cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Bangunan
ISSN : 08522480     EISSN : 26210959     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Jurnal Bangunan terbit minimal 1 (satu) kali setahun berisi gagasan konseptual, kajian teori, praktik, penelitian, dan pengajaran dalam bidang Teknik Bangunan.
Arjuna Subject : -
Articles 129 Documents
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR E-BOOK PLAMBING AIR KOTOR UNTUK PEMBELAJARAN TEORI DAN WORKSHOP UTILITAS BANGUNAN PROGRAM STUDI PENDIDIKAN TEKNIK BANGUNAN Mujiyono, Eko Suwarno, Bayu Saptoardi
BANGUNAN Vol 27, No 1 (2022): BANGUNAN EDISI MARET
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um071v27i12022p39-52

Abstract

Abstrak:E-learning merupakan model pembelajaran dalam format digital dengan memanfaatkan sarana dan pasarana elektronik. Tujuan penggunaan e-learning dalam sistem pembelajaran adalah untuk memperluas akses pendidikan kepada masyarakat, sehingga pem-belajaran dapat diakses dengan mudah, tanpa diabatasi ruang dan waktu, interaktif, dan efektif. Pengunaan buku elektronik (e-book) merupakan salah satu sarana pembelajaran e-learning. Penelitian ini bertujuan : 1) mengembangkan bahan ajar berupa buku elektronik / e-book plambing air kotor, untuk pembelajaran teori dan workshop Utilitas Bangunan program studi Pendidikan Teknik Bangunan. Penelitian ini menggunakan model penelitian pengembangan (Research and Development / R&D); 2) validasi / menguji bahan ajar yang telah dihasilkan oleh ahli materi, ahli media, pengguna. Langkah penelitian awali dengan analisis potensi masalah, dilanjutkan dengan pengumpulan data, menyusun bahan ajar, validasi, revisi, uji coba, dan revisi bahan ajar. Penelitian ini menghasilkan produk bahan ajar berupa buku elektronik/e-book plambing air kotor dalam format.exe. Uji kelayakan / validasi bahan ajar elektronik ini oleh ahli materi, ahli media, serta uji coba pengguna oleh mahasiswa. Kesimpulan validasi bahan ajar e-book ini skor ahli materi 89 kategori sangat valid, validasi ahli media dengan skor 94 kategori valid, dan validasi pengguna (mahasiswa) dengan skor 90 kategori valid, sehingga diperoleh validitas kumulatif 91. Disimpulkan bahwa pengembangan bahan ajar buku elektronik / e-book Plambing Air Kotor dengan kategori valid atau layak untuk dipergunakan sebagai bahan ajar pada pembelajaran matakuliah Teori dan Workshop Utilitas program studi Pendidikan Teknik Bangunan jurusan Teknik Sipil.Kata-kata kunci: bahan ajar, buku elektronik, utilitas bangunanAbstract: E-learning is a learning model in digital format by utilizing electronic means and markets. The purpose of using e-learning in a learning system is to expand access to education for the community, so that learning can be accessed easily, without being limited by space and time, interactively, and effectively. The use of electronic books (e-books) is one of the means of e-learning. This study aims to: 1) develop teaching materials in the form of electronic books / e-books on sewage pumps, for theoretical learning and workshops on Building Utility of the Building Engineering Education study program. This study uses a research and development (R&D) model; 2) validation / testing of teaching materials that have been produced by material experts, media experts, users. The research step begins with an analysis of potential problems, followed by data collection, compiling teaching materials, validation, revision, testing, and revision of teaching materials. This research produces teaching materials in the form of an electronic book/e-book for plumbing dirty water in .exe format. The feasibility test / validation of these electronic teaching materials by material experts, media experts, and user trials by students. The conclusion of the validation of this e-book teaching material is that the material expert score is 89 very valid categories, media expert validation has a score of 94 valid categories, and user (student) validation with a score of 90 valid categories, so that the cumulative validity is obtained 91. It is concluded that the development of electronic book teaching materials / e-book Plumbing Dirty Water with a valid or appropriate category to be used as teaching material in learning the Theory and Utility Workshop courses in the Building Engineering Education study program majoring in Civil Engineering.Keywords: teaching materials, electronic books, building utilities
PENGARUH DIMENSI PENAMPANG DAN RASIO PEMBESIAN LENTUR TERHADAP KAPASITAS BEBAN BALOK BETON BERTULANG BERBASIS GRADASI MUTU Widya Damayanthi; Karyadi Karyadi; M. Mirza Abdillah Pratama
BANGUNAN Vol 27, No 2 (2022): BANGUNAN EDISI OKTOBER
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um071v27i22022p1-6

