cover
Contact Name
David Setiawan
Contact Email
dsetia@unilak.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
dsetia@unilak.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota pekanbaru,
Riau
INDONESIA
Jurnal Teknik
ISSN : 18584217     EISSN : 2622710X     DOI : -
Core Subject : Art, Engineering,
Jurnal Teknik has an area of expertise consisting of : 1. Civil Engineering such as Structural Engineering, Construction Engineering & Management, Geotechnical Engineering, Water Resources Engineering, Transportation Engineering and Ocean Engineering. 2. Electronical Engineering such as Electrical Engineering Materials, Electric Power Generation, Transmission and Distribution, Power Electronics, Power Quality, Power Economic, FACTS, Renewable Energy, Electric Traction, Electromagnetic Compatibility, High Voltage Insulation Technologies, High Voltage Apparatuses, Lightning Detection and Protection, Power System Analysis, SCADA, Electrical Measurements. 3. Architectural such as Indonesian Architectural Design, Housing and Urban Design and Development, Vernacular Architecture, Islamic Architecture, Architectural Science & Technology, Interdisciplinary Architecture, and other Indonesian Architecture discourses.
Arjuna Subject : -
Articles 170 Documents
Pendekatan Rancangan Museum Tenas Effendy Terhadap Prinsip-Prinsip Arsitektur Melayu SUHENDRI, ADHA; Silva, Hendri; Sudarmin, Sudarmin
JURNAL TEKNIK Vol. 12 No. 2 (2018)
Publisher : JURNAL TEKNIK UNILAK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/teknik.v12i2.1832

Abstract

Tenas Effendy merupakan seorang budayawan yang terkenal di provinsi riau. Karya-karya Tenas Effendy banyak digunakan dalam memajukan kebudayaan melayu provinsi riau.Karya tenas Effendy yang paling terkenal adalah Tunjuk Ajar Melayu. Untuk mengenang jasanya serta menyimpan karya-karya Tenas Effendy tersebut maka diperlukan upaya dalam merencanakan sebuah museum. Tujuan Perencanaan ini agar tersusunnya sebuah Planning dan Programing serta konsep rancangan museum Sasaran dari perencanaan museum Tenas Effendy adalah bagaimana museum tersebut dapat mewadahi karya-karya, mewadahi aktifitas museum, mewadahi sebuah tempat kegiatan edukatif, mewadahi kegiatan rekreatif, Serta mewadahi tempat pemajangan karya-karya Tenas Effendy sendiri. Untuk merencanakan museum perlu adanya pembahasan terhadap aspek manusia, Fungsi, Lingkungan dan tapak serta bangunan yang kemudian dilakukan analisis. Adapun hasil akhirnya adalah Tersusunnya Planning dan Programing serta konsep perancangan museum tenas effendy terhadap pendekatan prinsip-prinsip arsitektur melayu yang selanjutnya dalam bentuk desain dan `rancangan.
Pekanbaru Custom Motorbike Gallery fikri, donel
JURNAL TEKNIK Vol. 12 No. 2 (2018)
Publisher : JURNAL TEKNIK UNILAK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/teknik.v12i2.1834

Abstract

Kendaraan roda dua merupakan sarana transportasi favorit masyarakat Indonesia, data Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI) mencatat,penggunaan sepeda motor di Indonesia selalu bertambah setiap tahunnya. Pada saat sekarang ini, penggemar sepeda motor modifikasi banyak diminati oleh remaja yang ingin berkreasi di dunia otomotif khususnya sepeda motor, modifikasi yang dilakukan bertujuan untuk mendapatkan tampilan sepeda motor yang lebih optimal, dengan cara mengubah spesifikasi komponen ataupun memberi komponen tambahan. Dan belakangan ini komunitas sepeda motor di kota-kota besar di Indonesia semakin banyak dan tidak terkecuali Kota Pekanbaru, disamping itu juga sering diadakannya pameran otomotif sepeda motor modifikasi di dikota pekanbaru. Adapun permasalahan selama ini yaitu belum adanya tempat atau lokasi yang permanen untuk diadakannya pameran otomotif khususnya sepeda motor custom di Pekanbaru. Maka di perlukan wadah berupa ruang untuk menampung kegiatan tersebut. Oleh karena itu, Pekanbaru harus memiliki wadah untuk mewadahi kegiatan dibidang otomotif khususnya sepeda motor custom sersebut. Selain dapat mewadahi kegiatan positif dibidang otomotif, wadah ini juga dapat memajukan Pekanbaru dibidang pariwisata dengan keberadaan Pekanbaru custom motrbike gallery serta memajukan kegiatan ekonomi dengan di selenggarakannya event-event besar di bidang otomotif seperti pameran motor modifikasi,wadah kegiatan komunitas motor dan juga sebagai pusat bisnis seperti bazar barang-barang yang berkaitan di bidang otomotif khususnya di Kota Pekanbaru.
Analisis Kelengkapan Utilitas Halte Transmetro Pekanbaru Jalan Pasir Putih dan Jalan Pandau Permai harefa, wilsen; Trisep Haris , Virgo; Winayati
JURNAL TEKNIK Vol. 12 No. 2 (2018)
Publisher : JURNAL TEKNIK UNILAK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/teknik.v12i2.1836

