Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Kelayakan Investasi Pembukaan Cabang Rumah Makan Made In Bandung Ditinjau Dari Aspek Pasar, Teknis Dan Finansial Di Kota Bandung Wodhantyo Prabhasworo; Budi Praptono; Atya Nur Aisha
eProceedings of Engineering Vol 2, No 2 (2015): Agustus, 2015
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Rumah Makan Made In Bandung adalah rumah makan yang menyediakan menu dengan rasa khas makanan dari Pulau Bali yang terletak di kawasan Apartemen Buah Batu. Permintaan akan produk Rumah Makan Made in Bandung terbilang cukup besar, dengan pendapatan yang diterima dari periode penjualan bulan September 2014 – april 2015 sekitar Rp 2.787.000 – Rp 4.434.000. Melihat reaksi konsumen tersebut, pemilik tertarik untuk memperluas pasar dengan membuka cabang baru di Kota Bandung. Kota Bandung memiliki peluang yang besar untuk membuka usaha, karena dari jumlah penduduk 2.483.977 jiwa, 250.210 diantaranya adalah remaja usia 20 – 24 tahun yang merupakan sasaran utama penjualan produk. Oleh karena itu diperlukan penelitian untuk mengetahui kelayakan dari rencana investasi. Penelitian akan melakukan analisis aspek pasar, teknis, dan finansial. Pada tahap analisis pasar akan dilakukan penyebaran kuesioner untuk mengetahui besarnya pasar sasaran. Analisis aspek teknis akan mempertimbangkan lokasi, pegawai, dan kapasitas produksi. Aspek finansial akan memperkirakan kelayakan ekonomis usaha dengan mempertimbangkan data aspek pasar dan aspek teknis. Hasil penelitian berupa Pay Back Period (PBP) selama 3,574 tahun, Net Present Value (NPV) sebesar RP 16.0364.672 dan Internal Rate of Return (IRR) sebesar 21.53% dimana MARR sebesar 12%. Investasi pembukaan cabang dinilai layak, karena IRR lebih besar dari MARR, dab NPV bernilai positif. Kata kunci: Analisis kelayakan, PBP, NPV, IRR.
Analisis Kelayakan Pembukaan Cabang Percetakan Swasta Nulus Di Kabupaten Badung Ditinjau Dari Aspek Pasar, Teknis Dan Financial I Gusti Komang Gede Raditya Paramarta; Budi Praptono; Wawan Tripiawan
eProceedings of Engineering Vol 5, No 1 (2018): April 2018
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Percetakan Swasta Nulus atau yang biasa disingkat dengan Percetakan SN merupakan sebuah usaha yang bergerak pada bidang jasa yang menawarkan pencetakan dari berbagai jenis cetakan. Percetakan Swasta Nulus pertama kali membuka kantornya di Jalan Tukad Batanghari 3 no 9, Denpasar Bali dengan pendapatan perbulannya yang baik. Demi meningkatnya pendapatan penjualannya di bisnis percetakan ini, pemilik ingin memperluas usahanya dengan membuat cabang baru di kota Denpasar. Dan tempat yang dipilih untuk membuka cabang barunya adalah di Jalan Raya Sempidi, Kabupaten Badung, Bali. Aspek pasar pada penelitian ini didapatkan dengan menyebarkan kuesioner kepada 300 responden di daerah yang dituju dan rentang usia yang berumur 15-60 untuk mengetahui berapa banyak pasar potensial, pasar tersedia, dan pasar sasaran. Sedangkan untuk aspek teknis dan finansial digunakan data sekunder yang didapat dari berbagai sumber. Hasil penyebaran kuesioner menunjukkan presentase pasar potensial sebesar 100%, pasar tersedia 9,04%, dan untuk pasar sasaran perusahaan membidik 1% dari pasar tersedia. Hasil perhitungan finansial menunjukkan bahwa nilai NPV untuk periode 2018-2022 adalah Rp 431.385.644 presentase IRR sebesar 24%, dan PBP 2,98 tahun. IRR yang diperoleh lebih besar dari nilai MARR yaitu 9,95% dan NPV bernilai positif. Dari parameter tersebut, maka pembukaan cabang percetakan Swasta Nulus di Dalung, kota Badung dapat dikatakan layak. Kata kunci: Percetakan Swasta Nulus, analisis kelayakan, NPV, IRR, PBP ABSTRACT: Percetakan Swasta Nulus Nulus or commonly abbreviated with Percetakan SN is a business engaged in the field of services that offer printing from various types of prints. Percetakan Swasta Nulus first opened its office on Jalan Tukad Batanghari 3 no 9, Denpasar Bali with good monthly income. In order to increase sales revenue in this printing business, the owner wants to expand its business by creating a new branch in the city of Denpasar. And the place chosen to open his new branch is on Dalung, Badung regency, Bali. Market aspect in this study was obtained by distributing questionnaires to 300 respondents in the targeted areas and age ranges aged 15-60 to find out how many potential markets, available markets, and target markets. As for the technical and financial aspects used secondary data obtained from various sources. The results of the questionnaires spread show 100% potential market percentage, 9.04% available market, and for the target market the company is targeting 1% of the available market.