Abstract

Abstrak:Balok beton gradasi merupakan suatu inovasi di dunia konstruksi karena dengan adanya gradasi mutu dapat mereduksi penggunan semen, namun dapat meningkatkan kekakuan dari elemen struktur tersebut mendekati mutu tertingginya. Gradasi mutu dilakukan dengan meletakkan mutu rendah di bagian serat tarik dan mutu tinggi di bagian serat tekan. Penggunaan mutu rendah pada serat tarik berdasarkan asumsi bahwa beton sama sekali tidak menanggung tegangan tarik. Balok beton gradasi yang hemat semen dapat menjadi salah satu solusi dalam dunia konstruksi yang sedang menggalakkan green building. Penelitian ini bertujuan untuk mengobservasi pengaruh dimensi penampang melintang dan rasio pembesian lentur terhadap kapasitas beban yang mampu ditahan oleh balok beton gradasi. Penelitian dilakukan secara eksperimental dengan mempersiapkan spesimen ujinya dan kontrol sebagai pembanding. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tahanan balok terhadap risiko retak meningkat seiring dengan peningkatan rasio penampang dan rasio pembesian yang digunakan. Walaupun demikian, luas penampang perlu dikaji ulang agar kinerja antar spesimen dapat dibandingkan.Kata-kata kunci: Beton Gradasi, Green Building, BalokAbstract: Graded concrete beams are an innovation in the world of construction because the presence of quality gradations can reduce the use of cement, but can increase the stiffness of the structural elements close to their highest quality. Quality grading is done by placing low strength in the tensile fiber section and high strength in the compression fiber section. The use of low strength in tensile fibers is based on the assumption that the concrete does not bear any tensile stress at all. Cement-efficient graded concrete blocks can be a solution in the world of construction that is promoting green building. This study aims to observe the effect of cross-sectional dimensions and the ratio of flexural steel to the load capacity that can be supported by graded concrete beams. The research was conducted experimentally by preparing the test specimens and the control as a comparison. The results showed that the resistance of the beam to the risk of cracking increased with the increase in the cross-sectional ratio and the ratio of the iron used. However, the cross-sectional area needs to be reviewed so that performance between specimens can be compared.Keywords: Gradated Concrete, Green Building, Beams
EKSPERIMENTAL MOMEN-LENDUTAN BALOK KANTILEVER BAJA CANAI DINGIN DENGAN VARIASI JUMLAH SEKRUP Nindyawati Nindyawati; Gede Agung Shri Parta; Adjib Karjanto; Wahyo Hendarto Yoh
BANGUNAN Vol 27, No 2 (2022): BANGUNAN EDISI OKTOBER
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um071v27i22022p7-16

Abstract

Abstrak:Momen lentur dan lendutan pada struktur baja canai dingin erat kaitannya dengan model sambungan yang dipergunakan. Sambungan yang termasuk klasifikasi flexible dan semi-rigid didapatkan dari pengamatan yang dilakukan. Pada paper ini karakteristik dari variasi sambungan dan pengaruhnya diamati dengan metode eksperimental menggunakan benda uji single profile yang dimodelkan sebagai balok kantilever. Hasil studi menunjukkan bahwa penambahan jumlah sekrup turut meningkatkan momen lentur maksimum yang dapat diterima struktur. Akan tetapi hasil analitis dan hasil ekperimen menunjukkan ketidaksesuaian di mana struktur masih belum dapat menerima beban secara optimal.Kata-kata kunci: sambungan, kapasitas lentur, momen lentur, lendutanAbstract: Bending moments and deflections in cold rolled steel structures are closely related to the connection model used. Connections that are classified as flexible and semi-rigid are obtained from observations made. In this paper, the characteristics of connection variations and their effects are observed by experimental method using a single profile specimen which is modeled as a cantilever beam. The results of the study show that increasing the number of screws also increases the maximum acceptable bending moment of the structure. However, the analytical results and experimental results show a discrepancy where the structure is still not able to accept the load optimally.Keywords: connection, flexural capacity, bending moment, deflection
EVALUASI KINERJA PERKERASAN LATASIR PADA RUAS JALAN NASIONAL DI PULAU AMBON Hamkah Hamkah; Rohana Rohana; Aisyah Aisyah
BANGUNAN Vol 27, No 2 (2022): BANGUNAN EDISI OKTOBER
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um071v27i22022p17-32

