jurnal niara
The scope includes but is not limited to topics, e.g. public policy, administrative reform, corporate governance, collaborative governance, dynamic public services, e-government, digital governance, e-commerce, local government studies, multi-level governance, financial institutions, behavioral finance, innovation, entrepreneurship, microfinance, human resource, knowledge management, leadership, strategic management, organizational development, institutionalization, organizational behavior, learning culture, fiscal policy, tax administration, international tax, politics of taxation, welfare and national security, and sustainable development
Articles
431 Documents
Pengaruh Manajemen Sarana Dan Prasarana Terhadap Kegiatan Belajar Mengajar Di Sekolah Menengah Pertama Negeri 56 Kota Bandung
Maryana;
Deden Hadi Kushendar;
Dina Lesmana
Jurnal Niara Vol. 16 No. 2 (2023): September
Publisher : FAKULTAS ILMU ADMINISTRASI UNIVERSITAS LANCANG KUNING
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31849/niara.v16i2.15924
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh antara manajemen sarana dan prasarana terhadap kegiatan belajar mengajar di Sekolah Menengah Pertama Negeri 56 Kota Bandung. Penilitian ini menggunakan pendekatan kuatitatif dengan metode analisis korelasional. Analisis data dilakukan dengan uji linear regresi sederhana untuk mengetahui pengaruh antara variabel manajemen sarana dan prasarana (X) dengan variabel kegiatan belajar mengajar (Y). Hasil penelitian menunjukkan nilai signifikannya sebesar 0,001 lebih kecil dari 0,05, yang berarti bahwa ada pengaruh yang signifikan antara manajemen sarana dan prasarana dengan kegiatan belajar mengajar di Sekolah Menengah Pertama Negeri 56 Kota Bandung. Nilai koefisien antara kedua variabel adalah 0,836 atau 83,6%. Hasil tersebut, menunjukkan manajemen sarana dan prasarana memberikan pengaruh positif dan signifikan terhadap kegiatan belajar mengajar sebesar 83,6%, sedangkan 16,4% dipengaruhi oleh faktor lain seperti kemampuan dasar anak, kondisi fisik dan psikis anak serta motivasi belajar anak. Jadi, pelaksanaan manajemen sarana dan prasarana yang terstruktur dan terkontrol akan menunjang peningkatan kualitas pada proses kegiatan belajar mengajar di Sekolah Menengah Pertama Negeri 56 Kota Bandung
Efektivitas Pelayanan Koperasi Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) Di Pelabuhan Teluk Nibung Kota Tanjung Balai
Miftahul Husna Hasibuan;
Tunggul Sihombing
Jurnal Niara Vol. 16 No. 2 (2023): September
Publisher : FAKULTAS ILMU ADMINISTRASI UNIVERSITAS LANCANG KUNING
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31849/niara.v16i2.15981
Pelayanan jasa bongkar muat adalah kegiatan usaha yang bergerak dalam bidang bongkar muat barang dari dan ke kapal di pelabuhan. Pekerjaan bongkar muat adalah pekerjaan yang menggunakan fisik untuk mengangkat dan mengangkut barang. Kantor Kesyahabandaraan dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) merupakan yang menyelenggarakan kegiatan bongkar muat di wilayah Indonesia salah satunya Pelabuhan Teluk Nibung. Penelitian ini bertujuan untuk melihat efektivitas Koperasi Tenaga Kerja Bongkar Muat dalam bekerja mengangkat dan memuat barang dan mengangkat barang yang dibawa penumpang. Dalam efektivitas yang terkait dalam administrasi publik yaitu cara kerja yang efektif karena pelabuhan ini sudah menjadi pelabuhan Internasional, namun tidak sebesar pelabuhan Belawan, hanya saja pelabuhan Teluk Nibung ini sudah direnofasi menjadi pelabuhan pintu gerbang ke Malaysia. Berdasarkan dari hasil penelitian buruh bongkar/muat pelabuhan di pelabuhan Teluk Nibung mempunyai sistem/aturan kerja yang terdiri dari 2 kelompok kerja yaitu kelompok A dan kelompok B, yaitu kelompok bongkar dan memuat barang dan kelompok memangkat barang yang dibawa penumpang (kargo). Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif dengan menggunakan teori teori efektivitas yang disampaikan oleh Quinn dan Rorhbaugh. Dalam penelitian ini adalah semua anggota bongkar muat pada KSOP tahun 2019. Hasil penelitian menunjukkan bahwa TKBM dalam Efektivitas Pelayanan Jasa Bongkar Muat di Pelabuhan Teluk Nibung sudah baik meskipun masih ada beberapa kekurangan seperti para usaha bongkar muat barang tidak mengetahui tata cara bekerja dengan terkait kegiatan bongkar muat barang
Kendala Tata Kelola Keuangan Pemerintahan Desa Di Provinsi Riau
Khan, Ayub
Jurnal Niara Vol. 16 No. 2 (2023): September
Publisher : FAKULTAS ILMU ADMINISTRASI UNIVERSITAS LANCANG KUNING
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31849/niara.v16i2.16140
hasil penelitian dinyatakan bahwa pemerintah desa telah berusaha untuk menerapkan akuntabilitas di dalam pengelolaan keuangan desa. Mengenai transparansi pemerintah desa sudah mulai menerapkan sistem informasi desa atau yang disingkat dengan SID dengan diangkatnya staff yang berkompeten dalam bidang sistem informasi
Strategi Pengembangan Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) Dalam Peningkatan PAD Sektor Pariwisata Di Pesisir Rupat Utara Kabupaten Bengkalis
Khairul Amri;
Tutut Ismi Wahidar;
Ahmad Fuadi;
Trio Saputra;
Mutiara Nastasya
Jurnal Niara Vol. 16 No. 2 (2023): September
Publisher : FAKULTAS ILMU ADMINISTRASI UNIVERSITAS LANCANG KUNING
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31849/niara.v16i2.16185
Pariwisata sebagai salah satu sektor penting dalam pembangunan nasional. Untuk mewujudkan keberhasilan pembangunan tersebut melalui suatu kegiatan yang harus melibatkan antara lain pelaku, proses penyelenggaraan, kebijakan, politik, dan sosial budaya yang saling berinteraksi, dan akan lebih realistis bila dilihat sebagai sistem dengan berbagai subsistem yang saling berhubungan dan saling mempengaruhi. Khususnya Kabupaten Bengkalis yang memiliki potensi alam masih sangat bagus. Dengan demikian maka pemerintah harus memperhatikan pengembangan Pariwisata dalam rangka dalam peningkatan PAD sector pariwisata. Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis Strategi Pengembangan Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) Dalam Peningkatan PAD Sektor Pariwisata di Pesisir Rupat Utara Kabupaten Bengkalis, dan untuk mengetahui serta menganalisis faktor Penghambat Strategi Pengembangan Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) Dalam Peningkatan PAD Sektor Pariwisata di Pesisir Rupat Utara Kabupaten Bengkalis. Metode penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif. Lokasi penelitian berada di Kecamatan Rupat Utara Kabupaten Bengkalis. Penentuan sampel menggunakan teknik purpossive sampling. Analisis data menggunakan teknik interaktif yang dikemukakan oleh Creswell. Hasil penelitian dengan menggunakan analisis SWOT yang menunjukkan tentang peluang dan strategi pengembangan objek wisata di Rupat Utara yaitu dengan pemanfaatan segala potensi yang dimiliki oleh wisata
Dinamika Lembaga Penyuluhan Dan Adaptasi Penyuluh Dalam Memberikan Pelayanan Inovasi Teknologi Kepada Petani
Reno Seprama;
Helmi;
Hery Bachrizal Tanjung
Jurnal Niara Vol. 16 No. 2 (2023): September
Publisher : FAKULTAS ILMU ADMINISTRASI UNIVERSITAS LANCANG KUNING
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31849/niara.v16i2.16232
