cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Dinamika Pengabdian (JDP)
Published by Universitas Hasanuddin
ISSN : 24608173     EISSN : 25283219     DOI : -
Core Subject :
Jurnal Dinamika Pengabdian (JDP) merupakan media publikasi kegiatan pengabdian pada masyarakat di bidang agrokompleks, sains, sosial kemasyarakatan dalam bentuk penerapan IPTEKS maupun peningkatan pemberdayaan masyarakat. Jurnal ini terbit dua kali setahun di bulan Mei dan Oktober.
Arjuna Subject : -
Articles 363 Documents
PELAYANAN SOSIAL DASAR DALAM RANGKA PENINGKATAN EKONOMI MASYARAKAT DI KAMPUNG SAMBAB DISTRIK MASNI KABUPATEN MANOKWARI Lukas Yowel Sonbait; Nurhaidah I. Sinaga; Ikram Karim; Novena Silubun
Jurnal Dinamika Pengabdian (JDP) Vol. 7 No. 2 (2022): JURNAL DINAMIKA PENGABDIAN VOL. 7 NO. 2 MEI 2022
Publisher : Departemen Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian UNHAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/jdp.v7i2.20835

Abstract

Kegiatan program pembelajaran sosial dasar yang dilaksanakan di Kampung Sambab Distrik Masni Kabupaten Manokwari, Provinsi Papua Barat, berfokus pada upaya peningkatan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat kampung guna meningkatkan IPM. Adapun tujuan utama kegiatan adalah melakukan pendampingan dalam Perencanaan dan Penganggaran Desa serta pelaporan dengan cara mendorong adanya RPJMKam yang didasarkan pada Indeks Desa Membangun untuk menghasilkan kemandirian Kampung Sambab, baik dari sisi kesehatan, pendidikan, meningkatkan produk unggulan kampung dan kewirausahaan. Dalam pelaksanaan kegiatan, keterlibatan masyarakat sangat aktif dibuktikan dengan setiap kegiatan yang dilakukan melalui sosialisasi dan praktek bagaimana merencanakan dan penganggaran desa, terlibat dalam pendidikan/PAUD yang dilakukan oleh tim, pengolahan potensi lokal yang tersedia di kampung serta manajemen kewirausahan masyarakat sehingga mereka bisa mengatur keuangan secara efektif dan efisien. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan bahwa dengan partisipasi aktif mereka, terjadi peningkatan pengetahuan dan kesadaran masyarakat tentang potensi yang dimiliki untuk kesejahteraannya. Kata kunci: Pembelajaran sosial dasar, Ekonomi lokal, Kampung Sambab.   ABSTRACT The basic social learning program activities carried out in Sambab village, Masni district, Manokwari regency, West Papua Province, focused on efforts to improve the economy and welfare of the village community in order to increase. The main purpose of the activity is to provide assistance in Village Planning and Budgeting as well as reporting by encouraging the RPJMKam which is based on the Developing Village Index to produce the independence of Sambab Village, both in terms of health, education, improving superior product villages and entrepreneurship. In the implementation of activities, community involvement is very active as evidenced by every activity carried out through socialization and practice of village planning and budgeting, involvement in education/PAUD conducted by the team, processing of local potential available in the village and community entrepreneurship management so that they can manage finances effectively and efficiently. The results of this activity indicate that with their active participation, there is an increase in public knowledge and awareness about their potential for their welfare. Keywords: Basic social learning, Local economy, Sambab Village.
PENINGKATAN KESEJAHTERAAN EKONOMI MASYARAKAT MELALUI INOVASI PRODUK OLAHAN SINGKONG DI KECAMATAN BUNGAYA KABUPATEN GOWA Retno Fitrianti; . Fatmawati; Sri Undai Nurbayani; Mirzalina Zaenal; Insany Fitri Nurqamar; Daniella Cynthia S
Jurnal Dinamika Pengabdian (JDP) Vol. 7 No. 2 (2022): JURNAL DINAMIKA PENGABDIAN VOL. 7 NO. 2 MEI 2022
Publisher : Departemen Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian UNHAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/jdp.v7i2.20837

