Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

Daur Ulang Limbah Cair CPO Menjadi Sabun Cuci Mara, Ady; Agustin, Yeni
ALKIMIA Vol 1 No 1 (2017): ALKIMIA
Publisher : SCIENCE AND TECHNOLOGY FACULTY OF UNIVERSITAS ISLAM NEGERI RADEN FATAH PALEMBANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (157.042 KB) | DOI: 10.19109/alkimia.v1i1.1324

Abstract

Kelapa sawit adalah salah satu tanaman penghasil minyak nabati yang sangat penting. Semakin banyaknya proses pengolahan minyak kelapa sawit menyebabkan jumlah limbah yang dihasilkan akan semakin meningkat juga. Limbah cair dari hasil pengolahan minyak kelapa sawit terdapat kandungan organik cukup tinggi. Melalui penelitian ini dilakukan pemanfaatan limbah (waste re-use) dengan menjadikan limbah CPO sebagai bahan baku dalam pembuatan sabun. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik sabun. Parameter analisis mutu sabun meliputi kadar air, alkali bebas, lemak tak tersabunkan, minyak dan bilangan penyabunan. Dilakukan juga pengukuran pH, konduktivitas dan tegangan permukaan menggunakan pHmeter, konduktometer dan metode plat. Hasil penelitian yang diperoleh, sabun memiliki karakteristik: kadar air 21,9779%(b/b), alkali bebas 0,7443%(b/v), lemak tak tersabunkan 3,8438%(b/v), kadar minyak 9,2856%(b/b) dan bilangan penyabunan 89,7549 (mg KOH/g minyak). Konsentrasi optimum sabun adalah 4,5 %(b/v), dengan selisih tegangan permukaan sebesar 0,01092 dyne/cm. PH optimum sabun sebesar 12,62 dan konduktivitas optimum sabun sebesar 18,28-1m-1.
OPTIMASI FORMULA GEL EKSTRAK MENTIMUN (Cucumis sativus) SEBAGAI PELEMBAB KULIT DENGAN VARIASI TRAGAKAN DAN Metil Ester Sulfonat (MES) Mayaranti Wilsya; Yeni Agustin
Jurnal Medika Malahayati Vol 7, No 1 (2023): Volume 7 Nomor 1
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jmm.v7i1.9545

Abstract

Abstrak: Optimasi Formula Gel Ekstrak Mentimun (Cucumis sativus) Sebagai Pelembab Kulit Dengan Variasi Tragakan Dan MES Indonesia negara beriklim tropis dengan paparan sinar matahari sepanjang musim yang dapat mengakibatkan kulit menjadi kering.Salah satu perawatan untuk menjaga kelembaban kulit adalah dengan menggunakan sediaan kosmetik berbahan dasar yang diperoleh dari alam yaitu mentimun yang memilki kandungan senyawa seperti alkaloid, flavonoid, saponin dan tanin yang berfungsi sebagai antioksidan. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui perbedaan variasi gelling agent tragakan dan Mes.penelitian ini merupakan penelitian eksperimental dengan uji mutu gel yang meliputi organoleptis, pH, homogenitas, daya sebar, daya lekat dan kelembaban. Pada penelitian ini dibuat formulasi gel dengan gelling agent tragakan dan MES dengan konsentrasi (4% dan 5%). Data yang diperoleh untuk uji organoleptis formula terbaik adalah formula dengan gelling agent tragakan.Pada uji pH dengan gelling agent tragakan 5 sedangkan gelling agent mes 6.Pada uji homogenitas semua formula menunjukkan susunan yang homogen. Pada uji daya sebar pada gelling agent tragakan memenuhi syarat daya sebar yang baik 5-7 cm. Pada uji daya lekat yang memenuhi persyaratan daya lekat yang baik 2-300 detik pada formula dengangelling agent tragakan. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan formulasi gel dengan gelling agent tragakan dengan konsentrasi 4% lebih baik dijadikan sediaan gel dari pada gelling agent MES.
UJI IN VITRO EKSTRAK ETANOL DAUN JAMBU METE (Anacardium occidentale L.) SEBAGAI ANTIBAKTERI TERHADAP BAKTERI Staphylococcus aureus Agustin, Yeni
Jurnal Ilmiah Bakti Farmasi Vol 8 No 1 (2023): Jurnal Ilmiah Bakti Farmasi
Publisher : Lembaga Penelitian & Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) STIFI Bhakti Pertiwi Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61685/jibf.v8i1.100

