Claim Missing Document
Check
Articles

Found 31 Documents
Search

Used betta fish multicolor as therapy for reducing addictive social media use in the covid-19 outbreak Nilma Zola; Rima Pratiwi Fadli; Yola Eka Putri; Dominikus David Biondi Situmorang; Ifdil Ifdil
Konselor Vol 10, No 4 (2021): KONSELOR
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (700.871 KB) | DOI: 10.24036/02021104122235-0-00

Abstract

During the COVID-19 pandemic, people used social media to communicate and entertain themselves. Yet, excessive social media use can cause anxiety and sadness. Hence, fresh social media addiction therapies are crucial. We suggest treating social media addiction with colorful Betta fish. This fish's brilliant colors and interesting behavior reduce stress and anxiety and promote well-being. Betta fish are low-maintenance pets that may be kept in a small tank at home or at work. Interacting with animals helps improve mental health. So, the "betta fish" treatment may be a low-cost and accessible way to improve mental health and minimize social media addiction amid the COVID-19 pandemic. This intervention's efficacy and best practices need further stud.
Stress and anxiety among adolescents, during the covid-19 outbreak Ifdil Ifdil; Yola Eka Putri; Berru Amalianita
Konselor Vol 10, No 1 (2021): KONSELOR
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (473.803 KB) | DOI: 10.24036/0202094111941-0-00

Abstract

Covid-19 affects every aspect of human life, especially psychological aspects. Furthermore, adolescents experience difficulties because of the pandemic and therefore require extra change due to the occurring situation. In this situation, adolescents felt stress from having to adjust to the unpredictable situation, as well as anxiety, from facing an uncertain situation. Meanwhile, from the previous year, the news has been updated daily, concerning the number of deaths and positive cases. Teens are able to access news through the internet by listening, watching or imagining the current situation. This study used Indonesian adolescent as the research subjects and was conducted online through survey Monkey platform. A total of 98 participants aged above 17 years were obtained from several provinces and region in Indonesia. In addition, the study used DASS as the instrument of research DASS, while the data was analyzed using JASP. According to the results, the stress and anxiety of adolescents during the covid-19 outbreak are in the heavy and very heavy categories, respectively, indicating tremendous pressure is experienced due to the Covid-19 pandemic.
Academic Stress Among Male and Female Students After the Covid-19 Pandemic Ifdil Ifdil; Lela Lela; Yuda Syahputra; Linda Fitria; Nilma Zola; Rima Pratiwi Fadli; Mufadhal Barseli; Yola Eka Putri; Berru Amalianita
COUNS-EDU: The International Journal of Counseling and Education Vol. 7 No. 3 (2022)
Publisher : Indonesian Counselor Association (IKI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23916/0020220740130

Abstract

This study aims to describe the condition of students' academic stress and examine differences in academic stress in male and female students after the Covid-19 pandemic. This research is a comparative research obtained through random sampling. The sample of this study was 118 students consisting of several high schools in Padang City. Data was collected with an academic stress scale with 57 items. The analysis technique uses the item response theory (IRT) approach with the Rasch Model analysis. This study examines descriptive and differences with Welch with the help of WINSTEPS Version 4.7.0. The results show that there is a significant difference between male and female academic stress. Other findings found that women's academic stress tended to be higher than that of men, and what was interesting from this data was that there was a woman who was at the highest logit or an outlier, meaning that this woman needed to be given intervention to reduce her stress by providing individual counseling services. Based on the results of this study it is hoped that school counselors will focus more on women for academic stress prevention programs.
Layanan advokasi dalam bimbingan dan konseling Ifdil, Ifdil; Fadli, Rima Pratiwi; Zola, Nilma; Putri, Yola Eka; Amalianita, Berru
JRTI (Jurnal Riset Tindakan Indonesia) Vol 6, No 2 (2021): JRTI (Jurnal Riset Tindakan Indonesia)
Publisher : IICET (Indonesian Institute for Counseling, Education and Therapy)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (603.809 KB) | DOI: 10.29210/30032083000

Abstract

Bimbingan dan konseling dewasa ini memiliki kontribusi yang besar untuk tercapainya tugas-tugas perkembangan individu. Fenomena yang ditemukan dewasa ini khususnya peserta didik ditemukan fenomena tentang kekerasan seksual, bullying, bolos disekolah dan perilaku yang berpotensi untuk terciderai hak-hak klien. Layanan bimbingan dan konseling yang dapat melindungi dan mengembalikan hak klien yaitu layanan advokasi. Adanya layanan advokasi dalam bimbingan dan konseling dapat menunjukkan adanya keprofesionalan dari profesi untuk melindungi hak-hak klien. Adanya layanan advokasi dalam bimbingan dan konseling dapat menjadi jembatan bagi individu untuk mengembalikan hak-haknya yang terciderai. Melalui layanan advokasi, klien kembali berhasil  menikmati haknya, yaitu klien memiliki hak mereka lagi dan begitu juga klien mereka kembali ke posisi pengembangan diri. Guru BK/konselor menjadi profesional yang memiliki tanggungjawab untuk membuat lingkungan yang kondusif. Adapun dalam layanan advokasi klien konselor atau guru BK menggarap materi untuk mengarahkannya terselesaikan maslah klien. Sehingga diperlukan sumber daya profesional yang memiliki peran advokasi yang etis dan efektif.
Perspektif Holland Theory serta Aplikasinya dalam Bimbingan dan Konseling Karir Amalianita, Berru; Putri, Yola Eka
JRTI (Jurnal Riset Tindakan Indonesia) Vol 4, No 2 (2019): JRTI (Jurnal Riset Tindakan Indonesia)
Publisher : IICET (Indonesian Institute for Counseling, Education and Therapy)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (468.857 KB) | DOI: 10.29210/3003490000

