-, Fitriyah -
Unknown Affiliation

Published : 28 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

PERWUJUDAN PRINSIP GOOD GOVERNANCE DALAM LAYANAN UJI KELAYAKAN KENDARAAN BERMOTOR DI KOTA SEMARANG TAHUN 2024 Angeline, Sofie Meyra; -, Fitriyah -; -, Yuwanto -
Journal of Politic and Government Studies Vol 13, No 3 : Periode Wisuda Juli 2024
Publisher : Journal of Politic and Government Studies

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Prinsip good governance dalam pengambilan keputusan dengan berfokus terhadap layanan uji kelayakan kendaraan bermotor di Dinas Perhubunngan Kota Semarang, hal ini partisipasi masyarakat/swasta juga penting selain yang dilaksanakan oleh pemerintah, untuk mencapai tata kelola pemerintahan yang baik. Penelitian ini bermaksud untuk menganalisis (1) bagaimana Dishub mewujudkan prinsip-prinsip good governance dan (2) apa faktor penghambat dalam mewujudkan prinsip-prinsip good governance di layanan uji kelayakan kendaraan bermotor. Dengan teori UNDP (dalam Sedarmayanti, 2004), berdasarkan indikator akuntabilitas (pemerintah), Transparansi (pemerintah), keterbukaan (masyarakat), dan aturan hukum (masyarakat). Metode penelitian yaitu metode kualitatif, dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, serta studi kepustakaan dan dokumentasi, adapun teknis analisis data yaitu kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian perwujudan prinsip good governance dalam pelayanan uji kelayakan kendaraan bermotor di Dinas Perhubungan Kota Semarng masih belum optimal. Dapat dilihat: 1) akuntabilitas masih ditemukan kekurangan yakni dalam pegujian yang ruwet dan tidak adanya pendaftaran online bagi pengguna baru, serta hassil uji dapat memakan waktu lama karena sistem galat; 2) transparansi, kurangnya informasi untuk khalayak umum sehingga pengguna kurang mengetahui persyaratan dan prosedur; 3) keterbukaan, sarana pengaduan kurang terawat; dan 4) aturan hukum, masih banyak masyarakat terlambat dan dapat membuka peluang percaloan. Diharapkan Dinas Perhubungan dapat memperbaiki kekurangan dan mengevaluasinya, bisa dengan mengembangkan sistem, meningkatkan infrastruktur teknologi, merawat sarana pengaduan, penguatan pengawasan, dan menyederhanakan prosedur
INOVASI APLIKASI “LUNPIA” DALAM PELAYANAN PARIWISATA KOTA SEMARANG Kusuma, Fauzan -; -, Fitriyah -
Journal of Politic and Government Studies Vol 13, No 2 : Periode Wisuda April 2024
Publisher : Journal of Politic and Government Studies

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Untuk mewujudkan inovasi pelayanan publik yang lebih efektif dan efisien, Pemerintah Daerah di masa kini berinovasi dengan mengadopsi teknologi informasi dan komunikasi (TIK) dalam memberikan pelayanan publik yang disebut sebagai E-Government. Sektor pariwisata merupakan salah satu isu strategis dalam upaya inovasi E-Government pemerintah daerah. Salah satu wujud E-Government pada pelayanan pariwisata daerah adalah Aplikasi Lunpia yang bertujuan untuk memberi kemudahan bagi wisatawan domestik maupun mancanegara yang akan berwisata di Kota Semarang. Sebelum Aplikasi Lunpia diluncurkan, terdapat Aplikasi Pariwisata Wis Semar yang diluncurkan pada tahun 2019. Akan tetapi, Aplikasi Wis Semar belum bisa menjadi media pelayanan pariwisata Kota Semarang. Oleh karena itu, Aplikasi Lunpia saat ini menjadi inovasi dari Aplikasi Wis Semar dalam hal pelayanan pariwisata. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis inovasi Aplikasi Lunpia dalam Pelayanan Pariwisata di Kota Semarang. Inovasi Aplikasi Lunpia diukur dengan 5 karakteristik inovasi menurut Everett Rogers yaitu Relative Advantage, Compability, Complexity, Trialability, dan Observability. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi, serta studi pustaka. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa inovasi Aplikasi Lunpia belum terlaksana dengan baik di masyarakat maupun pengelola pariwisata. Aplikasi Lunpia sudah mempertimbangkan indikator Relative Advantage dengan memenuhi sub-indikator mulai dari nilai kebaruan, nilai tambah, sistem sosial, efisiensi biaya dan tenaga, serta efektivitas waktu dalam hal pelayanan pariwisata. Indikator Compability belum terlaksana sebab belum sesuainya komunikasi serta representasi pemerintah kepada masyarakat. Dalam hal kompleksitas, Aplikasi Lunpia berhasil mencapai prinsip kompleksitas-kesederhanaan. Dalam hal uji coba, Pemerintah Kota Semarang melalui Disbudpar telah melakukan ujicoba secara komprehensif di masyarakat dan sesuai dengan sistem sosial yang ada. Dalam hal kemampuan untuk diobservasi Aplikasi Lunpia sudah memenuhi indikator tersebut dalam konteks perangkat keras maupun perangkat lunak. Selain itu, terdapat beberapa hambatan dari internal maupun eksternal Aplikasi Lunpia seperti faktor sumber daya manusia Disbudpar, informasi dan instruksi yang belum jelas, faktor sumber daya manusia pengguna, serta sosialisasi yang belum masif. Oleh karena itu, disarankan bagi Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Semarang melakukan update layanan pengaduan secara langsung serta mensosialisasikan Aplikasi Lunpia lebih masif
Partisipasi Politik Relawan Orang Muda Ganjar Jawa Tengah Dalam Menyongsong Pemilihan Umum Presiden Dan Wakil Presiden 2024 Di Jawa Tengah Satya Aji, Adrian Nuraga; -, Fitriyah -
Journal of Politic and Government Studies Vol 13, No 3 : Periode Wisuda Juli 2024
Publisher : Journal of Politic and Government Studies

