Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

Sejarah dan Eksistensi Peninggalan Situs Megalitik Batu Brak Aprilia Triaristina; Yustina Sri Ekwandari; Sumargono Sumargono; Wanda Widya Dahari; Rayhan Alfarisi
Jurnal Artefak Vol 10, No 1 (2023): April
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ja.v10i1.8480

Abstract

Sumatera merupakan pulau yang memilikisepuluh Provinsi di Indonesia, salah satunya adalah Lampung. Peninggalan-peninggalan sejarah yang merupakan cagar budaya yang dilindungi oleh pemerintah yaitu situs, ada beberapa yang ditemukan di Lampung. Yang menjadi pusat kajian disini adalah situs Megalitik Batu Brak yang terdaapat di Kabupaten Lampung Barat. Artikel ini akan membahas mengenai: 1). Sejarah Situs Batu Brak. 2) Eksistensi Situs Batu Berak pada saat ini. Riset ini menggunakan metode deskriptif, dengan menggunakan sebuah pendekatan kualitatif, teknik pengumpulan data dilakukan dengan caramelakukan studi pustaka, melakukan kunjungan langsung atau observasi, dan bertemu dengan penjaga situs untuk melakukan wawancara, teknis analis d yang dipergunakan dalam riset ini adalahreduksi data dari hasil penelitian, dari hasil penelitian kemudia data disajikan, serta yang terakhir menafsirkan hasil penelitian. Hasil penelitian ini menyatakan bahwa peninggalan sejarah yang ada di situs megalitik Batu Brak yang awalnya adalah sebuah daerah kawasanyang memiliki lahan sekitarkurang lebih empat hektar. Peninggalan sejarahmegalitik Batu Brak awalnya merupakan perkebunan kopi milik dari penduduk lokal setempat, dan di situs ini terdapat batu menhir sebanyak 40 buah, batu dolmen sebanyak 38, batu datar 2, dan batu kelompok yang berjumlah beberapa buah. Pemugaran pada situs ini sudah dilakukan sebanyak dua kali yaitu tahun 1984 dan 1989. Jenis-jenis peninggalan sejarah yang ada di situs Batu Brak antara lain: batu datar, menhir, dolmen serta batu umpak. Pengunjung yang datang di situs adalah mayoritas dari masyarakat sekitar, mahasiswa yang ada di Lampung khususnya mahasiswa yang berasal dari Pendidikan Sejarah dan siswa-siswi yang ada di sekitar Kabupaten Lampung Barat.
Workshop Pembelajaran Tematik Berbasis Metode Permainan (game method) Dalam Upaya Menciptakan Pembelajaran Kreatif dan Menyenangkan Bagi Guru- Guru SD.N Tegineneng Kabupaten Pesawaran Myristika Imanita; Yustina Sri Ekwandari; Maskun maskun; Aprilia Triaristina
Indonesia Berdaya Vol 4, No 3 (2023)
Publisher : UKInstitute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47679/ib.2023537

Abstract

Pembelajaran merupakan keterpaduan dua aktifitas diantaranya aktivitas mengajar dan belajar. Pada tingkat Sekolah Dasar telah diterapkan pendekatan pembelajaran tematik yang merupakan pembelajaran terpadu yakni menggabungkan beberapa mata pelajaran dalam satu tema. Pada kenyataannya pembelajaran tematik masih memiliki beberapa kendala untuk diterapkan oleh guru-guru diantaranya guru belum memahami makna tematik yang sesuai dengan tuntutan kurikulum. Keberhasilan dalam pembelajaran tematik bukan sekedar dititik beratkan pada sarana prasarana ataupun media akan tetapi cara menyajikan pembelajaran juga perlu diperhatikan. Guru-guru harus memiliki keterampilan atau kreatifitas dalam menentukan bagaimana pembelajaran tematik itu disampaikan. Salahsatu cara yang dapat dilakukan adalah menentukan metode pembemjaaran yang tepat disesuaikan dengan kondisi dan karakter siswa. Melihat karakteristik siswa sekolah dasar yang senang bermain maka pengabdian ini akan memberikan pengetahuan pada guru-guru tentang metode permainan yang digunakan dalam proses pembelajaran tematik dalam memaksimalkan media/alat peraga sehingga tercapai situasi pembelsajarasn yang menyenangkan. Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan guru-guru tentang metode permainan, mengenalkan macam-macam metode permainan yang dapat digunakan dalam pembelajaran tematik dan guru terampil dalam menentukan metode permainan dalam pembelajaran tematik. Metode yang digunakan dalam pelaksanaan pengabdian ini adalah dengan menggunakan Metode Ceramah, Tanya Jawab dan simulasi.
Pelatihan penulisan manuskrip dalam jurnal nasional bereputasi bagi guru-guru SMA/SMK di kecamatan bekri Lampung Tengah Yustina Sri Ekwandari; Valensy Rachmedita; Aprilia Triaristina
Indonesia Berdaya Vol 5, No 1 (2024)
Publisher : UKInstitute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47679/ib.2024678

