cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota metro,
Lampung
INDONESIA
FIKRI : Jurnal Kajian Agama, Sosial dan Budaya
ISSN : 25274430     EISSN : 25487620     DOI : -
Core Subject : Social,
JURNAL FIKRI adalah jurnal berkala Ilmiah yang diterbitkan oleh Institut Agama Islam (IAIMNU) Metro Lampung. Jurnal Fikri memuat artikel hasil penelitian maupun artikel konseptual (baik kualitatif lapangan atau kualitatif pustaka) dengan fokus kajian di bidang “Kajian Agama, Sosial dan Budaya”. Pengelola (Redaksi) mengundang para ilmuan, sarjana, peneliti, LSM maupun mahasiswa untuk mengembangkan keilmuan dan mempublikasi hasil penelitiannya setelah melalui mekanisme seleksi naskah, telaah mitra bestari, dan proses penyuntingan. Jurnal Fikri terbit dua kali dalam setahun (Juni dan Desember). Jurnal Fikri telah menggunakan Open Journal System (OJS). P-ISSN: 2527-4430 dan E-ISSN: 2548-7620.
Arjuna Subject : -
Articles 352 Documents
UPAYA GURU PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DALAM MEMBINA AKHLAK PADA MASA PANDEMI COVID-19 Muhammad Khoirul Ikhsan; Samsul Arifin; Dwi Rahmawati
Fikri : Jurnal Kajian Agama, Sosial dan Budaya Vol. 5 No. 2 (2020): Fikri : Jurnal Kajian Agama, Sosial dan Budaya
Publisher : Institut Agama Islam Ma'arif NU (IAIMNU) Metro Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25217/jf.v5i2.5911

Abstract

Latar belakang masalah dalam penelitian ini adalah merosotnya akhlak anak-anak pada usia dini yang disebabkan wabah corona. Terjadinya kemerosotan akhlak pada masa pandemi covid-19 dikarenakan pembelajaran yang dilakukan secara daring. Aktivitas yang biasa dilakukan di madrasah tidak dapat dilakukan secara maksimal pada pembelajaran daring. Sehingga guru pendidikan agama Islam diharapkan dapat memberikan upaya-upaya dalam menanamkan nilai-nilai pendidikan akhlak secara langsung maupun tidak langsung kepada seluruh siswa MIN Sibuhuan. Rumusan masalah pada penelitian ini adalah: 1). Apa upaya yang dilakukan guru pendidikan agama Islam dalam membina akhlak siswa MIN Sibuhuan Kabupaten Padang Lawas pada masa pandemi covid-19. 2). Apa kendala yang dihadapi guru pendidikan agama Islam dalam membina akhlak siswa di MIN Sibuhuan Kabupaten Padang Lawas pada masa pandemi covid-19. 3). Apa solusi yang dilakukan guru pendidikan agama Islam dalam membina akhlak siswa di MIN Sibuhuan Kabupaten Padang Lawas pada masa pandemi covid-19 Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan menggunakan metode deskriptif. Sumber data yang digunakan pada penelitian terdiri dari sumber data primer dan sekunder. Sumber data primer dalam penelitian ini adalah guru PAI MIN Sibuhuan. Sedangkan sumber data sekunder adalah kepada madrasah, siswa, orang tua, dan masyarakat sekitar MIN Sibuhuan. Teknik yang digunakan dalam pengumpulan data penelitian ini adalah wawancara, observasi, dan dokumen MIN Sibuhuan. Sedangkan teknik analisis data yang digunakan pada penelitian adalah reduksi data, penyajian data, dan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1). Upaya yang dilakukan guru pendidikan agama Islam dalam membina akhlak siswa MIN Sibuhuan, diantaranya: penanaman nilai-nilai pendidikan akhlak pada saat proses pembelajaran, membangun pembiasaan, memberikan teladan, melalui kasih sayang, memberikan nasihat, melalui cerita kisah-kisah, pemberian penghargaan dan hukuman. 2). Dalam melakukan pembinaan akhlak terdapat beberapa kendala, diantaranya: terbatasnya pengawasan dari pihak madrasah, kurangnya minat dan kesadaran siswa, sarana yang kurang, pengaruh tayangan televisi, dan pengaruh lingkungan. 3). Solusi yang dapat dilakukan guru pendidikan agama Islam, diantaranya: membangkitkan minat dan kesadaran siswa, menjalin komunikasi dengan orang tua, dan kerja sama guru dan orang tua.
MOTIVASI BERAGAMA DALAM PERSPEKTIF PSIKOLOGI PENDIIDKAN ISLAM Siti Maratun; Dewi Anjarwati; Zakiyah
Fikri : Jurnal Kajian Agama, Sosial dan Budaya Vol. 5 No. 2 (2020): Fikri : Jurnal Kajian Agama, Sosial dan Budaya
Publisher : Institut Agama Islam Ma'arif NU (IAIMNU) Metro Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25217/jf.v5i2.5912

