Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

PENGARUH KARAKTERISTIK INDIVIDU TERHADAP DISIPLIN KERJA DI PT REJEKI JAYA BIKE KARAWANG Anbiya, Zaenal; Suherman, Enjang; Khalida, Laras Ratu
Journal of Economic, Bussines and Accounting (COSTING) Vol. 8 No. 4 (2025): COSTING : Journal of Economic, Bussines and Accounting
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/xs85me04

Abstract

Produktivitas dan efisiensi perusahaan industri bergantung pada disiplin kerja. Penelitian ini mengkaji bagaimana sifat individu memengaruhi disiplin kerja karyawan PT Rejeki Jaya Bike Karawang. Kemampuan, nilai, sikap, dan minat memengaruhi perilaku kerja, termasuk kehadiran, kepatuhan terhadap aturan, pemanfaatan waktu, dan tanggung jawab. Survei kuantitatif terhadap 55 pekerja tetap dan kontrak digunakan dalam penelitian ini. SPSS 30 digunakan untuk analisis data deskriptif dan terverifikasi menggunakan bootstrapping, regresi kuantil, dan regresi kernel. Sifat individu berdampak positif terhadap disiplin kerja, sebagaimana terlihat dari korelasi Pearson sebesar 0,972 dan regresi kernel R² sebesar 0,945, yang menunjukkan hubungan yang baik. Sifat individu sebagian mendorong disiplin kerja. Temuan ini menegaskan bahwa pengembangan kualitas individu menjadi strategi penting membentuk budaya kerja disiplin dan profesional. Implikasi praktisnya, perusahaan perlu merancang kebijakan SDM yang terarah melalui pelatihan, pembinaan, dan sistem penghargaan yang sesuai dengan karakter karyawan untuk meningkatkan disiplin kerja secara berkelanjutan.
PENGARUH LINGKUNGAN KERJA FISIK DAN MOTIVASI KERJA TERHADAP KINERJA GURU SMKN XYZ Zahra, Sabrina Shela Fatimah; Suherman, Enjang; Putri, Renna Augia
Journal of Economic, Bussines and Accounting (COSTING) Vol. 8 No. 4 (2025): COSTING : Journal of Economic, Bussines and Accounting
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/94b5rt04

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh lingkungan kerja fisik dan motivasi kerja terhadap kinerja guru pada SMK Negeri di Kabupaten Karawang. Kinerja guru yang optimal sangat dipengaruhi oleh berbagai faktor, di antaranya lingkungan kerja yang kondusif dan motivasi kerja yang tinggi. Lingkungan kerja yang baik mampu menciptakan kenyamanan dan semangat dalam mengajar, sementara motivasi kerja yang tinggi mendorong guru untuk menjalankan tugas secara maksimal. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif. Teknik analisis data dilakukan menggunakan skala Likert dan analisis regresi linier berganda dengan bantuan SPSS versi 26. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh guru SMK Negeri di Kabupaten Karawang, dengan penentuan sampel menggunakan teknik random sampling berdasarkan rumus Slovin dengan tingkat kesalahan 5%, sehingga diperoleh sejumlah 83 responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lingkungan kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja guru, begitu pula motivasi kerja yang juga memberikan pengaruh positif dan signifikan. Secara simultan, lingkungan kerja fisik dan motivasi kerja berpengaruh signifikan terhadap kinerja guru. Nilai koefisien determinasi (R Square) sebesar 0,765 menunjukkan bahwa 76,5% variasi kinerja guru dapat dijelaskan oleh lingkungan kerja fisik dan motivasi kerja, sedangkan sisanya 23,5% dipengaruhi oleh faktor lain di luar variabel penelitian ini.
PENINGKATAN PENDAPATAN MASYARAKAT DESA PASIRUKEM MELALUI INTEGRASI BUDIDAYA IKAN LELE SISTEM BIOFLOK DAN DIVERSIFIKASI PRODUK OLAHAN Wulandari, Yeni Sari; Sam’un, Mohamad; Suherman, Enjang
Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 9, No 1 (2026): Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/kumawula.v9i1.68715

