Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

Campur Kode Bahasa Benuaq dan Bahasa Bentian dalam Peristiwa Tutur Antarmasyarakat Di Kecamatan Bentian Besar Kabupaten Kutai Barat Provinsi Kalimantan Timur Delsiana, Meilani; Hefni, Asnan; Arifin, Syaiful
Adjektiva: Educational Languages and Literature Studies Vol. 6 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/adjektiva.v6i1.2111

Abstract

Dalam interaksi antarmasyarakat terdapat campur kode diantara dua bahasa sehingga dalam berinteraksi, masyarakat di Kecamatan Bentian Besar menggunakan percakapan yang menghasilkan suatu ciri khas tersendiri yaitu campur kode bahasa Benuaq dan bahasa Bentian. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan wujud dan faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya campur kode bahasa Benuaq dan bahasa Bentian dalam peristiwa tutur antar masyarakat di Kecamatan Bentian Besar. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif, kemudian teknik dalam pengumpulan data adalah teknik observasi, teknik rekam,teknik simak dan teknik catat. Sumber data penelitian ini adalah ujaran di lingkup masyarakat yang ada di Kecamatan Bentian Besar. Metode yang digunakan untuk menganalisis data adalah metode deskriptif kualitatif. Hasil analisis yang diperoleh dari penelitian ini adalah: (1) wujud campur kode bahasa Benuaq dan bahasa Bentian yang terdapat dalam peristiwa tutur antar masyarakat di Kecamatan Bentian Besar ada tiga yaitu: penyisipan unsur-unsur berupa kata, penyisipan unsur-unsur berupa klausa, penyisipan unsur-unsur berupa frasa. (2) faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya campur kode bahasa Benuaq dan bahasa Bentian dalam peristiwa tutur antarmasyarakat di Kecamatan Bentian Besar meliputi: latar belakang kebahasaan (linguistic type) dan latar belakang sikap (attitudinal type) Dari hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa dalam peristiwa tutur antarmasyarakat di Kecamatan Bentian Besar terdapat bentuk campur kode yang berupa penyisipan kata, frasa dan klausa, selain itu terdapat pula faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya campur kode yaitu; latar belakang kebahasaan (linguistic type) dan latar belakang sikap (attitudinal type).
Analisis Struktur Plot dan Nilai Moral dalam Cerita Rakyat Tanjung Harapan ’Anak Durhaka’ Kutai Kartanegara Purnama, Dina; Arifin, Syaiful; Indrahastuti, Tri; Setyawati, Meita
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 1 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i1.27297

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan struktur plot dan nilai moral dalam cerita rakyat Anak Durhaka karya Mukrie Abdullah dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif melalui studi pustaka. Data primer diperoleh dari buku Kumpulan Cerita Rakyat Kutai, sementara data sekunder berasal dari literatur yang relevan. Analisis dilakukan dengan mengklasifikasikan unsur plot seperti eksposisi, konflik, klimaks, hingga resolusi, serta nilai moral yang mencakup hubungan manusia dengan diri sendiri, sesama, dan lingkungan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa cerita ini mengikuti pola Piramida Freytag, dimulai dari pengenalan tokoh hingga penyelesaian melalui kutukan sebagai bentuk konsekuensi moral. Nilai-nilai moral yang diangkat mencakup pentingnya menghormati orang tua, kesombongan yang membawa kehancuran, serta adanya balasan supranatural atas perbuatan buruk. Cerita ini tidak hanya menghibur, tetapi juga menyampaikan pesan pendidikan karakter yang penting bagi pembaca, khususnya generasi muda, dalam memahami nilai-nilai kehidupan dan budaya lokal.
Pendidikan Karakter dalam Tradisi Gelar Bangsawan Kesultanan Kutai Kartanegara Ing Martadipura Arifin, Syaiful; Indrahastuti, Tri; Setyawati, Meita; Ulwatunnisa, Marwah; Azmi, Muhammad
Jurnal Moral Kemasyarakatan Vol 10 No 2 (2025): Volume 10, Nomor 2 - Desember 2025
Publisher : Universitas PGRI Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21067/jmk.v10i2.11486

