Claim Missing Document
Check
Articles

Found 40 Documents
Search

Analisis Strategi Pemasaran Digital dalam Peningkatan Penjualan di Mom's Kitchen Bukittinggi dalam Perspektif Syariah Raihan, Muhammad Fakhrul; Sonita, Era
Indonesian Research Journal on Education Vol. 6 No. 2 (2026): Irje 2026
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v6i2.4308

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi digital marketing yang diterapkan oleh Mom’s Kitchen Bukittinggi dalam upaya meningkatkan penjualan dari perspektif syariah. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada pentingnya adaptasi pelaku usaha terhadap perkembangan teknologi digital, khususnya dalam bidang pemasaran, guna menghadapi persaingan bisnis yang semakin kompetitif. Mom’s Kitchen sebagai salah satu pelaku usaha kuliner di Bukittinggi menghadapi tantangan dalam pemanfaatan digital marketing yang belum maksimal dan kurangnya variasi menu, yang berdampak pada fluktuasi penjualan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi terhadap pemilik, karyawan, dan pelanggan. Analisis data dilakukan dengan menggunakan tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, serta validitas data diuji melalui triangulasi sumber, teknik, dan waktu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi digital marketing yang diterapkan Mom’s Kitchen masih bersifat sederhana, terbatas pada media sosial seperti Instagram dan WhatsApp, tanpa perencanaan konten dan promosi yang terstruktur. Kendala utama yang dihadapi adalah kurangnya sumber daya manusia yang memahami pemasaran digital dan keterbatasan inovasi dalam pengembangan produk. Dari perspektif syariah, pemasaran yang dilakukan telah memenuhi prinsip kejujuran dan keterbukaan, namun masih perlu penguatan nilainilai Islami seperti amanah dan profesionalisme dalam komunikasi pemasaran digital. Penelitian ini merekomendasikan agar Mom’s Kitchen mengembangkan strategi digital marketing yang lebih terintegrasi dan sesuai dengan nilai-nilai syariah, seperti memperluas jangkauan melalui marketplace halal, membangun konten edukatif Islami, serta meningkatkan literasi digital karyawan. Dengan demikian, strategi pemasaran tidak hanya meningkatkan penjualan, tetapi juga membawa keberkahan usaha secara spiritual dan sosial.
Analisis Peran Tour Leader Dalam Meningkatkan Kualitas Ibadah Jamaah Umrah Di PT Sukses Internasional Tour Dan Travel Regional Bukittinggi: Analysis of the Role of Tour Leaders in Improving the Quality of Umrah Pilgrims' Worship at PT Sukses Internasional Tour and Travel Regional Bukittinggi Muhammad Reski; Era Sonita
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 9 No. 4: April 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v9i4.10882

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya kualitas pelayanan dalam penyelenggaraan perjalanan ibadah umrah, khususnya peran tour leader sebagai pendamping utama jamaah selama perjalanan. Tour leader memiliki tanggung jawab dalam mengatur perjalanan, memberikan arahan ibadah, serta memastikan kenyamanan dan keamanan jamaah sejak keberangkatan hingga kembali ke tanah air. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran tour leader dalam meningkatkan kualitas ibadah jamaah umrah serta faktor pendukung dan penghambat yang dihadapi dalam pelaksanaannya. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi terhadap tour leader serta beberapa jamaah umrah di PT Sukses Internasional Tour & Travel Regional Bukittinggi. Analisis data dilakukan melalui proses reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan untuk memperoleh gambaran yang jelas mengenai peran tour leader dalam meningkatkan kualitas ibadah jamaah umrah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tour leader memiliki peran yang sangat penting dalam meningkatkan kualitas ibadah jamaah umrah melalui tiga peran utama, yaitu sebagai organizer, communicator, dan mover group. Sebagai organizer, tour leader bertanggung jawab dalam mengatur dan mengoordinasikan seluruh rangkaian perjalanan jamaah. Sebagai communicator, tour leader berperan dalam menyampaikan informasi secara jelas serta menjalin komunikasi yang efektif dengan jamaah dan pihak terkait. Sedangkan sebagai mover group, tour leader mampu menciptakan kebersamaan, menjaga kekompakan jamaah, serta memberikan motivasi spiritual selama pelaksanaan ibadah. Penelitian ini juga menemukan bahwa terdapat faktor pendukung seperti kompetensi tour leader, komunikasi yang baik, serta fasilitas yang memadai. Sementara itu, faktor penghambat meliputi perbedaan karakter jamaah, kondisi cuaca ekstrem, kepadatan jamaah di Tanah Suci, serta kendala teknis perjalanan. Secara keseluruhan, peran tour leader memberikan kontribusi yang signifikan dalam meningkatkan kualitas pelayanan dan membantu jamaah melaksanakan ibadah umrah dengan lebih tertib, nyaman, dan khusyuk.
Pengaruh Pelatihan dan Pendidikan terhadap Motivasi Berwirausaha Peserta di Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Al-Anshor Sawahlunto Fathiniah, Khafifah; Sonita, Era
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.7769

