cover
Contact Name
David Setiawan
Contact Email
dsetia@unilak.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
dsetia@unilak.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota pekanbaru,
Riau
INDONESIA
Jurnal Teknik
ISSN : 18584217     EISSN : 2622710X     DOI : -
Core Subject : Art, Engineering,
Jurnal Teknik has an area of expertise consisting of : 1. Civil Engineering such as Structural Engineering, Construction Engineering & Management, Geotechnical Engineering, Water Resources Engineering, Transportation Engineering and Ocean Engineering. 2. Electronical Engineering such as Electrical Engineering Materials, Electric Power Generation, Transmission and Distribution, Power Electronics, Power Quality, Power Economic, FACTS, Renewable Energy, Electric Traction, Electromagnetic Compatibility, High Voltage Insulation Technologies, High Voltage Apparatuses, Lightning Detection and Protection, Power System Analysis, SCADA, Electrical Measurements. 3. Architectural such as Indonesian Architectural Design, Housing and Urban Design and Development, Vernacular Architecture, Islamic Architecture, Architectural Science & Technology, Interdisciplinary Architecture, and other Indonesian Architecture discourses.
Arjuna Subject : -
Articles 170 Documents
Rest Area di Perawang Muhammad Habbib Arifnur; Imbardi Imbardi; Sudarmin Sudarmin
JURNAL TEKNIK Vol. 12 No. 1 (2018)
Publisher : JURNAL TEKNIK UNILAK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/teknik.v12i1.1795

Abstract

Tempat istirahat atau dikenal secara lebih luas sebagai rest area adalah tempat beristirahat sejenak untuk melepaskan kelelahan, kejenuhan, ataupun ke toilet selama dalam perjalanan jarak jauh.Tempat istirahat ini banyak ditemukan di jalan tol ataupun dijalan nasional di mana para pengemudi jarak jauh beristirahat. Dijalan arteri primer juga banyak ditemukan restoran yang berfungsi sebagai tempat istirahat. Restoran-restoran ini banyak digunakan oleh pengemudi truk jarak jauh ataupun bus antar kota untuk beristirahat. Dalam peraturan perundangan mengenai Lalu Lintas dan Angkutan Jalan ada ketentuan yang menyebutkan bahwa setiap mengemudikan kendaraan selama 4 jam harus istirahat selama sekurang-kurangnya setengah jam, untuk melepaskan kelelahan, tidur sejenak ataupun untuk minum kopi, makan ataupun ke kamar kecil/toilet. Waktu kerja bagi Pengemudi Kendaraan Bermotor Umum paling lama 8 (delapan) jam sehari, sehingga tempat istirahat juga digunakan untuk tempat pergantian pengemudi.
Sentra Kerajinan Tenun Riau Sholihindra Sholihindra; Rika Cherish; Repi Repi
JURNAL TEKNIK Vol. 12 No. 1 (2018)
Publisher : JURNAL TEKNIK UNILAK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/teknik.v12i1.1796

Abstract

Kerajinan tenun songket merupakan salah satu kerajinan tradisional masyarakat Melayu Riau, yang pada zaman dahulu sering dibuat oleh anak-anak bangsawan dan hanya dipakai oleh kalangan kerajaan dalam lingkungan terbatas. Dengan perkembangan zaman yang lebih modern, kain tenun songket sudah digunakan oleh masyarakat luas. Adapun permasalahan selama ini yang dihadapi keterbatsan alat, sumber daya manusia dan pemasaran produk. Maka diperlukan wadah berupa pusat kegiatan untuk terus melestarikan kerajinan tradisional tenun songket agar tidak punah dan perlunya memberikan informasi kepada masyarakat untuk mengenal dan mempelajari berbagai macam motif ragam hias yang digunakan dalam kerajinan tenun songket. Diharapkan untuk dapat menjadi sarana edukasi dibidang seni budaya Kerajinan tenun untuk para pelajar, mahasiswa serta masyarakat umum agar dapat membantu mengenal sejarah dan informasi tentang perkembangan kerajinan Tenun, begitu juga untuk para seniman untuk mendalami kembali pengetahuan di bidang Kerajinan Tenun ini.
Pekanbaru Indoor Recreation Centre Sunarto Sunarto; Hendri Silva; Sudarmin Sudarmin
JURNAL TEKNIK Vol. 12 No. 1 (2018)
Publisher : JURNAL TEKNIK UNILAK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/teknik.v12i1.1797

