p-Index From 2021 - 2026
6.867
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Litera Nusa: Jurnal Ilmu Bahasa dan Sastra Jurnal Pendidikan Bahasa Jepang Undiksha Sosiohumaniora Indonesian Journal of Applied Linguistics (IJAL) Lingua Jurnal Bahasa dan Sastra Prosodi: Jurnal Ilmu Bahasa dan Sastra Dharmakarya : Jurnal Aplikasi Ipteks Untuk Masyarakat Jurnal Sosioteknologi Chi`e: Jurnal Pendidikan Bahasa Jepang Diglosia Eralingua : Jurnal Pendidikan Bahasa Asing dan Sastra Jurnal Komunikasi Ranah: Jurnal Kajian Bahasa Diglosia: Jurnal Kajian Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Kiryoku: Jurnal Studi Kejepangan Japanese Research on Linguistics, Literature, and Culture Literasi: Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa, Sastra Indonesia dan Daerah Ayumi : Jurnal Budaya, Bahasa, dan Sastra Metalingua: Jurnal Penelitian Bahasa Deiksis JURNAL Al-AZHAR INDONESIA SERI HUMANIORA Jurnal Sora: Pernik Bahasa Asing Pena Literasi SeBaSa: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Suar Betang Metahumaniora Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Stilistika: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Jurnal Manajemen Komunikasi DIALEKTIKA Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan 'A Jamiy: Jurnal Bahasa dan Sastra Arab Nusantara: Jurnal Pendidikan Indonesia AKSARA: Jurnal Bahasa dan Sastra Jurnal Kata : Penelitian tentang ilmu bahasa dan sastra SPHOTA: Jurnal Linguistik dan Sastra Fakultas Bahasa Asing Universitas Mahasaraswati Denpasar Journal of Linguistic Phenomena Kabuyutan: Jurnal Kajian Iilmu Sosial dan Humaniora Berbasis Kearifan Lokal Mabasan Fon: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Fon

ABREVIASI DALAM ISTILAH PENGGEMAR K-POP PADA MENFESS @NCTZENBASE: KAJIAN MORFOLOGI Hermalinda Tiwi; Puspa Kadir; Wagiati Wagiati
Fon: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 21 No 2 (2025)
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/m2rdqh23