Abstract

Trans Metro Pekanbaru sebagai transportasi umum massal yang menggunakan bus sebagai transportasi pilihan bagi masyarakat Pekanbaru, pembangunan halte sebagai tempat pemberhentian untuk menurunkan dan menaikkan penumpang yang di lengkapi dengan bangunan. Dalam Pembangunan halte di Jalan Pandau Permai dan Jalan Pasir Putih, calon penumpang Trans Metro Pekanbaru mengeluhkan akan kondisi bangunan halte. Saat pemberhentian bus di halte sering mengakibatkan kemacetan, bus berhenti pada ruas jalan disebabkan halte tidak memiliki ruang khusus untuk berhenti. Pemilihan lokasi halte maupun fasiltas-fasilitas halte yang di butuhkan sangat perlu dalam pembangunan halte, dalam pembangunan kebutuhan halte telah di atur oleh direktur jenderal perhubungan darat sesuai dengan Surat Keputusan Nomor: 271/HK.105/DRJD/96 “Pedoman Teknis Perekayasaan Tempat Perhentian Kendaraan Penumpang Umum”. Oleh sebab itu di lakukanya analisi kelengkapan utilitas halte di jalan pandau permai dengan menggunakan metode penelitian kualitatif sebagai pedoman dalam penilitian ini. Dari 11 halte yang telah di analisis nilai persentasi tertinggi kelengkapan yang sudah ada sebesar 36,36 % dan nilai terendah 9,09 % dari hasil persentase penilaian kelengkapan berada pada kondisi kurang lengkap. Masih banyak kekurangan fasilitas-fasilitas yang harus di lengkapi dalam pembangunan halte, agar dapat merasakan kenyamanan dalam menggunakan halte dan dapat menjadi sarana transportasi umum untuk mengurangi pertumbuhan penggunaan kendaraan pribadi.
Pengaruh Variasi Campuran Gula Pasir terhadap Kuat Tekan Mortar Semen alfazar, yudira; Yanti, Gusneli; Wahyuni Megasari, Shanti
JURNAL TEKNIK Vol. 12 No. 2 (2018)
Publisher : JURNAL TEKNIK UNILAK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/teknik.v12i2.1837

Abstract

Mortar semen digunakan sebagai bahan pengisi dalam pekerjaan konstruksi. Namun permasalahan di lapangan mortar semen cepat mengeras akibat proses hidrasi sehingga pekerjaannya menjadi lebih sulit sehingga mempengaruhi kualitas yaitu kuat tekannya. Untuk itu digunakan bahan tambah sebagai penunda waktu ikat awal semen agar memudahkan pekerjaannya namun tidak mengurangi kualitas mortar semen. Bahan tambah yang mampu menunda waktu ikat awal semen adalah gula. sehingga dilakukan penelitian adanya pengaruh variasi campuran gula pasir terhadap kuat tekan mortar semen. Penelitian ini menggunakan gula merek Value plus, Berlian jaya, Gulaku, dan Lokal dengan penambahan 0%, 0,05%, 0,1%, 0,15% 0,2% dari berat semen. Pembuatan benda uji sesuai dengan job mix menggunakan perbandingan campuran 1:5 (semen : pasir) dan FAS 0,5. Berdasarkan hasil pengujian bahwa nilai kuat tekan yang tertinggi pada merek gulaku sebesar 16,35 MPa pada campuran 0,15% nilai kuat tekan terendah pada gula merek Lokal sebesar 13,20 MPa pada campuran 0,2%. Hasil analisis statistik didapatkan FHitung gula Merek Value plus = 40,7, Berlian jaya = 25,28, Gulaku = 16,37, dan Lokal = 15. Sedangkan Ftabel untuk F0,05 = 3,48 dan F0,01 = 6,55. Dari hasil penelitian diperoleh Fhitung > Ftabel sehingga didapat kesimpulan bahwa penambahan gula pasir berpengaruh terhadap kuat tekan mortar semen.
Perencanaan Galeri Tenun Ulos Di Pekanbaru Dengan Pendekatan Arsitektur Analogi Ekspresionis WIDARTI, ULI; Imbardi, Imbardi; Hermawan, Benny
JURNAL TEKNIK Vol. 12 No. 2 (2018)
Publisher : JURNAL TEKNIK UNILAK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/teknik.v12i2.1853

