Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

Effect of Soaking Time’s Variation of Red Onion (Allium Cepa L) Extracts on Formalin Content in Mackerel Tuna (Euthynnus Affinis) Lestyaninrum, Indah Denissa; Dhanti, Kurnia Ritma; Sulistiyowati, Retno; Kurniawan, Kurniawan
Jurnal Analis Medika Biosains (JAMBS) Vol 10, No 1 (2023): JURNAL ANALIS MEDIKA BIOSAINS (JAMBS)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32807/jambs.v10i1.289

Abstract

Mackerel tuna (Euthynnus affinis) is one of the most popular foods in the community since it is affordable and has complete nutritional content. It is a frozen fish food product so the storage period of which is relatively short. In addition, it is possible to add formalin on which. Formalin is a substance that is prohibited from being used due to its dangerous effects. The content of saponin compounds found in red onions (Allium cepa L) can be used to reduce formalin levels. This study aimed to determine the effect of variations in the soaking time of red onion extract on the formalin level in mackerel tuna and the optimal soaking time for reducing formalin levels. This study used an experimental method with a posttest control group design. The treatment was given by soaking red onion extract at a concentration of 10% in mackerel tuna containing formalin with variations in soaking time of 1 hour, 2 hours, and 3 hours which were tested quantitatively using a UV-Vis spectrophotometer. Then, the data were analyzed using a one-way ANOVA statistical parametric test and a post hoc test using Duncan's test (DMRT). The decrease of the formalin levels by soaking the onion extract for 1 hour, 2 hours, and 3 hours was 10.61%, 41%, and 73%, respectively. The result showed that there was an effect of the soaking time of red onion extract on formalin levels (p-value 0.05), and the optimal time of soaking onion extract to reduce the formalin content of the samples was 3 hours.
Comparison of Carboxyhemoglobin (COHb) Levels in the Blood of Active and Passive Smokers in Bulupitu Bus Terminal Workers, Banyumas Regency Hayati, Noviani Nur; Dhanti, Kurnia Ritma; Sulistiyowati, Retno; Sudarsono, Tantri Analisawati
Jurnal Analis Medika Biosains (JAMBS) Vol 10, No 1 (2023): JURNAL ANALIS MEDIKA BIOSAINS (JAMBS)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32807/jambs.v10i1.290

Abstract

Carbon monoxide (CO) is a colorless, tasteless, and odorless gas, but in high concentrations in the blood, it can cause death. One of the CO2 can come from cigarette smoke. When cigarette smoke is inhaled, the affinity of CO with the blood is stronger than for oxygen, and this will increase the carboxyhemoglobin (HbCO) in the blood. Passive smokers who are often near active smokers will inhale cigarette smoke. This study aims to compare HbCO levels in the blood between active and passive smokers of Bulupitu terminal workers, Banyumas Regency. This was an analytical observational study with six active and six passive smokers who are terminal workers. All active and passive smokers samples had HbCO concentrations above the normal HbCO threshold of 3.5%. The measurement results showed the average HbCO level of smokers was 5.87%. Determining differences in HbCO levels in the blood of active and passive smokers was conducted using the Independent Test (p-value = 0.370). This value shows no significant difference in blood HbCO levels in active and passive smokers. 
Analisi Kandungan Timbal (Pb) Pada Air Sumur Di Sekitar Tempat Pembuangan Akhir Kalipancur Kabupaten Purbalingga Heny, Dewi Kristiya Nugra; Dhanti, Kurnia Ritma; Wardani, Dita Pratiwi Kusuma
Jurnal Analis Medika Biosains (JAMBS) Vol 9, No 1 (2022): JURNAL ANALIS MEDIKA BIOSAINS (JAMBS)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32807/jambs.v9i1.224

