Claim Missing Document
Check
Articles

Found 38 Documents
Search

Family Management on Children with Autism: A Phenomenological Study Winarianti; Jiu, Cau Kim; Kardiatun, Tutur; Bhakti, Wida Kuswida
Indonesian Journal of Disability Studies Vol. 9 No. 2 (2022)
Publisher : The Center for Disability Studies and Services Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (239.765 KB) | DOI: 10.21776/ub.ijds.2022.009.02.10

Abstract

Background: Children with autism had disorder in their physical, mental, and cognitive development and socialization function, which then brought burden in family care. Method: This research used phenomenological approach by involving three type families and was conducted in Pontianak, West Borneo. Result: This research found four themes in nuclear families: the role of parent in treatment of ASD, the role of nuclear family as a caregiver for ASD, the virtue of therapy for children and mood change as parent. Three themes in extended family: the role of parent in treatment of ASD, the role of extended family as a caregiver ASD and mood change as parent. Three themes in single parent: the role of single parent with ASD, the virtue of therapy for children and consequences as a single parent. Conclusion: Each type of family had differences of parenting pattern and burden level in treatment of autistic children.
Implementasi Protokol Pengkajian dan Perawatan Kaki Diabetik Berbasis Video Pratama, Kharisma; Kardiatun, Tutur; Amrullah, Syahid; Pradika, Jaka; Paramitha, Nurul; Siswanto, Muhammad Ikhwan
Jurnal Peduli Masyarakat Vol 6 No 2 (2024): Jurnal Peduli Masyarakat: Juni 2024
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jpm.v6i2.3711

Abstract

Ulkus merupakan komplikasi yang sering terjadi pada penderita diabetes melitus. Hilangnya sensasi pada kaki yang disebabkan oleh neuropati perifer merupakan salah satu gejala penyebab terjadinya ulkus. Ulkus yang tidak segera diatasi akan berkembang menjadi infeksi serius hingga amputasi. Sehingga hal ini membutuhkan kesadaran penderita diabetes melitus untuk selalu mengawasi adanya tanda-tanda yang menyebabkan terjadinya ulkus dan melakukan perawatan kaki untuk terhindar dari infeksi. Tujuan kegiatan ini adalah untuk mengetahui keterampilan penderita diabetes mellitus dalam mengimplementasikan protokol pengkajian dan perawatan kaki diabetik berbasis video berbahasa awam. Kegiatan dilaksanakan pada 20 Februari 2024 pada 30 penderita diabetes melitus di Teluk Keramat, Sambas, Kalimantan Barat. Metode kegiatan terdiri dari survei kelompok sasaran, persiapan sarana dan prasarana, pelaksanaan kegiatan, dan evaluasi. Hasil dari kegiatan menunjukkan mayoritas peserta berusia 56-65 tahun 15 (50%), jenis kelamin perempuan 19 (63%), lama menderita DM > 5 tahun 23 (76,67%) peserta, dan didapatkan bahwa nilai selisih rata-rata keterampilan peserta setelah sosialisasi adalah 21,13, nilai rata-rata N Gain Skor 57,37. Nilai rata-rata N Gain berada pada rentang 56-75, maka metode yang digunakan efektif untuk meningkatkan wawasan dan pengetahuan. Sosialisasi protokol pengkajian dan perawatan kaki diabetik berbasis video dengan bahasa awam mampu meningkatkan keterampilan penderita diabetes melitus untuk mengkaji dan merawat kaki dalam upaya mencegah terjadinya luka.
BODY SHAMING DENGAN HARGA DIRI DAN MEKANISME KOPING REMAJA Khoir, Fathul; Kardiatun, Tutur; Ultari, Cici; Parliani, Parliani; Hastuti, Lidia
Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Vol 12 No 1 (2021): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan (JKK)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Keperawatan Muhammadiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54630/jk2.v12i1.143