Analisis Kelayakan Penambahan Paket Honeymoon Pada Serious Paradise Tour & Travel Nirwan Aprido; Budi Praptono; Sari Wulandari
eProceedings of Engineering Vol 3, No 2 (2016): Agustus, 2016
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Serious Paradise Tour & Travel merupakan usaha yang bergerak dibidang jasa, yaitu melayani segala perjalanan / Tour ke segala lokasi wisata di dalam negeri maupun luar negeri . Dalam penelitian ini aspek pasar didapatkan dengan menyebar kuesioner kepada 95 responden yang pernah memakai jasa Serious Paradise Tour & Travel untuk mengetahui berapa banyak pasar potensial, pasar tersedia, dan pasar sasaran. Sedangkan untuk aspek teknis dan finansial digunakan data sekunder yang didapat dari berbagai sumber. Hasil penyebaran kuesioner menunjukkan persentase pasar potensial sebesar 100%, pasar tersedia 98%, dan untuk pasar sasaran perusahaan membidik 1% dari pasar tersedia. Hasil perhitungan finansial menunjukkan bahwa nilai NPV untuk periode 2016-2020 adalah Rp 6.594.312.735,86 presentase IRR sebesar 62,62%, dan PBP 1,700 tahun. IRR yang diperoleh lebih besar dari nilai MARR yaitu 15% dan NPV bernilai positif. Dari parameter tersebut, maka Penambahan Paket honeymoon pada Serious Paradise Tour & Travel dapat dikatakan layak. Kata kunci: Serious Paradise Tour & Travel, analisis kelayakan, NPV, IRR, PBP
Analisis Pengembangan Model Bisnis Ukm Java Seven Dengan Pendekatan Business Model Canvas Mellisa Lasilkvie; Budi Praptono; Maria Dellarosawati
eProceedings of Engineering Vol 5, No 1 (2018): April 2018
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Di era sekarang ini, perkembangan UKM didominasi dari golongan kuliner, travel dan juga fashion, dan yang berpotensi untuk melakukan pengembangan model bisnis yang tepat supaya dapat terus bertahan. Java Seven adalah UKM golongan fashion yang memiliki produk utama berupa sepatu yang akan sangat membutuhkan pengembangan model bisnis yang tepat supaya tidak kalah dengan para kompetitornya. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan Analisis Pengembangan Model Bisnis Dengan Menggunakan Business Model Canvas. Dalam penelitian ini akan dilakukan penguatan model bisnis yang terjadi di Java Seven dengan menggunakan analisis business model canvas. Metode pengumpulan data yang dilakukan yakni dengan cara wawancara yang berasal dari pihak internal UKM Java Seven. Dan juga analisis melalui kuisoner yang berguna sebagai pelengkap data wawancara internal tersebut. Berdasarkan hasil pengolahan data dapat diketahui bahwa bentuk model bisnis melalui analisis business model canvas yang dimiliki Java Seven masih belum lengkap atau kurang untuk memenuhi ke Sembilan elemen blok bangunan pada Business Model Canvas. Namun beberapa blok seperti value proposition, revenue streams, cost structure, customer segments dan channels memiliki ancaman yang tinggi dan mengancam model bisnis Java Seven sehingga perlu dilakukan pengembangannya. Sehingga, akhirnya Java Seven akan memiliki bentuk model bisnis yang baru supaya tetap bisa bertahan di pasar dan bisa bersaing dengan para pesaing. Kata Kunci: Pengembangan, Business Analyst, Business Model Canvas Abstract In today's development of SMEs are dominated from culinary, travel and fashion, so it needs reinforcement and development of the right business model in order to continue to survive. Java Seven is a fashion group SME that has a main product in