Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

Optimalisasi Pendidikan Bahasa Arab Melalui Hilirisasi Pembelajaran Berbasis Konten Digitalisasi Islami: Mengoptimalkan Pendidikan Bahasa Arab Melalui Penerapan Pembelajaran Berbasis Konten: Digitalisasi Islam Sriwahyuningsih R. Saleh; Roymanto Ilolu; Febrianto Hakeu
ELOQUENCE : Journal of Foreign Language Vol. 5 No. 1 (2026): APRIL
Publisher : Language Development Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58194/eloquence.v5i1.3120

Abstract

Background: The rapid development of digital technology and the challenges of learning Arabic, which is often perceived as abstract, require innovation through a contextual approach based on Islamic digital content. Purpose: This study aims to examine how Islamic digital content can be implemented to support a digital, relevant, and sustainable Arabic learning ecosystem for younger learners. Method: This study employed a qualitative case study design involving 28 students at MA Muhammadiyah Gorontalo City. Data were collected through in-depth interviews, participant observation, and document analysis over four months. Data were analyzed using Miles and Huberman’s interactive model, including data reduction, data display, and conclusion verification through source triangulation. Results and Discussion: The implementation of downstream Islamic digital content was found to transform Arabic learning into a more active and contextual process, as reflected in higher participation in online discussion and reported improvement across students’ four language-skill areas. Downstream strategies involving collaborative content production, multi-platform distribution, and continuous evaluation were found to support the development of a more comprehensive digital learning ecosystem. The integration of Islamic values in digital content not only supported language development but also contributed to the strengthening of students’ Islamic character, while helping bridge the gap between conventional learning and the digital needs of the modern era. Conclusions and Implications: Downstreaming Islamic digital content appears to be a promising strategy for optimizing Arabic language education in the digital era. The study suggests the need for systematic policies to support digital transformation in Islamic educational institutions and the adaptation of similar models for other subjects.
الطباق والمقابلة في الجزء الرابع والعشرين: دراسة تحليلية بلاغية Rosnawati Anoy; Chaterina P. Doni; Sriwahyuningsih R. Saleh; Nurul Aini Pakaya
`A Jamiy : Jurnal Bahasa dan Sastra Arab Vol 14, No 1 (2025): Kajian Bahasa dan Sastra Arab
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31314/ajamiy.14.1.140-150.2025

Abstract

Thibaq adalah penggabungan antara sesuatu dengan lawannya dalam suatu ungkapan. thibaq dibagi menjadi dua jenis, yaitu thibaq positif dan thibaq negatif. Sementara itu, "muqabalah" adalah bentuk kata dasar dari "qabil" dengan pola "mufa'alah," yang berarti partisipasi. Dalam ilmu balaghah, "muqabalah" adalah menyatukan dua makna atau lebih, lalu menyatukan apa yang berlawanan dengan makna-makna tersebut secara berurutan. Jadi, tujuan analisis dalam penelitian ini adalah untuk menjelaskan jenis-jenis thibaq dan muqabalah dalam bagian ke-24 serta makna dan struktur thibaq dan muqabalah dalam bagian ke-24. Metode penelitian yang digunakan oleh peneliti dalam penelitian ini adalah metode deskriptif, dengan pendekatan penelitian yang digunakan adalah metode kepustakaan. Adapun sumber data yang digunakan dalam penelitian ini terdiri dari dua jenis, yaitu sumber data primer dan sumber data sekunder. Dari hasil penelitian, ada beberapa hal yang diperoleh peneliti melalui langkah-langkahnya, yaitu: Peneliti menemukan bahwa jenis-jenis thibaq dalam Surah Az-Zumar ada 7 ayat, dalam Surah Ghafir ada 12 ayat, dan dalam Surah Fussilat ada 13 ayat. Kemudian jenis-jenis "muqabalah" dalam Surah Ghafir ada 5 ayat, dan dalam Surah Fussilat ada 2 ayat. thibaq dalam bagian ke-24 terdiri dari 3 surah, sedangkan "muqabalah" terdiri dari 2 surah.