Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

Peran Pola Asuh Orang Tua Terhadap Kedekatan Emosional Dan Kesejahteraan Remaja 18 Tahun: Studi Kualitatif Ainul Mardiyah; Naiya Arinda; Hafizah Tarihoran; Nayla Aisyah Pajarina Tanjung
Jurnal Ilmu Psikologi dan Kesehatan | E-ISSN : 3063-1467 Vol. 2 No. 4 (2026): Januari - Maret
Publisher : CV. ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62379/jipk.v2i4.1545

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memahami bagaimana hubungan emosional antara anak dan orang tua serta pengaruh pola asuh terhadap kesejahteraan psikologis dan kepercayaan diri. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan empat responden mengenai kedekatan emosional, komunikasi dari hati ke hati, serta persepsi terhadap perhatian dan dukungan orang tua. Hasil penelitian menunjukkan adanya variasi pengalaman emosional: satu responden (R1) merasakan kedekatan yang tinggi dengan komunikasi terbuka dan dukungan emosional yang konsisten, sedangkan tiga responden lainnya (R2, R3, R4) mengalami kedekatan sedang hingga rendah akibat komunikasi terbatas, kurangnya apresiasi, dan perhatian orang tua yang minim. Hasil penelitian ini menegaskan bahwa pola asuh yang hangat dan penuh perhatian dapat membangun kepercayaan diri, kesejahteraan psikologis, dan motivasi belajar anak, sementara pola asuh yang kurang hangat berpotensi menimbulkan jarak emosional, kesepian, dan perasaan tidak dihargai. Penelitian ini menekankan pentingnya untuk melakukan dialog terbuka pada orang tua dan anak, kepekaan orang tua, dan perhatian emosional untuk membangun hubungan keluarga yang sehat dan harmonis.
Peran Konseling Individu Berbasis Humanistik dalam Menangani Masalah Kecemasan pada Mahasiswa Tingkat Akhir Sindy Aprilia; Putri Amanda Autari; Rifa Ulayya; Ainul Mardiyah
Fatih: Journal of Contemporary Research Vol. 2 No. 2 (2025): July-December
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/dnvfqg62

Abstract

Mahasiswa tingkat akhir rentan mengalami kecemasan akibat tuntutan akademik seperti penyelesaian skripsi, wisuda, dan perbandingan sosial. Kecemasan yang tidak terkelola dapat berdampak pada kesejahteraan psikologis dan motivasi belajar. Penelitian ini bertujuan mengkaji peran konseling individu berbasis humanistik dalam membantu mahasiswa tingkat akhir mengelola kecemasan. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan tiga mahasiswa tingkat akhir sebagai subjek yang dipilih secara purposive. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dan dianalisis melalui tahap reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kecemasan muncul akibat overthinking, keraguan diri, ketakutan tidak lulus tepat waktu, dan perbandingan sosial. Konseling humanistik yang menekankan empati, penerimaan tanpa syarat, dan kejujuran konselor efektif membantu mahasiswa meningkatkan kesadaran diri, menemukan makna personal, dan memperkuat kepercayaan diri dalam menyelesaikan skripsi.
Peran Konseling Individu dalam Mengatasi Betrayal Trauma (Trauma Pengkhianatan) Ainul Mardiyah; Muhammad Ayyubi; Muhammad Nur; Muhammad Kahfi Saragih
Fatih: Journal of Contemporary Research Vol. 2 No. 2 (2025): July-December
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/8mkfn246

Abstract

Fenomena betrayal trauma (trauma pengkhianatan) dalam hubungan interpersonal merupakan isu psikososial yang memberikan dampak destruktif bagi kesejahteraan mental individu, khususnya di kalangan mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi peran dan efektivitas konseling individu dalam membantu proses pemulihan mahasiswa yang mengalami trauma akibat pengkhianatan romantis, finansial, dan manipulasi emosional. Menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam terhadap tiga narasumber laki-laki berusia 21-25 tahun yang belum menikah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa trauma pengkhianatan memicu gangguan kecemasan, insomnia, hilangnya kepercayaan diri, hingga gejala PTSD ringan. Implementasi konseling individu melalui teknik restrukturisasi kognitif (Cognitive Behavioral Therapy), terapi naratif, dan latihan regulasi emosi terbukti efektif dalam merekonstruksi pola pikir negatif narasumber. Proses konseling membantu narasumber memahami batasan hubungan yang sehat, memvalidasi emosi yang tertekan, dan mendorong pertumbuhan pasca-trauma (post-traumatic growth). Temuan ini menegaskan bahwa intervensi konseling yang personal dan terstruktur sangat krusial untuk mengembalikan fungsi sosial dan resiliensi mahasiswa. Penelitian ini merekomendasikan penguatan layanan bimbingan konseling di lingkungan perguruan tinggi sebagai sarana mitigasi dampak trauma interpersonal agar tercipta lingkungan akademik yang lebih sehat dan inklusif.
Peran Konseling Individu dalam Menghadapi Permasalahan Trauma Bullying pada Remaja di Yayasan Panti Asuhan Kasih Abadi Nia Syahfitri Damanik; Elsi Sumita Harahap; Rido Hardian Rangkuti; Ainul Mardiyah
Fatih: Journal of Contemporary Research Vol. 2 No. 2 (2025): July-December
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/h8hgs444