Abstract

Psikologi Islam memberikan konsep bahwa motivasi dipengaruhi oleh Fitrah Ruhaniyah akan menentukan sikap mental dan perilaku seseorang. Perilaku manusia yang berbasis pada Fithrah Ruhaniyah yaitu suatu sikap menerima nilai-nilai kebenaran yang tidak hanya melalui akal pikiran, dan dicapai dengan jalan Tazkiyah al-Nafs akan melahirkan perilaku luhur, manusiawi, damai. Spiritual dalam Islam merupakan kualitas ruhani yang khas pada diri manusia seperti ma’rifah, cinta, hasrat mencari kepada Allah, ilmu, ihsan, ikhlas, cinta, taubah, tawakkal, dan jujur.
INTERNALISASI NILAI-NILAI AKHLAK DALAM PEMBELAJARAN PONDOK PESANTREN : (Studi Di Pondok Pesantren Roudhoturridwan Sekampung Lampung Timur) Halimatu Sakdiyah; Nur Alfi Laila; Suparno
Fikri : Jurnal Kajian Agama, Sosial dan Budaya Vol. 5 No. 2 (2020): Fikri : Jurnal Kajian Agama, Sosial dan Budaya
Publisher : Institut Agama Islam Ma'arif NU (IAIMNU) Metro Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25217/jf.v5i2.5913

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: 1) Memahami dan mendeskripsikan pembelajaran akhlak di Pondok Pesantren Roudhoturridwan, dengan fokus pada kegiatan yang terlibat dalam pembelajaran akhlak, dan 2) Menjelaskan internalisasi nilai-nilai karakter dalam pembelajaran akhlak di Pondok Pesantren Roudhoturridwan Sekampung, Lampung Timur. Permasalahan ini dibahas melalui studi lapangan di Pondok Pesantren Roudhoturridwan Sekampung, Lampung Timur, dengan rumusan masalah yang berfokus pada 1) Bagaimana nilai-nilai akhlak diinternalisasikan di Pondok Pesantren Roudhoturridwan, dan 2) Bagaimana pembelajaran akhlak diterapkan di Pondok Pesantren Roudhoturridwan? Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan analisis deskriptif, yang mengumpulkan data dari sumber primer dan sekunder melalui observasi, wawancara, dan telaah dokumentasi. Penelitian ini menghasilkan temuan sebagai berikut: 1) Internalisasi nilai-nilai akhlak di Pondok Pesantren dilakukan secara efektif melalui beberapa tahap, dimulai dengan pembelajaran akhlak yang disampaikan oleh para guru sebagai tahap transformasi nilai. Selanjutnya, ada fase transaksi nilai yang terjadi melalui interaksi antara guru dan santri, dan tahap transinternalisasi nilai yang terlihat dari perilaku guru yang dicontohkan dan diikuti oleh santri. Melalui tahapan ini, nilai-nilai akhlak diinternalisasikan dan menjadi kebiasaan yang mengubah perilaku santri dari yang kurang berakhlak menjadi lebih berakhlak. 2) Pembelajaran akhlak di Pondok Pesantren Roudhoturridwan Sekampung telah mengaplikasikan semua komponen pembelajaran yang ada. Namun, pesantren ini lebih banyak menggunakan media pembelajaran yang sederhana, dengan media elektronik hanya digunakan pada acara-acara tertentu, serta strategi pembelajaran akhlak formal yang lebih menekankan pada peran guru sebagai pusat pembelajaran.
PERAN KEPALA SEKOLAH DALAM MENINGKATKAN MUTU PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SMK GANESA SEKAMPUNG LAMPUNG TIMUR Sukadi; Annisa Nur Aini; Nailatul Musyarofah
Fikri : Jurnal Kajian Agama, Sosial dan Budaya Vol. 5 No. 2 (2020): Fikri : Jurnal Kajian Agama, Sosial dan Budaya
Publisher : Institut Agama Islam Ma'arif NU (IAIMNU) Metro Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25217/jf.v5i2.5914

