cover
Contact Name
trio saputra
Contact Email
trio_saputra@unilak.ac.id
Phone
+6285364465335
Journal Mail Official
jurnalniara@gmail.com
Editorial Address
jl. yos sudarso Km.08 Rumbai Pekanbaru
Location
Kota pekanbaru,
Riau
INDONESIA
jurnal niara
ISSN : 16933516     EISSN : 25287575     DOI : 10.31849
The scope includes but is not limited to topics, e.g. public policy, administrative reform, corporate governance, collaborative governance, dynamic public services, e-government, digital governance, e-commerce, local government studies, multi-level governance, financial institutions, behavioral finance, innovation, entrepreneurship, microfinance, human resource, knowledge management, leadership, strategic management, organizational development, institutionalization, organizational behavior, learning culture, fiscal policy, tax administration, international tax, politics of taxation, welfare and national security, and sustainable development
Articles 431 Documents
Pengaruh Pemberdayaan Psikologis dan komitmen organisasional terhadap kinerja pelayanan publik Ani Rohaeni; Sindrawati; Muhammad Syukrullah
Jurnal Niara Vol. 16 No. 2 (2023): September
Publisher : FAKULTAS ILMU ADMINISTRASI UNIVERSITAS LANCANG KUNING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/niara.v16i2.16262

Abstract

Upaya untuk mewujudkan keberhasilan program pemerintah terletak pada SDM yang dimiliki termasuk untuk program pengendalian penduduk. Tujuan penelitian adalah menganalisis Pengaruh Pemberdayaan Psikologis dan komitmen organisasional terhadap kinerja pelayanan publik di Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana. Kabupaten Bandung UPTD P5A. Studi kausal dengan sampai 87 pegawai. Analisis data menggunakan analisis regresi dengan alat bantu SPSS 25. Hasil penelitian menunjukkan Kinerja pelayanan publik para ASN dalam pengendalian pendudukan didorong oleh komitmen organizational yang tinggi yang didorong oleh pemberdayaan psikologis. Para pegawai yang memahami makna menjadi ASN, memiliki kompetensi, mengetahui dampak dari kedudukannya sebagai ASSN terhadap organisasi cenderung memiliki komitmen tinggi dan kinerja yang sesuai dengan tuntutan
Tingkat Adopsi Petani Terhadap Sistem Tanam Jajar Legowo (Studi Kasus Di Kecamatan Batang Anai Kabupaten Padang Pariaman) Sandra Dewi; Rahmat Syahni; Zulvera
Jurnal Niara Vol. 16 No. 2 (2023): September
Publisher : FAKULTAS ILMU ADMINISTRASI UNIVERSITAS LANCANG KUNING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/niara.v16i2.16263

Abstract

This study examines the factors that influence the level of farmer adoption of the jajar legowo planting system in Kecamatan Batang Anai, Kabupaten Padang Pariaman. This research was conducted from April to June 2022 on 8 farmer groups that implemented the jajar legowo planting system in 2021. The objectives of this study were: to analyze the adoption rate of farmers towards the jajar legowo planting system in Kecamatan Batang Anai Kabupaten Padang Pariaman. This study uses a survey method with a quantitative approach in collecting data from a population of farmers who apply the jajar legowo planting system in 2021 with a sample of 112 farmers. The analytical tools used for this study were obtained from the calculation of the total score divided by the number of questions. Then the interval class was determined with the following details: (1) Not applying or low (15-35), (2) Partial or moderate (36-56), and (3) Applying completely or high (˃56). The results showed that the level of farmer adoption of the jajar legowo planting system in Kecamatan Batang Anai Kabupaten Padang Pariaman was assessed from the level of technical application of cultivation of the jajar legowo planting system recommended by the Center for the Study of Agricultural Technology in the medium category with 36-56 intervals which included the following activities: processing land, making plant rows, planting, fertilizing, weeding and controlling Plant Pest Organisms. Conclusions and recommendations From this research, education, cosmopolitan as an indicator of farmer characteristics variables need to be improved, one of which is by increasing farmers' knowledge through training and technical guidance and intensity of extension meetings with farmers, implementing group or individual extension methods and increasing farmers' ability to utilize and access information media
Implementasi Kebijakan Pengembangan Objek Wisata Dermaga Apung Silalahi Di Kabupaten Dairi Harmila Morika Tarigan; Husni Thamrin
Jurnal Niara Vol. 16 No. 2 (2023): September
Publisher : FAKULTAS ILMU ADMINISTRASI UNIVERSITAS LANCANG KUNING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/niara.v16i2.16265