the form of shoes and bags that require reinforcement and development of the right business model so as not to lose with its competitors. This study aims to perform Analysis of Business Model Strengthening Using Business Model Canvas. In this research will be strengthening business model that occurs in Java Seven by using business model analysis canvas. After getting the data fo’[rm the business model of Java Seven will then be used additional analysis of SWOT to strengthen the business model of SMEs Java Seven itself. After that will form the results of strengthening and development of business models Java Seven. Data collection method is done by interviewing two informants from Java Seven. And also analysis through kuisoner which is useful as complement of data to two informant. Based on the results of data processing can be seen that the form of business models through business model analysis canvas Java Seven owned is good enough because the business model currently owned able to meet the Nine element building blocks on Business Model Canvas. But some blocks such as value proposition, revenue streams, cost structure, customer segments and channels have a high threat and threaten the business model of Java Seven so it needs to be strengthened and development. And in the end Java Seven will have a new form of business model in order to stay in the market and can compete with competitors.. Keywords : development, Business Analyst, Business Model Canvas
Perumusan Strategi Pemasaran Untuk Jasa Penyewaan Forklift Pada Cv Bjp Dengan Menggunakan Metode Swot Dan Ie Matriks Nurul Rizki Pratiwi; Budi Praptono; Husni Amani
eProceedings of Engineering Vol 5, No 2 (2018): Agustus 2018
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

CV BJP merupakan suatu perusahaan yang terletak di daerah Rancaekek yang bergerak dibidang jasa penyewaan forklift. CV BJP memiliki 12 unit forklift dengan kapasitas 2 sampai dengan 7 ton. Rata-rata permintaan sewa harian di CV BJP adalah sebanyak 5 sampai dengan 7 unit forklift. Sedangkan jumlah unit forklift di CV BJP adalah sebanyak 12 unit. Dengan peluang pasar sebesar 84,8% atau 25 dari 33 perusahaan di Rancaekek yang membutuhkan jasa penyewaan forklift setiap harinya, seharusnya CV BJP dapat memaksimalkan peluang tersebut. Oleh karena itu diperlukan penerapan strategi pemasaran yang tepat guna bagi CV BJP untuk meningkatkan frekunsi permintaan penyewaan forklift. Metode yang dilakukan yaitu dengan menggunakan Matriks IE yaitu dengan menganalisis parameter yang digunakan yaitu total skor IFAS dan total skor EFAS. Dari matriks IE, akan didapatkan posisi internal dan ekternal perusahaan sekaligus alternative strategi yang dapat dikembangkan. Kemudian dilakukan juga analisis SWOT untuk mengidentifikasikan kekuatan dan kelemahan internal perusahaan dalam menghadapi peluang dan ancaman eksternal perusahaan. Analisis SWOT menghasilkan beberapa alternative strategi yang ditunjukkan dengan matrik SWOT dengan mempertimbangkan keempat faktor yang telah dianalisis. Berdasarkan hasil analisis internal ekternal perusahaan dan analiis SWOT, maka diperoleh kesimpulan bahwa terdapat tiga alternative strategi pemasaran yang tepat bagi perusahaan berdasarkan Matriks IE dan Analisis SWOT. Tiga alternative strategi tersebut adalah CV BJP harus melakukan upaya meminimalkan biaya dan operasi yang tidak efisien untuk mengontrol kualitas produk, CV BJP harus mencari perusahaan besar yang membutuhkan jasa penyewaan forklift dalam skala besar, CV BJP harus meningkatkan variasi dan kuantitas produk sesuai dengan kebutuhan pasar, agar tetap ikut bersaing di industri jasa penyewaan alat berat Kata kunci: Strategi Pemasaran, Faktor Internal-Eksternal, Analisis SWOT