Penelitian bertujuan untuk menganalisis dinamika perubahan kelembagaan layanan penyuluhan pertanian lokal, menganalisis kegiatan penyuluh pertanian melakukan dalam adaptasi pelayanan penyuluhan pertanian pada kondisi kelembagaan pelayanan penyuluhan pertanian lokal yang berubah, dan mengidentifikasi faktor/komponen penting kerangka kerja pelayanan penyuluhan pertanian berkelanjutan kepada petani. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Penelitian kualitatif bertujuan untuk mendeskripsikan fenomena-fenomena sosial di masyarakat melalui data-data yang dikumpulkan kemudian dianalisa secara mendalam untuk menemukan jawaban. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan dapat diambil kesimpulan sebagai berikut: Pada kelembagaan pelayanan penyuluhan pertanian di tingkat desa yang langsung dirasakan oleh petani telah terjadi perubahan yang dari awalnya penyuluhan pertanian hanya dilakukan oleh penyuluh pertanian yang berada pada lembaga seperti BPP atau perusahaan swasta dengan program penyuluhan yang cendrung tidak sesuai dengan kebutuhan dan minat petani. Sekarang petani mencari kebutuhan layanan penyuluhan pertanian secara mandiri tidak terbatas hanya pada penyuluh pertanian yang telah ada, petani juga mendatangi petani yang berhasil dalam mengembangkan komoditas sesuai dengan kebutuhan dan minat mereka. Beberapa petani juga menjadi inisiator lokal untuk melakukan layanan penyuluhan berupa berbagi informasi yang berkaitan dengan usaha tani, baik tentang dana usaha, sarana produksi, cara budidaya terbaru yang terjangkau, penanganan pasca panen serta pemasaran yang berkaitan dengan komoditas yang sedang diusahakan maupun komoditas yang akan diusahakan. Adaptasi layanan penyuluhan pertanian di tingkat desa yang berhubungan langsung dengan petani dilakukan dengan mengutamakan kebutuhan petani. Petani yang memutuskan jenis usahatani yang akan dilakukan lalu layanan penyuluhan pertanian mengikuti sesuai dengan keputusan petani tersebut. Kerangka kerja penyuluhan pertanian yang diperoleh dari penelitian ini berupa penyuluhan pertanian yang mengutamakan keuntungan bagi petani dengan penyesuaian pada sumberdaya yang tersedia dan pengelolaan inovasi yang dilakukan secara menyeluruh untuk satu jenis usahatani
Implementasi Sistem Informasi Administrasi Kependudukan (SIAK) Dalam Meningkatkan Pelayanan Publik Di Kota Tanjungbalai
Chatreen Br Simanjuntak;
Robibson Sembiring
Jurnal Niara Vol. 16 No. 2 (2023): September
Publisher : FAKULTAS ILMU ADMINISTRASI UNIVERSITAS LANCANG KUNING
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31849/niara.v16i2.16233
Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil merupakan salah satu lembaga publik yang berorientasi pada pelayanan masyarakat, dimana sistem informasi merupakan salah satu faktor penunjang pelayanan administrasi kependudukan yang diberikan. Untuk dapat memberikan pelayanan yang efektif dan efisien, pelayanan berbasis komputerisasi perlu dilakukan. Dalam menunjang administrasi kependudukan yang diberikan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Tanjungbalai terus berupaya untuk meningkatkan kualitas pelayanan yang dilakukan salah satunya dengan menerapkan atau menggunakan Sistem Informasi Administrasi Kependudukan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan Sistem Informasi Administrasi Kependudukan di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Tanjungbalai beserta kendala yang ditemui dalam pelaksanaannya. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif, dimana teknik pengumpulan data yang digunakan menggunakan wawancara yaitu mendapatkan keterangan yang diperlukan melalui komunikasi lisan secara langsung dengan informan atau narasumber. Selain wawancara teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan model analisis interaktif yaitu mereduksi data yang telah berhasil dikumpulkan kemudian disajikan dan selanjutnya dilakukan penarikan kesimpulan. Dari hasil penelitian yang telah dilakukan di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Tanjungbalai dapat diketahui bahwa pelaksanaan sistem informasi administrasi kependudukan (SIAK) sudah berjalan dengan baik. Setelah difasilitasi dengan SIAK, informasi kependudukan up date dan data kependudukan daerah dapat terintegrasi ke data kependudukan nasional serta dokumen kependudukan dapat tersimpan dengan baik dan tidak akan hilang. Kendala yang dihadapi dalam pelaksanaan SIAK adalah tidak ada sama sekali kendala yang dihadapin oleh pihak Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Tanjungbalai
Peran Mediasi Komitmen Organisasi dalam Pengaruh Person-Organization Fit terhadap Kinerja Inovatif
Dede Hardani;
Sindrawati;
Muhammad Syukrullah
Jurnal Niara Vol. 16 No. 2 (2023): September
Publisher : FAKULTAS ILMU ADMINISTRASI UNIVERSITAS LANCANG KUNING
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31849/niara.v16i2.16234
Penelitian ini bertujuan menguji peran mediasi dari komitmen organisasi dalam hubungan antara person-organization fit dengan kinerja inovatif di lembaga publik. Studi kausal dengan metode survei sebagai alat pengumpulan data dengan responden para pegawai kecamatan Se- Kabupaten bandung . yang dipilih secara acak sebanyak 270. Analisis data menggunakan path analisis dengan bantuan spss25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adanya kesesuaian nilai antara pegawai dan orgnisasi mempengaruhi komitmen orgnisasi dan pada akhirnya mendorong para pegawai untuk menunjukan kinerja inovatif dalam memberikan pelayanan publik. Komitmen organisasi memediasi secara parsial pengaruh kecocokan individu dan organisasi dengan kinerja inovatif. Penelitian ini menyimpulkan bahwa Person-Organization fit dan komitmen organisasi berkontribusi positif terhadap kinerja inovatif karyawan di lembaga publik. Implikasi teoritis dalam penelitian ini adalah bahwa komitmen organisasional merupakan mediator yang penting dalam hubungan antara person-organization fit dan kinerja inovatif. Sedangkan implikasi praktis yaitu perbaikan kinerja inovatif dilakukan dengan memperkuat komitmen organisasional melalui pelatihan dan pengembangan karir, budaya organisasional yang inklusif dan kolaboratif, dan memberikan penghargaan dan pengakuan atas kontribusi karyawan pada inovasi.
Persepsi Petani Terhadap Partisipasi Dalam Program IPDMIP Kecamatan Talamau Kabupaten Pasaman Barat
Roni Eka Putra;
Hasnah;
Osmet
Jurnal Niara Vol. 16 No. 2 (2023): September
Publisher : FAKULTAS ILMU ADMINISTRASI UNIVERSITAS LANCANG KUNING
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31849/niara.v16i2.16235
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan persepsi petani terhadap partisipasi dalam program IPDMIP pada aspek fisik, kelembagaan dan sosial di Kecamatan Talamau dan Menganalisis faktor yang mempengaruhi persepsi petani dalam program IPDMIP di Kecamatan Talamau. Analisis data yang dilakukan untuk menjawab pertanyaan penelitian ini menggunakan analisis statistik deskriptif dan analisis regresi berganda. Dari hasil penelitian yang telah dilakukan didapatkan hasil bahwa Tingkat persepsi petani terhadap partisipasi dalam program IPDMIP di kecamatan Talamau berada pada kategori tinggi pada ketiga aspek, yakni fisik, sosial dan kelembagaan, hal ini bisa dilihat juga dengan adanya peningkatan indeks pertanaman dari 100 persen menjadi 200 persen. Dari 16 variabel awal kemudian disederhanakan menjadi delapan variabel yang kemudian dimasukkan ke dalam model regresi, sehingga diperoleh tiga variabel yang berpengaruh signifikan terhadap tingkat persepsi petani terhadap partisipasi dalam program IPDMIP. Ketiga variabel tersebut antara lain luas lahan non irigasi, aspek penyuluhan dan kesempatan