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan secara mendalam peran dan strategi kepala sekolah dalam meningkatkan mutu pembelajaran Pendidikan Agama Islam di SMK Ganesa Sekampung, Kabupaten Lampung Timur. Permasalahan yang diangkat berkaitan dengan bagaimana kepala sekolah menjalankan fungsinya serta strategi apa yang digunakan untuk mendukung peningkatan kualitas pembelajaran agama. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepala sekolah menjalankan berbagai peran penting, yaitu sebagai pendidik yang memberikan contoh teladan, sebagai administrator yang mengelola sumber daya sekolah, sebagai supervisor yang melakukan pengawasan akademik, dan sebagai manajer yang mengatur arah kebijakan pendidikan. Dalam menjalankan tugasnya, kepala sekolah menerapkan beberapa strategi seperti peningkatan kompetensi guru melalui pelatihan, pemanfaatan media pembelajaran secara optimal, menjalin kemitraan dengan masyarakat, serta penerapan disiplin yang konsisten. Seluruh strategi tersebut dapat berjalan efektif karena adanya kerja sama yang baik antara kepala sekolah, guru, siswa, serta stakeholder sekolah lainnya. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kepemimpinan kepala sekolah yang aktif, komunikatif, dan visioner sangat berpengaruh terhadap peningkatan mutu pembelajaran Pendidikan Agama Islam di lingkungan SMK.
DAMPAK MEDIA SOSIAL BAGI PERILAKU REMAJA DI DESA SUKOHARJO KECAMATAN ABUNG SURAKARTA KABUPATEN LAMPUNG UTARA Marzuki Yusuf; Mela Mardliyana; Meila Sari
Fikri : Jurnal Kajian Agama, Sosial dan Budaya Vol. 6 No. 2 (2021): Fikri: Jurnal Kajian Agama, Sosial dan Budaya
Publisher : Institut Agama Islam Ma'arif NU (IAIMNU) Metro Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25217/jf.v6i2.5915