Abstract

Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat Melalui Inovasi Produk Olahan Singkong di Kecamatan Bungaya Kabupaten Gowa merupakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang bertujuan memberi manfaat bagi keluarga dalam menambah pengetahuan dan kemampuan dalam mengolah Singkong sebagai pangan yang memiliki value added serta mampu menghasilkan diversifikasi produk olahan Singkong yang berdaya saing. Melalui pelatihan ini diajarkan cara mengolah singkong menjadi pangan yang bernilai jual tinggi serta diajarkan pula proses pengemasan, labeling produk hingga pemasaran. Metode yang digunakan berupa berupa penyuluhan dan melakukan praktek pengolahan singkong tersebut. Diharapkan setelah mengikuti kegiatan ini, para petani singkong tidak hanya menjual singkong mentah, melainkan dapat juga memproduksi produk olahan singkong yang bernilai dan laku di pasaran. Dengan bertambahnya pengetahuan dan keterampilan melaui pengabdian msyarakat ini, diharapkan para petani singkong mampu mengolah singkong lebih baik lagi sehingga dapat meningkatkan pendapatan keluarga dan kesejahteraan ekonomi secara finansial serta mandiri bagi masyarakat Bungaya. Kata kunci: Singkong, Inovasi, Petani singkong, Kesejahteraan.   ABSTRACT Community Welfare through Cassava Processed Product Innovation in Bungaya District, Gowa Regency is a Community Service Activity that aims to benefit families in increasing knowledge and ability in processing cassava as food that has added value and can increase competitive cassava processed products. This training will practice processing cassava into food worth selling high and teach the process of packaging, product labelling, and marketing. The method used is in the form of counselling and practicing cassava processing. It is hoped that after this activity, cassava farmers will sell not only raw cassava but also be able to produce cassava processed products that are feasible and salable in the market better to increase family income and economic welfare financially independently for the Bungaya community. Keywords: Cassava, Innovation, Cassava farmers, Welfare.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT KELURAHAN TAMAONA KECAMATAN TOMBOLO PAO KABUPATEN GOWA MELALUI PENGOLAHAN BIJI KOPI MENJADI KOPI BUBUK Aylee Christine Alamsyah Sheyoputri; Faidah Azuz; Andi Abriana
Jurnal Dinamika Pengabdian (JDP) Vol. 7 No. 2 (2022): JURNAL DINAMIKA PENGABDIAN VOL. 7 NO. 2 MEI 2022
Publisher : Departemen Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian UNHAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/jdp.v7i2.20845

Abstract

Kelurahan Tamaona Kecamatan Tombolo Pao Kabupaten Gowa merupakan wilayah pengembangan agroindustri kopi. IKM Tanitimur Tamaona sebagai mitra dalam kegiatan ini masih terbilang pemula dalam mengelola kopi dan merupakan usaha yang baru dirintis, sehingga sangat membutuhkan bimbingan dan pendampingan terutama dalam pengolahan biji kopi menjadi kopi bubuk. Metode yang digunakan adalah penyuluhan atau bimbingan teori dan pelatihan atau pendampingan praktek. Pelaksanaan kegiatan pengabdian pada masyarakat terdiri dari bimbingan dan pendampingan yang bertujuan untuk memberikan pemahaman dan keterampilan kepada mitra dan petani kopi tentang pengolahan biji kopi menjadi kopi bubuk. Hasil luaran dari program pengabdian pada masyarakat ini adalah adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan mitra dan petani kopi dalam melakukan pengolahan biji kopi menjadi kopi bubuk, sehingga dapat meningkatkan kualitas produk kopi bubuk yang dihasilkan oleh mitra. Kelompok IKM mitra dapat menjadi percontohan bagi petani kopi lainnya untuk melakukan usaha pengolahan biji kopi menjadi kopi bubuk. Kata kunci: Biji kopi, Kopi bubuk, Agroindustri.   ABSTRACT Tamaona Village, Tombolo Pao Subdistrict, Gowa Regency is a coffee agroindustry development area. IKM Tanitimur Tamaona as a partner in this activity is still a beginner in managing coffee and is a newly initiated business, so it really needs guidance and assistance, especially in processing coffee beans into ground coffee. The method used is counseling or theoretical guidance and training or practical assistance. The implementation of community service activities consists of guidance and assistance which aims to provide understanding and skills to partners and coffee farmers about processing coffee beans into ground coffee. The output of this community service program is an increase in the knowledge and skills of partners and coffee farmers in processing coffee beans into ground coffee, so as to improve the quality of ground coffee products produced by partners. The partner IKM group can be a role model for other coffee farmers to carry out the business of processing coffee beans into ground coffee. Keywords: Coffee beans,Ground coffee, Agroindustry.
PENGOPTIMALISASIAN POTENSI SUMBER DAYA DESA BARUGAE PADA BUDIDAYA IKAN NILA MELALUI PROGRAM PENGEMBANGAN DESA MITRA (PPDM) Arnida Mustafa; Hasniar Hasniar; Ratnawati Ratnawati
Jurnal Dinamika Pengabdian (JDP) Vol. 7 No. 2 (2022): JURNAL DINAMIKA PENGABDIAN VOL. 7 NO. 2 MEI 2022
Publisher : Departemen Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian UNHAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/jdp.v7i2.20880