Pengaruh Budaya Organisasi dan Kompetensi Pegawai untuk mewujudkan kinerja inovatif di Lingkungan Pemerintah
Renny Anggraeni;
Berkah Rosadi;
M. Yusuf Alhadihaq
Jurnal Niara Vol. 16 No. 2 (2023): September
Publisher : FAKULTAS ILMU ADMINISTRASI UNIVERSITAS LANCANG KUNING
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31849/niara.v16i2.16260
Wewjudkan kinerja inovatif menjadi tantangan institusi. Oleh karena itu diperlukan pemahaman tentang faktor-faktor yang mempengaruhinya sesuai dengan konteks. Tujuan penelitian adalah memperoleh penjelasan mengenai perubahan kinerja inovatoif para pegawai di Dinas Perhubungan Kabupaten Bandung berdasarkan budaya organisasi dan kompetensi. Metode penelitian menggunakan pendekatan expalanatory survei terhadap 127 ASN yang diambil secara acak tanpa memperhatikan jabatan. Analisis data menggunakan regresi berganda dengan bantuan SPSS25. Hasil penelitian menunjukan bahwa orientasi budaya pada hasil, inovasi maupun risiko mendorong para pegawai untuk lebih kompeten dalam melaksanakan tugasnya. Perubahan pada kinerja inovatif dapat diprediksi melalui perubahan pada orientasi budaya dan kompetensi individu. Implikasi teoritis yaitu mendukung teori budaya organisasi, kompetensi yang mengatakan pengaruh kedua variabel pada kinerja. Implikasi praktis yaitu pengembangan budaya dan kompetensi pegawai sebagai panduan untuk mengoptimalkan praktik manajemen kinerja yang lebih efektif di sektor publik
Implementasi Kebijakan Revitalisasi Pasar Tradisional Sei Sikambing Kota Medan
Dini Ariani;
Tunggul Sihombing
Jurnal Niara Vol. 16 No. 2 (2023): September
Publisher : FAKULTAS ILMU ADMINISTRASI UNIVERSITAS LANCANG KUNING
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31849/niara.v16i2.16261
Keadaaan pasar tradisional yang kumuh, dengan sampah berserakan di mana-mana, terkadang ada air yang tergenang di jalan, pedagang yang tidak beraturan, membuat masyarakat merasa kurang nyaman ketika berbelanja di pasar tradisional sangat memprihatinkan berbanding terbalik dengan pasar modern yang bersih dan tertata dengan rapi. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik sampling untuk menggali informasi yang akan menjadi dasar penelitian ini menggunakan teknik snowball sampling. Untuk melakukan validasi informasi yang ditemukan menggunakan triangulasi data Hasil penelitian menunjukkan bahwa Tahapan proses revitalisasi meliputi sasaran kebijakan yang sudah sesuai dengan kebutuhan masyarakat, sumber daya yang sudah cukup memadai untuk mendukung kebijakan revitalisasi Pasar Sei Sikambing, karakteristik organisasi pelaksana yang mementingkan kepentingan masyarakat, disposisi sesuai dengan tahapan-tahapan yang dilakukan mengikuti alur yang ditentukan sehingga kebijakan tersebut tepat sasaran, komunikasi dilakukan dengan adanya koordinasi antar pelaksana kebijakan dan juga masyarakat, dan kondisi sosial yang perlu adanya kesadaran dari masyarakat selain itu lokasi yang terletak di persimpangan jalan sering sekali menimbulkan kemacetan dan kesadaran masyarakat pasar akan peraturan pasar dan penegakan dari pengelola pasar yang dirasa masih kurang tegas, serta kondisi ekonomi terdapat hambatan berupa seperti tata lokasi toko modern (minimarket) yang berdekatan dengan Pasar Sei Sikambing,. Kondisi politik yang stabil dibuktikan dengan dukungan dari Pemerintah Kota Medan