cover
Contact Name
Anak Agung Gede Angga Puspa Negara, S.Ft., M.Fis
Contact Email
anggapuspanegara@unud.ac.id
Phone
+6281233366999
Journal Mail Official
jurnalfisioterapi@unud.ac.id
Editorial Address
Gedung Fisioterapi Lantai 1 Fakultas Kedokteran Universitas Udayana Jl. P.B. Sudirman, 80232, Denpasar Telp. (0361) 222510 ext. 425 Fax. (0361) 246656
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia
Published by Universitas Udayana
ISSN : 23031921     EISSN : 27220443     DOI : https://doi.org/10.24843/MIFI
Core Subject : Health, Science,
Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia (MIFI) / The Indonesian Physiotherapy Scientific Magazine is a journal that managed and published by the Bachelor of Physiotherapy and Physiotherapy Profession Study Program, Faculty of Medicine, Udayana University in collaboration with Indonesian Physiotherapy Association (IPA). Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia (MIFI)/The Indonesian Physiotherapy Scientific Magazine is used as a forum to accommodate the writings of lecturers or physiotherapy students. Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia (MIFI)/The Indonesian Physiotherapy Scientific Magazine is published three times a year namely in January, May, and September. Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia (MIFI)/The Indonesian Physiotherapy Scientific Magazine is an open-access journal that focus on research publication on all aspects of Physical Therapy that is original and based on scientific. Our scope including: Physiotherapy in Musculoskeletal, Physiotherapy in Neuromuscular, Physiotherapy in Cardio respiration, Physiotherapy in Cardiovascular, Physiotherapy in Pediatrics, Physiotherapy in Geriatric, Physiotherapy in Sport and Wellness, Physiotherapy in Integumentary, Physiotherapy in Occupational Health and Safety, Physiotherapy in Palliative Care, Physiotherapy in Women Health, and Physiotherapy in Travel Health/Travel Medicine.
Articles 443 Documents
Faktor Tingkat Risiko Ergonomi terhadap Terjadinya Keluhan Muskuloskeletal pada Penjahit Kota Denpasar Evi Happy Cintia Sihombing; Ni Luh Putu Gita Karunia Saraswati; Indira Vidiari Juhanna; Putu Ayu Sita Saraswati
Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia Vol 12 No 2 (2024): Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia
Publisher : Bachelor and Profession of Physiotherapy Study Program, Faculty of Medicine, Udayana University in collaboration with Indonesian Physiotherapy Association (IPA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/mifi.2024.v12.i02.p12

Abstract

Pendahuluan: Penjahit adalah contoh pekerjaan yang berpotensi mengakibatkan terjadinya keluhan muskuloskeletal. Ada banyak faktor yang dapat mengakibatkan munculnya keluhan muskuloskeletal pada penjahit, salah satunya adalah faktor risiko ergonomi. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengidentifikasi adanya korelasi antara tingkat risiko ergonomi dengan keluhan muskuloskeletal pada penjahit di Kota Denpasar. Metode: Penelitian ini merupakan studi cross sectional bersifat analitik yang dilakukan di Kota Denpasar pada bulan Agustus 2022 secara offline. Teknik sampling yang digunakan pada penelitian ini yaitu secara purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 80 penjahit. Dari hasil penelitian pengukuran tingkat risiko ergonomi menggunakan kuesioner REBA, didapatkan hasil tingkat risiko ergonomi penjahit berada dalam kategori risiko sedang sebanyak 65 orang (81,3%) dan sisanya berada di kategori tinggi yaitu sebanyak 15 orang (18,8%). Sedangkan berdasarkan hasil pengukuran keluhan muskuloskeletal menggunakan kuesioner NBM didapatkan keluhan rendah sebanyak 27 orang (33,8%), keluhan sedang sebanyak 36 orang (45%) dan sisanya memiliki keluhan tinggi sebanyak 17 orang (21,3%). Hasil: Uji hipotesis spearman’s rho digunakan untuk menganalisis hubungan tingkat risiko ergonomi dengan keluhan muskuloskeletal pada penjahit di Kota Denpasar dan didapatkan nilai p sebesar 0,000 (p< 0,05) Simpulan: Penelitian ini menunjukan adanya hubungan tingkat risiko ergonomi dengan keluhan muskuloskeletal pada penjahit di Kota Denpasar. Kata kunci: tingkat risiko ergonomi, keluhan muskuloskeletal, penjahit
Fungsi Kognitif Berhubungan dengan Keseimbangan Dinamis Lansia: Studi Observasional Ni Putu Alvina Dharma Yunita; Ni Wayan Tianing; M. Widnyana; Ni Luh Putu Gita Karunia Saraswati
Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia Vol 12 No 1 (2024): Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia
Publisher : Bachelor and Profession of Physiotherapy Study Program, Faculty of Medicine, Udayana University in collaboration with Indonesian Physiotherapy Association (IPA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/MIFI.2024.v12.i01.p02

