cover
Contact Name
Anak Agung Gede Angga Puspa Negara, S.Ft., M.Fis
Contact Email
anggapuspanegara@unud.ac.id
Phone
+6281233366999
Journal Mail Official
jurnalfisioterapi@unud.ac.id
Editorial Address
Gedung Fisioterapi Lantai 1 Fakultas Kedokteran Universitas Udayana Jl. P.B. Sudirman, 80232, Denpasar Telp. (0361) 222510 ext. 425 Fax. (0361) 246656
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia
Published by Universitas Udayana
ISSN : 23031921     EISSN : 27220443     DOI : https://doi.org/10.24843/MIFI
Core Subject : Health, Science,
Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia (MIFI) / The Indonesian Physiotherapy Scientific Magazine is a journal that managed and published by the Bachelor of Physiotherapy and Physiotherapy Profession Study Program, Faculty of Medicine, Udayana University in collaboration with Indonesian Physiotherapy Association (IPA). Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia (MIFI)/The Indonesian Physiotherapy Scientific Magazine is used as a forum to accommodate the writings of lecturers or physiotherapy students. Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia (MIFI)/The Indonesian Physiotherapy Scientific Magazine is published three times a year namely in January, May, and September. Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia (MIFI)/The Indonesian Physiotherapy Scientific Magazine is an open-access journal that focus on research publication on all aspects of Physical Therapy that is original and based on scientific. Our scope including: Physiotherapy in Musculoskeletal, Physiotherapy in Neuromuscular, Physiotherapy in Cardio respiration, Physiotherapy in Cardiovascular, Physiotherapy in Pediatrics, Physiotherapy in Geriatric, Physiotherapy in Sport and Wellness, Physiotherapy in Integumentary, Physiotherapy in Occupational Health and Safety, Physiotherapy in Palliative Care, Physiotherapy in Women Health, and Physiotherapy in Travel Health/Travel Medicine.
Articles 443 Documents
Kualitas Tidur Berhubungan dengan Fungsi Kognitif pada Lansia di Desa Guwang: Studi Obervasional Ni Wayan Bintang Mida Suputri; Ari Wibawa; I Putu Yudi Pramana Putra; Putu Ayu Sita Saraswati
Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia Vol 12 No 1 (2024): Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia
Publisher : Bachelor and Profession of Physiotherapy Study Program, Faculty of Medicine, Udayana University in collaboration with Indonesian Physiotherapy Association (IPA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/MIFI.2024.v12.i01.p03

Abstract

Pendahuluan: Menua merupakan kondisi yang tak terelakkan dalam perjalanan kehidupan manusia. Seseorang yang memasuki usia lansia menjadi rentan terhadap permasalahan kesehatan. Menurut sebuah studi komunitas, prevalensi permasalahan fungsi kognitif pada lansia mencapai 17-34%. Fungsi kognitif merujuk pada proses mental yang terlibat dalam perolehan pengetahuan, manipulasi informasi, dan pemikiran. Berbagai aspek, termasuk kualitas tidur, dapat memengaruhi fungsi kognitif. Kualitas tidur didefinisikan sebagai tingkat kesulitan seseorang dalam memulai dan mempertahankan tidur. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kualitas tidur dan fungsi kognitif pada lansia di Perkumpulan Lansia Desa Guwang, Sukawati, Gianyar. Metode: Penelitian ini menggunakan metode observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah consecutive sampling, dengan jumlah sampel sebanyak 66 orang yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Data penelitian terdiri dari skor Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI) dan Mini-Mental State Examination (MMSE). Hasil: Setelah dilakukan analisis data, diketahui bahwa mayoritas subjek penelitian merupakan lansia dengan kualitas tidur baik, sebanyak 56,1% (n=37), dan fungsi kognitif baik, sebanyak 66,7% (n=44). Uji hipotesis menggunakan spearman’s rho menghasilkan nilai p = 0,001 (p<0,05) dengan koefisien korelasi sebesar 0,406. Simpulan: Dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan signifikan dan korelasi sedang secara searah antara kualitas tidur dan fungsi kognitif pada lansia di Perkumpulan Lansia Desa Guwang, Sukawati, Gianyar. Kata Kunci: kualitas tidur, fungsi kognitif, lansia
Adiksi Smartphone dan Risiko Kejadian De Quervain Syndrome pada Mahasiswa Indah Puji Lestari; Gede Parta Kinandana; Anak Agung Gede Eka Septian Utama; Ida Ayu Dewi Wiryanthini
Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia Vol 12 No 2 (2024): Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia
Publisher : Bachelor and Profession of Physiotherapy Study Program, Faculty of Medicine, Udayana University in collaboration with Indonesian Physiotherapy Association (IPA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/mifi.2024.v12.i02.p04