Abstract

Air memiliki peran penting dalam memenuhi kebutuhan manusia sebagai sumber air minum. Salah satu penyebab pencemaran air adalah logam berat. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis kandungan timbal (Pb) pada air sumur di sekitar TPA Kalipancur Kabupaten Purbalingga. Penelitian ini dilakukan secara observasional deskriptif pada bulan Agustus 2020 di Laboratorium Kimia Analisis dan Biologi Farmasi Fakultas Farmasi Universitas Muhammadiyah Purwokerto. Teknik pengambilan sampel dilakukan secara purposive sampling. Sebanyak 10 sampel air sumur diambil dengan radius 100-500 m dari TPA Kalipancur. Kadar timbal (Pb) diukur menggunakan metode Atomic Absorption Spectrophotometer (AAS) dan dianalisis secara deskriptif numerik. Hasil penelitian menunjukkan kandungan timbal (Pb) pada seluruh sampel air sumur di sekitar TPA Kalipancur Kabupaten Purbalingga sebesar <0,01 mg/L. 
Pemberdayaan Masyarakat melalui Program Peningkatan Ayo Sekolah Fitriana, Diah Ayu; Santoso, Fasa Bihamdi Lamegri; Rahma, Fitri Iffa Nur; Resmi, Herni Nursheta; Noviana, Ika; Putri, Intan Nuraza; Dhanti, Kurnia Ritma; Suyadi, Aman
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 18th University Research Colloquium 2023: Bidang Pengabdian Masyarakat
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Desa Cihonje merupakan salah satu desa yang terletak di Kecamatan Gumelar Kabupaten BanyumasProvinsi Jawa Tengah. Tradisi menjadi buruh migran dalam hal ini diyakini sebagai suatu profesi yang sudah berlangsung secara turun-temurun dan menetap untuk sebagian besar masyarakat desa cihonje. Pemberdayaan masyarakat melalui Program Peningkatan Ayo Sekolah tujuannya yaitu agar masyarakat Desa Cihonje termotivasi untuk melanjutkan pendidikan sampai 12 tahun. Metode pelaksanaannya yaitu dengan menggunakan metode penyajian active and psy-fun learning. Hasil yang diharapkan yaitu agar warga Desa Cihonje dapat meneruskan wajib belajar sampai usia 12 tahun.
Optimizing Village Potential through Economic and Health Sectors in Cilangkap Village, Gumelar District, Banyumas Regency: Optimalisasi Potensi Desa di Bidang Ekonomi dan Kesehatan di Desa Cilangkap Kecamatan Gumelar Kabupaten Banyumas Rynando, Nabil Gusapo; Destiawan, Anugroho Farkhan; Zahrah, Yasinta Al; Aida, Seni Nur; Azizah, Jumrotul; Barkah, Ahmad; Dhanti, Kurnia Ritma; Suyadi, Aman
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 18th University Research Colloquium 2023: Bidang Pengabdian Masyarakat
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Untuk mewujudkan tujuan pembangunan desa yang ditetapkan dalam undang-undang desa, pengembangan dana desa diprioritaskan untuk mencapai delapan jenis desa seperti desa bebas kemiskinan. Ekonomi Desa berkembang merata, Desa Peduli Kesehatan, Desa Peduli Lingkungan Hidup, Desa Peduli Pendidikan, Desa Ramah Perempuan, Desa Berjejaring, dan Desa Tanggap Budaya. Dengan mendorong pergerakan perekonomian desa melalui usaha desa dan bidang kesehatan. Tahap persiapan meliputi survey pada kondisi awal desa, tahap sosialisasi dengan kepala desa untuk mendiskusikan mengenai persiapan pelaksanaan, waktu pelaksanaan serta sosialisasi tentang topik pengabdian mengenai ecoprint dan senam lansia,tahap pelatihan pada PKK mengenai pembelajaran membuat ecoprint dengan media tumbuhan, tahap pendampingan senam lansia pada orang tua lanjut usia,tindak lanjut pelaksanaan program. Praktik dilakukan dibalai desa cilangkap, di mana setiap individu masing-masing telah dibagikan totebag, palu dan tumbuhan. Hasil kegiatan para PKK mengetahui Ecoprint bisa dijadikan sebagai kegiatan dan bisa jadi nilai jual. Selanjutnya hasil dari senam lansia/hipertensi yaitu lansia menjadi tahu manfaat dari senam lansia, mengajak para lansia agar rutin melakukan senam lansia dan bersama-sama mengikuti senam lansia. SDGs desa merupakan upaya terpadu yang dihadirkan sebagai alternatif aksi untuk mempercepat pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan.Tujuan pembangunan berkelanjutan di tingkat desa. Untuk mewujudkan tujuan pembangunan desa yang ditetapkan dalam undang-undang desa, pengembangan dana desa diprioritaskan untuk mencapai delapan jenis desa seperti desa bebas kemiskinan. Salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah dengan mendorong pergerakan perekonomian dan kesehatan.
Insidensi Ortohantavirus pada Inang Reservoir di Kota Semarang, Jawa Tengah Septiyani, Rani Dwi; Dhanti, Kurnia Ritma; Kurniawan, Kurniawan; Mulyono, Arief; Handayani, Farida Dwi
Bioscientist : Jurnal Ilmiah Biologi Vol. 12 No. 1 (2024): June
Publisher : Department of Biology Education, FSTT, Mandalika University of Education, Indonesia.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/bioscientist.v12i1.11591