Abstract

Rekreasi adalah kegiatan yang dilakukan untuk penyegaran kembali jasmani dan rohani seseorang. Secara keseluruhan, rekreasi diartikan bahwa aktifitas yang dilakukan dapat memberikan kepuasan dan kegembiraan yang ditujukan bagi kepuasan jasmani dan rohani manusia. Berdasarkan sifat ruang, rekreasi dapat digolongkan menjadi rekreasi Indoor, Rekreasi Indoor yaitu suatu kegiatan rekreasi yang dilakukan dalam suatu wadah rekreasi, yang dalam wadah tersebut banyak mencakup fasilitas rekreasi dengan menggunakan atap dan dinding sehingga berwujud berupa bangunan. Metode penelitian yang digunakan yaitu studi literatur, studi empiris, dan studi lapangan. Kemudian di lakukan analisis terhadap beberapa aspek yang meliputi, aspek manusia, aspek lingkungan, dan aspek bangunan. Dari hasil analisis ditemukan program besaran ruang dan konsep perancangan dengan pendekatan prinsip-prinsip perancangan arsitektur modern.
Pengembangan Kawasan Objek Wisata Bono Teluk Meranti Dengan Pendekatan Arsitektur Melayu Rinaldi, Wan Sulfah
JURNAL TEKNIK Vol. 12 No. 2 (2018)
Publisher : JURNAL TEKNIK UNILAK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/teknik.v12i2.1799

Abstract

Bono adalah fenomena alam yang menjadi salah satu potensi yang terdapat pada objek wisata di kecamatan Teluk Meranti kabupaten Pelalawan. Salah satu persoalan dari pengembangan wisata Bono ini tidak hanya terdapat pada infrastrukturnya saja, namun juga terdapat pada persoalan sarana akomodasi khususnya fasilitas penginapan (Hotel). Tujuan dari pembahasan ini adalah untuk tersusunnya perencanaan dan pemogramam serta konsep dari Pengembangan Kawasan Objek Wisata Bono. Sasaran dalam pengembangan ini yaitu untuk mewadahi kegiatan pariwisataan dalam bentuk wisata rekreasi dan penginapan (resort). Adapun metode penelitiannya yaitu analisis terhadap aspek potensi Bono sebagai objek wisata, aspek manusia sebagai pengguna, aspek lingkungan dan tapak sebagai konteks dan aspek bangunan sebagai sarana dan prasarana. Adapun hasil yang di dapat berupa program rancangan, konsep rancangan dengan pendekatan yang selanjutnya di transformasikan kedalam bentuk desain berupa permodelan.
E Optimalisasi Penggunaan Alat Berat pada Proyek Jalan Desa Sawah - Kayu Aro di Kabupaten Kampar: ALAT BERAT SAPUTRA, EKA; Lubis, Fadrizal; Winayati
JURNAL TEKNIK Vol. 12 No. 2 (2018)
Publisher : JURNAL TEKNIK UNILAK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/teknik.v12i2.1804