Abstract

Pendahuluan: Adiksi smartphone adalah sebuah perilaku ketergantungan terhadap penggunaan smartphone. Penggunaan smartphone yang berlebihan yang melibatkan gerakan ibu jari akan menimbulkan gesekan berulang dan penebalan selaput tendon extensor pollicis brevis dan abductor pollicis longus, yang menjadi manifestasi sebagai de quervain syndrome yaitu suatu bentuk nyeri pada pergelangan tangan dan tenderness pada styloid radial. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan adiksi smartphone dengan kejadian de quervain syndrome pada mahasiswa Fisioterapi Fakultas Kedokteran Universitas Udayana. Metode: Penelitian observasional analitik melalui pendekatan cross-sectional dengan teknik purposive sampling. Subjek penelitian berjumlah 67 orang. Variabel independen yaitu adiksi smartphone dan variabel dependen yaitu de quervain syndrome. Hasil: Data dikumpulkan dengan mengisi kuesioner smartphone addiction scale short version untuk menilai adiksi smartphone dan pemeriksaan tes Finklestein untuk menilai de quervain syndrome. Hasil uji analisis spearman rho, menunjukkan nilai p<0,01 (p=0,000) dan nilai koefisien korelasi 0,419. Simpulan: Terdapat hubungan signifikan searah dengan kekuatan korelasi sedang antara adiksi smartphone dan kejadian de quervain syndrome pada mahasiswa Fisioterapi Fakultas Kedokteran Universitas Udayana yaitu semakin tinggi adiksi smartphone seseorang maka semakin tinggi pula kejadian de quervain syndrome. Kata Kunci: adiksi smartphone, de quervain syndrome, mahasiswa.
Durasi Penggunaan Komputer dengan Risiko Terjadinya Non-Specific Neck Pain pada Pegawai Kantoran Ni Wayan Krisnawati Naraswari; Ari Wibawa; Putu Ayu Sita Saraswati; Nila Wahyuni
Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia Vol 12 No 1 (2024): Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia
Publisher : Bachelor and Profession of Physiotherapy Study Program, Faculty of Medicine, Udayana University in collaboration with Indonesian Physiotherapy Association (IPA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/MIFI.2024.v12.i01.p17

