Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Preventif Infeksi Menular Seksual Pada Ibu Hamil di UPTD Puskesmas Motoboi Kecil Ningsih, Suci Rahayu; Sibua, Siska; Jaata, Jikrun; Mokodompit, Nurfadillah; Sarman, Sarman
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 3 No. 4 (2025): Bulan Juli
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v3i4.200

Abstract

Infeksi Infeksi Menular Seksual (IMS) merupakan kelompok penyakit infeksi yang ditularkan melalui hubungan seksual, baik secara vaginal, anal, maupun oral, dan menurut Centers for Disease Control and Prevention (CDC), terdapat sekitar 20 juta kasus baru yang muncul setiap tahunnya. Pada masa kehamilan, wanita mengalami berbagai perubahan fisiologis seperti modifikasi anatomi, penurunan daya tahan tubuh, serta ketidakseimbangan flora normal di area serviks dan vagina, yang semuanya dapat mempengaruhi perjalanan dan manifestasi klinis IMS, sehingga menyulitkan proses diagnosis dan terapi. Beberapa jenis IMS yang umum terjadi antara lain sifilis, gonore, Chlamydia trachomatis, vaginosis bakterial, trikomoniasis, kondiloma akuminata, dan kandidiasis. IMS selama kehamilan dapat menyebabkan berbagai komplikasi serius seperti kehamilan ektopik, abortus spontan, kematian janin, kelahiran prematur, ketuban pecah dini, pertumbuhan janin terhambat, kelainan kongenital, infeksi neonatus, dan infeksi pasca persalinan.
Health Education Meningkatkan Pengetahuan dan Sikap Remaja Tentang Seksual Pra nikah di SMA N 2 Kotamobagu Patonengan, Gita Sandy; Ningsih, Suci Rahayu; Sibua, Siska; Sarman, Sarman; Mokoginta, Dewa Bintang
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 3 No. 4 (2025): Bulan Juli
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v3i4.208

Abstract

Di Indonesia, data Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) menunjukkan bahwa sekitar 28% remaja pernah melakukan aktivitas seksual sebelum menikah. Ironisnya, sebagian besar dari mereka mengaku tidak memiliki informasi yang cukup mengenai konsekuensi dari perilaku tersebut. Riset Kementerian Kesehatan tahun 2021 yang menyebutkan bahwa rendahnya pengetahuan tentang kesehatan reproduksi berdampak langsung pada tingginya angka kehamilan remaja, penyebaran IMS, dan gangguan psikologis seperti kecemasan dan depresi. Tujuan penyuluhan kesehatan adalah tercapainya perubahan perilaku individu, keluarga dan remaja di SMA N 2 Kotamobagu. Metode kegiatan penyuluhan kesehatan tentang pendidikan kesehatan reproduksi terhadap sikap remaja tentang seksual pra nikah ini di lakukan dengan metode ceramah interaktif dan sesi tanya jawab pada tahap evaluasi melalui pre-test dan post-test disertai dengan pembagaian leaflet. Hasil penyuluhan yang didapatkan yaitu adanya perbedaan pengetahuan antara sebelum dan sesudah penyuluhan, ketercapaian jumlah peserta kegiatan, antusiasme peserta bertanya dalam sesi tanya jawab. Kesimpulan penyuluhan kesehatan yang dilakukan dapat menumbuhkan ketertarikan remaja dalam mengkaji pendidikan kesehatan reproduksi terhadap sikap remaja tentang seksual pra nikah serta meningkatkan pengetahuan dan sikap siswa-siswi SMA N 2 Kotamobagu tentang Bahaya seksual pra nikah.
Peningkatan Pengetahuan Kesehatan Reproduksi pada Remaja di SMP Negeri 1 Mopuya Sibua, Siska; Ningsih, Suci Rahayu; Gaib, Juritno; Tulee, Celsi; Koikig, Avrila; Daanan, Angeyna; Langi, Injil
Omni Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2025): Juni
Publisher : Bantayang Omni Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65277/opm.v2i2.65