Abstract

Pemerintah Pusat melalui Kementerian Keuangan menganggarkan dana alokasi khusus (DAK) penugasan bidang jalan (peningkatan jalan) tahun anggaran 2017 kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Kampar yang salah satu dari dana alokasi khusus (DAK) tersebut oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Kampar digunakan untuk peningkatan jalan Desa Sawah – Kayu Aro, kelas jalan tipe III, panjang jalan 4,1 km, lebar jalan 5 m, tebal perkerasan 4 cm dan jenis perkerasan jalan lentur di Kecamatan Kampar Utara Kabupaten Kampar namun pada saat proses pelaksanaan pekerjaan dilapangan terdapat berbagai kendala diantaranya yaitu antara lokasi proyek dan lokasi quarry, pabrik base berjarak 35 km jadi cukup jauh sementara truk bertonase besar tidak bisa masuk ke area atau lokasi proyek melewati jalan desa dengan kelas jalan tipe III lebar 2,5 m dan tebal perkerasan hanya 3 cm. Tujuan penelitian ini adalah untuk mempercepat pelaksanaan proyek dan menghitung kebutuhan alat berat yang optimal pada pekerjaan penimbunan dan penghamparan base B dan base A terhadap biaya dan waktu. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah deskriptif, yang mana perhitungan dilakukan sesuai dengan kapasitas dan kemampuan alat berat yang dipergunakan dengan sebelum dan sesudah alternatif, dalam perhitungan dengan sebelum dan sesudah alternatif yang optimal pada penelitian ini adalah pada alternatif II dengan biaya Rp. 2.454.248.807,59 dan dengan jumlah hari kerja sebanyak 48 hari, paling ekonomis dan dengan waktu yang relatif lebih cepat dari alternatif lainnya sehingga alternatif II layak untuk direalisasikan
Pengaruh Variasi Penambahan Bahan Aditif Consol SG Terhadap Kuat Tekan Beton Fauzia, Ira; Yanti, Gusneli; Wahyuni Megasari, Shanti
JURNAL TEKNIK Vol. 12 No. 2 (2018)
Publisher : JURNAL TEKNIK UNILAK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/teknik.v12i2.1808

Abstract

Beton yang telah diaduk dengan waktu yang berlebihan dilokasi dan dibawa dengan mobil ready mix terkadang membutuhkan waktu yang cukup lama dalam pembongkaran sehingga akan membuat mutu beton berkurang. Maka tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh variasi penambahan bahan aditif Consol SG terhadap kuat tekan beton. Consol SG berfungsi untuk mengurangi jumlah air dan memperlambat proses pengeringan. Benda uji yang digunakan berbentuk silinder ukuran 15 cm x 30 cm. Pada penelitian digunakan variasi penambahan Consol SG sebanyak 0%, 0,10%, 0,30%, 0,50%, 0,80%, 1,00%, dan 1,20%. Berdasarkan hasil pengujian yang telah dilakukan dengan dan tanpa penambahan Consol SG, maka diperoleh hasil pengujian kuat tekan beton pada seluruh benda uji lebih tinggi dari pada kuat tekan beton rencana yaitu K-225. Nilai kuat tekan rata-rata paling tinggi diperoleh pada persentase penambahan Consol SG 1,00%, yaitu 361,37 Kg/cm2. Analisis data dilakukan dengan analisis statistik dan analisis regresi. Berdasarkan pengujian ANAVA didapatkan Fhitung= 6,1267 dimana lebih besar dari F0,05= 2,85 dan F0,01= 4,46 ini memperjelas bahwa terdapat interaksi atau perlakuan sangat nyata antara kuat tekan beton dengan penambahan bahan aditif Consol SG. Model regresi yang dihasilkan berbentuk regresi polinomial derajat 2 persamaannya adalah y= -116,27x2 + 202,44x + 244 dengan nilai R2= 0,5663.
Perencanaan Hotel Resort Pulau Jemur Dengan Pendekatan Arsitektur Tradisional Arum, Rizki Kurnia; Silva, Hendri; Imbardi, Imbardi
JURNAL TEKNIK Vol. 12 No. 2 (2018)
Publisher : JURNAL TEKNIK UNILAK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/teknik.v12i2.1812