Abstract

BODY SHAMING DENGAN HARGA DIRI DAN MEKANISME KOPING REMAJA Fathul Khoir, Tutur Kardiatun, Cici Ultari, Parliani, Lidia Hastuti STIK Muhammadiyah Pontianak khoir@stikmuhptk.ac.id Abstract Background: adolescents have experienced body shaming which causes changes in self-esteem that stimulate adaptive or maladaptive coping mechanisms. Objective: to determine the relationship between body shaming and self-esteem with coping mechanisms adolescents at SMAN 2 Mempawah Hilir. Methods: descriptive research with cross sectional correlation approach, total sampling technique amounted to 50 students. The instrument uses the body Shaming Checklist sheet, Rosenberg Self-Esteem Scale, and Ways Of Coping. Results: There is no relationship between body shaming and adolescent self-esteem at SMAN 2 Mempawah Hilir (p = 0.596), and there is no relationship between body shaming and coping mechanisms in adolescents at SMAN 2 Mempawah Hilir (p = 0.456). Conclusion: majority of adolescents in SMAN 2 Mempawah Hilir have high or positive self-esteem with adaptive coping mechanisms. Some teenagers stated that body shaming is a criticism to improve themselves, divert body shaming in a spiritual way, such as prayer being given patience, and being ignorant. Keywords: Body Shaming, Self-Esteem, Coping Mechanism
Sosialisasi Upaya Pencegahan Kekambuhan Asma pada Anak Usia Sekolah 6 – 12 Tahun Wahyuni, Tri; Kardiatun, Tutur; Ariyanti, Sri; Sutrisno
TRIMAS: Jurnal Inovasi dan Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2025): Trimas: Jurnal Inovasi dan Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Indra Institute Research & Publication

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58707/trimas.v5i1.1139

Abstract

Asma adalah penyakit heterogen yang ditandai dengan peradangan kronis pada saluran pernapasan, yang umum terjadi pada anak usia 6-12 tahun. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mensosialisasikan upaya pencegahan kekambuhan asma melalui pendekatan edukasi kepada pasien dan keluarga. Metode yang digunakan adalah Pelatihan Partisipatif dengan melibatkan masyarakat dalam proses pembelajaran. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa 45 peserta, terdiri dari santri dan guru, berhasil memahami gejala, pencegahan, dan penanganan asma. Edukasi yang diberikan berfokus pada penghindaran pemicu, penggunaan obat yang tepat, dan pentingnya kontrol lingkungan. Kesimpulan dari kegiatan ini adalah bahwa sosialisasi dan edukasi yang terstruktur dapat meningkatkan pemahaman dan kesadaran masyarakat tentang asma, serta mendukung pengelolaan penyakit ini secara efektif.
Personal Hygiene Education Sebagai Persiapan Menghadapi Menstruasi Di Wilayah Punggur Kecil Kecamatan Sungai Kakap Kabupaten Kubu Raya Surtikanti; Ariyanti, Sri; Kardiatun, Tutur; Wahyuni, Tri; Makmuriana, Lestari; Kuswida Bhakti, Wida
TRIMAS: Jurnal Inovasi dan Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2023): Trimas: Jurnal Inovasi dan Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Indra Institute Research & Publication

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (162.841 KB) | DOI: 10.58707/trimas.v3i1.264

Abstract

Menstrual Hygiene Management (MHM) is an important issue related to the education, health, and dignity of young women and adult women in Indonesia (Unicef, 2017). UNICEF research in Indonesia (2015) found that 1 in 6 girls experience problems during menstruation, one of which is the absence of proper latrines in schools, the unavailability of water for self-cleaning and blood-stained skirts, the unavailability of spare pads when needed, and  unavailability of trash cans and wrappers to dispose of used sanitary napkins. Data shows that 1 in 4 girls never discuss with friends or parents about menstruation before getting their first menstruation, Taboos and stigma also make limited the activities of female students during menstruation (Women and Child Protection, 2021). The purpose of this community service program is to provide counseling to school-age children about reproductive organ hygiene, provide education on how to clean the reproductive organs during menstruation and change adolescent behavior towards clean and healthy living behaviors. The method of implementing this Community service program is by providing education to adolescents. This activity was carried out from January to March 2022 in Punggur Kecil Village, Sungai Kakap District, Kubu Raya Regency.
Sosialisasi I Care Tuberkulosis dengan Gerakan Bersama (Geber) di SMA Negeri 1 Bengkayang Wahyuni, Tri; Ariyanti, Sri; Hastuti, Lidia; Kardiatun, Tutur; Erlando, Zeri; Hapis, Hapis; Putri, Nur Ahlam Nadia
TRIMAS: Jurnal Inovasi dan Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2023): Trimas: Jurnal Inovasi dan Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Indra Institute Research & Publication