Analisis Kelayakan Pembukaan Toko Disneck Merchandise Dilihat Dari Aspek Pasar, Aspek Teknis, Aspek Keuangan, Dan Aspek Manajemen Fauzan Fauzan; Budi Praptono; Nurdinintya Athari Supratman
eProceedings of Engineering Vol 2, No 2 (2015): Agustus, 2015
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACT At the present time the need for individual people increasingly diverse, starting from basic needs, needs support to non-basic needs. Clothing is one of the basic needs that are essential in human survival. Large consumption rate becomes positive in the clothing industry, especially industrial development. The human need for clothing is growing into its own business opportunities for industry players. Merchandise Disneck is one of the local brand that sells items related to the world of fashion. At first, Diseneck Merchandise making sales through online media such as social media Twiiter, Faceebook, blackberry massager and buy-sell website. By looking at the number of sales of Disneck Merchandise which continues to grow from year 2010 - 2013 about 11.1% - 15.2% and to increase consumer trust to the brand of Diseneck Merchandise, Diseneck Merchandise planning to open its first store in Bandung city. Before making Disneck Merchandise Toko, feasibility analysis whether Disneck Merchandise Toko will make decent views of aspects of the market, aspects technical, financial aspects and management aspects. From the distribution of questionnaires, researchers get the percentage of the potential market is 96%, 92% and available market target market of 1.67%. for the financial aspects of investment expenditure and revenue estimates obtained by using the results of the analysis of the calculations have been done before. The period set for the financial projections is 5 years with MARR = 12%. Results of calculation of the value of the investment is NPV = Rp. 238 928 917, IRR = 64.48% and PBP = 2,050 years. Development of Toko DisneckMerchandise declared eligible for IRR value is greater than the value of MARR and the NPV is positive. Keywords: Feasibility Analysis, NPV, IRR, PBP, Disneck Merchandise store.
Pengembangan Kualitas Layanan Usaha Batagor 61 Dengan Menggunakan Metode Quality Function Deployment Bagus Nenda Haryo Pambudi; Budi Praptono; Muhammad Iqbal
eProceedings of Engineering Vol 2, No 3 (2015): Desember, 2015
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Batagor 61 merupakan salah satu dari sekian banyak industri rumah makan yang ada di Kota Bandung. Untuk memenangkan persaingan dengan usaha sejenis lainnya, Batagor 61 harus memiliki beberapa strategi untuk menarik minat beli masyarakat sekitarnya. Salah satu di antaranya adalah dengan meningkatkan kualitas pelayanan. Berdasarkan hasil wawancara yang dilakukan kepada 30 orang responden, terdapat beberapa faktor yang belum dimaksimalkan oleh Batagor 61 dalam melayani pelanggannya. Oleh karena itu, Batagor 61 memerlukan evaluasi terhadap layanan yang diberikan. Batagor 61 tidak cukup hanya mengetahui kepuasan pelanggan saja, akan tetapi juga harus mengetahui kelemahan dari layanannya. Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan rekomendasi pengembangan kualitas layanan Batagor 61 sesuai dengan kebutuhan pelanggan untuk meningkatkan kepuasan pelanggan. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah Quality Function Deployment (QFD). Penelitian ini mengidentifikasi 6 atribut kebutuhan pelanggan yang diukur kinerjanya berdasarkan tingkat kepentingan dan tingkat kepuasan pelanggan. Berdasarkan hasil pengukuran kinerja dari 6 atribut kebutuhan yang disusun berdasarkan Dimensi ServQual, didapatkan 9 karakteristik teknis yang kemudian diolah kedalam QFD. Hasil dari QFD House of Quality berupa 4 karakteristik teknis yang didapat berdasarkan ranking dan target yang belum terpenuhi. Kemudian, 4 karakteristik teknis tersebut dijadikan dasar untuk merancang konsep yang digunakan sebagai dasar perumusan rekomendasi. Kata kunci: Pengembangan Kualitas Layanan, Quality Function Deployment, Dimensi ServQual
Pengembangan Model Business Sandiwara Store Dengan Menggunakan Pendekatan Business Model Canvas Dimas Anggoro; Budi Praptono; Rio Aurachman
eProceedings of Engineering Vol 3, No 2 (2016): Agustus, 2016
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sandiwara Store adalah sebuah perusahaan yang bergerak di bidang industri fashion yang menyediakan pakaian yang bertemakan musik atau film. Namun terdapat permasalahan baik internal maupun eksternal pada masa produksi hingga penjualan, sehingga menyebabkan tidak maksimalnya pendapatan yang bisa di dapat oleh Sandiwara Store. Maka dari itu dibutuhkan adanya sebuah model bisnis dari Sandiwara Store untuk membantu memperjelas elemen apa saja yang dapat membantu Sandiwara Store dalam kelangsungan produksi dan penjualannya. Business Model Canvas adalah alat bantu yang digunakan dalam memetakan sembilan blok elemen yang terhubung dengan Sandiwara Store baik pada masa produksi maupun masa penjualan. Sembilan blok elemen yang ada pada Business Model Canvas ialah Customer Segments, Value Propositions, Channels, Customer Relationships, Revenue Streams, Key Partnerships, dan Key Resources. Sembilan blok elemen tersebut didapat setelah mengolah data yang diambil dari perusahaan kompetitor dan perusahaan pemimpin pasar. Analisis SWOT dilakukan untuk mengetahui kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman yang ada pada sembilan blok elemen Sandiwara Store. Kata Kunci: BMC, Bussiness Model Canvas, Model Bisnis, SWOT.
Analisis Kelayakan Pembukaan Toko Tas Esgotado Ditinjau Dari Aspek Pasar, Aspek Teknis, Dan Aspek Finansial Suryo Azdkiyo Abe Abe; Budi Praptono; Maria Dellarosawati
eProceedings of Engineering Vol 3, No 2 (2016): Agustus, 2016
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Esgotado small and medium-scale company that stood since November 2012. Esgotado located in the city of Bandung, at this location Esgotado produce and sell their products online. During this time Esgotado been doing promotions through social media such as websites, twitter & facebook that keep running until ini.Since information technology is growing rapidly and proved to be very supportive and helpful to the process of marketing and selling products, but with the number of shopping destinations in the cities greater then the conventional sales process through transactions on shopping remains an important issue in improving product sales. with many opportunities that can be optimized by the company Esgotado that one