Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

Pemanfaatan Pasir Pantai Sebagai Media Tanaman Holtikultura Di Kampung Werur Kabupaten Tambrauw Sangadji, Zulkarnain; Rosalina, Febrianti; Febriadi, Ihsan
Abdimas: Papua Journal of Community Service Vol 1, No 2 (1): July 2019
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33506/pjcs.v1i2.633

Abstract

Salah satu permasalahan lahan yang ada di Papua Barat adalah lahan pantai berpasir yang hingga kini pemanfaatannya terutama di kampung werur  masih tergolong terbatas. Lahan pertanian yang terbatas dan pengetahuan masyarakat tentang cara pemanfaatan lahan atau penggunaan media tanam sebagai pengganti lahan  yang minim serta teknik budidaya tanaman yang kurang dipahami menjadi kendala bagi masyarakat di Kampung Werur khususnya dalam pemanfaatan dan pengolahan pasir sebagai media tanam. Dengan adanya potensi wilayah Papua Barat, khususnya kampung Werur untuk dikembangkan sebagai lahan pertanian, maka secara umum tujuan dari kegiatan ini adalah meningkatkan keterampilan termasuk pola berfikir masyarakat Kampung Werur didalam memanfaatkan potensi daerahnya sendiri sehingga dapat dijadikan sebagai sentra pendidikan dan penghasil budidaya tanaman pada lahan pasir di kabupaten Tambraw untuk memenuhi kebutuhan masayarakat. Selain itu, kegiatan ini secara tidak langsung akan meningkatkan perekonomian masyarakat  kampung Werur khususnya dan Kabupaten Tambaruw pada umumnya. Adapun metode penerapan  ini dilaksanakan oleh masyarakat  Kampung Werur sebagai pilot proyek akan dilatih cara pemanfaatan lahan pasir pantai, pengolahan lahan pasir, penyiapan bibit, penananam, penyiraman, pemupukan, pengendalian hama dan penyakit serta  teknik perawatan tanaman dan pemanenan. Dari hasil pelaksanaan kegiatan ini, hampir semua proses kegiatan berjalan dengan baik. Dimana pada saat proses penyemaian benih tanaman yang ditanam tumbuh dengan baik sehingga pada saat memasuki proses penanaman tetap berjalan dengan lancar.
Pemanfaatan Sampah Organik Dan Anorganik Untuk Mendukung Go Green Concept Di Sekolah Febriadi, Ihsan
Abdimas: Papua Journal of Community Service Vol 1, No 1 (1): January 2019
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33506/pjcs.v1i1.348

Abstract

Penelitian ini bertujuan untu membedakan jenis-jenis sampah, manfaat dan cara pengolahan sampah di lingkungan sekolah. Sampah dibedakan menjadi dua jenis yaitu sampah organik dan sampah anorganik. Sampah organik/mudah busuk  berasal dari: sisa makanan, sisa sayuran dan kulit buah-buahan, sisa ikan dan daging, sampah kebun (rumput, daun dan ranting). Sampah anorganik/tidak mudah busuk berupa kertas, kayu, kain, kaca, logam, plastik , karet dan tanah.Beberapa manfaat sampah yaitu sebagai kompos/pupuk organik dan sebagai biogas. Sedangkan pengolahan sampah dapat dilakukan beberapa cara yaitu Reuse (penggunaan kembali) yaitu menggunakan sampah-sampah tertentu yang masih memungkinkan untuk dipakai [penggunaan kembali botol-botol bekas]. Reduce (pengurangan) yaitu berusaha mengurangi segala sesuatu yang dapat menimbulkan sampah serta mengurangi sampah-sampah yang sudah ada. Recycle (daur ulang) yaitu menggunakan sampah-sampah tertentu untuk diolah menjadi barang yang lebih berguna [daur ulang sampah organik menjadi kompos]. Replace sendiri artinya mengganti, adapun maksudnya yaitu dengan cara mengganti barang yang ramah lingkungan. 
Pengentasan Buta Aksara Melalui Pembelajaran Calistung di Kampung Nanggou Distrik Sausapor Kabupaten Tambrauw Papua Barat Sangadji, Zulkarnain; Febriadi, Ihsan; Rosalina, Febrianti
Abdimas: Papua Journal of Community Service Vol 3, No 1 (2021): Januari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33506/pjcs.v1i1.1315

