Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

ANALISIS SURVEI TINGKAT PENGETAHUAN DAN PERSEPSI GURU SMA TERHADAP PENDEKATAN DEEP LEARNING Agustina, Ema; Triaristina , Aprilia; Dina Martha Fitri; Manalu , Theresia
Jurnal Ilmiah Pendidikan Citra Bakti Vol. 12 No. 3 (2025): Jurnal Ilmiah Pendidikan Citra Bakti
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jipcb.v12i3.5324

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk menganalisis tingkat pengetahuan dan persepsi guru SMA terhadap pendekatan Deep Learning. Pendekatan deep learning ini dirancang untuk menciptakan pengalaman belajar yang lebih mendalam, relevan, dan menyenangkan bagi siswa melalui tiga pilar utama, yaitu Mindfull Learning, Meaningfull Learning, dan Joyfull Learning. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan deskriptif kuantitatif metode survei yang melibatkan 20 orang guru SMA di Kota Bandung dan Kota Bandar Lampung melalui teknik purposive sampling. Data dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner dengan analisis data percentage correction. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 90% responden yang pernah mendengar istilah deep learning, 65% responden mengungkapkan jika deep learning bagian dari kecerdasan buatan (artificial intelligence). Kemudian 55% responden menganggap bahwa deep learning sangat penting dalam konteks pendidikan, 55% responden sangat mengetahui cara penerapan deep learning dalam pendidikan, hanya 25% responden yang mengetahui aplikasi deep learning dalam pendidikan dan 15% responden menyebut bahwa Vertex AI sebagai aplikasi deep learning. Selanjutya, 65% responden setuju bahwa mereka perlu mengusai deep learning untuk meningkatkan kualitas pengajaran dan 35% responden menyebutkan jika deep learning dapat membantu dalam mengidentifikasi kebutuhan siswa. Terdapat 45% responden menganggap jika mereka sudah siap menggunakan deep learning dalam pembelajaran. Diharapkan, hasil analisis ini dapat memberikan gambaran tentang kesiapan dan harapan para pendidik dalam menghadapi dinamika perkembangan pembelajaran untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia.
Pelatihan Pembuatan Bahan Pembelajaran Interaktif Untuk Meningkatkan Kemampuan Literasi Digital Siswa Dengan Pemanfaatan Aplikasi Edpuzzle Bagi Guru-Guru SMA/SMK di Kecamatan Bekri Lampung Tengah Imanita, Myristica; Lestari, Nur Indah; Triaristina, Aprilia; Perdana, Yusuf
Suluah Bendang: Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 23, No 2 (2023): Suluah Bendang: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/sb.05030

Abstract

The purpose of this service activity is to improve the quality and competence of teachers through training in making interactive learning materials to improve students' digital literacy skills by utilizing the edpuzzle application. The era of globalization is a challenge in itself for the world of education. Information can easily be obtained through the digital world. For this reason, as a teacher/educator you must immediately adapt to current developments, by taking advantage of advanced technology. In this era of globalization, students must have digital literacy skills, so that students do not make the mistake of carrying out digital literacy activities by opening sources that cannot be accounted for. The problem of students' lack of digital literacy skills is a problem that is often found in our world of education, this condition is also felt by high school/vocational school teachers in Bekri District, Central Lampung. For this reason, teachers must pay attention to this by preparing and making fun interactive digital learning materials in the hope that they can improve students' digital literacy abilities and skills which can certainly influence better student learning outcomes. One of the applications that can be used by teachers is the edpuzzle application. Edpuzzle is a video-based application that all teachers can use to make learning as interesting as possible which makes students feel happy watching videos and reading text or content contained in videos. Apart from that, this application allows teachers to be creative in adding some content/descriptions embedded in the video. The method for implementing this service is socialization, training and evaluation. The resulting target output is the ability of high school/vocational school teachers in Bekri District, Central Lampung in making and designing interactive learning materials to improve students' digital literacy skills.Key words: Keywords: Interactive Learning Materials, digital literacy, Edpuzzle Application
Tradisi Mapag Tuyo Pada Masyarakat Petani Di Pringsewu Sahrozy Putra Rhomadona; Aprilia Triaristina; Risma Margaretha Sinaga; Ema Agustina
SEUNEUBOK LADA: Jurnal ilmu-ilmu Sejarah, Sosial, Budaya dan Pendidikan Vol 12 No 2 (2025): JURNAL SEUNEUBOK LADA
Publisher : Program Studi Pendidikan Sejarah - Universitas Samudra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33059/jsnbl.v12i2.12969

