Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Edukasi Kebiasaan Hidup Sehat Melalui Kebersihan Tangan dan Sikat Gigi pada Anak-Anak di Desa Matali Baru Kecamatan Lolayan Kabupaten Bolaang Mongondow Dimkatni, Ni Wayan; Hasan, Wana Fadila; Lantong, Qendy Aulia; Sibua, Siska; Kuna, Moh Rasyid
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 4 No. 3 (2026): Bulan Februari
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v4i3.900

Abstract

Program edukasi kebiasaan hidup sehat melalui kebersihan tangan adalah program yang dilakukan pada saat kegiatan Kuliah Kerja Nyata mahasiswa Institut Kesehatan dan Teknologi Graha  Medika di Desa  Matali Baru, Kabupaten Bolaang Mongondow . Tujuan dari kegiatan ini yaitu untuk memberikan pengetahuan kepada anak-anak di Desa Matali Baru untuk meningkatkan kebiasaan hidup sehat dengan mencuci tangan dan menyikat gigi dengan baik. Kegiatan ini berupa Penyuluhan tentang langkah-langkah mencuci tangan dan menyikat gigi dengan bernar serta manfaat melakukanya. Kegiatan pengabdian ini didukung oleh masyarakat, dan Pemerintah. kegiatan ini hanya dilaksanakan dalam 1 hari namun hal ini bisa menumbuhkan inspirasi bagi siswa untuk rutin menerapkan Perilaku Hidup  Sehat dengan kebiasaan mencuci tangan. 
Edukasi Pola Hidup Sehat Sejak Dini Melalui Pembiasaan Cuci Tangan dan Menjaga Kebersihan di Madrasah Ibtidaiyah Alkhairaat Mogolaing Widya Astuti; Siska Sibua; Ni Wayan Juliana Sintia Putri; Radiati Damogalad; Sinda Safirah Mokodompit; Masria Tuna; Safina Raskia Dunggio
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 4 No. 4 (2026): Juli
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v4i4.1561

Abstract

Pembiasaan hidup bersih dan sehat perlu ditanamkan sejak usia sekolah dasar untuk menekan angka penyakit infeksi menular. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengedukasi siswa kelas 5 MI Alkhairaat Mogolaing tentang pentingnya menjaga personal hygiene dan teknik mencuci tangan yang benar. Metode pelaksanaan yang digunakan meliputi ceramah interaktif, pemutaran video edukasi, demonstrasi enam langkah cuci tangan menurut standar WHO, serta simulasi praktik mandiri. Evaluasi program diukur menggunakan pre-test dan post-test untuk menilai tingkat kognitif, serta lembar observasi untuk aspek psikomotorik siswa. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman materi yang sangat signifikan, di mana siswa yang masuk kategori pemahaman 'Baik' melonjak dari 17% sebelum edukasi menjadi 87% setelah program dilaksanakan. Selain itu, seluruh siswa berhasil mempraktikkan langkah-langkah cuci tangan dengan tepat dan higienis. Kesimpulan dari program ini menunjukkan bahwa edukasi berbasis praktik langsung sangat efektif membentuk kebiasaan sehat anak, didukung dengan saran agar pihak sekolah menyediakan fasilitas sanitasi yang memadai secara berkelanjutan.