Abstract

Tujuan dari Program pengembangan Desa Mitra yang telah dilaksanakan di Desa Barugae adalah untuk memanfaatkan potensi yang ada di Desa Barugae. Meningkatkan kapasitas pembudidayaan ikan nila dengan melakukan produksi pakan dengan menggunakan potensi sumber daya yang tidak dimanfaatkan. Potensi tersebut memerlukan pemanfaatan lebih lanjut untuk melakukan pengolahan pada ikan nila. Memasuki tahun ketiga pelaksanaan Program Desa  mitra ini  dilakukan langkah-langkah konkrit yang akan mengantarkan Desa Barugae menjadi desa dengan olahan ikan air tawar yang potensial untuk dikembangkan. Program ini melibatkan mitra yaitu kelompok tani Harapan Jaya yang masih mengelola air minum kemasan yang telah ada sebelumnya dan kelompok tani Toddopuli. Pelaksanaan Program  Pengembangan Desa  mitra ini menghasilkan luaran berupa air minum kemasan dengan menggunakan teknologi filtrasi  membrane RO dan menghasilkan pakan ikan nila untuk tahapan budidaya. Selain itu juga dihasilkan luaran lain berupa publikasi berupa prosiding dan publikasi pada media massa online yaitu Upeks.fajar.co.id. Program ini dilaksanakan di Kabupaten Bulukumba oleh tim dosen Politeknik Pertanian Negeri Pangkep dengan berbagai disiplin ilmu yaitu teknologi industri pertanian, budidaya perikanan, dan pemasaran. Kegiatan ini memberikan dampak yang signifikan pada peningkatan pendapatan masyarakat desa Barugae pada umumnya dan pada kedua mitra pada khususnya. Kata kunci: Air minum dalam kemasan, Pakan ikan nila, Pelet ikan, PPDM.   ABSTRACT The purpose of the Mitra Village development program (PPDM) that has been implemented in Barugae Village is to take advantage of the potential that exists in Barugae Village. Increase the capacity of tilapia cultivation by producing feed using untapped potential resources. This potential requires further utilization for processing tilapia. Entering the third year of implementing this partner Village Program, concrete steps are being taken that will lead Barugae Village to become a village with processed freshwater fish that has the potential to be developed. This program involves partners, namely the Harapan Jaya farmer group who still manages the existing bottled water and the second group is Toddopuli farmer group. The implementation of this partner village development program produces an output in the form of bottled drinking water using RO membrane filtration technology, producing tilapia fish feed for the cultivation stage. In addition, other outputs are also produced in the form of publications in the form of proceedings and publications on online mass media, namely Upeks.fajar.co.id. This program was implemented in Bulukumba Regency by a team of Pangkep State Agricultural Polytechnic lecturers with various disciplines, namely agricultural industry technology, aquaculture, and marketing. This activity has a significant impact on increasing the income of the Barugae village community in general and on the two partners in particular. Keywords: Bottled drinking water, Fish pellets, PPDM, Tilapia feed.
REVITALISASI PENANGANAN SAMPAH DI DESA SANUR KAJA, DENPASAR, BALI Ida Ayu Agung Arthamevia Prama Iswari; Luh Putu Mahyuni
Jurnal Dinamika Pengabdian (JDP) Vol. 8 No. 1 (2022): JURNAL DINAMIKA PENGABDIAN VOL. 8 NO. 1 OKTOBER 2022
Publisher : Departemen Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian UNHAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/jdp.v8i1.13170

Abstract

Desa Sanur Kaja, Kecamatan Denpasar Selatan memiliki permasalahan dalam kebersihan lingkungan terutama pengelolaan sampah yang kurang efektif karena kurangnya kesadaran masyarakat dalam pemilahan sampah. Padahal sampah-sampah tersebut dapat dimanfaatkan untuk menjadi produk yang bermanfaat seperti pupuk kompos. Disamping itu, Desa Sanur Kaja memiliki tempat pengolahan sampah bernama Depo Cemara namun pelaksanaannya kurang optimal karena pengelolaan sampah pada sumbernya belum terlaksana. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat (abdimas) ini dilakukan dengan tujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan manfaat melakukan pemilahan sampah, mensosialisasikan peran bank sampah, dan mengoptimalkan peran bank sampah. Metode yang digunakan untuk mencapai tujuan kegiatan ini adalah observasi, penyebaran kuesioner, sosialisasi, edukasi, dan praktik. Mitra kegiatan abdimas ini adalah pengelola Depo Cemara – pusat pengolahan sampah dan para stakeholder desa. Dengan dilaksanakannya kegiatan abdimas ini, pemahaman masyarakat akan manfaat pemilahan sampah meningkat; masyarakat dapat mengolah sampah organik menjadi pupuk kompos dan menjual sampah anorganik melalui bank sampah. Dengan demikian, peran bank sampah menjadi lebih optimal. Kegiatan abdimas ini juga mampu meningkatkan pengetahuan dalam pengelolaan dan pengolahan sampah sehingga lingkungan menjadi lebih bersih dan nyaman. Program abdimas sejenis diharapkan dapat dilakukan pula pada lokasi berbeda untuk menunjang kelestarian lingkungan, disamping dapat membantu perekonomian masyarakat. Kata kunci: Pemilahan sampah, Pupuk kompos, Revitalisasi, Bank sampah. ABSTRACT Sanur Kaja Village, South Denpasar District has waste management issue which is less effective due to lack of public awareness in waste sorting. The waste in fact can be used to become useful products such as compost. Sanur Kaja Village has a waste processing site called Depo Cemara. However, its operation is not optimal due to lack of waste management at the source. This community service activity was carried out with the aim of increasing public awareness of the benefits of sorting waste, socializing the role of waste banks, and optimizing the role of waste banks. The methods used to achieve the objectives of this activity were observation, questionnaire distribution, sharing information, education, and practice. The partners of this ommunity service activity are the managers of the Cemara Depo – the waste management center - and village stakeholders. With the implementation of this community service activity, the public's understanding of the benefits of waste sorting increases; people can process organic waste into compost and sell inorganic waste through waste banks. Thus, the role of the waste bank becomes more optimal. This community service activity is also able to increase knowledge in waste management and processing so that the environment becomes cleaner and more comfortable. It is expected that a similar service program can be carried out in different locations to support environmental sustainability, as well as to help the community's economy. Keywords: Waste sorting, Composting, Revitalization, Waste bank.
PEMBERDAYAAN KELOMPOK WANITA TERNAK MELALUI PEMANFAATAN KULIT BUAH NAGA DALAM MENINGKATKAN KUALITAS TELUR ASIN SEBAGAI UPAYA PEMENUHAN MAKRONUTRISI SELAMA PANDEMI COVID-19 Fitriani Fitriani; Harsani Harsani; Nevyani Asikin; Iradhatullah Rahim
Jurnal Dinamika Pengabdian (JDP) Vol. 8 No. 1 (2022): JURNAL DINAMIKA PENGABDIAN VOL. 8 NO. 1 OKTOBER 2022
Publisher : Departemen Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian UNHAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/jdp.v8i1.18352