Abstract

Bullying merupakan permasalahan serius yang dapat menimbulkan trauma psikologis pada remaja, khususnya bagi remaja yang tinggal di lingkungan panti asuhan. Trauma akibat bullying dapat berdampak pada kondisi emosional, kepercayaan diri, serta kemampuan penyesuaian sosial remaja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran konseling individu dalam membantu remaja menghadapi trauma bullying di Yayasan Panti Asuhan Kasih Abadi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konseling individu berperan penting dalam membantu pemulihan emosional remaja, meningkatkan kepercayaan diri, serta mengembangkan strategi coping yang adaptif. Konseling individu juga membantu remaja dalam membangun kembali hubungan sosial yang sehat. Dengan demikian, konseling individu dapat dijadikan sebagai salah satu bentuk intervensi yang efektif dalam menangani trauma bullying pada remaja di lingkungan panti asuhan.
Peran Lingkungan Pesantren Amindy Barokah Dalam Meningkatkan Kemandirian Belajar Santri Ainul Mardiyah; Rafif Alwan Najib; M. Amirun Mukhlis; Aldi Arianto Maulana
Jurnal Ilmu Ekonomi, Pendidikan dan Teknik Vol. 3 No. 1 (2026): IDENTIK - Januari
Publisher : CV. SINAR HOWUHOWU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70134/identik.v3i1.1246

Abstract

Learning independence is one of the important competencies that students must have when undergoing education at Islamic boarding schools. The Islamic boarding school environment is not only a place for the transfer of knowledge, but also a means of forming character, discipline and responsibility. This research aims to find out how the Amindy Barokah Islamic Boarding School environment increases students' learning independence through learning habits, time management, and spiritual formation. The research uses a descriptive qualitative approach with data collection techniques through interviews and observation. The results of the research show that students' learning independence is formed from the start of their boarding school, they are accustomed to it through a strict schedule, learning activities outside formal hours, the example of the ustadz, and guidance to face the challenges of adolescence. Santri also show high initiative when facing learning difficulties. Thus, the Islamic boarding school environment has a significant role in creating students who are independent and responsible in learning.
Pengembangan Literasi Al-Qur'an Berbasis Metode Kauny dan Pemberdayaan Sosial-Ekologis di Desa Bakal Julu Wayugiarso; Anggi Sabela Hutapea; M. Faiz Ramadhan; Ainul Mardiyah
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 4 (2026): Edisi: Agustus-Oktober
Publisher : Pustaka Bangsa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rendahnya literasi Al-Qur'an, pemanfaatan teknologi digital secara bijak, serta partisipasi masyarakat dalam menjaga lingkungan menjadi tantangan di Desa Bakal Julu, Kabupaten Dairi. Pengabdian ini bertujuan menganalisis efektivitas pembelajaran Al-Qur'an berbasis Metode Kauny Quantum Memory yang dipadukan dengan edukasi literasi digital dan pemberdayaan sosial-ekologis. Kegiatan dilaksanakan pada 6–12 Juli 2026 di Kampung Namontrep 1, Dusun III, menggunakan pendekatan Participatory Action Research (PAR) melalui kolaborasi antara mahasiswa, pemerintah desa, tokoh agama, dan masyarakat. Program meliputi pembelajaran Al-Qur'an, edukasi literasi digital, gotong royong kebersihan lingkungan, pembinaan keagamaan, dan Festival Muharram. Hasil menunjukkan peningkatan minat serta kemampuan menghafal Al-Qur'an pada anak-anak, meningkatnya kesadaran menjaga kebersihan lingkungan, partisipasi masyarakat dalam kegiatan sosial-keagamaan, dan keterlibatan generasi muda dalam memakmurkan masjid. Pendekatan ini efektif memperkuat pemberdayaan masyarakat secara berkelanjutan melalui integrasi pendidikan keagamaan, literasi digital, kepedulian lingkungan, dan penguatan partisipasi sosial masyarakat.
Manajemen Komunikasi Kepemimpinan Dalam Membangun Anggota yang Efektif Danu Aji Tambunan; Azwar Nasa Ismail; Romadhon Tanjung; Ainul Mardiyah
Journal of Health Education Law Information and Humanities Vol. 3 No. 2 (2026): Agustus 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/helium.v3i2.8783

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran manajemen komunikasi kepemimpinan dalam membangun anggota organisasi yang efektif. Komunikasi merupakan salah satu unsur penting dalam kepemimpinan karena menjadi sarana utama dalam menyampaikan informasi, membangun hubungan kerja, memberikan motivasi, serta mengarahkan anggota untuk mencapai tujuan organisasi. Manajemen komunikasi yang baik memungkinkan terjadinya interaksi yang efektif antara pemimpin dan anggota sehingga tercipta lingkungan kerja yang kondusif, produktif, dan berorientasi pada pencapaian tujuan bersama. Penelitian ini menggunakan metode studi pustaka (library research) dengan mengkaji berbagai literatur, buku, dan jurnal ilmiah yang berkaitan dengan kepemimpinan, komunikasi organisasi, dan pengembangan sumber daya manusia. Hasil kajian menunjukkan bahwa manajemen komunikasi kepemimpinan yang efektif ditandai oleh keterbukaan informasi, kemampuan mendengarkan, pemberian umpan balik yang konstruktif, serta penggunaan strategi komunikasi yang sesuai dengan karakteristik anggota. Penerapan komunikasi yang efektif oleh pemimpin dapat meningkatkan motivasi, komitmen, loyalitas, dan kinerja anggota organisasi. Selain itu, komunikasi yang baik juga mampu meminimalkan konflik, meningkatkan kerja sama tim, serta memperkuat budaya organisasi yang positif. Dengan demikian, manajemen komunikasi kepemimpinan memiliki peran strategis dalam membangun anggota yang efektif dan mendukung keberhasilan organisasi secara keseluruhan.