Abstract

Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah meningkatkan pengetahuan guru mengenai cara membuat manuskrip jurnal nasional bereputasi yang dapat dapat digunakan oleh guru-guru di SMA/SMK supaya aktif dalam menulis. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian ini adalah pelatihan atau pendampingan secara langsung kepada guru. Subjek sasaran dalam kegiatan ini adalah guru-guru sekolah di Kecamatan Bekri Kabupaten Lampung Tengah. Harapan yang didapatkan melalui penelitian ini adalah tercapainya tujuan-tujuan dari pengabdian ini seperti yang sudah penulis uraikan di atas salah satunya meningkatkan pengetahuan guru dalam menulis artikel ilmiah bagi guru tersebut. Metode pengabdian kepada masyarakat yang dipakai adalah guru-guru SMA/SMK  untuk publikasi jurnal nasional. Hasil menunjukkan: (1) proses pelaksanaan pelatihan penulisan abstrak untuk tujuan publikasi jurnal nasional, (2) persepsi dan sikap para peserta pelatihan, dan (3) perkembangan kualitas penulisan abstrak peserta pelatihan. Pelatihan ini diharapkan dapat mendongkrak tingkat diterimanya manuskrip para peserta pelatihan. Abstract: The purpose of this service activity is to increase teachers knowledge about how to create reputable national journal manuscripts. That can be used by high school/vocational school teachers to be active in writing. The method used in this service activity is direct training or assistance to teachers. The target subjects in this activity are school teachers in Bekri district, Central Lampung Regency. To hope obtained through this research is to achieve the goals of this sevice as the author has described above, on of which is increasing teacher knowledge in writing scientific articles for these teachers. The community service method used is by high school/vocational school teachers for national journal publications. The results show the process of implementing abstract writing training for the purpose of national jpurnal publication, the perceptions and attitudes of the training participants abstract writing. This training is expected to increase the level of acceptance of manuscripts by training participants.
Women’s Rights Fought for in Women's Movement during the National Movement Aprilia Triaristina; Octari Tauvita
Jurnal Perempuan dan Anak Vol. 6 No. 1 (2023): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/jpa.v6i1.22866

Abstract

Women during the national movement have seen that in addition to being a mother, they have the right to contribute, have an opinion and develop themselves. Elite women and those who were able to receive education at that time moved to inspire and make changes for Indonesian women to get their rights and progress afterward. For this reason, this article will discuss the rights of women who were fought for and the beginning of the existence of the movement to fighting for women's rights. From there it can be seen whether the rights that we get today are a gift from the struggle of the women's movement at that time and how hard they fought to get these rights. Because rights are what we can get regardless of age, gender and so on. By using data collection in the form of literature study and historical literature with related titles, then analyzed and poured descriptively. So, it can be said that the rights that were obtained by men at that time, we must also be able to get them. Then we have to maintain the rights that we have got and even have to advance them, or we develop again the rights that have not been fulfilled for women.
Situs–Situs Sejarah di Lampung Sebagai Sumber Belajar Sejarah Triaristina, Aprilia; Rachmedita, Valensy
Journal of Research in Social Science and Humanities Vol 1, No 2 (2021)
Publisher : Utan Kayu Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (264.725 KB) | DOI: 10.47679/jrssh.v1i2.16

Abstract

Memanfaatkan situs sejarah sebagai sumber belajar merupakan hal penting, sebab situs sejarah merupakan salah satu sumber sejarah yang dapat memberikan gambaran suatu peristiwa dengan lebih konkrit kepada mahasiswa. Lampung memiliki beberapa situs sejarah yang dapat digunakan sebagai sumber belajar dan situs-situs sejarah di Lampung memiliki kesesuaian antara materi yang terkandung dalam situs dengan materi perkuliahan yang ada pada kurikulum Program Studi Pendidiakn Sejarah FKIP Universitas Lampung. Salah satu prinsip dari pelaksanaan kurikulum juga ada yang mendukung dalam pelaksanaan pemanfaatan situs sejarah sebagai sumber belajar. Hal tersebut menjadi alasan mengapa keberadaan situs sejarah di Lampung perlu untuk diteliti sejauh mana tingkat efektifitasnya sebagai sumber belajar. Penelitian ini mengambil tiga rumusan masalah yang tujuan akhirnya adalah untuk menilai sejauh mana efektifitas pemanfaatan situs sejarah di   Lampung sebagai sumber belajar dalam mata kuliah Sejarah Indonessia pada masa Prasejarah pada mahasiswa program studi pendidikan Sejarah. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan lokasi penelitian Program Studi Pendidikan Sejarah. Informan adalah dosen pendidikan Sejarah dan mahasiswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik pemeriksaan keabsahan data menggunakan teknik triangulasi sumber. Analisis data yang digunakan adalah model analisis interaktif.
Tinjauan Historis Implikasi Nasionalisasi Perusahaan Perkebunan Karet di Sumatera Utara Tahun 1958-1960 Royani, Reni; Triaristina, Aprilia; Sinaga, Risma Margaretha
Jurnal Artefak Vol 11, No 1 (2024): April
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ja.v11i1.14122

