jurnal niara
The scope includes but is not limited to topics, e.g. public policy, administrative reform, corporate governance, collaborative governance, dynamic public services, e-government, digital governance, e-commerce, local government studies, multi-level governance, financial institutions, behavioral finance, innovation, entrepreneurship, microfinance, human resource, knowledge management, leadership, strategic management, organizational development, institutionalization, organizational behavior, learning culture, fiscal policy, tax administration, international tax, politics of taxation, welfare and national security, and sustainable development
Articles
431 Documents
Relevansi Tenaga Honorer Terhadap Peningkatan Kinerja Aparatur Sipil Negara
Irza Setiawan
Jurnal Niara Vol. 16 No. 3 (2024): Januari
Publisher : FAKULTAS ILMU ADMINISTRASI UNIVERSITAS LANCANG KUNING
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31849/niara.v16i3.17266
Salah satu strategi yang dilakukan oleh instansi adalah dengan melakukan perekrutan tenaga honorer, dalam perkembangannya tenaga honorer bertujuan untuk membantu kinerja Aparatur Sipil Negara, lokasi yang menjadi penelitian ini adalah UPT Puskesmas Sungai Malang Kecamatan Amuntai Tengah dimana Jumlah pegawai dari hasil data terbaru pada bulan september 2022 dengan total 81 pegawai terdiri dari 56 orang pegawai tetap (PNS), 16 orang tenaga honorer, 2 orang tenaga kontrak daerah Hulu Sungai Utara dan 7 orang tenaga kontrak provinsi TUGSUS (Tugas Khusus), Reduksi data, penyajian data serta penarikan kesimpulan digunakan dalam pengolahan data dimana menajamkan, menggolongkan, mengarahkan,menjadi strategi dalam penyajian data, dimana ditopang dengan data tenaga honorer untuk melihat bagaimana relevansi nenaga honorer dalam peningkatan kinerja aparatur sipil Negara
Supervisi Pengajaran Di Sekolah
Yahya;
Rini Agustin;
Suri Makhsura
Jurnal Niara Vol. 16 No. 3 (2024): Januari
Publisher : FAKULTAS ILMU ADMINISTRASI UNIVERSITAS LANCANG KUNING
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31849/niara.v16i3.17270
Supervisi dipandang sebagai konsep yang patut dikembangkan dan mendapat prioritas khusus dalam upaya peningkatan mutu pendidikan. Supervisi merupakan hal yang penting dalam memantau efektivitas pengajaran di suatu sekolah. Supervisi oleh pihak manajemen sekolah sangat diperlukan untuk menjamin kesinambungan keunggulan kerja guru. Supervisi akan dapat membantu guru mengkoordinasikan kegiatan pengajaran dan menstimulasi guru untuk mencapai prestasi kerja yang unggul serta mampu mengembangkan potensi diri dan mengatasi kekurangan jika ada. Supervisi yang dilakukan oleh kepala sekolah dapat membantu guru meningkatkan mutu pengajaran agar lebih efektif. Dengan supervisi, kepala sekolah bisa melihat lebih dekat apa yang sebenarnya terjadi di kelas sehingga kelemahan bisa diperbaiki dan praktik baik bisa diperkuat. Penelitian ini menggunakan metode penelitian Library Research. Proses perolehan informasi difokuskan pada membaca dan mereferensikan buku, jurnal, makalah dan artikel tentang supervisi pengajaran. Semua informasi yang diperoleh akan digunakan oleh peneliti untuk menulis penelitian. Peneliti menggunakan metode kepustakaan dengan cara mengkaji bahan-bahan bacaan dan penelitian-penelitian terdahulu yang berkaitan dengan alih kode. Peneliti meneliti semua materi pada topik yang dipelajari peneliti. Selanjutnya bahan tersebut digunakan sebagai sumber bacaan dan referensi untuk membantu peneliti menghasilkan tulisan ilmiah yang lebih baik
Strategi Adaptasi Program P5 dalam Pembentukan Karakter Peserta Didik di Kota Surakarta