Abstract

Daun jambu mete (Anacardium occidentale L.) termasuk tanaman famili Anacardiaceae, yang mempunyai aktivitas antimikroba, berkhasiat untuk pengobatan infeksi kulit seperti jerawat, bisul serta luka. Daun jambu mete mengandung senyawa alkaloid, saponin, tanin, flavonoid dan fenolik yang berfungsi sebagai antibakteri. Bakteri Staphylococcus aureus merupakan bakteri gram positif yang dapat menyebabkan infeksi kulit. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antibakteri ekstrak etanol daun jambu mete (Anacardium occidentale L.) pada bakteri Staphylococcus aureus. Ekstraksi daun jambu mete menggunakan metode perkolasi dengan pelarut etanol 96%. Pengujian aktivitas antibakteri yang digunakan adalah metode difusi dan dilusi, pada konsentrasi 70%, 80%, 90% untuk difusi dan konsentrasi 45%, 55%, 65% untuk dilusi dan sebagai kontrol positif digunakan antibiotik klindamisin dan aquadest sebagai kontrol negatif. Berdasarkan hasil penelitian penentuan hambat minimum ekstrak etanol daun jambu mete (Anacardium occidentale L.) yang terlihat kejernihannya pada konsentrasi 45%, 55%, 65% sedangkan pada penentuan bunuh minimum yang telah dilakukan didapatkan nilai rata-rata zona bening >14 mm dan tertinggi pada konsentrasi 90%. Hasil analisis data one way ANOVA didapatkan nilai signifikan p=0.000 (p<0.05) maka dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan yang bermakna atau ada pengaruh perlakuan konsentrasi daun jambu mete terhadap daya hambat dan daya bunuh bakteri Staphylococcus aureus.
The EFFECT DEURETIC of EXTRACT KERSEN LEAVES IN MALE RATS of THE WISTAR STRAIN (Rattus norvegicus sp.) Wilsya, Mayaranti; Agustin, Yeni; An, Fellin Rianti
Jurnal Kesehatan Farmasi Vol 6 No 2 (2024)
Publisher : Jurusan Farmasi, Poltekkes Kemenkes Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36086/jkpharm.v6i2.2605