Abstract

Teori Holland memandang kepribadian memiliki karakteristik yang unik, yang berkembang dari faktor genetik dan pengaruh lingkungan.Teori Holland memberikan perhatian pada tipe kepribadian sebagai penyebab utama dalam pilihan tipe lingkungan pekerjaan.Holland membagi enam tipe kepribadian dan enam tipe lingkungan pekerjaan. Adapun keenam tipe tersebut adalah realistik, investigatif, artistik, sosial enterprising, dan konvensional. Teori Holland sangatlah penting untuk membangun suatu keterkaitan atau kecocokan antara tipe kepribadian individu dan pemilihan karir tertentu. Pemilihan dan penyesuaian karir merupakan gambaran dari kepribadian seseorang. Melalui enam tipe kerpribadian mengemukakan bahwa kepuasan dan kecenderungan untuk meninggalkan satu posisi bergantung pada tingkat samapai mana individu secara berhasil mencocokkan kepribadiannya dengan suatu pekerjaan serta memiliki pekerjaan yang sepadan.
Perilaku phubbing pada mahasiswa dan faktor-faktor yang mempengaruhinya Putri, Yola Eka; Marjohan, Marjohan; Ifdil, Ifdil; Hariko, Rezki
JPGI (Jurnal Penelitian Guru Indonesia) Vol 7, No 3 (2022): JPGI
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Therapy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/021940jpgi0005

Abstract

Perilaku phubbing dapat diartikan sebagai tindakan mengabaikan orang lain saat interaksi dengan orang lain sedang berlangsung dan memilih berselancar di smartphone. Perilaku phubbing dapat ditemukan di dalam berbagai setting interaksi individu. Pada mahasiswa perilaku ini dapat ditemukan dalam setting keluarga, saat berkumpul dengan kolega, dan saat belajar di kelas serta pertemuan-pertemuan yang memerlukan interaksi social lainnya. Perilaku phubbing juga sudah berdampak pada interaksi pembelajaran virtual saat ini, khususnya saat mahasiswa melakukan aktivitas perkuliahan di zoom.Metode penelitian yang digunakan adalah metode literature review. Pada penelitian ini ditemukan ada berbagai faktor yang mempengaruhi perilaku phubbing mahasiswa adalah FoMO, time distortion, poor reasoning, smartphone addication, technology addiction, dan self control.
Permasalahan psikologis pada sandwich generation serta implikasi dalam layanan bimbingan dan konseling Amalianita, Berru; Putri, Yola Eka
JPGI (Jurnal Penelitian Guru Indonesia) Vol 8, No 2 (2023): JPGI
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Therapy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/023368jpgi0005

Abstract

Generasi sandwich merupakan generasi yang aktif dan produktif dalam pemenuhan, generasi ini menjadi penopang dalam pemenuhan kebutuhan bagi generasi di atasnya dan generasi di bawahnya sehingga generasi sandwich harus bekerja keras dalam mencukupkan kebutuhan kehidupan keluarganya. Namun, dengan adanya tekanan yang berat dalam pemenuhan kebutuhan individu ia rentan mengalami berbagai macam permasalahan psikologis dalam menjalankan kehidupannya karena ia yang menjadi penopang dalam menjalankan kehidupan keluarganya. Penelitian ini menggunakan metode studi literatur dengan melakukan pengumpulan berbagai materi atau informasi kemudian dibuat menjadi suatu rangkuman yang mendalam. Dalam hal ini dapat dianalisis bahwa tuntutan dalam memenuhi kebutuhan hidup oleh generasi sandwich ini menimbulkan berbagai macam permasalahan psikologis pada dirinya sehingga harus dientaskan dan diselesaikan dengan memberikan berbagai bantuan oleh tenaga profesional yaitu konselor melalui layanan bimbingan dan konseling
Pengembangan dan validasi instrumen body dysmorphic disorder mahasiswa Nur Azizi Amrizon; Ifdil Ifdil; Yuda Syahputra; Rima Pratiwi Fadli; Nilma Zola; Yola Eka Putri
Jurnal Konseling dan Pendidikan Vol 10, No 3 (2022): JKP
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Therapy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/192400