Abstract

Pulau Jemur berada di Kabupaten Rokan Hilir, pulau ini terletak disebelah timur laut dan berjarak sekitar 700m dari pulau labuhan bilik, Pulau ini merupakan gugusan Kepulauan Aruah. Pulau Jemur memiliki potensi alam yaitu pasir putih, penangkaran penyu, sunrise, batuan terjal dan lain sebagainya. Selain untuk berwisata pulau ini dapat dijadikan sebagai pusat edukasi penangkaran penyu. Terkait dengan hal tersebut dibutuhkan perencanaan akomodasi seperti perencanaan Hotel Resort dengan pendekatan Arsitektur Tradisional. Adapun tujuan perencanaan yaitu untuk menemukan planning dan programming serta konsep perancangan Hotel Resort Pulau Jemur. Metode penelitian yang di gunakan yaitu metode analisis terhadap pelaku/manusia, metode analisis lingkungan, dan metode analisis bangunan. Adapun hasilnya berupa konsep dengan penerapan Arsitektur Tradisional suatu bangunan dan menghasilkan hasil sebuah rancangan.
Analisis Derajat Kejenuhan dan Tingkat Pelayanan Jalan Sudirman Kota Pekanbaru Khairulnas; Trisep Haris, Virgo; Winayati
JURNAL TEKNIK Vol. 12 No. 2 (2018)
Publisher : JURNAL TEKNIK UNILAK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/teknik.v12i2.1824

Abstract

Jalan Sudirman Kota Pekanbaru adalah salah satu jalan yang mengalami aktifitas masyarakat yang disebabkan oleh adanya dua Mall dan padat pemukiman masyarakat. Terutama dalam hal urusan pemerintahan, pendidikan maupun ekonomi. Volume kendaraan yang melintasi jalan ini cukup padat sehingga menyebabkan terjadinya kemacetan berbagai jenis kendaraan yang melewati jalan ini mulai dari, sepeda motor, kendaraan ringan, dan kendaraan berat serta hambatan samping disepanjang jalan ini turut menyebabkan kepadatan arus lalu lintas terutama pada jam puncak, sehingga tingkat pelayanan jalan Sudirman Kota Pekanbaru tidak sebanding lagi melayani volume lalu lintas yang ada. Adapun rumusan dan tujuan dari penelitian ini untuk menghitung tingkat pelayanan jalan Sudirman Kota Pekanbaru saat ini. Jalan Sudirman Kota Pekanbaru merupakan tipe jalan dua lajur satu arah (2/1 UD). Dengan melakukan penelitian untuk mengetahui kondisi tingkat pelayanan jalan Sudirman pada saat ini. Analisis yang digunakan pada penelitian ini sesuai dengan analisis yang ada pada Manual Kapasitas Jalan Indonesia (MKJI) 1997. Sebelum melakukan analisis terlebih dahulu dilakukan survei lapangan dengan mengambil data diantaranya data geometri jalan, data lalu lintas, hambatan samping,dan kecepatan. Dari hasil analisis yang dilakukan, didapat DS sebesar 0,989, Kecepatan arus bebas sebesar 52,8 km/jam dan Kapasitas jalan sebesar 5.742, smp/jam perjalur. Maka tingkat pelayanan jalan Sudirman Kota Pekanbaru termasuk tingkat pelayanan dengan karakteristik kondisi lalu lintas mencapai 1700 smp/jam, satu arah kecepatan lalu lintas berkisar 60 km/jam.
Optimalisasi Jumlah Bus Trans Metro Pekanbaru Trayek Pandau - Pelita Pantai kurniawan, Teguh; Winayati; Lubis, Fadrizal
JURNAL TEKNIK Vol. 12 No. 2 (2018)
Publisher : JURNAL TEKNIK UNILAK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/teknik.v12i2.1828