Abstract

Pendahuluan: Non-specific neck pain merupakan nyeri leher yang sering dihubungkan dengan posisi pekerjaan yang postur atau lehernya tidak dalam keadaan ergonomis. Salah satu faktor yang mempengaruhi non-specific neck pain adalah durasi bekerja yang menggunakan komputer terlalu lama. Penggunaan komputer dengan frekuensi tinggi dalam posisi tubuh yang statis akan meningkatkan risiko sakit dan nyeri pada area otot-otot leher serta menimbulkan rasa ketidaknyamanan. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui hubungan durasi penggunaan komputer dengan risiko terjadinya non-specific neck pain pada pegawai Kantor Kementrian Agama Kota Denpasar. Metode: Penelitian ini menggunakan metode observasional analitik cross sectional. Total sampel dari penelitian ini sebanyak 55 pegawai dengan teknik penentuan sampel menggunakan metode simple random sampling. Penelitian ini terdiri dari variabel bebas yaitu durasi penggunaan komputer, serta variabel terikat yaitu non-specific neck pain. Hasil: Metode analisis data untuk mencari hubungan antara kedua variabel yang digunakan adalah uji chi-square. Diperoleh hasil analisis p=0,002 (p<0,05) dengan prevalensi yang mengalami non-specific neck pain dan menggunakan komputer lebih dari 4 jam sebanyak 28 orang (82,3%). Simpulan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara non-specific neck pain dengan durasi penggunaan komputer pada pegawai kantoran. Kata Kunci: non-specific neck pain, durasi penggunaan komputer, pegawai kantor
Sedentary Lifestyle Berhubungan dengan Massa Lemak Tubuh pada Mahasiswa Universitas Udayana Ni Wayan Anggita Diana Krisna Iswari; Sayu Aryantari Putri Thanaya; I Putu Yudi Pramana Putra; Ari Wibawa
Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia Vol 12 No 2 (2024): Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia
Publisher : Bachelor and Profession of Physiotherapy Study Program, Faculty of Medicine, Udayana University in collaboration with Indonesian Physiotherapy Association (IPA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/mifi.2024.v12.i02.p20

Abstract

Pendahuluan: Kemajuan teknologi sangat mempengaruhi kehidupan manusia. Adanya kemajuan teknologi, dapat memberikan kemudahan dalam melakukan berbagai aktivitas. Salah satu contohnya yaitu pada bidang pendidikan yang digunakan sebagai media pembelajaran dan sebagai media informasi. Saat ini, terjadi peningkatan aktivitas menatap layar pada mahasiswa yang menyebabkan aktivitas fisik menjadi berkurang, sehingga dapat mengubah gaya hidup menjadi sedentary lifestyle. Sedentary lifestyle adalah suatu kebiasaan seseorang sedikit melakukan aktivitas fisik dalam kehidupannya. Kurangnya melakukan aktivitas fisik dapat meningkatkan massa lemak tubuh seseorang. Metode: Jenis penelitian ini adalah observasional analitik yang menggunakan desain cross sectional dengan teknik pengambilan data menggunakan teknik non probability sampling dengan metode purposive sampling. Total sampel yang diperoleh adalah 72 sampel sesuai dengan kriteria inklusi dan eksklusi yang telah ditentukan. Pengumpulan data dilakukan dengan menghitung tingkat sedentary lifestyle dengan The Adolescent Sedentary Activity Questionnaire (ASAQ) serta mengukur massa lemak tubuh dengan menggunakan Bioelectrical Impedance Analysis (BIA). Hasil: Hasil analisis Chi Square didapatkan p=0,000 (p<0,05) yang menunjukkan bahwa terdapat hubungan signifikan antara sedentary lifestyle dengan massa lemak tubuh. Hasil analisis Spearmen rho didapatkan nilai r=0,710 dan p=0,000 yang menunjukkan terdapat hubungan yang kuat dan searah yang bermakna antara sedentary lifestyle dengan massa lemak tubuh. Simpulan: Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan sedentary lifestyle dengan massa lemak tubuh mahasiswa Universitas Udayana. Kata Kunci: gaya hidup sedentari, massa lemak tubuh, mahasiswa, teknologi
Peningkatan Fleksibilitas Pergelangan Tangan dalam Seni Nyurat Lontar melalui Peregangan Statis: Studi Pre-Eksperimental Ida Ayu Putu Gangga Dewi; I Gede Arya Sena; Putu Mulya Kharismawan; Daryono Daryono
Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia Vol 12 No 1 (2024): Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia
Publisher : Bachelor and Profession of Physiotherapy Study Program, Faculty of Medicine, Udayana University in collaboration with Indonesian Physiotherapy Association (IPA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/MIFI.2024.v12.i01.p08