Rizky Yunazar;
Alyssa Putri Aranssy;
Della Putri Utami;
Marcel Muhammad Irsandhi;
Widya Al Karimah
Jurnal Niara Vol. 16 No. 3 (2024): Januari
Publisher : FAKULTAS ILMU ADMINISTRASI UNIVERSITAS LANCANG KUNING
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31849/niara.v16i3.18116
Perubahan kurikulum mempengaruhi pola pendidikan dan melahirkan proses adaptasi. Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) sebagai salah satu program kurikulum merdeka memberikan beban moral bagi warga sekolah untuk beradaptasi dengan kurikulum baru dalam mencapai tujuan pembelajaran. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui proses adaptasi yang dialami warga sekolah dalam penerapan P5 di jenjang SD, SMP, dan SMA di Kota Surakarta sehingga mampu dipetakan solusi dalam mengatasi adaptasi penerapan P5 agar menjadi lebih efektif. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dan berbasis pada teori adaptasi John Bennett. Model interaktif Miles&Huberman digunakan sebagai teknik analisis data. Penelitian ini menghasilkan data bahwa terdapat berbagai strategi adaptasi yang dilakukan oleh warga sekolah dalam merancang dan mengimplementasikan program P5. Strategi ini diwujudkan dalam tiga bentuk adaptasi diantaranya adaptasi proses, adaptasi perilaku, dan adaptasi siasat. Berbagai pola adaptasi tersebut membantu membentuk perilaku yang mencakup enam dimensi P5 serta adaptasi siasat yang meliputi program sekolah yang menunjang keberhasilan P5. Namun, masih diperlukan penyesuaian modul ajar dan aktualisasi program, peningkatakan profesionalitas guru, serta peningkatakan sarana prasarana pendidikan yang relevan agar proses adaptasi dan tujuan program dapat tercapai dengan maksimal.
Literature Riview : Implementasi Aplikasi M-Paspor Dalam Mewujudkan Digitalisasi Pelayanan Publik
Lili Suryani;
Muchid Albintani;
Nurmala Sari;
Anton Budi Dharma;
Achmad Fauzi
Jurnal Niara Vol. 16 No. 3 (2024): Januari
Publisher : FAKULTAS ILMU ADMINISTRASI UNIVERSITAS LANCANG KUNING
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31849/niara.v16i3.18199
Digitalisasi pelayanan publik sudah jadi prioritas di banyak negeri, tercantum Indonesia. Salah satu upaya buat mewujudkan perihal tersebut merupakan dengan mengimplementasikan layanan pembuatan paspor digital lewat aplikasi M- Paspor. Implementasi aplikasi ini dalam mewujudkan digitalisasi pelayanan publik jadi isu yang relevan buat dikaji. Penerbitan paspor ialah salah satu pelayanan publik berarti yang diberikan oleh kantor imigrasi, tetapi masih ada hambatan semacam antrian panjang serta prosedur yang rumit. Oleh sebab itu, butuh dicoba kenaikan mutu serta efisiensi pelayanan pembuatan paspor dengan menggunakan teknologi semacam aplikasi M- Paspor. Sebagian riset sudah dicoba untuk penerapan pelayanan paspor di Indonesia. Riset menciptakan kalau pemakaian sistem registrasi antrian online bisa kurangi waktu tunggu serta tingkatkan kepuasan pelanggan. Pemakaian sistem data manajemen pula bisa tingkatkan mutu serta efisiensi pelayanan. Aplikasi M- Paspor diluncurkan oleh Ditjen Imigrasi RI buat memesatkan digitalisasi pelayanan paspor. Aplikasi ini menawarkan fitur- fitur semacam pembayaran PNBP, pengecekan status permohonan paspor, validasi NIK Dukcapil, serta penjadwalan ulang agenda kehadiran. Walaupun aplikasi M- Paspor mempunyai sebagian keuntungan, semacam memesatkan proses penerbitan paspor serta tingkatkan akurasi dan keamanan data, ada pula sebagian tantangan yang butuh diatasi. Tantangan tersebut antara lain aksesibilitas teknologi yang masih terbatas, proteksi data orang yang sensitif, serta inklusivitas