Abstract

Abstrak:Jalan J. Syaranamual dan Leo Wattimena di Ambon, merupakan 2 diantara 81 ruas jalan nasional di wilayah Provinsi Maluku, diprogramkan BPJN Maluku menggunakan perkerasan Latasir untuk mempertahankan kondisi kemantapan jalan. Evaluasi kinerja perkerasan Latasir Kelas B tahun anggaran 2020 dimaksudkan bahan evaluasi/pertimbangan penggunaan perkerasan sejenis di wilayah BPJN Maluku untuk tahun anggaran 2021. Tujuan penelitian mengevaluasi: 1). Penggunaan bahan campuran Latasir terhadap pemenuhan spesifikasi; 2). Metode produksi campuran berdasarkan ketentuan peralatan pencampur, jenis kendaraan pengangkut, peralatan penghamparan dan pemadatan; 3). Mutu Latasir berdasarkan sifat campuran, toleransi dimensi tebal, kepadatan minimum dan metode pengendalian mutu. Metode evaluasi terhadap kinerja bahan baku, bahan olahan, bahan jadi, peralatan, dan tenaga kerja terhadap ketentuan mutu pengadaan. Kesimpulan: 1). Jenis aspal (Pertamina 60/70), Agregat 5-10, Pasir dan Abu Batu asal quarry Wai Sikula di Laha-Ambon, memenuhi persyaratan spesifikasi bahan sebagai campuran Latasir Kelas B, 2). Metode produksi campuran menggunakan AMP di Desa Laha memenuhi ketentuan peralatan produksi berdasarkan hasil pengukuran temperatur campuran, uji gradasi gabungan hasil ekstraksi, 3). Metode pelaksanaan pekerjaan Latasir menggunakan Asphalt Finisher, Tandem Roller dan Pneumatic Tire Roller memenuhi ketentuan Spesifikasi Umum 2018. 4). Kadar aspal 7,10 persen memenuhi persyaratan Latasir kelas B berdasarkan ketentuan toleransi dimensi tebal, kepadatan minimal dan sifat marshal campuran. Kadar aspal Latasir Kelas B oleh Penyedia lebih rendah dibandingkan kadar aspal optimum (8,40 persen).Kata-kata kunci: latasir; jalan nasional, aspal, malukuAbstract: street J. Syaranamual and Leo Wattimena in Ambon, which are 2 of 81 national roads in the Maluku Province, are programmed by BPJN Maluku to use Latasir pavement to maintain road stability. Evaluation of the performance of Latasir Class B pavement for the 2020 fiscal year is intended to evaluate/consider the use of similar pavements in the Maluku BPJN area for the 2021 fiscal year. The objectives of the study are to evaluate: 1). The use of Latasir mixture to meet specifications; 2). Mixed production method based on the provision of mixing equipment, type of transport vehicle, spreading and compacting equipment; 3). Latasir quality is based on the nature of the mixture, thickness tolerance, minimum density and quality control methods. Method of evaluation of the performance of raw materials, processed materials, finished materials, equipment, and labor against the provisions of the quality of procurement. Conclusion: 1). The type of asphalt (Pertamina 60/70), Aggregate 5-10, Sand and Stone Ash from the Wai Sikula quarry in Laha-Ambon, meets the material specification requirements as a Latasir Class B mixture, 2). The mixed production method using AMP in Laha Village meets the requirements for production equipment based on the results of the mixture temperature measurement, the combined gradation test of the extraction results, 3). The method of carrying out the Latasir work using Asphalt Finisher, Tandem Roller and Pneumatic Tire Roller complies with the General Specifications 2018. 4). The asphalt content of 7.10 percent meets the requirements of Latasir class B based on the thickness tolerance, minimum density and marshal properties of the mixture. The Latasir Class B asphalt content by the Supplier is lower than the optimum asphalt content (8.40 percent).Keywords: background; national road, asphalt, maluku
PENYUNTING penyunting penyunting
BANGUNAN Vol 27, No 2 (2022): BANGUNAN EDISI OKTOBER
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um071v27i22022p%p

