Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Peran Guru dalam Inovasi Pendidikan Anak Usia Dini Membangun Masa Depan Berkualitas Hidupi, Dasa Wisra; Zohro, Nailul Padhil; Akip, Muhamad
Bouseik: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Vol. 2 No. 2 (2024): November
Publisher : STAI Bumi Silampari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37092/bouseik.v2i2.836

Abstract

Inovasi dalam pendidikan melibatkan konsep-konsep seperti perubahan, pembaharuan, dan cara kerja baru untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan. Tujuan penelitian ini adalah peran guru dalam menciptakan inovasi pendidikan anak usia dini dapat berkontribusi dalam membangun masa depan yang berkualitas bagi generasi yang akan datang. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif dengan studi pustaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran guru dalam menerapkan inovasi pendidikan untuk meningkatkan kualitas pendidikan sangat ditekankan. Guru tidak hanya sebagai pengajar, tetapi juga sebagai fasilitator, penggerak transformasi, dan elemen kunci dalam menciptakan lingkungan pembelajaran yang inovatif dan berkualitas. Guru berkontribusi dalam menghadirkan inovasi dalam proses pembelajaran melalui pemilihan model pembelajaran yang sesuai, yang memengaruhi pencapaian hasil belajar siswa. Guru memiliki tanggung jawab dalam menghadirkan inovasi dalam pendidikan inklusif, mengurangi penggunaan layar pada anak usia dini, dan menggalakkan aktivitas fisik dalam pendidikan. Peran guru dalam menerapkan inovasi pendidikan sebagai fasilitator, katalisator perubahan, dan penggerak transformasi menunjukkan betapa vitalnya peran guru dalam menciptakan lingkungan pembelajaran yang inovatif dalam masyarakat melalui inovasi pendidikan. Guru memiliki peran dalam meningkatkan kualitas pendidikan dengan memperhatikan kebutuhan dan kepentingan siswa.
Keterkaitan Antara Pendidikan Agama Islam Dengan Pemahaman Konsep Kesehatan Mental Siswa Akip, Muhamad; Yunus, Muhammad; Sujarwo, Sujarwo
Edification Journal : Pendidikan Agama Islam Vol. 7 No. 2 (2025): Januari
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Bumi Silampari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37092/ej.v7i2.997

Abstract

The purpose of the research is to determine the relationship between Islamic religious education and the concept of student mental health. The research method used in literature study is a qualitative approach. The results of this study show that Islamic Religious Education (PAI) has a significant contribution to students' mental health by introducing religious values that can strengthen their mental and emotional resilience. (1) Emotion Management through Islamic Values (spiritual), patience (patience), gratitude (gratitude), tawakal (surrender to Allah), ikhlas (sincerity), and tazkiyatun nafs (purification of the soul), are very effective in helping students manage emotions (2) The practice of worship as a means of relieving stress such as prayer, dhikr, and prayer has a significant calming effect on the soul. Through worship, students can relieve stress, improve mental well-being, and gain inner peace (3) Islamic Education as a Pillar of Mental Well-being that not only emphasizes the importance of religious understanding, but also teaches about mental health management through positive character development.
Transformasi Kurikulum Pendidikan Islam Di Era Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence) Angel, Dilla Anggela; Akip, Muhamad; Zohro, Nailul Padhil; Zohro, Miftahus Silmi
Edification Journal : Pendidikan Agama Islam Vol. 8 No. 1 (2025): Juli
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Bumi Silampari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37092/ej.v8i1.1079