Abstract

Perkembangan teknologi informasi telah membawa perubahan signifikan pada perilaku remaja, termasuk di pedesaan seperti Desa Sukoharjo, Kecamatan Abung Surakarta, Kabupaten Lampung Utara. Media sosial, meski memberikan manfaat berupa akses informasi dan pengembangan keterampilan digital, sering kali menimbulkan dampak negatif, seperti kecemasan sosial, rendahnya kepercayaan diri, dan gangguan konsentrasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak media sosial terhadap perilaku remaja di Desa Sukoharjo dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi langsung, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media sosial dapat memperluas wawasan, memperkuat jejaring sosial, dan mendukung perilaku prososial, seperti empati dan kerja sama. Namun, intensitas penggunaan yang tinggi juga memicu kecenderungan isolasi sosial, penurunan kualitas tidur, dan paparan konten negatif. Rendahnya literasi digital dan kurangnya pendampingan orang tua memperburuk dampak negatif tersebut. Sebaliknya, penggunaan media sosial secara bijak dapat meningkatkan keterampilan komunikasi, kreativitas, dan motivasi belajar remaja. Oleh karena itu, kolaborasi antara orang tua, pendidik, dan pemerintah desa menjadi kunci dalam menciptakan ekosistem yang mendukung penggunaan media sosial secara sehat. Program literasi digital dan pengawasan yang konsisten diusulkan untuk meminimalkan risiko dan memaksimalkan manfaat media sosial. Dengan pendekatan holistik, media sosial dapat menjadi alat pemberdayaan yang konstruktif bagi remaja di era digital.
KORELASI KEMANFAATAN ILMU DALAM KONTEKS GURU DAN MURID Mohamad Ishak; Nurul Fauziah; Ahmad Lutfi
Fikri : Jurnal Kajian Agama, Sosial dan Budaya Vol. 6 No. 2 (2021): Fikri: Jurnal Kajian Agama, Sosial dan Budaya
Publisher : Institut Agama Islam Ma'arif NU (IAIMNU) Metro Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25217/jf.v6i2.5916

Abstract

Artikel ini mengkaji korelasi kemanfaatan ilmu dalam konteks guru dan murid. Dalam pendidikan, hubungan ini memiliki dampak signifikan terhadap proses pembelajaran dan perkembangan karakter siswa. Output pembelajaran tidak hanya mengacu pada keberhasilan transfer ilmu, akan tetapi juga pada seberapa besar dampak yang dihasilkan dari sebuah ilmu yakni Kemanfaatan ilmu itu sendiri. Melalui pendekatan kualitatif, artikel ini mengeksplorasi bagaimana hubungan antara guru dan murid dapat membangun hubungan yang positif, serta dampak dari hubungan tersebut terhadap motivasi, prestasi akademik siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemanfaatan ilmu sangat berkaitan dengan bagaimana seorang murid menjaga hubungan yang baik dengan gurunya, begitu juga sebaliknya.
PENGARUH PEMBELAJARAN MANDIRI TERHADAP HASIL BELAJAR Puji Wahyuningsih; Reni Tri Lestari; Khoirudin
Fikri : Jurnal Kajian Agama, Sosial dan Budaya Vol. 6 No. 2 (2021): Fikri: Jurnal Kajian Agama, Sosial dan Budaya
Publisher : Institut Agama Islam Ma'arif NU (IAIMNU) Metro Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25217/jf.v6i2.5926

Abstract

Menganalisis bagaimana pembelajaran mandiri mempengaruhi hasil Tujuan dari penelitian ini adalah pembelajaran siswa dalam Pendidikan Agama Islam. Menggunakan metodologi kualitatif, studi ini mengumpulkan data melalui analisis dokumen, penelitian kualitatif, dan observasi. Temuan ini menunjukkan bahwa pengenalan pembelajaran mandiri secara signifikan meningkatkan minat dan keterlibatan siswa dalam proses pendidikan. Peningkatan berpikir kritis, pemahaman subjek, dan pandangan positif terhadap pendidikan ditingkatkan oleh pembelajaran mandiri. Selain itu, bimbingan guru sangat penting dalam mendukung proses ini dan menjamin pencapaian tujuan pembelajaran yang sukses. Studi ini mendorong siswa untuk lebih bertanggung jawab dan terlibat dalam pendidikan mereka, tetapi juga menemukan bahwa pembelajaran mandiri dapat menjadi taktik yang berguna untuk meningkatkan hasil pembelajaran Pendidikan Agama Islam.
INTEGRASI NILAI-NILAI PENDIDIKAN ISLAM DALAM PEMBENTUKAN KARAKTER SISWA DI SEKOLAH Rika Sulastri; Risti Nurul Izzah; Mawadatul Af’idati
Fikri : Jurnal Kajian Agama, Sosial dan Budaya Vol. 6 No. 2 (2021): Fikri: Jurnal Kajian Agama, Sosial dan Budaya
Publisher : Institut Agama Islam Ma'arif NU (IAIMNU) Metro Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25217/jf.v6i2.6001