Abstract

Tujuan penelitian yang dilakukan adalah untuk mengetahui bagaimana Implementasi Kebijakan Pemerintah Daerah dalam Pengembangan Pariwisata di Desa Silalahi, Kecamatan Silahisabungan, Kabupaten Dairi. Jenis penelitian dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif dan menggunakan teori Van Meter dan Van Horn meliputi standar dan sasaran kebijakan, sumberdaya, hubungan antar organisasi (komunikasi), karakteristik agen pelaksana, kondisi sosial, ekonomi, dan politik dan disposisi implementor. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan kebijakan pengembangan pariwisata pada Kawasan Tao Silalahi khususnya objek wisata Dermaga Apung sudah berjalan dengan baik terkhusus variabel karakteristik pelaksana. Komunikasi antaristansi pelaksana sudah baik namun koordinasinya belum maksimal karena masalah keterbatasan anggaran dan masalah sinkronisasi program antarinstansi yang dibatasi oleh tugas pokok instansi di wilayah lain dan lebih berfokus pada program yang ada di renstranya masing-masing. Terkait dengan sikap pelaksana masih kurang tanggap dalam melaksanakan tugasnya serta kondisi sosial, ekonomi dan politik masih belum optimal dalam mendukung pelaksanaan pengembangan pariwisata
Efektivitas Pengelolaan Badan Usaha Milik Desa (BUMDES) Kecamatan Amuntai Tengah Kabupaten Hulu Sungai Utara: Studi Kasus Pada Desa Danau Cermin, Desa Harusan, dan Desa Sungai Baring Siti Raudah; Muhammad Alwan Maulana
Jurnal Niara Vol. 16 No. 2 (2023): September
Publisher : FAKULTAS ILMU ADMINISTRASI UNIVERSITAS LANCANG KUNING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/niara.v16i2.16334

Abstract

Dalam Pengelolaan BUMDes sebagian masyarakat tidak mau bayar sewa tenda, kurangnya sumber daya manusia yang berkompeten, ada beberapa alat yang rusak dan kelalaian pengelola dalam memanajemen BUMDes. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui efektivitas pengelolaan BUMDes di Kecamatan Amuntai Tengah Kabupaten Hulu Sungai Utara dan untuk mengetahui upaya yang telah dilakukan dalam mengatasi faktor-faktor yang menghambatnya. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan tipe deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data dengan cara observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik penentuan informan menggunakan teknik purposive sampling terdapat informan berjumlah 18 orang. Analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan Badan Usaha Milik Desa (BUMDES) Kecamatan Amuntai Tengah Kabupaten Hulu Sungai Utara (Studi Kasus Pada Desa Danau Cermin, Desa Harusan, dan Desa Sungai Baring) belum berjalan baik. Hal ini dapat dilihat dari aspek sumber daya manusia, kualitas barang atau jasa yang dihasilkan, keuntungan yang diperoleh, target kerja, sosialisasi, prosedur kerja yang diambil, dan perumusan program kerja. Sedangkan aspek yang sudah berjalan baik adalah sarana dan prasarana, kuantitas barang atau jasa yang dihasilkan, waktu yang diperlukan. Disamping itu faktor penghambat dalam efektivitas pengelolaan Badan Usaha Milik Desa (BUMDES) Kecamatan Amuntai Tengah Kabupaten Hulu Sungai Utara (Studi Kasus Pada Desa Danau Cermin, Desa Harusan, dan Desa Sungai Baring) yaitu: kurangnya perawatan terhadap sarana dan prasarana. Adapun faktor pendorong yaitu: kuantitas barang atau jasa dari yang telah dihasilkan cukup bagus serta waktu yang dibutuhkan cukup cepat untuk pengguna jasa atau layanan BUMDes. Disarankan kepada Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa agar lebih sering memberikan dorongan kepada para kepala desa khususnya Desa Danau Cermin, Desa Harusan dan Desa Sungai Baring agar BUMDes yang kini terhenti bisa kembali bangkit dan berkembang, untuk BUMDes yang sudah berjalan bisa lebih berkembang lagi. Kepada kepala desa agar juga memilih pengurus BUMDes yang benar-benar memiliki kemampuan dan semangat wirausaha yang tinggi
Kebijakan Komunikasi Pemerintah Daerah Kabupaten Bengkalis Dalam Pengembangan Pariwisata Di Kecamatan Rupat Utara Harry Nainggolan; Nurjanah; Yasir
Jurnal Niara Vol. 16 No. 2 (2023): September
Publisher : FAKULTAS ILMU ADMINISTRASI UNIVERSITAS LANCANG KUNING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/niara.v16i2.16335