Abstract

Tubuh yang "sempurna" telah menjadi identik dengan kemakmuran di masyarakat yang serba cepat saat ini yang mengedepankan penampilan yang lebih menarik, namun yang terjadi banyak mahasiswa yang stress dan depresi dengan kondisi tubuhnya karena munculnya kerutan dan lemak di tubuh akibat dari kurang tidur. Untuk itu, diperlukan asesmen yang berfungsi sebagai upaya mengidentifikasi masalah Body Dysmorphic Disorder (BDD) pada mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangakan instrument BDD yang valid dan reliabel pada mahasiswa. Sampel penelitian berjumlah 97 mahasiswa yang diperoleh dengan teknik insidental sampling. Pengujian validitas instrumen dilakukan dengan menggunakan teknik Product Moment Pearson sedangkan pada uji reliabilitas digunakan dengan menggunakan teknik Alpha Chronbach. Hasil penelitian menunjukkan instrumen Body Dysmorphic Disorder (BDD) valid dan reliabel untuk melakukan pengukuran kecemasan terhadap fisik. Diharapkan untuk hasil penelitian ini dapat digunakan oleh pekerja social (konselor, terapis, dan psikolog) dalam mengungkap masalah kecemasan terhadap kondisi fisik mahasiswa, dan dapat memberikan intervensi awal sebelum siswa mengalami kecemasan terhadap fisik yang lebih berat.
Efektivitas penggunaan aplikasi pengolahan alat ungkap masalah seri PTSDL (SP-AUM PTSDL Versi. 1) bagi guru bimbingan dan konseling/konselor di Sumatera Barat Ifdil Ifdil; Tjung Hauw Sin; Taufik Taufik; Berru Amalianita; Yola Eka Putri
Jurnal Konseling dan Pendidikan Vol 9, No 4 (2021): JKP
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Therapy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/193400

Abstract

Need Assesment merupakan suatu unsur penting sebagai acuan dalam penyusunan program BK sehingga dibutuhkan  keterbaharuan serta inovasi untuk memudahkan dalam proses administrasi, pengolahan serta evaluasinya oleh guru BK/Konselor diSekolah. Tujuan penelitian adalah menganalisis kefektifan dan kelayakan penggunaan aplikasi pengolahan Alat Ungkap Masalah Seri PTSDL (SP-AUM PTSDL Versi.1) bagi Guru BK/Konselor. Pada penelitian ini metode yang digunakan ialah metode penelitian Research and Development. Subjek penelitian dalam penelitian ini adalah sasaran pengguna  software pengolahan alat ungkap masalah seri PSTDL (SP-AUM PSTDL Versi. 1)  yaitu 15 orang konselor, 15 orang guru BK dan 15 orang mahasiswa BK. Instrumen penelitian menggunakan skala, inventori serta  wawancara. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu menggunakan analisis deskriptif serta melakukan uji  uji kesesuaian/keselarasan. Hasil Penelitian berdasarkan uji kelayakan menunjukkan bahwa Alat Ungkap Masalah Seri PTSDL (SP-AUM PTSDL Versi.1) dinyatakan efeketif dan layak digunakan baik dari segi kelayakan program websitemaupun kelayakan substansi dari isi AUM PTSDL. Hasil ini menujukkan bahwa SP-AUM PTSDL Versi.1 layak digunakan oleh guru BK/Konselor  disekolah sebagai salah satu alat yang dapat digunakan untuk kegiatan need asessment.
Trend of phubbing behavior researches in Indonesian journals: a content-analysis Yola Eka Putri; Ifdil Ifdil; Berru Amalianita; Linda Fitria
Jurnal Konseling dan Pendidikan Vol 12, No 1 (2024): JKP
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Therapy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/1108800

Abstract

The emergence of mobile technology has led to significant transformations in communication. Nevertheless, it has also presented new challenges, notably exemplified by a phenomenon termed as "phubbing," where individuals prioritize their mobile devices over in-person interactions. This analysis of content delves into the research trends surrounding phubbing behavior, focusing specifically on 42 articles regarding phubbing in the Indonesian Journal of Counseling and Psychology within 2018-2024. The data was gathered from the Science and Technology Index (SINTA). Several aspects necessitate examination, such as the publication year, methods, subject or samples, data collection, data analysis, and other discoveries related to phubbing research. This analysis showed a growing interest in phubbing research in Indonesia, characterized by a notable rise in publications over the past 6 years. Furthermore, quantitative methodologies and surveys using questionnaires are becoming prevalent in phubbing research in Indonesia. Another significant point is the prevalence of students as the primary subjects of research, with regression and correlation techniques being the most commonly employed methods of data analysis. Consequently, it can be inferred that further exploration is crucial in phubbing research, incorporating advancements in research topics, participants, data collection methods, and data analysis techniques. The results of this investigation underscore the significance of continued exploration of phubbing, particularly through interdisciplinary approaches, to develop comprehensive strategies in mitigating its negative impacts. This study provides valuable insights for researchers and professionals seeking to comprehend and tackle the phubbing phenomenon in Indonesia.