Abstract

Pendahuluan: Nyurat lontar memegang peranan penting dalam kebudayaan Bali serta sebagai penopang kebudayaan nasional. Proses penulisan pada lontar melibatkan penggunaan pengrupak dengan pergelangan tangan melakukan gerakan yang terdiri dari fleksi, ekstensi, deviasi radial, dan deviasi ulnar secara berulang. Gerakan ini membutuhkan tingkat fleksibilitas yang optimal untuk menghasilkan tulisan yang diinginkan. Fleksibilitas mengacu pada kemampuan individu dalam melaksanakan beragam gerakan dengan leluasa. Fleksibilitas pergelangan tangan saat menulis pada lontar sangatlah penting untuk menjaga kestabilan tulisan dan mempertahankan kelancaran gerakan tangan selama proses penulisan, oleh karena itu diperlukan fleksibilitas yang baik. Latihan peregangan atau stretching mampu menjaga fleksibilitas ini. Metode: Teknik pengambilan sampel menggunakan Pendekatan Purposive Sampling dengan metode Penelitian Pre-Eksperimental dan desain One Group Pre test-Post test. Sampel terdiri dari 7 individu yang berasal dari Pasraman Sadhu Gunawan, dengan rentang usia 13-22 tahun. Latihan yang diberikan kepada peserta berupa peregangan statis yang dilakukan sebanyak 3 kali dalam seminggu selama 4 minggu, dengan total 12 kali latihan. Setiap latihan melibatkan 1 gerakan dengan durasi 2 menit, sehingga total durasi seluruh sesi latihan adalah 16 menit. Hasil: Uji hipotesis menggunakan paired sampel t-test menghasilkan nilai signifikansi kurang dari 0,05 untuk semua variabel, termasuk fleksi sinistra (0,000), fleksi dextra (0,000), gerakan ekstensi sinistra (0,000), ekstensi dextra (0,000), deviasi radial sinistra dan dextra (0,030), serta deviasi ulnar (0,005). Simpulan: Latihan peregangan statis efektif dalam mempertahankan fleksibilitas pergelangan tangan saat menulis pada lontar. Kata Kunci: nyurat lontar, fleksibilitas, peregangan statis
Indeks Massa Tubuh terhadap Keseimbangan Dinamis pada Mahasiswa Ida Bagus Gde Putra Keniten; M Widnyana; I Gusti Ayu Artini; Ida Ayu Dewi Wiryanthini
Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia Vol 12 No 2 (2024): Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia
Publisher : Bachelor and Profession of Physiotherapy Study Program, Faculty of Medicine, Udayana University in collaboration with Indonesian Physiotherapy Association (IPA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/mifi.2024.v12.i02.p09

Abstract

Pendahuluan: Kemajuan zaman saat ini memberikan kemudahan dalam melakukan berbagai aktivitas, akan tetapi dengan segala kemudahan tersebut juga dapat mengakibatkan perubahan gaya hidup menjadi kurang aktif yang mengakibatkan peningkatan pada indeks massa tubuh. Peningkatan indeks massa tubuh mempengaruhi keseimbangan dinamis tubuh sehingga mengakibatkan aktivitas sehari-hari menjadi terganggu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat hubungan antara indeks massa tubuh terhadap keseimbangan dinamis pada mahasiswa fisioterapi FK Unud. Metode: Observasional analitik desain cross-sectional yang memakai teknik simple random sampling dengan jumlah sampel yaitu 54 orang sesuai dengan kriteria inklusi dan eksklusi yang telah ditetapkan. Data dikumpulkan dengan mengukur tinggi dan berat badan untuk mencari indeks massa tubuh dan keseimbangan dinamis dengan Modified Bass Test. Hasil: Hasil uji chi-square didapat hasil p<0,05 maka dapat dijelaskan terdapat hubungan yang bermakna antara indeks massa tubuh terhadap keseimbangan dinamis. Hasil analisis spearmen-rho didapatkan hubungan yang lemah bernilai negatif yang bermakna dengan nilai r=-0,370 dan p<0,05. Simpulan: Terdapat hubungan yang lemah, berbanding terbalik dan bermakna antara indeks massa tubuh terhadap keseimbangan dinamis pada mahasiswa fisioterapi FK Unud. Kata Kunci: indeks massa tubuh, keseimbangan dinamis, mahasiswa fisioterapi
Integrated Neuromuscular Inhibition Technique Lebih Efektif daripada Muscle Energy Technique pada Penderita Non-Specific Neck Pain Sudaryanto Sudaryanto; Suharto Suharto; Hasbiah Hasbiah; Ummatul Khaerah
Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia Vol 12 No 2 (2024): Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia
Publisher : Bachelor and Profession of Physiotherapy Study Program, Faculty of Medicine, Udayana University in collaboration with Indonesian Physiotherapy Association (IPA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/mifi.2024.v12.i02.p01

