Claim Missing Document
Check
Articles

Found 10 Documents
Search

Pengembangan Media Pembelajaran Ludo Berbantuan Model NHT (Numbered Head Together) pada Muatan PKn Materi Hak dan Kewajiban untuk Peserta Didik Kelas III Sekolah Dasar Sholikhah, Nikmatus; Jannah, Novaria Lailatul
MODELING: Jurnal Program Studi PGMI Vol 10 No 3 (2023): September
Publisher : Program Studi PGMI Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Nahdlatul Ulama Al Hikmah Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69896/modeling.v10i3.2180

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh rendahnya kemampuan peserta didik kelas III Sekolah Dasar dalam memahami materi Hak dan Kewajiban. Peserta didik belum bisa membedakan konsep antara Hak dan Kewajiban. Permasalahan ini ditemukan selama observasi dan wawancara di Sekolah Dasar Ketegan Tanggulangin Sidoarjo. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses pengembangan media, kelayakan dan respon peserta didik tentang pengembangan media Ludo berbantuan model Numbered Head Together (NHT) pada muatan PKn materi hak dan kewajiban untuk peserta didik kelas III sekolah dasar. Penggunaan media dalam proses pembelajaran menggunakan metode belajar sambil bermain. Pembuatan media permainan didasarkan anak seusia sekolah dasar kelas III memiliki karakteristik senang bermain, belajar sambil bermain dan senang bergerak dan menyanyi. Jenis penelitian yang dipakai dalam media ini adalah pengembangan atau Research and Development (R&D). Model yang digunakan dalam penelitian ini adalah model ADDIE yang terdiri dari lima tahap yaitu: analyze (analisis), design (desain), development (pengembangan), implementation (implementasi) dan evaluation (evaluasi). Teknik pengumpulan data yang akan dilakukan yaitu pengumpulan data berupa angket dan lembar validasi. Angket akan diberikan kepada peserta didik dan guru kelas untuk memperoleh informasi mengenai media pembelajaran Ludo sedangkan lembar validasi akan diberikan kepada validator ahli materi dan ahli media untuk mendapatkan kevalidan suatu produk yang akan ditujukan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa validasi ahli materi mendapat jumlah skor 50 dengan persentase 83,3% yang termasuk kategori “valid”. Sedangkan hasil validasi ahli media mendapat skor 38 dengan persentase 84,4% yang termasuk kategori “valid”. Hasil respon guru dan respon peserta didik mendapat tingkat validitas “sangat baik” dengan persentase respon guru 87,5% dan respon peserta didik 95,3%. Dengan demikian media pembelajaran Ludo dinyatakan layak digunakan delam pembelajaran PKn.
PENAMAAN DAN MAKNA KULTURAL LEKSIKON SESAJEN DALAM PROSESI LARUNGAN PESTA LOMBAN DI JEPARA (Naming and Cultural Meaning in Lexicon of Offerings in Larungan Procession Lomban Festival in Jepara) Sholikhah, Nikmatus; Hendrokumoro, NFN
Kandai Vol 20, No 1 (2024): KANDAI
Publisher : Kantor Bahasa Provinsi Sulawesi Tenggara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26499/jk.v20i1.7111