Abstract

Pendahuluan: Kemampuan lansia dalam menjaga keseimbangan, baik secara statis maupun dinamis, merupakan aspek yang perlu diperhatikan. Keseimbangan mencakup kemampuan untuk menjaga prediksi pusat gravitasi tubuh pada permukaan yang mendukung, baik saat berjalan, duduk, berdiri, maupun berpindah atau bergoyang. Keseimbangan menjadi hal yang sangat penting dalam menjaga posisi dan stabilitas tubuh ketika bergerak dengan perubahan posisi. Penurunan fungsi kognitif yang umum terjadi pada lansia dapat berkontribusi pada penurunan kualitas hidup, termasuk gangguan dalam menjaga keseimbangan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara fungsi kognitif dan keseimbangan dinamis pada lansia di Desa Guwang, Sukawati, Gianyar. Metode: Penelitian ini merupakan studi cross-sectional yang melibatkan teknik purposive sampling. Sebanyak 41 lansia dipilih sebagai sampel penelitian dengan mempertimbangkan kriteria inklusi dan eksklusi. Pengumpulan data melibatkan pengukuran keseimbangan dinamis lansia menggunakan Time Up and Go Test (TUG), serta pengukuran fungsi kognitif menggunakan Mini Mental State Examination (MMSE). Hasil: Analisis hipotesis menggunakan uji Spearman’s rho menunjukkan adanya hubungan signifikan antara fungsi kognitif dan keseimbangan dinamis pada lansia di Desa Guwang, Sukawati, Gianyar, dengan nilai p sebesar 0,000 (<0,05). Simpulan: Penelitian ini menyimpulkan bahwa terdapat hubungan antara fungsi kognitif dan keseimbangan dinamis pada lansia di Desa Guwang, Sukawati, Gianyar. Kata Kunci: keseimbangan dinamis, fungsi kognitif, lansia
Activity Daily Living Berhubungan dengan Kualitas Tidur Lansia I Gusti Ayu Shanti Dewi; Anak Ayu Nyoman Trisna Narta Dewi; I Dewa Gede Alit Kamayoga; I Dewa Ayu Inten Dwi Primayanti
Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia Vol 12 No 2 (2024): Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia
Publisher : Bachelor and Profession of Physiotherapy Study Program, Faculty of Medicine, Udayana University in collaboration with Indonesian Physiotherapy Association (IPA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/mifi.2024.v12.i02.p03