Abstract

Daun kersen (Muntingia calabura L.) merupakan salah satu obat tradisional yang berpotensi sebagai obat diuretik. Senyawa metabolit yang terkandung didalam daun kersen (Muntingia calabura L.) yaitu flavonoid, tanin, alkaloid, saponin dan steroid. Senyawa flavonoid memiliki efek diuretik dengan cara meningkatkan laju kecepatan glomerulus dan menghambat reabsorbsi Na+ dan Cl- sehingga menyebabkan peningkatan Na+ dan air dalam tubulus. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui efektivitas diuretik dari ekstrak n-Heksan, etil asetat dan etanol daun kersen (Muntingia calabura L.) pada tikus jantan galur wistar (Rattus norvegicus sp.). Metode penelitian ini yaitu eksperimental dengan uji diuretik pada hewan uji dengan pemberian sampel pada tikus jantan galur wistar yang dibagi menjadi 11 kelompok dan dilakukan 3 replikasi hewan uji pada masing masing kelompok yaitu kelompok positif menggunakan Furosemid 0,72mg/200gr , kelompok negatif menggunakan Tween 80 dan Na-CMC 0,5%, dan ekstrak N-Heksan, Etil Asetat dan Etanol dengan dosis masing-masing 250mg/KgBB, 500MG/KgBB dan 750 mg/KgBB, Pengukuran volume urine dilakukan selama 5 jam. Data yang diperoleh dianlisis dengan uji ANOVA one way SPSS 26 yang dilanjutkan dengan uji post Hoc LSD yang diperoleh nilai sig. 0.002 (p<0,05), Hal ini menunjukan adanya perbedaan yang signifikan pada kelompok uji. Sedangkan pada hasi uji LSD Furosemid tidak memiliki perbedaan bermakna pada ekstrak etanol dengan dosis 500mg/KgBB dan 750mg/KgBB. Dapat disimpulkan bahwa kemampuan ekstrak etanol pada dosis 500mg/KgBB dan 750mg/KgBB memiliki kemampuan yang hampir sama dengan furosemide sebagai diuretik
EDUKASI PEMANFAATAN LIMBAH KULIT BUAH UNTUK PEMBUATAN ECO-ENZIM CAIR SEBAGAI PEMBERSIH LANTAI Setiawan; Yeni Agustin; Rahmalia Afriyani; Apriani
Ukhuwah : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2023): UKHUWAH : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : STIK SITI KHADIJAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52395/ujpkm.v1i2.388

Abstract

Pada umumnya masyarakat hanya memanfaatkan daging saja sebagai konsumsi buah segar, sedangkan kulitnya di buang sebagai limbah atau sampah. Hal tersebut perlu adanya pengolahan lebih lanjut sehingga dapat dijadikan sumber bahan baku alternatif yang bisa dimanfaatkan kembali yaitu Eco Enzim. Tujuan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah pengimplenmentasian hasil penelitian untuk peningkatan pengetahuan masyarakat tentang pemanfaatan limbah kulit buah untuk pembuatan Eco-enzim cair sebagai pembersih lantai. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 5 Agustus 2023 di RW.12 Kelurahan Plaju Ilir, diikuti oleh 33 orang peserta. Hasil yang didapat dari kegiatan edukasi adalah adanya peningkatan skor pengetahuan tentang pemanfaatan limbah kulit buah sebagai cairan pembersih lantai sebelum diberikan edukasi kesehatan dengan hasil bahwa peserta memiliki tingkat pengetahuan kurang baik sebanyak 21 peserta (64%), sedangkan setelah mendapat edukasi kesehatan sebagian besar peserta memiliki tingkat pengetahuan baik yaitu 25 (76 %) orang peserta. Kesimpulan dari kegiatan ini bahwa masyarakat dapat mengimplementasikan secara nyata pemanfaatan limbah kulit buah untuk pembuatan Eko Enzim cair sebagai pembersih lantai.
EDUKASI POTENSI TANAMAN JERUK MANIS (Citrus sinensis L) DI DUNIA KECANTIKAN Yunilda Rosa; Sigit Cahyo H; Mayaranti Wilsya; Suryasin; Yeni agustin; Kasriani
Ukhuwah : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2024): UKHUWAH : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : STIK SITI KHADIJAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52395/ujpkm.v2i1.429

