Claim Missing Document
Check
Articles

Found 38 Documents
Search

Pengembangan Budidaya Kerapu Cantang (Epinephelus Sp) sebagai Alternatif Pendapatan Desa Lembung, Kecamatan Galis, Kabupaten Pamekasan Zuliati, Zuliati; Widodo, Slamet; Zuhriyah, Amanatuz; Siwalette, Jeter Donald
Mimbar Agribisnis : Jurnal Pemikiran Masyarakat Ilmiah Berwawasan Agribisnis Vol 11, No 2 (2025): Juli 2025
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ma.v11i2.18781

Abstract

The fisheries sector is one of the leading sectors in Indonesia that plays an important role in driving economic growth, as well as providing an impact on society. Aquaculture commodities that have a high chance of growing include grouper. Based on preliminary studies, there are challenges faced in grouper cultivation in Lembung Village, Galis District, Pamekasan Regency, namely fish growth that is not optimal and a high mortality rate of up to 64%. Therefore, this research has the following objectives: i) analyze the feasibility of grouper farming, and ii) formulate a strategy for developing grouper farming. Data analysis methods applied include: cost analysis, total revenue analysis, income analysis and R/C ratio, and SWOT analysis. The results explained that grouper farming can be an alternative source of income for salt farmers in the face of fluctuations in salt prices due to climate change. In addition, the R/C ratio value of 1.39 shows that this business is feasible to run with the profit obtained reaching Rp.16,931,001. Based on the results of the SWOT analysis, the difference between the X score of -0.30 and Y score of -0.11 is obtained, which places this business in quadrant IV, namely the W-T strategy. This strategy aims to minimize internal weaknesses and keep external threats away. Strategies that can be carried out are by providing adequate and balanced feed for fish and monitoring (W3, T3). Then improve the ability of human resources through training in grouper cultivation to increase knowledge and skills and overcome disease attacks on fish caused by parasites and pathogens (W1, W2, T1, T2, T3).
Peran Penyuluh dan Input Pertanian terhadap Tingkat Produksi Padi di Kecamatan Burneh Kabupaten Bangkalan Finani, Musdalifatul; Hasan, Fua; Widodo, Slamet
AgriDev Vol. 4 No. 1 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Terbuka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33830/Agridev.v4i1.11564.2025

Abstract

Kecamatan Burneh sebagai salah satu wilayah di Kabupaten Bangkalan yang menjadi produsen padi menghadapi masalah terjadinya penurunan produksi pada dua tahun terakhir padahal terdapat petugas penyuluh yang mendampingi petani. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran petugas penyuluh pertanian dan pengaruhnya terhadap hasil produksi padi di Kecamatan Burneh. Data diambil menggunakan kuesioner yang disebarkan kepada 50 responden petani padi. Analisis statistik deskriptif dan regresi linier berganda digunakan untuk menganalisis data. Hasil analisis deskriptif  menunjukkan bahwa sebagian besar responden memersepsikan peran penyuluh sebagai motivator dan inovator berkategori baik sedangkan peran penyuluh sebagai fasilitator dan komunikator berkategori cukup baik. Hasil regresi menunjukkan bahwa peran penyuluh, benih, dan pupuk tidak berpengaruh terhadap  produksi padi di Kecamatan Burneh. Sedangkan 3 variabelnya (pestisida, luas lahan, dan tenaga kerja) berpengaruh positif terhadap produksi padi di Kecamatan Burneh. Implikasi hasil penelitian adalah diperlukan perbaikan peran penyuluh khususnya peran sebagai fasilitator dan komunikator. Implikasi lainnya adalah penggunaan input sesuai takaran yang direkomendasikan.
The Influence of Socio-Economic Factors on Farmers’ Perceptions in Broiler Chicken Waste Management Based on Circular Economy: Pengaruh Faktor Sosial Ekonomi Terhadap Persepsi Peternak dalam Pengolahan Limbah Ayam Ras Pedaging Berbasis Circular Economy Febriyanti, Dwi; zuhriyah, Amanatuz; Widodo, Slamet
Jurnal Ilmiah AgriSains Vol. 26 No. 1 (2025): Jurnal Ilmiah AgriSains
Publisher : Fakultas Peternakan dan Perikanan, Universitas Tadulako, Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/jiagrisains.v26i1.2025.50-60