Abstract

The mapag tuyo tradition is a Balinese tradition adapted by farmers who use Pringsewu water due to crop failures. The purpose of this study is to describe the process of implementing the Mapag Tuyo tradition in Pringsewu. This study employed qualitative methods with a descriptive approach, utilizing data collection techniques such as interviews, observation, and documentation. Data analysis techniques included data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The Mapag Tuyo tradition in Pringsewu is adapted to local customs, including a procession of mountains of agricultural produce, a gathering of offerings, and a raid on the produce. These three stages serve to foster togetherness among farmers and serve as a form of prayer to God.
Pelatihan Pendampingan Sistem Pembelajaran Online Berbasis Aplikasi Google Meet Untuk Mendukung Distance Education Untuk MGMP Sejarah Kabupaten Lampung Selatan sumargono, sumargono; Triaristina, Aprilia; Ekwandari, Yustina Sri
Suluah Bendang: Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 21, No 3 (2021): Suluah Bendang: Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/sb.01640

Abstract

Peningkatkan kualitas pembelajaran pada siswa SMA se Kabupaten Lampung Selatan  melalui kegiatan pendampingan terhadap guru-guru MGMP Sejarah  dalam pengembangan sistem pembelajaran online berbasis aplikasi Google Meet bagi guru-guru. Kegiatan penelitian ini dilakukan dengan melakukan  proses  pendampingan  sistem  pembelajaran  online  berbasis  aplikasi  yang disebarluaskan kemasyarakat khususnya di sekolah-sekolah sebagai pemecah persoalan pengembangan pembelajaran di era pandemi covid-19. Google meet aplikasi digunakan sebagai pendukung distance education.  Berdasarkan hasil kegiatan didapat simpulan bahwa pembelajaran online dapat meningkatkan proses belajar mahasiswa yang lebih mandiri, kreatif serta inovatif. Apabila materi yang disampaikan pada google meeting dirancang secara detail, dan sistematis, maka pembelajaran sejarah di  SMA se Kabupaten Lampung Selatan dapat meningkatkan kualitas pengetahuan siswa. Kendala yang dihadapi dalam proses pembelajaran online ini dapat dilakukaan dengan kegiatan sosialisasi lebih intens diantara guru, guru dengan siswa. Selain itu, mencari solusi alternatif dalam menghadapi kendala diantaranya siswa mencari alternatif dengan memakai modem internet pribadi, warnet, atau dengan menggunakan aplikasi wifi.id berbayar yang telah disediakan oleh pihak sekolah guna meminimalisir kendala.  Secara  umum,  pembelajaran  berbasis online ini  manarik,  menantang kemandirian siswa dalam belajar dan sebagai solusi terbaik di massa pandemic covid-19 yang menuntut physical distancing.
Pelatihan Pemanfaatan Media Sosial Sebagai Sarana Pembelajaran di Era Digital pada Guru-Guru SMP di Kecamatan Gunung Sugih Lampung Tengah: Pengabdian Yustina Sri Ekwandari; Ema Agustina; Rinaldo Adi Pratama; Valensy Rachmedita; Aprilia Triaristina
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 2 (October 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i2.2929

Abstract

The purpose of this community service activity is to improve teachers' knowledge about the use of social media as a learning tool in the digital era. Social media is an online platform that allows interaction, information sharing, and independent content creation, such as blogs, social networks, wikis, forums, and even virtual worlds. Many individuals utilize open social media platforms like Instagram, Facebook, Line, and Twitter to expand their reach and increase interaction. This activity uses training methods or direct mentoring for teachers in Gunung Sugih District, Central Lampung Regency. It is hoped that this activity will improve teachers' ability to utilize social media as a learning tool in the classroom, so that students become more enthusiastic and easily understand the material. The results of the activity showed high enthusiasm from the participants from beginning to end. This is evidenced by an increase in the average score from 67.0 in the pre-test to 78.8 in the post-test, an increase of approximately 17.6%. These findings indicate that the training went smoothly and was effective in improving teachers' understanding of the use of social media in learning in the digital era.
Pemanfaatan Situs Purbakala Pugung Raharjo Sebagai Sumber Belajar Sejarah untuk Mahasiswa Ekwandari, Yustina Sri; Triaristina, Aprilia; Susanto, Henry
Fajar Historia: Jurnal Ilmu Sejarah dan Pendidikan Vol 5 No 2 (2021): Desember
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/fhs.v5i2.3690