Abstract

Giving names to the offerings used in larungan procession of lomban festival is related to the meaning that the Jepara people want to convey and believe in. However, most people today only carry out the procession as an annual tradition without understanding its meaning. This purpose of research is to classify semantically the naming of offerings and describe the cultural meaning of offerings used in larungan procession of festival lomban in Jepara. The methodology is descriptive qualitative through ethnosemantic studies, particularly semantic naming theory and cultural meaning theory. The data is list of lexicon or vocabulary about the names of offerings in larungan procession obtained from interviews with an anthropologist and observation of video documentation lomban festival. The analysis results show that semantic naming of offerings in larungan procession is based on six things, those are based on distinctive characteristics, place of origin, ingredients, similarity, abbreviation, and arbitrary. Each offering also has cultural meaning that reflects the beliefs of Jepara people. These meanings are categorized into five categories that show the meaning of relationship between people and God, relationship between people and people, relationship between human and supranatural beings, relationship between people and nature, and forms of prayer or hopes which related to human attitudes and characteristics. Pemberian nama pada sesajen yang digunakan saat prosesi larungan pesta lomban erat kaitannya dengan makna yang ingin disampaikan dan dipercayai oleh masyarakat Kabupaten Jepara. Namun, kebanyakan masyarakat saat ini hanya menjalankan prosesi tersebut sebagai tradisi tahunan tanpa memahami maknanya. Penelitian ini bertujuan untuk mengklasifikasikan secara semantis penamaan sesajen dan mendeskripsikan makna kultural yang terkandung pada daftar leksikon nama-nama sesajen saat prosesi larungan pesta lomban di Kabupaten Jepara. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif melalui kajian etnosemantik, khususnya pada teori penamaan semantis dan teori makna kultural. Data yang dianalisis berupa leksikon atau kosakata nama-nama sesajen dalam prosesi larungan yang didapatkan dari hasil wawancara dengan seorang antropolog dan pengamatan terhadap video dokumentasi pesta lomban. Hasil analisis menunjukkan bahwa penamaan sesajen dalam prosesi larungan didasarkan atas enam hal, yaitu penyebutan sifat khas, tempat asal, bahan, keserupaan, pemendekan, dan penamaan baru. Masing-masing nama sesajen itu mengandung makna kultural yang merepresentasikan bagaimana pemikiran masyarakat Jepara. Terdapat lima kategori makna, yaitu makna yang menunjukkan bagaimana hubungan manusia dengan Tuhan, hubungan manusia dengan manusia, hubungan manusia dengan makhluk gaib, hubungan manusia dengan alam, dan bentuk doa atau harapan masyarakat terkait dengan sikap dan sifat manusia.
MEDAN MAKNA AKTIVITAS TANGAN ‘MENYAKITI KEPALA’ DALAM BAHASA JAWA DI JEPARA DAN HUBUNGANNYA DENGAN KONSERVASI BAHASA DAERAH Sholikhah, Nikmatus; Nur Nabilah Fauziyah; Malik Fahad
International Conference on Humanity Education and Society (ICHES) Vol. 3 No. 1 (2024): Third International Conference on Humanity Education and Society (ICHES)
Publisher : FORPIM PTKIS ZONA TAPAL KUDA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The use of Javanese language has encountered some shifts that require language documentation as a form of language conservation for the youth. This research aims to collect and describe semantic fields and semantic components of lexemes related to an activity of hurting head using hand in Javanese language in Jepara regency. The researchers also attempt to illuminate the connection between the study of semantic field and an attempt to conserve local language in globalization era. The data of this study was collected through an interview with Javanese native speakers in Jepara. The findings suggest that there are 16 lexemes related to the activity of hurting head using hand in Javanese language. Those lexemes are classified into two fields, namely an activity of hurting head by hitting and pulling. Each of semantic fields is further described based on a diagnostic component. Based on the diagnostic components, this study discovers three components to distinguish each of lexemes: the part of the hand used for hurting, the direction of hand for hurting, and the part of the head being hurt. Besides language documentation purposes, this semantic field research can also be used as a reference in society and an attempt to preserve local languages from the threat of endangerment.
Public Private Community Partnership in Ngebel Lake Tourism Development, Ponorogo Regency Sholikhah, Nikmatus; Tamrin, M. Husni
JKMP (Jurnal Kebijakan dan Manajemen Publik) Vol 11 No 2 (2023): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sidoarjo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21070/jkmp.v11i2.1757

Abstract

Tourism development is one of the priority sectors in a country because the influence of tourism is able to drive economic growth and become the country's largest foreign exchange earner. In developing tourism, the government has entered into partnerships such as that carried out by the Ponorogo Regency Government with the Moroccan International Group Of Development, Technologies And Construction Companies (GDTC) and the Ngebel Tourism Awareness Group (POKDARWIS) as the government's effort to develop Ngebel Lake tourism. The purpose of this research is to describe and analyze the characteristics of the Public, Private, and Community Partnership (PPCP) in the development of tourism in Ngebel Ponorogo Regency as well as the supporting and inhibiting factors. The method used is descriptive qualitative with data collection techniques through observation, interviews, and documentation. The data analysis technique uses data collection, data reduction, data display and verification. The results of this study found that the partnership between DISBUDPARPORA Ponorogo Regency, GDTC International Morocco and POKDARWIS Ngebel has not gone well, there are still obstacles between the government and private parties and in the budget that was initially submitted by the private party, they switched to using the APBD budget with government problems, which did not immediately make BUMD a requirement for disbursement of funds from the private sector. Therefore, it is necessary to improve the characteristics of successful partnerships so that stakeholders can improve themselves before collaborating
Pengelolaan Cfa pada Instrumen Skala Body Appreciation Scale (Bas-2) Menggunakan Software Lisrel Sholikhah, Nikmatus; Nirwana, Nila Turkhudus; Sakha, Nisrina Nabila; Nurmalitasari, Femmi
Flourishing Journal Vol. 4 No. 10 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um070v4i102024p481-491