Abstract

Pemberantasan buta aksara adalah salahsatu bagian integral terkait pengentasan masyarakat dari kebodohan, kemiskinan, dan keterbelakangan, serta ketidakberdayaan dalam pengembangan kualitas sumber daya manusia di Indonesia. Distrik Sausapor sebagai Distrik yang berfungsi sebagai Ibu Kota Kabupaten Sementara Kabupaten Tambrauw menuntut masyarakatnya khususnya di daerah Pesisir yang masih memiliki Pendidikan rendah dan kemampuan berkomunikasi yang rendah dengan kemampuan Calistung yang masih sangat membutuhkan pemberdayaan, khususnya  pembelajaran membaca, menulis dan menghitung. Sebagai Kabupaten yang memiliki jumlah penduduk Buta Aksara terbanyak di Papua Barat, tentunya Pembelajaran Calistung ini sangat perlu dilakukan. Hal ini tentunya akan berdampak positif terhadap kemampuan berkomunikasi masyarakat. Berdasar pada hal tersebut maka dilakukan kegiatan berupa pengentasan buta aksara melalui  pembelajaran calistung (membaca, menulis, dan berhitung) secara berkelompok dengan tiga tahapan yang dimulai darin tahap persiapan, pelaksanaan hingga  tahapan analisis data. Selanjutnya demi keberlanjutan kegiatan pemberdayaan masyarakat tersebut akan dipilih beberapa calon tutor yang akan melanjutkan kegiatan belajar kelompok yang telah dibentuk. Demi meningkatkan kemampuan berkomunikasi masyarakat, metode pembelajaran yang berbasis komunikatif dilakukan agar mampu melatih masyarakat dalam berinteraksi satu sama lainnya. Kemampuan aksara masyarakat diukur melalui pre test (sebelum kegiatan) dan post test (setelah kegiatan). Hasil kegiatan menunjukkan bahwa terjadi peningkatan kemapuan Calistung warga belajar setelah dilakukan proses belajar mengajar oleh tutor. Dimana kemampuan membaca, menulis, dan berhitung sebelum kegiatan adalah 20%, 28%, dan 19% dan meningkat manjadi 84%, 85%, dan 78% setelah kegiatan. Adapaun kegiatan ini tidak akan berjalan lancer jika tidak ada Kerjasama yang baik dari berbagai pihak dan tentunya kesadaran belajar yang tinggi dari warga belajar harus diciptakan agar tujuan kegiatan bisa tercapai dengan baik.
Pendampingan Pembelajaran Bahasa Inggris Bagi Siswa SMPN 1 Saonek Raja Ampat Tahang, Heriyanti; Febriadi, Ihsan; Ngelo, Siti Mumtahanah
Abdimas: Papua Journal of Community Service Vol 3, No 2 (2021): Juli
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33506/pjcs.v1i2.1410