Abstract

Pendahuluan: Nyeri leher yang tidak spesifik biasanya disebabkan oleh kegiatan yang dilakukan mahasiswa, seperti menggunakan tas punggung, komputer, dan handphone dalam jangka waktu yang lama. Gejalanya sering kali muncul dari facet joint, otot upper trapezius, levator scapula, dan splenius capitis, yang menyebabkan terbatasnya gerakan lateral fleksi dan rotasi cervical. Metode: Penelitian ini merupakan quasi eksperimen dengan desain randomized control group pre test-post test, yang bertujuan untuk mengevaluasi perbedaan efektivitas antara Teknik Inhibisi Neuromuskular Terintegrasi (INIT) dan Teknik Energi Otot (MET) terhadap perubahan rentang gerak sendi cervical pada individu yang mengalami nyeri leher non-spesifik. Dua kelompok sampel terbentuk: kelompok perlakuan menerima intervensi INIT dan kelompok kontrol menerima MET. Kedua kelompok juga diberi intervensi Ultrasound. Penelitian ini dilakukan di klinik Fisioterapi Mabbulosibatang dengan melibatkan 30 mahasiswa yang memenuhi kriteria inklusi melalui prosedur pemeriksaan non-spesifik neck pain, kemudian mereka diacak menjadi 2 kelompok. Pengumpulan data menggunakan inclinometer untuk mengukur Rentang Gerak (ROM) lateral fleksi dan rotasi cervical pada tahap pre-test awal dan post-test akhir penelitian. Hasil: Analisis paired t-test menunjukkan nilai p=0,000 untuk gerakan lateral fleksi dan rotasi pada kelompok perlakuan dan kontrol, menunjukkan adanya pengaruh yang signifikan dari intervensi INIT dan MET terhadap perubahan rentang gerak sendi cervical. Hasil independent t-test menunjukkan nilai p=0,029 untuk lateral fleksi dan p=0,014 untuk rotasi, menunjukkan perbedaan efektivitas yang signifikan antara INIT dan MET. Simpulan: Teknik Inhibisi Neuromuskular Terintegrasi (INIT) secara signifikan lebih efektif daripada Teknik Energi Otot (MET) terhadap perubahan rentang gerak sendi cervical pada individu yang mengalami nyeri leher non-spesifik. Kata kunci : integrated neuromuscular inhibition technique, muscle energy technique, lingkup gerak sendi cervical, non-specific neck pain
Analisis Kejadian Gangguan Muskuloskeletal Non Bedah pada Lansia di Kecamatan Kajen: Studi Observasional Muhammad Ghilang Maulud Setyawan; Nurul Aktifah
Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia Vol 12 No 1 (2024): Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia
Publisher : Bachelor and Profession of Physiotherapy Study Program, Faculty of Medicine, Udayana University in collaboration with Indonesian Physiotherapy Association (IPA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/MIFI.2024.v12.i01.p13