Abstract

Pendahuluan: Proses penuaan pada lansia mengakibatkan timbulnya masalah kesehatan. Penurunan kemampuan fisik mengakibatkan lanjut usia tidak mandiri saat melaksanakan Activity Daily Living (ADL) sehingga menimbulkan ketergantungan pada orang lain. Lanjut usia yang memiliki permasalahan pada ADL akan sulit tidur, kerap terbangun, dan sulit tertidur kembali. ADL sering dikaitkan dengan kualitas tidur pada orang lanjut usia. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan ADL dengan kualitas tidur pada lansia di Desa Guwang Gianyar. Metode: Metode penelitian yang digunakan ialah analitik observasional menggunakan pendekatan cross sectional. Penelitian ini diselenggarakan pada bulan April-Mei 2022. Subjek diambil dengan teknik purposive sampling. Jumlah subjek pada penelitian ini sejumlah 59 orang lansia yang berusia 60-80 tahun. Kuesioner yang digunakan untuk mengukur ADL yaitu Barthel Indeks dan kualitas tidur dengan Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI). Hasil: Berdasarkan hasil uji Chi Square ditemukan perolehan nilai p sejumlah 0,001 dengan p<0,05, berarti terdapat hubungan yang signifikan antara ADL dengan Kualitas Tidur. Didapatkan hasil yang menunjukkan sebagian besar subjek mandiri dalam melakukan ADL yaitu sejumlah 42 orang (71,2%) dan sejumlah 33 orang (55,9%) subjek mempunyai kualitas tidur yang baik. Simpulan: Ada hubungan yang signifikan antara ADL dengan kualitas tidur pada lansia di Desa Guwang Gianyar. Kata Kunci: activity daily living, kualitas tidur, lansia
Kualitas Pelayanan Terhadap Tingkat Kepatuhan Pasien Program Fisioterapi Praktik Mandiri di Malang Raya Abdul Rahmat Amin Mayu; Safun Rahmanto; Siti Ainun Ma’rufa
Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia Vol 12 No 1 (2024): Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia
Publisher : Bachelor and Profession of Physiotherapy Study Program, Faculty of Medicine, Udayana University in collaboration with Indonesian Physiotherapy Association (IPA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/MIFI.2024.v12.i01.p16

Abstract

Pendahuluan: Kualitas merupakan keseluruhan karakteristik dari produk dan jasa yang meliputi marketing, engineering, manufacture, dan maintenance dimana produk dan jasa tersebut dalam penggunaannya oleh konsumen/pelanggan akan sesuai dengan kebutuhan dan harapan pelanggan. Selain kualitas pelayanan kesehatan, keberhasilan pelayanan fisioterapi juga ditunjang oleh kepatuhan pasien/klien pada program yang diberikan. Kepatuhan merupakan gambaran sikap, sifat, dan perilaku pasien dalam mengikuti program fisioterapi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui korelasi antara kualitas pelayanan terhadap tingkat kepatuhan pasien program fisioterapi praktik mandiri di Malang Raya. Metode: Penelitian kuantitatif deskriptif jenis observasional analitik yang bertujuan menganalisis korelasi antara dua variabel dengan pendekatan “cross-sectional”. Subjek penelitian ini adalah pasien yang menjalani Program Fisioterapi di Malang Raya. Teknik sampling menggunakan accidental sampling berdasarkan kriteria inklusi dan ekslusi. Hasil: Hasil uji korelasi menggunakan Spearman’s rho didapatkan nilai signifikansi atau Sig. (2-tailed) pada variabel kualitas pelayanan dan tingkat kepatuhan sebesar 0,750 dimana nilai p value >0,05. Simpulan: Tidak ada korelasi antara kualitas pelayanan terhadap tingkat kepatuhan program fisioterapi praktik mandiri di Malang Raya. Praktik fisioterapi mandiri di Malang Raya harus memberikan perhatian khusus pada peningkatan fasilitas hiburan untuk pasien, terutama mereka yang sedang menunggu antrian untuk terapi. Tingkat kepatuhan pasien fisioterapi praktik mandiri di Malang Raya didominasi oleh pasien dengan tingkat kepatuhan sedang, oleh karena itu, sangat penting bagi fisioterapis untuk memberikan perhatian khusus kepada pasien dengan tingkat kepatuhan sedang, termasuk melalui pendidikan kepada keluarga pasien, dengan tujuan untuk meningkatkan tingkat kepatuhan mereka agar mencapai tingkat yang lebih tinggi dan menghindari penurunan ke tingkat kepatuhan rendah. Kata Kunci: kualitas pelayanan, kepatuhan pasien, fisioterapi
Kualitas Tidur dengan Memori Jangka Pendek pada Lansia Wanita Di Kelurahan Ubung Kota Denpasar Ni Kadek Ardya Shinta Alverina; Indira Vidiari Juhanna; Anak Agung Gede Eka Septian Utama; Ari Wibawa
Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia Vol 12 No 2 (2024): Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia
Publisher : Bachelor and Profession of Physiotherapy Study Program, Faculty of Medicine, Udayana University in collaboration with Indonesian Physiotherapy Association (IPA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/mifi.2024.v12.i02.p18

