Claim Missing Document
Check
Articles

Breastmilk Management Education on Knowledge and Breastfeeding Practices Among Working Mothers Sukriani, Wahidah; Wahyuni, Seri
Jurnal Ilmiah Kesehatan (JIKA) Vol. 6 No. 2 (2024): Volume 6 Nomor 2 Agustus 2024
Publisher : Sarana Ilmu Indonesia (salnesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36590/jika.v6i2.774

Abstract

One of the factors causing the failure of exclusive breastfeeding is working mothers. Previous research has stated that working others are 2,3 times less likely to provide breast milk compared to non-working mothers. This study aimed to analyze the influence of education on expressed breast milk management using pocket books on knowledge and breastfeeding among working mothers in Palangkaraya City. This research was a quasi-experimental study using pretest-posttest control group structure. This study?s sample include breastfeeding women who work in the working area of Palangkaraya City Public Health Center, with 30 participants in each group. The sample was selected using consecutive sampling technique. Statistical tests were performed using the chi-square test. Observation of expressed breast milk feeding was carried out one month after the mothers returned to work. This study result found significant differences in knowledge and breastfeeding practices between the intervention and control groups (p-value<0,05). Most of the mothers who were given the pocket book had good knowledge, while most of the mothers who used the KIA book had sufficient knowledge. Mothers who were given the pocket book were also more likely to provide expressed breast milk to their babies compared to mothers who used the KIA book. Health workers can provide education about  expressed breast milk to working mothers using pocket books that are easy to carry, allowing mothers to read them anywhere and manage expressed breast milk at work to increase the achievement of exclusive breastfeeding.
Integrasi Etnomatematika dalam Pembelajaran Matematika untuk Meningkatkan Literasi dan Kemampuan Pemecahan Masalah Siswa Sekolah Dasar Azzahrawani, Fatharisa; Pos Pos, Maymunah; Kholilah, Nur; Maharani, Putri; Mailani, Elvi; Wahyuni, Seri; Ketaren, Maya Alemina; Ilmy, Wahyu Nurul
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 2 No. 6 (2025): Desember 2025 - Januari 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis peran integrasi etnomatematika dalam pembelajaran matematika sekolah dasar sebagai upaya peningkatan literasi matematika dan kemampuan pemecahan masalah siswa. Kajian dilakukan melalui studi literatur terhadap berbagai sumber ilmiah yang membahas hubungan antara budaya lokal dan konsep-konsep matematika. Hasil sintesis menunjukkan bahwa penggunaan konteks budaya seperti pola tenun tradisional, rumah adat, permainan lokal, dan sistem pengukuran tradisional mampu menjembatani konsep matematika yang abstrak menjadi lebih konkret dan mudah dipahami. Pendekatan etnomatematika juga terbukti meningkatkan motivasi belajar, kemampuan bernalar, serta keterlibatan siswa dalam memecahkan masalah autentik yang relevan dengan kehidupan sehari-hari. Meskipun masih terdapat kendala seperti keterbatasan sumber belajar dan pemahaman guru dalam mengintegrasikan budaya ke dalam pembelajaran, manfaat yang ditawarkan jauh lebih besar. Secara keseluruhan, etnomatematika dapat dijadikan strategi pembelajaran yang efektif dan selaras dengan prinsip Kurikulum Merdeka dalam membangun pembelajaran kontekstual serta memperkuat profil Pelajar Pancasila.
PELAYANAN KESEHATAN REMAJA PUTRI DAN EDUKASI PENCEGAHAN ANEMIA MELALUI MEDIA VIDEO EDUKATIF Greiny Arisani; Seri Wahyuni; Herlinadiyaningsih Herlinadiyaningsih; Yeni Lucin
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 9, No 5 (2025): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v9i5.34561

Abstract

Abstrak: Remaja putri (rematri) memiliki risiko sepuluh kali lebih besar menderita anemia dibandingkan remaja putra. Apabila anemia tidak ditangani sejak dini, maka risiko anemia pada masa kehamilan akan meningkat. Kondisi ini berpotensi menyebabkan komplikasi serius seperti kematian akibat perdarahan, berat badan lahir rendah (BBLR), kelainan bawaan pada bayi, serta meningkatkan risiko anak mengalami stunting. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan memberikan pelayanan kesehatan dan meningkatkan pengetahuan remaja putri tentang anemia. Pelaksanaan kegiatan meliputi pemeriksaan kesehatan dan penyuluhan persuasif-edukatif melalui media video edukatif bertema “Cegah Anemia pada Rematri,” dengan jumlah peserta sebanyak 30 remaja putri. Evaluasi dilakukan melalui pretest dan posttest untuk mengukur peningkatan pengetahuan. Hasil menunjukkan rata-rata nilai pengetahuan peserta sebelum edukasi sebesar 79,03 dan meningkat menjadi 89,00 setelah diberikan video edukatif. Hal ini menunjukkan adanya peningkatan pemahaman remaja putri tentang anemia setelah intervensi. Hasil pemeriksaan kesehatan memperlihatkan sebagian besar remaja putri tidak mengalami anemia, namun masih terdapat beberapa yang mengalami anemia sedang dan berat. Mayoritas peserta memiliki Indeks Massa Tubuh (IMT) normal dan tidak mengalami kekurangan energi kronis (KEK). Berdasarkan hasil tersebut, peserta yang mengalami masalah kesehatan diberikan penyuluhan lanjutan serta distribusi tablet tambah darah (TTD). Kegiatan ini membuktikan bahwa media video edukatif efektif digunakan sebagai alternatif media pendidikan kesehatan untuk meningkatkan pengetahuan remaja putri tentang anemia.. Kemudian terdapat peningkatan rata-rata nilai pengetahuan remaja sebelum dan sesudah diberikan pendidikan kesehatan menggunakan media video edukatif sehingga dapat disimpulkan bahwa video edukatif edukasi anemia pada rematri remaja putri dapat menjadi alternatif pilihan media edukasi kesehatan untuk meningkatkan pengetahuan remaja putri tentang anemia pada remaja putri.Abstract: Adolescent girls are ten times more likely to suffer from anemia than adolescent boys. If anemia is not treated early on, the risk of anemia during pregnancy will increase. This condition has the potential to cause serious complications such as death from bleeding, low birth weight (LBW), congenital abnormalities in babies, and an increased risk of stunting in children. This community service activity aims to provide health services and increase adolescent girls' knowledge about anemia. The activity includes health checks and persuasive-educational counseling through educational videos themed “Prevent Anemia in Adolescent Girls,” with 30 adolescent girls participating. Evaluation is conducted through pre-tests and post-tests to measure knowledge improvement. The results showed that the average knowledge score of the participants before the education was 79.03 and increased to 89.00 after the educational video was shown. This indicates an increase in adolescent girls' understanding of anemia after the intervention. The health examination results showed that most of the adolescent girls did not have anemia, but there were still some who had moderate and severe anemia. The majority of participants had a normal Body Mass Index (BMI) and did not suffer from chronic energy deficiency (CED). Based on these results, participants who had health problems were given further counseling and iron tablets (TTD). This activity proved that educational videos are effective as an alternative health education medium for increasing adolescent girls' knowledge about anemia.