Abstract

Umumnya masyarakat hanya memanfaatkan jeruk manis (Citrus sinensis L) sebagai salah satu buah penghasil sumber vitamin. Hal ini perlu adanya edukasi bahwa selain sebagai sumber vitamin, jeruk manis (Citrus sinensis L) mempunyai potensi positif lainnya, seperti kandungan metabolit sekunder dan kandungan antioksidan yang bisa dimanfaatkan dalam dunia kecantikan. Tujuan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah pengimplenmentasian hasil penelitian untuk peningkatan pengetahuan masyarakat tentang potensi tanaman jeruk manis (Citrus sinensis L) di dunia kecantikan (kosmetik). Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 10 Agustus 2023 di RT 3 RW 1 Kelurahan Bukit lama Palembang dengan jumlah peserta 40 orang. Hasil yang didapat dari kegiatan edukasi adalah adanya peningkatan skor pengetahuan tentang tentang potensi tanaman jeruk manis (Citrus sinensis L) di dunia kecantikan (kosmetik) sebelum diberi edukasi adalah peserta memiliki tingkat pengetahuan baik sebanyak 20 peserta (50%), dan setelah mendapat edukasi terdapat peningkatan persentase peserta yang memiliki pengetahuan baik menjadi 32 orang peserta (80%). Kesimpulan dari kegiatan ini bahwa masyarakat dapat mengimplementasikan secara nyata bahwa selain sebagai salah satu tanaman penghasil sumber vitamin, tanaman jeruk manis (Citrus sinensis L) juga potensial di dunia kecantikan ( kosmetik).
PROFIL METABOLIT DAN PENENTUAN NILAI SUN PROTECTION FACTOR IN VITRO EKSTRAK ETANOL DAUN MURBEI (Morus alba L.) SEBAGAI TABIR SURYA Tania, Alinda; Agustin, Yeni
Jurnal Kesehatan Farmasi Vol 7 No 1 (2025): Jurnal Kesehatan Farmasi
Publisher : Jurusan Farmasi, Poltekkes Kemenkes Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36086/jkpharm.v7i1.2878

Abstract

Besarnya kemampuan tabir surya untuk melindungi kulit ditentukan melalui nilai SPF yang menyatakan lamanya kulit seseorang berada dibawah sinar matahari tanpa mengalami sengatan surya. Penelitian ini bertujuan untuk memperkirakan nilai SPF dari ekstrak etanol daun murbei (Morus alba L.). Daun murbei memiliki kandungan alkaloid, flavonoid, polifenol dan terpenoid yang mempunyai peranan sebagai antioksidan. Penelitian ini bertujuan untuk menetahui potensi penggunaan ekstrak etanol daun murbei sebagai tabir surya. Ekstraksi dilakukan dengan metode maserasi dan penentuan nilai SPF dilakukan secara in vitro menggunakan metode Spektrofotometri UV-Vis. Absorbansi ekstrak daun murbei diukur pada panjang gelombang sinar UV-B yaitu 290-320 nm. Penentuan nilai SPF didasarkan pada persamaan Mansur. Berdasarkan hasil penelitian, diketahui bahwa daun murbei terbukti memiliki potensi sebagai tabir surya dengan nilai SPF rata-rata 3,19 yang terkategori minimal pada konsentrasi 300 ppm dan sebesar 6,27 yang terkategori ekstra pada konsentrasi 600 ppm. Hasil penelitian ini dapat menjadi dasar dikembangkannya produk tabir surya berbahan dasar ekstrak etanol daun murbei.
UJI IN VITRO KOMBINASI EKSTRAK DAUN JAMBU BIJI (Psidium guajava L) DAN KULIT BUAH SALAK (Salacca zalacca) TERHADAP BAKTERI E coli Wahyudi, Yudi Achmad; Agustin, Yeni; Wilsya, Mayarani; Salbia, Rizky Hidayati
Jurnal Kesehatan Farmasi Vol 7 No 1 (2025): Jurnal Kesehatan Farmasi
Publisher : Jurusan Farmasi, Poltekkes Kemenkes Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36086/jkpharm.v7i1.2889