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana peran dan partisipasi politik dalam organisasi Orang Muda Ganjar Jawa Tengah dengan menggunakan teori Partisipasi Politik oleh Nimmo dalam Miaz (2012:24). Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, Sumber data yang digunakan adalah data primer dan sekunder, dengan cara studi observasi, wawancara dan studi kepustakaan. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan dapat diketahui bahwa terdapat peran Orang Muda Ganjar Jawa Tengah dalam menyongsong pemilihan umum tahun 2024, peran tersebut dilatar belakangi atas peluang resmi yang dapat dilihat dari kesadaran anak muda untuk berpolitik dengan melihat kesempatan berpolitik, dan sosok Ganjar Pranowo yang ingin di usung sebagai calon Presiden RI serta terdapat dukungan dari partai politik dan masyarakat. Kedua terdapat sumber daya sosial yang ditemukan lewat beragam-nya latar belakang para relawan anak muda tersebut sumber daya ini di satukan untuk mewujudkan langkah visi mendukung Ganjar Pranowo. Ketiga, terdapat Motivasi Personal dipengaruhi atas penilaian Ganjar Pranowo yang memunculkan beberapa nilai-nilai positif
Pengelolaan Desa Wisata Cikakak dalam Meraih Gelar 50 Desa Wisata Terbaik di Indonesia Menurut Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) Tahun 2021 Wijayanto, Nungki -; martini, rina -; -, Fitriyah -
Journal of Politic and Government Studies Vol 13, No 3 : Periode Wisuda Juli 2024
Publisher : Journal of Politic and Government Studies