untuk masyarakat yang mempunyai keterbatasan ataupun kebutuhan spesial. Dalam riset ini, digunakan tata cara literatur review buat mengkaji implementasi aplikasi M- Paspor dalam mewujudkan digitalisasi pelayanan publik. Pencarian literatur dicoba dengan memakai string pencarian yang cocok dengan tujuan riset. Hasil riset diharapkan bisa membagikan uraian lebih lanjut tentang manfaat, tantangan, serta langkah- langkah yang bisa diambil buat membenarkan keberlanjutan serta daya guna program M- Paspor dalam menunjang digitalisasi pelayanan publik secara lebih luas
Implementasi Kebijakan Ketertiban Umum Dan Ketentraman Masyarakat Di Kabupaten Hulu Sungai Tengah (Studi Warung Remang-Remang Di Desa Sungai Buluh)
Reno Affrian;
Jumaidi;
Alfisyah
Jurnal Niara Vol. 16 No. 3 (2024): Januari
Publisher : FAKULTAS ILMU ADMINISTRASI UNIVERSITAS LANCANG KUNING
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31849/niara.v16i3.18423
Fenomena menjamurnya warung remang-remang didesa sungai buluh Kabupaten Hulu Sungai Tengah menjadi perhatian dan mengganggu ketentraman masyarakat, warung remang-remang adalah sebuah warung atau gubuk kecil yang penjualnya adalah wanita-wanita yang berdiri didepan warung dengan berpakaian seksi, warung tersebut terliat jelas dimalam hari dengan karakteristik warungnya hanya di terangi lampu kerlap- kerlip. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendekripsikan implementasi kebijakan ketentraman umum dan ketertiban umum studi warung remang-remang di desa sungai buluh dan (2) menganalisis faktor-faktor pendukung dan penghambat. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitin ini adalah metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif, penentuan informan secara purposive (bertujuan), teknik analisis yang digunakan adalah kondensasi data, display data dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa (1) Implementasi kebijakan ketertiban umum dan ketentraman masyarakat di Kabupaten Hulu Sungai Tengah studi warung remang-remang di desa sungai buluh belum terimplementasi dengan baik. (2) Faktor pendukung a. dukungan masyarakat terhadap kebijakan, Faktor Penghambat a. Faktor ekonomi, b.faktor demokrafi. Saran instansi terkait dan pemerintah desa sungai buluh perlu melakukan koordinasi bersama dan melakukan pembinaan kepada pemilik warung dan penjaga warung melalui ketentuan jam syarat-syarat operasional warung agar ketetraman umum dan ketertiban masyarakat tetap terjaga
Transparansi Informasi Publik Di Kota Pekanbaru Oleh Pejabat Pengelola Informasi Dokumentasi (PPID) Dinas Komunikasi Informatika Statistik Dan Pesrasandian Kota Pekanbaru
Pebriana Marlinda;
Rita Wati;
Sadriah Lahamid;
Muchid Albintani
Jurnal Niara Vol. 16 No. 3 (2024): Januari
Publisher : FAKULTAS ILMU ADMINISTRASI UNIVERSITAS LANCANG KUNING
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31849/niara.v16i3.18424
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis transparansi pelayanan informasi publik oleh PPID dan faktor penghambatnya. Kewajiban pemerintah dalam keterbukaan informasi publik sebagaimana dijelaskan pada Pasal 1 ayat 2 dan ayat 3 UUD Tahun 1945, yang memiliki tujuan utama ialah memastikan agar organisasi publik menjadi lebih produktif dan aktif dalam menjalankan tugas-tugasnya di bidang penyediaan informasi dan dokumen sesuai permintaan publik. Transparansi adalah prinsip keterbukaan yang memungkinkan masyarakat untuk mengetahui dan mendapatkan akses seluas-luasnya ke pemerintah. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PPID memberikan layanan informasi publik, tetapi ada beberapa hal yang belum cukup dilakukan.