Abstract

Pendahuluan: Banyak orang mengalami masalah kualitas tidur, yang terkait dengan berbagai dampak negatif. Orang dewasa yang lebih tua memiliki kualitas tidur lebih buruk daripada yang lebih muda, terutama wanita. Gangguan tidur dapat menyebabkan gangguan kognitif seperti konsentrasi, kinerja fungsional, dan penurunan daya ingat. Memori adalah bagian penting dari kognitif karena kemampuan menjalani hidup bergantung pada ingatan. Gangguan kognitif merupakan faktor prognostik negatif pada lansia, meningkatkan risiko kecacatan, mempersulit rehabilitasi, dan mempengaruhi kemanjuran pemulihan. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan antara kualitas tidur dan memori jangka pendek pada lansia wanita di Kelurahan Ubung, Kota Denpasar. Metode: Penelitian ini merupakan observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional menggunakan teknik non-probability sampling dengan metode purposive sampling. Total subjek 50 lansia wanita, berusia 60-74 tahun, terdata di Kelurahan Ubung dan bersedia menjadi sampel penelitian dengan kriteria tidak mengonsumsi alkohol dan obat-obatan hipnotik sebelum pengambilan data, serta tidak memiliki kondisi klinis seperti stroke. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara untuk pemilihan kriteria. Pengukuran menggunakan kuesioner Pittsburgh Quality Index (PSQI) versi Bahasa Indonesia untuk mengukur kualitas tidur, dan Digit Span Test untuk mengukur memori jangka pendek. Hasil: Sebagian besar sampel memiliki kualitas tidur buruk (58%) dan memori jangka pendek sangat buruk (44%). Analisis non-parametrik Spearman rho menunjukkan hasil signifikan (p<0,05) dengan nilai korelasi (-0,324), yang berarti terdapat korelasi cukup dan negatif antara kualitas tidur dengan memori jangka pendek. Semakin buruk kualitas tidur, semakin buruk memori jangka pendek. Simpulan: Terdapat hubungan antara kualitas tidur dan memori jangka pendek pada lansia wanita di Kelurahan Ubung. Kata Kunci: lansia wanita, kualitas tidur, memori jangka pendek
Latihan Fartlek Meningkatkan Nilai VO2Max Penari Barong: Studi Pre-Eksperimental Eka Kencana Dewi Purnama; Antonius Tri Wahyudi; I Made Yoga Parwata; I Gede Arya Sena; I Made Iman Antariksa
Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia Vol 12 No 1 (2024): Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia
Publisher : Bachelor and Profession of Physiotherapy Study Program, Faculty of Medicine, Udayana University in collaboration with Indonesian Physiotherapy Association (IPA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/MIFI.2024.v12.i01.p07

Abstract

Pendahuluan: Penari barong memerlukan Volume Oksigen Maksimum (VO2Max) yang optimal untuk mendukung kinerja mereka dalam menari, membangun daya tahan kardiorespirasi yang berkualitas. Ketika membahas daya tahan kardiorespirasi, ini merujuk pada kemampuan untuk melakukan latihan dinamis yang melibatkan banyak kelompok otot dalam jangka waktu yang lama dengan intensitas sedang hingga tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh pelatihan fartlek terhadap peningkatan VO2Max pada penari barong dari Banjar Sengguan, Desa Singapadu. Metode: Penelitian ini menggunakan purposive sampling dengan desain one-group pre-test-post-test, berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi. Sampel penelitian terdiri dari 14 penari barong putra di Banjar Sengguan, Desa Singapadu, yang berusia antara 15 hingga 20 tahun. Pelatihan fartlek diberikan selama 12 pertemuan dengan frekuensi 3 kali seminggu. Setiap latihan terdiri dari 2 set dengan intensitas 65% - 85% dari kemampuan denyut jantung maksimal, dengan istirahat 2 menit antar set. Hasil: Uji Shapiro-Wilk menunjukkan distribusi data yang normal dengan tingkat signifikansi lebih besar dari 0,05. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan sebesar 27,3% pada VO2Max setelah pelatihan fartlek. Analisis statistik menunjukkan p=0,000 (p<0,05), mengindikasikan perbedaan yang signifikan. Simpulan: Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa pelatihan fartlek efektif meningkatkan VO2Max pada penari barong di Banjar Sengguan, Desa Singapadu. Kata Kunci: tari barong, VO2Max, latihan fartlek
Tingkat Intensitas Penggunaan Smartphone dengan Keluhan Carpal Tunnel Syndrome pada Remaja Made Donna Safira Pitaloka Barani; Sayu Aryantari Putri Thanaya; M. Widnyana; Ni Nyoman Ayu Dewi
Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia Vol 12 No 2 (2024): Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia
Publisher : Bachelor and Profession of Physiotherapy Study Program, Faculty of Medicine, Udayana University in collaboration with Indonesian Physiotherapy Association (IPA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/mifi.2024.v12.i02.p08