Abstract

Nasionalisasi perusahaan Belanda di Indonesia memiliki Implikasi terhadap Perusahaan perkebunan karet di wilayah Sumatera Utara pada tahun 1958-1960. Penelitian ini dilakukan  dengan tujuan untuk mengetahui implikasi nasionalisasi perusahaan perkebunan karet di Sumatera Utara Tahun 1958-1960. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian historis dengan empat langkah penelitian yaitu heuristic, kritik, interpretasi dan historiografi. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah dokumentasi dan kepustakaan. Kemudian analisis data dilakukan menggunakan cara analisis data historis. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa nasionalisasi perusahaan perkebunan karet membawa perubahan baik dari sisi internal maupun eksternal nya. Dari segi internalnya terjadi perubahan pada manajemen perusahaan, kebijakan perusahaan dan hasil produksi. Pada sisi eksternalnya terjadi perubahan pada penanaman modal perusahaan perkebunan karet. Perubahan-perubahan yang terjadi pasca nasionalisasi ini memberikan dampak sosial dan ekonomi bagi perusahaan tersebut untuk kedepannya.
Pelatihan Pembuatan Media Pembelajaran Interaktif Berbasis Android bagi MGMP Sejarah Lampung Selatan Sumargono; Maskun; Aprilia Triaristina; Vany Aswandi
Nuwo Abdimas Vol. 2 No. 1 (2023): Nuwo Abdimas
Publisher : FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS LAMPUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Information Communication Technology (ICT) is one of the sub-sectors of technology that gave birth to many breakthroughs in the field of education in increasing the effectiveness and efficiency of the learning process. The use of ICT for education has become an option for various school institutions to increase efficiency in learning. The level of learning on the High School route, where the learning process is still relatively conventional (face to face), is actually no longer able to meet the increasingly complex educational needs of the community, requiring innovation and media that are able to cope with it. Android applications can be developed with a variety of software for developers. Android-based learning is expected to be one of the learning solutions, especially in the use of android-based historical learning media. Community service activities in the form of training and assistance in making history learning media at the Android-based high school level are carried out in two types, namely; 1) training activities, and 2) mentoring. The results of this community service activity are in accordance with the objectives of the activity, including: 1) History teachers at Senior High Schools in South Lampung Regency have been able to create android-based history learning media. 2) Teachers can implement android-based history learning media in history learning in the classroom. Based on the evaluation of the implementation of training and mentoring activities, it resulted in an increase in the ability of teachers in designing android-based historical learning media.
Implemetasi Pendidikan Karakter Melalui Media Dongeng Berbasis Visual Pada Anak Usia 4-6 Tahun Triaristina, Aprilia; Mukhlis, Hamid
Journal of Psychological Perspective Vol 1, No 1 (2019): June
Publisher : Utan Kayu Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47679/jopp.1162019