Abstract

STABILISASI TANAH DENGAN MATERIAL FLY ASH PLTU BENGKULU PADA PEMBANGUNAN JALAN PULAU ENGGANO Mirotus Sakdiah; Redi Andriansah; Dewi Okta Ayuningtyas
BANGUNAN Vol 27, No 2 (2022): BANGUNAN EDISI OKTOBER
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um071v27i22022p33-54

Abstract

Abstrak:Tanah ekspansif yang mendominasi daratan Pulau Enggano di Provinsi Bengkulu berpengaruh terhadap pembangunan konstruksi diatasnya. Permukaan ruas jalan yang dibangun diatas tanah ekspansif akan mudah berair di musim hujan dan mengalami keretakan di musim kemarau yang mana kondisi tersebut dapat mempengaruhi kualitas infrastruktur jalan. Alternatif untuk permasalahan tersebut yaitu melakukan stabilisasi tanah dengan mencampurkan bahan kimia Fly Ash dari limbah pembakaran batubara PLTU Kota Bengkulu sebagai pozzolan yang dapat mengikat mineral tanah pada proses pemadatan tanah. Pemanfaatan limbah Fly Ash sebagai bahan stabilisasi juga merupakan salah satu bentuk penanganan lingkungan di sekitar PLTU untuk mengurangi dampak polusi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perubahan daya dukung tanah terhadap pencampuran material sustainable berupa Fly Ash sebagai bahan soil stabilizer pada tanah ekspansif guna pembangunan konstruksi jalan di sepanjang Pulau Enggano. Penelitian dilakukan melalui dua tahapan yang dimulai dengan melakukan studi kepustakaan dari jurnal serta penelitian yang relevan tentang pengaruh pencampuran Fly Ash pada tanah ekspansif terhadap daya dukung tanah. Tahap kedua, menganalisis data yang telah diperoleh dengan metode analisis deskriptif. Hasil dari literatur menunjukkan bahwa pengujian peningkatan daya dukung tanah dengan mencampurkan Fly Ash pada tanah ekspansif melalui uji CBR, UCT dan Atterberg Limit dapat meningkatkan daya dukungnya. Dari hasil pengujian tersebut, dapat disimpulkan bahwa pemanfaatan Fly Ash sebagai material stabilisasi dapat meningkatkan daya dukung tanah yang akan memperbaiki kualitas konstruksi pada pembangunan jalan di Pulau Enggano.Kata-kata kunci: tanah ekspansif, stabilisasi tanah, Fly Ash, daya dukung tanahAbstract: The expansive land that dominates the mainland of Enggano Island in Bengkulu Province affects the construction on it. The surface of roads that are built on expansive soil will easily get watery in the rainy season and experience cracks in the dry season where this condition can affect the quality of road infrastructure. An alternative to this problem is to stabilize the soil by mixing Fly Ash chemicals from the coal combustion waste of the Bengkulu City PLTU as a pozzolan that can bind soil minerals in the soil compaction process. Utilization of Fly Ash waste as a stabilizing agent is also a form of environmental management around the power plant to reduce the impact of pollution. This study aims to determine the change in soil bearing capacity to the mixing of sustainable materials in the form of Fly Ash as a soil stabilizer material on expansive soil for road construction along Enggano Island. The research was carried out in two stages, starting with literature studies from journals and relevant research on the effect of mixing Fly Ash on expansive soils on the bearing capacity of the soil. The second stage, analyze the data that has been obtained by descriptive analysis method. The results from the literature show that testing the increase in soil bearing capacity by mixing Fly Ash on expansive soil through the CBR, UCT and Atterberg Limit tests can increase the bearing capacity. From the results of these tests, it can be concluded that the use of Fly Ash as a stabilizing material can increase the bearing capacity of the soil which will improve the quality of construction in road construction on Enggano Island.Keywords: expansive soil, soil stabilization, Fly Ash, soil bearing capacity
IDENTIFIKASI DAN PENANGANAN RISIKO K3 PADA PROYEK JALAN Riza Susanti
BANGUNAN Vol 27, No 2 (2022): BANGUNAN EDISI OKTOBER
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um071v27i22022p55-68