Abstract

Berdasar pada data observasi awal, sebagai Sekolah yang hanya memiliki satu guru Bahasa Inggris Aktif dan kurangnya motivasi belajar Bahasa Inggris siswa di SMP N 01 Saonek menjadi salah satu alasan pelaksanaan Program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini. Program ini dilaksanakan dalam tiga bentuk kegiatan yaitu penyuluhan pendidikan, mengajar bahasa Inggris di sekolah dan English fun day. Program ini bertujuan menumbuhkan motivasi belajar bahasa Inggris siswa SMP N 1 Saonek Raja Ampat. Seluruh siswa sekolah menjadi  peserta dalam program ini, 43 siswa yang tersebar di tiga tingkatan kelas. Diantaranya 13 siswa di Kelas 1, 15 siswa di Kelas 2 dan 15 siswa di kelas 3. Program ini dilaksanakan oleh dosen bersama 25 mahasiswa program studi Pendidikan Bahasa Inggris Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Sorong. Penyuluhan pendidikan merupakan salah satu bentuk agenda pembuka yang bertujuan memberikan penjelasan dan pemahaman kepada peserta didik tentang pentingnya mempelajari bahasa Inggris.  Program kedua adalah mengajar bahasa Inggris setiap hari di sekolah. Terakhir, English fun day yang diadakan setiap sore hari di sekitar pantai. Hasil dari program pengabdian ini menunjukkan bahwa program ini cukup berhasil dilihat dari antusiasme peserta didik selama mengikuti program-program yang telah disebutkan diatas. Antusiasme partisipasi aktif dari peserta didik ini menunjukkan adanya peningkatan motivasi belajar Bahasa Inggris yang tadinya kurang tertarik hingga akhirnya tertarik belajar bahasa Inggris. Selain itu, program ini juga sangat bermanfaat bagi mahasiswa dalam dalam mempraktekkan ilmu yang dipelajari dalam perkuliahan.
Pembelajaran dan Pemberdayaan Masyarakat melalui Pengajaran Calistung bagi Warga Distrik Bamusbama, Kabupaten Tambrauw, Papua Barat Heriyanti Tahang; Rahmatullah Bin Arsyad; Ihsan Febriadi
Publikasi Pendidikan Vol 9, No 3 (2019)
Publisher : Prodi PGSD FIP UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (878.357 KB) | DOI: 10.26858/publikan.v9i3.10101

Abstract

Kabupaten Tambrauw sebagai kabupaten dengan jumlah buta aksara tertinggi di Papua Barat menjadikan kegiatan Pembelajaran dan Pemberdayaan masyarakat melalaui pembelajaran Calistung perlu dilakukan. Kampung Bano menjadi lokasi pembelajaran karena jaraknya dengan Kota Kabupaten yang cukup jauh. Berdasar pada data terbaru distrik Bamusbama, 72% masyarakat kampung Bano tidak mengenyam pendidikan. Hal tersebut tentunya berbanding sama dengan kemampuan calistung yang dimilki masyarakat. Untuk mengatasi hal tersebut, KKN-PPM dengan 20 mahasiswa UM-Sorong melalui hibah Kemenristek Dikiti dilakukan dengan kegiatan pembelajaran Calistung. Sebelum pembelajaran dimulai, sosialisasi kepada masyarakat dilakukan. Setelah itu dilakukan pemetaan potensi lokal guna mendukung pembelajaran calistung. Selanjutnya kontrak belajar dilakukan guna menyepakati jadwal kegiatan. Setelah itu dilakukan pre-test guna mengetahui kemampuan awal masyarakat. Pembelajarn selama lima kali seminggu disesuaikan dengan kegiatan rutin masyarakat. Sebelum proses pembelajaran berakhir, dilakukan post-test untuk mengetahui peningkatan pengetahuan masyarakat setelah pembelajaran. Hasil pre-test dan post-test menunjukan peningkatan pengetahuan masyarakat, dari 17% hingga 89% untuk membaca, kemampuan memnulis dari 28% menjadi 89%, dan untuk kemampuan berhitung meningkat dari 17 % hingga 44 %. Kemampuan Calistung yang dimiliki oleh masyarakat masih tergolong kemampuan dasar hingga masih perlu keberlanjutan pembelajaran. Hingga melalui KKN-PPM ini telah dipilih dua peserta sebagai tutor yang akan melanjutkan kegiatan pembelajaran Calistung di Kampung Bano.
Pemanfaatan Pasir Pantai Sebagai Media Tanaman Holtikultura Di Kampung Werur Kabupaten Tambrauw Zulkarnain Sangadji; Febrianti Rosalina; Ihsan Febriadi
Abdimas: Papua Journal of Community Service Vol. 1 No. 2 (1): July 2019
Publisher : LP3M Universitas Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33506/pjcs.v1i2.633