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pariwisata menjadi sektor yang difokuskan pemerintah dalam beberapa tahun terakhir salah satunya melalui desa wisata. Hadirnya desa wisata dengan berbagai potensi yang dapat dikembangkan adalah untuk menunjang kebangkitan pariwisata nasional. Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) mendorong kebangkitan pariwisata nasional pasca pandemic Covid – 19 dengan melalui program Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI). Desa Wisata Cikakak merupakan desa wisata kategori maju di Kabupaten Banyumas yang saat ini telah berkembang pesat dengan memaksimalkan potensi khas adat dan budaya yang dimiliki sehingga berhasil lolos 50 besar desa wisata terbaik menurut Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) Kemenparekraf tahun 2021. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana proses pengelolaan desa wisata Cikakak dan peran serta aktor dalam keberhasilannya menjadi 50 desa wisata terbaik di Indonesia menurut Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) tahun 2021. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif yang bersifat deskriptif untuk dapat memaparkan hasil temuan dengan analisis secara lebih mendalam terkait keberjalanan pengelolaan dan optimalisasi desa wisata yang telah dilakukan. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini berupa wawancara, observasi, dan studi dokumentasi yang selanjutnya dilakukan tahap analisis data secara bertahap dimulai dari proses reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Narasumber dalam penelitian ini berjumlah 6 informan yang terdiri dari beberapa pihak yakni Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata, Pemerintah Desa Cikakak, BUMDes Mitra Usaha Sejahtera, Pokdarwis Saka Tunggal, tokoh masyarakat serta tokoh adat yang terlibat dalam pengelolaan desa wisata. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pengelolaan Desa Wisata Cikakak melalui tiga tahapan yakni tahap perencanaan, tahap pengorganisasian dan penggerakkan, serta tahap pengawasan guna menciptakan arah pengelolaan yang tepat dengan menyesuaikan pilar pembangunan pariwisata berkelanjutan dan kategori penilaian pada gelaran Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) tahun 2021 untuk mengembangkan tiap aspek yang ada.namun secara fisik masih terdapat beberapa bidang yang masih belum mendukung diantaranya sarana dan prasarana CHSE, pemeliharaan website dan media sosial yang kurang aktif. Kemudian peran serta aktor dalam berbagai bentuk pengelolaan pariwisata terbagi menjadi tiga bagian yaitu aktor kunci, aktor primer dan aktor sekunder. Namun dalam prosesnya terjadi konflik kepentingan antar pengelola Desa Wisata Cikakak yakni BUMDes dan Pokdarwis dimana perbedaan tujuan menjadi permasalahan utama
MEKANISME REKRUTMEN CALON LEGISLATIF PEREMPUAN DI PARTAI DEMOKRAT PADA PEMILU DPR RI 2024 Putri, Anantasya -; -, Fitriyah -; Astuti, puji -
Journal of Politic and Government Studies Vol 13, No 4 : Periode Wisuda Oktober 2024
Publisher : Journal of Politic and Government Studies

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Political recruitment is the function of political parties to select and select potential leaders, both at the national leadership level and within the party. Equal opportunities to participate in the world of politics and play an important role in building democracy are important things to do, therefore political parties are obliged to provide space and certainty for women to enter the world of politics. The Democratic Party was chosen as the research location because the Democratic Party has succeeded in meeting the threshold for women's representation of 30% over the last 10 years and ensuring women's representation in its leadership structure. The aim of this research is to analyze the recruitment mechanism for female legislative candidates. The theories used in this research are political party recruitment theory, women's representation and gender equality theory. The results of this research found that in the mechanism for recruiting legislative candidates, the Democratic Party pays attention to equality and justice, the Democratic Party provides equal opportunities for men and women to be involved in filling positions in politics, especially in the legislative candidacy for the DPR RI in the 2024 election without implementing treatment different for male and female legislative candidates. It is hoped that this research can provide a better understanding of the recruitment mechanisms for female legislative candidates in the Democratic Party. Furthermore, this research can serve as a guide for improving political education for women and providing more specific support for female legislative candidates
INOVASI PELAYANAN PUBLIK BERBASIS E-GOVERNMNET DI DESA (STUDI KEBERHASILAN DI DESA BANYUBIRU KECAMATAN BANYUBIRU KABUPATEN SEMARANG) Fadli, Ghaniyyu Khoiri; -, Fitriyah -; Astuti, Puji -
Journal of Politic and Government Studies Vol 13, No 1 : Periode Wisuda Januari 2024
Publisher : Journal of Politic and Government Studies