Abstract

Ulos merupakan kain khas dari Sumatera Utara, kain ini berbentuk selendang. Ulos merupakan symbol restu dan kasih sayang dan persatuan nenek moyang Suku Batak adalah manusia gunung hal ini dikarenakan kebiasaan mereka yang bercocok tanam. Ketika mereka hidup di gunung mereka harus siap dengan cuaca dingin yang setiap waktu akan menyerang. Awalnya mereka memanfaatkan matahari diisaat siang hari dan api unggun disaat malam hari, sedangkan panas tersebut sifatnya sementara sedangkan mereka membutuhkan panas yang bisa mereka dapatkan tanpa harus tergantung pada matahari dan api, lalu mereka menggunakan ulos suntuk menghangatkan tubuh mereka dari udara dingin. Seiring dengan berkembangnya aman ulos saat ini digunakan pada saat upacara adat seperti kelahiran, kematian, pernikahan, dan upacara adat lainnya. Menurut data statistic Indonesia tahu 2011 Suku Batak adallah suku 3 terbanyak yang mendiami Indonesia setelah Jawa dan Sunda hal ini menjadi alasan dirancangnya Galeri Tenun Ulos di Pekanbaru agar masyarakat Riau khususnya Pekanbaru dapat mengetahui dan memahami apa itu tenun ulos mulai dari sejarah, alat,dan proses pembuatannya. Oleh karena itu perlunya perancangan Galeri Tenun Ulos di Pekanbaru dengan menggusung tema Arsitektur Analogi Ekspresionis.
Perencanaan Pusat Edukasi Dan Terapi Autis Di Kota Pekanbaru Riau Melinda, Syafitri; Cheris, Rika; Repi, Repi
JURNAL TEKNIK Vol. 12 No. 2 (2018)
Publisher : JURNAL TEKNIK UNILAK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/teknik.v12i2.1859

Abstract

Prediksi penyandang autis di Indonesia dari tahun ke tahun semakin meningkat. Sepuluh tahun yang lalu jumlah penyandang autis diperkirakan satu per 5.000 anak, Tahun 2015 di perkirakan terdapat sebanyak kurang lebih 12.800 anak penyandang autis atau 134.000 penyandang spektrum Autis di Indonesia. Autis adalah suatu kondisi mengenai seseorang sejak lahir atau pun saat masa balita, yang membuat dirinya tidak dapat membentuk hubungan sosial atau komunikasi yang normal. Sehingga dalam mendisain pusat edukasi dan terapi autis memelukan konsep pendekatan arsitektur perilaku untuk kenyamanan dari penyandang autis, yang mana perilaku berasal dari kata laku yang berarti perbuatan, kelakuan, cara menjalankan atau berbuat. Dengan menggunakan metode penelitian tengumpulan data, analisa pemakai bangunan, analisa bangunan dan analisa lingkungan yang mana akan menghasilkan konsep bangunan pusat edukasi dan terapi autis dengan pendekatan arsitektur perilaku.
Penerapan Aspek Iklim Tropis pada Arsitektur Lokal Rumah Tradisional Melayu Studi Kasus di Desa Lalang Siak Sri Indrapura Boby Samra; Imbardi Imbardi
JURNAL TEKNIK Vol. 12 No. 1 (2018)
Publisher : JURNAL TEKNIK UNILAK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/teknik.v12i1.1866

Abstract

Rumah melayu adalah sebuah wujud dari bangunan yang memiliki makna sangat dalam oleh setiap orang melayu, bangunan tersebut merupakan perwujudan dari rasa tanggung jawab seorang kepala keluarga untuk memberikan keyamana bagi keluarganya. Pada saat bangunan tersebut dibangun tentunya banyak hal yang harus dipertimbangkan, seperti pertimbangan aspek lingkungan itu sendiri salah satunya iklim tropis, yang merupakan adanya pengaruh pencahayaan sinar matahari dan curah hujan terhadap ruang pada arsitektur lokal rumah tradisional Melayu. Dengan melakukan analisis terhadap bentuk bangunan serta bukaan pada dinding dalam bentuk jendela, ventilasi dan bentuk ornamen pada bangunan tradisional tersebut. Sehingga dapat di ketahui pengaruh fisik bangunan tersebut terhadap ruang dalam, sebagai bentuk kenyamanan penghuni untuk bisa menikmati kenyaman udara dan cahaya yang ada dalam ruang tersebut.
Perancangan Hotel Resort di Tepi Sungai Siak Kota Pekanbaru Indra Alvino Marbun; Hendri Silva; Imbardi Imbardi
JURNAL TEKNIK Vol. 12 No. 1 (2018)
Publisher : JURNAL TEKNIK UNILAK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/teknik.v12i1.1869