Abstract

Telur merupakan produk dari hasil ternak yang mudah rusak sehingga perlu penanganan lebih lanjut agar nilai nutrisinya tidak menurun. Permasalahan yang dihapi oleh mitra yakni:                1) Adanya pandemi Covid-19 saat ini, perekonomian mulai menurun hal ini juga berdampak pada mitra, produk dari hasil ternak mengalami penurunan harga karena permintaan pasar juga menurun; 2) pengetahuan tentang mitra tentang penanganan, pascapanen hasil ternak dan cara meningkatkan kualitas produk hasil ternak; 3) tidak adanya kerjasama antara mitra dengan pihak lain dalam aspek pemasaran produk; 4) sistem pemasaran masih dilakukan secara tradisional. Adapun solusi yang ditawarkan untuk mengatasi hal tersebut yaitu:               1) melakukan pelatihan dan penyuluhan tentang pengelolaan hasil ternak melalui pengawetan yaitu telur asin yang disubtitusi dengan kulit buah naga, hal ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas telur dan menambah lama simpan produk; 2) memberikan pendampingan dan pelatihan pengolahan telur asin dan pengemasan produk; 3) melakukan pendampingan dalam menjalin kerjasama dengan pihak terkait pemasaran produk; dan 4) pendampingan dan pelatihan dalam pemasaran online melalui media sosial. Strategi yang dilakukan untuk meningkatkan permintaan dan harga jual dari telur asin dengan mensubstitusi ekstrak kulit buah naga (Hylocereus polyrhizuz). Telur itik asin disubstitusi dengan ekstrak kulit buah naga yang diharapkan untuk memenuhi kebutuhan makronutrisi pada saat pandemi Covid-19. Makronutrisi yang dimaksud yaitu kebutuhan protein hewani yang berasal dari telur. Kata kunci: Covid-19, Telur asin, Kulit buah naga, Makronutrisi. ABSTRACT Eggs are products from livestock that are easily damaged so that further handling is needed so that their nutritional value does not decrease. The problems faced by partners are: 1) The current Covid-19 pandemic, the economy is starting to decline this also has an impact on partners, products from livestock have decreased prices because market demand has also decreased; 2) knowledge of partners about handling, post-harvest livestock products and how to improve the quality of livestock products; 3) the absence of cooperation between partners and other parties in the aspect of product marketing, and 4) marketing systems are still carried out traditionally. The solutions offered to overcome this are: 1) conducting training and counseling on the management of livestock products through preservation, namely salted eggs substituted with dragon fruit skin, aimed to improve egg quality and increase the shelf life of the product; 2) providing assistance and training on salted egg processing and product packaging; 3) providing assistance in collaborating with parties related to product marketing; and 4) mentoring and training in online marketing through social media. The strategy is to increase the demand and selling price of salted eggs by substituting dragon fruit peel extract (Hylocereus polyrhizuz). Salted duck eggs are substituted with dragon fruit peel extract which is expected to meet macronutrient needs during the Covid-19 pandemic. The macronutrient in question is the need for animal protein derived from eggs. Keywords: Covid-19, Salted eggs, Dragon fruit skin, Macronutrients.
PROGRAM PSIKOEDUKASI ORANGTUA/WALI SISWA SEBAGAI UPAYA OPTIMALISASI PERAN BIMBINGAN DAN KONSELING (BK) DI SMP BRUDERAN PURWOKERTO Ernasiwi Astri Oktavilia; Widya Putri Ryolita; Zuyinatul Isro; Bagus Reza Hariyadi
Jurnal Dinamika Pengabdian (JDP) Vol. 8 No. 1 (2022): JURNAL DINAMIKA PENGABDIAN VOL. 8 NO. 1 OKTOBER 2022
Publisher : Departemen Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian UNHAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/jdp.v8i1.18418