Abstract

Rupat Utara memiliki potensi wisata bahari dan budaya yang sangat indah. Potensi ini didukung oleh kebijakan Pemeritah Pusat dengan menetapkan Pulau Rupat Utara sebagai Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN). Sementara itu Pemerintahan Bengkalis juga telah menetapkan Rupat Utara sebagai pusat pembangunan pariwisata unggulan daerah didalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Bengkalis periode 2016-2021 yang merupakan visi dan misi Bupati Bengkalis Amril Mukminin, SE,MM untuk mewujudkan kemakmuran rakyat. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif melalui perspektif kebijakan komuniksai, melalui teknik pengumpulan data wawancara, observasi, studi literatur dan kelompok fokus, dengan menggunakan teknik analisa data Huberman Miles. Hasil penelitian ini menjelaskan bahwa pariwisata di Kecamatan Rupat Utara Utara berorientasi pada wisata bahari sebagai unggulan dengan didukung wisata budaya, dan wisata kuliner khas melayu sesuai branding yang ditetapkan oleh Pemerintahan Bengkalis sebagai Pariwisata Melayu Bahari. Dalam implementasi kebijakan komunikasi yang telah dilakukan, Pemerintah Kabupaten Bengkalis memiliki beberapa faktor pendukung dan faktor penghambat yang masih terkonsentrasi pada belum optimalnya komunikasi, lemahnya koordinasi dan sinkronisasi, keterbatasan sumber daya manusia dan ketersediaan anggaran sehingga pengembangan pariwisata di Kecamatan Rupat Utara masih bersifat ego sektoral dan jauh dari target RPJMD Kabupaten, Rencana Strategis (RENSTRA) Dinas Pariwisata dan Rencana Induk Pembangunan Pariwisata Nasional (RIPPARNAS) yang telah ditetapkan sejak 2016 yang lalu
Implementasi Pelatihan Calon Anggota Satpam Bagi Penyedia Jasa Pengamanan di Kabupaten Kampar Hendro Wahyudi; Ardiansah; Bagio Kadaryanto
Jurnal Niara Vol. 16 No. 2 (2023): September
Publisher : FAKULTAS ILMU ADMINISTRASI UNIVERSITAS LANCANG KUNING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/niara.v16i2.16336

Abstract

Tulisan ini bertujuan untuk menganalisis implementasi pelatihan calon anggota satpam bagi penyedia jasa pengamanan di Kabupaten Kampar Berdasarkan Peraturan Kepolisian Negara Republik Indonesia Nomor 4 Tahun 2020 tentang Pengamanan Swakarsa. Tulisan ini merujuk pada Teori Negara Hukum, Teori Kepatuhan Hukum dan Teori Kepastian Hukum. Populasi dan sampel berasal dari narasumber–narasumber yang relevan dengan penelitian. Sumber data yang digunakan adalah primer, sekunder dan tersier; teknik pengumpulan data: observasi, wawancara terstruktur dan studi dokumen (kepustakaan). Hasil penelitian diketahui bahwa implementasi pelatihan calon anggota satpam bagi penyedia jasa pengamanan di Kabupaten Kampar berdasarkan regulasi tersebut belum berjalan dengan sebagaimana mestinya. Hal tersebut dibuktikan dengan keseluruhan Badan Usaha Jasa Pengamanan resmi (memiliki SIO) yaitu PT Raja Perkasa Sakti, PT Ganda Prabu Nusantara, PT Pandawa Satria Nusantara, PT Hariyura Inti Utama dan PT Army yang masih belum melakukan pembentukan anggota Satpam melalui tahap pelatihan dan justru mempekerjakan anggota Satpamnya tersebut di 7 perusahaan swasta di Kabupaten Kampar pada tahun 2021
The Role Of School Principals In Enhancing Job Satisfaction Of Administrative Staff At SMAN 3 Batanghari Rosa Pina Septiana. S; Mohamad Muspawi; Muhammad Sofwan
Jurnal Niara Vol. 16 No. 2 (2023): September
Publisher : FAKULTAS ILMU ADMINISTRASI UNIVERSITAS LANCANG KUNING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/niara.v16i2.16514

Abstract

This research discusses the role of school principals in enchancing job satisfaction of administrative staff at SMAN 3 Batanghari. The aim of this research is to describe the actions taken by principals as well as the obstacles encountered by principals and the methods or solutions used by principals in their efforts to enhance job satisfaction of the administrative staff of SMAN 3 Batanghari school. The research method used is qualitative, involving the school principal, and head of administrative ffairs as respondents. Data were collected through interviews, observations, and documentation. The results of the research indicate that the at SMAN 3 Batanghari is quite positive, looking by job, salary, colleagues, superiors, advancement and working environment in SMAN 3 Batanghari, The obstacles by school principals in increasing the job satisfaction of school administrative staff are the lack of qualified civil servant staff The solution by school principals improving the job satisfaction of the administrative staff of SMAN 3 Batanghari is empower the community and the grad education with professional qualifications in the field of management. The school controls the management and using of available resources in the school, and enhances training to improve the skills of administrative staff
Can the attitude of implementing an occupational safety and health program improve employee work discipline? Saputra, Trio; Junaidi; Fajarwaty Kusumawardhani; Abdul Mirad; Irawati
Jurnal Niara Vol. 16 No. 2 (2023): September
Publisher : FAKULTAS ILMU ADMINISTRASI UNIVERSITAS LANCANG KUNING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/niara.v16i2.16515