Abstract

Body appreciation is a concept that refers to the appreciation or positive regard an individual has for their own body. Understanding body perception plays a crucial role as it can shape an individual’s self-concept. Individuals with good body appreciation are often linked to better well-being. Developing instruments related to body appreciation in a cultural context is essential, as it allows for measuring body appreciation within a specific culture. The aim of this study is to examine the construct validity of the Body Appreciation Scale (BAS-2) instrument. This research is a quantitative study using the Confirmatory Factor Analysis (CFA) measurement model. Participants in this study were college students aged 18–25 years from across Indonesia. The initial CFA results indicated that some models were not a good fit, prompting modifications to achieve a model that meets the fit criteria. After achieving an overall data fit, further validity and reliability tests showed that the convergent validity was not met. Thus, the BAS-2 instrument in this study needs to be retested in future research. AbstrakBody appreciation merupakan konsep yang merujuk pada penghargaan atau apresiasi yang seseorang miliki terhadap tubuhnya sendiri. Pemahaman terhadap persepsi tubuh memberi peranan penting karena hal ini dapat membentuk konsep diri bagi individu. Individu dengan body appreciation yang baik cenderung berhubungan dengan well-being. Pengembangan instrumen terkait body appreciation dalam konteks budaya diperlukan sebab hal ini dapat menjadi upaya pengukuran body appreciation dalam suatu budaya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menguji validitas konstruk dari instrumen body appreciation scale (BAS-2). Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif dengan model pengukuran Confirmatory Factor Analysis (CFA). Partisipan pada penelitian ini merupakan mahasiswa berusia 18 – 25 tahun di seluruh Indonesia. Hasil CFA awal yang terdapat beberapa model yang tidak fit, lalu dilakukan modifikasi agar mendapatkan hasil yang sesuai dengan kriteria sehingga mendapatkan hasil keseluruhan data fit. Pada pengelolaan hasil fit setelah di uji validitas dan reliabilitas ternyata pada validitas konvergennya tidak terpenuhi. Sehingga instrument BAS-2 pada penelitian ini perlu diuji kembali dengan penelitian selanjutnya.
Pengaruh Model CPS (Creative Problem Solving) berbantuan Media Assessment Nearpod terhadap Minat Belajar dan Hasil Belajar Fisika Siswa SMA Sholikhah, Nikmatus; Maryani; Nuraini, Lailatul
Jurnal Literasi Pendidikan Fisika (JLPF) Vol. 6 No. 1 (2025): April
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/jlpf.v6i1.4677

Abstract

Pembelajaran fisika yang berpusat pada guru masih sering ditemukan dan dapat menurunkan minat serta hasil belajar siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh model CPS (Creative Problem Solving) berbantuan media assessment Nearpod terhadap minat dan hasil belajar fisika siswa SMA. Metode yang digunakan adalah true experiment dengan populasi siswa kelas XI IPA SMA Negeri Jenggawah tahun ajaran 2024/2025. Sampel diambil secara simple random sampling, terdiri dari kelas XI-1 (eksperimen) dan XI-4 (kontrol). Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, tes, angket, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan uji normalitas, homogenitas, dan uji hipotesis (Independent Sample T-test atau Mann Whitney U-Test). Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata minat belajar dan nilai posttest pada kelas eksperimen lebih tinggi dibanding kelas kontrol. Nilai signifikansi pengaruh model CPS dengan Nearpod terhadap minat belajar adalah 0,016 dan terhadap hasil belajar adalah 0,000. Kesimpulannya, terdapat pengaruh signifikan penerapan model CPS berbantuan media Nearpod terhadap minat dan hasil belajar fisika siswa SMA. Model ini dapat diterapkan pada mata pelajaran lain untuk meningkatkan minat dan hasil belajar siswa.
Analysis of The Covid-19 Pandemic Impact on Operational Risk At Muamalat Bank Lamongan Sub-Branch Office: Analisis Dampak Pandemi Covid-19 Terhadap Risiko Operasional Pada Bank Muamalat Kantor Cabang Pembantu Lamongan Sholikhah, Nikmatus; Fakih, Baharudin; Felamani, Moh. Nabel; Huda, Bakhrul
El-Qist: Journal of Islamic Economics and Business (JIEB) Vol. 11 No. 2 (2021): October
Publisher : Islamic Economics Department, Faculty of Islamic Economics and Business, Sunan Ampel State Islamic University, Surabaya Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15642/elqist.2021.11.2.136-150