Implementasi Perencanaan Strategis Dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan Sekolah
Umy Nadrah Simatupang;
Reni Arneti;
Rusdinal;
Anisah
Jurnal Niara Vol. 16 No. 3 (2024): Januari
Publisher : FAKULTAS ILMU ADMINISTRASI UNIVERSITAS LANCANG KUNING
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31849/niara.v16i3.18477
Hakikat pendidikan merupakan sarana dimana seseorang mendapatkan ilmu pengetahuan dimanapun dan kapanpun berada, tinggal melihat lagi upaya seseorang dalam mendapatkan dan memperoleh ilmu pengetahuan tersebut. Apabila berfokus pada pendidikan formal, maka hal ini dapat kita temui pada lembaga sekolah. Sekolah merupakan suatu organisasi yang memiliki sebuah sistem di dalamnya yang dikelola melalui kepemimpinan kepala sekolah dan diikuti oleh warga sekolah yang turut berpartisipasi dan berkontribusi dalam mensukseskan program-program sekolah seefektif mungkin dalam mencapai mutu pendidikan yang baik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui propses implementasi yang dilakukan dalam meningkatkan mutu pendidikan sekolah. Penelitian yang digunakan dalam hal ini ialah penelitian studi kepustakaan, yakni dengan mencari beberapa sumber kepustakaan yang berkaitan dengan penelitian, misalnya seperti melalui buku-buku dan jurnal-jurnal, dan sumber kepustakaan lainnya. Setelah itu akan dilakukan analisis dan penyaringan hingga mendapatkan hasil yang konkret. Adapun hasil yang didapatkan berdasarkan analisis dari beberapa sumber , yakni perencanaan strategis merupakan sebuah rancangan yang telah persiapkan seoptimal mungkin melalui tim yang telah dibentuk oleh sekolah dalam menyusunnya berupa program-program dan hal-hal yang berkaitan di dalamnya. Hal ini juga tidak terlepas dari peran kepala sekolah dalam melakukan manajemen dan mempengaruhi para bawahannya agar turut berkontribusi dalam mengimplementasikan perencanaan strategi agar menghasilkan mutu pendidikan sekolah yang berkualitas
Problems Of Adopting Artificial Insemination (AI) In Cattle (Case Study In Kamang Baru District, Sijunjung Regency)
Ricky Aprinaldi;
Hery Bachrizal Tanjung;
Fuad Madarisa
Jurnal Niara Vol. 16 No. 3 (2024): Januari
Publisher : FAKULTAS ILMU ADMINISTRASI UNIVERSITAS LANCANG KUNING
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31849/niara.v16i3.18480
Artificial Insemination has proven to be the right technology to improve genetic quality. AI technology is also predicted to be a breakthrough technology that can improve livestock quality. It's just that this technology is not adopted optimally. It is alleged that there are problems (problematics) that occur at the grassroots farmer level. However, the problem has not been scientifically proven. This is the background to the birth of this research. This research aims to mdescribe and analyze the problems of adopting AI for cattle in Kamang Baru District, Sijunjung Regency and Describe and analyze factors related to the problems of adopting AI for cattle in Kamang Baru District, Sijunjung Regency. This research method is qualitative with a case study approach. The results of this research found that problems with the adoption of artificial insemination biotechnology in Sijunjung Regency exist at each stage of adoption. The problem at the knowledge stage is that disinformation arises and causes knowledge about IB to not spread properly. The problem with the persuasion stage is the emergence of calls to abandon artificial insemination biotechnology using disinformation. The problem with the decision-making stage states that there are breeders who do not make decisions independently, resulting in inaccurate assumptions when they fail. And, the implementation of AI which has to be used is problematic for semi-intensive farmers, they have difficulty getting calves of the best quality which of course results in a decrease in selling prices, so that they find it increasingly difficult to build pens which are considered expensive
Analisis Efektifitas Lembaga Pengelola Hutan Nagari Dalam Mencapai Tujuan Program Perhutanan Sosial Dan Faktor-Faktor Yang Mempengaruhinya : (Studi Kasus Hutan Nagari Pakan Rabaa Dan Hutan Nagari Pasir Talang Timur Kabupaten Solok Selatan)