Abstract

Pendahuluan: Gangguan muskuloskeletal adalah masalah yang terjadi pada tendon, otot, ligamen, tulang, serta sistem saraf sebagai penggerak. Gangguan ini umumnya muncul akibat trauma dari aktivitas yang tidak baik dan terus-menerus dilakukan, atau karena faktor usia. Kendala muskuloskeletal yang sering dijumpai pada lansia termasuk osteoarthritis, frozen shoulder, nyeri leher, myogenik, gangguan keseimbangan, serta trigger finger. Metode: Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif, bertujuan untuk mengidentifikasi angka kejadian gangguan muskuloskeletal pada lanjut usia di daerah Kecamatan Kajen menggunakan metode kuesioner. Jumlah sampel sebanyak 83 orang dengan variabel yang diukur meliputi usia, jenis kelamin, dan pekerjaan. Informasi dianalisis menggunakan uji univariat untuk mendistribusikan frekuensi usia, jenis kelamin, dan pekerjaan, serta analisis bivariat dengan regresi logistik. Hasil: Berdasarkan analisis data, tidak ditemukan hubungan antara angka kejadian gangguan muskuloskeletal dengan usia dan pekerjaan, dengan nilai p=0,017 dan nilai p=0,482. Namun, jenis kelamin terbukti berpengaruh pada angka kejadian tersebut, dengan nilai p=0,012. Simpulan: Faktor usia dan pekerjaan tidak menjadi jaminan terjadinya gangguan muskuloskeletal, tetapi jenis kelamin memengaruhi kejadian tersebut. Gangguan pada sistem muskuloskeletal lebih sering ditemui pada wanita, mungkin disebabkan oleh lemahnya otot panggul bawah dan sistem center of gravity (COG) setelah melahirkan, dibandingkan dengan pria. Kata Kunci: gangguan muskuloskeletal, non bedah, lansia
Kualitas Tidur Berhubungan dengan Tekanan Darah pada Remaja Laili Nuriya Istiani; Ni Luh Nopi Andayani; Putu Ayu Sita Saraswati; Anak Ayu Nyoman Trisna Narta Dewi
Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia Vol 12 No 2 (2024): Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia
Publisher : Bachelor and Profession of Physiotherapy Study Program, Faculty of Medicine, Udayana University in collaboration with Indonesian Physiotherapy Association (IPA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/mifi.2024.v12.i02.p14

Abstract

ABSTRAK Pendahuluan: Remaja merupakan seseorang dengan masa perpindahan menuju dewasa dari periode anak-anak. Masa remaja ditandai dengan kegiatan yang semakin padat dan kompleks sehingga mengakibatkan kelompok usia ini rentan mengalami penurunan kualitas tidur. Remaja dengan gangguan tidur menyebabkan mengantuk di pagi hari atau siang hari, kelelahan, dan berkurangnya konsentrasi. Dampak buruk lainnya adalah menurunnya prestasi akademis sekolah meningkatkan angka ketidakhadiran, serta gangguan tidur dapat mengubah respon tekanan darah. Metode: Metodologi penelitian ini menggunakan analytical observational pada bulan Oktober-November 2022 dengan pendekatan cross sectional analytic di Aula SMP Al-Banna Denpasar dengan jumlah sampel 97 orang menggunakan teknik purposive sampling. Kualitas tidur diukur menggunakan kuesioner Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI) dan sphygmomanometer atau tensimeter untuk mengetahui tekanan darah. Analisis bivariat pada data penelitian menggunakan non parametric spearman’s rho correlation coefficient. Hasil: Analisis bivariat menggunakan spearman’s rho correlation dengan hasil p=0,000 serta nilai koefisien korelasi r=0,490. Simpulan: Terdapat korelasi yang bermakna terkait kualitas tidur terhadap tekanan darah pada remaja SMP Al-Banna Denpasar dengan nilai koefisien korelasi cukup. Kata Kunci: remaja, kualitas tidur, tekanan darah
Derajat Q Angle Memengaruhi Kecepatan Lari Remaja Pemain Sepak Bola: Studi Observasional Analitik Dini Rahma Sari; Made Hendra Satria Nugraha; Agung Wiwiek Indrayani; Ida Ayu Dewi Wiryanthini
Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia Vol 12 No 1 (2024): Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia
Publisher : Bachelor and Profession of Physiotherapy Study Program, Faculty of Medicine, Udayana University in collaboration with Indonesian Physiotherapy Association (IPA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/MIFI.2024.v12.i01.p04