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Inovasi pelayanan publik merupakan salah satu terobosan yang dihadirkan oleh pemangku kebijakan untuk mengatasi hambatan dan masalah dalam layanan publik. Desa Banyubiru merupakan salah satu contoh desa yang melakukan inovasi pelayanan publik. Inovasi pelayanan publik dilakukan berbasis e-government dengan menggunakan teknologi dan terhubung dengan jaringan internet. Tujuan dilaksanakan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana faktorfaktor keberhasilan inovasi pelayanan publik berbasis e-government di Desa Banyubiru, Kecamatan Banyubiru Kabupaten Semarang. Teori yang digunakan adalah menggunakan teori milik Cook, Matthews, dan Irwin yang meliputi lima (5) indikator keberhasilan yaitu kepemimpinan, organisasi/manajemen, manajemen resiko, kemampuan sumber daya manusia, dan teknologi. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Informasi serta data yang didapatkan dilakukan dengan cara menggunakan teknik wawancara, dokumentasi, dan observasi. Untuk menunjang data penelitian, maka penelitian ini juga menggunakan studi literatur yang didaptkan dari internet, jurnal, dan dokumen penting lainnya. Pada pemilihan informan, informan dipilih menggunakan teknik purposive sampling sesuai dengan kebutuhan penelitian. Hasil dari penelitian menunjukan bahwa dalam proses pelaksanaan inovasi pelayanan publik yang ada di desa Banyubiru sudah berjalan dengan baik dan berhasil dilakukan. Keberhasilan yang dilakukan oleh Pemerintah Desa Banyubiru tidak terlepas dari faktor-faktor yang ada. Adapun faktor-faktor yang memperngaruhi keberhasilan inovasi pelayanan publik di Desa Banyubiru adalah kepemimpinan, organisasi/manajemen, manajemen resiko, kemampuan sumber daya manusia, dan teknologi. Hal tersebut dibuktikan dengan adanya dampak dan respon positif yang dirasakan oleh pengguna layanan. Selain itu, hadirnya inovasi pelayanan publik yang berbasis e-government mengantarkan Desa Banyubiru menjadi kandidat terbaik dalam lomba perkembangan desa tingkat Jawa Tengah pada tahun 2021
NETRALITAS ANGGOTA TENTARA NASIONAL INDONESIA PADA PEMILU 2019 ( STUDI SATUAN PEMBEKALAN DAN ANGKUTAN MARKAS BESAR ANGKATAN DARAT ) Alviana, Woro Cesar; Hidayat, nur -; -, Fitriyah -
Journal of Politic and Government Studies Vol 13, No 2 : Periode Wisuda April 2024
Publisher : Journal of Politic and Government Studies

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Netralitas militer sering dianggap sebagai strategi kebijakan yang dapat membantu negara menjaga stabilitas dan menghindari dampak negatif dari keterlibatan langsung dalam konflik. Namun, kebijakan ini juga dapat menimbulkan tantangan, terutama dalam hal keamanan nasional dan ketahanan terhadap potensi ancaman. Netralitas militer pada pemilu merupakan salah satu elemen kunci dalam membangun demokrasi yang stabil dan kuat serta menjamin bahwa kekuatan militer tidak memihak atau tidak memanipulasi proses politik untuk kepentingan tertentu. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis netralitas anggota Tentara Nasional Indonesia pada Satuan Pembekalan dan Angkutan Markas Besar Angkatan Darat pada Pemilu 2019 melalui analisis civil military relation Hungtington melalu objective civilian control dengan indikator yang digunakan yaitu dapat menjauhi ranah politik dengan cara menghindari segala bentuk dan jenis aktivitas politik. Metode yang digunakan pada penelitian ini yaitu metode kualitatif untuk mengeksplorasi dan memahami makna yang berasal dari masalah-masalah sosial atau kemanusiaan. Teknik pengumpulan data yang akan digunakan dalam penelitian ini berupa wawancara dan studi dokumen. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa netralitas anggota Tentara Nasional Indonesia pada pemilu 2019 sudah berjalan cukup baik, namun ada beberapa oknum yang tidak bersifat netral. Hal ini menjadi konsen penuh, karena sesuai dengan peraturan maupun undang-undang yang berlaku, seorang Prajurit wajib bersikap netral dan dapat menjauhi ranah politik dengan cara menghindari segala bentuk dan jenis aktivitas politik. Namun tidak sedikit juga parjurit yang mempertahankan sikap netral disegala kondisi.
PENGELOLAAN PRAKTIK PARKIR ILEGAL DI KECAMATAN TEMBALANG (STUDI KASUS KAWASAN UNIVERSITAS DIPONEGORO) Mahardita, Panglima Ababil; -, Fitriyah -; setiyono, budi -
Journal of Politic and Government Studies Vol 13, No 4 : Periode Wisuda Oktober 2024
Publisher : Journal of Politic and Government Studies