Abstract

ABSTRAK: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk abreviasi dalam istilah penggemar K-Pop pada menfess @nctzenbase serta untuk mendeskripsikan kategori kata pada bentuk abreviasi dalam istilah penggemar K-Pop yang terdapat pada menfess @nctzenbase Batas Bawah     : 2,5                   . Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Objek pada penelitian ini adalah menfess @nctzenbase yang terdapat pada platform Twitter dengan pengikut sebanyak 910.923 ribu. Data dalam penelitian ini adalah kata-kata yang mengalami proses abreviasi yang terdapat pada cuitan tweet dalam menfess @nctzenbase pada tahun 2024. Teknik analisis data pada penelitian ini menggunakan teknik analisis isi. Teknik pengumpulan data yang digunakan pada penelitian ini adalah teknik simak dan catat. Bentuk abreviasi yang ditemukan pada penelitian ini terbagi ke dalam tiga bentuk yaitu, singkatan, penggalan, dan akronim. Berdasarkan unggahan cuitan pada menfess @nctzenbase tahun 2024, ditemukan sebanyak 15 data pada bentuk singkatan pada istilah penggemar K-Pop. Kemudian, ditemukan sebanyak 2 data pada bentuk penggalan dan ditemukan sebanyak 8 data pada bentuk akronim. Berdasarkan pola pembentukan abreviasi, pada bentuk singkatan ditemukan 2 bentuk pola pembentukan. Kemudian, pada bentuk penggalan ditemukan pola pembentukan pemertahanan dari satu atau dua suku pertama. Sementara itu, pada bentuk akronim ditemukan 3 bentuk pola pembentukan. KATA KUNCI: @nctzenbase; Abreviasi; Twitter.   Abbreviations in K-Pop Fan Terms on Menfess @nctzenbase: Morphological Study.   ABSTRACT: This research aims to describe the form of abbreviations in terms of K-Pop fans in the menfess @nctzenbase and to describe the categories of words in the forms of abbreviations in the terms K-Pop fans found in the menfess @nctzenbase. The method used in this research is a qualitative descriptive method. The object of this research is the profile @nctzenbase which is on the Twitter platform with 910,923 thousand followers. The data in this research are words that underwent an abbreviation process contained in tweets in the statement @nctzenbase in 2024. The data analysis technique in this research uses content analysis techniques. The data collection technique used in this research is the listening and note-taking technique. The forms of abbreviation found in this research are divided into three forms, namely, abbreviations, fragments, and acronyms. Based on tweets uploaded to menfess @nctzenbase in 2024, 15 pieces of data were found in the abbreviated form of the term K-Pop fan. Then, 2 data were found in fragment form and 8 data were found in acronym form. Based on the abbreviation formation pattern, in the abbreviation form, 2 forms of formation patterns were found. Then, in the fragment form, a pattern of maintaining the formation of the first one or two terms is found. Meanwhile, in the acronym form, 3 forms of formation patterns were found. KEYWORDS: @nctzenbase; Abbreviation; Twitter.   Diterima: 24 Juli 2025 Direvisi: 19 September 2025 Disetujui: 24 September 2025 Dipublikasi: 30 Oktober 2025 Pustaka  : Pratiwi, H. R., Kadir, P. M., & Wagiati. (2025). Abreviasi dalam istilah penggemar K-Pop pada menfess @nctzenbase: Kajian morfologi. Jurnal Fon Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 21(2), 463-479.  Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.  
STRATEGI KETIDAKSANTUNAN BERBAHASA CULPEPER DALAM ANCAMAN APLIKASI PINJAMAN ONLINE MELALUI MEDIA SOSIAL WHATSAPP Muhammad Ramdlan Al-Mubarrok; Wagiati; Nani Darmayanti
Fon: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 19 No 2 (2023)
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/fyhcxt28

Abstract

ABSTRAK: Bersamaan dengan pertumbuhan pinjol, muncul pula kekhawatiran terkait etika komunikasi antara perusahaan pinjol dan konsumen, terutama dalam interaksi melalui media sosial seperti WhatsApp. Salah satu fenomena yang muncul adalah ketidaksantunan berbahasa yang dilakukan oleh perusahaan pinjol dalam mengancam konsumen melalui pesan teks. Ketidaksantunan berbahasa dalam penagihan hutang dapat menyebabkan konsumen merasa terintimidasi, stres, dan cemas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi ketidaksantunan berbahasa yang digunakan oleh aplikasi pinjaman online dalam mengancam konsumen melalui media sosial WhatsApp. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan mengadopsi pendekatan pragmatik, penelitian ini mendasarkan analisisnya pada kerangka teoretis Culpeper tentang ketidaksantunan berbahasa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi pinjaman online sering menggunakan strategi ketidaksantunan berbahasa dalam ancaman kepada konsumen. Strategi-strategi tersebut mencakup penggunaan ketidaksantunan secara langsung, positif, negatif, sarkasme atau kesantunan semu, serta menahan kesantunan. Penggunaan strategi ini dapat mempengaruhi hubungan antara aplikasi pinjaman online dan konsumen, menciptakan ketegangan dan ketidakpuasan. Implikasi pragmatik dari penelitian ini adalah perlunya kesadaran dan peningkatan kesantunan berbahasa dalam komunikasi antara aplikasi pinjaman online dan konsumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat sebanyak 107 data strategi ketidaksantunan yang terdiri dari ketidaksantunan langsung, ketidaksantunan negatif, ketidaksantunan positif, ketidaksantunan semu, dan menahan kesantunan.