15-16 Tahun Desak Ayu Suhita Apsari Pradnyandewi; Ni Luh Nopi Andayani; Agung Wiwiek Indrayani; Made Widnyana
Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia Vol 12 No 2 (2024): Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia
Publisher : Bachelor and Profession of Physiotherapy Study Program, Faculty of Medicine, Udayana University in collaboration with Indonesian Physiotherapy Association (IPA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/mifi.2024.v12.i02.p06

Abstract

Pendahuluan: Lingkar pinggang merupakan salah satu alat yang digunakan dalam mengukur distribusi lemak dalam tubuh. Umumnya bagi wanita, indikator ini digunakan sebagai prediktor gangguan siklus menstruasi. Remaja Sekolah Menengah Atas (SMA) menjadi usia yang paling tepat dalam deteksi dini gangguan siklus menstruasi. Wanita usia 15 tahun memiliki fungsi reproduksi yang sangat baik, namun apabila setiap remaja memiliki lingkar pinggang yang berbeda maka fungsi reproduksi belum tentu bekerja dengan optimal. Deteksi dini tentunya sangat diperlukan, mengingat gangguan siklus menstruasi yang berlangsung lama dapat berdampak pada penurunan kesuburan seseorang yang menyebabkan sulit untuk mengalami kehamilan nantinya. Berdasarkan pemaparan tersebut, adanya penelitian bertujuan untuk membuktikan pengaruh lingkar pinggang terhadap siklus menstruasi siswi SMA usia 15-16 tahun. Metode: Penelitian ini menggunakan metode observasional analitik dengan desain cross sectional study. Teknik sampling pada sampel penelitian dilakukan menggunakan simple random sampling, pada bulan Agustus-Oktober 2022. Sampel penelitian terpilih sebanyak 71 orang siswi usia 15-16 tahun SMA, dan telah melewati seleksi kriteria inklusi dan eksklusi. Pengukuran lingkar pinggang dilakukan menggunakan alat ukur metlin, sedangkan data siklus menstruasi diambil menggunakan wawancara. Proses analisis data penelitian menggunakan analisis univariat, dan uji chi-square. Hasil: Analisis uji chi-square menunjukkan nilai signifikansi p=0,000 (p<0,05), yang menandakan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara lingkar pinggang dengan siklus menstruasi pada siswi usia 15-16 tahun. Simpulan: Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa terdapat hubungan signifikan antara lingkar pinggang dengan siklus menstruasi. Lingkar pinggang dengan ukuran ?80cm berisiko lebih tinggi terhadap munculnya gangguan siklus menstruasi. Kata Kunci: lingkar pinggang, siklus menstruasi, remaja.
Penggunaan Gadget Terhadap Kualitas Tidur Remaja Usia 15-19 Tahun: Studi Observasional Kadek Kresna Ananda Junior; Anak Agung Gede Angga Puspa Negara; Ni Luh Putu Gita Karunia Saraswati; Nila Wahyuni
Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia Vol 12 No 1 (2024): Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia
Publisher : Bachelor and Profession of Physiotherapy Study Program, Faculty of Medicine, Udayana University in collaboration with Indonesian Physiotherapy Association (IPA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/MIFI.2024.v12.i01.p19

Abstract

Pendahuluan: Dalam beberapa tahun terakhir, era teknologi digital berkembang pesat dan semakin maju, terutama setelah munculnya gadget dan internet. Remaja yang hidup di zaman ini telah terpapar dan dipengaruhi oleh teknologi digital sejak awal kehidupannya. Di sisi lain, kemudahan ini dapat membuat seseorang terlena sehingga menjadi kecanduan dan mengabaikan pentingnya durasi tidur atau kualitas tidur. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penggunaan gadget terhadap kualitas tidur pada remaja Metode: Metode penelitian ini menggunakan metode penelitian cross-sectional analitik dengan uji Spearman untuk menganalisis data. Penelitian ini dilakukan secara daring pada siswa SMA berusia 15 hingga 19 tahun di kota Denpasar. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 98 orang, pengambilan sampel tersebut diambil dengan menggunakan teknik random sampling. Hasil: Hasil penelitian pengaruh penggunaan gadget terhadap kualitas tidur didapatkan bahwa aktivitas penggunaan gadget didapatkan nilai terendah 10 dan nilai tertinggi 58 dengan nilai mean 32,61 dengan standar deviasi 8,616 dan variabel kualitas tidur didapatkan nilai terendah sebesar 1 dan nilai tertinggi 28 dengan nilai mean 6,99 dan nilai standar deviasi sebesar 3,814.Berdasarkan hasil analisis uji statistic dengan menggunakan uji spearman pada penggunaan gadget terhadap kualitas tidur menunjukkan nilai p sebesar 0,016 yang artinya nilai p<0,05 dan nilai r korelasi positif sebesar 0,243 yang menunjukan arah hubungan berbanding lurus. Simpulan: Terdapat pengaruh antara penggunaan gadget terhadap kualitas tidur pada remaja usia 15-19 tahun di Denpasar. Kata Kunci : penggunaan gadget, kualitas tidur, remaja

Filter by Year

2013 2024


Filter By Issues
All Issue Vol 12 No 3 (2024): Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia Vol 12 No 2 (2024): Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia Vol 12 No 1 (2024): Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia Vol 11 No 3 (2023): Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia Vol 11 No 2 (2023): Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia Vol 11 No 1 (2023): Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia Vol 10 No 3 (2022): Majalah Ilimiah Fisioterapi Indonesia Vol 10 No 2 (2022): Majalah Ilimiah Fisioterapi Indonesia Vol 10 No 1 (2022): Majalah Ilimiah Fisioterapi Indonesia Vol 9 No 3 (2021): Majalah Ilimiah Fisioterapi Indonesia Vol 9 No 2 (2021): Majalah Ilimiah Fisioterapi Indonesia Vol 9 No 1 (2021): Majalah Ilimiah Fisioterapi Indonesia Vol 8 No 3 (2020): Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia Vol 8 No 2 (2020): Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia Vol 8 No 1 (2020): Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia Vol 7 No 3 (2019): Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia Vol 7 No 2 (2019): Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia Vol 7 No 1 (2019): Majalah Imiah Fisioterapi Indonesia Vol 6 No 3 (2018): Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia Vol 6 No 2 (2018): Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia Vol 6 No 1 (2018): Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia Vol 5 No 3 (2017): Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia Vol 5 No 2 (2017): Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia Vol 5 No 1 (2017): Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia Vol 4 No 3 (2016): Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia Vol 4 No 2 (2016): Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia Vol 4 No 1 (2016): Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia Vol 3 No 3 (2015): Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia Vol 3 No 2 (2015): Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia Vol 3 No 1 (2015): Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia Vol 2 No 3 (2014): Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia Vol 2 No 2 (2014): Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia Vol 2 No 1 (2014): Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia Vol 1 No 3 (2013): Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia Vol 1 No 2 (2013): Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia Vol 1 No 1 (2013): Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia More Issue