Abstract

Escherichia coli bacterial infection is one of the main causes of digestive tract disorders and shows resistance to several conventional antibiotics. Plants such as guava leaves (Psidium guajava L.) and snake fruit skin (Salacca zalacca) are alternative plants that are potential traditional treatments because they have secondary metabolites alkaloids, flavonoids, tannins, and saponins that have antibacterial effectiveness. This study aims to determine the effectiveness of the combination of ethanol extracts of the two ingredients on the growth of Escherichia coli. This study was conducted using the disc diffusion method. Maceration is the extraction method chosen using 96% ethanol solvent in a ratio of 1:5. Snake fruit skin extract and guava leaf extract were combined with concentrations of 20%:30%, 20%:40%, and 20%:50%. Testing was carried out on nutrient agar media inoculated with Escherichia coli and incubated for 24 hours at 37°C. The results showed that the combination of extracts had antibacterial activity with inhibition zone diameters of 14.95 mm (strong), 17.01 mm (strong), and 20.25 mm (very strong), respectively. The positive control of ciprofloxacin showed an inhibition zone of 29.12 mm, while the negative control did not show an inhibition zone. The ANOVA test showed significant results (p = 0.001), indicating a significant difference between treatments. Keywords : Antibacterial, Guava leaves, Escherichia coli, Ethanol extract, Snake fruit skin
EDUKASI KESEHATAN KULIT PADA MASYARAKAT DI KECAMATAN GANDUS Wilsya, Mayaranti; Agustin, Yeni; Khairunnisa; Wahyudi, Achmad
Ukhuwah : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2025): UKHUWAH : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : STIK SITI KHADIJAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52395/ujpkm.v3i1.495

Abstract

Skin health should be prioritized to reduce the number of patients with skin problems such as acne, blackheads, and so on. Skin health may not be a top priority for economically disadvantaged communities. However, if skin health is not maintained, it can lead to various diseases that can actually trigger significant financial expenditures for the healing process. In addition to the diseases caused by skin problems, skin diseases can lead to decreased enthusiasm for activities and decreased self-confidence. Therefore, regular programs such as skin health care are necessary for underprivileged communities. The results obtained showed that public understanding before being given education was in the good category, namely 10 people (35.7%), while after being given education, there was an increase in public understanding, namely in the good category, namely 22 people (78.5%). Through educational activities, it is hoped that this will increase public understanding and change behavior in realizing a healthy family from an Islamic perspective.
UJI EFEK IMUNOSTIMULATOR DAUN Muntingia calabura L TERHADAP SEL FAGOSITOSIS Yeni Agustin; Gita Susanti; Mayaranti Wilsya
Jurnal Kesehatan : Jurnal Ilmiah Multi Sciences Vol 13 No 2 (2023): JURNAL KESEHATAN : JURNAL ILMIAH MULTI SCIENCES
Publisher : STIK SITI KHADIJAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52395/jkjims.v13i2.382

Abstract

Sistem imun adalah semua mekanisme yang digunakan tubuh untuk melindungi dan mempertahankan tubuh dari bahan asing atau mikroorganisme yang menyerang tubuh. Secara umum sistem imun terdiri atas sistem imun nonspesifik (innate) dan spesifik (adaptive). Daun Muntingia calabura L atau dikenal dengan daun seri secara empiris telah diketahui memiliki berbagai manfaat sebagia obat antidiabetes, anti inflamasi maupun imunomodulator. Daun Muntingia calabura mengandung senyawa flavonoid, tannin, triterpen, saponin, polifenol yang menunjukkan adanya aktivitas antioksida. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah ekstrak daun Muntingia calabura memiliki efek imunostimulator dengan melihat jumlah eosinofil dan neutrophil (sel fagositosis). Metode penelitian ini adalah penelitian eksperimental secara in vivo pada tikus putih jantan galur wistar dengan desain penelitian post test control group. Dosis ekstrak daun kersen (Muntingia calabura Linn.) dibuat dalam 3 dosis yaitu 10 mg/kgBB, 30 mg/kgBB dan 100 mg/kgBB tikus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak daun kersen (Muntingia alabura Linn.) dapat meningkatkan aktivitas sel fagosit yaitu eosinofil melindungi tubuh dari serangan penyakit dan neutrofil dapat menelan antigen. Apabila antigen masuk ke dalam tubuh tikus jantan galur wistar maka akan ditelan sepenuhnya oleh sel fagosit.