of the huge market potential of the region, the city of Bandung as one of the opportunities that can be exploited by management Esgotado to improve profoit. Companies Esgotado want to increase sales revenue by opening stores ofline to market its products, the need to store opens investment feasibility analysis Esgotado bag In this study, the financial aspect is calculated in the form of investment funds, expected revenues, operating costs, state revenue, cash flow and balance sheet to assess the level of investment as PBP, NPV, IRR. Periods in making financial projections is set for 5-year financial projections by MARR = 14%. The result of the calculation of the level of investment that is: NPV = Rp. 225,922,772 IRR = 59% and PBP = 1.50 years. ofline store openings feasible or greater than MARR IRR and NPV positive. Keywords: Feasibility Analysis , NPV , IRR , PBP , Esgotado Ofline Store
Usulan Perbaikan Kualitas Pelayanan Usaha Yummy Menggunakan Metode Qfd (quality Function Deployment) Annandya Savitri Soetrisno Putri; Budi Praptono; Maria Dellarosawati Idawicaksakti
eProceedings of Engineering Vol 2, No 2 (2015): Agustus, 2015
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Yummy merupakan Usaha Kecil Menengah (UKM) yang berada di depan Telkom Applied Science School. Yummy menjual produk berupa camilan seperti kentang, nugget, sosis, otak-otak yang ditaburi varian rasa seperti balado, barbeque, pizza, dan pedas. Saat ini Yummy sedang mengalami penurunan kualitas. Dilihat dari rata-rata pelanggan Yummy 6 bulan dan jumlah keluhan pelanggan mengenai kualitas pelayanan terhadap 20 responden. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan usulan perbaikan terhadap kualitas pelayanan usaha Yummy dengan menggunakan metode QFD, guna mendapatkan nilai tambah yang besar dan guna memperbaiki kualitas pelayanan Yummy. Dalam penelitian ini diperoleh 19 atribut kebutuhan berdasarkan dimensi SERVQUAL yang terdiri dari lima yaitu tangibles, reliability, responsiveness, assurance, dan emphaty. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah terdapat 16 atribut kebutuhan Yummy yang memiliki kinerja buruk dibandingkan dengan kompetitor yaitu Rege-rege. Dari 16 atribut kebutuhan tersebut dijadikan sebagai fokus perbaikan kualitas layanan Yummy, agar setiap atribut kebutuhan tersebut memiliki keunggulan bersaing dari pesaing. Kata kunci : QFD, Kompetitor, UKM, Kualitas Pelayanan, SERVQUAL
Co-Authors Aditya Ahmad Maulana Aditya M. Nugraha Agung Gumilar Prayogi Agus Achmad Suhendra Ajeng Yunita Ajeng Yunita Akbar, Resha Aldo Theofilus Suherman Alfi Ramdhani Putrakoranto Alifan Nurfatwa Mahasidhqi Alrasyid, Andi Muhammd Harun Amalia Indah Pratiwi Amelia Kurniawati Andi Hidayat Andri Mardi Andrian Bima Ardianta Annandya Savitri Soetrisno Putri Aprililo, Akbar Aqilah, Muhammad Jihan Aria Permana Muluk Arief Rachman Arif Rahman Armiya, Mikail Aryodimas Syifa Putrandy Atya Nur Aisha Aulia Fashanah Aulia, Muhammad Jacka Azhari Fauzi Din Nugraha Azhari, Faza Fauzan Azwari, Mita Bagus Nenda Haryo Pambudi Baskara, Pradipta Ricky Baswara, Yoni Sotya Bayu Wardana Putra Bijaksana Prabawa Bobby Hera Sagita Boby Hera Sagita Brilliant Rafly Pramana Putra Budhi Yogaswara Budi P, Susilo Agung Chaula Triza Putri Christianto Triwibisono Clarisa Presty Pangeran Dede Wildan Ginanjar Dewi, Kadek Sintya Sari Dharmadi, Savira Alifa Dia Dhonnimuh BKL Dian Kristiana Diana Arviana Lestari