Abstract

Abstrak:Proyek jalan sarat dengan risiko, salah satu risiko yang kerap terjadi adalah risiko terkait K3. Tingginya jumlah kecelakaan kerja yang terjadi di lokasi proyek menunjukkan bahwa K3 belum diterapkan secara optimal di proyek, meski sudah ada regulasi yang mengaturnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan melakukan analisis untuk penanganan risiko K3 khususnya pada proyek jalan. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dengan melakukan identifikasi risiko yang mungkin terjadi pada proyek jalan kemudian mengidentifikasi risiko tersebut untuk mengklasifikasikan terhadap kategori risiko tinggi, moderat atau rendah. Berdasarkan nilai probabilitas dan dampak yang dihasilkan terhadap sasaran proyek yaitu biaya, mutu dan waktu. Berdasarkan hasil identifikasi terdapat 6 (enam) kategori risiko yang kerap terjadi pada proyek jalan yaitu risiko terkait lokasi, risiko jalan akses, risiko galian, risiko timbunan, risiko struktur dan risiko clearing & striping. Jika menilik lebih detail lagi, maka dapat diketahui bahwa kejadian yang memiliki risiko tinggi atau berpotensi sering terjadi dan memiliki dampak besar bagi proyek adalah risiko adanya tabrakan/ tertabrak, risiko longsoran galian dan risiko adanya bekisting yang roboh. Selanjutnya tindakan mitigasi yang sesuai dengan risiko diperlukan untuk mengurangi dampak dan meminimalisir potensi terjadinya risiko tersebut. Output dari penelitian ini dapat digunakan sebagai masukan bagi stakeholder proyek dalam upaya optimalisasi penerapan K3 pada proyek jalan.Kata-kata kunci: Jalan, Kecelakaan, K3, Proyek, RisikoAbstract: Road projects are full of risks, one of the risks that often occurs is the risk related to K3. The high number of work accidents that occur at the project site shows that K3 has not been implemented optimally in the project, even though there are regulations that regulate it. This study aims to identify and conduct an analysis for handling OHS risks, especially in road projects. The method used in this research is descriptive quantitative by identifying risks that may occur in road projects and then identifying these risks to classify them into high, moderate or low risk categories. Based on the probability value and the resulting impact on the project objectives, namely cost, quality and time. Based on the identification results, there are 6 (six) risk categories that often occur in road projects, namely location-related risks, access road risks, excavation risks, embankment risks, structural risks and clearing & striping risks. If we look in more detail, it can be seen that the events that have a high risk or have the potential to occur frequently and have a major impact on the project are the risk of a collision/hit, the risk of excavated avalanches and the risk of the formwork collapsing. Furthermore, mitigation actions that are appropriate to the risk are needed to reduce the impact and minimize the potential for the risk to occur. The output of this research can be used as input for project stakeholders in optimizing the implementation of OHS on road projects.Keywords: Road, Accident, OHS, Project, Risk
PERBANDINGAN MODEL UNSTEADY DAN STEADY FLOW ALIRAN BANJIR SUNGAI WAY LAALA SEBAGAI DASAR SOLUSI PENANGANAN PASCA BENCANA Gilang Idfi; Eko Suwarno; Eko Setiawan; M. Musthofa Al Ansyorie
BANGUNAN Vol 28, No 1 (2023): In-Press Maret 2023
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um071v28i12023p1