Abstract

Penelitian ini mengkaji bagaimana tradisi gelar kebangsawanan Kesultanan Kutai Kartanegara Ing Martadipura mencerminkan nilai-nilai pendidikan karakter dalam masyarakat Kutai. Kesultanan Kutai Kartanegara Ing Martadipura merupakan kelanjutan dari Kerajaan Kutai Kuno kerajaan Hindu tertua di Nusantara yang memiliki tradisi turun-temurun. Tradisi ini tidak hanya berfungsi sebagai simbol status sosial, tetapi juga sebagai media pewarisan nilai kepemimpinan, tanggung jawab sosial, penghormatan terhadap leluhur, serta penghargaan terhadap jasa individu. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan folklore. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa gelar seperti Aji, Awang, dan Encek memiliki makna historis dan sosial yang mendalam, di mana setiap gelar diberikan berdasarkan keturunan, jasa, atau peran dalam pemerintahan kesultanan. Selain itu, praktik budaya seperti Beseprah menegaskan prinsip kesetaraan dan kebersamaan dalam kehidupan masyarakat. Meskipun modernisasi mengubah persepsi terhadap sistem gelar, nilai-nilai karakter yang terkandung di dalamnya tetap relevan sebagai bagian dari identitas budaya. Oleh karena itu, integrasi nilai warisan budaya dan tradisi lokal dalam pendidikan formal dan nonformal menjadi penting untuk memperkuat karakter generasi muda dan menjaga warisan budaya Kutai agar tetap lestari dalam masyarakat yang terus berkembang.
Pelatihan Parafrasa dan Aplikasi Parafrasa Mahasiswa Fakultas Teknik Universitas Mulawarman Marwah Ulwatunnisa; Arifin, Syaiful; Hartinah, Siti; Putri, Afra Apriliyanti Kusuma
Jurnal Abdimas Mahakam Vol. 8 No. 01 (2024): Januari
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24903/jam.v8i01.2615

Abstract

Sejak masuk perkuliahan, mahasiswa seharusnya diberi pembekalan mengenai cara menghindari plagiat dalam karya tulis ilmiah. Parafrasa menjadi salah satu alternatif pencegahan plagiat sekaligus meningkatkan kompetensi mahasiswa dalam bidang tulis menulis. Oleh karena itu, Pengabdian Kepada Masyarakat ini bertujuan untuk memberi pelatihan kepada mahasiswa, mengenai parafrasa dan aplikasi parafrasa. Parafrasa dapat dimanfaatkan dalam perkuliahan, khususnya dalam pembuatan karya tulis ilmiah. Aplikasi parafrasa mudah digunakan dan dapat diakses secara daring. Kegiatan ini dilaksanakan secara luring di Fakultas Teknik Universitas Mulawarman, tanggal 31 Mei 2023. Ada 45 peserta yang mengikuti kegiatan ini. Tahapan kegiatan pelatihan ini yaitu, peserta diberi materi terkait parafrasa, jenis-jenis dan aplikas yang dapat digunakan. Aplikasi yang digunakan yaitu Smodin, Spinner.id dan Paraphrasing Tool dari Quillbot. Setelah itu, peserta diminta mempraktikan cara parafrasa menggunakan aplikasi. Dalam pelaksanaannya peserta diberi Pretest dan Postest. Hasilnya terlihat peningkatan dalam pemahaman mengenai parafrasa. Secara keseluruhan peserta dapat menggunakan aplikasi tersebut.
Job stress and family work conflict on job satisfaction through nurses’ psychological well-being Laksono, Rudy Dwi; Sanusi, Anwar; Arifin, Syaiful
Indonesian Journal of Multidisciplinary Science Vol. 3 No. 7 (2024): Indonesian Journal of Multidisciplinary Science
Publisher : International Journal Labs

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55324/ijoms.v3i7.851

Abstract

The purpose of this study is to describe and analyze the effect of work stress, family work conflict, job satisfaction and psychological well-being on Army Hospital nurses in West Java. This research uses a partial least square structural equation model to answer problem formulations and test hypotheses. In this study, the partial least square structural equation model was used to determine the direct and indirect influence of independent variables, namely work stress variables (X1) and family work conflict variables (X2) through intervening variables, namely psychological well-being variables (Y1) on dependent variables, namely job satisfaction variables (Y2). The results of this study show that descriptive analyses can be concluded involving the majority of married honorary women with significant work experience, revealing the importance of understanding the dynamics of stress and conflict in improving psychological well-being and job satisfaction. The findings emphasize the importance of intervention strategies that focus on work-family balance and stress management to support worker well-being, especially among female workers in flexible staffing conditions.
OBSERVASI DAN KARAKTERISASI PISANG (Musa spp) DI KECAMATAN GUCIALIT KABUPATEN LUMAJANG Arifin, Syaiful; Damanhuri, Damanhuri; Soetopo, Lita
Produksi Tanaman Vol. 3 No. 6 (2015)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pisang merupakan komoditas unggulan dan memberikan kontribusi paling besar terhadap produksi buah-buahan nasional. Kabupaten Lumajang merupakan salah satu wilayah yang mempunyai keragaman plasma nutfah pisang di Jawa Timur. Sentra budidaya pisang di Kabupaten Lumajang meliputi Kecamatan Senduro, Pasrujambe dan Gucialit. Tujuan penelitian untuk mengetahui keragaman ekotype dan morfologi pisang di Kecamatan Gucialit. Penelitian dilaksanakan  di 9 desa yaitu Wonokerto, Pakel, Kenongo, Dadapan, Kertowono, Tunjung, Jeruk, Sombo, dan Gucialit. Penelitian dilaksanakan bulan agustus sampai november 2013. Penelitian dilaksanakan dengan metode observasi lapang dan wawancara dengan petani pisang. Hasil observasi dan karakterisasi ditemukan 30 jenis tanaman pisang yaitu Pisang Agung Semeru, Ambon, Ambon Hijau, Ambon kuning, Australia, Barlin, Embuk, Janjang, Kayu, Kepok, Kidang, Kongkong Hitam, Kongkong Kuning, Kopyok, Mas Kirana, Mas Kripik, Mas Talun, Moro Seneng, Raja, Raja Nangka, Santen, Sewulan, Songgo Langit, Songgro, Susu dan Weringinan. Keragaman terbanyak terdapat di desa Sombo 22 jenis dan keragaman paling sedikit di desa Kenongo 4 jenis. Pisang Agung Semeru dan Raja Nangka tersebar merata di seluruh desa di Kecamatan Gucialit. Berdasarkan dendogram, Pisang Agung Semeru dengan pisang Byar mempunyai kesamaan 95,65 %. Pisang Mas Kirana, Mas Kripik dan Mas Talun mempunyai kesamaan 94,11 %. Pisang yang mempunyai kesamaan terjauh yaitu pisang Agung Semeru dengan pisang Brentel 53,11 %. Kata kunci: Pisang, Observasi, Karakterisasi, Gucialit, Lumajang.
Pengembangan Bahan Ajar Analisis Struktural Novel Awan Karya Syafrudin Pernyata pada Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Tingkat SMA Lumban, Yunita; Arifin, Syaiful; Mulawarman, Widyatmike Gede; Suhatmady, Bibit; Hudiyono, Yusak
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v10i4.58001