Abstract

Masa remaja merupakan fase perkembangan yang kompleks dan krusial dalam kehidupan manusia, ditandai dengan perubahan fisik, psikologis, dan sosial yang signifikan. Kondisi tersebut menunjukkan adanya kebutuhan mendesak akan pendidikan kesehatan reproduksi yang menyeluruh dan sesuai usia, khususnya di lingkungan sekolah. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan di SMKN 1 Mopuya pada 14 Mei 2025. Kegiatan yang pertama dilakukan adalah tahap perencanaan, kemudian dilanjutkan pada tahap pelaksanaan, dan tahap terakhir adalah evaluasi. Selanjutnya tahap pelaksanaan diawali dengan melakukan pengukuran pengetahuan awal kepada peserta yang bertujuan untuk melihat pengetahuan awal peserta terkait kesehatan reproduksi. Pelaksanaan penyuluhan dilaksanakan di dalam satu ruang kelas. Penyuluhan ini dilakukan dengan metode ceramah interaktif dan tanya jawab disertai pembagian leaflet. Hasil penyuluhan menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman peserta terhadap pentingnya menjaga kesehatan reproduksi dan membatasi perilaku seksual berisiko. Sebagian besar peserta menyatakan bahwainformasi yang diperoleh membuat mereka lebih sadar akan konsekuensi dari keputusan yang diambil di masa remaja. Melaluikegiatan ini, diharapkan remaja mampu menjadi pribadi yang lebih bijak dalam menjaga diri serta membangun hubungan yang sehat dan bertanggung jawab.
Edukasi Kesehatan Reproduksi pada Remaja di SMK Negeri 1 Kotamobagu Ningsih, Suci Rahayu; Sibua, Siska; Amir, Echa E. Siswanto; Monoarfa, Tenohaical Pierre; Massi, Nur Kholiq Hayyan; Montol, Steve Chen Than; Patingki, Faitni Eva
Omni Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2025): Juni
Publisher : Bantayang Omni Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65277/opm.v2i2.66

Abstract

Masa remaja merupakan masa yang sangat penting. Pada masa remaja, mereka sangat rentang mengalami masalah yang kompleks dan sulit diatasi sendiri. Permasalahan yang sering muncul pada remaja adalah masalah terkait dengan seks dan reproduksi. Kurangnya pengetahuan tentang kesehatan reproduksi merupakan salah satu faktor penyebab masalah kesehatan reproduksi remaja. Tujuan kegiatan pengabdian ini adalah untuk meningkatkant pengetahuan remaja tentnag kesehatan reproduksi di SMKN 1 Kotamobagu. Kegiatan pengabdian masyarakat ini menggunakan metode ceramah dengan media leaflet. Kegiatan ini dilaksanakan pada 19 Mei 2025 dan dihadiri oleh 23 siswa-siswi kelas X TKJ SMKN 1 Kotamobagu. Hasil kegiatan pengabdian ini menunjukkan bahwa setelah diberikan edukasi kesehatan, peserta menunjukkan peningkatan pengetahuan tentang kesehatan reproduksi yang dievaluasi melalui diskusi dan tanya jawab langsung kepada peserta. Peningkatan pengetahuan tersebut diharapkan dapat berdampak positif pada perbaikan perilaku remaja siswa-siswi dalam menjaga kesehatan reproduksinya dan terhindar dari penyakit menular seksual.
Hubungan Pola Makan Dengan Kejadian Hipertensi Pada Pra Lansia di UPTD Puskesmas Bilalang Patonengan, Gita Sandy; Sibua, Siska; Kaseger, Henny; Mokoginta, Chesilia Wulandari
Jurnal Promotif Preventif Vol 7 No 5 (2024): Oktober 2024: JURNAL PROMOTIF PREVENTIF
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Pancasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47650/jpp.v7i5.1515