Abstract

Pada tahun 2018 Desa Loki mengalami banjir yang merendam pemukiman warga setinggi 0.5 – 1 m. Banjir terjadi akibat kapasitas alir dari Sungai Way Laala yang tidak mampu menahan debit banjir limpasan akibat endapan sedimen yang terjadi karena degradasi lahan pada daerah aliran sungai Laala. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan acuan dasar pemilihan solusi pengendalian banjir dengan melakukan perbandingan permodelan aliran banjir unsteady flow dan steady flow. Metode analisis data hidrologi menggunakan software HEC-HMS serta hidraulika dengan software HEC-RAS 5.0.7. Perhitungan curah hujan rata-rata wilayah diambil dari data hujan BMKG, Kairatu dan diperoleh hasil 144,69 mm. Sedangkan untuk perhitungan hujan rencana digunakan metode distribusi Log Person Tipe III dan didapatkan curah hujan rencana 25 tahun sebesar 290,46 mm. Data hujan kemudian dilakukan uji keabsahan data dengan uji Smirnov-Kolmogorov dan Uji Chi Kuadrat. Analisis hidrologi menggunakan program bantu HEC-HMS dan Microsoft excel 2019 dengan membandingkan 3 metode hidrograf satuan sintetik. Hidrograf dibandingkan antara metode SCS, Snyder, dan Nakayasu dengan data kondisi dilapangan saat permodelan banjir untuk kalibrasi data. Hasil permodelan HEC-HMS didapat nilai debit puncak metode SCS sebesar 42,9 m3/s, dan metode Snyder sebesar 60,8 m3/s, sedangkan hasil perhitungan dengan ms. Excel 2019 metode Nakayasu didapat nilai debit puncak sebesar 158 m3/s. Analisa hidraulika menggunakan program bantu HEC-RAS 5.0.7 membutuhkan data berupa cross section, long section, data terrain, serta data hidrograf kala ulang 25 tahun hasil permodelan HEC-HMS metode Nakayasu. Analisis HEC-RAS dibandingkan antara model aliran steady flow dan model unsteady flow. Dari HEC-RAS didapatkan hasil bahwa kondisi Sungai Way Laala terjadi overtopping setinggi 0.5 – 1 m pada aliran steady flow dan menggenang permukiman warga di Desa Loki pada simulasi unsteady flow. Hasil permodelan HEC-RAS menunjukan bahwa profil elevasi muka air rata-rata dari permodelan steady flow lebih tinggi dari elevasi yang dihasilkan permodelan unsteady flow. Elevasi muka air rata-rata permodelan steady flow sebesar + 30.519 m, sedangkan untuk permodelan unsteady flow sebesar + 29.849 m. selain itu kecepatan aliran permodelan steady flow juga cenderung lebih tinggi daripada model unsteady flow. Kecepatan rata-rata model Steay flow diperoleh nilai sebesar 2,791 m/s, sedangkan pada model unsteady diperoleh nilai 2,025 m/s.
PENERAPAN STANDAR NEW NORMAL PADA PELAKSANAAN PROYEK KONSTRUKSI DI KOTA MALANG Bambang Djatmiko; Nemesius Bambang Revantoro; Edi Santoso; Muhamad Aris Ichwanto
BANGUNAN Vol 28, No 1 (2023): In-Press Maret 2023
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um071v28i12023p11