Abstract

Peternakan sebagai salah satu sub-sektor yang berkontribusi signifikan terhadap perekonomian Indonesia, dimana salah satunya peternakan unggas yang dihadapkan pada permasalahan limbah peternakan. Circular economy merupakan salah satu konsep dalam mengatasi limbah peternakan yang berkelanjutan. Penerapan circular economy oleh peternak diduga dipengaruhi oleh persepsi peternak dalam menerapkan praktik pengolahan limbah berkelanjutan. Penelitian bertujuan mengetahui pengaruh faktor sosial ekonomi terhadap persepsi peternak. Penelitian dilakukan di Kabupaten Bangkalan pada bulan September-Desember 2024 dengan sampel sebanyak 30 orang peternak, melalui pendekatan deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian didapatkan persepsi peternak termasuk ke dalam kategori baik. Hasil penelitian analisis regresi linier berganda didapatkan bahwa faktor jumlah ternak berpengaruh positif terhadap persepsi peternak, sedangkan faktor usia, pendidikan, pendapatan, dan lama usaha ternak tidak berpengaruh terhadap persepsi peternak.
Mitigasi Risiko Operasional UMKM Pengelolaan Talas Desa Lenteng Timur Kabupaten Sumenep Pendekatan House of Risk Maidatatia, Al; Destiarni, Resti Prastika; Widodo, Slamet; Sugiarti, Teti
Benefit: Jurnal Manajemen dan Bisnis Vol. 9 No. 2 (2024): Benefit : Volume 9 Desember No 2 tahun 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/benefit.vi.4137

Abstract

Production process of taro-chips is still unstable due to constraints in operational section, like raw taro materials that are not always available, causing the production process of taro-chips be carried out while waiting for raw taro materials to be available. Time gap between availability of taro-chips and consumer demand creates risks that affect business performance. This microbusiness must share results with BUMDes because it is a BUMDes-assisted business. The purpose of research is identifying risks and sources in taro-chips MSME operational process assisted by BUMDes Lenteng Timur, analyzing of operational risk level using HOR (House of Risk) method, and determining mitigation strategies in reducing of potential risk occurrence. The research was conducted in Lenteng Timur Village, with respondents are the owners and managers of taro-chips microbusinesses. The HOR phase 1 result obtained 12 risk events and 7 risk sources (risk agents), which are prioritized into 4 priority risk sources, which can be used to carry out risk mitigation actions. In HOR phase 2, 5 mitigation strategies can be done to overcome priority risks. These mitigation strategies can be conducted to overcome existing risks to reduce the potential for risk occurrence in operational activities that affect the production of taro-chips.
Forecasting the export value of indonesian tuna, skipjack, and mackerel tuna using Autoregressive Integrated Moving Average (ARIMA) Syahnaz, Cindiah; Widodo, Slamet; Rahman, Nabila Zannuba
Jurnal Perikanan Terpadu Vol 6, No 2 (2025): Jurnal Perikanan Terpadu Volume 6 Nomor 2
Publisher : Universitas Teuku Umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35308/jpterpadu.v6i2.13140

Abstract

This study aims to build a statistically valid forecasting model for the export value of Tuna, Skipjack, and Mackerel Tuna in Indonesia, considering that the ability to project future export performance is crucial for the strategic planning of both government and industry. Using annual time-series data from the period 2005 to 2023 sourced from the Central Bureau of Statistics (BPS) and the Ministry of Marine Affairs and Fisheries (KKP), this study applies the Autoregressive Integrated Moving Average (ARIMA) Box-Jenkins methodology. The entire analysis process, from stationary testing to forecasting, was conducted using Minitab 22 software. After a series of rigorous identification, estimation, and diagnostic checking stages, the ARIMA (0,1,2) model was identified as the best fit. This selection was based on its superiority across various criteria: having the lowest Akaike's Information Criterion (AIC) and Bayesian Information Criterion (BIC) values, the best out-of-sample forecasting accuracy (MAPE = 13.15%), a significant MA(2) parameter (p-value = 0.020), and valid residuals based on the Ljung-Box test (p-value = 0.663). The forecast for the 2024-2026 period shows a sustained upward trend in export value, with a projection of reaching USD 991.65 million by 2026. These findings provide a quantitative basis for the government in setting export targets and for the industry in planning investments, particularly in the development of value-added products to meet global market demand.
Persepsi Petani Terhadap Peran Penyuluh Pertanian Dalam Adopsi Inovasi Combine Harvester Di Desa Perreng Kecamatan Burneh Kabupaten Bangkalan Nujum, Laelatul; Triyasari, Sri Ratna; Widodo, Slamet
Jurnal Agristan Vol 7, No 2 (2025): Jurnal Agristan
Publisher : Jurusan Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37058/agristan.v7i2.14783