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini membahas tentang Pengelolaan Praktik parkir ilegal di Kecamatan Tembalang yang dalam kasus ini berada di Kawasan Universitas Diponegoro. Parkir liar menjadi masalah serius yang mempengaruhi kenyamanan dan keamanan Masyarakat, meskipun pemerintah telah mengeluarkan kebijakan (E-Parking) dalam Peraturan Walikota Semarang Nomor 70 Tahun 2021 untuk menaggulangi praktik parkir liar, Tindakan premanisme dari para juru parkir masih saja menyebar di kawasan Kecamatan Tembalang. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kebijakan serta peran dari pemerintah dan para Stakeholder terkait praktik parkir liar. Penelitian ini menggunakan teori kebijakkan publik dan pemangku kepentingan yang dikembangkan oleh Carl Friedrich, Alttya Kawengian, Budimanta, et al. Metode yang digunakan dalam penelitian ini berupa pendekataan kualitatif deskriptif dengan pengumpulan data melalui wawancara, dokumentasi, dan observasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa dengan adanya kebijakan (E-Parking) menimbulkan perilaku baru dalam bentuk tindak premanisme parkir liar, di mana pelaku premanisme parkir liar kini sering kali mengatasnamakan kebijakan pemerintah untuk melakukan pungutan liar, pelaku premanisme memanfaatkan celah yang ada untuk mengeksploitasi situasi tersebut, sehingga tantangan baru muncul bagi pemerintah dalam menegakkan hukum dan menciptakan lingkungan parkir yang aman dan tertib di Kecamatan Tembalang, Semarang
ANALISIS KEKALAHAN PETAHANA DPRD KLATEN BONDAN ZAKARIA DALAM PEMILIHAN LEGISLATIF KABUPATEN KLATEN TAHUN 2019 Prakosa, Fandy Faisal; -, Fitriyah -; Martini, rina -
Journal of Politic and Government Studies Vol 13, No 3 : Periode Wisuda Juli 2024
Publisher : Journal of Politic and Government Studies

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The dominance of the PDI-P in Klaten Regency has caused fierce competition from the PDIP party in the 2019 election contest. This caused the phenomenon of Bondan Zakaria's defeat in the 2019 Klaten Legislative Local Election. The phenomenon of Bondan Zakaria's defeat is interesting because Bondan Zakaria's status as an incumbent was defeated by newcomers, even more so from the same party, namely from the PDIP party. Logically, as an incumbent, he has a greater chance of winning the Legislative Election than a newcomer. This study uses qualitative methods and political strategy approaches by Henry Mintzberg (1998). The findings of the problems in this study were developed using a strategic approach as a plan, pattern, position, tactic, and perspective. The results of field findings showed that Bondan Zakaria's defeat was caused by the failure of the vote acquisition target as a failure of the plan, the turmoil of the internal dynamics of Bondan Zakaria's winning team, the dispute over the opponent's tactics faced by Bondan Zakaria, and Bondan Zakaria's position and perspective as the incumbent of the Klaten DPRD that were not utilized. In this study, the author also recommends improvements in enriching arguments through various subjects as research improvements
Implementasi Kebijakan Pemerintah Daerah Dalam Pengembangan Potensi Lokal Industri Mebel Di Kabupaten Jepara Nur Farikhah, Nayunda Anis; -, Fitriyah -; Martini, rina -
Journal of Politic and Government Studies Vol 13, No 3 : Periode Wisuda Juli 2024
Publisher : Journal of Politic and Government Studies

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini difokuskan terhadap pembahasan mengenai implementasi Perda Kabupaten Jepara No. 02 Tahun 2014 Tentang Perlindungan, Pemberdayaan, dan Pembinaan Potensi Lokal Industri Mebel di Jepara. Kebijakan tersebut berjalan dari tahun 2014 hingga saat ini sebagai bentuk kehadiran Pemda Jepara terhadap kehadirannya pada pengusaha mebel di Jepara. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif untuk menggambarkan implementasi kebijakan pengembangan potensi lokal industri mebel di Jepara. Penggambaran dan analisis permasalahan dalam penelitian ini dilakukan dengan metode pencapaian tujuan dalam perda ini serta analisis faktor dengan adopsi implementasi kebijakan oleh George Edward III. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya implementasi kebijakan yang dilakukan oleh Pemda Jepara pada aspek perlindungan, pemberdayaan, dan pembinaan. Perlindungan mencakupi penyediaan fasilitas, bantuan pemasaran, dan hukum. Pemberdayaan meliputi pelatihan dan pendampingan modal usaha. Pembinaan meliputi pendampingan sertifikasi dan konsultasi usaha. Kendala dalam implementasi kebijakan ini adalah belum dirasakan kebermanfaatannya oleh pengusaha mebel di Jepara pada aspek perlindungan dan pemberdayaan. Dalam penelitian ini juga ditemukan faktor penghambat berupa komunikasi, sumber daya, dan struktur birokrasi. Sedangkan faktor pendukung berupa adanya kesadaran disposisi dengan baik. Implementasi Perda Jepara No. 02 Tahun 2014 oleh Pemda Jepara dapat dinyatakan sebagai implementasi yang tidak berhasil dan perlu adanya perbaikan pada aspek pemberdayaan sehingga implementasinya berjalan secara relevan dengan tujuan perda tersebut