Abstract

Pekanbaru termasuk kategori pertumbuhan penduduknya tertinggi di Provinsi Riau, menurut Dinas Kependudukan Dan Catatan Sipil Kota Pekanbaru tahun 2015 penduduk Pekanbaru mengalami pertumbuhan sebesar 7,43% Pertahun. Trayek pandau-pelita pantai merupakan trayek yang paling diminati oleh masyarakat Kota Pekanbaru, berdasarkan data yang didapat dari Dinas Perhubungan Kota Pekanbaru tahun 2017 jumlah penumpang pada trayek pandau-pelita pantai rata –rata 289 orang perhari perkendaraan, atau load faktor nya hanya 52,26% sedangkan load faktor yang ditetapkan oleh Surat Keputusan Direktorat Jenderal Perhubungan Darat No. 687 tahun 2002 minimal 70 % Bus Trans Metro Pekanbaru (TMP) merupakan usaha Pemerintah untuk mengakomodasi meningkatnya jumlah tata guna lahan dan pergerakan penumpang. Penelitian ini dilakukan pada trayek Pandau- Pelita Pantai dengan panjang lintasa 14,9 Km dengan tujuan untuk mengetahui jumlah bus yang optimal pada trayek Pandau- Pelita Pantai. Analisis yang digunakan pada penelitian ini mengacu Keputusan Direktur Jendral Perhubungan Darat 2002. Sebelum melakukan analisis terlebih dahulu dilakukan survei lapangan untuk mengambil data jumlah penumpang perjam, jarak dari Pandau ke Pelita Pantai dan waktu perjalanan dari Pandau ke Pelita Pantai. Dari hasil analisis yang dilakukan didapat jumlah bus yang optimal pada trayek Pandau- Pelita Pantai 11 unit dengan waktu tunggu 10 menit, dan biaya operasional kendaraan (BOK) Rp. 66.023 /km, Rp. 13.774.535 /hari, Rp. 413.236.062 /bulan, Rp. 4.958.832.752 /tahun.
Analisis Areal Parkir pada SMK Negeri 5 Kota Pekanbaru Mukhardi; Trisep Haris, Virgo; Lubis, Fadrizal
JURNAL TEKNIK Vol. 12 No. 2 (2018)
Publisher : JURNAL TEKNIK UNILAK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/teknik.v12i2.1831

Abstract

SMK Negeri 5 Pekanbaru merupakan salah satu pusat kegiatan dalam bidang pelayanan jasa untuk mengurus pendidikan di kawasan Kecamatan Rumbai Kota Pekanbaru Provinsi Riau. Salah satu masalah dari SMK Negeri 5 Pekanbaru ini adalah kebutuhan ruang parkir kendaraan untuk siswa. Meskipun sekolah ini memiliki lahan bebas yang memadai, tetapi pada kenyataannya masih banyak kendaraan siswa yang parkir disembarang tempat yang mengakibatkan menumpuknya kendaraan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah lahan bebas yang ada di SMK Negeri 5 Pekanbaru mampu menampung seluruh kendaraan siswa. Metode penelitian ini dilakukan dengan survei pada lokasi yang bersangkutan dan dari data yang ada pada pihak pengelola. Kemudian dilakukan analisa karakteristik parkir berupa: Volume parkir, akumulasi parkir, angka pergantian parkir dan indeks parkir. Hasil perhitungan yang di dapatkan volume parkir untuk kendaraan motor pada hari senin tanggal 12 maret 2018 sebanyak 523 kendaraan, untuk hari selasa tanggal 13 maret 2018 sebanyak 527 kendaraan, untuk hari rabu tanggal 14 maret 2018 sebanyak 530 kendaraan, untuk hari kamis tanggal 15 maret 2018 sebanyak 523 kendaran dan di hari jumat tanggal 16 maret 2018 sebanyak 526 kendaraan. Akumulasi motor terbesar terjadi pada hari rabu tanggal 14 maret 2018 sebanyak 530 kendaraan pada pukul 07.15 WIB – 16.15 WIB. Dalam menyelesaikan masalah ini maka direncanakan kebutuhan parkir sebanyak 530 SRP di karenakan angka tertinggi volume kendaraan terjadi pada hari rabu tanggal 14 maret 2018 sebanyak 530 kendaraan, sedangkan angka pergantian parkir yaitu 1 kendaraan/SRP/waktu pengamatan. Indeks parkir terbesar yang terjadi adalah 100%. Luas areal bebas yang tersedia 936 m2. Luas areal parkir yang dibutuhkan 795 m2. Hal ini menunjukan bahwa luas areal bebas yang tersedia sudah dapat memenuhi kebutuhan areal parkir kendaraan siswa.

Page 11 of 17 | Total Record : 170