Abstract

Penelitian ini berangkat dari keterbatasan kesempatan kerja yang mendorong perlunya penguatan kemandirian ekonomi masyarakat melalui aktivitas kewirausahaan. Dalam konteks tersebut, pendidikan nonformal dan pelatihan kewirausahaan memiliki peran strategis dalam membekali individu dengan pengetahuan, keterampilan, serta dorongan internal untuk menciptakan usaha secara mandiri. Kajian ini diarahkan untuk menelaah keterkaitan antara proses pembekalan keterampilan dan aktivitas edukatif dengan dorongan kewirausahaan warga belajar pada sebuah lembaga pembelajaran nonformal di Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Al-Anshor Sawahlunto. Telaah dilakukan melalui pendekatan numerik dengan pemanfaatan model regresi linier majemuk sebagai alat analisis utama. Informasi empiris dihimpun menggunakan instrumen angket, kemudian diolah melalui tahapan pengujian awal, penelaahan asumsi statistik, serta verifikasi dugaan penelitian. Data diperoleh melalui penyebaran angket kepada 76 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sumpling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelatihan memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap motivasi berwirausaha, ditunjukkan oleh peningkatan keterampilan, kepercayaan diri, dan kesiapan mental peserta dalam memulai usaha. Pendidikan juga terbukti berpengaruh positif dan signifikan, karena mampu memperluas wawasan, membentuk pola pikir rasional, serta meningkatkan kemampuan dalam mengidentifikasi peluang dan mengelola risiko usaha. Secara simultan, pelatihan dan pendidikan memberikan kontribusi yang kuat terhadap motivasi berwirausaha dengan nilai koefisien determinasi sebesar 81,4%. Temuan kajian memperlihatkan bahwa kegiatan pelatihan memberikan dampak konstruktif dan bermakna terhadap gairah berwirausaha, sejalan dengan peranan pendidikan yang juga menunjukkan pengaruh nyata. Secara kolektif, kedua variabel tersebut terbukti memiliki daya dorong yang substansial dalam menumbuhkan motivasi kewirausahaan peserta. Temuan ini menegaskan pentingnya sinergi pendidikan dan pelatihan sebagai upaya pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui kewirausahaan.
Analisis Peran Perempuan dalam Mendukung Pemberdayaan Ekonomi Keluarga di Nagari Air Bangis Windari, Nala; Elmizan, Gina Hafieza; Sonita, Era; Zulhemi, Zulhemi
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i1.36150