Abstract

Adopsi Combine Harvester di Desa Perreng masih terkendala akibat kekhawatiran petani terhadap potensi kerusakan galengan sawah, dampaknya terhadap tenaga kerja buruh tani, serta penyebaran inovasi yang hanya dirasakan oleh beberapa kelompok tani saja. Dalam hal ini, penyuluh berperan penting sebagai penyebar informasi guna meningkatkan pemahaman dan adopsi petani terhadap Combine Harvester. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis persepsi petani terhadap peran penyuluh pertanian dalam mendukung adopsi inovasi Combine Harvester di Desa Perreng. Sampel diambil menggunakan rumus Slovin sebanyak 82 petani, yang kemudian ditentukan dengan teknik purposive sampling. Metode analisis yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan skala likert untuk mengukur tingkat persepsi petani. Hasil analisis menunjukkan bahwa persepsi petani terhadap peran penyuluh pertanian sebagai motivator, edukator, dinamisator dan organisator, komunikator, serta penasihat secara keseluruhan baik dengan peran sebagai penasihat sudah berjalan sangat baik dan peran motivator kurang baik. Oleh karena itu, peran penyuluh sebagai motivator dalam mendukung adopsi inovasi Combine Harvesterdi Desa Perreng perlu ditingkatkan agar adopsi Combine Harvester semakin luas dan optimal.
Aplikasi Teknologi Pengasapan Ikan Ramah Lingkungan untuk Peningkatan Produksi POKLAHSAR di Sampang Triajie, Haryo; Tripatmasari, Mustika; Syahnaz, Cindiah; Widodo, Slamet; Habibah, Ana; Silvia, Farah Faiqotus; Natasya, Imellya; Putera, Aditya Januar
Abdimas Galuh Vol 8, No 1 (2026): Maret 2026
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ag.v8i1.21466

Abstract

Kelompok Pengolah dan Pemasar (POKLAHSAR) Mina Olahan di Desa Dharma Camplong, Sampang, menghadapi tantangan signifikan terkait metode pengasapan ikan tradisional yang bersifat terbuka. Proses konvensional ini menghasilkan kualitas produk yang tidak konsisten, kurang higienis, serta menimbulkan polusi udara yang mengganggu masyarakat sekitar. Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi produksi dan kualitas produk melalui penerapan teknologi tepat guna. Metode pelaksanaan melibatkan serangkaian kegiatan yang mencakup sosialisasi, pelatihan intensif, dan pendampingan langsung kepada anggota kelompok. Intervensi utama adalah hibah seperangkat alat produksi modern, yang terdiri dari tujuh tungku pengasapan tertutup, dua vacuum sealer, dan dua box freezer. Hasil program menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan keterampilan operasional anggota terhadap teknologi baru. Penerapan tungku modern berhasil menciptakan proses pengasapan yang lebih efisien, hemat bahan bakar, dan ramah lingkungan. Lebih lanjut, penggunaan vacuum sealer dan freezer secara signifikan meningkatkan daya simpan dan higienitas produk. Inisiatif ini berhasil memberikan solusi nyata yang meningkatkan kualitas, efisiensi, dan potensi pasar produk ikan asap, sehingga mendukung keberlanjutan usaha mitra.
Determinan pengambilan keputusan peternak ayam ras pedaging dalam bermitra dan mekanisme kemitraan Zaidatul Lutfiah; Amanatuz Zuhriyah; Slamet Widodo; Slamet Subari
Agriscience Vol 7, No 1: Maret 2026
Publisher : Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/agriscience.v7i1.28990

Abstract

Peningkatan konsumsi ayam ras pedaging di dorong oleh bertambahnya jumlah penduduk, perubahan pola konsumsi, serta tingginya permintaan pasar terhadap sumber protein hewani yang lebih terjangkau dan mudah diakses. Setiap usaha peternakan pasti dihadapkan dengan risiko tinggi, terutama terkait fluktuasi harga input dan output. Pengembangan usaha peternakan salah satunya dipengaruhi oleh pengambilan keputusan peternak dalam bermitra. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui mekanisme kemitraan dan mengetahui faktor yang mempengaruhi pengambilan keputusan peternak ayam ras pedaging dalam bermitra. Penelitian ini dilakukan di Kabupaten Bangkalan pada bulan September – Desember, dengan jumlah sampel 30 peternak dan menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif. Mekanisme kemitraan diatur melalui perjanjian tertulis yang mencakup berbagai aspek, seperti ruang lingkup kerja sama, hak dan kewajiban masing-masing pihak, kesepakatan harga, pembayaran, pemasaran, serta jangka waktu kerja sama dan sanksi. Analisis faktor yang memengaruhi minat peternak dilakukan menggunakan regresi linier berganda. Hasil penelitian didapatkan bahwa jaminan harga berpengaruh terhadap minat peternak dalam bermitra. Usia, pengalaman beternak, jaminan pasar, dan pendapatan tidak berpengaruh terhadap minat peternak dalam bermitra.