Abstract

This study aims to examine the Pugung Raharjo Archaeological site as a source of learning history. The location of the Pugung Raharjo Archaeological site is located in the village of Batanghari, Sekampung, East Lampung Regency, Lampung Province. This research is qualitative research with a descriptive approach. Data collection techniques through literature study, observation, interviews, and documentation. The data validity technique uses source triangulation, for data analysis using interactive model analysis. The Pugung Raharjo Archaeological Site is a site protected by the Cultural Conservation Preservation Agency. As a source of learning the history of the ancient site Pugung Raharjo has historical values in the Praaksara/nirleka era with its relics, namely; Punden terraces, earth forts, stone with holes, stone axes, stone corpse complex, megalithic pools, beads, and household utensils. Classical era or Hindu-Buddhist relics, namely; Bodhisattva statues, Polynesian type statues, Humpback Inscriptions, and Ceramics. During the Islamic period, his relics were; Dalung Inscription, and Tombstone. The Pugung Raharjo Archaeological Site can be used as a source of history learning, one example is by learning history through the arrival and spread of early people in Sumatra, especially Lampung because this is the forerunner to the formation of a province of Lampung or often called the earth of Lampung. The process of utilizing the Pugung Raharjo site as a source of learning local history can be done by means, students can directly visit the object by doing/field trips. Thus the Pugung Raharjo archaeological site is very important for students, where students can participate in caring for and preserving historical relics in the vicinity.Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji situs Purbakala Pugung Raharjo sebagai sumber belajar sejarah. Lokasi situs Purbakala Pugung Raharjo terletak di desa Batanghari, Sekampung Kabupaten Lampung Timur, Provinsi Lampung. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data melalui studi pustaka, observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik keabsahan data menggunakan trianggulasi sumber, untuk analisis data menggunakan analisis model interaktif. Situs Purbakala Pugung Raharjo merupakan situs yang dilindungi oleh Badan Pelestarian Cagar Budaya. Sebagai sumber pembelajaran sejarah situs purbakala Pugung Raharjo memiliki nilai-nilai sejarah pada zaman Praaksara/nirleka dengan benda-benda peninggalannya yaitu; Punden berundak, Benteng tanah, Batu berlubang, Kapak Batu, Komplek Batu Mayat, kolam megalitik, manik-manik dan peralatan rumah tangga. Zaman klasik atau Hindu-Budha benda peninggalannya yaitu; arca Bodhisatwa, arca tipe Polinesia, Prasasti Bungkuk, dan Keramik. Pada Masa Islam benda peninggalannya yaitu; Prasasti Dalung, dan Batu Nisan. Situs Purbakala Pugung Raharjo dapat dijadikan sebagai sumber pembelajaran sejarah, salah satu contohnya adalah dengan pembelajaran sejarah melalui kedatangan dan penyebaran masyarakat awal di Sumatera khususnya Lampung, karena ini merupakan cikal bakal terbentuknya sebuah provinsi Lampung atau sering dikatakan juga bumi Lampung. Proses pemanfaatan situs Pugung Raharjo sebagai sumber belajar Sejarah Lokal dapat dilakukan dengan cara, mahasiswa dapat langsung mengunjungi obyeknya yang dilakukan dengan melakukan karya wisata/fieldtrip. Dengan demikian situs purbakala Pugung Raharjo sangat penting bagi para mahasiswa, dimana para mahasiswa dapat turut serta dalam merawat dan melestarikan peninggalan-peninggalan bersejarah yang ada di sekitarnya.
Hubungan Konsep Diri dengan Prestasi Akademik Mahasiswa Semester VIII Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Aisyah Pringsewu Triaristina, Aprilia
Jurnal Pendidikan Progresif Vol 7, No 2 (2017): Jurnal Pendidikan Progresif
Publisher : FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The number of samples in this study was 47 people. The results showed that. Most of the respondents who have self-concept in positive category are 31 respondents (65,9%), where there are 26 respondents (83,9%) got good academic achievement, and 5 respondents (16,1%) got poor academic achievement , And only 16 respondents (34.1%) have negative self concept, where as many as 7 respondents (43.8%) got good academic achievement, and as many as 9 respondents (56.2%) got poor academic achievement.  Keywords: Self Concept, Student AchievementDOI: http://dx.doi.org/10.23960/jpp.v7.i1.201701 
Pelatihan pembuatan bahan pembelajaran interaktif bagi guru-guru SMK Waskita Kabupaten Lampung Tengah Imanita, Myristica; Triaristina, Aprilia
Indonesia Berdaya Vol 5, No 3 (2024)
Publisher : UKInstitute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47679/ib.2024831