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh untuk menganalisis secara mendalam peran dan kontribusi perempuan petani sawah serta dampak dan tantangan yang mereka hadapi dalam mendukung upaya pemberdayaan ekonomi keluarga di Nagari Air Bangis. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif dan analitis, yang berlokasi di Nagari Air Bangis, Kabupaten Pasaman Barat. Data primer dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan perempuan petani sawah menggunakan teknik snowball sampling. Berdasarkan hasil penelitian maka peneliti memperoleh data mengenai peran perempuan sangat signifikan dan dominan dalam usaha tani sawah, terbukti dari persentase keterlibatan perempuan yang mencapai 78.95%. Peran mereka mencakup seluruh aspek usaha tani, mulai dari produksi (menanam, merawat, memanen), pemasaran hasil pertanian, hingga partisipasi dalam pengambilan keputusan ekonomi keluarga. Kontribusi aktif ini memberikan dampak positif berupa peningkatan pendapatan dan kesejahteraan keluarga, bahkan menempatkan kaum perempuan sebagai penyelamat perekonomian keluarga. Peran perempuan sebagai petani sawah di Nagari Air Bangis sangat mendukung dalam pemberdayaan ekonomi keluarga. Secara finansial, mereka adalah penyumbang pendapatan yang signifikan, di mana kontribusi dari usaha tani mencapai sekitar setengah dari total pendapatan keluarga, dan pendapatan ini ditegaskan sebagai penopang vital untuk kebutuhan sehari-hari, termasuk biaya pendidikan anak. Para petani sawah di Nagari Air Bangis memiliki akses yang baik untuk mengikuti program pendidikan dan pelatihan pertanian yang diselenggarakan oleh pemerintah (Dinas Pertanian setempat) dan organisasi pertanian.
Strategi Experiential Marketing dalam Membangun Brand Awarennes Lembaga Penyelenggara Ibadah Haji dan Umrah Pada PT Bonita Anugrah Pratama Ardhana, Kelvin; Sonita, Era
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i1.37880

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya persaingan antar biro perjalanan ibadah haji dan umrah serta rendahnya tingkat kepercayaan masyarakat akibat maraknya kasus penipuan oleh oknum travel. PT. Bonita Anugrah Pratama sebagai salah satu penyelenggara perjalanan ibadah umrah berupaya membangun kepercayaan dan meningkatkan kesadaran merek (brand awareness) melalui penerapan strategi experiential marketing. Strategi ini berfokus pada penciptaan pengalaman yg berkesan bagi jamaah melalui lima elemen utama, yaitu sense, feel, think, act, dan relate. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dngan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Informan dalam penelitian ini terdiri dari pimpinan, staf, serta jamaah PT. Bonita Anugrah Pratama yg telah menggunakan layanan perusahaan. Analisis data dilakukan melalui proses reduksi, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi experiential marketing yg diterapkan mampu menciptakan pengalaman spiritual dan emosional yg mendalam bagi jamaah. Pengalaman positif tersebut membentuk kepuasan dan loyalitas, serta mendorong terjadinya promosi dari mulut ke mulut (word of mouth) yg secara signifikan memperkuat brand awareness PT. Bonita Anugrah Pratama. Dngan demikian, experiential marketing terbukti efektif sebagai strategi pemasaran dalam membangun citra dan kepercayaan masyarakat terhadap biro perjalanan ibadah haji dan umrah.
Analisis Strategi Pengembangan Usaha Petani Kakao dalam Meningkatkan Pendapatan Dikenagarian Padang Gelugur Kabupaten Pasaman Asiyah, Siti; Zulhelmi, Zulhelmi; Sonita, Era; Elmizan, Gina Havieza
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.38343

