Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Persepsi Siswa tentang Pentingnya Etika Komunikasi Profesional sebagai Persiapan Magang SMK Negeri 3 Gowa Suci Amelia Putri; Angelicha Florecita Rua; Windira Sapni; Andi Sri Indria Latifah; Sri Yunita Simanjuntak
Jurnal Ilmu Komunikasi dan Media Vol. 1 No. 3 (2026): Edisi: April-Juni
Publisher : Pustaka Bangsa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) bertujuan mempersiapkan siswa untuk memasuki dunia kerja. Untuk mencapai hal tersebut, siswa perlu memiliki pengetahuan dan keterampilan yang dapat diterapkan secara langsung, termasuk etika komunikasi profesional. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi siswa terhadap pentingnya etika komunikasi profesional dalam kesiapan magang. Metode yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan teknik pengumpulan data melalui kuesioner yang mencakup kejelasan informasi, komunikasi dua arah, penggunaan media, dan etika. Data dianalisis menggunakan persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar siswa memiliki persepsi yang baik terhadap etika komunikasi profesional. Siswa menyadari bahwa komunikasi yang sopan dan efektif dapat meningkatkan kepercayaan diri, mempermudah interaksi, serta mendukung kelancaran selama magang. Dengan demikian, etika komunikasi profesional menjadi faktor penting dalam meningkatkan kesiapan siswa memasuki dunia kerja dan membantu siswa beradaptasi dengan lingkungan kerja secara lebih baik.
Faktor Pendukung dan Penghambat Implementasi Hak ANDIKPAS di LPKA Kelas II Pekanbaru Sri Yunita Simanjuntak; Elfira Elfira; Nurfadilah Nurfadilah
Majalah Ilmiah METHODA Vol. 16 No. 1 (2026): Majalah Ilmiah METHODA
Publisher : Universitas Methodist Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46880/methoda.Vol16No1.pp1-8

Abstract

This study is entitled: Supporting and Inhibiting Factors in the Implementation of ANDIKPAS Rights in the Class II Pekanbaru LPKA. This study was conducted at the Class II Pekanbaru Special Child Development Institution. The purpose of this study is to analyze the supporting and inhibiting factors in the implementation of ANDIKPAS rights in the Class II Pekanbaru LPKA. The results of the study show that the supporting and inhibiting factors for the implementation of students' rights are seen from the actors involved in the implementation, namely all LPKA Class II Pekanbaru employees and do not involve actors from outside the agency, this simplifies the chain of command in implementing the policy, in terms of clarity of objectives it has been fully understood by the implementer, but is not implemented as written in the SOP because the human resources in LPKA are inadequate, then from the development and complexity of the policy, the success of the policy implementation cannot be separated from the role of parents who support the policy and the acceptance of parents so that in the future children do not feel isolated, then the participation given by stakeholders, namely the Riau Ministry of Law and Human Rights in building facilities and infrastructure and the Library and Archives Service in providing mobile libraries plays an important role in granting students' rights, and other factors are inadequate facilities and infrastructure, such as the availability of library buildings for ANDIKPAS that need to be provided and the lack of freedom for ANDIKPAS in submitting complaints directly to the KALAPAS.
Pengembangan Budaya Literasi Siswa Sekolah Dasar melalui Pendekatan Membaca dan Media Audiovisual di UPT SPF SD Inpres Tidung II Makassar Nahdatul Safitri; Nasir Nasir; Andi Rizka Ekaputri; Sri Yunita Simanjuntak; Andi Putri Tenriyola
Jurnal Lamellong: Pengabdian Kepada Masyarakat (JLPM) Volume 2, Nomor 3, Desember 2025
Publisher : ASHA Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70188/gm06k918

Abstract

Budaya literasi merupakan salah satu faktor penting dalam mendukung perkembangan akademik dan pembentukan karakter siswa sejak pendidikan dasar. Namun, rendahnya minat membaca pada sebagian siswa masih menjadi tantangan dalam upaya penguatan budaya literasi di lingkungan sekolah. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk menumbuhkan minat baca siswa melalui berbagai pendekatan literasi di UPT SPF SD Inpres Tidung II Makassar. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini meliputi pendekatan persuasif melalui komunikasi dengan guru, kegiatan membaca langsung di perpustakaan sekolah, diskusi sederhana mengenai isi bacaan, serta penggunaan media audiovisual berupa film animasi dengan teks terjemahan sebagai alternatif strategi pembelajaran. Sasaran kegiatan adalah siswa kelas V sekolah dasar yang dilibatkan dalam aktivitas membaca dan diskusi literasi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pendekatan membaca langsung melalui pemanfaatan perpustakaan mampu menarik minat sebagian siswa yang telah memiliki kebiasaan membaca. Namun demikian, metode tersebut belum mampu meningkatkan minat membaca seluruh siswa secara merata. Penggunaan media audiovisual menunjukkan respons yang lebih positif pada beberapa siswa yang sebelumnya kurang tertarik terhadap aktivitas membaca, sehingga secara bertahap mampu mendorong ketertarikan mereka terhadap teks dan cerita tertulis. Secara umum, kegiatan ini menunjukkan bahwa pengembangan budaya literasi pada siswa sekolah dasar memerlukan pendekatan pembelajaran yang bervariasi dan menarik agar dapat menjangkau karakteristik siswa yang beragam. Oleh karena itu, penguatan budaya literasi di sekolah dasar perlu dilakukan secara berkelanjutan melalui kegiatan yang inovatif dan kolaboratif.