Abstract

ABSTRAK Dunia pendidikan tidak terlepas dari pembahasan mengenai perkembangan para siswanya, termasuk siswa remaja. Remaja merupakan masa perkembangan yang rentan terhadap timbulnya masalah, sehingga masa ini dikenal sebagai masa storm and stress. Beberapa faktor yang menjadi komponen dalam perkembangan siswa remaja di sekolah antara lain orangtua/wali, guru, kondisi keluarga, teman sebaya (peer), lingkungan pertemanan, dan media sosial. Dukungan positif dari orangtua/wali siswa sangat diperlukan untuk mendampingi perkembangan anaknya agar terhindar dari masalah-masalah remaja yang mungkin timbul. Sekolah sebagai lingkungan terdekat kedua juga memiliki andil dalam mengatasi masalah siswa remaja. Peran ini terwujud melalui unit Bimbingan dan Konseling (BK) yang berupaya untuk memberikan pelayanan preventif maupun kuratif terhadap masalah-masalah yang mungkin timbul. Untuk mengatasi masalah tersebut, tim Pengabdian Pada Masyarakat menyusun program psikoedukasi yang dapat diduplikasi oleh unit Bimbingan dan Konseling (BK) di sekolah dengan menggunakan metode psikoedukasi online maupun offline. Kegiatan ini bertujuan untuk menghasilkan dan mempraktekkan modul program layanan BK agar permasalahan siswa remaja teratasi. Selain itu, program ini juga bertujuan untuk memberikan edukasi mengenai parenting kepada orang tua dan wali siswa. Capaian kegiatan ini adalah tersusunnya artikel ilmiah serta modul program psikoedukasi yang dapat digunakan oleh guru BK di SMP Bruderan Purwokerto. ABSTRACT Education cannot be separated from discussion about students, adolescent students included. Adolescence is a developmental period full of problems, also known as period of storm and stress. Developmental of adolescence influenced by many factors such as parents/guardians, teachers, family conditions, peers, friendships, and social media. Positive support from parents/guardians are needed to avoid teenage problems that may arise. School as the second closest environment has an important role to handle these problems. Guidance and Counseling unit has this functions, it is to provide preventive and curative services to the potential problems. Our team developed a psychoeducational program that could be duplicated by Guidance and Counseling unit at school, using online or offline methods. This activity aims to produce and practice program modules in order to minimize teenage problems. In addition, this program also provide parenting education for parents/guardians. The output of this activity are scientific articles and program modules that can be used by teachers at SMP Bruderan Purwokerto.
UPAYA PEMANFAATAN LAHAN PEKARANGAN UNTUK BUDIDAYA TANAMAN SAYURAN DENGAN MEDIA TANAM POLYBAG SEBAGAI PENYEDIA PANGAN MASA PANDEMI COVID-19 DI DESA WOISE KABUPATEN KOLAKA UTARA Masitah Masitah; Nursalam Nursalam; Syahrir Syahrir; Fitriani Fitriani; Juhuria Juhuria; Wahyu Agung; Arwis Syam
Jurnal Dinamika Pengabdian (JDP) Vol. 8 No. 1 (2022): JURNAL DINAMIKA PENGABDIAN VOL. 8 NO. 1 OKTOBER 2022
Publisher : Departemen Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian UNHAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/jdp.v8i1.19028