Abstract

Salah satu permasalahan lahan yang ada di Papua Barat adalah lahan pantai berpasir yang hingga kini pemanfaatannya terutama di kampung werur  masih tergolong terbatas. Lahan pertanian yang terbatas dan pengetahuan masyarakat tentang cara pemanfaatan lahan atau penggunaan media tanam sebagai pengganti lahan  yang minim serta teknik budidaya tanaman yang kurang dipahami menjadi kendala bagi masyarakat di Kampung Werur khususnya dalam pemanfaatan dan pengolahan pasir sebagai media tanam. Dengan adanya potensi wilayah Papua Barat, khususnya kampung Werur untuk dikembangkan sebagai lahan pertanian, maka secara umum tujuan dari kegiatan ini adalah meningkatkan keterampilan termasuk pola berfikir masyarakat Kampung Werur didalam memanfaatkan potensi daerahnya sendiri sehingga dapat dijadikan sebagai sentra pendidikan dan penghasil budidaya tanaman pada lahan pasir di kabupaten Tambraw untuk memenuhi kebutuhan masayarakat. Selain itu, kegiatan ini secara tidak langsung akan meningkatkan perekonomian masyarakat  kampung Werur khususnya dan Kabupaten Tambaruw pada umumnya. Adapun metode penerapan  ini dilaksanakan oleh masyarakat  Kampung Werur sebagai pilot proyek akan dilatih cara pemanfaatan lahan pasir pantai, pengolahan lahan pasir, penyiapan bibit, penananam, penyiraman, pemupukan, pengendalian hama dan penyakit serta  teknik perawatan tanaman dan pemanenan. Dari hasil pelaksanaan kegiatan ini, hampir semua proses kegiatan berjalan dengan baik. Dimana pada saat proses penyemaian benih tanaman yang ditanam tumbuh dengan baik sehingga pada saat memasuki proses penanaman tetap berjalan dengan lancar.
Inventarisasi Dan Pemanfaatan Nipah (Nypa fruticans ( Thunb.) Wurmb) Oleh Masyarakat Pada Hutan Mangrove Kampung Mariat Pantai Distrik Aimas Kabupaten Sorong Ihsan Febriadi; Fajrianto Saeni
Median : Jurnal Ilmu Ilmu Eksakta Vol. 10 No. 3 (2018): Jurnal Median
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (791.887 KB) | DOI: 10.33506/md.v10i3.176

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi dan pemanfaatan nipah (Nypa Fruticans) oleh masyarakat  di Kampung Mariat Distrik Aimas  Kabupaten Sorong. Penelitian ini dilaksanakan di Kabupaten Sorong, Provinsi Papua Barat yang berlangsung pada Tahun 2018. Metode yang digunakan untuk inventarisasi tegakan nipah yang akan dilakukan di lapangan dengan menggunakan metode petak sampling, dengan teknik jalur berpetak. Sedangkan untuk menjelaskan pemanfaatan nipah oleh masyarakat dilakukan pengumpulan data menggunakan wawancara dengan kuesioner.  Penarikan sampel masyarakat dilakukan dengan metode purposive sampling. Penentuan responden dibagi menjadi dua, yaitu responden umum dan responden kunci. Penentuan responden umum dilakukan dengan metode sensus terhadap seluruh atau sebagian besar masyarakat  Kampung Mariat Pantai. Berdasarkan hasil inventarisasi yang dilakukan pada 3 titik pengamatan didapat 124 pohon nipah dengan nilai kerapatan 86,11 ind/ha. Dengan nilai kerapatan tersebut dapat dikatakan bahwa potensi tegakan pohon nipah di Kampung Mariat Pantai sangat kurang. Sedangakan terkait tentang pemanfaatan nipah dari 60 responden, baik daun (atap,sapu lidi, kertas rokok dan anyaman), batang daun (garam), batang nira (minuman tradisional) dan buah (kolang-kaling), dimana menurut masyarakat, pemanfaatan nipah lebih banyak diluar kawasan Kampung Mariat Pantai.
Kajian Aspek Sosial Ekonomi Dan Budaya Masyarakat Dalam Melakukan Aktivitas Perladangan Berpindah Oleh Masyarakat Kampung Ibasuf Distrik Aitinyo Kabupaten Maybrat Ihsan Febriadi; Fajrianto Saeni
Median : Jurnal Ilmu Ilmu Eksakta Vol. 11 No. 1 (2019): Jurnal Median
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (550.755 KB) | DOI: 10.33506/md.v11i1.459