Abstract

Abstract: The role of risk management in banking is crucial in realizing a good and healthy banking industry. This research aimed to determine how the Covid-19 pandemic impacted operational risks at the Muamalat bank Lamongan branch office. The research method used is a qualitative research method using a case study approach. This research describes how the current Covid-19 pandemic impacts banking operational risks at the Muamalat Lamongan bank branch office. The results of this research are that several operational risks must be faced by the Muamalat bank Lamongan branch office, namely reduced banking operating hours, implementation of WFH (work from home) policies for banking employees, and increased bank operational costs. There are two operational risk factors, namely, internal and external factors. To overcome operational risks during the Covid-19 pandemic, the Muamalat bank Lamongan branch office made several efforts, including implementing health protocols, opening accounts for new customers outside the office, maximizing existing technology, and restructuring financing for customers affected by Covid-19. Keywords: Pandemic Impact, Covid-19, Operational Risk,  Muamalat bank Lamongan sub-branch Office.   Abstrak: Peran manajemen risiko dalam perbankan sangat penting dalam mewujudkan industri perbankan yang baik dan sehat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana dampak pandemi Covid-19 terhadap risiko operasional pada Bank Muamalat Kantor Cabang Lamongan. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan menggunakan pendekatan studi kasus. Penelitian ini fokus ingin mendeskripsikan tentang bagaimana dampak pandemi Covid-19 saat ini terhadap risiko operasional perbankan di kantor cabang bank Muamalat Lamongan. Hasil dari penelitian ini adalah beberapa risiko operasional yang harus dihadapi bank Muamalat kantor cabang Lamongan yaitu pengurangan jam operasional perbankan, penerapan kebijakan WFH (work from home) bagi pegawai perbankan, serta peningkatan biaya operasional bank. Ada dua faktor risiko operasional, yaitu faktor internal dan faktor eksternal. Untuk mengatasi risiko operasional di masa pandemi Covid-19, Bank Muamalat kantor cabang Lamongan melakukan beberapa upaya, antara lain menerapkan protokol kesehatan, pembukaan rekening bagi nasabah baru di luar kantor, memaksimalkan teknologi yang ada, dan melakukan restrukturisasi pembiayaan bagi nasabah yang terdampak Covid-19. Kata Kunci: Dampak Pandemi, Covid-19, Risiko Operasional,  Bank Muamalat Kantor Cabang Pembantu Lamongan.
Pengembangan Media Pembelajaran Ludo Berbantuan Model NHT (Numbered Head Together) pada Muatan PKn Materi Hak dan Kewajiban untuk Peserta Didik Kelas III Sekolah Dasar Sholikhah, Nikmatus; Jannah, Novaria Lailatul
MODELING: Jurnal Program Studi PGMI Vol. 10 No. 3 (2023): September
Publisher : Program Studi PGMI Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Nahdlatul Ulama Al Hikmah Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69896/modeling.v10i3.2180

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh rendahnya kemampuan peserta didik kelas III Sekolah Dasar dalam memahami materi Hak dan Kewajiban. Peserta didik belum bisa membedakan konsep antara Hak dan Kewajiban. Permasalahan ini ditemukan selama observasi dan wawancara di Sekolah Dasar Ketegan Tanggulangin Sidoarjo. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses pengembangan media, kelayakan dan respon peserta didik tentang pengembangan media Ludo berbantuan model Numbered Head Together (NHT) pada muatan PKn materi hak dan kewajiban untuk peserta didik kelas III sekolah dasar. Penggunaan media dalam proses pembelajaran menggunakan metode belajar sambil bermain. Pembuatan media permainan didasarkan anak seusia sekolah dasar kelas III memiliki karakteristik senang bermain, belajar sambil bermain dan senang bergerak dan menyanyi. Jenis penelitian yang dipakai dalam media ini adalah pengembangan atau Research and Development (R&D). Model yang digunakan dalam penelitian ini adalah model ADDIE yang terdiri dari lima tahap yaitu: analyze (analisis), design (desain), development (pengembangan), implementation (implementasi) dan evaluation (evaluasi). Teknik pengumpulan data yang akan dilakukan yaitu pengumpulan data berupa angket dan lembar validasi. Angket akan diberikan kepada peserta didik dan guru kelas untuk memperoleh informasi mengenai media pembelajaran Ludo sedangkan lembar validasi akan diberikan kepada validator ahli materi dan ahli media untuk mendapatkan kevalidan suatu produk yang akan ditujukan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa validasi ahli materi mendapat jumlah skor 50 dengan persentase 83,3% yang termasuk kategori “valid”. Sedangkan hasil validasi ahli media mendapat skor 38 dengan persentase 84,4% yang termasuk kategori “valid”. Hasil respon guru dan respon peserta didik mendapat tingkat validitas “sangat baik” dengan persentase respon guru 87,5% dan respon peserta didik 95,3%. Dengan demikian media pembelajaran Ludo dinyatakan layak digunakan delam pembelajaran PKn.
PENGARUH MINAT BELAJAR MAHASISWA TERHADAP KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS PADA MATERI GERAK JATUH BEBAS Fitria, Nurul; Sa’diyah, Halimatus; Syarifah, Jalis; Sholikhah, Nikmatus; Putri, Meylan Kharisma; Sudarti, Sudarti; Subiki, Subiki
OPTIKA: Jurnal Pendidikan Fisika Vol. 7 No. 2 (2023): OPTIKA: Jurnal Pendidikan Fisika
Publisher : Department of Physics Education, Faculty of Teacher Training and Education, Universitas Flores