Abstract

Pendahuluan: Genu valgum merupakan kondisi di mana kaki terpisah saat lutut disatukan atau disebut sebagai kaki X. Q angle adalah sudut patella yang terbentuk antara ligamentum patella dan garis lurus dari resultan gaya tarik quadriceps. Pemain sepak bola dengan bentuk lutut genu valgum dapat mengalami pergeseran pada tulang patella dan gangguan fungsional lainnya yang berpotensi mempengaruhi kecepatan lari. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara derajat Q angle dengan kecepatan lari pemain sepak bola remaja di Kecamatan Narmada Kabupaten Lombok Barat. Metode: Penelitian ini menggunakan metode observasi analitik dengan pendekatan cross-sectional. Sebanyak 53 pemain sepak bola menjadi subjek penelitian. Variabel independen adalah derajat Q angle, sedangkan variabel dependen adalah kecepatan lari sejauh 60 meter yang diukur menggunakan stopwatch. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 53 pemain sepak bola, 34 orang (64,15%) memiliki derajat Q angle yang dikategorikan sebagai normal, sementara 19 orang (35,85%) dikategorikan sebagai abnormal dengan kecepatan rata-rata 9,8. Hasil analisis spearman rho menunjukkan nilai p=0,001, mengindikasikan adanya hubungan signifikan antara derajat Q angle dengan kecepatan lari. Selain itu, nilai r=0,442 menunjukkan kekuatan hubungan antara derajat Q angle dengan kecepatan lari berada pada tingkat sedang. Simpulan: Temuan penelitian ini menyimpulkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan dan sedang antara derajat Q angle dengan kecepatan lari pemain sepak bola remaja di Kecamatan Narmada Kabupaten Lombok Barat. Pemain sepak bola yang memiliki derajat Q angle abnormal (35,85%) berisiko tinggi mengalami penurunan kecepatan lari dan dapat menyebabkan cedera yang lebih serius. Kata Kunci: genu valgum, q-angle, kecepatan lari, cross-sectional, sepak bola

Filter by Year

2013 2024


Filter By Issues
All Issue Vol 12 No 3 (2024): Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia Vol 12 No 2 (2024): Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia Vol 12 No 1 (2024): Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia Vol 11 No 3 (2023): Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia Vol 11 No 2 (2023): Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia Vol 11 No 1 (2023): Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia Vol 10 No 3 (2022): Majalah Ilimiah Fisioterapi Indonesia Vol 10 No 2 (2022): Majalah Ilimiah Fisioterapi Indonesia Vol 10 No 1 (2022): Majalah Ilimiah Fisioterapi Indonesia Vol 9 No 3 (2021): Majalah Ilimiah Fisioterapi Indonesia Vol 9 No 2 (2021): Majalah Ilimiah Fisioterapi Indonesia Vol 9 No 1 (2021): Majalah Ilimiah Fisioterapi Indonesia Vol 8 No 3 (2020): Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia Vol 8 No 2 (2020): Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia Vol 8 No 1 (2020): Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia Vol 7 No 3 (2019): Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia Vol 7 No 2 (2019): Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia Vol 7 No 1 (2019): Majalah Imiah Fisioterapi Indonesia Vol 6 No 3 (2018): Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia Vol 6 No 2 (2018): Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia Vol 6 No 1 (2018): Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia Vol 5 No 3 (2017): Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia Vol 5 No 2 (2017): Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia Vol 5 No 1 (2017): Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia Vol 4 No 3 (2016): Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia Vol 4 No 2 (2016): Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia Vol 4 No 1 (2016): Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia Vol 3 No 3 (2015): Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia Vol 3 No 2 (2015): Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia Vol 3 No 1 (2015): Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia Vol 2 No 3 (2014): Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia Vol 2 No 2 (2014): Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia Vol 2 No 1 (2014): Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia Vol 1 No 3 (2013): Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia Vol 1 No 2 (2013): Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia Vol 1 No 1 (2013): Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia More Issue