Abstract

Pendahuluan: Carpal Tunnel Syndrome (CTS) ialah kondisi yang timbul karena kompresi saraf median pada lorong karpal. Peningkatan intensitas penggunaan smartphone dapat mempengaruhi struktur terowongan karpal dikarenakan penggunaan jari berlebih saat menggunakan smartphone yang dapat membebani sendi atau otot tangan hingga berujung pada penekanan saraf median. Tujuan penelitian ini untuk membahas korelasi intensitas penggunaan smartphone dalam memicu keluhan carpal tunnel syndrome pada remaja di SMA Negeri 1 Semarapura. Metode: Metode penelitian ini, yaitu analitik observasional dengan pendekatan potong lintang (cross-sectional). Teknik pengambilan sampel berupa purposive sampling. Jumlah sampel sebanyak 62 orang dengan rentang usia 15-17 tahun. Data penelitian yang dikumpulkan berupa penggunaan smartphone yang diukur menggunakan kuesioner intensitas penggunaan smartphone dan keluhan carpal tunnel syndrome yang diukur menggunakan carpal tunnel syndrome questionnaire. Hasil: Hasil menunjukkan bahwa terdapat 61 (98,4%) sampel yang mengeluhkan CTS dengan keluhan ringan dan 1 (1,6%) sampel mengeluhkan keluhan sedang. Frekuensi penggunaan smartphone pada sampel digolongkan menjadi 12 orang (19,4%) dengan intensitas sedang dan 50 orang (80,6%) dengan intensitas tinggi. Uji hipotesis rank spearman digunakan untuk menganalisis hubungan intensitas penggunaan smartphone dengan keluhan CTS dan didapatkan nilai p sebesar 0,628 yang menunjukkan hubungan searah antara intensitas penggunaan smartphone dengan keluhan CTS. Simpulan: Tidak terdapat hubungan yang signifikan antara intensitas penggunaan smartphone dengan keluhan CTS pada remaja di SMA Negeri 1 Semarapura namun terjadi keluhan CTS pada seluruh siswa yang menunjukkan perlunya perhatian khusus terkait penggunaan smartphone dengan kejadian CTS. Kata Kunci: intensitas, smartphone, carpal tunnel syndrome
Penggunaan Kinesio Tape Berdasarkan Gender terhadap Knee Valgus saat Melakukan Drop Landing pada Pemain Basket Azmi Mayzardi; Dimas Sondang Irawan; Sri Sunaringsih Ika Wardojo
Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia Vol 12 No 2 (2024): Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia
Publisher : Bachelor and Profession of Physiotherapy Study Program, Faculty of Medicine, Udayana University in collaboration with Indonesian Physiotherapy Association (IPA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/mifi.2024.v12.i02.p19