Abstract

Kegiatan pembangunan proyek merupakan aktivitas rencana dengan menggunakan berbagai sumber daya dan dana untuk mendapatkan manfaat dimasa mendatang. Akibat pandemi covid 19 pelaksanaan proyek konstruksi mengalami keterlambatan. New normal adalah perubahan perilaku untuk tetap menjalankan aktivitas normal namun dengan ditambah menerapkan protokol kesehatan guna mencegah penularan Covid-19. Dalam mengatasi penyebaran pandemic tahun 2020, Pemerintah Indonesia memberikan himbauan kepada masyarakat agar berjalan efektif dan efisien, yang berakibat para pekerja dan buruh pabrik terpaksa dirumahkan, dikurangi gajinya, dan di Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) padahal masih produktif untuk bekerja. Dampak covid 19 pada proyek konstruksi, yaitu: 1) proyek pengerjaan bangunan di suatu daerah menjadi terbengkalai karena material dan para pekerjanya kesulitan ke lokasi proyek, 2) Proyek yang tidak dapat diselesaikan tepat waktu ini lantaran kegiatan konstruksi menerapkan aturan social distancing sehingga jumlah tenaga kerja yang beraktivitas menjadi berkurang, 3) PT Freeport Indonesia, berencana menunda pembangunan fasilitas pengolahan dan pemurnian (smelter) di Gresik, Jawa Timur, 4) Sebanyak 80% responden setuju bahwa Covid-19 memang berdampak pada perlambatan proyek konstruksi dan 5) Pemerintah Kota Malang resmi menunda pelaksanaan proyek pembangunan gedung. Berdasarkan kajian empiris di atas, terdapat tiga macam dampak pada proyek konstruksi, yaitu: 1) Pelaksanaan proyek terlambat, 2) Pelaksanaan proyek diberhentikan dan 3) Pelaksanaan proyek ditunda. Dampak nomor 1 dan 2, berakibat pelaksana konstruksi bisa mengalami kerugian materiil. Agar tidak mengalami kerugian yang semakin besar, maka masih banyak proyek konstruksi yang terus melanjutkan pekerjaan konstruksi (hasil survai pendahuluan). Penelitian ini bertujuan mendiskripsikan sejauh mana para pelaksana konstruksi yang melanjutkan pekerjaanya dengan menerapkan standar new normal di Kota Malang. Sejauh penelusuran penelitian jenis ini belum pernah dilakukan. Populasi dan sampel purposive [10] tenaga kerja proyek, yaitu: 1) Bangunan gedung 30 orang dan 3) Bangunan perumahan 30 orang. Jika penelitian ini berhasil, maka bisa dipakai rujukan pemerintah daerah maupun owner untuk bahan pertimbangan pengambilan keputusan serta penelitian lebih lanjut. Kesimpulan:(1) Penerapan new standar normal covid 19 pada lingkungan proyek konstruksi bangunan gedung akumulasi rerata sebesar 89,00 % katergori bahaya terhadap penyebaran covid 19, (2) Penerapan new standar normal covid 19 pada lingkungan proyek perumahan kumulasi sebesar 61,73 %, katergori bahaya terhadap penyebaran covid 19 dan (3) Terdapat perbedaan yang signifikan penerapan standar normal new covid 19 pada proyek konstruksi bangunan gedung dengan lingkungan proyek perumahan dan sama- sama berbahaya terhadap penularan covid 19.
PENGEMBANGAN MODUL ELEKTRONIK PEMBELAJARAN ESTIMASI BIAYA KONSTRUKSI KELAS XI TEKNIK KONSTRUKSI PERUMAHAN SMK NEGERI 1 SINGOSARI KABUPATEN MALANG Priyono Priyono; M. Musthofa Al Ansyorie; Fariski Ismail Hasan
BANGUNAN Vol 28, No 1 (2023): In-Press Maret 2023
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um071v28i12023p23

Abstract

Dalam proses pembelajaran, terjadi komunikasi antara guru dan siswa. Guru berperan sebagai pengirim informasi sedangkan siswa berperan sebagai penerima informasi. Proses ini akan berhasil dengan baik jika antara keduanya berjalan dengan lancar, dimana guru mampu menyampaikan informasi dengan baik kepada siswa dan siswa mempunyai kemampuan menerima informasi tersebut dengan baik pula. Untuk menyempurnakan komunikasi antara pemberi dan penerima informasi agar tercipta komunikasi yang efektif diperlukan alat komunikasi atau media. Penggunaan multimedia dalam lingkungan belajar mengajar dapat mendukung perkembangan siswa sebagai pemikir kritis, belajar dengan cepat, dapat memecah masalah, cocok untuk pencarian informasi dan bahkan lebih memotivasi proses belajar mereka. Kurangnya media pembelajaran dapat menyebabkan lingkungan belajar yang buruk. Penerapan modul elektronik ini akan diterapkan penggunaannya terhadap siswa kelas XI Jurusan Teknik Konstruksi Perumahan SMKN 1 Singosari. Tahapan pelaksanaan yang dilakukan yaitu persiapan perencanaan penelitian dan analisis data penelitian dengan metode penelitian dan pengembangan untuk menguji keefektifitasan produk tersebut. Tahap pelaksanaan yaitu pembuatan desain modul elektronik pembelajaran Estimasi Biaya Konstruksi dengan QR Code serta link web video pembelajaran ke Youtube. Tahap akhir yaitu berupa evaluasi dan revisi produk setelah produk diujikan pada Ahli Materi, Ahli Media dan  siswa kelas XI Teknik Konstruksi Perumahan SMKN 1 Singosari.  Hasil dari kegiatan penelitian ini yaitu berupa produk modul elektronik Pembelajaran Estimasi Biaya Konstruksi Kelas XI Teknik Konstruksi Perumahan SMKN 1 Singosari.

Page 8 of 13 | Total Record : 129