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kondisi sosial ekonomi dan budaya masyarakat peladang berpindah Kampung Ibasuf Distrik Aityo Kabupaten Maybrat pada umumnya melakukan aktifitas perladangan sehubungan dengan aktifitas perladangan yang dilakukan, terutama pada lahan dengan kondisi kemiringan yang curam. Penelitian ini dilaksanakan di Kampung Ibasuf Distrik Aityo Kabupaten Maybrat yang berlangsung pada Tahun 2019.Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode observasi dan survey dengan tehnik  wawancara langsung  di lapangan.Pemilihan responden untuk wawancara dilakukan secara purposif (purposive sampling), yang terdiri dari kepala keluarga, dan informan kunci (kepala desa, sekretaris desa, tokoh adat/masyarakat, dan kaur), dengan jumlah 10 responden. Berdasarkan hasil penelitian di lapangan maka dapat diambil kesimpulan sebagai berikut: Sosial ekonomi masyarakat mempengaruhi dilakukannya perladangan berpindah oleh masyarakat di kampung Ibasuf Distrik Aitinyo Kabupaten Maybrat. Sistem perladangan berpindah oleh masyarakat di kampung Ibasuf dilakukan secaran turun menurun, yang dipengaruhi oleh tingkat umur, pendidikan dan tanggungan keluarga. Dengan luas keseluruhan perladangan berpindah sebesar 16,725 ha
Pemanfaatan Limbah Kulit Buah Pinang dan Batang Sagu dalam Pembuatan Pupuk Organik Cair febrianti rosalina; ihsan febriadi
Median : Jurnal Ilmu Ilmu Eksakta Vol. 11 No. 3 (2019): Jurnal Median
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (547.229 KB) | DOI: 10.33506/md.v11i3.690

Abstract

Penelitian ini bertujuan dalam mengevaluasi efektifitas dan efisiensi dari pemanfaatan limbah kulit buah pinang dan batang sagu yang diproses menjadi pupuk organik cair pada skala laboratorium dengan kapasitas fermentor sebesar 10L. Metode dari penelitian ini menggunakan desain rancangan acak lengkap yang terdiri dari 3 perlakuan dan 3 ulangan. Proses fermentasi dibiarkan berlangsung selama ±21 hari, dimana suhu bahan di dalam komposter tersebut diukur sebelum komposter ditutup rapat. Setelah 21 hari (3 minggu) hasil produksi pupuk organik cair sudah dapat diambil. Pengambilan sampel dilakukan tiap 2 minggu sekali selama 6 minggu. Data pengamatan kemudian dianalisis statistik dan apabila berpengaruh nyata maka dilakukan analisis lanjutan dengan menggunakan Duncan’s Multiple Range Test (DMRT) pada taraf α=5%. Hasil penelitian yang dilakukan menunjukkan bahwa limbah kulit batang sagu dan kulit pinang berpotensi digunakan sebagai bahan baku pembuatan pupuk organik cair (POC). Bahan organik yang menghasilkan volume air lindi yang cukup banyak adalah bahan organik yang diperlakukan menggunakan limbah kulit buah pinang (288 ml), dalam hal ini adalah perlakuan LPb1, LPb2, dan LPb3. Kematangan hasil fermentasi pengomposan juga memperlihatkan perubahan warna air lindi menjadi coklat kehitaman.
Sosialisasi Pemanfaatan Limbah Organik Sebagai Upaya Pengurangan Ketergantungan Pupuk Kimia Kepada Kelompok Tani Di Keluarah Majener Febrianti Rosalina; Sukmawati Sukmawati; Ihsan Febriadi
DedikasiMU : Journal of Community Service Vol 3 No 4 (2021): Desember 2021
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30587/dedikasimu.v3i4.3258