Abstract

Orthohantavirus is an RNA virus that causes Hemorrhagic Fever with Renal Syndrome (HFRS) and Hantavirus Pulmonary Syndrome (HPS). Humans can become infected with orthohantaviruses by inhaling virus particles from the urine, saliva, and feces of infective reservoir hosts. Small mammals from the orders Rodensia, Eulipotyphla, and Chiroptera are the main reservoirs of orthohantaviruses. This study aims to detect and calculate the incidence of orthohantavirus in reservoir hosts in Semarang City. The research was conducted descriptively analytically with a cross-sectional study design. The research population was all mice and shrews in the research location (Gayamsari and Tlogosari subdistricts), and the samples were caught mice and shrews (84). The research was carried out in May-September 2023. Orthohantavirus detection was carried out using the Nested PCR test (pre denaturation, denaturation, annealing and extension). A total of 84 individuals were captured, consisting of Rattus novergicus, Rattus tanezumi and Suncus murinus. Orthohantavirus in this study was successfully detected in Rattus norvegicus. The results of the study showed that the incidence of orthohantavirus in Gayamsari Village was (11.1%), Tlogosari Village (2.78%), and the overall total was (2.38%). It is necessary to control mice to prevent transmission of orthohantavirus.
Uji Efektifitas Ekstrak Kulit Pisang Kepok (Musa acuminata balbisian colla) dan Daun Salam (Syzygium polyanthum) Sebagai Antibakteri Terhadap Pseudomonas aeruginosa: Test the Effectiveness of Banana Peel Extract Kepok (Musa acuminata balbisian colla) and Bay Leaves (Syzygium polyanthum) as an Antibacterial Pseudomonas aeruginosa Putranti, Respatiningtyas Amadea Danfi; Dhanti, Kurnia Ritma; Kurniawan, Kurniawan; Mulyanto, Arif
Borneo Journal of Medical Laboratory Technology Vol. 7 No. 1 (2024): Borneo Journal of Medical Laboratory Technology
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/bjmlt.v7i1.8576

Abstract

Pseudomonas aeruginosa merupakan bakteri Gram negatif dari keluarga Pseudomonasadaceae dan terkenal dengan ketahananya yang mampu beradaptasi diberbagai lingkungan, suhu, bersifat aerob dengan mengoksidasi substrat untuk memperoleh energi, dapat bergerak menggunakan flagel dan tahan terhadap berbagai jenis antibiotik. Salah satu tindakan yang dapat dilakukan untuk mengurangi resistensi antibiotik yaitu memanfaatkan tanaman yang berkhasiat sebagai obat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menguji efektifitas antibakteri ekstrak kulit pisang kepok (Musa acuminata balbisian colla) dan ekstrak daun salam (Syzygium polyanthum) terhadap pertumbuhan bakteri Pseudomonas aeruginosa. Jenis penelitian yang digunakan yaitu true eksperimental post test only with control group design. Metode yang digunakan difusi cakram menggunakan media Nutrient Agar (NA), sampel dibagi menjadi tiga kelompok dengan perbandingan konsentrasi ekstrak kulit pisang kapok dan daun salam (F1 25%:75%) , (F2 50%:50%) , (F3 75%:25%), kontrol positif (kloramfenikol 3µ), kontrol negatif (DMSO 5%), pengulangan dilakukan sebanyak 3 kali. Hasil pengujian yang telah dilakukan menunjukan pembentukan zona hambat pada ketiga perlakuan dengan hasil rata-rata F1 5,2 mm , F2 4,1 mm, F3 3,2 mm. Zona hambat terbesar terbentuk pada K+ , pada kelompok perlakuan zona hambat terbesar yaitu F1 kategori zona hambat lemah sampai sedang yang artinya kelompok perlakuan tidak efektif dalam menghentikan penyebaran bakteri Pseudomonas aeruginosa.