Abstract

This research aims to determine the relationship between attitudes towards implementing occupational safety and health programs and employee work discipline. This research used as subjects 57 employees of PT. PLN (Persero) Pekanbaru branch, research data was collected using two scales, namely the attitude scale for implementing occupational safety and health programs compiled by the researcher himself with a total of 30 items and the employee work discipline scale used was compiled by the researcher himself based on disciplinary theory with a total of 28 items. Sampling in this research used the summated ratings method, data analysis using product moment analysis, with the help of the SPSS 24.0 for Windows computer program. Based on the results of the analysis, it was found that there was a positive relationship between the attitude towards implementing occupational safety and health programs and employee work discipline, the correlation coefficient was 0.738 with p = 0.000, so the hypothesis was accepted, meaning that the higher the attitude towards implementing occupational safety and health programs, the greater the contribution to improve employee work discipline
The Government's Role in Controlling Street Vendors in the Green Open Space Area of Pekanbaru City Sufi, Wasiah; Fara Merian Sari
Jurnal Niara Vol. 16 No. 3 (2024): Januari
Publisher : FAKULTAS ILMU ADMINISTRASI UNIVERSITAS LANCANG KUNING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/niara.v16i3.16688

Abstract

Upaya meningkatkan kualitas kehidupan lingkungan dalam kota dan menciptakan lingkungan bersih dan sehat dibentuklah ruang terbuka hijau. (RTH). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Peran Pemerintah dalam penertiban Pedagang Kaki Lima di Kawasan Ruang Terbuka Hijau Putri Kaca Mayang dan Ruang Terbuka Hijau Tunjuk Ajar Kota Pekanbaru.. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif. Berdasarkan Konsep Teori Jones (dalam Mahsun, 2006:8) menyebutkankan bahwa organisasi sektor publik terdiri dari tiga peran penting yakni: Perencanaan Kebijakan (Regulatory Role), Pelaksanaan Kebijakan (Enabling Role), dan Pengawasan Kebijakan (Direct Role). Peran Satuan Polisi Pamong Praja Kota Pekanbaru dalam penertiban Pedagang Kaki Lima di Kawasan Ruang Terbuka Hijau sudah dilaksanakan dengan baik, namun pelaksanaan penertiban di nilai belum tegas. Hal itu perlu dilakukan evaluasi untuk melihat bagaimana penertiban yang dilakukan sesuai dengan fungsi dan tugasnya.
Penanggulangan Kemiskinan Melalui Strategi Pemberdayaan Usaha Mikro Kecil Dan Menengah (UMKM) Di Kota Cilegon Bella Yuniar Putri DwiKartini; Ayuning Budiati; Juliannes Cadith
Jurnal Niara Vol. 16 No. 3 (2024): Januari
Publisher : FAKULTAS ILMU ADMINISTRASI UNIVERSITAS LANCANG KUNING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/niara.v16i3.17126

Abstract

tujuan penelitian guna mendeeskripsikan bagaimana menanggulangi kemiskinan melalui strategi pemberdayaan usaha mikro kecil dan menengah di kota cilegon dan juga mengetahui faktor pendukung serta faktor penghambat dinas koperasi dan UMK kota cilegon dalam pemberdayaan usaha mikro kecil di kota cilegon. metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu kualitatif deengan teknik analisis data menggunakan SWOT. lokasi penelitian dilakukan di dinas koperasi dan UMK kota cilegon. hasil penelitian ini yaitu, peneliti menemukan alternatif strategi baru dengan beberapa langkah yang dilakukan dengan menentukan kekuatan dan kelemahan internal dinas koperasi dan UMK serta menentukan peluang dan ancaman eksternal dinas yang kemudian dibuat analisis SWOT dari hasil kekuatan, kelemahan, peluang dan juga ancaman. peneliti menemukan lima alternatif strategi yang dapat diterapkan yaitu pengelolaan SDM dengan menggunakan teknologi informasi digital, kolaborasi dengan retail untuk meningkatkan permodalan bagi pelaku usaha, meningkatkan penguatan peran pendamping dalam program pemberdayaan UMKM dan menyusun anggaran untuk program khusus guna meningkatkan pemahaman pelaku usaha dalam pemanfaatan teknologi digital serta memanfaatkan SDM yang tersedia untuk membangun motivasi wirausaha dan sikap konsisten pada pelaku usaha.