Abstract

Community empowerment through the development of the fisheries sector is one of the strategies to improve the welfare of rural communities. This community service activity was conducted from August to November 2025 in Pasirukem Village, Cilamaya Kulon District, Karawang Regency, involving approximately 22 participants consisting of fish farming groups and food processing groups. The activity aimed to enhance community capacity through the application of biofloc-based catfish farming technology and the diversification of processed catfish products. The method used was a participatory approach, which included preparation, focus group discussions (FGD), socialization, training, mentoring, as well as monitoring and evaluation. The activities carried out included the construction of biofloc ponds; training on catfish cultivation; training on processing products into nuggets, roulade, shredded catfish, and crispy catfish; as well as training on business management and digital marketing. The results of the activity showed an increase in the partners’ knowledge, as indicated by the improvement in post-test results compared to the pre-test, with the average initial score of 17.67% increasing to 100% after the training activities. In addition, the partners were able to practice processing catfish into several value-added products as an effort to diversify fisheries-based products. This activity is expected to serve as an initial step in developing sustainable catfish farming and processing enterprises in Pasirukem Village.Pemberdayaan masyarakat melalui pengembangan sektor perikanan merupakan salah satu strategi untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat pedesaan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan pada bulan Agustus–November 2025 di Desa Pasirukem, Kecamatan Cilamaya Kulon, Kabupaten Karawang dengan melibatkan sekitar 22 peserta yang terdiri dari kelompok pembudidaya ikan dan kelompok pengolah produk pangan. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas masyarakat melalui penerapan teknologi budidaya ikan lele sistem bioflok serta diversifikasi produk olahan ikan lele. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif yang meliputi tahap persiapan, focus group discussion (FGD), sosialisasi, pelatihan, pendampingan, serta monitoring dan evaluasi. Kegiatan yang dilakukan meliputi pembangunan kolam bioflok, pelatihan budidaya ikan lele, pelatihan pengolahan produk menjadi nugget, rolade, abon, dan lele krispi, serta pelatihan manajemen usaha dan pemasaran digital. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan mitra yang ditunjukkan oleh peningkatan hasil post-test dibandingkan dengan pre-test, dengan rata-rata nilai awal sebesar 17,67% meningkat menjadi 100% setelah kegiatan pelatihan. Selain itu, mitra juga mampu mempraktikkan pengolahan ikan lele menjadi beberapa produk olahan sebagai upaya diversifikasi produk berbasis perikanan. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam pengembangan usaha budidaya dan pengolahan ikan lele yang berkelanjutan di Desa Pasirukem.
Digital Marketing Strategy for Promoting Grab food at Ratu Penyet Niaga, a Small and Medium Enterprise in Karawang Pujaswati, Alli; Suherman, Enjang; Ratu Khalida, Laras
Jurnal Indonesia Sosial Sains Vol. 7 No. 4 (2026): Jurnal Indonesia Sosial Sains
Publisher : CV. Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/jiss.v7i4.2313

Abstract

This study aims to examine the digital promotion methods used by the Ratu Penyet Niaga Karawang MSME through the GrabFood application. The study used a descriptive qualitative approach with a weighted SWOT analysis method through the preparation of the IFAS and EFAS matrices. Data collection was carried out through in-depth interviews with business owners, direct observation, documentation, and analysis of consumer reviews on the GrabFood platform. The study shows that the Ratu Penyet Niaga Karawang MSME is in the Advantages–Opportunities (S–O) quadrant, indicating that this business has strong internal strengths and also has significant opportunities in the digital market. Therefore, the recommended strategy is a growth strategy by maximizing product quality, distinctive taste, speed of service, and utilizing GrabFood promotional features. Promotion integration through social media and support for MSME digitalization programs are important factors in creating sustainable digital promotions. This study shows that the success of digital promotions for small and medium enterprises depends not only on the platform chosen, but also on the business owner's ability to manage internal resources and respond intelligently to market opportunities.
Peran Dukungan Rekan Kerja Dan Dukungan Organisasi Terhadap Kepuasan Kerja Karyawan Pada PT. Mahkota Bandung Teknik Haq, Anita Fitriah; Suherman, Enjang; Khalida, Laras Ratu
SEIKO : Journal of Management & Business Vol 9, No 1
Publisher : Program Pascasarjana STIE Amkop Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37531/sejaman.v9i1.11640

Abstract

Fenomena di PT Mahkota Bandung Teknik kamislot menunjukkan ketidakmerataan kepuasan kerja karyawan yang dipengaruhi dukungan rekan kerja dan dukungan organisasi bolawins. Ketidakpuasan kerja dipengaruhi kurangnya kerja sama, komunikasi kamislot terbatas, rendahnya dukungan emosional, fasilitas kerja terbatas, serta minimnya perhatian organisasi bolawins. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh dukungan rekan kerja dan dukungan organisasi terhadap kepuasan kerja karyawan dengan metode kuantitatif desain deskriptif-verifikatif, melibatkan 120 responden menggunakan rumus slovin. Pengumpulan data melalui kuesioner skala Likert yang telah diuji validitas konstruk dan reliabilitas Cronbach’s Alpha. Analisis data meliputi statistik deskriptif, uji asumsi klasik, regresi linier bergdanda, uji t, uji F, dan koefisien determinasi menggunakan SPSS versi 26. Hasil menunjukkan kedua variabel berpengaruh positif dan signifikan secara parsial maupun simultan terhadap kepuasan kerja dengan kontribusi 82%, sedangkan 18% dipengaruhi faktor lain di luar model, sehingga peningkatan dukungan sosial dan perhatian organisasi menjadi faktor penting dalam meningkatkan kepuasan kerja.