Abstract

Pendahuluan: Basket merupakan olahraga yang dilakukan oleh dua tim yang saling bersaing untuk memasukkan bola ke dalam keranjang tim lawan. Pada olahraga basket ini juga terdapat dampak yang serius yaitu rentan cedera pada ekstremitas bawah atau risk of injury, karena seringnya melakukan gerakan di udara yang mana mengharuskan pemain untuk melakukan jump landing diberbagai arah dengan cepat dan mendadak. Gender merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi seseorang mengalami cedera knee valgus. Knee support adalah salah satu metode stabilisasi pasif yang digunakan untuk mengatasi masalah sendi lutut pada pasien. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan efektivitas penggunaan kinesio tape berdasarkan gender terhadap knee valgus saat melakukan drop landing pada pemain basket SMA di Kota Malang. Metode: Penelitian ini merupakan studi analitik quasi-experimental dengan pre-test and post-test one group design. Frontal Plane Projection Angle (FPPA) pada knee sebagai instrumen penelitian dalam mengukur sudut perpotongan dua garis lurus yang membagi dua garis pada hip. Terpilih 22 subjek yang memenuhi kriteria penentuan peneliti. Hasil: Evaluasi analisa data melalui paired t-test tidak ditemukan efektivitas pada setiap kelompoknya dan pada independent t-test menunjukkan nilai p=0,901 (p>0,05), dapat disimpulkan bahwa tidak dijumpai perbedaan yang signifikan knee valgus antara post-kinesio tape laki-laki dan perempuan saat melakukan drop landing. Simpulan: Pada studi ini, tidak dijumpai perbedaan yang signifikan dalam penggunaan kinesio tape terhadap knee valgus pada kelompok pemain basket SMA di Kota Malang, baik pada laki-laki maupun perempuan dengan kaki dominan kanan saat melakukan drop landing dengan satu kaki. Kata Kunci: kinesio tape, gender, drop landing, knee valgus, dan basket.
Identifikasi Risiko Gangguan Muskuloskeletal di Panti Pelayanan Lansia Bojongbata Pemalang: Studi Obsevasional Dzikra Nurseptiani; Dyah Putri Aryanti; Felia Agustin
Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia Vol 12 No 1 (2024): Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia
Publisher : Bachelor and Profession of Physiotherapy Study Program, Faculty of Medicine, Udayana University in collaboration with Indonesian Physiotherapy Association (IPA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/MIFI.2024.v12.i01.p12

Abstract

Pendahuluan: Umur lanjut akan mengalami berbagai permasalah yang dapat memengaruhi kondisi tubuh dan pergerakan di sehari-hari, termasuk pada sistem muskuloskeletal non-bedah. Salah satu dampaknya adalah penurunan pada sistem muskuloskeletal akibat penuaan, yang sering kali mengakibatkan gangguan keseimbangan, penurunan fleksibilitas lumbal, nyeri pinggang, osteoarthritis pada lutut, dan penurunan kekuatan otot panggul. Metode: Penelitian ini menggunakan metode observasi langsung, wawancara, dan kuesioner berbentuk Google Form untuk mengumpulkan data. Jenis penelitian yang digunakan merupakan penelitian dengan analitik dan pendekatan kuantitatif, khususnya cross-sectional. Populasi dalam pengambilan data mencakup 121 lansia di Panti Pelayanan Lansia Bojongbata Pemalang, dan metode total sampling digunakan. Hasil: Analisis data menunjukkan mayoritas lansia berumur 70-74 tahun (59,50%) dan perempuan (82,65%). Gangguan muskuloskeletal non-bedah yang paling umum adalah penurunan fleksibilitas lumbal (44,64%). Hasil analisis faktor menunjukkan adanya hubungan antara (p=0,034) dan jenis kelamin (p=0,000) dengan kejadian gangguan muskuloskeletal non-bedah. Namun, tidak terdapat hubungan yang signifikan antara pekerjaan dan kejadian gangguan muskuloskeletal non-bedah (p=0,277). Simpulan: Lansia dengan umur 70-74 tahun, mayoritas perempuan, dan beragam pekerjaan sebelumnya memiliki kecenderungan mengalami gangguan muskuloskeletal non-bedah. Penurunan fleksibilitas lumbal menjadi masalah utama. Umur dan jenis kelamin memainkan peran dalam kejadian gangguan muskuloskeletal pada lansia. Kata Kunci: lansia, gangguan musculoskeletal, non-bedah, obervasional
Kejadian Delay Development pada Anak dengan Stunting di Kecamatan Prambanan Eka Listiyani; Solikhah Solikhah; Sitti Nur Djannah
Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia Vol 12 No 2 (2024): Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia
Publisher : Bachelor and Profession of Physiotherapy Study Program, Faculty of Medicine, Udayana University in collaboration with Indonesian Physiotherapy Association (IPA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/mifi.2024.v12.i02.p13