Abstract

Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru dalam meningkatkan kualitas pembelaran melalui pelatihan pembuatan bahan pembelajaran interaktif. diera digitalisasi ini memiliki tantangan tersendiri bagi dunia Pendidikan. Informasi dengan mudah di dapat melalui dunia digital. Guru harus segera beradaptasi dengan perkembangan tersebut, guru harus mampu menggunakan teknologi dan memanfaatkan kecanggihan tekhnologi untuk proses pembelajaran melalui pelatihan ini diharapkan guru-guru SMK Waskita Bekri memiliki keterampilan baru tentang pembuatan bahan ajar interktif karena pelatihan ini sangatlah penting. Pada pelatihan ini guru akan diajarkan membuat video interaktif menggunakan beberapa aplikasi agar guru-guru dapat membuat pembelajaran semenarik mungkin yang membuat siswa merasa senang untuk mengamati video dan membaca teks atau konten yang terdapat pada video. Selain itu aplikasi ini memungkinkan guru untuk berkreasi menambahkan beberapa konten/uraian yang disematkan pada video. Metode pelaksanaan pengabdian ini adalah sosialisasi,pelatihan dan evaluasi. Target luaran yang dihasilkan adalah kemampuan guru SMK Waskita Kecamatan Bekri Lampung Tengah dalam membuat dan mendesain bahan pembelajaran interaktif.
Pelatihan Pembuatan dan Penerapan Google Classroom Sebagai Media Pembelajaran Bagi Guru-Guru SMP IT Cinta Ilahi Gunung Sugih Kabupaten Lampung Tengah Imanita, Myristica; Ekwandari, Yustina Sri; Sinaga, Risma Margaretha; Triaristina, Aprilia
Indonesia Berdaya Vol 3, No 4: August-October 2022
Publisher : UKInstitute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47679/ib.2022300

Abstract

Memasuki era digitalisasi guru dituntut memiliki kemampuan yang cukup dalam mengikuti perkembangan teknologi. pembelajaran yang berfokus pada proses tatap muka dirasa belum cukup untuk mewujudkan tujuan pembelajaran dan Pendidikan oleh sebab itu pembelajaran tatap muka harus sudah diintegrasikan dengan blended-learning. Selain itu pada masa pademi covid-19 sistem pembelajaran mengalami perubahan yang signifikan sehingga pembelaran daring siap atau tidak harus dilaksanakan. Dalam kondisi seperti ini guru harus segera beradaptasi,berinovasi dan kreatif. Guru harus mampu melaksanakan proses pembelajaran dan mengolah kelas dengan memanfaatkan teknologi. namun pada kenyataannya tidak semua guru-guru siap melakukan perubahan ini. Salahsatunya adalah keterbatasan pengetahuan guru-guru tentang media teknologi yang bisa digunakan. Keterbatasan ini juga dialami oleh guru-guru SMP IT Cinta Ilahi Kabupaten Lampung Tengah Sehingga guru-guru masih menggunakan media social Grup Whatshapp dalam proses pembelajaran yang tentunya memiliki banyak keterbatasan. Google classroom merupakan media pembelajaran berbasis teknologi yang mudah untuk dipahami. Google classroom memberikan banyak fitur didalamnya seperti fitur untuk membuat kelas, mengelola kelas, mengirimkan materi,membuat kuis,melakukan penghitungan nilai dan masih banyak lainnya. Tentunya fitur-fitur yang terdapat pada google classroom memberikan kemudahan pada guru dan siswa.Oleh sebab itu pengabdian ini dirasa penting untuk dilakukan. Metode yang digunakan dalam pelaksanaan pengabdian ini adalah dengan menggunakan Metode Ceramah dan Tanya Jawab. Kemudian dilanjutkan dengan Praktik membuat, mengelola dan mengoperasionalkan Google Clasroom
PERAN TAMAN SISWA DALAM PEMBENTUKAN RASA NASIONALISME PADA MASA PERGERAKAN NASIONAL Rhamadani, Alfiani; Triaristina, Aprilia
ISTORIA : Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sejarah Vol. 19 No. 1 (2023): ISTORIA Edisi Maret 2023, Vol. 19. No.1
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/istoria.v19i1.53750

Abstract

Pada tahun 1922, Ki Hajar Dewantara memiliki peran dalam memperjuangkan pendidikan bangsa Indonesia yang mana kalaitu rakyat merasa tidak puas akan pendidikan yang diberikan pemerintah kolonial. Karena pendidikan yang diberikan pemerintah kolonial sifatnya dualisme, dan terkesan mengdiskriminasi rakyat Indonesia dengan hanya memprioritaskan anak-anak yang mempunyai keturunan raja dan golongan serta memprioritaskan anak-anak Belanda saja. Maka dari itu, Ki Hajar Dewantara mendirikan taman siswa sebagai perguruan bagi anak-anak rakyat bawah dan terbuka bagi rakyat umum. Metode penelitian yang digunakan dalam penulisan ini adalah metode penelitian sejarah yang dimulai dari heuristik, kritik sumber, interpretasi dan historiografi atau penulisan hasil penelitian. Hasil penelitian ini menjelaskan mulai dari latar belakang pendirian taman siswa, setelah itu membahas tentang langkah yang diambil Ki Hajar Dewantara dalam memperjuangkan pendidikan nasional, yang diakiri dengan peranan taman siswa itu sendiri untuk menumbuhkan rasa nasionalisme bagi para siswa melalui sistem among yang diterapkan di taman siswa.