Abstract

Konteks pemberdayaan masyarakat sangat sesuai diterapkan dalam situasi dimana masyarakat memerlukan pendampingan untuk memberdayakan dirinya sendiri. Kondisi ini menjadi salah satu pertimbangan dilaksanakannya KKN di Desa Woise meskipun dalam keadaan pandemi Covid-19. Desa Woise merupakan salah satu Desa yang termasuk ke dalam Kecamatan Lambai, Kabupaten Kolaka Utara. yang terdiri dari 3 Dusun. Masalah yang dihadapi masyarakat di Desa Woise yaitu memiliki jenis tanah yang berpasir dan masih banyak masyarakat yang tidak tahu cara memanfaatkan lahan pekarangan rumahnya, sehingga masyarakat di Desa tersebut tersebut perlu diberikan bimbingan cara memanfaatkan pekarangan rumah, agar dapat membantu perekonomian keluarga mereka dimasa pandemi Covid-19. Kegiatan ini dilakukan di Desa Woise dengan beberapa tempat yang berbeda. Pemanfaatan pekarangan dilaksanakan pada tanggal 22 September 2021. Alat dan Bahan yang digunakan dalam kegiatan ini adalah cangkul untuk membersihkan lahan pekarangan, polybag ukuran kecil untuk menyemai benih cabai, dan benih terong tanah dan pupuk kandang untuk media tanam, polybag ukuran besar untuk media tanam, dan rak besi sebagai tempat tanaman. Metode dan bentuk kegiatan yang dilakukan adalah penyuluhan dan pelatihan pembuatan tanaman sayuran dengan menggunakan polybag. Masyarakat di Desa Woise sangat senang karena mahasiswa KKN Tematik dari Universitas Sembilanbelas November Kolaka melaksanakan program kerja pemanfaatan pekarangan rumah di Desa mereka. Dengan adanya program tersebut masyarakat menjadi tahu bagaimana cara memanfaatkan lahan atau pekarangan rumah menjadi efisien dan efektif. Capaian hasil kegiatan pelatihan tersebut diharapkan masyarakat Desa Woise dalam hal ini ibu-ibu rumah tangga dapat menanam segala jenis tanaman sayuran guna menopanang kebutuhan pangan keluarga. Kata kunci: Tanaman sayuran, Pekarangan, Budidaya, Covid-19. ABSTRACT The context of community empowerment is very suitable to be applied in situations where the community needs assistance to empower themselves. This condition is one of the considerations for implementing KKN in Woise Village despite the Covid-19 pandemic. Woise Village is one of the villages included in Lambai District, North Kolaka Regency. which consists of 3 hamlets. The problem faced by the people in Woise Village is that they have sandy soil types and there are still many people who do not know how to use their home yards, so the people in the village need to be given guidance on how to use their home yards, in order to help their family's economy during the Covid-19 pandemic. 19. This activity was carried out in Woise Village in several different places. Utilization of the yard will be carried out on September 22, 2021. The tools and materials used in this activity are hoes for cleaning the yard, small polybags for sowing chili seeds, and ground eggplant seeds and manure for planting media, large polybags for planting media, and iron shelves for plants. The methods and forms of activities carried out are counseling and training on the manufacture of vegetable crops using polybags. The people in Woise Village are very happy because the Thematic Community Service Program students from the Ninebelas November University Kolaka carry out a work program to utilize the yard of their house in their village. With this program, the community will know how to use land or yards to be efficient and effective. It is hoped that the results of the training activity will be for the Woise Village community, in this case housewives, to be able to plant all kinds of vegetable crops to support the family's food needs. Keywords: Vegetable crops, Yard, Cultivation, Covid-19.
UPAYA ANTISIPASI PAPARAN DEBU PM2,5 DENGAN PENGGUNAAN ALAT PELINDUNG DIRI BAGI PEDAGANG KAKI LIMA WILAYAH JALAN A.P. PETTA RANI KOTA MAKASSAR: Efforts to Anticipate Exposure to PM2.5 Dust with the Use of Personal Protective Equipment for Food Traders in the Road Area of A.P. Pettarani Street Makassar City Abdur Rivai; Rafidah Rafidah; Khiki Purnawati Kasim
Jurnal Dinamika Pengabdian (JDP) Vol. 8 No. 1 (2022): JURNAL DINAMIKA PENGABDIAN VOL. 8 NO. 1 OKTOBER 2022
Publisher : Departemen Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian UNHAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/jdp.v8i1.19166