Abstract

Kejadian hipertensi merupakan penyakit kardiovaskuler atau tekanan darah yang melebihi batas normal sistolik sehingga menyebabkan gangguan (penyakit). Penyakit ini sering dijumpai masyarakat sekitar yang disebabkan karena beragam faktor. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pola makan dengan kejadian hipertensi pada pra lansia di UPTD Puskesmas Bilalang. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode observasional analitik dengan desain Cross Sectional study. Teknik Pengambilan sampel total Sampling. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 59 orang. Menggunakan uji statistik chi-square. Hasil penelitian menunjukkan Ada Hubungan pola makan dengan kejadian hipertensi pada pra lansia di UPTD Puskesmas Bilalang, berdasarkan hasil uji statistik chi-square menunjukkan p Value = 0.003 atau < 0,05, kesimpulan dari penelitian ini bahwa sebagian besar pra lansia yang menderita hipertensi memiliki pola makan kurang baik sebanyak 41 orang (69,5%). Saran yang dapat diberikan yaitu Diharapkan hasil penelitian ini dapat menjadi tambahan referensi untuk dilakukan penelitian mengenai hubungan pola makan dengan kejadian hipertensi pada pra lansia dengan kebaruan penelitian selanjutnya.
Hubungan Pengetahuan Perawat Dengan Perawatan Luka Pada Pasien Kecelakaan Lalu Lintas di Ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Kotamobagu Gaib, Juritno Harmi; Manika, Helkim Sarino Laode; Astuti, Widya; Sibua, Siska; Simbuang, Della
Jurnal Promotif Preventif Vol 7 No 6 (2024): Desember 2024: JURNAL PROMOTIF PREVENTIF
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Pancasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47650/jpp.v7i6.1563

Abstract

Kecelakaan Lalu lintas merupakan kejadian laka lantas yang terjadi di jalan lintas yang melibatkan setidaknya satu kendaraan atau lebih yang bergerak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan dengan perawatan luka pada pasien kecelakaan lalu lintas di ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Kotamobagu. Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain cross sectional study. Penelitian ini dilaksanakan di Ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Kotamobagu pada bulan Mei - Juni 2024. Populasi penelitian ini adalah perawat di Ruang IGD RSUD Kotamobagu dengan jumlah 32 perawat. Teknik Pengambilan sampel menggunakan total sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner pengetahuan perawat dan lembar observasi perawatan luka. Data di analisis menggunakan Uji chi square. Hasil penelitian menujukkan terdapat hubungan pengetahuan dengan perawatan luka pada pasien kecelakaan lalu lintas di ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Kotamobagu.
Hubungan Dukungan Keluarga dan Motivasi Pasien Pasca Stroke dengan Kepatuhan Melakukan Tindakan Fisioterapi Akbar, Hairil; Sibua, Siska; Astuti, Widya; Gaib, Juritno Harmi; Mewengkang, Inggrit; Manika, Helkim Sarino Laode; Novitasari, Dalia; Mokodompit, Hafsia Khairun Nisa
Jurnal Promotif Preventif Vol 7 No 6 (2024): Desember 2024: JURNAL PROMOTIF PREVENTIF
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Pancasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47650/jpp.v7i6.1589

Abstract

Prevalensi stroke menurut data World Stroke Organization menunjukkan bahwa setiap tahunnya ada 13,7 juta kasus baru stroke, dan sekitar 5,5 juta kematian terjadi akibat penyakit stroke. Kasus stroke di RSU GMIM Kalooran Amurang dari tahun 2020 sebanyak 45 kasus di rawat inap dan 52 di rawat jalan, pada tahun 2021 sebanyak 50 kasus di rawat inap dan 63 terjadi di rawat jalan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan dukungan keluarga dan motivasi pasien pasca stroke dengan kepatuhan melakukan tindakan fisioterapi di RSU GMIM Kalooran Amurang. Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan menggunakan desain cross sectional study. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pasien pasca stroke dalam melakukan tindakan fisio therapy di RSU GMIM Kalooran Amurang sebanyak 264 pasien dan jumlah sampel sebanyak 64 orang dengan teknik pengambilan sampel yaitu simpel random sampling. Hasil penelitian didapatkan terdapat hubungan dukungan dengan nilai (p-value=0,022) dan motivasi pasien (p-value=0,001) dengan kepatuhan fisioterapi di RSU GMIM Kalooran Amurang.
Peningkatan Harga Diri Lansia Dengan Penerapan Terapi Psikoedukasi Keluarga Di Desa Sinsingon Kabupaten Bolaang Mongondow. Watung, Grace I. V.; Novitasari, Dalia; Sibua, Siska
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 4 No. 4 (2023): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN)
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan jumlah lansia semakin lambat laun bertambah banyak. Tak jarang kebanyakan para lansia ini mengalami gangguan psikologis yang cukup serius. Prevalensi gangguan neurotik pada lansia di Desa Sinsingon Kabupaten Bolaang Mongondow cukup tinggi dan perlu adanya penanganan secara efektif untuk mengatasi masalah tersebut. Penanganan permasalahan lansia harus menjadi pusat perhatian bagi semua pihak, baik keluarga maupun masyarakat. Tujuan kegiatan ini untuk meningkatkan pengetahuan tentang pola hidup sehat dan bagaimana pencegahan penyakit akibat pola hidup yang kurang baik. Terjadi perubahan atau peningkatan harga diri lansia dengan penerapan terapi psikoedukasi pada keluarga di Desa Sinsingon Kabupaten Bolaang Mongondow untuk lebih hidup sehat lagi adalah tujuan kegiatan ini. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini berupa ceramah dan diskusi yang termasuk pendekatan kelompok. Setelah itu metode yang digunakan juga meliputi pre post test. Pelaksanaan kegiatan ini menunjukkan adanya pemahaman yang baik dari setiap peserta yang merupakan lansia di Desa Sinsingon Kabupaten Bolaang Mongondow. Adapun luaran yang ditargetkan yaitu : Luaran Pemberdayaan Mitra; Luaran Publikasi di Jurnal Nasional Terakreditasi SINTA; Luaran melalui Video Youtube; Luaran Peningkatan Level Pemberdayaan Mitra. Seluruh target capaian disesuaikan dengan luaran yang ditargetkan oleh tim pengabdian masyarakat.
Factors Affecting Contraceptive Behaviour Among Adolescents Sutarmi; Siska Sibua; Lina Darmayanti Bainuan; Widya Astuti; Yoanita Hijriyati
Sustainable Applied Modification Evidence Community (SAMEC) Vol 2 No 2 (2025): December, 2025
Publisher : CV. Get Press Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69855/samec.v2i2.288