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pengembangan usaha petani kakao dalam meningkatkan pendapatan di Kenagarian Padang Gelugur, Kabupaten Pasaman. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada kondisi pendapatan petani kakao yang berfluktuasi akibat perubahan harga, penurunan produksi, serta keterbatasan modal dan kualitas sumber daya manusia. Melalui penelitian ini, diharapkan dapat diperoleh gambaran strategi pengembangan yang tepat dalam meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan petani kakao.Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, dengan tujuan menggambarkan fenomena secara mendalam berdasarkan pengalaman, pandangan, dan kondisi nyata di lapangan. Informan penelitian berjumlah sepuluh orang petani kakao yang dipilih secara purposive sampling, yakni petani yang dinilai memiliki pengalaman dan keterlibatan langsung dalam usaha kakao. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan menggunakan model interaktif Miles dan Huberman, yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pengembangan usaha petani kakao meliputi lima aspek utama: pengembangan produk melalui peningkatan mutu biji kakao; pengembangan pasar dengan memperluas jaringan distribusi; penguatan modal usaha melalui dukungan pemerintah dan kelompok tani; peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pelatihan dan penyuluhan; serta peningkatan pendapatan melalui efisiensi produksi dan pengolahan hasil pascapanen. Penelitian ini merekomendasikan perlunya kolaborasi antara petani, pemerintah, dan lembaga pendukung agar usaha kakao dapat berkembang secara berkelanjutan.
Analisis Pemasaran Produk Perbankan Syariah secara Online dengan Model The Circular Model of SOME (Share, Optimize, Manage, Engange) di BSI Panyabungan Sumatera Utara Ummi Latifah; Era Sonita
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.8827

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh rendahnya penggunaan jasa bank syariah di wilayah Panyabungan dibandingkan dengan bank konvensional, meskipun mayoritas penduduknya beragama Islam. Fenomena ini disebabkan oleh kurangnya pengetahuan masyarakat mengenai produk dan prinsip syariah, serta adanya kesenjangan antara layanan digital yang tersedia dengan literasi masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas penerapan The Circular Model of SoMe (Share, Optimize, Manage, Engage) dalam strategi pemasaran online di Bank Syariah Indonesia (BSI) KCP Panyabungan serta menganalisis integrasi prinsip-prinsip syariah di dalamnya. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif melalui penelitian lapangan (field research). Data primer diperoleh melalui wawancara mendalam dengan pihak manajemen bank dan nasabah, serta observasi langsung terhadap aktivitas media sosial BSI Panyabungan. Teknik analisis data meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi model SOME di BSI KCP Panyabungan telah berjalan dengan dominasi pada platform Facebook dan WhatsApp. Pada tahap Share, konten masih didominasi oleh promosi komersial (70%) dibandingkan edukasi syariah, sehingga aspek Tabligh (edukasi) belum optimal. Pada tahap Engage, BSI Panyabungan menunjukkan kinerja sangat baik dengan kecepatan respon (Service Level Agreement) di bawah 30 menit, yang mencerminkan nilai Fathanah dan Amanah. Secara keseluruhan, strategi pemasaran digital efektif dalam konversi penjualan (khususnya produk Gadai Emas dan Griya), namun perlu ditingkatkan dalam aspek literasi ideologis syariah dan penggunaan konten lokal untuk membangun kepercayaan masyarakat secara lebih mendalam.
Strategi Keunggulan Bersaing Berdasarkan Metode Porter’s Five Forces pada Ayam Geprek Geprekkin Jl. Gurun Aua Kec. Buanuhampu, Kubang Putiah Kabupaten Agam Rani Monika; Era Sonita
ARZUSIN Vol 6 No 2 (2026): APRIL
Publisher : Lembaga Yasin AlSys