Abstract

Penelitian ini membahas tentang bagaimana peran pendidikan Islam dalam membentuk moral siswa di dalam kelas. Tujuannya adalah agar pengembangan karakter siswa dapat berkontribusi pada penurunan moral yang terjadi di masyarakat kita saat ini. Menemukan cara untuk menggunakan ide-ide pendidikan Islam untuk mengembangkan karakter siswa di dalam kelas sehingga mereka dapat menggunakannya dalam kehidupan sehari-hari adalah tujuan utama dari penelitian ini. Data dikumpulkan dan dianalisis dari berbagai sumber teks dalam studi ini menggunakan proses tinjauan pustaka sistematis. Buku referensi pendidikan karakter dan publikasi lain yang membahas pendidikan karakter adalah sumber dokumentasi yang digunakan. Sumber-sumber materi ini termasuk buku, jurnal, makalah, dan karya ilmiah lainnya yang berkaitan dengan pengajaran agama dan pengembangan karakter siswa. Masalah yang muncul saat mengintegrasikan nilai-nilai pendidikan Islam juga diungkapkan oleh studi ini. Namun, nilai-nilai Islam dalam pendidikan memiliki kekuatan untuk membentuk dan memperkuat karakter siswa serta mempersiapkan mereka menghadapi dilema moral di dunia modern jika diterapkan dengan benar. Dengan menyajikan saran untuk guru dan pejabat pendidikan serta wawasan tentang bagaimana prinsip-prinsip Islam dapat diintegrasikan ke dalam pengembangan karakter siswa, penelitian ini memajukan bidang pendidikan agama Islam.
PENDIDIKAN KARAKTER ISLAM SISWA SEKOLAH DASAR DALAM KAJIAN FILSAFAT IDEALISME Marathul Kholisotin; Mu'tirotul Jannah; Ayu Wulandari
Fikri : Jurnal Kajian Agama, Sosial dan Budaya Vol. 6 No. 2 (2021): Fikri: Jurnal Kajian Agama, Sosial dan Budaya
Publisher : Institut Agama Islam Ma'arif NU (IAIMNU) Metro Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25217/jf.v6i2.6004

Abstract

Idealisme adalah sistem filsafat yang menonjolkan pentingnya keunggulan pikiran. Pikiran dipandang sebagai entitas yang mampu membentuk dunia dan bertindak sebagai katalisator dan penggerak semua perilaku manusia. Secara historis, idealisme sering dikaitkan dengan agama karena fokus bersama mereka pada aspek spiritual. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi hubungan antara pendidikan karakter Islam untuk siswa sekolah dasar dan prinsip-prinsip filsafat idealis. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, khususnya penelitian kepustakaan, yang tidak melibatkan pengumpulan data kuantitatif. Sumber literatur digunakan sebagai metode utama pengumpulan data. Penelitian ini menyimpulkan bahwa karakter religius terkait erat dengan moral dan perilaku etis seseorang. Konten pendidikan yang berfokus pada pengembangan moral mendorong kebajikan seperti berjuang untuk kesempurnaan diri, keadilan, ketidakberpihakan, dan pemahaman tentang kesetaraan manusia. Metode pembelajaran yang selaras dengan prinsip-prinsip idealis seperti pendekatan dialektis, dialog, diskusi, dan teknik lainnya dapat secara efektif memperluas pemikiran kritis siswa.
FILSAFAT DALAM PENDIDIKAN ISLAM: ETIKA DAN ESTETIKA Dwi Puspita Sari; Nurul Wahida; Wahyu Eko Purwanto
Fikri : Jurnal Kajian Agama, Sosial dan Budaya Vol. 6 No. 2 (2021): Fikri: Jurnal Kajian Agama, Sosial dan Budaya
Publisher : Institut Agama Islam Ma'arif NU (IAIMNU) Metro Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25217/jf.v6i2.6007