Abstract

Pendidikan Karakter merupakan suatu cara untuk menghasilkan seseorang atau siswa yang mempunyai kecerdasan akademik dan moral. Sampai saat ini pendidikan karakter masih sangat diperlukan karena untuk mengatasi rendahnya nilai moral yang selalu mengalami peningkatan. Lembaga pendidikan yang berbasis formal maupun informal harus saling bersinergi untuk membiasakan pendidikan karakter pada anak. Penerepan pendidikan karakter sebaiknya dilakukan sejak  dini  karena  merupakan  langkah  yang  tepat,  masa  ini  disebut  masa  keemasan  untuk meletakan nilai dasar karakter yang berguna untuk masa depannya. Dibutuhkan sebuah media untuk megaplikasikan pendidika karakter pada anak usia 4-6 tahun. Dongeng merupakan salah satu pendekatan pembelajaran yang relevan dan menyenangkan karena anak masih suka berimajinasi dalam menilai pendidikan moral. Penanaman pendidikan karakter bisa ditanamkan kepada anak amelalui cerita atau dongeng dengan mempelajari karakter atau sifat yang ada pada dongeng tersebut. Pendongeng bisa menggunakan media visual serta bahasa yang disampaikan tentunya telah dipilih atau diciptakan untuk dapat tampilan dalam bentuk menarik sederhana, jelas, ekonomis, dan inovatif untuk menghindari kesalahan persepsi oleh anak terhadap materi atau pesan yang ingin disampaikan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif (qualitative research) dengan menggunakan pendekatan studi kasus penelitian menggunakan teknik “snowball sampling terhadap pendidik, anak, kepala lembaga,orang tua. Tujuan jangka panjang penelitian ini adalah untuk menanamkan pendidikan karakter pada siswa usia pra sekolah melalui dongeng berbasis visul, dengan cara memberikan sosialisasi dan pelatihan kepada terhadap pendidik, anak, kepala lembaga,orang tua.
Pelatihan Pembuatan Media Leaflet untuk Kegiatan Pembelajaran bagi MGMP IPS Lampung Selatan Sri Ekwandari, Yustina; Rachmedita, Valensy; Triaristina, Aprilia
Suluah Bendang: Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 24, No 2 (2024): Suluah Bendang: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/sb.05640

Abstract

Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah meningkatkan pengetahuan guru mengenai banyaknya media pembelajaran inovatif yang bisa digunakan guru dalam kegiatan pembelajaran di kelas. Media pembelajaran adalah salah satu kompenan penting dalam kegiatan pembelajaran untuk menunjang keberhasilan pembelajaran di kelas, oleh karena itu tim pengabdian Masyarakat akan melakukan pelatihan mengenai salah satu media pembelajaran bagi guru-guru, yang terutama dalam hal ini media pembelajaran menggunakan leaflet. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian ini adalah pelatihan atau pendampingan secara langsung kepada guru. Subjek sasaran dalam kegiatan ini adalah guru-guru yang tergabung dalam MGMP IPS Lampung Selatan. Harapan yang didapatkan melalui kegiatan pengabdian Masyarakat ini adalah tercapainya tujuan-tujuan dari pengabdian ini seperti yang sudah tim pengabdian uraikan di atas salah satunya meningkatkan pengetahuan guru dalam pembuatan berbagai macam media pembelajaran yang dalam hal ini media menggunakan leaflet yang guna menunjang proses pembelajaran yang berkualitas. Berdasarkan hasil pelaksanaan kegiatan pengabdian Masyarakat, kegiatan berjalan lancar dan peserta pengabdian mengikuti dengan baik dan dapat membuat media pembelajaran berbasis leaflet. Adapun hasil pretest yang dilakukan sebelum kegiatan pengabdian dimulai yakni rata-rata 72,36 kemudian setelah dilakukan kegiatan dilakukan postest diperoleh hasil rata-rata sebesar 78,33. Melihat hasil pelaksanaan sertan hasil pretest dan postest maka artinya diperoleh perubahan yang cukup baik pemahaman serta pembuatan guru-guru mengenai media pembelajaran leaflet.
PENINGGALAN-PENINGGALAN SEJARAH DI KABUPATEN PRINGSEWU SEBAGAI SUMBER BELAJAR Triaristina, Aprilia; Rachmedita, Valensy; Agustina, Ema; Imanita, Mayristica
JEJAK : Jurnal Pendidikan Sejarah & Sejarah Vol. 5 No. 1 (2025): Pembelajaran Sejarah, Sejarah, dan Kebudayaan Lokal
Publisher : Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jejak.v5i1.43863

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menggali informasi mengenai peninggalan-peninggalan sejarah yang dapat dimanfaatkan sebagai sumber belajar sejarah. Peninggalan-peninggalan tersebut terletak di Kabupaten Pringsewu dan berasal dari masa kolonial Belanda. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan melalui observasi, studi literatur, wawancara, dan dokumentasi. Peninggalan-peninggalan irigasi yang berasal dari masa kolonial Belanda memiliki nilai-nilai historis yang penting dan dapat dijadikan sebagai sumber belajar sejarah. Keberadaan sistem irigasi ini menjadi salah satu cikal bakal berdirinya Kabupaten Pringsewu yang merupakan hasil perluasan kolonisasi dari wilayah Bagelen. Pemanfaatan peninggalan sejarah ini dalam pembelajaran sejarah di tingkat sekolah menengah atas (SMA) dapat dilakukan dengan mengajak peserta didik untuk mengunjungi langsung lokasi peninggalan melalui kegiatan karya wisata atau kunjungan edukatif bersama.