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58578/arzusin.v6i2.9607

Abstract

Although competitive advantage strategies in culinary businesses have received attention in various studies, studies that specifically discuss the application of Porter’s Five Forces in increasing sales turnover in local culinary microenterprises remain limited. This study aims to analyze competitive advantage strategies based on Porter’s Five Forces in increasing sales turnover at Ayam Geprek Geprekkin Kubang Putiah, Agam Regency. This study employed a qualitative approach with a case study design, involving participants consisting of the business owner, employees, and consumers selected through purposive sampling. Data were collected through interviews, observation, and documentation, and were then analyzed using the interactive thematic analysis technique of the Miles and Huberman model. The results showed that the level of business competition was in the high category, with the threat of new entrants, the threat of substitute products, and buyers’ bargaining power as the dominant factors affecting the decline in sales turnover. The strategies that had been implemented, such as menu innovation, variations of sambal, promotion through social media, and the provision of discounts, had not been able to increase sales significantly. These findings contribute to the development of Porter’s Five Forces theory while broadening understanding of the competitive dynamics of microenterprises in the local culinary sector. This study concludes that sustainable product differentiation, improvement in service quality, and more effective marketing strategies are important factors in enhancing business competitiveness. The implications of this study include theoretical contributions to enriching the strategic management literature and practical contributions for business actors in formulating more adaptive business strategies, while also opening opportunities for further research related to internal business factors and the use of digital technology.
Implementasi Pelayanan Islami dalam Meningkatkan Citra Usaha Ayam Geprek Kejora La Vau Kitto di Kota Payakumbuh Ulqiyanur Husnah; Era Sonita
ARZUSIN Vol 6 No 3 (2026): JUNI
Publisher : Lembaga Yasin AlSys

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58578/arzusin.v6i3.9722

Abstract

Although the implementation of Islamic service in culinary businesses has received attention in several studies, research that specifically discusses its application in improving business image in culinary micro, small, and medium enterprises (MSMEs) remains limited. This study aims to analyze and describe the implementation of Islamic service in improving the business image of Ayam Geprek Kejora La Vau Kitto in Payakumbuh City. This study employed a qualitative approach with a case study design involving 11 informants, consisting of 1 business owner, 3 employees, and 7 consumers selected through a purposive sampling technique. Data were collected through observation, in-depth interviews, and documentation, and were then analyzed using thematic analysis techniques through the stages of data reduction, data display, and conclusion drawing. The findings showed that the implementation of Islamic service had been carried out through the values of honesty, friendliness, responsibility, and justice in service, which contributed to increasing customer satisfaction and trust as well as forming a positive business image. However, the implementation of this service has not been fully consistent and is still influenced by other factors, such as price, facilities, and operational conditions. These findings contribute to the development of Islamic service theory in the context of sharia business and broaden understanding of the relationship between service quality and business image in culinary MSMEs. The conclusion of this study confirms the importance of consistency in implementing Islamic service to improve business image, and encourages business actors to strengthen service quality and operational management. The implications of this study include theoretical contributions to the development of the sharia business literature and practical implications for MSME actors, while also opening opportunities for further research on other factors influencing business image.
Analisis Strategi Pemasaran Pembiayaan KUR Syariah Berbasis Marketing Mix Dalam Mewujudkan UMKM Mandiri (Studi Kasus Bank BSI KCP Pangkalan) Jihan Silvia; Era Sonita
Jurnal Aktual Akuntansi Keuangan Bisnis Terapan (AKUNBISNIS) Vol. 9 No. 1 (2026): Vol. 9 No. 1 Mei 2026
Publisher : Politeknik Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32497/akunbisnis.v9i1.7550

Abstract

Studi ini dilakukan untuk mengkaji strategi pemasaran pembiayaan Kredit Usaha Rakyat (KUR) Syariah yang diterapkan oleh Bank Syariah Indonesia (BSI) KCP Pangkalan dalam mendorong kemandirian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Pendekatan yang digunakan bersifat kualitatif dengan metode studi kasus, sementara pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi, studi dokumentasi dan wawancara baik terhadap pihak bank maupun pelaku UMKM. Analisis penelitian difokuskan pada penerapan strategi pemasaran sejalan dengan konsep marketing mix 7P, yang meliputi produk, promosi, harga, tempat, proses, sumber daya manusia serta bukti fisiknya. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan unsur produk, proses, dan harga telah berjalan cukup baik dan memberikan kemudahan bagi UMKM dalam mengakses pembiayaan. Namun demikian, strategi promosi dan jangkauan pemasaran masih belum optimal sehingga pemahaman masyarakat terhadap KUR Syariah relatif terbatas. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan strategi pemasaran yang lebih aktif dan terarah agar penyaluran KUR Syariah dapat lebih optimal serta berkontribusi dalam mewujudkan UMKM yang mandiri.