Abstract

Indonesia, meskipun memiliki kekayaan budaya, suku, bangsa, dan agama yang sangat beragam, tetap menjunjung tinggi nilai-nilai etika dalam menghargai dan bertoleransi antarsesama. Etika mencakup aturan, norma, dan kaidah yang menjadi pedoman bagi individu maupun kelompok dalam bertingkah laku dalam kehidupan sehari-hari. Etika mengajarkan tentang hal-hal yang benar dan salah sebagai dasar dalam berperilaku. Di sisi lain, estetika adalah cabang filsafat yang membahas keindahan, terutama dalam kaitannya dengan seni. Estetika mengkaji bagaimana keindahan dapat terbentuk dan dirasakan. Kajian tentang estetika juga melibatkan nilai-nilai yang sering kali dianggap sebagai penilaian terhadap sentimen atau rasa yang dipengaruhi oleh perasaan. Estetika erat kaitannya dengan filsafat seni, yang membahas cara mengaplikasikan keindahan dalam berbagai bentuk seni dan ilmu. Pembahasan ini mengkaji etika dan estetika dalam perspektif Islam, yang bersumber dari ajaran serta filsafat Islam. Kajian ini disusun menggunakan metode studi pustaka dengan fokus pada pemahaman etika dan estetika berdasarkan pandangan Islam.

Filter by Year

2016 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 11 No. 1 (2026): Fikri: Jurnal Kajian Agama, Sosial dan Budaya Vol. 10 No. 2 (2025): Fikri : Jurnal Kajian Agama, Sosial dan Budaya Vol. 10 No. 1 (2025): Fikri : Jurnal Kajian Agama, Sosial dan Budaya Vol. 9 No. 2 (2024): Fikri : Jurnal Kajian Agama, Sosial dan Budaya Vol. 9 No. 1 (2024): Fikri : Jurnal Kajian Agama, Sosial dan Budaya Vol. 8 No. 2 (2023): Fikri : Jurnal Kajian Agama, Sosial dan Budaya Vol. 8 No. 1 (2023): Fikri : Jurnal Kajian Agama, Sosial dan Budaya Vol. 7 No. 2 (2022): Fikri : Jurnal Kajian Agama, Sosial dan Budaya Vol. 7 No. 1 (2022): Fikri : Jurnal Kajian Agama, Sosial dan Budaya Vol. 6 No. 2 (2021): Fikri: Jurnal Kajian Agama, Sosial dan Budaya Vol. 6 No. 1 (2021): Fikri : Jurnal Kajian Agama, Sosial dan Budaya Vol 5 No 2 (2020): Fikri : Jurnal Kajian Agama, Sosial dan Budaya Vol. 5 No. 2 (2020): Fikri : Jurnal Kajian Agama, Sosial dan Budaya Vol 5 No 1 (2020): Fikri : Jurnal Kajian Agama, Sosial dan Budaya Vol 4 No 2 (2019): Fikri : Jurnal Kajian Agama, Sosial dan Budaya Vol 4 No 1 (2019): Fikri : Jurnal Kajian Agama, Sosial dan Budaya Vol 3 No 2 (2018): Fikri : Jurnal Kajian Agama, Sosial dan Budaya Vol 3 No 1 (2018): Fikri : Jurnal Kajian Agama, Sosial dan Budaya Vol 2 No 2 (2017): Fikri : Jurnal Kajian Agama, Sosial dan Budaya Vol 2 No 1 (2017): Fikri : Jurnal Kajian Agama, Sosial dan Budaya Vol 1 No 2 (2016): Fikri : Jurnal Kajian Agama, Sosial dan Budaya Vol 1 No 1 (2016): Fikri : Jurnal Kajian Agama, Sosial dan Budaya More Issue