Dimas Anggoro Dimas Pamungkas Dwiariani, Rafifah Edgarda, Mohammad Farrel Ega Rivangga Hantoro El Hadi, Rosad Ma’ali Elhadi, Rosad Ma’ali Endang Chumadiyah Endang Chumaidiyah Fachreza, Andrie Putra Fadhillah, Naufal Mahdi Fadhlurrahman, Muhammad Faisal Fakhri Almi Fansurya, Muhammad Ihsan Faqih, Muhammad Azhfar Fara Rahmania Izzaty Fauzan Fauzan Fauzi, Akmal Fran Andres Ghita Devira Gradytio Rahmadi Hartadji Habibillah, Muhammad Naufal Hafiz Azis Haikal Munawar Fikri Hasya Sabila Hibatullah, Fakhri Hisyam Husni Amani I Gede Made Rama Arsharindra I Gusti Komang Gede Raditya Paramarta I Nengah Widiana Putra I, Maria Dellarosaawati Idawacaksakti, Maria Dellarosawati Ilham Rafdi Karami Ima Normalia Kusmayanti Immanuel Tambun, Catur William Indah Sari, Salsabila Putri Indra Rukmananda Hendrayana Isnaeni Yuli Arini Jordan, Ebenezer Samuel Kartiko Arya Yudistira Kemal Fariz Ramadhani Khaldi, Rizq Khaled, Muhammad Adam Lathifa Rozani Thaib Listiana Lorenz Jatiningtyas Litasari Widyastuti Suwarno Litasari Widyastuti Suwarsono Luthfi Fadillah Sani Maria Dellarosawati Maria Dellarosawati Maria Dellarosawati I Maria Dellarosawati Idawicaksakti Maria Idawicaksakti Martha Rianda KartaWiguna Masdin, Al Afgani Masfufah Motik Larasati Maulana Alif Anugrah Mediany Kriseka Putri MEH, Rosad Meldi Rendra Mellisa Lasilkvie Mochamad Rizky Fauzy Mohammad Firmansyah Muchammad Nurul Fu’ad Muhamad Arief Damanhuri Muhamad Fadhlan Zakiri Muhammad Abdul Aziz Muhammad Almaududi Pulungan Muhammad Anang Ma’ruf Muhammad Ardhan Satrya Guna Muhammad As’ad Dhiaulhaq Muhammad Fahmi Siregar Muhammad Fajar Muhammad Fakhri Qolbi Muhammad Faris Izzuddin Muhammad Hafidz Hikmaturrahman Muhammad Hasbi Muhammad Iqbal Muhammad Naqi Syirazi Muhammad Ramana Rimbawan Muhammad Rasyid Ridha Muhammad Rayhan Muhammad Yumna Majdina Mumu Natapriatna Nauval Furqon Amaly Nirwan Aprido Noor Kamal, Rizky Nurdinintya Athari Supratman Nuruddin, Taufik Rahman Nurul Rizki Pratiwi Ozki Septariadi Permana, Fajar Abdillah Pradana, Gilang Bagas Satria Prakoso, Aditya Bagus Prambudia, Yudha Pramesthy, Ni Made Dinda Gita Indah Putra, Gusti Nabil Khoury putri , Lingga aulia Qonitah Afifa Salsabila Qumairi, Nadhilah Nurul Rahman, Amelia Anggraini Rahmat Rezki Raka Dirgantara Rd. Rohmat Saedudin Refaldi Azhar Regi Alvino Rendi Ekoputro Reza Dinar Ekananda Reza Mohammad Rifky Ricky Darmawan Ridho Gibran Iman Majid Rifqy, Muhammad Rinaldi Julian Rino Andias Anugraha Rio Aurachman Rio Zulian Maulana Rivaldy Annas Rizki Fathoni Akbar Rizki Ramadhan Robertus Candra Putra Robin Pittubatu Roby Akbar Maulana Rosad Ma'ali El Hadi Rosad Ma'ali El Hadi Rosad Ma’ali El Hadi Rosad Ma’ali El Hadi Rosawati, Maria Della Ryan Rama Hidayat Sagala, Johan Mario Fidelis Said, Khalid Abdulrahman Sanjaya, Manasye Surya Saragi, Yuda Halomoan Saragih, Nopina Sari Putri Sari Wulandari Sasmitapraja, Rafi Fauzan Savira Pratidina Septian, Fariz Sinta Aryani Siti Hajar Komariah Sudjiman , Felix Sugiartha, I Gusti Putu Agung Suryo Azdkiyo Abe Abe Suyud, Grady Dhiyaa Syafrizal, Teddy Taripar Rumapea Thommy Hanif Setiawan Tiara Verita Yastica Tias Adiwijaya Tri Wahyu Setyawati Tri Wiji Astuti Trianto, Dimas Ully Yunita Ully Yunita Nafizah Verita Yastica, Tiara Wahyu Bagus Rilo Wawan Tipriawan Wawan Tripiawan Wibisono , Febry Akbar Wibowo, Muhammad Zaki Wodhantyo Prabhasworo Yatiea, Tiara Verita Yoga Widagda Wendy Pradhana Yovanda, Olfio Yunita, Ajeng Zaky Abdul Karim