Abstract

Pendahuluan: Malnutrisi pada anak stunting dapat menyebabkan gangguan perkembangan saraf yang mengakibatkan delay development. Pendataan terkait anak stunting telah dilakukan oleh pemerintah, tetapi data terkait terjadinya delay development pada anak dengan stunting belum tersedia. Metode: Desain penelitian ini adalah deskriptif observasional, dengan populasi yaitu anak stunting di Kecamatan Prambanan berdasarkan data Laporan Stunting Tahun 2022 Poli Gizi Puskesmas Pariwisata Prambanan. Pengumpulan data dilakukan dengan cara screening tumbuh kembang anak menggunakan skala Denver Development Screening Test II (DDST II). Pada DDST II terdapat 4 kategori penilaian yaitu personal sosial, motorik halus, bahasa, dan motorik kasar, dengan hasil akhir berupa pernyataan kesimpulan yaitu normal development, suspect, abnormal. Hasil: Dari total responden yang berjumlah 199 anak dengan rata-rata berusia 3,3 tahun (SD±1,0643) didapatkan hasil screening DDST II berupa normal development sebanyak 161 anak (80,9%) dan yang mengalami delay development sebanyak 38 anak (19,1%) terbagi menjadi 23 anak suspect dan 15 anak abnormal. Delay development terbanyak ditemukan pada kategori personal sosial sebanyak 24 anak. Sedangkan untuk usia anak stunting yang mengalami delay terbanyak pada rentang 2-4 tahun. Simpulan: Stunting dikaitkan dengan kejadian delay development, ditemukan signifikan pada kategori usia 2-4 tahun pada kategori personal sosial. Kata Kunci: delay development, stunting

Filter by Year

2013 2024


Filter By Issues
All Issue Vol 12 No 3 (2024): Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia Vol 12 No 2 (2024): Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia Vol 12 No 1 (2024): Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia Vol 11 No 3 (2023): Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia Vol 11 No 2 (2023): Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia Vol 11 No 1 (2023): Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia Vol 10 No 3 (2022): Majalah Ilimiah Fisioterapi Indonesia Vol 10 No 2 (2022): Majalah Ilimiah Fisioterapi Indonesia Vol 10 No 1 (2022): Majalah Ilimiah Fisioterapi Indonesia Vol 9 No 3 (2021): Majalah Ilimiah Fisioterapi Indonesia Vol 9 No 2 (2021): Majalah Ilimiah Fisioterapi Indonesia Vol 9 No 1 (2021): Majalah Ilimiah Fisioterapi Indonesia Vol 8 No 3 (2020): Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia Vol 8 No 2 (2020): Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia Vol 8 No 1 (2020): Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia Vol 7 No 3 (2019): Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia Vol 7 No 2 (2019): Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia Vol 7 No 1 (2019): Majalah Imiah Fisioterapi Indonesia Vol 6 No 3 (2018): Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia Vol 6 No 2 (2018): Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia Vol 6 No 1 (2018): Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia Vol 5 No 3 (2017): Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia Vol 5 No 2 (2017): Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia Vol 5 No 1 (2017): Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia Vol 4 No 3 (2016): Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia Vol 4 No 2 (2016): Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia Vol 4 No 1 (2016): Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia Vol 3 No 3 (2015): Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia Vol 3 No 2 (2015): Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia Vol 3 No 1 (2015): Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia Vol 2 No 3 (2014): Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia Vol 2 No 2 (2014): Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia Vol 2 No 1 (2014): Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia Vol 1 No 3 (2013): Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia Vol 1 No 2 (2013): Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia Vol 1 No 1 (2013): Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia More Issue