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58707/trimas.v3i1.447

Abstract

This service aims: to provide socialization and counseling on the prevention of TB disease to increase public awareness about the dangers of TB disease and its prevention. The activity method used in this service is in the form of training/workshop and the results of the training are presented to teachers and students. Through stages 1) lecture 2) simulation 3) exploration 4) mentoring and 5) evaluation. The target audience or participants in the counseling were students of SMA 1 Bengkayang State. The results of the service activities show that the community is very enthusiastic about participating in counseling activities as seen by the very good response. Considering that this activity is very important to increase students' knowledge, this activity can be continued in other lower-class communities so that they can maintain a clean environment so as to avoid infectious diseases such as tuberculosis
TERAPI RENDAM KAKI AIR JAHE DAN RENDAM KAKI KOMBINASI AROMATHERAPY LEMON DALAM MENURUNKAN TEKANAN DARAH Amrullah, Syahid; Kardiatun, Tutur; Pratama, Kharisma; Pradika, Jaka; Kurniawati, Riska
Jurnal Riset Keperawatan dan Kesehatan Vol. 1 No. 5 (2024): Jurnal Riset Keperawatan dan Kesehatan
Publisher : Literasi Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71203/jrkk.v1i1.3

Abstract

Latar Belakang: Hipertensi merupakan masalah kesehatan dunia yang juga dikenal sebagai “Silent Killer”. Tekanan darah tinggi biasanya terjadi pada usia lanjut, dan hampir semua orang mengalami peningkatan tekanan darah seiring bertambahnya usia. Tekanan darah tinggi dapat menimbulkan banyak komplikasi, salah satunya adalah stroke. Hal ini disebabkan adanya perubahan elastisitas dinding aorta, katup jantung menebal dan kaku, serta kemampuan jantung dalam memompa darah menurun sehingga menyebabkan kontraksi dan kapasitas menurun. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan efektivitas rendam kaki menggunakan jahe dan rendam kaki kombinasi Aromatherapy Lemon terhadap penurunan tekanan darah penderita hipertensi. Metode: Penelitian ini menggunakan metode quasi eskperiment dengan pre dan post test control grup. Hasil: Hasil yang di dapatkan tidak terdapat perbedaan efektivitas rendam kaki menggunakan jahe dan rendam kaki kombinasi lemon terhadapat tekanan darah penderita hipetensi, namun kedua intervensi tersebut sama sama efektiv dalam menurunkan tekanan darah penderita hipertensi. Kesimpulan: Kedua terapi tersebut dapat direkomendasikan dalam menurunkan tekanan pada penderita hipertensi.
PERBEDAAN TINGKAT KECEMASAN SEBELUM DAN SESUDAH PEMBERIAN V-EDU PADA PASIEN PRA KATETERISASI JANTUNG Supriyadi, Agus; Pradika, Jaka; Kardiatun, Tutur
Jurnal Riset Keperawatan dan Kesehatan Vol. 1 No. 5 (2024): Jurnal Riset Keperawatan dan Kesehatan
Publisher : Literasi Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71203/jrkk.v1i1.6

Abstract

Latar belakang: Menurut organisasi kesehatan dunia, diperkirakan 17,9 juta orang meninggal akibat penyakit kardiovaskular pada tahun 2021. Deteksi dini pada penyakit kardiovaskuler dapat dilakukan salah satunya dengan pemeriksaan yang paling terpercaya (gold standard) yaitu kateterisasi jantung. Katerisasi jantung merupakan tindakan invasif non bedah yang fungsi utamanya adalah mendeteksi gangguan pembuluh darah dan jantung secara spesifik. Pemeriksaan ini dapat menimbulkan reaksi berupa stress dan kecemasan. Diperlukan cara untuk mengatasi masalah tersebut, salah satunya adalah dengan pemberian informasi melalui video edukasi. Tujuan: Untuk mengetahui perbedaan tingkat kecemasan sebelum dan sesudah pemberian V-edu pada pasien pra kateterisasi jantung di RSUD dr.Soedarso Kalimantan Barat. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian Quasi eksperimen (Pre dan post test Design) tanpa kelompok kontrol. Teknik  pengambilan  sampel  yang digunakan  adalah probability Sampling dengan jenis Quota Sampling. Data  diambil  meliputi karakteristik  responden  dan  tingkat  kecemasan  dengan  skala  Zung Self-Rating Anxiety Scale (Z-SARS), dikumpulkan menggunakan kuesioner (google form) dan dianalisis menggunakan Uji Marginal Homogeneity. Hasil: Uji statistik didapatkan hasil nilai p value sebesar 0.000 < 0.05, artinya terdapat perbedaan yang signifikan sebelum dan setelah mendapatkan intervensi V-edu pada tingkat kecemasan pasien pra kateterisasi jantung di RSUD dr.Soedarso Kalimantan Barat. Kesimpulan: Pemberian V-edu dapat menurunkan tingkat kecemasan pasien pra kateterisasi jantung di RSUD dr.Soedarso Kalimantan Barat melalui peningkatan informasi dan pemahaman tentang prosedur katetrisasi jantung.