Abstract

Tingginya jumlah kendaraan bermotor dan industri berimplikasi terhadap penurunan kualitas udara akibat polusi. Kualitas udara khususnya diperkotaan merupakan komponen lingkungan yang sangat penting, karena akan berpengaruh langsung bagi kesehatan masyarakat dan tingkat kenyamanan kota. Dari hasil penelitian dengan Analisa Risiko Kesehatan Lingkungan   yang telah dilakukan ternyata  kualitas udara disepanjang  jalan  AP. Pettarani  kota  Makassar  dapat memberikan dampak terhadap pedagang kaki lima maupun warga yang bermukim. Penggunaan alat pelindung diri (APD) menjadi salah satu alternatif yang digunakan oleh warga untuk   meminimalisasi   paparan   partikulat   matter 2,5 (PM2,5). Perubahan   perilaku warga menjadi hal yang sangat penting, sehingga mereka terbiasa menggunakan masker yang memenuhi standar kualitas maupun cara penggunaanya. Pengembangan dan perencanaan pengelolaan lingkungan sosial menggunakan pendekatan partisipatif, dari masyarakat khususnya pedagang kaki lima dan warga   sebagai inti dalam pendekatan tersebut. Metode pengabdian yang diterapkan berupa ceramah, diskusi kelompok dan latihan keterampilan dengan langkah-langkah kegiatan yang sudah disusun sedemikian rupa, sehingga tujuan pengabdian dapat tercapai. Luaran yang diharapkan dari kegiatan ini berupa publikasi ilmiah dijurnal Nasional terakreditasi dan rekayasa sosial dengan adanya perubahan perilaku masyarakat, terutama yang bermukim disepanjang jalan AP. Pettarani. Penyuluhan tentang pencegahan dan penanggulangan paparam PM2,5 dilakukan di Kantor Lurah Karuwisi dengan capaian peningkatan pengetahuan dan keterampilan masyarakat (30 Peserta) dari 26,67% menjadi 67,33%. Sehingga diperlukan kerjasama secara komprehensif bagi warga khususnya pedagang kaki lima yang bermukim sekitar Jl. AP. Pettarani untuk menangani masalah dampak PM2,5 terhadap Kesehatan dengan membiasakan warga menggunakan alat pelindung diri (masker) yang baik dan benar saat beraktifitas. Kata kunci: Particulate Matter 2.5, ARKL, Perilaku, Sikap. ABSTRACT The high number of motorized vehicles and industries has implications for the decline in air quality due to pollution. Air quality, especially in urban areas, is a very important environmental component because it will directly affect public health and the comfort level of the city. From the results of research with Environmental Health Risk Analysis that has been carried out, it turns out that the air quality along the AP road. Pettarani Makassar city can have an impact on street vendors and residents who live.The use of personal protective equipment (PPE) is an alternative used by residents to minimize exposure to particulate matter 2.5 (PM2.5). Changes in the behavior of residents are very important, so they are accustomed to using masks that meet quality standards and how to use them. The development and planning of social environment management use a participatory approach, from the community, especially street vendors and residents as the core of the approach. The service method applied is in the form of lectures, group discussions, and skills training with actionable steps that have been arranged in such a way, so that the goals of service can be achieved. The expected outputs of this activity are scientific publications in accredited National journals and social engineering with changes in people's behavior, especially those who live along the AP road. Pettarani. Counseling on prevention and control of PM2.5 exposure was carried out at the Karuwisi Village Head Office with the achievement of increasing community knowledge and skills (30 participants) from 26.67% to 67.33%. So that comprehensive cooperation is needed for residents, especially street vendors who live  around  Jl.  AP.  Pettarani  to  deal  with  the impact  of  PM2.5  on  health  by familiarizing residents with using good and correct personal protective equipment (masks) when doing activities. Keywords: Particulate Matter 2.5; ARKL; Behavior; Attitude.
PENYULUHAN LITERASI WAKAF UANG BAGI MASYARAKAT/JEMAAH MASJID DI KELURAHAN SIDOMULYO TIMUR KECAMATAN MARPOYAN DAMAI, PEKANBARU Idel Waldelmi; Afvan Aquino; Wita Dwika Listihana
Jurnal Dinamika Pengabdian (JDP) Vol. 8 No. 1 (2022): JURNAL DINAMIKA PENGABDIAN VOL. 8 NO. 1 OKTOBER 2022
Publisher : Departemen Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian UNHAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/jdp.v8i1.19709

Abstract

Dari pelaksanaan pengabdian ini didapatkan hasil yang menyatakan bahwasannya PKM Literasi wakaf uang yang telah dilaksanakan pada masyarakat RT/RW 002/012 Kelurahan Sidomulyo Timur Kecamatan Marpoyan Damai, dapat ditarik kesimpulan sebagai berikut: bertambahnya pengetahuan dari masyarakat dan Jemaah Masjid dilingkungan sekitarnya dari adanya penyuluhan akan Literasi Wakaf khususnya literasi wakaf uang, bertambahnya Pemahaman dari masyarakat dan Jemaah Masjid di lingkungan sekitarnya dari adanya penyuluhan akan Literasi Wakaf khususnya literasi wakaf uang dan dengan bertambahnya pengetahuan dan pemahaman masyarakat akan wakaf uang, adanya keinginan dari masyarakat untuk menjalin silahturahmi dan membangun komunikasi dengan Lembaga wakaf yang di Propinsi Riau, untuk informasi lebih lanjut akan kemamfaatan dan kemudahan dalam wakaf uang ini serta ada niatnya masyarakat untuk memperluas Kawasan masjid dengan adanya wakaf uang ini. Pengabdian ini dilaksanakan di RT/RW 002/012 Kelurahan Sidomulyo Timur Kecamatan Marpoyan Damai pekanbaru. Adapun tujuan dari pelaksanaan pengabdian ini diharapkan bertambahnya khasanah keilmuan akan wakaf uang oleh masyarakat. Pelaksanaan dari pengabdian dilaksanakan secara lansung/tatap muka dengan metode ceramah dan Tanya jawab serta mitranya Masjid dan ketua RT/RW Setempat. Kata kunci: Literasi, Wakaf uang, Masyarakat/Jemaah Masjid. ABSTRACT From the implementation of this service, it was found that the PKM Literacy of cash waqf had been carried out in the community of RT/RW 002/012, Sidomulyo Timur Village, Marpoyan Damai District, the following conclusions could be drawn: Increased knowledge from the community and the mosque congregation in the surrounding environment from the existence of counseling about Waqf Literacy, especially cash waqf literacy, Increased understanding of the community and the mosque congregation in the surrounding environment from counseling on Waqf Literacy, especially cash waqf literacy and with increasing public knowledge and understanding of cash waqf, there is a desire from the community to establish friendship and build communication with waqf institutions in Riau Province, for further information on the benefits and conveniences of this cash waqf and the community's intention to expand the mosque area with this cash waqf. This service was carried out in RT/RW 002/012, Sidomulyo Timur Village, Marpoyan Damai District, Pekanbaru. The purpose of implementing this service is to increase the scientific repertoire of cash waqf by the community. The implementation of the service is carried out directly / face to face with the lecture and question and answer method and its partners are the mosque and the head of the local RT / RW. Keywords: Literacy, Cash waqf, Community/Masjid Congregation