Laila Fitria;
Yonariza;
Ardinis Arbain
Jurnal Niara Vol. 16 No. 3 (2024): Januari
Publisher : FAKULTAS ILMU ADMINISTRASI UNIVERSITAS LANCANG KUNING
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31849/niara.v16i3.18609
His study aims to examine the effectiveness of the Nagari Forest Management Institution in achieving the objectives of the Social Forestry Program and examine the factors that influence the effectiveness of the Nagari Forest Management Institution in achieving the objectives of the Social Forestry Program. This research is a qualitative research using interviews, observations and FGDs to collect research data. The results of this study indicate that the Nagari Forest Management Institute in implementing the Social Forestry program from an ecological aspect has been effective, this can be seen from changes in the behavior of exploitative permit holders to care about forests, permit holders have played an active role in preserving and protecting forests, namely by planting replanting forest plants in agroforestry manner so as to have a positive impact on the environment in the form of maintaining water sources, uprooting critical land, conserving biodiversity, and reducing forest fires, so that forest sustainability is maintained. Furthermore, the Nagari Forest Management Agency in the economic aspect is considered ineffective because the social forestry program has not been able to increase the amount of production generated from business activities, the amount of net profit and business expansion and this program has not opened up many business opportunities for permit holders. Then the authors also found that not all of the Social Forestry Business Institutions formed at LPHN could operate and carry out transactions and the ability to access permit holders in marketing Non-Timber Forest Product products was also still low. The Nagari Forest Management Institution in the social aspect is also ineffective where the LPHN has not been able to increase the knowledge of permit holders, as seen from the lack of participation of LPHN members in every activity and the lack of strong institutional capacity. LPHN has also not been able to provide satisfaction to permit holders with the results achieved, and has not had an impact on farmers
Fungsi Pengawasan Dewan Pendidikan Provinsi Sumatera Barat Dan Implikasinya Dalam Proses Penerimaan Peserta Didik Berbasis Zonasi Tingkat SMA Di Provinsi Sumatera Barat Tahun 2022
Harry Febri;
Erwin;
Ira Wahyuni
Jurnal Niara Vol. 16 No. 3 (2024): Januari
Publisher : FAKULTAS ILMU ADMINISTRASI UNIVERSITAS LANCANG KUNING
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31849/niara.v16i3.18610
This study aims to examine the role and function of the Board of Education in improving the quality of education in West Sumatra Province. The focus in this research is how the supervisory function of the Board of Education and its implications in the process of New Student Admissions based on high school level zoning in West Sumatra Province in 2022. The approach used in this research is a descriptive approach with a qualitative type. Data collection procedures used are observation, interviews, documentation. The subjects in this study consisted of various sources (Chair of the Education Council, Members of the Education Council, Secretary of the Education Office, Head of PSMA, Head of GTK, School Principal, Functional Planning Bappeda). Data analysis was carried out interactively and continuously. The results of the study show that the role of the Board of Education in improving the quality of education in West Sumatra Province is still not optimal, then the role of the Board of Education as supervisors has not gone well. The results of the study can be concluded that the supervisory function of the Board of Education and its implications in the zoning-based zoning process for New Students in West Sumatra Province in 2022 has not been optimally implemented