Abstract

Seiring dengan perkembangan dan pertumbuhan bisnis di Kota Pekanbaru telah mendorong pertumbuhan akomodasi bisnis perhotelan. Pembangunan akomodasi perhotelan di Pekanbaru mengalami peningkatan, akan tetapi hotel yang ada di Pekanbaru rata-rata hotel bisnis. Pada jaman sekarang manusia moderen pada dasarnya cenderung membutuhkan rekreasi untuk dapat bersantai dan menghilangkan kejenuhan yang diakibatkan oleh aktivitas mereka. Keberadaan potensi alam yang indah dan sejuk sangat sulit didapatkan didaerah perkotaan yang penuh sesak dan polusi udara. Dengan demikian keinginan masyarakat perkotaan untuk menikmati potensi alam menjadi permasalahan. Dengan melihat permasalahan ini maka muncul sebuah gagasan untuk membangun Hotel Resort wisata, yaitu Hotel Resort yang berada di daerah tepian Sungai Siak Kota Pekanbaru, dengan memanfaatkan potensi Sungai Siak yang sudah ada. Sejauh ini pemanfaatan Sungai Siak hanya sebatas sebagai transpotrasi air saja, sangat disayangkan jika tidak memanfaatkan potensi sungai terbesar di Indonesia yang ada di Kota Pekanbaru ini.
Analisis Nilai CBR pada Pekerjaan Road and Location Construction HW-11C Well 4D-38D dengan Metode Dynamic Cone Penetrometer mariana, nova; Trisep Haris, Virgo; Lubis, Fadrizal
JURNAL TEKNIK Vol. 12 No. 2 (2018)
Publisher : JURNAL TEKNIK UNILAK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/teknik.v12i2.1874

Abstract

Pekerjaan Road and Location (RL) Construction HW-11C Well 4N-38D adalah pekerjaan untuk mempersiapkan lahan yang cukup luas rata-rata berbentuk bujur sangkar di lokasi 4N-38D. Area ini berguna untuk tempat berdirinya alat-alat rig yang beroperasi untuk melakukan pengeboran. Kondisi tanah sekitar lokasi cukup buruk dengan jenis tanah gambut yang cukup tebal. Untuk menghidari timbul efek destructive pada alat-alat tersebut, misanya tipping, stuck, bahkan amblas maka perlu adanya stabilisais tanah. Stabilisasi tanah yang dilakukan secara mekanis. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendapatkan nilai CBR sesuai standar persyaratan kepadatan tanah dengan menggunakan alat uji DCP. Metode perhitungan yang digunakan disesuaikan dengan pedoman bahan kosntruksi bangunan dan rekayasa sipil Departemen Pekerjaan Umum yaitu cara uji CBR dengan Dynamic Cone Penetrometer (DCP) konus 300. Dari hasil perhitungan diperoleh bahwa hasil analisis data pada lima titik pengujian diperoleh nilai CBR mencapai 6%, hal ini membuktikan tercapainya kinerja kualitas hasil pemadatan subgrade tanah yang dilakukan.
Perancangan Sentral Pedagang Kaki Lima Di Pekanbaru sinambela, paradita; Repi, Repi; Sudarmin, Sudarmin
JURNAL TEKNIK Vol. 12 No. 2 (2018)
Publisher : JURNAL TEKNIK UNILAK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/teknik.v12i2.1875

Abstract

Pedagang kaki lima (PKL) di Pekanbaru diperkirakan akan terus berkembang pesat setiap tahunnya. Pada tahun 2016 jumlah pedagang sesuai data Bidang Pasar kota Pekanbaru memperkirakan sejumlah 13.000 orang. Para pedagang menyebar di beberapa titik terutama di pinggir jalan kota dan menggunakan sebagian badan jalan hal ini menyebabkan gangguan ketertiban jalan dan keindahan kota Pekanbaru. Perlu adanya perencanaan tentang permasalahan tersebut. Tujuan dari perencanaan ini yaitu menjadikan Sentral Pedagang Kaki Lima di Pekanbaru sebagai wadah atau tempat yang dikhususkan bagi PKL di Pekanbaru, selain itu memberikan kenyamanan kepada masyarakat maupun pengunjung. Metode yang digunakan untuk memperoleh data antara lain : Studi literatur, Studi banding dan Survey. Perancangan pada Sentral pedagang kaki lima di Pekanbaru dengan topik Arsitektur metafora untuk menterjemahkan keinginan perancang berdasarkan sebuah alur cerita yang diinginkan dan untuk mewujudkan suasana kegembiraan yang lebih bersifat mengarah ke publik, dengan begitu dapat menarik perhatian setiap pengunjung yang menyukai sesuatu yang berbeda. Bentuk bangunan diambil dari gerobak khas para pedagang pada bagian persegi.