Abstract

The purpose of this research is to describe, among other things: 1) the structural analysis of Robert Stanton applied to the novel Awan by Syafruddin Pernyata, 2) the instructional materials containing the structural analysis of the novel Awan by Syafruddin Pernyata, and 3) the effectiveness of the instructional materials developed from the structural analysis of the novel Awan by Syafruddin Pernyata. This study employs a reflective, recursive, design, and development (R2D2) model research method. This method is used to produce and test a product using instructional materials based on the structural analysis of the novel Awan by Syafruddin Pernyata. The results of the study show that the instructional materials based on the structural analysis of the novel Awan by Syafruddin Pernyata were validated by a content expert who gave a score of 79.25%, which falls into the "acceptable" category, and a media expert who gave a score of 96%, which falls into the "very acceptable" category. Therefore, the instructional materials developed are highly suitable for use by high school students. Furthermore, the lesson planning was assessed by an observer who gave a score of 80.14%, and another observer assessed the lesson implementation with a score of 87.16%. Based on these assessments, it can be concluded that the teaching process was conducted effectively. The effectiveness of the instructional materials based on the structural analysis of the novel Awan by Syafruddin Pernyata can be seen from the results of a small group trial, which showed a pretest score of 57 and a posttest score of 19, as well as a field trial with an average pretest score of 69.95 and a posttest score of 81.75, both falling into the "good" category. Based on these data, it is evident that the developed instructional materials have successfully contributed to improving students' learning outcomes, as seen from the comparison of pretest and posttest scores.
ASSERTIVE TRAINING TO IMPROVE PUBLIC SPEAKING SKILLS OF STUDENTS WITH INTELLECTUAL DISABILITIES: A QUALITATIVE CASE STUDY IN A SPECIAL SCHOOL Arifin, Syaiful; Masyitoh, Dewi
EDUCATIONE (In Press) Volume 4, Issue 1, January 2026
Publisher : CV. TOTUS TUUS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59397/edu.v4i1.173

Abstract

Students with intellectual disabilities often experience severe difficulties in public speaking, including low verbal output, limited language organization, and low self-confidence when speaking in front of others. This study aimed to describe students’ initial public speaking abilities, to portray the implementation of assertive training, and to analyze its influence on improving public speaking skills among students with mild intellectual disabilities at SLB Lentera Hati Pesanggaran. A qualitative descriptive case-study design was employed. Participants were selected purposively, and data were collected through participatory observation, in-depth interviews with students, teachers, and parents, as well as documentation. Data were analyzed using Miles and Huberman’s interactive model (data reduction, data display, and conclusion drawing) with source and method triangulation to ensure trustworthiness. Results indicated that, prior to the intervention, students spoke in very low volume, produced fragmented sentences, avoided eye contact, and were reluctant to answer questions. After 6–8 sessions of structured assertive training—covering relaxation, modeling, role play, guided practice, and in vivo exercises—students showed noticeable improvements in voice audibility, clarity and length of utterances, eye contact, and willingness to respond in class. The study concludes that assertive training is a promising strategy to foster public speaking skills and self-confidence among students with intellectual disabilities. The findings imply that assertive training can be integrated into counseling services and classroom routines in special schools. Future research is recommended to involve larger samples, longer follow-up periods, and mixed-method or quasi-experimental designs to strengthen causal inferences and explore broader socio-emotional outcomes.