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37478/optika.v7i2.2793

Abstract

Dalam suatu proses pembelajaran, perlunya suatu rangsangan bagi seorang mahasiswa. Guna menumbuhkan ketertarikan serta semangat dalam belajar. Utamanya dalam meningkatkan berpikir kritis pada mahasiswa. Pendidik, memiliki kewajiban dalam keberhasilan belajar peserta didik. Sehingga pendidik harus mengetahui karakteristik dari mahasiswa. Salah satunya mengetahui minat belajar mahasiswa. Pendidik harus mampu mengenali kesiapan mahasiswa dalam proses belajar, sertaa mengetahui minat belajar mahasiswa. Sehingga, mahasiswa semangat dan excited menerima pembelajaran. Dengan mengetahui minat belajar mahasiswa, dapat menjadi salah satu cara dalam mengembangkan kemampuan berpikir kritis mahasiswa. Baik dengan memberikan soal ataupun dengan memberikan tugas praktik. Penelitian ini dilakukan menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan uji regresi pada software SPSS guna melihat apakah minat belajar berpengaruh terhadap keterampilan berpikir kritis sehingga hasil belajar mahasiswa dapat meningkat. Hasil analisis data menunjukkan bahwa variabel X berpengaruh kuat terhadap variabel Y dengan presentase 77,2 %. Dengan demikian, minat belajar mahasiswa menjadi salah satu faktor untuk meningatkan keterampilan berpikir kritis mahasiswa khususnya pada materi gerak jatuh bebas.
POTENSI PENGGUNAAN RADIASI SINAR GAMMA PADA PERTUMBUHAN TANAMAN PADI Mahmudi, Kendid; Sholikhah, Nikmatus; Amalia, Tri Choirul Nur; Febrianty, Wanda; Bulan, Siska Rima Sabila; Anggraini, Mahya Alya Shofia; Prihandono, Trapsilo
OPTIKA: Jurnal Pendidikan Fisika Vol. 8 No. 1 (2024): OPTIKA: Jurnal Pendidikan Fisika
Publisher : Department of Physics Education, Faculty of Teacher Training and Education, Universitas Flores

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37478/optika.v8i1.3427

Abstract

Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengkaji potensi pemanfaatan radiasi sinar gamma untuk ertumbuhan tanaman padi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknikl iteratur review. Data yang telah didapat akan dianalisis menggunakan teknik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan radiasi sinar Gamma dalam dosis rendah memiliki berbagai manfaat, termasuk meningkatkan pertumbuhan bibit tanaman serta perkecambahan benih, memperbaiki sel-sel respirasi, meningkatkan aktivitas enzim, serta meningkatkan produksi struktur tanaman. Sedangkan, dengan dosis yang terlalu tinggi, maka radiasi sinarg Gamma dapat mengganggu pertumbuhan tanaman. Pada pertumbuhan tanaman padi, dosis radiasi sinar Gamma berbeda-beda sesuai dengan jenis tanaman padi. Padi jenis Kultivar Sileso Generasi M-2, padi Siam Kuning, padi lokal Aceh kultivar Sileso generasi M1, padi Varietas Ramos, dan padi lokal Ase Banda mengalami pertumbuhan terbaik dengan dosis radiasi sinar Gamma sebesar 300 Gy. Padi varietas Sintanur mengalami pertumbuhan terbaik dengan dosisn500 Gy. Padi gogo mengalami pertumbuhan terbaik dengan dosis kurang dari 408 Gy. Padi varietas mentik susul mengalami perubahan genetik yang efektif dengan dosis radiasi 100 Gy dan 200 Gy. Padi varietas lokal SiGadis mengalami perkecambahan benih tercepat dengan dosis radiasi 300 Gy.