Abstract

Masyarakat di kelurahan majener, khususnya petani dalam mengolah lahan pertaniannya masih sangat tergantung menggunakan pupuk kimia. Hal ini didasari karena minimnya pengetahuan masyarakat petani terkait dampak dari penggunaan pupuk kimia dan manfaat dari penggunaan pupuk organik bagi tanah dan tanaman. Tujuan dari program pengabdian kepada masyarakat ini adalah agar masyarakat khususnya petani di kelurahan Majener dapat mengurangi ketergantungan penggunaan pupuk kimianya dan beralih memanfaatkan limbah organiknya untuk memperbaiki kondisi kesuburan tanah pertaniannya. Program pengabdian ini diawali dengan memberikan berbagai macam informasi mengenai dampak dari penggunaan pupuk kimia secara terus-menerus dan dilanjutkan dengan pemaparan terkait jenis-jenis limbah organic yang dapat diolah menjadi pupuk organic, serta manfaat dari pupuk organic tersebut. Berdasarkan hasil kegiatan diperoleh bahwa masyarakat sangat antusias mengikuti kegiatan sosialisasi yang diberikan, hal ini dibuktikan dari semangat para peserta yang sangat memperhatikan materi dan rajin memberi pertanyaan di sesi tanya-jawab. Selain itu, rasa ingin tahu dari masyarakat petani cukup tinggi karena berdasarkan hasil pre-test dan post-test setelah kegiatan pengetahuan masyarakat petani mengalami peningkatan menjadi 75%. Melalui kegiatan ini diharapkan masyarakat petani dapat mengembangkan minat kelompok tani yang ada dengan meminimalkan biaya pembelian pupuk kimia dan agar kedepannya pertanian di kelurahan Majener menjadi pertanian yang ramah lingkungan.
Co-Authors Achmad Rusdi Achmad Rusdi Akhmad ali Alitiong, M. Wahyudi Amilda Auri Amilda Auri Amos Nikodemus Aibini Andi Maryam Andi Teis Umpes Apriana Ema Liarian Bertha Mangallo Bertha Mangallo Blesia, Dina Elfrida Ratnawati Fajrianto Saeni Fathurrahman, Muhammad Ferdinandus, Ferdinandus Gafur, Muzna Ardin Abdul Hadra Tuljanna Sulaiman Hardianti, Rinda Heriyanti Tahang Herlina Arifin Iman Islami Indri Amilia Tupamahu Intan Ledy Puspito Irnawati Irnawati Ishak Musaad Ishak Musaad Kahar, Muhammad Syahrul Kambu, Sintia Putry Kesya Kesya Kesya Ksawera Selaya Kewila, Ameli Moni Krristina Claura Monika Mambyeuw La Aba La Aba La Ibal Layuk, Angeline Ta'dung Maruapey, Aziz Maukary, Kalvin M. Mersedes Fati Mersedes Fatie Milangoni, Elok Mira H Soekamto Miseri Cordias Bisulu Mugama, Indriani Muh. Mawardi Muhammad Arifin Abd Kadir Muhammad Fathurrahman Muhammad Syahrul Kahar MUHAMMAD TAUFIK Muharuddin, Muharuddin Nahsim Yenusi, Rohelio Velri Ngelo, Siti Mumtahanah Novita Fenetiruma Nurul Fajeriana Ode, Muh. Arif Ohorella, Hayat Marwan Ponisri, Ponisri Purnawati, Renny R. Riskawati Rahmatullah Bin Arsyad Ramadhanti Marsaoly Renny Purnawati Reyna Dwi Indira rima siburian Ris Hadi Purwanto Riskawati Riskawati Rosalina, Febrianti Rusdi, Achmad Sagisolo, Moses Alfando Said Samsaman Sangadji, Zulkarnaen Sangadji, Zulkarnain Sarawa Sarawa Sarawa, Sarawa Sarnely Uge Siti Nurjannah Sukmawati, Sukmawati Syahira Syahira Syarif Ohorella Syarif Ohorella Syifa Afia, Tsalisa Tahang, Heriyanti Tahang, Heriyanti Uge, Sarnely Yeblo, Yunita Yuliana Arsyad Zulkarnaen Sangadji Zulkarnain Sangadji Zulkarnain Sangadji