Abstract

Teenage pregnancy is a significant public health problem, especially in developing countries such as Indonesia. This study aimed to examine the effectiveness of school-based comprehensive sexuality education in reducing teenage pregnancy rates through improving knowledge, attitudes, and preventive behaviours. The method used was a quasi-experiment with a pretest-posttest control group design on 200 secondary school students in an area with high pregnancy rates. The UNESCO guideline-based comprehensive sexuality education intervention covered biological, emotional, social aspects, and decision-making skills delivered through active learning. Data were collected using a validated structured questionnaire and analysed using t-test and multiple linear regression. The results showed a significant increase in knowledge, attitude, and pregnancy prevention behaviour scores in the intervention group compared to the control (p < 0.001). The regression model revealed that knowledge and attitude were the main predictors of prevention behaviour with a contribution of 54.2%. These findings confirm that comprehensive sexuality education is effective in improving reproductive health literacy and shaping healthy and responsible sexual behaviour. Therefore, the main recommendation is to integrate this programme into the national curriculum and strengthen teacher training to support sustainable teenage pregnancy prevention.
ANALISIS HUBUNGAN FAKTOR DEMOGRAFI DENGAN KUNJUNGAN ANTENATAL CARE PADA IBU HAMIL TRIMESTER III Gustini, Gustini; Sibua, Siska; Kamaruddin, Mustamir; Muzayyana, Muzayyana
Ensiklopedia of Journal Vol 8, No 1 (2025): Vol. 8 No. 1 Edisi 3 Oktober 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Penerbitan Hasil Penelitian Ensiklopedia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33559/eoj.v8i1.3531

Abstract

Pregnancy is a very vulnerable period that requires special attention, not only for pregnant women, but also for the safety of the fetus. Based on the results of a preliminary survey conducted in the working area of the Sababilah Community Health Center, it was found that the coverage of pregnancy visits, both Pregnant Women Visits (KI) and Fourth Visits (K4), was still very low. The purpose of this study was to analyze the relationship between demographic factors and antenatal care visits in pregnant women in their third trimester. A cross-sectional study design was used in this study. The study was conducted in Sababilah in October 2024. The population consisted of all pregnant women in their third trimester who had made their sixth visit. The sample consisted of 30 respondents. The sampling technique used total sampling. The research instrument used a research questionnaire. Data analysis was performed using univariate and bivariate analysis. The results showed a relationship between occupation (p value: 0.04) and education (p value: 0.00) and ANC visits. Health workers and cadres are advised to further enhance promotion and education programs for pregnant women regarding the importance of attending antenatal care visits. Pregnant women should be encouraged to be more motivated and caring towards their pregnancies, adopt positive health behaviors, and be more active in participating in health services, especially antenatal care visits. Keywords: Antenala Care, Work, Education