Filter by Year

2015 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 11 No. 2 (2026): JURNAL DINAMIKA PENGABDIAN VOL. 11 NO. 2 JANUARI 2026 Vol. 11 No. 1 (2025): JURNAL DINAMIKA PENGABDIAN VOL. 11 NO. 1 OKTOBER 2025 Vol. 10 No. 4 (2025): JURNAL DINAMIKA PENGABDIAN VOL. 10 NO. 4 JULI 2025 Vol. 10 No. 3 (2025): JURNAL DINAMIKA PENGABDIAN VOL. 10 NO. 3 APRIL 2025 Vol. 10 No. 2 (2025): JURNAL DINAMIKA PENGABDIAN VOL. 10 NO. 2 JANUARI 2025 Vol. 10 No. 1 (2024): JURNAL DINAMIKA PENGABDIAN VOL. 10 NO. 1 OKTOBER 2024 Vol. 9 No. 2 (2024): JURNAL DINAMIKA PENGABDIAN VOL. 9 NO. 2 MEI 2024 Vol. 9 No. 1 (2023): JURNAL DINAMIKA PENGABDIAN VOL. 9 NO. 1 OKTOBER 2023 Vol. 8 No. 2 (2023): JURNAL DINAMIKA PENGABDIAN VOL. 8 NO. 2 MEI 2023 Vol. 8 No. 1 (2022): JURNAL DINAMIKA PENGABDIAN VOL. 8 NO. 1 OKTOBER 2022 Vol. 7 No. 2 (2022): JURNAL DINAMIKA PENGABDIAN VOL. 7 NO. 2 MEI 2022 Vol. 7 No. 1 (2021): JURNAL DINAMIKA PENGABDIAN VOL. 7 NO. 1 OKTOBER 2021 Vol. 6 No. 2 (2021): JURNAL DINAMIKA PENGABDIAN VOL. 6 NO. 2 MEI 2021 Vol. 6 No. 1 (2020): JURNAL DINAMIKA PENGABDIAN VOL. 6 NO. 1 OKTOBER 2020 Vol. 5 No. 2 (2020): JURNAL DINAMIKA PENGABDIAN VOL. 5 NO. 2 MEI 2020 Vol. 5 No. 1 (2019): JURNAL DINAMIKA PENGABDIAN VOL. 5 NO. 1 OKTOBER 2019 Vol. 4 No. 2 (2019): JURNAL DINAMIKA PENGABDIAN VOL. 4 NO. 2 MEI 2019 Vol. 4 No. 1 (2018): JURNAL DINAMIKA PENGABDIAN VOL. 4 NO. 1 OKTOBER 2018 Vol. 3 No. 2 (2018): JURNAL DINAMIKA PENGABDIAN VOL. 3 NO. 2 MEI 2018 Vol. 4 (2018): JURNAL DINAMIKA PENGABDIAN VOL. 4 NO. (EDISI KHUSUS) NOVEMBER 2018 Vol. 3 No. 1 (2017): JURNAL DINAMIKA PENGABDIAN VOL. 3 NO. 1 OKTOBER 2017 Vol. 2 No. 2 (2017): JURNAL DINAMIKA PENGABDIAN VOL. 2 NO. 2 MEI 2017 Vol 2, No 1 (2016): JURNAL DINAMIKA PENGABDIAN VOL. 2 NO. 1 OKTOBER 2016 Vol. 2 No. 1 (2016): JURNAL DINAMIKA PENGABDIAN VOL. 2 NO. 1 OKTOBER 2016 Vol. 1 No. 2 (2016): JURNAL DINAMIKA PENGABDIAN VOL. 1 NO. 2 MEI 2016 Vol. 1 No. 1 (2015): JURNAL DINAMIKA PENGABDIAN VOL. 1 NO. 1 OKTOBER 2015 More Issue