Abstract

The reformation of the Islamic education curriculum in the era of Artificial Intelligence (AI) reflects a serious call to align the educational system with the requirements of today’s rapidly evolving era, without neglecting the foundational values of Islam. This reform encompasses not only the substance of the curriculum but also pedagogical perspectives, teaching strategies, and the integration of technology as a supporting tool. The Indonesian government, through the Kurikulum Merdeka policy, has responded to this global necessity by creating space for the application of technology including AI to support a more personalized, adaptive, and solution-oriented learning process. In the context of Islamic education, AI can contribute by simplifying the study of classical texts, accommodating students’ individual learning styles, and streamlining educational administration efficiently. Today, the modern Islamic education curriculum focuses not only on mastering core Islamic sciences such as the Qur'an, Hadith, Fiqh, and Arabic, but also integrates general sciences, life skills, and the development of character and moral values (akhlaq). Fundamental principles such as integrity, balance, rububiyyah (God’s nurturing role), and the holistic development of the human being serve as the main framework in designing a curriculum with a comprehensive approach. The main challenge in AI integration lies in maintaining ethics, morality, and data security in its implementation so that it does not deviate from Islamic values. With the right approach, modern Islamic education in the era of AI is expected to produce a generation of individuals with noble character, global insight, and strong competitiveness.
Pengaruh Media Rolling Ball terhadap Hasil Belajar PAI Siswa Kelas VIII DI SMP Negeri O Mangunharjo Kabupaten Musi Rawas Akip, Muhamad; Astuti, Rika; Amirudin, Muhamad Faizul
Ikhtisar: Jurnal Pengetahuan Islam Vol 2 No 2 (2022): Vol 2 No 2 Tahun 2022
Publisher : Institut Agama Islam Sumatera Barat Pariaman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55062/ijpi.v2i2.127

Abstract

The problem in this study is that during the learning process the teacher still uses improvised media such as books or student worksheets and blackboards. The purpose of this study was to determine the effect of rolling ball media on Islamic religion learning outcomes of class VIII students at SMP O Mangunharjo, Musi Rawas Regency. The design used in this study is pretest-posttest control group design. The results showed that classes that used rolling ball media got higher learning outcomes than classes that did not use rolling ball media. The average student learning outcomes at the post-test experimental class > control class (85.6 > 73.7). Based on the t-test analysis using the SPSS application in the final test with an error rate of 5%, the significance value was <0.05 (0.005 <0.05), then Ho was rejected and Ha was accepted. Thus, it can be concluded that there is a significant effect of using rolling ball media on Islamic religion lesson learning outcomes for class VIII students of SMP O. Mangunharjo, Musi Rawas Regency.
Pengembangan Program Pembinaan Baca Tulis Al-Qur’an Bagi Mahasiswa Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Uin Raden Fatah Palembang Anggara, Baldi; Huda, Farhil; Akip, Muhamad; Hasanah, Uswatun; Fikri, Miftahul
Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 12 No. 04 (2023): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30868/ei.v12i04.5346

Abstract

Kemampuan mahasiswa dalam membaca dan menulis al-Quran ditingkat FITK khususnya hasilnya belum memuaskan. Dalam Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI) ditetapkan bahwa kualifikasi lulusan FITK sesuai Rumusan Capaian Pembelajaran (Learning Outcomes) mahasiswa wajib memiliki keterampilan umum di antaranya, yaitu mampu membaca dan menulis al-Qur’an dengan baik dan benar. Mahasiswa dapat membaca al-Qur,an dengan baik dan benar, kedua mahasiswa diharapkan dapat menulis al-Qur,an dengan baik dan benar. Penelitian yang digunakan adalah pengembangan program pengajaran. Model pengembangan yang dipakai model desain Research and Development (R&D). Dalam penelitian ini tujuh tahap yaitu penelitian dan pengumpulan informasi awal, perencanaan, pengembangan format produk awal, uji coba awal, revisi produk, uji lapangan, dan revisi produk akhir. Prosedur pengembangan mengembangkan produk dan memvalidasi produk. Hal ini dibukti dengan masih banyaknya mahasiswa ketika membaca dan menulis al-Quran masih belum lancar dan fasih serta menulis belum baik dan benar. Ketidaklancaran itu nampak ketika mahasiswa di uji dalam membaca al-Quran masih terbata-bata. Bahkan kekurangfasihan mahasiswa dalam melafalkan huruf-huruf al-Quran terlihat pada sulitnya mereka mengucapkan dengan fasih sesuai dengan kaidah ilmu tajwid atau tata cara membaca al-Quran. Menghasilkan program pembinaan baca tulis Al-Qur’an bagi mahasiswa di Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan UIN Raden Fatah Palembang. Menghasilkan produk berupa buku kurikulum BTA, buku pedoman BTA mahasiswa, dan buku pedoman BTA dosen.